Monday, June 8, 2009

Dialog Ke-TUHAN-an : 41

DimasRangga said...

Sihir

Sihir termasuk pekerjaan setan yang utama. Praktek-praktek sihir berkembang di masyarakat yang lemah iman atau tidak beragama sama sekali. Betapa banyak orang datang ke dukun/paranormal untuk minta banyak rizki, berobat dari penyakit, ingin cepat dapat jodoh, lulus dalam ujian, rujuknya wanita yang telah dicerai atau sebaliknya dan selainnya, yang hal-hal tersebut merupakan kekuasaan Allah, sedang kita hanya diperintah untuk berdoa dan berusaha. Para dukun/paranormal mempunyai mata-mata (dari setan dan manusia) yang menyebar di masyarakat untuk mencari tahu rahasia-rahasia mereka, lalu mereka menceritakan itu pada tuannya. Dan ketika seseorang mendatanginya dengan mudahnya dia menceritakan keadaan orang tersebut, lalu ia heran dan tertipu. Seakan-akan si dukun tahu hal-hal ghaib.

Al Baqarah 102:
Dan mereka mengikuti apa yang dibaca oleh syaitan-syaitan pada masa kerajaan Sulaiman, padahal Sulaiman tidak kafir, hanya syaitan-syaitan lah yang kafir . Mereka mengajarkan sihir kepada manusia dan apa yang diturunkan kepada dua orang malaikat di negeri Babil yaitu Harut dan Marut, sedang keduanya tidak mengajarkan kepada seorangpun sebelum mengatakan: "Sesungguhnya kami hanya cobaan , sebab itu jangnalah kamu kafir". Maka mereka mempelajari dari kedua malaikat itu apa yang dengan sihir itu, mereka dapat menceraikan antara seorang dengan isterinya . Dan mereka itu tidak memberi mudharat dengan sihirnya kepada seorangpun, kecuali dengan izin Allah. Dan mereka mempelajari sesuatu yang tidak memberi mudharat kepadanya dan tidak memberi manfaat. Demi, sesungguhnya mereka telah meyakini bahwa barangsiapa yang menukarnya dengan sihir itu, tiadalah baginya keuntungan di akhirat, dan amat jahatlah perbuatan mereka menjual dirinya dengan sihir, kalau mereka mengetahui.

Pengalaman Pribadi dengan seorang Ahli Sihir

Begini ceritanya:

Sewaktu saya ( Dian Umbara ) kuliah dulu diBandung saya tertarik untuk bertemu dengan mas dg inisial F, Beliau adalah orang yang terkenal bisa dematerialisasi benda atau menghilangkan atau mengadakan suatu materi yang sebelumnya berbeda atau tidak ada. Kebetulan beliau adalah satu dusun dan tetangga saya, suatu malam saya bersama teman-teman datang kerumahnya. Karena saya penasaran atas pembicaraan kemampuan Mas F ini, seperti cerita teman saya sewaktu maen gaple pas malam hari teman-teman saya pengen merokok tapi ternyata rokoknya sudah habis lalu sama mas F bungkus rokok yang kosong ditaruh diatas pintu, kemudian dia maen gaple lagi bersama-sama teman saya, dia bilang “Sebentar lagi rokoknya sudah penuh” teman-teman saya tidak percaya, lalu beberapa saat kemudian mas F menyuruh teman saya mengambil bungkus rokok yang ditaruh diatas pintu, ternyata sangat mengejutkan, bungkus rokok yang tadinya kosong sekarang penuh rokok, dan kemampuan adi kodrati lainnya.

Sayapun akhirnya bertemu dengan mas F ini, saya langsung mengajak beliau untuk bermain sihir (bukan sulap/trik), singkat kata sayapun akhirnya diajak kekamar mas F ini. Dia mengambil sebuah gelas berisi air lalu dia membakar sejenis hio/dupa dan terlihat suasana hening penuh konsentrasi, dari aroma hio yang terbakar tercipta suasana mistis yang sangat kental, saya duduk bersila didepan mas F tanpa kursi, mata sayapun tidak mau berkedip, mengawasi kalau ada aksi tipu-tipu (hanya trik sulap bukan sihir murni). Mas F terlihat membaca mantra sambil memegang batang-batang hio yang dibakar dia lalu meletakkan hio itu dan mencelupkan ujung jari kanannya (telunjuk) kegelas itu, lalu ujung telunjuk kanannya dia tempelkan ketelapak tangan kiri yang terbuka lebar (menghadap keatas), mata saya terus mengawasi hampir tiada berkedip, mas F terus memutar-mutar jari telunjuknya ditelapak tangan kiri yang terbuka (didepan mata saya), Lalu tahukah apa yang terjadi para pembaca? Demi Allah pemandangan yang sungguh diluar nalar, dari ujung jari yang diputar -putardengan telapak tangan tiba-tiba muncul batu berwarna putih yang cukup besar (sebesar batu akik). Ketika saya masih terkesima tidak percaya batu itu diberikan kepada saya, saya pun memencetnya keras-keras takut ini hanya ilusi pikiran saya, tapi ternyata tangan saya sakit. Belum habis pikir dengan kejadian tadi, mas F tiba-tiba mengambil batu itu dari tangan saya. Lalu dengan ujung jarinya dia menempelkan batu tadi kekulit saya (hanya untuk demo sihir saja-bukan untuk tujuan yang lain), masya Allah! Ternyata batu putih itu hilang dan lenyap tak berbekas. Sungguh pengalaman yang tidak pernah saya lupakan dan jarang orang bisa mengalami sendiri untuk melihat kekuatan magic ini. Sihir berbeda dengan sulap trik yang membutuhkan alat-alat tertentu yang mahal harganya dan insya Allah saya bisa membedakannya. Ternyata sayapun bisa menyaksikan sendiri kemampuan mas F ini bukan hanya dengar-dengar saja dari cerita teman-teman.

Thahaa 66:
Berkata Musa: "Silahkan kamu sekalian melemparkan". Maka tiba-tiba tali-tali dan tongkat-tongkat mereka, terbayang kepada Musa seakan-akan ia merayap cepat, lantaran sihir mereka.

Thahaa 69:
Dan lemparkanlah apa yang ada ditangan kananmu, niscaya ia akan menelan apa yang mereka perbuat. "Sesungguhnya apa yang mereka perbuat itu adalah tipu daya tukang sihir. Dan tidak akan menang tukang sihir itu, dari mana saja ia datang".

Berlindung dari jin

Mohon Perlindungan
Allah menyuruh kita agar banyak minta perlindungan dari godaan setan.

Dan katakanlah: "Ya Tuhanku, aku berlindung kepada Engkau dari bisikan setan. Dan aku berlindung (pula) kepada Engkau ya Tuhanku dari kedatangan mereka kepadaku". (Al Mu'minun: 97-98).

Dikarenakan jin dapat melihat kita sementara kita tidak dapat melihat mereka, nabi Muhammad (SAW) mengajarkan kita banyak cara untuk berlindung dari kejahatan jin, seperti mencari perlindungan dari Allah dari setan yang terkutuk, sebagaimana dijabarkan dalam surat Al-Falaq dan An-Naas juga QS 23:97-98.

Al-Falaq

1. Katakanlah: "Aku berlindung kepada Tuhan Yang Menguasai subuh,

2. dari kejahatan makhluk-Nya,

3. dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita,

4. dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul ,

5. dan dari kejahatan pendengki bila ia dengki".

An-Naas

1. Katakanlah: "Aku berlidung kepada Tuhan manusia.
2. Raja manusia.
3. Sembahan manusia.
4. Dari kejahatan syaitan yang biasa bersembunyi,
5. yang membisikkan ke dalam dada manusia,
6. dari jin dan manusia.

Asbaabin Nuzuul, Sebab Turunnya Ayat Al-Quran Surah al-Falaq dan Surah an-Naas:
Imam Al-Baihaqi meriwayatkan dalam kitab Dalaa’il an-Nubuwwah dari al-Kalbi dari Abu Shaleh dari Ibnu Abbas yang berkata, “suatu ketika, Rasulullah menderita sakit parah. Dua malaikat lantas mendatangi beliau. Yang satu duduk di arah kepala sementara yang satu lagi di arah kaki. Malaikat yang berada di sebelah kaki lalu bertanya kepada yang di sebelah kepala, ‘Apa yang terjadi kepadanya?’, Malaikat yang di sebelah kepala menjawab, ‘Disihir orang.’ Malaikat yang di sebelah kaki bertanya lagi, ‘Siapa yang menyihir?’. Dijawab, ‘Labid ibnul-A’sham, seorang Yahudi.’ Malaikat itu bertanya lagi, ‘Dimana diletakkan (Sihirnya itu)? ‘ Dijawab, ‘Di sebuah sumur milik si Fulan, dibawah batu. Oleh sebab itu, hendaklah Muhammad pergi ke sumur itu kemudian keringkan airnya lalu angkat batunya. Setelah itu ambillah kotak yang ada di bawahnya dan bakarlah.’
Pada pagi harinya, Rasulullah mengutus Ammar bin Yasir serta beberapa sahabat untuk pergi ke sumur tersebut. Ketika sampai, mereka melihat airnya berwarna merah kecoklatan seperti air pacar/inai. Mereka lantas menimba airnya, mengangkat batunya, mengeluarkan sebuah kotak kecil dari dalamnya lalu membakarnya. Ternyata di dalamnya terdapat seutas tali yang memiliki sebelas simpul. Selanjutnya, Allah menurunkan kedua surah ini. Setiap kali Rasulullah membaca satu ayat maka terurailah satu simpul.“
Riwayat yang hampir sama dengan yang di atas terdapat dalam Shahih Bukhari dan Shahih Muslim, namun tanpa menyebut turunnya kedua surah.517 Akan tetapi, juga terdapat riwayat serupa yang disertai penyebutan turunnya kedua surah.
Abu Nu’aim meriwayatkan dalam kitab ad-Dalaa’il dari jalur Abu Ja’far ar-Razi dari Rabi’ bin Anas dari Anas bin Malik yang berkata, “Seorang laki-laki Yahudi membuatkan sesuatu terhadap Rasulullah sehingga beliau menderita sakit parah. Tatkala para sahabat menjenguk, mereka meyakini bahwa Rasulullah telah terkena sihir. Malaikat Jibril kemudian turun membawa al-mu’awwidzatain (surah al-Falaq dan an-Naas) untuk mengobatinya. Akhirnya, Rasulullah pun kembali sehat.”

Islam mengajarkan kita cara berhubungan dengan segala mahluk ciptaan Allah tidak terbatas pada jin saja. Seorang muslim sejati tidak perlu takut dengan setan dan jin, sebab Islam mengajarkan kita tentang mereka dan tentang cara-cara untuk mendapatkan perlindungan dari kejahatannya.

Dunia jin menakutkan sekaligus menimbulkan rasa ingin tahu. Dengan mengetahui dunia ini kita dapat menjelaskan banyak misteri dan isu-isu yang menganggu kita. Dengan melakukan ini kita dapat menghindar dari tindakan ekstrim yang banyak dilakukan orang. Tidak ada yang lebih ekstrim selain menyembah selain tuhan. Dengan mempelajari keesaan tuhan, kita membentengi diri kita dari persekutuan tersembunyi sang setan.

(QS 7:27)27. Hai anak Adam, janganlah sekali-kali kamu dapat ditipu oleh syaitan sebagaimana ia telah mengeluarkan kedua ibu bapamu dari surga, ia menanggalkan dari keduanya pakaiannya untuk memperlihatkan kepada keduanya 'auratnya. Sesungguhnya ia dan pengikut-pengikutnya melihat kamu dan suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka. Sesungguhnya Kami telah menjadikan syaitan-syaitan itu pemimpin-pemimpim bagi orang-orang yang tidak beriman.

Pencegahan terhadap gangguan JIN

Setan berangsur-angsur menarik kebinasaan

Allah berfirman:

"Barangsiapa yang berpaling dari pengajaran Ar Rahman (Al Qur'an), Kami adakan baginya setan (yang menyesatkan) maka setan itulah yang menjadi teman yang selalu menyertainya. Dan sesungguhnya setan-setan itu benar-benar menghalangi mereka dari jalan yang benar sedang mereka menyangka bahwa mereka mendapat petunjuk". (Az Zukhruf: 36-37).


Siapa yang cenderung kepada mereka (orang sesat, peramal, ahli sihir, dll) menjadi musyrik. Jaman dahulu setan mencuri pendengaran berita-berita dari langit yang disampaikan para malaikat langit kepada para malaikat bumi. Setelah Nabi Muhammad diutus, Allah menerangkan keadaan syetan:

"Dan sesungguhnya kami dahulu dapat menduduki beberapa tempat di langit itu untuk mendengar-dengarkan (berita-beritanya). Tetapi sekarang (setelah Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam diutus) barangsiapa mencoba mendengar-dengar (seperti itu) tentu akan menjumpai panah api yang mengintai (untuk membakarnya)". (Al Jinn: 9) dan (Al Mulk: 5).


Tidak Mengikuti Jejak Setan

Al Qur'an menceritakan kisah Adam bersama iblis.
"Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat: "Sujudlah kamu kepada Adam, maka sujudlah mereka kecuali iblis. Dia adalah dari golongan jin, maka ia mendurhakai perintah Tuhannya". (Al Kahfi: 50).

Semenjak itu setan bersumpah akan menyesatkan Adam dan keturunannya.
"Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di muka bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syetan". (Al Baqarah: 168).

"Barangsiapa yang mengikuti langkah-langkah syetan, maka sesungguhnya syetan itu menyuruh mengerjakan perbuatan yang keji dan mungkar". (An Nur: 21).

"Sesungguhnya setan itu bermaksud menimbul-kan permusuhan dan kebencian di antara kamu lantaran (meminum) khamar dan berjudi, dan menghalangi kamu dari mengingat Allah dan shalat". (Al Ma'idah: 91).


Dunia ghaib termasuk dunia jin memang ada dan kita manusia hanya diberikan
pengetahuan sedikit tentangnya. Diantaranya adalah kehidupan jin, serangan jin
serta tindakan pengobatan dan pencegahan atas serangan mereka.

Jin bisa mengganggu manusia dari hanya penampakan suara atau angin atau bayangan
yang menakutkan hingga bisa menyebabkan kesurupan.
Tapi jangan salah kesurupan juga bisa diakibatkan karena murni faktor gangguan kejiwaan seperti depresi mental atau stress jadi murni karena faktor psikologis tanpa ada campur tangan apapun dari Jin. Seperti sering terjadi kesurupan massal disekolah-sekolah dan lain-lain, bisa jadi karena faktor stress mendapatkan pelajaran yang terlalu dipaksakan oleh pihak sekolah dan menimbulkan hysteria massa.
Gangguan Jin bisa dari beberapa sebab, bisa dari tempat gangguan tersebut atau bisa berasal dari prilaku kita sendiri (kondisi internal) sehari-harinya.

TEMPAT GANGGUAN (Tempat Kejadian Perkara)

Yang pertama TEMPAT kejadian perkara gangguan jin bisa dimana saja di sekolah
ataupun di rumah, dimana tempat tersebut terdapat hal-hal yang bisa mengundang
jin untuk menetap atau cuma singgah misalnya ditempat itu ada satu atau
beberapa GAMBAR dan patung yang bernyawa (makhluk hidup). Hal itu bisa menjadi
sarana/media persinggahan jin untuk menetap dan mengganggu manusia sebagaimana
petunjuk dari Rosululloh sholallahu 'alaihi wa salam:

Dari Ibnu Abbas Radiyallahu `anhu, ia berkata : Rasulullah Shallallahu `alaihi
wasalam bersabda : "(Sesungguhnya kami para) Malaikat tidak masuk rumah yang di
dalamnya ada anjing dan gambar" (HR Bukhari & Muslim, dengan lafadz Muslim).

Dalam riwayat Ibnu Umar "(Sesungguhnya kami para) Malaikat tidak masuk rumah
yang di dalamnya ada anjing dan gambar.".

Dari Zaid bin Khalid dari Abi Talhah secara marfu' : "Malaikat tidak akan masuk
rumah yang di dalamnya ada anjing dan patung (gambar)." (HR Muslim).

Imam Nasa'i meriwayatkan dengan lafadz : "Jibril minta izin kepada Nabi
Shallallahu `alaihi wasalam, beliau berkata : Masuklah. Kata Jibril: Bagaimana
saya akan masuk sedangkan dalam rumah Anda ada tirai bergambar? Maka jika Anda
potong kepala-kepalanya, atau Anda jadikan hamparan yang dipijak (dihinakan
setelah dipotong, red – barulah Jibril akan masuk). Karena sesungguhnya kami
para malaikat tidak akan masuk ke rumah yang di dalamnya ada gambar-gambar."
(HR Abdur Razaq, Ahmad, Abu Dawud, Tirmidzi dan beliau mengatakan Hasan Shahih
dan Ibnu Hibban mensahihkannya).

Jika malaikat tidak bisa masuk maka sudah bisa dipastikan bahwa jin syaithon
yang akan leluasa masuk karena jin syaithon paling takut dengan malaikat yang
memasuki dan mengelilingi rumah orang mukmin yang ahli ibadah lagi bertauhid.
Sebenarnya aturan dari Nabi kita tentang gambar ini masih banyak.

Lalu hal lain selain gambar adalah penggunaan tempat itu sendiri. Jika
disekitar tempat itu ada kegiatan yang tidak sesuai dengan syar'ie bisa pula
mengundang syaithon datang ke tempat itu. Misalnya WC Umum tersebut selain buat
buang air juga tempat buang janin hasil berzina, transaksi narkoba, transaksi
judi dan kemaksiatan lain yang mengundang syaithon datang kesana.

KONDISI INTERNAL MANUSIANYA

Jika seorang anak lahir harus dijaga dan dibentengi, dengan cara dibacakan adzan dan iqomah.

Rasulullah Saw. bersabda:

”Barangsiapa yang memiliki anak baru dilahirkan, maka kumandangkanlah azan pada telinga
kanannya dan iqamat pada telinga kirinya. Maka tidak akan ada yang membahayakan dirinya atau
bayinya” (HR. Baihaqi)

Rasulullah Saw. bersabda ”Jika salah seorang di antara kamu akan bersetebuh, hendaknya membaca
(yang artinya), Dengan nama Allah, Ya Allah jauhkanlah dari kami setan, dan jauhkan setan dari
anak yang Engkau berikan kepada kami"

Sebenarnya WC tanpa ada kegiatan kemaksiatan yang tersebut diataspun sudah
disinyalir ada satu atau lebih jin yang menetap disana. Hal ini sesuai dengan
petunjuk Nabi yang menyuruh ummatnya berdoa sebelum masuk WC:

"Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha penyanyang. Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari godaan setan/jin laki-laki dan perempuan".

(HR. Al-Bukhari 1/45 dan Muslim 1/283.

Sedang tambahan bismillaah pada permulaan hadits, menurut riwayat Said bin Manshur. Lihat Fathul Baari 1/244. Maka bacalah doa tersebut ketika kaki kiri masuk WC atau kamar mandi untuk melindungi kita semua dari gangguan jin. Itu salah satu kondisi internal yang
mengundang gangguan jin disamping kondisi internal lainnya yang mengundang:
Jin ikutan makan karena kita dan keluarga tidak baca doa di awal dan diakhir
Makan, jin ikut tidur bersama kita bahkan dapat mengganggu lewat mimpi,
mengencingi telinga kita agar tak dengar azan, menindih badan kita agar berat
bangun malam dan shubuh, meniup mata kita agar tetap ngantuk karena kita tidak
membaca doa dan dzikir sebelum tidur dan saat bangun tidur. Jin ikut maaf
berjima' karena kita tidak baca doa sebelum jima seperti yang dicontohkan Nabi
sholallahu 'alaihi wa salam.dlsb. Maka kesimpulannya mengamalkan amal sholih
berupa ibadah wajib dan sunnah sesuai perintah dan larangan Allah dan Rosul-Nya
maka Jin syaithon akan segan mengganggu kita terutama jika kita memiliki TAUHID
yang kuat.Contoh yang paling nyata sepanjang sejarah dalam kasus ini terdapat
seorang shahabat Nabi yang paling ditakuti oleh syaithon adalah Umar bin
Khaththab rhodiallahu anhu. Di saat beberapa orang di zaman kekhalifahannya
mulai menumbuhkan kemusyrikan ternyata Umar membabatnya. Itu tergambar dalam
riwayat dimana Umar melarang orang mengkeramatkan suatu pohon yang dulunya
merupakan tempat para mujahidin menggantungkan pakaian perangnya.
Maka kondisi internal inilah yang perlu diintensifkan yakni berusaha semampu
mungkin mengamalkan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya dan mengamalkan
sunnah-sunnah yang dianggap remeh padahal melindungi kita dari gangguan ghaib
dari syaithon jin dan manusia (tukang sihir atau dukun) seperti sunnah-sunnah
tidur, masuk WC/kamar mandi, berjima' (hubungan suami istri), membuang air
panas, bersuci dengan batu saat buang air besar, tidak memajang gambar dan
patung makhluk hidup disetiap ruangan dlsb.

Itu semuanya terkait dengan ketaatan dan keimanan kita kepada Allah dan
Rosululloh sholallahu 'alaihi wa salam yang terkandung dalam pengertian haqqo
tuqotihi (Taqwa yang sesungguhnya)

Berikut ini benteng diri yang bisa dilakukan secara mandiri, yaitu :
1. Menjaga shalat lima waktu dengan berjama’ah, khususnya bagi pria
hendaknya berjama’ah di mushalla atau mesjid terdekat. Allah
berfirman:”Peliharalah segala shalat [mu] terutama shalat wustha[‘ashar].
Berdirilah karena Allah [dalam shalatmu] dengan khusyu’. [Al-Baqarah:238]
2. Menjauhi segala bentuk maksiat, atau hal-hal yang dijadikan syetan
sebagai sarana untuk melalaikan dan menjauhkan kita dari Allah.
3. Menjaga kesucian dengan berwudhu, terutama berwudhu sebelum tidur.
Rasulullah bersabda:”Apabila kamu menempati pembaringanmu, maka berwudhulah
seperti wudhumu untuk shalat”.[HR.Bukhari dan Muslim]
4. Membaca Surat Al-Ikhlas, An-nas & Al-Falaq, lalu ditiupkan ke telapak
tangan, kemudian diusapkan ke muka dan anggota tubuh lainnya yang bisa
dijangkau. Aisyah bercerita: ”Rasulullah apabila merebahkan tubuhnya di
pembaringan, beliau meniup kedua telapak tangannya seraya membaca Surat
Al-Ikhlas dan Al-Mu’awwidzatain (an-Nas dan al-Falaq], lalu mengusapkan
kemukanya dan seluruh tubuhnya yang bisa dijangkau.” [HR. Bukhari]
5. Mengikuti sunnah Rasul yang kita anggap remeh padahal sangat berpengaruh besar terhadap kehidupan kita, karena kita tidak tahu akan hikmahnya karena keterbatasan akal kita untuk menyingkap misteri ghaib dibalik itu semua.

Wallahu'alam bishshowwab

May 31, 2009 10:56 PM

Dialog Ke-TUHAN-an : 40

DimasRangga said...

Kemampuan jin

Yang sangat menentukan perbedaan jin dengn manusia adalah kekuatan dan kemampuan mereka. Tuhan menganugerahkan kekuatan ini sebagai cobaan bagi mereka. Dengan mengenali kemampuan mereka kita akan dapat mengerti tentang misteri-misteri yang berseliweran disekitar kita. Salah satu kemampuan jin adalah mereka bisa menyerupai bentuk apa saja yang disukainya. Karenanya jin dapat menampakkan diri sebagai manusia, binatang, pepohonan dan sebagainya.

Ribuan orang pernah menyaksikan mahluk-mahluk aneh diseluruh dunia, kejadian ini adalah sebuah upaya jin dalam menampakkan diri mereka dalam bermacam-macam bentuk.

Bukan saja manusia yang dirasuki tetapi juga binatang, pepohonan dan benda-benda lainnya. Dengan melakukan ini si terkutuk jin berharap agar manusia menyembah binatang, pepohonan dan benda-benda yang ia rasuki. Maka jangan heran kalau kita melihat orang yang meletakkan sesembahan di bawah pohom-pohon besar, kuburan dan sebagainya.

Perasukan kedalam sesembahan adalah salah satu cara lain yang di pakai jin. Beberapa waktu yang lalu penomena dunia terjadi, Penampakan Bunda Maria diberbagai Negara, Patung Bunda Maria yang bisa menangis (menitikkan air mata), arca dewa-dewa hindu minum susu seperti manusia hidup. Dari Mumbai hingga London, Delhi hingga California, tak terhitung jumlahnya ramai-ramai arca sesembahan minum susu. Patung Ganesha si dewa gajah, patung Hanoman si dewa kera bahkan patung lingam Siwa (organ laki-laki, merupakan salah satu kepercayaan di India) menghabiskan susu seolah tak ada lagi hari esok. Sangat disayangkan orang-orang yang terpedaya bersimpuh memberi minum patung-patung dewa hindu ini. Tipu daya ini tidak diragukan lagi dilakukan oleh jin sebagai upaya untuk menjadikan manusia menyembah Tuhan palsu atau menyesatkan manusia.

Berikut beberapa cuplikan kemampuan Jin yang terekam dalam kitab suci AlQuran:

AnNaml:17
“Dan dihimpunkan untuk Sulaiman tentaranya dari jin, manusia dan burung lalu mereka itu diatur dengan tertib .”

Saba’:12
“Dan Kami angin bagi Sulaiman, yang perjalanannya di waktu pagi sama dengan perjalanan sebulan dan perjalanannya di waktu sore sama dengan perjalanan sebulan dan Kami alirkan cairan tembaga baginya. Dan sebahagian dari jin ada yang bekerja di hadapannya dengan izin Tuhannya. Dan siapa yang menyimpang di antara mereka dari perintah Kami, Kami rasakan kepadanya azab neraka yang apinya menyala-nyala.”

Saba’:13
Para jin itu membuat untuk Sulaiman apa yang dikehendakinya dari gedung-gedung yang tinggi dan patung-patung dan piring-piring yang seperti kolam dan periuk yang tetap . Bekerjalah hai keluarga Daud untuk bersyukur. Dan sedikit sekali dari hamba-hambaKu yang berterima kasih.”

Aktifitas gelap para jin

Sebagaimana dinyatakan QS 34. Saba
41. Malaikat-malaikat itu menjawab: “Maha Suci Engkau. Engkaulah pelindung kami, bukan mereka; bahkan mereka telah menyembah jin; kebanyakan mereka beriman kepada jin itu.”

42. Maka pada hari ini sebahagian kamu tidak berkuasa (untuk memberikan) kemanfaatan dan tidak pula kemudharatan kepada sebahagian yang lain. Dan Kami katakan kepada orang-orang yang zalim: “Rasakanlah olehmu azab neraka yang dahulunya kamu dustakan itu.”

Dengan kemampuan mereka untuk terbang dan menghilang jin serta dematerialisasi benda (menghilangkan benda lalu memindahkan ketempat lain) adalah komponen utama dalam praktek dunia hitam. Voodoo, Ilmu hitam, poltergeist, perdukunan, medium menggunakan bantuan jin dalam prakteknya. Begitu juga dengan trik dan ilmu tipuan para pesulap. Karena jin dapat menempuh jarak yang sangat jauh hanya dalam beberapa detik saja, makanya mereka sangat penting bagi para pesulap (pesulap sihir bukan pesulap dengan memakai trik teknologi). Sebagai imbalan dari jasanya, jin seringkali menuntut dari para pesulap agar menyembah jin dan setan, sebagai tuhan disamping tuhan yang sebenarnya.

AlJin:6
“Dan bahwasanya ada beberapa orang laki-laki di antara manusia meminta perlindungan kepada beberapa laki-laki di antara jin, maka jin-jin itu menambah bagi mereka dosa dan kesalahan.”

Kisah Kursi Ratu Bilqis

An Naml:38
Berkata Sulaiman: "Hai pembesar-pembesar, siapakah di antara kamu sekalian yang sanggup membawa singgasananya kepadaku sebelum mereka datang kepadaku sebagai orang-orang yang berserah diri".

An Naml:39
Berkata 'Ifrit dari golongan jin: "Aku akan datang kepadamu dengan membawa singgsana itu kepadamu sebelum kamu berdiri dari tempat dudukmu; sesungguhnya aku benar-benar kuat untuk membawanya lagi dapat dipercaya".

Dan ada juga tawaran dari seseorang yang memiliki ilmu dari AlKitab (atau mungkin seseorang yang dimaksud adalah dari golongan Jin Ifrit itu Wallahu’alm bishowab):

An Naml:40
Berkatalah seorang yang mempunyai ilmu dari AI Kitab : "Aku akan membawa singgasana itu kepadamu sebelum matamu berkedip". Maka tatkala Sulaiman melihat singgasana itu terletak di hadapannya, iapun berkata: "Ini termasuk kurnia Tuhanku untuk mencoba aku apakah aku bersyukur atau mengingkari . Dan barangsiapa yang bersyukur maka sesungguhnya dia bersyukur untuk dirinya sendiri dan barangsiapa yang ingkar, maka sesungguhnya Tuhanku Maha Kaya lagi Maha Mulia".

An Naml:41
Dia berkata: "Robahlah baginya singgasananya; maka kita akan melihat apakah dia mengenal ataukah dia termasuk orang-orang yang tidak mengenal".

An Naml:42
Dan ketika Balqis datang, ditanyakanlah kepadanya: "Serupa inikah singgasanamu?" Dia menjawab: "Seakan-akan singgasana ini singgasanaku, kami telah diberi pengetahuan sebelumnya dan kami adalah orang-orang yang berserah diri".

Salah satu kegiatan yang sangat sering berhubungan dengan jin adalah Sihir dan ramalan. Sebelum masa nabi Muhammad (SAW) ahli nujum dan tukang ramal ada dimana-mana. Orang-orang ini menggunakan bantuan jin untuk meramal masa depan. Sang jin akan berangkat menuju ke langit yang paling bawah guna mendengar para malaikat yang berbicara sesama mereka mengenai masa depan yang mereka curi dengar dari berita langit. Jin kemudian memberitahu si ahli nujum. Karenanya pada masa itu, ramalan ahli nujum sangat akurat. Namun ketika kedatangan nabi Muhammad (SAW) surga dijaga ketat oleh para malaikat, dan jin yang mencoba mencuri dengar percakapan malaikat dilempar dengan meteor/semburan api.

QS 15:18) 18. kecuali syaitan yang mencuri-curi (berita) yang dapat didengar (dari malaikat) lalu dia dikejar oleh semburan api yang terang.

Nabi juga berkata : “Jin akan menyampaikan berita kembali kebumi hingga sampai di bibir sang ahli nujum atau peramal. Kadang-kadang meteor akan mencegatnya sebelum ia sampai ke bibir mereka. Dan jika berita disampaikan lebih dulu, sebelum meteor sempat mencegatnya, para jin akan menambah ratusan kebohongan pada berita tersebut” (Saheeh Al-Bukhari).

Makanya sangat jelas bagaimana ramalan ahli nujum kadang-kadang benar. Dan juga salah. Sebagai contoh seorang peramal terkenal Nostradamus, dan ramalan Jayabaya kadang-kadang ramalannya benar dan kadang-kadang juga salah semuanya.

Sangat disayangkan, peramal dari kalangan muslim makin banyak pula jumlahnya. Bila kita mengunjungi tanah Islam seperti Maroko, kita dapat menemukan betapa banyaknya para ahli nujum yang menghamba kepada jin.

Para ahli nujum juga kadang-kadang memakai Qareen. Qareen adalah kerabat jin yang mendampingi setiap manusia semenjak dia lahir. Jin inilah yang membisikkan nafsu-nafsu yang merusak kepada manusia dan ia juga terus menerus mencoba membelokkan manusia dari kebenaran. Tidak terkecuali, nabi Muhammad (SAW) pun ditemani oleh Qareen, akan tetapi berkat bantuan tuhan YME jin ini memeluk agama Islam.

Dikarenakan Qareen mendampingi seseorang sepanjang hayatnya, dia tahu betul seluk beluk dan apa-apa yang terjadi kepada orang yang didampinginya semenjak dia masih di dalam buaian hingga ke liang lahat itu. Dengan bantuan Qareen ahli nujum dapat mengelabui orang lain bahwa dia mengetahui latar belakang orang yang meminta bantuannya tersebut. Seperti menunjukkan tahi lalat yang ada di tempat tersembunyi, menceritakan masa lalu orang itu dan sebagainya. Si ahli nujum pura-pura menatap bola kristal yang di genggam orang yang diramalnya, mulutnya komat kamit membaca sesuatu membuat takjub klien yang terpedaya.

Kiprah jin tidak saja terbatas pada ahli nujum. Praktek-praktek lain seperti Jailangkung juga tipu daya jin. Pemain Jailangkung tidak berbicara kepada arwah orang yang sudah meninggal akan tetapi berbicara kepada jin yang mengaku sebagai orang itu. Coba telusuri dan analisa mantra pemanggilan pada permainan jailangkung, isinya adalah berhubungan dunia astral, walaupun itu bisa juga terjadi karena gerakan sub conscious mind atau batin bawah sadar seseorang saja dan bukan intervensi dari jin yang dipanggilnya, karena pada saat pembacaan mantra itu, orang itu berada pada level trans hipnotis.

Salah satu tipudaya dahsyat jin adalah melalui penampakan. Melalui penampakan-penampakan jin membuat manusia menyembah selain Allah. Ketika seseorang melihat penampakan di depan matanya ia akan sangat yakin dan percaya akan hal itu, semua penjelasan akan sia-sia terhadap orang seperti ini. Hanya dengan pengetahuan tentang dunia jin dan iman yang kuat terhadap Allah maka seseorang dapat memahami tipudaya seperti itu.

Penampakan nabi Isa dan Mariam yang tak terhitung jumlahnya adalah pilihan popular dikalangan iblis. Trik ini adalah cara termuda untuk menyesatkan umat kristiani. Bukan saja memperdaya umat kristen tetapi jin juga merasuki tubuh mereka dan berbicara dengan suara mereka. Bagi mereka ini di akui sebagai lidah malaikat dan merupakan bukti kebenaran iman mereka. Akan tetapi ini sebenarnya hanyalah tipudaya iblis belaka. Hal seperti ini pernah dilakukan pada jaman nabi Musa oleh seorang ahli sihir bernama Samiri, sebagaimana termaktub pada ayat berikut ini:

Thahaa 88:
kemudian Samiri mengeluarkan untuk mereka anak lembu yang bertubuh dan bersuara, maka mereka berkata: "Inilah Tuhanmu dan Tuhan Musa, tetapi Musa telah lupa". (Samiri membuat patung sapi dari emas tapi sapi ini seperti hidup karena dapat bersuara)

Thahaa 96:
Samiri menjawab: "Aku mengetahui sesuatu yang mereka tidak mengetahuinya, maka aku ambil segenggam dari jejak rasul lalu aku melemparkannya, dan demikianlah nafsuku membujukku". (Samiri mengetahui rahasia pengetahuan kuno/ilmu sihir dari bangsa mesir kuno ketika bangsa Yahudi berhubungan secara sosial dengan mereka ketika Fira’aun memperbudak mereka)

Thahaa 97:
Berkata Musa: "Pergilah kamu, maka sesungguhnya bagimu di dalam kehidupan di dunia ini mengatakan: "Janganlah menyentuh ". Dan sesungguhnya bagimu hukuman yang kamu sekali-kali tidak dapat menghindarinya, dan lihatlah tuhanmu itu yang kamu tetap menyembahnya. Sesungguhnya kami akan membakarnya, kemudian kami sungguh-sungguh akan menghamburkannya ke dalam laut.


Bagi sebagian orang penampakan orang tua dan kerabat yang sudah meninggal sering terjadi. Dengan menampakkan diri sebagai orang tua dari orang-orang yang menjadi targetnya, jin memberikan keyakinan bahwa arwah orang yang sudah meninggal masih bercampur baur dengan manusia yang masih hidup. Karena hal ini maka banyak manusia yang percaya kepada hantu. Padahal Roh dengan Jin itu sesuatu yang sangat jauh berbeda. Ketika Nabi Sulaiman meninggal tidak ada satu jin pekerjanya yang mengetahuinya.

Alam Jin dengan alam kubur sudah berbeda dimensinya.

Saba 14:
Maka tatkala Kami telah menetapkan kematian Sulaiman, tidak ada yang menunjukkan kepada mereka kematiannya itu kecuali rayap yang memakan tongkatnya. Maka tatkala ia telah tersungkur, tahulah jin itu bahwa kalau sekiranya mereka mengetahui yang ghaib tentulah mereka tidak akan tetap dalam siksa yang menghinakan.

Penampakan gencar setan juga melanda kaum muslim. Banyak muslim mengaku melihat nabi Muhammad (SAW) bahkan melihat tuhan. Bahkan ada yang bisa berkomunikasi dengan Jibril seperti kasus Nabi palsu yaitu Lia Eden, yang mengaku mendapat wahyu kenabian dari Jibril langsung, Malaikat Jibril langsung menemuinya dan memberikan mandat kenabian kepadanya, bisa jadi penampakan ini adalah jin yang sengaja untuk menyesatkan manusia atau dia mengalami halusinasi karena faktor murni gila. Dengan cara ini setan dapat menyesatkan muslim yang lemah imannya. Melalui penampakan-penampakan seperti itu, kaum muslim sering di beritahu bahwa perintah-perintah Islam tidak berlaku bagi mereka. Jin menerangkan bahwa sembahyang, puasa, haji dan sebagainya tidak wajib bagi mereka. Ini tipu daya yang dahsyat namun sangat disayangkan sangat efektif. Penomena penampakan setan masih berlangsung hingga hari ini. Kematian Putri Diana memercikkan rasa cinta dan kekaguman terhadap wanita ini. Bahkan masyarakat Inggris yang tengah berduka menganggap Diana sebagai orang suci. Menurut cerita, tatkala duka cita terhadap Diana mencapai puncak, penampakan dirinya terlihat di Hampton Court Palace. Jika kejadian ini benar terjadi ini menunjukkan bahwa hawa nafsu setan dan pasukannya jin untuk menebar tipudaya melaui apa saja termasuk kematian Diana adalah benar. Penampakan seperti itu adalah jelas merupakan usaha setan untuk menyesatkan umat manusia dari jalan tuhan.

Al An’aam:128
Dan hari diwaktu Allah menghimpunkan mereka semuanya : "Hai golongan jin, sesungguhnya kamu telah banyak menyesatkan manusia", lalu berkatalah kawan-kawan meraka dari golongan manusia: "Ya Tuhan kami, sesungguhnya sebahagian daripada kami telah dapat kesenangan dari sebahagian dan kami telah sampai kepada waktu yang telah Engkau tentukan bagi kami". Allah berfirman: "Neraka itulah tempat diam kamu, sedang kamu kekal di dalamnya, kecuali kalau Allah menghendaki ". Sesungguhnya Tuhanmu Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui.

Al An’aam:112
Dan demikianlah Kami jadikan bagi tiap-tiap nabi itu musuh, yaitu syaitan-syaitan manusia dan jin, sebahagian mereka membisikkan kepada sebahagian yang lain perkataan-perkataan yang indah-indah untuk menipu. Jikalau Tuhanmu menghendaki, niscaya mereka tidak mengerjakannya, maka tinggalkanlah mereka dan apa yang mereka ada-adakan.

Saba:41
Malaikat-malaikat itu menjawab: "Maha Suci Engkau. Engkaulah pelindung kami, bukan mereka; bahkan mereka telah menyembah jin ; kebanyakan mereka beriman kepada jin itu".

Qarin

Setiap manusia disertai setan yang selalu menggodanya. Allah berfirman, artinya: "Yang menyertai dia (qarin) berkata (pula): "Ya Tuhan kami, aku tidak menyesatkannya tapi dialah (manusia) yang berada dalam kesesatan yang jauh". (Qaf: 27).

Manusia dan qarin- nya akan bersama di hari hisab. Aisyah bercerita: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam keluar dari rumah di malam hari, aku cemburu karenanya. Tak lama ia kembali dan menyaksikan tingkahku, lalu ia berkata:

"Apakah kamu telah didatangi setanmu?"
"Apakah setan bersamaku?"
"Ya, bahkan setiap manusia"
"Termasuk engkau juga?"
"Betul, tetapi Allah menolongku hingga aku selamat dari godaannya" (HR. Ahmad)

Setan makan bersama manusia yang tak berdoa ketika mau makan. Setan makan dengan tangan kiri, sendirian dan dengan jarinya. Rasulullah melarang makan dengan tangan kiri. Beliau menyuruh kita makan bersama-sama, mencuci tangan dan mulut sebelum dan sesudah makan.

"Setan adalah pencari rahasia dan suka menjilati sisa makanan maka jauhilah. Siapa yang tidur sedang di tangannya masih tersisa bau makanan lalu tertimpa penyakit, maka jangan ada yang disalahkan kecuali dirinya sendiri". (HR. At-Turmudzi).

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam menyuruh kita mematikan lampu, menutup pintu, jendela, tempat-tempat penyimpanan air dan makanan dengan rapat sebelum tidur. Jika manusia tidur dan membaca doa sebelumnya, setan menjauhinya. Allah menjaga orang yang sebelum tidur membaca doa. Jika manusia tidur tanpa berdoa, setan mengikat kepalanya dengan tiga ikatan, jika ia bangun dan mengingat Allah, terlepaslah satu ikatan, jika ia berwudhu terlepas lagi satu ikatan lainnya dan jika ia shalat terlepaslah ikatan yang terakhir.

Allah akan menghisab (memperhitungkan amal) bangsa jin pada hari kiamat. Jin yang baik (shalih) masuk Surga.

Allah berfirman, artinya: "(Bidadari-bidadari) yang tidak pernah disentuh oleh manusia dan tidak pula oleh jin". (Ar-Rahman: 56).

Golongan jin yang ahli maksiat masuk Neraka.

Allah berfirman, artinya:
"Dan tetaplah atas mereka keputusan azab pada umat-umat yang terdahulu sebelum mereka dari jin dan manusia". (Fushshilat: 25).

May 31, 2009 10:52 PM

Dialog Ke-TUHAN-an : 39

MamaAL said...

Hi Mas Dimas,
Senang sekali membaca penjelasan dan uraian Mas Dimas untuk segala pertanyaan.
Sebagai pengagum blog ini, saya ingin mengajukan beberapa pertanyaan.Semoga Mas Dimas bisa menjawab.
1. Saya pernah membaca buku mengenai jin muslim.Apa tanggapan anda?Benarkah jin2 seperti itu ada?Apakah pengaruhnya dalam kehidupan ini?
2. Siapakah Nostradamus? Mengapa ramalan2nya banyak yang tepat? Darimanakah beliau tahu banyak hal yang akan terjadi dalam dunia ini bahkan untuk ratusan tahu kemudian?
Bagaimanakah dimata Islam?
3. Sekarang makin banyak orang2 yang ingin mempercantik diri dengan melakukan operasi plastik misalnya untuk mata,hidung,bibir bahkan, maaf,payudara. Apakah ada hukumnya dalam Islam? Diterimakah mereka di alam baka kelak?
4. Bagaimanakah dengan orang yang selama hidupnya selalu berbuat baik,beramal dan disukai karena kepribadiannya namun mereka bukan muslim karena sejak lahir tidak pernah mengenal ajaran Islam.Apakah mereka masuk neraka atau surga? Mengapa?

Maaf ya mas kalau pernah dibahas sebelumnya tapi saya benar2 penasaran dengan hal2 tsb.Terima kasih sebelumnya dan bravo untuk blog ini.

May 22, 2009 9:59 PM

DimasRangga said...

1.Saya pernah membaca buku mengenai jin muslim. Apa tanggapan anda? Benarkah jin2 seperti itu ada?

JAWABAN:

Tanggapan saya pribadi Jin semacam itu ada (Jin Muslim) juga Jin Kafir, coba kita analisa dari sumber yang paling akurat yaitu AlQuran dan AlHadits:

Jin Yang masuk Islam (Jin Muslim):

AlAhqaaf:29
“Dan ketika Kami hadapkan serombongan jin kepadamu yang mendengarkan Al Qur'an, maka tatkala mereka menghadiri pembacaan lalu mereka berkata: "Diamlah kamu ". Ketika pembacaan telah selesai mereka kembali kepada kaumnya memberi peringatan.”

AlJin:1
“Katakanlah : "Telah diwahyukan kepadamu bahwasanya: telah mendengarkan sekumpulan jin, lalu mereka berkata: Sesungguhnya kami telah mendengarkan Al Qur'an yang mena'jubkan,”

AlJin:19
“Dan bahwasanya tatkala hamba Allah berdiri menyembah-Nya, hampir saja jin-jin itu desak mendesak mengerumuninya.”


Jin Kafir yang menyesatkan manusia:

Al An’aam:100
“Dan mereka menjadikan jin itu sekutu bagi Allah, padahal Allah-lah yang menciptakan jin-jin itu, dan mereka membohong : "Bahwasanya Allah mempunyai anak laki-laki dan perempuan", tanpa ilmu pengetahuan. Maha Suci Allah dan Maha Tinggi dari sifat-sifat yang mereka berikan.”

Al An’aam:112
“Dan demikianlah Kami jadikan bagi tiap-tiap nabi itu musuh, yaitu syaitan-syaitan manusia dan jin, sebahagian mereka membisikkan kepada sebahagian yang lain perkataan-perkataan yang indah-indah untuk menipu. Jikalau Tuhanmu menghendaki, niscaya mereka tidak mengerjakannya, maka tinggalkanlah mereka dan apa yang mereka ada-adakan.”

Al An’aam:128
“Dan hari diwaktu Allah menghimpunkan mereka semuanya : "Hai golongan jin, sesungguhnya kamu telah banyak menyesatkan manusia", lalu berkatalah kawan-kawan meraka dari golongan manusia: "Ya Tuhan kami, sesungguhnya sebahagian daripada kami telah dapat kesenangan dari sebahagian dan kami telah sampai kepada waktu yang telah Engkau tentukan bagi kami". Allah berfirman: "Neraka itulah tempat diam kamu, sedang kamu kekal di dalamnya, kecuali kalau Allah menghendaki ". Sesungguhnya Tuhanmu Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui.”

Al An’aam:130
“Hai golongan jin dan manusia, apakah belum datang kepadamu rasul-rasul dari golongan kamu sendiri, yang menyampaikan kepadamu ayat-ayatKu dan memberi peringatan kepadamu terhadap pertemuanmu dengan hari ini? Mereka berkata: "Kami menjadi saksi atas diri kami sendiri", kehidupan dunia telah menipu mereka, dan mereka menjadi saksi atas diri mereka sendiri, bahwa mereka adalah orang-orang yang kafir.”

Al’Araf:179
“Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami dan mereka mempunyai mata tidak dipergunakannya untuk melihat , dan mereka mempunyai telinga tidak dipergunakannya untuk mendengar . Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai.”

AlKahfi:50
“Dan ketika Kami berfirman kepada para malaikat: "Sujudlah kamu kepada Adam , maka sujudlah mereka kecuali Iblis. Dia adalah dari golongan jin, maka ia mendurhakai perintah Tuhannya. Patutkah kamu mengambil dia dan turanan-turunannya sebagai pemimpin selain daripada-Ku, sedang mereka adalah musuhmu? Amat buruklah iblis itu sebagai pengganti bagi orang-orang yang zalim.”

Fushshilat:29
“Dan orang-orang kafir berkata: "Ya Rabb kami perlihatkanlah kepada kami dua jenis orang yang telah menyesatkan kami sebagian dari jinn dan manusia agar kami letakkan keduanya di bawah telapak kaki kami supaya kedua jenis itu menjadi orang-orang yang hina".”

Orang Musrik yang menjadikan Jin sebagai bala bantuan sekutu untuk Ilmu Sihir ,Ilmu tenung, dan ilmu peramalan

AlJin:6
“Dan bahwasanya ada beberapa orang laki-laki di antara manusia meminta perlindungan kepada beberapa laki-laki di antara jin, maka jin-jin itu menambah bagi mereka dosa dan kesalahan.” (Ingat banyak masyarakat yang minta pesugihan kepada penunggu laut selatan yaitu Nyi Roro Kidul- kemungkinan besar makhluk misterius ini adalah dari golongan Jin Wallahu’alam bishowab)

AlJin:8
“dan sesungguhnya kami telah mencoba mengetahui langit, maka kami mendapatinya penuh dengan penjagaan yang kuat dan panah-panah api,” (Jin yang suka mencuri berita dari langit yang kemudian disampaikan kepada sekutunya yaitu tukang ramal)

AlJin:9
“dan sesungguhnya kami dahulu dapat menduduki beberapa tempat di langit itu untuk mendengar-dengarkan . Tetapi sekarang barangsiapa yang mendengar-dengarkan tentu akan menjumpai panah api yang mengintai .”


JIN-Godaan Syetan dalam AlHadits:

"Sesungguhnya syetan itu berjalan dalam tubuh Bani Adam melalui pembuluh darah". (HR Al Bukhari dan Muslim Jus 2 halaman 349)

Beliau shalat wajib, lalu beliau menggabungkan tangan beliau (mencekik). Tatkala selesai shalat, mereka bertanya, “Wahai Rasulullah, apakah terjadi sesuatu dalam shalat tadi?” Beliau menjawab, “Tidak, hanya saja setan hendak lewat di hadapanku, maka aku mencekiknya hingga aku dapati dinginnya lidahnya di atas tanganku. Demi Allah, seandainya saudaraku Sulaiman tidak mendahuluiku dalam penguasaan terhadap setan niscaya aku akan mengikat setan tersebut di salah satu tiang masjid hingga dapat dipermainkan oleh anak-anak penduduk Madinah. Siapa di antara kalian yang mampu agar jangan ada seorang pun yang menghalangi antara dia dengan kiblatnya (dengan lewat di hadapannya, pent.) maka hendaklah ia lakukan.” (HR. Ad-Daraquthni 140, Ahmad 5/104-105, dan Ath-Thabarani dalam Al-Kabir. Berkata Al-Imam Al-Albani rahimahullahu, “Sanadnya shahih dengan syarat Muslim. Lafadz hadits ini dari Ad-Daraquthni. Dan tambahan:
dikeluarkan oleh Ahmad dengan sanad yang hasan dari Abu Sa’id Al-Khudri radhiyallahu ‘anhu.” (Ashlu Shifah Shalatin Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, 1/124)

Sebelum bicara masalah Jin ini saya akan menceriterakan pengalaman saya pribadi (Dian Umbara, ST) tentang Jin ini. Begini ceritanya:

Pengalaman Pribadi diganggu oleh JIN

Sebetulnya pengalaman ini adalah pengalaman yang sangat mengerikan bagi saya pribadi, ini terjadi sewaktu saya masih kecil. Pagi itu saya diajak oleh paman saya berburu burung didaerah persawahan yang luas didesa saya (didaerah Jawa Tengah), Paman membawa senapan angin sedang saya membawa ketapel, setelah berburu burung usai tengah hari saya pulang dan melewati jalan desa yang sepi yaitu hutan bambu. Paman saya berjalan didepan sedang saya berjalan mengikutinya dari belakang. Sewaktu melewati hutan bambu saya ingin sekali me-reload batu untuk ketapel saya karena batu sudah habis. Sayapun akhirnya mencari batu disekitar hutan bambu itu, sedang pamanpun terus berjalan meninggalkan saya. Nah inilah kejadian mengerikan ini berawal, ketika saya sedang mencari batu tiba-tiba terdengar suara menggelegar yang sangat keras sekali, suara terbahak-bahak keras sekali bukan didepan, dibelakang, dikiri atau dikanan saya tapi didekat telinga saya. Kalau seandainya suara itu berasal dari orang atau sumber suara lainnya pasti suara itu memiliki spot sumber suara dan pasti saya melihatnya karena walaupun hutan bambu tapi bambu itu batangnya kecil dan jaraknya tidak rapat-rapat sehingga saya pasti bisa mendeteksi sumber suara ini, tapi ini tidak! Suara keras terbahak-bahak ini didekat telinga saya, sangat keras sekali!

Melihat kondisi yang abnormal ini, saya sebagai anak kecil sendirian dihutan bambu dan diganggu suara luarbiasa aneh, siang hari, saya pun gemetar luar biasa dan tak kuasa untuk melarikan diri. Begitu saya lari kencang karena saking takutnya didepan tahu-tahu ada bambu dari atas turun (merunduk) kebawah seolah-olah dari pucuknya ditunggangi makhluk yang sangat besar tapi tidak ada keliatan satu makhlukpun (suara tertawa masih terdengar), bambu yang merunduk didepan tentu saja menghalangi lari saya, saya pun menerobosnya walaupun dengan badan merunduk (anak kecil). Lari saya sangat kencang sekali dan saya langsung lari kerumah mbah saya, pas masuk kerumah mbah disitu ada mbah sedang makan. Saya ingat sekali waktu itu, dengkul saya bergetar (gemetar) keras, dan langsung curhat keembah bahwa saya tadi dihutan bambu diganggu setan, mbah langsung bicara kesaya “Masa siang-siang ada setan!” Melihat expresi mbah yang tidak percaya, sebagai anak kecil yang butuh tempat curhat, perhatian dan bertanya tidak ditanggapi (karena mbah tidak mempercayai adanya gangguan jin disiang hari) sayapun bertambah panik dan akhirnya langsung lari kerumah saya, melewati jalan yang ramai orang.

Begitulah kisah hidup gangguan Jin yang pernah saya alami dan tidak akan pernah terlupakan seumur hidup saya. Setelah saya menginjak remaja dan dewasa, saya tanya kepada Bapak saya ternyata dari bapak saya dan bapaknya bapak saya (Mbah) pernah mengalami kejadian serupa ditempat yang sama, bahkan mereka melihatnya secara fisik dimalam hari yaitu kata mereka Jin itu berbentuk seperti kera tinggi besar (bukan binatang karena mereka sangat paham mana binatang dan yang bukan) penduduk desa menamakan spesies jin ini dengan nama Gogor (orang menamakannya genderuwo).

Alam JIN

Sepanjang sejarahnya manusia selalu tertarik akan hal-hal supernatural dan alam gaib. Keberadaan dunia yang parallel dengan dunia nyata ini selalu saja menarik perhatian banyak orang. Islam menerangkan tentang dunia gaib ini termasuk dunia jin. Penjelasan Islam tentang jin memberikan kita banyak jawaban terhadap misteri-misteri di dunia modern ini.


Keberadaan jin.

Jin adalah mahluk yang diturunkan tuhan ke dunia dengan penuh kebebasan, ia hidup berdampingan dengan kehidupan manusia. Dalam bahasa Arab jin berasal dari kata kerja ‘Janna’ yang berarti bersembunyi atau menutupi. Sesuai dengan namanya maka jin secara fisik tidak dapat dilihat oleh manusia. Karena tidak kelihatan maka sebahagian orang tidak percaya akan keberadaan jin ini. Akan tetapi, dampak dari sepak terjang jin terhadap dunia yang kita huni ini sudah cukup untuk menjadi bukti bagi kaum modernis yang menolak keberadaan salah satu mahluk ciptaan tuhan ini.
Asal muasal jin dapat di lacak dari Al-Quran.

(QS 15:26-27)

26. “Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia (Adam) dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk.”

27. “Dan Kami telah menciptakan jin sebelum (Adam) dari lidah api yang tidak berasap. “

Berdasarkan ayat diatas dapat diketahui bahwa jin diciptakan sebelum manusia.

Karena diciptakan dari api, sifat dan perilaku jin cenderung panas dan pemberontak (karena kesombongan merasa diciptakan lebih baik dari sekedar tanah). Karenanya ketika disuruh untuk menyembah kepada Adam, Mbah atau dedengkotnya jin (Iblis) menolak mentah-mentah.
Sebagaimana mahluk ciptaan yang lain, jin juga diciptakan untuk beribadah kepada Allah.

(QS 51:56)56. “Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku.”

Jin bisa jadi muslim dan non-muslim. Setan adalah sifat buruk sedang pelakunya bisa dari golongan Jin dan Manusia. Pemimpin/mbah buyut Jin kafir ini juga disebut sebagai iblis (yang tidak mau menyembah kepada nabi Adam as)

Ada pula jin kafir yang masuk Islam, sebagaimana yang terjadi pada masa nabi Muhammad (SAW) para jin ini masuk Islam karena terpesona mendengar bacaan Al-Quran. Tuhan memerintahkan nabi untuk memberitahu umat tentang kejadian tersebut dalam ayat berikut ini:

(QS 72:1-2)

1. Katakanlah (hai Muhammad): "Telah diwahyukan kepadamu bahwasanya: telah mendengarkan sekumpulan jin (akan Al Quran), lalu mereka berkata: Sesungguhnya kami telah mendengarkan Al Quran yang menakjubkan,

2. (yang) memberi petunjuk kapada jalan yang benar, lalu kami beriman kepadanya. Dan kami sekali-kali tidak akan mempersekutukan seseorangpun dengan Tuhan kami.

Di dalam banyak hal dunia jin sama dengan dunia kita. Mereka makan, minum, kawin, mempunyai anak dan mati. Jika masuk Islam juga terikat pada rukun Iman dan rukun Islam. Akan tetapi umur jin jauh lebih panjang dari umur manusia. Seperti kita mereka akan dihadapkan pula pada Yang Maha Kuasa, dihisab atas amal perbuatan sehingga ditentukan apakah mereka masuk surga atau neraka.

Berubah Bentuk

Jin adalah makhluk Allah yang mempunyai kemampuan mengubah diri dengan berbagai bentuk. Mereka makan, minum, kawin dan beranak-pinak. Membisikkan dan menggoda manusia. Dapat melihat manusia, tapi manusia tidak bisa melihatnya.

"Sesungguhnya ia dan pengikut-pengikutnya melihat kamu dari suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka" . (Al A'raf: 27). Di antara mereka ada yang beriman, juga ada yang kafir (Al Jinn: 11 dan 14).

Golongan yang kafir adalah setan. Mereka juga makhluk lemah. Suka mencari rahasia langit (hal ghaib), tetapi mereka diusir dengan panah api (Al Jinn: 8-9).

Setan pernah menampakkan diri dalam wujud orang tua kepada kaum Quraisy sebanyak dua kali. Pertama; ketika suku Quraisy berkonspirasi untuk membunuh Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam di Makkah. Kedua; pada perang Badr (tahun 2 Hijriah), lihat Surat Al Anfal: 48.

Dan ketika syaitan menjadikan mereka memandang baik pekerjaan mereka dan mengatakan: "Tidak ada seorang manusiapun yang dapat menang terhadapmu pada hari ini, dan sesungguhnya saya ini adalah pelindungmu". Maka tatkala kedua pasukan itu telah dapat saling lihat melihat , syaitan itu balik ke belakang seraya berkata: "Sesungguhnya saya berlepas diri daripada kamu, sesungguhnya saya dapat melihat apa yang kamu sekalian tidak dapat melihat; sesungguhnya saya takut kepada Allah". Dan Allah sangat keras siksa-Nya.

Jin beranak pinak dan berkembang biak (lihat surat Al Kahfi: 50).
Dan ketika Kami berfirman kepada para malaikat: "Sujudlah kamu kepada Adam , maka sujudlah mereka kecuali Iblis. Dia adalah dari golongan jin, maka ia mendurhakai perintah Tuhannya. Patutkah kamu mengambil dia dan turanan-turunannya sebagai pemimpin selain daripada-Ku, sedang mereka adalah musuhmu? Amat buruklah iblis itu sebagai pengganti bagi orang-orang yang zalim.

May 31, 2009 10:48 PM