Informasi yang pernah saya baca dari beberapa buku dan majalah, semoga menambah sedikit pencerahan pemahaman kita tentang asupan vitamin c ini. Sebenarnya kebutuhan vitamin C kita sehari 60 mg s/d 100 mg/hari (identik dengan 1-2 gelas jouce jeruk atau 1-2 buah jeruk) pada kondisi normal, dan pada kondisi tidak normal/ stres berat bisa meningkat 2 kali lipat (100 mg- 200 mg/hari), dan didalam tubuh kita hanya mampu menyimpan 100 mg/kgBB atau rata -rata 6000 mg .
Vitamin C termasuk salah satu vitamin yang water soluble, berfungsi antara lain reepitilasi jaringan, anti oksidan, katalisator, dll. Jadi bila kita tidak mendapatkan asupan dari yang lain kecuali dari 1-2 buah jeruk seperti tersebut diatas, itu sudah dianggap cukup oleh tubuh, dan apabila berlebihan maka akan dikeluarkan melalui air kencing. Tentang isu berkaitan dengan kanker, dan efek sampinya yang lain, misalnya batu ginjal, mungkin uraian dibawah ini dapat menjadi bahan masukan.
Pada pemakaian vitamin C dosis tinggi, maka kelebihan dari deposit yang 6000 mg(6 gram) tersebut akan dikeluarkan melalui ginjal dan pada pemakaian jangka panjang akan terjadi endapan sitrat pada system organo urinary tract (ginjal sampai lubang pelepasan / OUE = Orifisium Uretra Externum), akan menjadi batu sitrat dan segala implikasinya/kerusakan ginjal, dll.
Kaitannya dengan kanker adalah pada pemakain vitamin C dosis tinggi/Mega dosis (minimal 500 mg/hr) dan pada waktu yang lama(minimal 6 Minggu) maka akan merangsang terjadinya perubahan galur-galur DNA sel kita, sehingga dimungkinkan sel sel tubuh kita akan berprilaku menyimpang dan salah satunya menjadi sel metaplastik dan ini yang menjadi cikal bakal kanker tergantung pada DNA sel mana yang telah mengalami metaplastik tersebut. Lalu bagaimana dengan prilaku kita, orang- orang sekitar kita, teman kita, karyawan kita, masyarakat kita dst., dengan asupan vitamin C ini ?
Jawabannya sangat mengkawatirkan !!!
Mereka sebagaian telah menjadikan vitamin C kemasan, seperti CDR, Theragran, Enervon C, Ester C, Sonce, dll sebagai suplemen yang harus dikosumsi setiap hari tanpa harus mengetahui efek samping yang akan mereka terima bila dikosumsi dalam jangka panjang. Mereka telah termakan oleh iklan produk-produk konsumerisme yang membahayakan. Sebenarnya pemakaian dosis tinggi masih diperkenankan sepanjang tidak dilakukan dalam waktu yang lama seperti diatas, karena dosis tinggi dalam short time tsb. penting untuk meningkatkan cadangan/deposit yang mungkin turun sampai titik terendah menuju ke peaknya kembali -/+ 6000 mg tsb. inipun masih ada catatan bila tidak terdapat efek samping dari vitamin C tersebut terhadap organ lain, misalnya terhadap GI tract/lambung, misalnya gastritis, ulkus peptikum, dll.
Saya sangat sependapat dengan Dr. Suharnyoto MSc., bahwa seyogyanya pemakain vitamin C ini digunakan pada saat tertentu dan dosisnya dibatasi misalnya 1/2 tablet CDR per hari, dll., karena sejatinya berdasarkan kemasan tersebut ada yang akan tereduksi oleh sesuatu, mulai enzym , asam basa lambung dan zat-zat tertentu, misal makanan, minumam, susu, obat maag, dll, dalam perjalanan (mulut sampai usus) sampai vitamin tersebut diserap di usus. Misalnya :
* Kemasan effecement misalnya CDR, SonCe, dll. akan terserap bersih 35 % - 45 %.
* Kemasan elixer/syrup misalnya Sakatonik Liver, dll. akan terserap bersih 35 % - 50 %.
* Kemasan tablet/kaplet misalnya Theragran M, Supradex,dll. akan terserap bersih 45 % - 65 %.
* Kemasan tablet/kaplet bersolut misalnya Becefort/EnervonC akan terserap bersih 65 % - 75 %.
* Kemasan Capsul/solf camsule misalnya Supertin/Hemaviton akan terserap bersih 65 % - 80 %.
Saran:
1. Mari kita kembali ke pola pola alamiyah. Bila masih cukup asupan vitamin tersebut dari makanan dan minuman sehari hari, tidak perlu kita menggunakan asupan dari luar.
2. Bila dianggap kurang dengan tanda salah satunya yang paling gampang adalah sariawan (scurvy), yang kemungkinan besar karena defisiensi vitamin C, maka sebaiknya pertimbangkan untuk mendapatkan asupan vitamin C dari luar dengan jalan antara lain:
* Dari buah-buahan dan sayur-sayuran yang banyak mengandung vitamin C, bahkan bunga matahari sekalipun bias digunakan sepanjang bukan yang transgenik, dan yang ditaman secara alamiah.
* Dari buah-buahan dan sayur-sayuran yang banyak mengandung vitamin C, bahkan bunga matahari sekalipun. Dengan catatan harus dicuci dengan bersih dan dikupas kulitnya.
* Menggunakan suplemen obat-obatan yang terukur/ tertera daftar isinya dan kandungan vitamin C nya. Dan selanjutnya Selamat menghitung dan memperkirakan kira-kira seberapa banyak deposit vit C yang tersisa didalam tubuh kita dan seberapa banyak asupan yang harus kita masukkan, kemudian dikontrontir dengan kemasan yang akan dipakai.
* Tentukan sehari harus minum berapa mili gram dan berapa kali, berapa lama, serta kemasan mana yang paling aman untuk dikosumsi. Saran beliau (dr. Suharnyoto MSc.) sehari maksimum 500 mg dapat dijadikan salah satu pegangan.
* Jangan gunakan mega dosis lebih dari 10 hari, cukup 3-5 hari.
* Setelah itu lakukan tapering off/diturunkan secara bertahap dan akirnya berhenti.
* Buat mbak Dwi/ Mbak Ayoe TS mohon selalu diingatkan tentang bahaya sulemen vit C kepada pengguna yang meminta suplemen tsb.
3. Carilah dan temukan kausa/penyebab kekurangan vitamin C tersebut dengan segera. Terutama stressor yang kronis, karena setiap ada stres proses metabolisme ditubuh kita akan dipercepat, sehinga kebutuhan vitaminnyapun akan meningkat.
4. Perlu diketahui "Suplemen vitamin C bukan obat yang dapat menyembuhkan kelelahan atau stress.
Klinik Darajat
Dr. Nurudin
Thursday, July 31, 2008
Sunday, July 27, 2008
KONSEP “COMPOUND INTEREST”
Secara mendasar bunga biasa hanya memberikan keuntungan dari investasi awal yang ditempatkan. Misal, Anda menempatkan dana sebesar Rp1 juta rupiah, dan diperjanjikan akan diberikan keuntungan sebesar 6% per tahunnya. Nah, dengan bunga biasa di akhir tahun pertama Anda akan mendapatkan keuntungan sebesar Rp60.000. Kemudian di tahun kedua Anda akan mendapatkan keuntungan sebesar Rp60.000 dan seterusnya. Perhitungan keuntungan hanya diperoleh dari investasi awal saja.
Sedangkan konsep bunga berbunga berbeda. Dari investasi awal yang Rp1 juta Anda akan mendapatkan keuntungan diakhir tahun sebesar Rp60.000. di tahun selanjutnya, perhitungan investasi berdasarkan investasi awal ditambah dengan hasil investasi di tahun sebelumnya (Rp1 juta + Rp60.000), jadi keuntungan yang iddapat di tahun kedua menjadi Rp63.600. Di tahun selanjutnya keuntungan dihitung berdasarkan, (Rp1.060.000 + Rp63.600) x 6% = Rp67.416 dan seterusnya.
Jelas sekali dari contoh di atas, bahwa konsep bunga-berbunga memberikan keuntungan yang lebih besar. Tapi mengapa banyak orang yang gagal untuk memanfaatkan keuntungan dari konsep ini? Karena konsep ini adalah sebuah proses bukan hasil. Seperti halnya perencanaan keuangan yang Anda kembangkan, itu merupakan proses bukan hasil akhir. Banyak orang yang tidak memahami untuk mencapai tujuan akhir tentunya harus melalui proses. Seorang juara marathon kelas dunia, harus berlatih keras agar dapat menjadi yang terbaik. Prosesnya bagi mereka adalah berlatih dengan giat.
”The Rule of 72”
Rule 72 adalah cara mudah untuk mengestimasi bagaimana dana Anda dapat berkembang pada tingkat suku bunga yang berbeda. Ini dapat memberikan masukan kepada Anda untuk merencanakan tabungan yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Rule 72 ini membantu Anda menghitung berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk dana Anda berkembang menjadi dua kali lipat. Caranya: dengan membagi 72 dengan bunga yang Anda peroleh dari investasi yang ditempatkan. Hasilnya adalah waktu yang dibutuhkan dana Anda untuk tumbuh menjadi dua kali lipat. Misalkan, bunga yang Anda peroleh dari tabungan adalah sebesar 6%, maka dana Anda akan bertumbuh menjadi dua kali lipat dalam waktu 12 tahun (72/6 = 12).
Sebaliknya, bila Anda membagi 72 dengan jangka waktu yang dibutuhkan untuk mejadikan dana Anda bernilai dua kali lipat, maka perhitungan itu akan memberikan tingkat suku bunga yang harus Anda dapatkan untuk mencapai tujuan tersebut. Cobalah dengan kondisi Anda saat ini.
Lebih Lanjut dengan “Rule 72”—Interval
Jangka waktu yang dibutuhkan agar dana Anda berkembang menjadi dua kali lipat disebut sebagai interval. Sebagai illustrasi, misalkan Anda ingin mempersiapkan kebutuhan pensiun Anda di usia 55 tahun. Saat ini Anda berusia 30 tahun. Bila instrument yang Anda pilih memberikan tingkat suku bunga sebebsar 6%, jadi dana yang Anda miliki akan menjadi dua kali lipat dalam 12 tahun. berapa banyak interval yang terjadi selama proses perencanaan tersebut?
Jawabnya, kurangi usia Anda, 30 tahun dari waktu tujuan keuangan yang diinginkan, 55 tahun, hasilnya 25 (55-30). Bagi nilai tersebut (25) dengan 12 = 2,1 interval. Jadi bila saat ini Anda memiliki dana sebebsar Rp100 juta, dana Anda bisa bernilai Rp200 juta di usia Anda 42 tahun dan sebesar Rp400 juta di usia Anda 54 tahun.
Nah sekarang, bila Anda bisa mendapatkan tingkat suku bunga yang lebih baik, sebut saja 10%, maka uang Anda akan berlipat dua setiap 7,2 tahun. Berapa interval yang Anda miliki sekarang? Jadi, 25 dibagi 7,2 = 3,5. Ini berarti bahwa dana awal Rp100 juta yang Anda miliki bisa menjadi Rp1 miliar di saat Anda berusia 55 tahun. Sayangnya, tingkat suku bunga yang lebih tinggi, berarti semakin tinggi pula risikonya. Sedikit yang bisa menerima risiko yang lebih besar, kecuali mereka memahami apa arti risiko investasi dan apa yang terjadi bila mereka tidak mengambilnya.
Dalam hal investasi, ada dua risiko yang harus dihadapi oleh setiap individu. Mereka harus menghadapi risiko kehilangan modal awal karena harus melikuidasi investasi di saat pasar sedang turun atau risiko kehilangan daya beli karena adanya inflasi. Oleh karenanya, menyeimbangkan antara dampak inflasi dan tingkat risiko yang sebaiknya diambil menjadi sangat penting untuk mencapai tujuan keuangan yang diinginkan.
Memahami Kekuatan Interval
Sekarang kita tau berapa lama waktu yang dibutuhkan Rp1 menjadi Rp2, itu bergantung pada tingkat suku bunga yang diperoleh. Nah sekarang, berapa waktu yang dibutuhkan Rp2 menjadi Rp3? Atau Rp4 menjadi Rp5? Mari kita pelajari dari diagram di atas, di mana dibutuhkan satu interval penuh untuk melipat gandakan Rp1 menjadi Rp2.
Di interval kedua, di mana Rp2 menjadi Rp4 rupiah dalam satu interval penuh. Jadi dapat disimpulkan bahwa Rp2 menadi Rp3 hanya membutuhkan setengah interval (1/2). Sekarang bagaimana dengan Rp4 menjadi Rp5 rupiah? Rp4 menjadi Rp5 rupiah hanya membutuhkan seperempat (1/4) interval.
Jadi kalau kita lihat di sini, sangat jelas bahwa compound interest bukan merupakan persamaan linear. Tapi itu merupakan fungsi geometrik. Fungsi linear adalah 1, 2, 3, 4 dan seterusnya. Sedangkan fungsi geometrik adalah 1, 2, 4, 8, 16, 32 dan seterusnya. Perhatikan bahwa perkembangannya akan semakin besar dengan berjalannya waktu. Jelas sekali disini bahwa compound interest sangat menguntungkan. Pikirkan, dibutuhkan waktu 12 tahun (dengan asumsi tingkat bunga 6%) untuk mencapai pertumbuhan di interval pertama. Tapi hanya membutuhkan waktu 6 tahun di interval kedua untuk memberikan perkembangan yang sama. Akan tetapi, hanya membutuhkan waktu 3 tahun di interval ketiga untuk memperoleh pertumbuhan yang sama. Jadi sapat disimpulkan bawah compound interest akan bertambah keuntungan bila Anda tetap menjalannya selama jangka waktu yang lama.
Jangan Memutus Rantai Compound Interest
Jelas sekali dari ulasan di atas bahwa membutuhkan waktu untuk melihat dampak yang dinamis dari compound interest. Oleh karena itu, kami anjurkan agar Anda jangan pernah memutuskan rantai dari compound interest. Apa yang terjadi bila Anda memutuskannya? Maka Anda akan kembali ke interval pertama (kurva awal) dan harus memulai kembali interval baru (lihat diagram dibawah ini). Bila Anda memutuskan rantai compound interest maka Anda harus memulainya dari awal kembali.
Bila Anda TIDAK memutus rantai compound interest maka hasilnya akan dirasakan sangat besar di 3 tahun terakhir.
Bila Anda TIDAK memutus rantai compound interest maka hasilnya akan dirasakan sangat besar di 3 tahun terakhir.
Banyak orang yang gagal untuk mempertahankan rantai compound interest karena berbagai hal. Hal ini mungkin saja terjadi karena di awal-awal tahun perkembangan dari investasi dirasa sangat lambat—membosankan. Sehingga mereka memutuskan untuk mencairkannya. Saran yang bisa kami sampaikan adalah miliki tujuan keuangan yang spesifik, karena dengan adanya tujuan tersebut akan lebih memotivasi Anda untuk tetap mempertahankan investasi sampai jangka waktu yang diinginkan. Apalagi bila tujuan tersebut adalah tujuan jangka panjang.
Semoga ulasan ini membuka mata kita semua akan dampak compound interest terhadap investasi yang kita tempatkan. Akhir kata, ada tiga hal yang bisa mempercepat pertumbuhan investasi yang Anda miliki, pertama adalah modal awal yang ditempatkan. Tapi itu bukanlah segalanya. Anda bisa melakukan dengan berkala. Kedua, adalah tingkat pengembalian. Tentunya semakin tinggi ekspektasi tingkat keuntungan akan berdampak juga terhadap kenaikan risikonya. Sesuaikan dengan toleransi risiko Anda, jangka waktu serta kebutuhan akan tingkat likuiditas. Dan terakhir adalah waktu. Saran kami, laukan program menabung sedini mungkin, manfaatkan dampak compound interest dengan waktu yang Anda miliki.
* M. Ichsan adalah seorang perencana keuangan dari PrimaPlanner.
Wednesday, July 23, 2008
Manfaat Menakjubkan Air Putih
Health Care
Air adalah bagian terbesar dari komposisi tubuh manusia. Sekitar 80% tubuh manusia terdiri dari air. Otak dan darah adalah dua organ penting yang memiliki kadar air di atas 80%. Otak memiliki komponen air sebanyak 90%, sementara darah memiliki komponen air 95%, bahkan jaringan otot kita pun mengandung 73–75% air. Namun, lemak yang ada di tubuh ternyata bukan terbentuk dari air. Oleh karena itu, semakin banyak kandungan lemak seseorang, maka akan semakin sedikit kandungan air di dalam tubuhnya.
Sedikitnya, secara normal kita butuh 2 liter sehari atau 8 gelas sehari. Bagi perokok jumlah tersebut harus ditambah setengahnya. Air tersebut diperlukan untuk mengganti cairan yang keluar dari tubuh lewat air seni, keringat, pernapasan, dan sekresi. Para dokter juga menyarankan agar mengonsumsi air putih 8-10 gelas setiap hari agar metabolisme tubuh berjalan baik dan normal.
Air adalah bagian terbesar dari komposisi tubuh manusia. Sekitar 80% tubuh manusia terdiri dari air. Otak dan darah adalah dua organ penting yang memiliki kadar air di atas 80%. Otak memiliki komponen air sebanyak 90%, sementara darah memiliki komponen air 95%, bahkan jaringan otot kita pun mengandung 73–75% air. Namun, lemak yang ada di tubuh ternyata bukan terbentuk dari air. Oleh karena itu, semakin banyak kandungan lemak seseorang, maka akan semakin sedikit kandungan air di dalam tubuhnya.
Sedikitnya, secara normal kita butuh 2 liter sehari atau 8 gelas sehari. Bagi perokok jumlah tersebut harus ditambah setengahnya. Air tersebut diperlukan untuk mengganti cairan yang keluar dari tubuh lewat air seni, keringat, pernapasan, dan sekresi. Para dokter juga menyarankan agar mengonsumsi air putih 8-10 gelas setiap hari agar metabolisme tubuh berjalan baik dan normal.
Kurang Air, Bahaya Bagi Darah
Jika kita mengkonsumsi kurang dari 8 gelas, efeknya secara keseluruhan memang tidak terasa. Tapi sebagai konsekuensi, tubuh akan menyeimbangkan diri dengan jalan mengambil sumber dari komponen tubuh sendiri. Di antaranya dari darah. Kekurangan air bagi darah amat berbahaya bagi tubuh. Sebab, darah akan menjadi kental. Akibatnya, perjalanan darah sebagai alat transportasi oksigen dan zat-zat makanan pun bisa terganggu.
Darah yang kental tersebut juga akan melewati ginjal yang berfungsi sebagai filter atau alat untuk menyaring racun dari darah. Ginjal memiliki saringan yang sangat halus, sehingga jika harus menyaring darah yang kental maka ginjal harus kerja ekstra keras. Bukan tidak mungkin ginjal akan rusak dan bisa saja kelak akan mengalami cuci darah atau dalam bahasa medis biasa disebut hemodialisis.
Itu pengaruh kurang air terhadap kerja darah dan ginjal. Lalu bagaimana dengan otak? Perjalanan darah yang kental tersebut juga akan terhambat saat melewati otak. Padahal, sel-sel otak paling boros mengonsumsi makanan dan oksigen yang dibawa oleh darah. Sehingga fungsi sel-sel otak tidak berjalan optimal dan bahkan bisa cepat mati. Kondisi tersebut akan semakin memicu timbulnya stroke.
Oleh karena itu kita memerlukan banyak Air, Air diperlukan untuk mengganti cairan yang keluar dari tubuh kita lewat air seni, keringat, pernapasan, dan sekresi. Apabila tubuh kita kekurangan air , maka darah kita akan menjadi semakin kental. Nah akibat dari darah yang kental ini sangat mempengaruhi banyak organ - organ penting di tubuh seperti ginjal, otak, dan jantung. Akibatnya kemungkinan untuk muncul penyakit - penyakit yang berhubungan dengan organ- organ tersebut semakin besar. Karena itu jangan sampai kekurangan air!!!
14 Manfaat Air Putih:
Berikut ini alasan - alasan mengapa harus minum air putih yang banyak :
1. Memperlancar sistem pencernaan / Buang Air Besar Teratur
Mengkonsumsi air dalam jumlah cukup setiap hari akan memperlancar sistem pencernaan sehingga kita akan terhindari dari masalah-masalah pencernaan seperti maag ataupun sembelit. Air Putih membantu mencegah sembelit, yaitu dengan adanya tambahan cairan di usus besar, memperlancar dan mempermudah jalannya buang air besar. Pembakaran kalori juga akan berjalan efisien.
2. Air putih membantu memperlambat tumbuhnya zat-zat penyebab kanker, plus mencegah penyakit batu ginjal dan hati. Minum air putih akan membuat tubuh lebih berenergi.
3. Perawatan kecantikan Dan Kulit Sehat
Minum air putih dapat melembabkan kulit dari dalam. Air putih itu perlu sekali untuk merawat elastisitas dan kelembutan, serta mencegah kulit kering.
Bila kita kurang minum air putih, tubuh akan menyerap kandungan air dalam kulit sehingga kulit menjadi kering dan berkerut. Selain itu, air putih dapat melindungi kulit dari luar, sekaligus melembabkan dan menyehatkan kulit.
Untuk menjaga kecantikan pun, kebersihan tubuh harus benar-benar diperhatikan, ditambah lagi minum air putih 8 - 10 gelas sehari.
Bila kita kurang minum air putih, tubuh akan menyerap kandungan air dalam kulit sehingga kulit menjadi kering dan berkerut. Selain itu, air putih dapat melindungi kulit dari luar, sekaligus melembabkan dan menyehatkan kulit.
Untuk menjaga kecantikan pun, kebersihan tubuh harus benar-benar diperhatikan, ditambah lagi minum air putih 8 - 10 gelas sehari.
4. Untuk kesuburan
Meningkatkan produksi hormon testosteron pada pria serta hormon estrogen pada wanita.
Menurut basil penelitian dari sebuah lembaga riset trombosis di London, Inggris, jika seseorang selalu mandi dengan air dingin maka peredaran darahnya lancar dan tubuh terasa lebih segar dan bugar. Mandi dengan air dingin akan meningkatkan produksi sel darah putih dalam tubuh serta meningkatkan kemampuan seseorang terhadap serangan virus. Bahkan, mandi dengan air dingin di waktu pagi dapat meningkatkan produksi hormon testosteron pada pria serta hormon estrogen pada wanita. Dengan begitu kesuburan serta kegairahan seksual pun akan meningkat. Selain itu jaringan kulit membaik, kuku lebih sehat dan kuat, tak mudah retak. Nah, buat yang malas mandi pagi atau bahkan malas mandi (astagfirulloh!) harus mulai dirubah tuh kebiasaannya…
5. Menyehatkan jantung dan Mengurangi Serangan Jantung
Melalui penelitian di di Loma Linda University telah di ketahui bahwa diantara 20.000 pria dan wanita sehat , yang meminum lebih dari lima gelas air putih dapat terhindar dari serangan atau penyakit jantung dibandingkan dengan mereka yang meminum air putih tidak lebih dari 2 gelas per harinya. Air juga diyakini dapat ikut menyembuhkan penyakit jantung, rematik, kerusakan kulit, penyakit saluran papas, usus, dap penyakit kewanitaan, dll.
Bahkan saat ini cukup banyak pengobatan altenatif yang memanfaatkan kemanjuran air putih.
Bahkan saat ini cukup banyak pengobatan altenatif yang memanfaatkan kemanjuran air putih.
6. Sebagai obat stroke
Air panas tak hanya digunakan untuk mengobati berbagai penyakit kulit, tapi juga efektif untuk mengobati lumpuh, seperti karena stroke. Sebab, air tersebut dapat membantu memperkuat kembali otot-otot dan ligamen serta memperlancar sistem peredaran darah dan sistem pernapasan. Efek panas menyebabkan pelebaran pembuluh darah, meningkatkan sirkulasi darah dan oksigenisasi jaringan, sehingga mencegah kekakuan otot, menghilangkan rasa nyeri serta menenangkan pikiran.
Kandungan ion-ion terutama khlor, magnesium, hidrogen karbonat dan sulfat dalam air panas, membantu pelebaran pembuluh darah sehingga meningkatkan sirkulasi darah. Selain itu pH airnya mampu mensterilkan kulit.
7. Efek relaksasi
Cobalah berdiri di bawah shower dan rasakan efeknya di tubuh. Pancuran air yang jatuh ke tubuh terasa seperti pijatan dan mampu menghilangkan rasa capek karena terasa seperti dipijat. Sejumlah pakar pengobatan alternatif mengatakan, bahwa bersentuhan dengan air mancur, berjalan-jalan di sekitar air terjun, atau sungai dan taman dengan banyak pancuran, akan memperoleh khasiat ion-ion negatif. Ion-ion negatif yang timbul karena butiran-butiran air yang berbenturan itu bisa meredakan rasa sakit, menetralkan racun, memerangi penyakit, serta membantu menyerap dan memanfaatkan oksigen. Ion negatif dalam aliran darah akan mempercepat pengiriman oksigen ke dalam sel dan jaringan.
Bukan itu saja jika mengalami ketegangan otot dapat dilegakan dengan mandi air hangat bersuhu sekitar 37 derajat C. Selagi kaki terasa pegal kita sering dianjurkan untuk merendam kaki dengan air hangat dicampur sedikit garam. Nah, jika Ukhtiy punya shower di rumah cobalah mandi dan nikmati hasilnya. Oh ya, shower di rumah juga menghasilkan ion negatif.
8. Menguruskan badan dan Menurunkan Berat Badan
Meningkatkan konsumsi minum air putih membantu pengontrolan berat badan. Air putih juga menjaga sistem tubuh, termasuk metabolisme dan pencernaan, cara kerja teratur, dan memberi energi lebih yang penting untuk berbagai kegiatan.
Air putih juga bersifat menghilangkan kotoran-kotoran dalam tubuh yang akan lebih cepat keluar lewat urine. Bagi yang ingin menguruskan badan pun, minum air hangat sebelum makan (sehingga merasa agak kenyang) merupakan satu cara untuk mengurangi jumlah makanan yang masuk. Apalagi air tidak mengandung kalori, gula, ataupun lemak. Namun yang terbaik adalah minum air putih pada suhu sedang, tidak terlalu panas, dan tidak terlalu dingin. Mau kurus?, minum air putih saja.
9. Menghilangkan Racun
Dengan meminum air putih secara teratur dan tepat, dapat membantu menghilangkan racun di ginjal dan Hati.
10. Sebagai Pelindung dan Pelumas Persendian dan Otot
Air putih berperan besar sebagai cairan yang melumasi otot-otot dan persendian yang ada dalam tubuh. Minum air putih sebelum, selama, dan sesudah beraktivitas membantu mengurangi kejang otot dan kehabisan kelelahan.
11. Tubuh lebih bugar
Air putih akan membuat orang lebih segar dan lebih tanggap dengan keadaan. Biasanya, orang yang sudah cukup minum air putih, tak terlalu ingin minum jenis lain, soda, kopi, atau minuman keras.
Khasiat air tak hanya untuk membersihkan tubuh saja tapi juga sebagai zat yang sangat diperlukan tubuh. Anda mungkin lebih dapat bertahan kekurangan makan beberapa hari ketimbang kurang air. Sebab, air merupakan bagian terbesar dalam komposisi tubuh manusia.
Jumlah air yang menurun dalam tubuh, fungsi organ-organ tubuh juga akan menurun dan lebih mudah terganggu oleh bakteri, virus, dll. Namun, tubuh manusia mempunyai mekanisme dalam mempertahankan keseimbangan asupan air yang masuk dan yang dikeluarkan. Rasa haus pada setiap orang merupakan mekanisme normal dalam mempertahankan asupan air dalam tubuh. Air yang dibutuhkan tubuh kira-kira 2-2,5 l (8 - 10 gelas) per hari.
Jumlah kebutuhan air ini sudah termasuk asupan air dari makanan (seperti dari kuah sup, soto, dll), minuman seperti susu, teh, kopi, sirup dll. Selain itu, asupan air juga diperoleh dari hasil metabolisme makanan yang dikonsumsi dan metabolisme jaringan di dalam tubuh.
Nah, air juga dikeluarkan tubuh melalui air seni dan keringat. Jumlah air yang dikeluarkan tubuh melalui air seni sekitar 1 liter per hari. Kalau jumlah tinja yang dikeluarkan pada orang sehat sekitar 50 - 400 g/hari, kandungan aimya sekitar 60 - 90 % bobot tinja atau sekitar 50 - 60 ml air sehari.
Nah, air juga dikeluarkan tubuh melalui air seni dan keringat. Jumlah air yang dikeluarkan tubuh melalui air seni sekitar 1 liter per hari. Kalau jumlah tinja yang dikeluarkan pada orang sehat sekitar 50 - 400 g/hari, kandungan aimya sekitar 60 - 90 % bobot tinja atau sekitar 50 - 60 ml air sehari.
Sedangkan, air yang terbuang melalui keringat dan saluran napas dalam sehari maksimum 1 liter, tergantung suhu udara sekitar. Belum lagi faktor pengeluaran air melalui pernapasan. Seseorang yang mengalami demam, kandungan air dalam napasnya akan meningkat. Sebaliknya, jumlah air yang dihirup melalui napas berkurang akibat rendahnya kelembapan udara sekitamya.
Tubuh akan menurun kondisinya bila kadar air menurun dan kita tidak segera memenuhi kebutuhan air tubuh tersebut. Kardiolog dari AS, Dr James M. Rippe memberi saran untuk minum air paling sedikit seliter lebih banyak dari apa yang dibutuhkan rasa haus kita. Pasalnya, kehilangan 4% cairan saja akan mengakibatkan penurunan kinerja kita sebanyak 22 %! Bisa dimengerti bila kehilangan 7%, kita akan mulai merasa lemah dan lesu.
Asal tahu saja, aktivitas makin banyak maka makin banyak pula air yang terkuras dari tubuh. Untuk itu, pakar kesehatan mengingatkan agar jangan hanya minum bila terasa haus Kebiasaan banyak minum, apakah sedang haus atau tidak, merupakan kebiasaan sehat!
Jika kuliah di ruang ber-AC, dianjurkan untuk minum lebih banyak karena udara yang dingin dan tubuh cepat mengalami dehidrasi. Banyak minum juga akan membantu kulit tidak cepat kering. Di ruang yang suhunya tidak tetap pun dianjurkan untuk membiasakan minum meski tidak terasa haus untuk menyeimbangkan suhu.
12. Bersemangat dan Tetap Siaga
Rata-rata, orang dewasa kehilangan 10 gelas cairan setiap harinya, melalui keringat, air seni, pernapasan, dan buang air besar. Bahkan dehidrasi minor dapat mengganggu konsentrasi, sakit kepala, lekas marah, dan kelelahan.
13. Menstabilkan Suhu Tubuh
Keringat adalah mekanisme alamiah tubuh yang mengontrol suhu tubuh. Bila ingin berkeringat, minumlah air sebayak-banyaknya, agar suhu tubuh normal.
14. Mengurangi Resiko Penyakit dan Infeksi
Air putih dapat mencegah terjadinya penyakit batu ginjal, kandung kemih, gejala ginjal, dan infeksi saluran air seni. Sebuah penelitian mengemukakan bahwa wanita yang meminum lebih dari 5 gelas air putih mengurangi kemungkinan terjangkit kanker usus besar dibandingkan dengan mereka yang minum air putih kurang dari 2 gelas per hari.
Subhannalloh ternyata banyak ya, manfaatnya.Seperti Motto salah satu minuman prebiotik (tapi versi ini ada revisinya).
Subhannalloh ternyata banyak ya, manfaatnya.Seperti Motto salah satu minuman prebiotik (tapi versi ini ada revisinya).
Berapa gelas air putih yang Anda minum hari ini? Saya minum 4/5/6/7/8/9/10. Jawabannya silahkan Anda sendiri yang berhak menentukan…
Subscribe to:
Posts (Atom)