Wednesday, August 27, 2008

Bonggol menawan si philo eceng



Jatuh cinta pada pandangan pertama, itulah yg kurasakan pd jenis tanaman philo ini. Tak ayal lagi saya langsung memborong 3 tanaman pd 2 pameran berbeda yang satu pameran di senayan, sedang yang dua beli di pameran nasional flora dan fauna di lapangan Banteng.
"Kagak ada matinya" itulah ungkapan yang pantas disandangkan pada philo jenis ini. Karena kita tidak akan pernah bosan memiliki atau memandangnya. Walaupun harganya lumayan mahal tapi tak apalah kepuasan batin memang tidak tergantikan dg apapun.

11 comments:

agus said...

bos dapat harga berapa philo katak ukuran segitu???

DimasRangga said...

Si penjualnya minta Rp 3 jutaan...ha ha ha lumayan mahal....

prasetyo said...

mau tanya nih, 2mgu lalu sya beli philoeceng anakan kw1 dibdg, atas saran penjual sya pake humus andam & disiram 1mgu sekali, dibwa ke bekasi dgn perlakuan sama tanpa kena sinar matahari lgsg 1 daun mulai menguning, knapa ya?gmna solusinya?thx

DimasRangga said...

Perbedaan suhu yang terlalu extreme bisa mengakibatkan tanaman stress, Kita tahu suhu diBandung lebih dingin karena termasuk daerah dataran tinggi sedang diBekasi sebaliknya yaitu bersuhu panas. Seharusnya begitu tanaman sampai diBekasi harus dikarantina dulu untuk diperlakukan khusus seperti disiram dg Vitamin B atau hormon akar seperti RootenF, atau sejenisnya.

Dan jangan ditambah-tambahin media atau pergantian pot untuk waktu kurang lebih sebulan, karena tanaman baru mengalami proses adaptasi dilingkungan yang baru. Dan jangan langsung ditaruh diteriknya matahari, tapi diletakkan ditempat yang naungan harus lebih misalnya diBandung naungan shading net 30% maka diBekasi harus ditambahi menjadi sekitar 70%, nanti jika tanaman sudah bisa beradaptasi maka perlahan-lahan shading net percentagenya dikurangi, karena jika tidak dikurangi takutnya batang yang menggelembung menjadi kempes sehingga tidak menjadi KW1 lagi. Jika ditaruh ditempat terlalu panas daun akan terbakar sedang jika ditaruh ditempat tak bersinar matahari batang jadi kempes dan memanjang sehingga penampilan philo eceng kurang menarik lagi.

Demikian jawaban dari saya semoga ini bisa memuaskan hati bapak. Thanks

Wassalam

prasetyo said...

Makasih banyak informasinya pak, apakah sekarang masih perlu pakai rootenF & bgaimana pemakaiannya, apakah batang yg kempes dgn perlakuan yg tepat bs menggelembung lagi?thx

DimasRangga said...

Kalau sudah sebulan tidak perlu lagi memakai rootenF, tapi kalau tanaman masih kelihatan stress anda perlu mencobanya. Sebenarnya bonggol yang menggelembung itu digunakan tanaman sebagai tempat cadangan air. Jika lingkungan sekitar bersuhu panas dan kering maka tanaman akan meresponnya dengan membentuk
pertahanan diri, yaitu menyimpan cadangan air/nutrisi dibonggolnya sehingga bonggol cenderung menggelembung.
Sedang jika lingkungan tanah berkondisi banyak air dan suhu tidak panas atau teduh maka sitanaman merespon
dengan tidak menyimpan cadangan air dibonggol karena dianggap dilingkungan luar aman karena banyak air dan lingkungan teduh
sehingga tidak membahayakan bagi kelangsungan hidupnya.

Tentu batang yang kempes bisa menggelembung lagi dengan memahami perilaku tanaman dalam merespon lingkungan sekitar seperti saya telah jelaskan diatas.

Thanks

prasetyo said...

Berarti sbnrnya di daerah cenderung panas bs lbh bgs ya pak asal gak kena sinar mthri lgsg, di bekasi penyiraman baiknya gimana? pupuk yang baik apa? begitu liat philo eceng yang besar sya lgsg kesengsem pak, makasih lo pak dimas

DimasRangga said...

Secara teori memang begitu. Kalau penyiraman terlalu jarang maka philo eceng akan mengambil cadangan air/nutrisinya, kalau terus menerus akan mengakibatkan kempesnya bonggol/batang philo eceng, untuk waktu penyiraman disesuaikan dengan suhu, angin diwilayah tersebut kalau kondisinya panas kering dan anginnya kencang tentu lebih baik disiram dengan frekuensi yang lebih dibandingkan iklim yang tidak panas lembab, serta angin yang tidak terlalu kencang. Kalau diBekasi lebih baik disiram setiap hari disore hari.

Untuk Pupuk bisa digunakan pupuk NPK dengan jumlah Nitrogen Phosfor dan Kalium dalam jumlah yang seimbang. Contoh: 15-15-15 atau 20-20-20 atau pupuk daun GrowMore warna Hijau untuk Daun (gunakan sesuai petunjuk produk masing-masing).

Memang Philo KW1 bisa didapatkan dari bibit yang baik yang berasal dari induk yang baik/berkualitas pula, akan mudah untuk men-trainingnya (tanaman tersebut). Dan tanaman ini terlihat begitu indah jika sudah memiliki tinggi lebih dari 1 meter bisa digunakan untuk komponen landscape taman kita.

prasetyo said...

bisa 1 meter pak???mantap, thx berat info lengkapnya, jgn bosen2 kash info ya pak,thx

DimasRangga said...

Dipameran lapangan banteng saya lihat sendiri ada yang lebih dari 1 meter...

ok thanks sama-sama..

DimasRangga said...

Maaf maksudnya lebih dari 1 meter itu panjang sama batang pokoknya pak...karena dia memiliki batang pokok yg semakin tinggi

Untuk daun plus bonggolnya bisa panjang juga tapi saya sendiri belum mengukurnya secara pasti, tapi kelihatan panjang..supaya jangan salah memahami :)

thanks