Wednesday, November 12, 2008

SMBIYF (Sejarah Mesir, Bani Israel, Yahudi dan Freemasonry) : PRAKATA

LASKAR IBLIS

Penulis : Dian Umbara, ST.


Visualisasi Baphomet/Lucifer/Iblis oleh Penyembah Syetan

Untuk artikel selanjutnya kita akan membicarakan mengenai sejarah bangsa Israel, Yahudi, Mesir, dan hubungannya dengan gerakan FREEMASONRY serta gerakan penyembah Syetan yang terkait. Untuk mengetahui musuh, kita harus mengetahui apa visi misi mereka dan tindakan apa yg mereka lakukan untuk melaksanakan ambisi mereka itu. Untuk mengenali Iblis kita harus mengetahui watak, gerak-gerik serta taktiknya. Bagaimana sepak terjang mereka dalam kancah pergaulan dunia Internasional, apa ambisi mereka, apa pengaruhnya terhadap bangsa-bangsa didunia saat ini, melalui apakah mereka menjalankan misinya.


Seorang Yahudi yang muasalnya adalah keturunan Nabi Ibrahim

Bagaimana sejarahnya keturunan nabi Ibrahim yang sangat mulia dan bapak para nabi ini sampai tersesat? lalu apa hubungannya dengan ajaran Firaun? Bagaimana mereka merusak ajaran-ajaran agama yang monoteistik (satu Tuhan) seperti ajaran nabi Isa dirusak dengan konsep Trinitasnya dan menyamakan makhluk ciptaan-Nya dengan Tuhan, setelah berhasil menyesatkan kesana kemari lalu apa tujuan mereka sebenarnya? Bagaimana mereka menyesatkan umat Islam juga dengan ahmadiyah, faham Liberalisme, pluralisme/semua agama sama, sekulerisme dan lain-lainnya?

Ilustrasi penyembahan kepada Lucifer/Baphomet oleh laskar Iblis

Bagaimana kita bisa mengalahkan musuh wong definisi musuh saja kita tidak tahu. Kita akan mencoba membongkar suatu gerakan sangat berbahaya namun luar biasa halusnya yang asal muasalnya adalah dari ajaran sesat Fir’aun. Fir’aun telah beribu-ribu tahun meninggal dunia tapi tidak dengan ajarannya. Fir’aun ini telah belajar banyak hal dari Iblis/jin kafir/Lucifer yang membantunya, dari ilmu pengetahuan sampai konsep ke-Tuhanan sehingga dengan tipu dayanya telah berhasil mengajak Firaun dan para pengikut setianya bahkan sampai saat ini kearah kesesatan.

Sefiroth/Ein Sof dalam ajaran kabbalah

Karena jika kita membaca ilmu Kabbalah seolah-olah semuanya masuk akal, padahal energi itu adalah ciptaan yang Maha Kuasa, kenapa kita menuhankan energi yang notabene adalah ciptaan-Nya. Jika kita tahu manfaat energi listrik untuk berbagai hal kehidupan manusia mengapa kita harus menuhankan listrik itu. Kenapa tidak berfikir panjang dengan mendalami apa hakikat energi itu dengan mengembalikan bahwa segala sesuatu di alam semesta tak lain dan tak bukan adalah ciptaan Yang Maha Kuasa. Jadi yang berhak disembah adalah hanyalah Allah semata bukan listrik/energi itu sendiri. Mereka hendak menyamakan Allah dengan membuat tandingan berupa paganisme yang terdiri dari bermacam-macam dewa. Jika saya bertanya, apakah sama antara “Sang Pembuat Kursi” dengan “Kursi Buatannya itu?” Tentulah teramat sangat jauh berbeda.

Begitu juga dengan Allah? Tentulah Dia tidak sama dengan kreasi ciptaan- Nya. Tuhan itu satu yaitu Allah, tidak melahirkan atau dilahirkan, dan tidak sama atau mirip dengan apa-apa yang telah diciptakannya. Tuhan berbeda dengan kreasinya, kreasinya terikat hukum kefanaan waktu, sedang Allah tidak dan diluar itu semua dan terbebas semua dari ikatan kreasi ciptaannya, kasih sayang Allah meliputi segala sesuatu tapi tidak sama dengan ciptaan-Nya dan didalam AlQuran diajarkan bahwa Allah bersemayam diatas ‘arasy (Kita tidak bisa menjangkau seluruh alam semesta ini, akal fikir dan mata kita terbatas, apalagi melihat sang Pencipta alam semesta ini. Wong lihat angin/gelombang radio saja tidak bisa). Karena antara ciptaan dengan yang mencipta sudah berbeda hakikatnya. Contoh Allah Maha Abadi dan Maha Awal sedangkan alam semesta ini memiliki permulaan yaitu ada proses penciptaan, alam semesta ini juga memiliki titik dimana semuanya akan hancur binasa. Inilah tipu daya Iblis yang menyesatkan dengan ajaran Freemasonry/Kabbalah/qabbalist bahwa alam semesta ini adalah segala-galanya bagi mereka/materialisme.

Sedang kita Tahu para tukang sihir Firaun saja yang sudah sangat memahami seluk beluk energi sihir ini telah tunduk takluk ketika melihat keajaiban nur energi hakiki/Mu’jizat yang telah dikaruniakan kepada Musa. Jika Anda pernah melihat film “THE SECRET-THE LAW OF ATTRACTION”, film ini adalah video propaganda kaum Freemasonry. Mereka menganggap alam semesta inilah Tuhan mereka (Supreme Being), kita meminta kepada alam semesta dan alam semesta akan mempersembahkan segala sesuatunya. Betul bahwa alam semesta ini memiliki banyak energi yang diluar jangkauan akal pikir kita tapi bukan berarti energi itu sendiri adalah Tuhan. Dia ada karena kuasa Tuhan, dan hakikat energi Tuhan dengan energi ciptaannya dialam semesta sudah sangat jauh berbeda.




Dewa-dewi sesembahan bangsa Mesir Kuno (Firaun)

Mata horus

dewa isis


Dewa Osiris


Tapi kesalahan besar Firaun adalah begitu mendewakan arti energi duniawi itu (unsur air, api, tanah, dll). Tahukah anda bahwa kedudukan para tukang sihir dimasa Firaun adalah kedudukan yg tertinggi dimata Firaun. Mereka begitu dimuliakan dan dianggap sebagai penghubung Tuhan mereka. Mereka bahkan membuat simbol bentuk-bentuk energi yang telah mereka petakan/definisikan dengan patung-patung yang mereka sembah seperti dewa matahari, sungai nil, dll.

Pikiran mereka telah digelincirkan oleh IBLIS dengan ajaran paganisme. Kita tahu bahwa energi matahari suatu saat akan habis karena tidak diciptakan untuk abadi, begitu juga dengan benda/materi yang lainnya. Iblis begitu cerdik dengan mengajarkan mereka ilmu sihir dengan jerat rangkap racun berbisa, yaitu konsep energi sehingga akal akan terjerembab pada kesesatan yang nyata dan mengiyakannya. Apalagi para tukang sihir telah meyakinkan dengan keajaiban-keajaiban yang mereka perbuat maka bertambahlah kesesatan mereka.

Jangan pernah tertarik apalagi mempelajari ilmu sihir teman, karena Islam telah mengharamkannya apalagi melaksanakannya (sihir). Dalam sejarah, nabi Muhammad pernah juga disihir oleh seorang kaum Yahudi. Ujung pangkal dari mempelajari sihir akan bermuara pada mendewakan energi itu sendiri dan menuruti hawa nafsu, disini akan terjebak pada kemusyrikan padahal energi itu adalah milik Allah semata. Tiada hal apapun yang berhak disembah kecuali Allah semata. Memang benarlah janji Iblis ketika dilaknat Allah bahwa mereka akan menyesatkan keturunan kaum Adam sampai kiamat nanti.

Bukti Keberadaan Ilmu SIHIR

QS. Al-Baqarah 102 :

"Dan mereka mengikuti apa yang dibaca oleh syaitan-syaitan pada masa kerajaan Sulaiman (dan mereka mengatakan bahwa Sulaiman itu mengerjakan sihir), padahal Sulaiman tidak kafir (tidak mengerjakan sihir), hanya setan-setan itulah yang kafir (mengerjakan sihir). Mereka mengajarkan sihir kepada manusia dan apa yang diturunkan kepada dua orang malaikat di negeri Babil yaitu Harut dan Marut, sedang keduanya tidak mengajarkan (sesuatu) kepada seorang pun sebelum mengatakan: “Sesungguhnya kami hanya cobaan (bagimu), sebab itu janganlah kamu kafir”. Maka mereka mempelajari dari kedua malaikat itu apa yang dengan sihir itu, mereka dapat menceraikan antara seorang (suami) dengan istrinya. Dan mereka itu (ahli sihir) tidak memberi mudarat dengan sihirnya kepada seorang pun kecuali dengan izin Allah. Dan mereka mempelajari sesuatu yang memberi mudarat kepadanya dan tidak memberi manfaat. Demi, sesungguhnya mereka telah meyakini bahwa barang siapa yang menukarnya (kitab Allah) dengan sihir itu, tiadalah baginya keuntungan di akhirat dan amat jahatlah perbuatan mereka menjual dirinya dengan sihir, kalau mereka mengetahui. "

QS. Al-Falaq :

[1] Katakanlah: “Aku berlindung kepada Tuhan Yang Menguasai subuh,

[2] dari kejahatan makhluk-Nya,

[3] dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita,

[4] dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul,

[5] dan dari kejahatan orang yang dengki apabila ia dengki”.

QS. An Nas :

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

[1] Katakanlah: “Aku berlindung kepada Tuhan (yang memelihara dan menguasai) manusia.

[2] Raja manusia.

[3] Sembahan manusia.

[4] dari kejahatan (bisikan) setan yang biasa bersembunyi,

[5] yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia.

[6] dari (golongan) jin dan manusia.

QS. An Nisa 120 – 123 :

"Setan itu memberikan janji-janji kepada mereka dan membangkitkan angan-angan kosong pada mereka, padahal setan itu tidak menjanjikan kepada mereka selain dari tipuan belaka. "

Al Jin 6:

"Dan bahwasanya ada beberapa orang laki-laki di antara manusia meminta perlindungan kepada beberapa laki-laki di antara jin, maka jin-jin itu menambah bagi mereka dosa dan kesalahan."

Pertempuran antara Tukang Sihir Fir'aun dengan Mukjizat Nabi Musa sebagaimana disampaikan dalam Al Qur’an surat Al A’raaf (7) ayat 106 - 126 :

Dan Musa berkata: “Hai Fir’aun, sesungguhnya aku ini adalah seorang utusan dari Tuhan semesta alam,

wajib atasku tidak mengatakan sesuatu terhadap Allah, kecuali yang hak. Sesungguhnya aku datang kepadamu dengan membawa bukti yang nyata dari Tuhanmu, maka lepaskanlah Bani Israil bersama aku”.

Fir’aun menjawab: “Jika benar kamu membawa sesuatu bukti, maka datangkanlah bukti itu jika kamu termasuk orang-orang yang benar”.

Maka Musa menjatuhkan tongkat-nya, lalu seketika itu juga tongkat itu menjadi ular yang sebenarnya.

Dan ia mengeluarkan tangannya, maka ketika itu juga tangan itu menjadi putih bercahaya oleh orang-orang yang melihatnya.

Pemuka-pemuka kaum Fir’aun berkata: “Sesungguhnya Musa ini adalah ahli sihir yang pandai, yang bermaksud hendak mengeluarkan kamu dari negerimu”. : “Maka apakah yang kamu anjurkan?”

Pemuka-pemuka itu menjawab: “Beri tangguhlah dia dan saudaranya serta kirimlah ke kota-kota beberapa orang yang akan mengumpulkan ,

supaya mereka membawa kepadamu semua ahli sihir yang pandai”.

Dan beberapa ahli sihir itu datang kepada Fir’aun mengatakan: ” sesungguhnya kami akan mendapat upah, jika kamilah yang menang?”

Fir’aun menjawab: “Ya, dan sesungguhnya kamu benar-benar akan termasuk orang-orang yang dekat “.

Ahli-ahli sihir berkata: “Hai Musa, kamukah yang akan melemparkan lebih dahulu, ataukah kami yang akan melemparkan?”

Musa menjawab: “Lemparkanlah !” Maka tatkala mereka melemparkan, mereka menyulap mata orang dan menjadikan orang banyak itu takut, serta mereka mendatangkan sihir yang besar .

Dan Kami wahyukan kepada Musa: “Lemparkanlah tongkatmu!”. Maka sekonyong-konyong tongkat itu menelan apa yang mereka sulapkan.

Karena itu nyatalah yang benar dan batallah yang selalu mereka kerjakan.

Maka mereka kalah di tempat itu dan jadilah mereka orang-orang yang hina.

Dan ahli-ahli sihir itu serta merta meniarapkan diri dengan bersujud .

Mereka berkata: “Kami beriman kepada Tuhan semesta alam,

” Tuhan Musa dan Harun”.

Fir’aun berkata: “Apakah kamu beriman kepadanya sebelum aku memberi izin kepadamu?, sesungguhnya adalah suatu muslihat yang telah kamu rencanakan di dalam kota ini, untuk mengeluarkan penduduknya dari padanya; maka kelak kamu akan mengetahui ;

demi, sesungguhnya aku akan memotong tangan dan kakimu dengan bersilang secara bertimbal balik , kemudian sungguh-sungguh aku akan menyalib kamu semuanya.”

Ahli-ahli sihir itu menjawab: “Sesungguhnya kepada Tuhanlah kami kembali.

Dan kamu tidak menyalahkan kami, melainkan karena kami telah beriman kepada ayat-ayat Tuhan kami ketika ayat-ayat itu datang kepada kami”. : “Ya Tuhan kami, limpahkanlah kesabaran kepada kami dan wafatkanlah kami dalam keadaan berserah diri “

Kenapa bangsa Mesir jaman itu lebih memilih menyembah dewa-dewa daripada Tuhan yang telah diajarkan oleh Nabi Musa? Karena mereka telah terbelenggu dengan konsep yang telah diajarkan Iblis kepada mereka. Yaitu terikat erat pada konsep keduniaan, konsep itu sudah mendarah daging, padahal segala hal didunia ini akan musnah kecuali Allah SWT.



Mummy raja Ramses


Nabi Musa mengajarkan agar menyembah Allah saja sang Pecipta energi-energi itu bukan para dewa, tapi akhirnya Iblis memenangkan pertandingan (dengan tertawa terpingkal-pingkal tentunya) walaupun dalam ceritanya disaat kematian Firaun beliau telah mengakui Tuhan Musa tapi semua sudah terlambat (mohon jangan dijadikan perdebatan karena hanya Allah saja yang mengetahui apakah Firaun diampuni atau tidak dosanya oleh Allah).

Begitulah sumpah Iblis akan menyesatkan keturunan Adam sampai kiamat nanti. Iblis telah mengajarkan berbagai hal yang sangat menarik hati manusia dengan cara yang sangat halus. Itu karena Iblis tahu seluk baluk manusia, termasuk hawa nafsunya. Dia sangat faham akan hal yang satu itu (hawa nafsu). Dia menyusup lewat hawa nafsu manusia. Dia benar-benar tahu akan hal itu.

Dengan dendam yang keji kepada keturunan Adam, Iblis-iblispun melancarkan tipu dayanya yang sangat mematikan. Lalu memakai jalan apa? Mudah kok lewat jalan hawa nafsu. Dikatakan bahwa sesungguhnya syaitan-syaitan itu sungguh lemah, manusia akan tunduk pada Iblis beserta LASKAR-nya hanyalah manusia dan jin yang tersesat yang memang telah mendewakan HAWA NAFSU. Sedang kepada manusia yang taat kepada ajaran Allah, godaan Syaithon sangatlah lemah.

Replika simbol Iblis yang tersembunyi


MAKNA MASONIK DARI BINTANG SEGIENAM

Simbol Masonry yang terkenal lainnya adalah bintang segienam, yang terbentuk dengan meletakkan satu segitiga terbalik di atas segitiga lainnya. Ini juga simbol tradisional Yahudi, dan sekarang ini muncul pada bendera Israel. Diketahui bahwa Nabi Sulaiman pertama kali menggunakannya sebagai cap. Oleh karena itu, bintang segienam adalah cap seorang nabi, sebuah simbol suci.

Namun, kaum Mason memunyai konsepsi yang berbeda. Mereka tidak menganggap bintang segienam ini sebagai simbol Nabi Sulaiman, namun sebagai simbol paganisme bangsa Mesir Kuno. Sebuah artikel pada Mimar Sinan yang bertajuk “Alegori dan Simbol-Simbol di Dalam Ritual Kita” menceritakan sejumlah fakta menarik tentang hal ini:

"Sebuah segitiga sama sisi dengan tiga ujung yang sama jaraknya satu sama lain menunjukkan bahwa nilai-nilai ini sama. Simbol yang diadopsi oleh kaum Mason ini dikenal sebagai Bintang David; simbol ini merupakan sebuah segi enam yang terbentuk dari peletakan sebuah segitiga sama sisi terbalik di atas segitiga sama sisi lain. Saat ini simbol ini dikenal sebagai simbol Yahudi dan muncul pada bendera Israel. Namun sebenarnya, asal usul simbol ini adalah dari Mesir Kuno…. Emblem ini pertama kali diciptakan oleh para Ksatria Templar yang mulai mereka gunakan sebagai simbolisme pada dekorasi dinding di gereja-gereja mereka. Ini karena merekalah yang pertama kali menemukan di Yerusalem beberapa fakta penting tentang agama Kristen. Setelah para Templar disingkirkan, emblem ini mulai digunakan di sinagog-sinagog. Namun di dalam Masonry, kita tak diragukan lagi menggunakan simbol ini dengan pengertian universal sebagaimana pada masa Mesir Kuno. Dengan pengertian ini, kita telah menggabungkan dua kekuatan penting. Jika Anda hapus dasar dari kedua segitiga sama sisi, Anda akan menemukan simbol aneh yang sangat Anda kenal. "

Dalam ayat AlQuran disebutkan :

"Mereka mengikuti apa yang dibaca oleh syaitan-syaitan pada masa kerajaan Sulaiman (dan mereka mengatakan bahwa Sulaiman itu mengerjakan sihir), padahal Sulaiman tidak kafir (tidak mengerjakan sihir), hanya syaitan-syaitan itulah yang kafir (mengerjakan sihir)...."

(QS. Al Baqarah, 2:102)

Iblis adalah dari golongan bangsa Jin yang dahulu kala adalah sangat taat beribadah kepada Allah namun setelah nabi Adam diciptakan semuanya berubah, karena merasa lebih senior dan lebih baik diciptakannya dari api maka dengan congkak dan pongahnya ketika disuruh bersujud kepada Allah maka sang IBLIS-pun menolaknya.

Allah berfirman:

“Apakah yang menghalangimu untuk bersujud (kepada Adam) diwaktu Aku menyuruhmu? Menjawab Iblis: Saya lebih baik daripadanya, Engkau ciptakan aku dari api sedang dia Engkau ciptakan dari tanah.”
(Al A’raaf 12)

Sumpah Iblis Untuk Selalu Menggoda Keturunan Adam

Dan Allah pun murka dengan mengutuknya keneraka jahanam, dan dengan kebencian yang amat sangat luar biasa kesumat (gara-gara Adam saya jadi begini), Iblis yang terlaknat itupun memohon dikabulkan doanya yaitu agar dipanjangkan usianya sampai hari kiamat nanti (untuk menggoda manusia) dan dengan kondisi Iblis bisa melihat manusia tapi manusia tidak bisa melihat Iblis. Dan dengan sumpahnya yang berapi-api “Aku akan menggoda dan mengajak manusia pada kesesatan dan tidaklah Engkau dapati mereka kecuali kebanyakan dalam keadaan tidak bersyukur”.

Sebagaimana firman Allah, artinya:

”Sesungguhnya ia dan pengikut-pengikutnya melihat kamu dari suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka.”
(Al A’raaf 27).

Allah berfirman, artinya:

“Iblis menjawab, Beri tangguhlah saya sampai waktu mereka dibangkitkan. Allah berfirman: Sesungguhnya kamu termasuk mereka yang diberi tangguh. Iblis menjawab: Karena Engkau menghukum saya tersesat, saya benar-benar akan (menghalang-halangi) mereka dari jalan Engkau yang lurus kemudian saya akan mendatangi mereka dari muka dan dari belakang mereka, dari kanan dan dari kiri mereka dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur (taat).”
(Al A’raaf: 14-17)

Karena sebab itu iblis bersumpah dan berjanji untuk menyesatkan anak Adam dari jalan Allah yang lurus dan menutup rapat jalan bagi setiap orang yang ingin melintasinya. Dan menutup rapat semua jalan menuju keimanan dan ketaatan yang bisa mendatangkan ridha Allah. Dan dia tidak akan berhenti menggoda setiap manusia dari seluruh penjuru untuk menghalangi mereka dari keimanan dan ketaatan, Allah menjawab ikrar iblis dengan firman-Nya:

Allah berfirman:

“Keluarlah kamu dari Surga itu sebagai orang terhina lagi terusir. Sesungguhnya barangsiapa diantara mereka mengikuti kamu, benar-benar Aku akan mengisi neraka Jahanam dengan kamu semuanya.”
( Al A’raaf : 18 )

Syaithon adalah bentuk dari LASKAR IBLIS yang terdiri dari manusia dan jin yang tersesat.

Dalil dari hadits, riwayat dari Aisyah Radhiallaahu anha bahwasannya Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda:

”Malaikat diciptakan dari cahaya, jin diciptakan dari nyala api dan Adam diciptakan dari apa yang telah engkau ketahui. [yaitu dari tanah]”
(HR. Muslim didalam kitab Az Zuhdi dan Ahmad di dalam Al Musnad).

Dalam surat Annas ayat 1-6 dikatakan bahwa yang membisikan kejahatan pada telinga manusia adalah syetan dari golongan jin dan manusia.

"Katakanlah: Aku berlindung kepada Allah Tuhan (yang menjaga) manusia. Raja manusia. Tuhan manusia, dari kejahatan (bisikan) setan yang biasa tersembunyi, (yaitu) dari golongan jin dan manusia"
(QS.Annas:1-6).

Setan memang dari bangsa jin dan manusia sebagaimana dalam Surat Al-Kahfi:10, sedangkan manusia yang mengajak kekafiran dan kejahatan kepada manusia adalah manusia yang berjiwa seperti setan. Sedang IBLIS adalah mbahnya atau dedengkotnya para Syaithon (yang dikutuk Allah ketika tidak mau sujud kepada Adam as).

Kembali kecerita firaun. Lalu apakah setelah Firaun mati lalu ajarannya mati? Jawabnya= TIDAK!!! Iblis sudah merencanakan semuanya, setelah bangsa Israel bergaul lama dengan bangsa mesir (yang tentunya ada yang tercemari ajaran Firaun).



ilustrasi visualisasi Paman SAM


Perlu diketahui bahwa tidak semua kaum bani Israel yang diajak nabi Musa ke Palestina adalah sesat tapi ada beberapa yang sudah tercemar oleh ajaran Firaun dan pemimpin mereka yang tersesat adalah Samiri (orang Amerika menyebutnya Uncle Sam / paman Sam (Samiri), merekapun dibawa ke Negeri Palestina oleh nabi Musa, disinilah awal muasal malapetaka besar yang merongrong dunia sampai saat ini.

Diartikel selanjutnya Anda akan menemukan jawaban beberapa pertanyaan sebagai berikut:





Logo/Simbol Freemasonry


Bagaimana sejarahnya bangsa Israel/yahudi dari Mesir lalu ke Palestina lalu menyebar keseluruh dunia, apakah diaspora itu? apakah bentuk ajaran itu? Bagaimana kamuflase beserta ordo-ordo turunannya? Apa ajaran yang ditawarkan mereka? Bagaimana ajaran mereka menyusup kepada ajaran humanisme dan kemanusiaan? Bagaimana konsep ke-Tuhanan mereka? Adakah persamaannya dengan ajaran bangsa Mesir Dahulu kala itu? Siapa yang membawa ajaran itu keseluruh belahan dunia? Bagaimana konsep Freemasonry / Kabbalah dengan konsep the Supreme Being-nya? Bagaimana dengan wajah freemasonry saat ini yang telah menguasai dunia beserta simbol-simbolnya? Bagaimana ajaran mereka yang menipu dengan menghapuskan realita bahwa Tuhan adalah pencipta alam semesta ini/Jerat Iblis? (sehingga anda diajak untuk hanya meminta kepada alam semesta ini / the SupremeBeing dengan menanggalkan keyakinan bahwa pencipta Alam semesta ini adalah Allah, hanya orang yang bodohlah yang akan tersesat dengan mengikuti ajaran mereka).


Dewa Horus



Garuda Pancasila

Lambang Burung Amerika



lambang NAZI


Bagaimana sampai logo-logo mereka (bangsa mesir) dipakai oleh lambang-lambang negara dunia termasuk garuda pancasila (Itulah mengapa bangsa kita selalu dirundung musibah, bukannya menggunakan simbol Islam tapi simbol milik Firaun)? Apa pertalian darah ajaran Firaun dengan ajaran Hindu yang sama-sama menyembah sapi, menghormati ular kobra, memiliki sama-sama dewa matahari/surya, dewa sungai nil/gangga, dll?

Burung Garuda (Garida dalam bahasa Sansekerta) adalah tunggangan dewa Wisnu


FAKTA SEJARAH PANCASILA

Pertama, Pancasila sendiri merupakan Ideologi dan dasar negara Republik Indonesia. Kata Pancasila berasal dari dua buah kata dari bahasa sansekerta yaitu Panca berarti lima dan Sila yang berarti dasar.

Garuda adalah adaptasi dari Garida yang dalam mitologi Hindu India berbentuk manusia berwarna emas, berwajah putih, berparuh dan bersayap merah. Diperkirakan sosok ini adalah adaptasi Hindu terhadap Dewa Ra/Bennu dalam mitologi Mesir kuno (DEWA HORUS). Garuda juga banyak kesamaan dengan mitologi Pha Krut (Thailand), Rukh (Arab), Simurgh (Persia), Thunderbird (Indian), Vurumahery (Madagaskar) dan Phoenix (Yunani Kuno).

Di Indonesia mitologi Garuda sudah ada sejak abad ke-6 dengan digunakannya Garuda sebagai lambang pada Kerajaan Mataram Kuno (Garudamukha), Kerajaan Kedah (Garudagaragasi), Kerajaan Sumatera dan Kerajaan Sintang Kalimantan. Dalam Kesusastraan (pewayangan) Garuda yang disebut Garudeya dikenal sebagai kendaraan Bathara Kresna/Dewa Wisnu sebagai dewa pencipta dan pemelihara. Selain itu di beberapa candi juga terdapat artefak bermotif Garuda seperti pada candi Prambanan, candi Belahan, Candi Kidal, Candi Kedaton dan Candi Sukuh. Jadi simbol Garuda Pancasila sebenarnya terselip ajaran Paganisme Hindu yang jika ditarik kebelakang berasal dari ajaran Mesir Kuno yaitu Thagut Fir'aun dan dibawa keseluruh dunia oleh para Freemason/Laskar Iblis.

Kedua, Fakta yang cukup mencengangkan. Dikatakan bahwa kaum-kaum pagan dari zaman dulu selalu melembagakan keyakinannya secara nyata dalam bentuk negara atau pemerintahan dan membuat lambang-lambang dari bentuk burung sebagai lambang negaranya.

1.Jejak Freemason dan Zionis Di Indonesia.flv : http://www.youtube.com/watch?v=AdliH2iZ-qw
2.(http://www.eramuslim.com/berita/tahukah-anda/doktrin-zionisme-pada-pancasila-ekses-terapan-pancasila-di-masa-orba.htm)
3.(http://www.eramuslim.com/berita/tahukah-anda/menguak-doktrin-zionisme-pada-pancasila.htm)





Burung Gepeng bermata satu simbol Dajjal


Larangan memasang/memajang patung, apalagi patung berhala yang berasal dari mitos Mesir kuno/Pharaoh/Fir'aun:

Islam melarang pemasangan atau pemajangan patung di dalam rumah. Keberadaan patung di dalam rumah menjadi sebab larinya malaikat dari rumah (membawa sial, seret rejeki, naas, tidak beruntung, tidak membawa berkah, rumah dikerubungi setan).

Rasulullah saw bersabda, "Malaikat tidak masuk ke dalam rumah yang berisi patung." (HR Bukhari dan Muslim).

Maksud malaikat di atas adalah malaikat pembawa rahmat, bukan malaikat maut dan malaikat pencatat amal. Para ulama berkata bahwa malaikat pembawa rahmat tidak masuk ke dalam rumah yang berisi patung lantaran pemiliknya menyerupai sikap orang kafir di mana mereka mengagungkan gambar dan patung tersebut.

Bagaimana dengan uang 1 dollar amerika yang jelas-jelas bergambar piramid dengan berbagai simbol Freemasonry-nya (perlu anda ketahui anggota senator yang mengendalikan jalannya pemerintahan Amerika dibelakang layar adalah kebanyakan orang Yahudi)?


Simbol Dajjal dengan mata satu pada artefak kuno mesir dan didalam uang 1 Dollar Amerika. Dengan Novus Ordo Seclorumnya yang berambisi menguasai dunia.

"Ambisi New World Order (Boneka Amerika) : One World Army (NATO), One World Nation (PBB), One World Economy (Capitalism/Monopoli), One World Bank (IMF), One World Religion (Freemasonry/Illuminati), One World Vision, One World Mission, dll to Control the Global Society. Mereka menerapkan apa yang disebut dengan STANDARD GANDA. Semua hanyalah untuk kepentingan mereka saja, mereka teriak HAM harus ditegakkan (jika ada sesuatu yang mengancam kepentingan mereka) tapi ketika ada pelanggaran HAM (Israel/sekutu besarnya) yang luar biasa diPalestina mereka diam dan malah mendukungnya, dan dibilangnya bangsa Palestinalah yang teroris, padahal membela hak tanah milik mereka sendiri. Persis ketika dulu para laskar Islam berjuang memerdekakan negeri Indonesia ini yang tercinta dengan cucuran keringat, darah, diri dan harta mereka. Para Penjajah menganggap mereka sebagai teroris. Siapa yang teroris? Kata Bapak saya, dulu didaerah saya diJateng ada pasukan namanya Hizbullah, merekalah dengan semangat berapi-api mengobarkan perlawanan terhadap Imperialis Belanda sampai pasukan Belanda dibuat lemah. Mereka (Orang Belanda/Imperialis) marah dan kesal dan mereka suka melontarkan kata-kata kotor dengan bahasa Indonesia “Anjing Bullah”"

Jangan pernah meremehkan kekuasaan Firaun kala itu yang sudah beribu-ribu tahun berkuasa, itu adalah hasil kreasi sang Iblis yang masih tumbuh subur sampai detik ini bahkan sampai akhir jaman nanti. Mereka (Freemasonry / yahudi / kabbalah) sebagaimana kita umat muslim mendambakan imam Mahdi yang akan menghancurkan musuh-musuh Allah (Dajjal cs). Maka mereka juga memiliki Imam yang didambakan kedatangannya yaitu ad-Dajjal / dajjal (manusia yang dianggap Tuhan sebagai the Supreme Being sebagai pemimpin mereka – persis seperti jaman Firaun dulu yang menganggapnya sebagai Tuhan mereka).

Abu Hurairah meriwayatkan bahwa Nabi saw. bersabda:

"Hari Kiamat tidak akan datang hingga 30 Dajal (pendusta) muncul, mereka semua berdusta tentang Allah dan Rasul-Nya. "

Sistem Kapitalisme Demokrasi, Liberalisme, Imperialisme, Sekularisme, dll Amerika dan sekutunya ini (Pendiri Amerika adalah anggota Freemasonry) adalah salah satu dari 30 dajal-dajal kecil yang akan membuka jalan bagi munculnya al-Masih al-Dajjal (Dajjal nantinya akan berperang dengan imam mahdi dan di bunuh oleh nabi Isa as).

Kita harus waspada bahwa Bangsa Yahudi mengancam seluruh sendi kehidupan manusia. Mereka bisa menciptakan Liberalisme, Imperialisme, Kapitalisme, Hedonisme, Sekularisme, Sosialisme, Komunisme, Illuminati, Freemasonry, dll.

Mereka hendak menghidupkan kembali ajaran IBLIS ini kemuka bumi lagi. Dikatakan Dajjal adalah manusia yang sakti mandraguna (menguasai energi alam semesta) sehingga mengklaim dirinya sendiri sebagai Tuhan, contohnya bisa menurunkan hujan, menghidupkan orang mati, berpindah tempat dalam waktu sekejap, merubah bentuk menjadi apapun yang diinginkan, dll. Sehingga dikatakan jika sudah dihadapannya, orang yang kuat imannyapun akan goyah, dengan berbagai keajaiban karena menguasai berbagai macam energi/The Supreme Being.


Hadits DAJJAL

Dan telah disebutkan di muka riwayat Ibnu Majah dari Abi Umamah Al-Bahili Radhiyallahu 'anhu yang menyebutkan sabda Rasulullah saw mengenai Dajjal bahwa di antara fitnah Dajjal ialah ia berkata kepada orang-orang Arab kampung, "Bagaimana pendapatmu jika aku bangkitkan ayahmu dan ibumu? Apakah engkau mau bersaksi bahwa aku ada-lah tuhanmu?" Orang itu menjawab, "Ya." Kemudian dua syetan menyerupakan diri seperti ibu dan ayahnya, lalu keduanya berkata. "Wahai anakku, ikutilah dia, sesungguhnya dia adalah Tuhanmu."

Dalam hadits Nawwas bin Sam'an Radhiyallahu 'anhu bahwa para sahabat bertanya kepada Rasululah Shallallahu 'alaihi wa sallam mengenai Dajjal, "Wahai Rasulullah, berapa lamakah ia tinggal di bumi?" beliau menjawab. selama empat puluh hari, sehari seperti setahun, yang seharinya lagi seperti sebulan. dan yang sehari lagi seperti sejum'at, dan hari-hari lainnya sepeti hari-harimu." Mereka bertanya, "Bagaimana kecepatanya di bumi?" Beliau menjawab. "Seperti hujan yang ditiup angin kencang. Lalu ia mendatangi suatu kaum dan diajaknya kaum itu. kemudian mereka mempercayainya dan memenuhi -seruannya. Lalu ia memerintahkan langit untuk menurunkan hujan, maka langit pun menurunkan hujan. dan memerintahkan bumi untuk menumbuhkan tumbuh-tumbuhan dan bumi pun merumput dengan leluasa hingga badannya gemuk-gemuk dan berlemak. Kemudian ia mendatangi kaum yang lain lagi, lalu diserunya, tetapi mereka menolak seruannya. Lantas ia berpaling dari mereka, kemudian tanah mereka mendadak menjadi kering dan tiada mereka memiliki harta. Dan ia melewati tanah yang kosong seraya berkata kepadanya. "Keluarkanlah perbendaharaanmu!" Lalu keluarlah perbendaharaannya mengikutinya seperti sekumpulan lebah. Kemudian ia memanggil seorang pemuda yang gemuk, lalu ditebasnya dengan pedang hingga terpotong menjadi dua dan dipisahkannya antara kedua potongan itu sejauh bidikan panah. Kemudian dipanggilnya lagi pemuda itu, lalu ia datang kepadanya dengan wajah berseri-seri sambil tertawa."
[Shahih Muslim, Bab Dzikir Ad-Dajjal 18: 65-66]

Anas r a. berkata bahwa Rasulullah saw bersabda, "Tiada seorang nabi pun melainkan telah memperingatkan umatnya dari si buta sebelah dan pendusta. Ingatlah kami bahwa Dajal itu buta sebelah matanya dan Tuhan kamu tidak buta. Tertulis diantara mata Dajal itu 'kafir'." (HR Bukhari dan Muslim).

Dari Hudzaifah r. a. bahwa Rasulullah saw bersabda, "Suatu saat Dajal akan muncul dengan membawa air dan api. Adapun yang terlihat oleh manusia sebagai air, pada hakikatnya adalah api yang mambakar. Sedangkan yang terlihat oleh manusia sebagai api, pada hakikatnya adalah air yang sejuk dan tawar. Barangsiapa yang mendapatinya diantara kalian, maka hendaknya ia memilih apa yang terlihat sebagai api karena pada hakihatnya ia adalah air tawar lagi baik." (Muttafaq 'alaihi).

Dalam riwayat lain, Abu Hurairah r.a. berkata bahwa Rasulullah saw bersabda, "Sukakah saya jelaskan kepadamu tentang Dajal yang belum dijelaskan oleh seorang nabi kepada kaumnya. Sesungguhnya Dajal itu buta sebelah matanya dan ia akan membawa berupa surga dan neraka, maka yang dikatakan surga itu sebenarnya adalah neraka." (HR Bukhari dan Muslim).

Coba Anda bayangkan bagaimana Super Powernya Dajjal ini, jika cuma kekuatan Rusia maka pasukan kecil dari Taliban dapat menggempur serta menghalaunya, jika cuma tentara Amerika maka ribuan tentaranya banyak yang berguguran, jika cuma pasukan Israel maka tentara Hizbullah dapat memukul mundur dan mengalahkannya dengan telak, sampai panglima tentara militernya mengundurkan diri akibat kegagalan yang dideritanya. Cobalah bayangkan kekuatan Dajjal sampai-sampai Nabi Isa harus turun sendiri kemuka bumi untuk membunuhnya sendiri. Maka jagalah diri dan keluarga dari fitnah dajjal ini.


Hadits Turunnya Nabi ISA

Dari Abu Huroiroh Radhiyallahu Anhu, yang berkata, Rosulullah SAW bersabda,
"Tidak lama lagi, Isa bin Maryam akan turun pada kalian sebagai hakim yang adil, lalu mematahkan salib, membunuh babi, menghapus jizyah, dan harta melimpah ruah hingga tidak ada seorang pun yang mau menerimanya."

Abu Huroiroh berkata,
"Jika kalian mau, bacalah firman Allah, 'Tidak ada seorang pun dari Ahli Kitab, kecuali akan beriman kepadanya (Isa) sebelum kematiannya dan di Hari Kiamat, Isa akan menjadi saksi terhadap mereka'. (An-Nisa' : 159)."

"Isa bin Maryam akan turun pada akhir zaman di menara putih di timur Damaskus dengan meletakkan telapak tangannya di dua sayap dua malaikat dan kepalanya meneteskan air sampai basah, air tersebut menetes seperti intan berlian, lalu turun di Damaskus."
(Hadits shahih diriwayatkan Muslim dan At-Tirmidzi).

Setelah itu, Nabi Isa bertolak menuju Baitul Makdis dan bertemu Al-Mahdi pada saat iqamah sholat Shubuh telah dikumandangkan.
Ketika melihat Nabi Isa, Al-Mahdi mundur dan berkata kepada Nabi Isa, "Wahai Ruh Allah, majulah dan sholatlah dengan kami (maksudnya menjadi imam)."
Nabi Isa menjawab,
"Tidak, sesungguhnya sebagian umat Islam menjadi pemimpin bagi sebagian lain, sebagai bentuk pemuliaan Allah terhadap umat ini."
(Hadits shahih diriwayatkan Muslim).

Lalu Nabi Isa mengerjakan sholat Shubuh dibelakang Al-Mahdi. Usai sholat Shubuh, Nabi Isa membuka pintu masjid dan melihat Dajjal bersama 70.000 orang pengikutnya dari orang-orang Yahudi. Ketika melihat Nabi Isa, Dajjal melarikan diri, tapi berhasil dikejar Nabi Isa di pintu Ludd, lalu Nabi Isa menusuk dada Dajjal dengan tombak pendek hingga tewas.

Nabi Isa akan turun untuk menghancurkan "salib" yang selama ini dijadikan icon yang menurut orang nasrani bahwa Nabi Isa telah mati di tiang salib tersebut, lalu berikutnya pun telah diuraikan dalam hadits diatas bahwa Nabi Isa melaksanakan sholat Shubuh berjamaah, itu artinya Beliau pun adalah seorang muslim yang bertauhid kepada Allah yang Esa dan yakin bahwasanya Nabi Muhammad SAW adalah Rosululloh dan Nabi terakhir.

Bukankah semua itu sudah jelas adanya, dan mudah sekali dipahami....

"Maka apakah mereka tidak berjalan di muka bumi, lalu mereka mempunyai hati yang dengan itu mereka dapat memahami atau mempunyai telinga yang dengan itu mereka dapat mendengar? Karena sesungguhnya bukanlah mata itu yang buta, tetapi yang buta, ialah hati yang di dalam dada."
(Al Hajj : 46)


(anda bisa melihat artikel “Rahasia dibalik Materi” dan pengetahuan atom di http://www.harunyahya.com/), sehingga diakhir jaman (AlHadits) nanti turunlah Nabi Isa dari langit dan Imam Mahdi yang akan membunuh Dajjal cs dan menolong kaum Muslimin).



Pohon Qharqad


Disaat perang hebat antara tentara Yahudi dengan Kaum Muslimin, akhirnya pasukan Dajjalpun kocar-kacir. Mereka bersembunyi dibalik-balik batu namun batupun memberi tahu kepada kaum Muslimin keberadaan para Yahudi kecuali Pohon Qorqod yaitu pohon Yahudi (Tercantum dalam hadits Shohih-nanti kita akan membahasnya tersendiri).

Imam Bukhari dan Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah saw. Bersabda :

“Tidak akan datang hari kiamat sehingga kaum muslimin memerangi kaum Yahudi dan membunuh mereka. Sehingga, bersembunyilah orang-orang Yahudi di belakang batu atau kayu, kemudian batu atau kayu itu berkata, ‘Wahai orangmuslim, wahai hamba Allah, ini ada orang Yahudi dibelakang saya, kemarilah dan bunuhlah dia!’ Kecuali pohon Gharqad (yang tidak berbuat demikian) karena ia termasuk pohon Yahudi.”

Itulah kenapa saat ini dipemukiman Yahudi sedang digalakkan penanaman secara nasional dan merata pohon Qorqod ini.

Anda bisa membaca secara detil dan khusus tentang Dajjal, Imam Mahdi dan Nabi Isa diartikel-artikel selanjutnya.



Bukti-bukti sejarah peradaban mesir kuno


Jadi jika Anda menganggap Firaun telah mati, itu SALAH BESAR (Secara fisik iya, tapi ajarannya tidak). Jika kita lihat organisasinya mereka suka sekali menggunakan simbol-simbol tertentu yang memiliki arti dan maksud sebagai tujuan mereka baik secara spiritual maupun visi dan misi mereka, itu persis sama yang dilakukan oleh kaum Firaun jaman dahulu yang suka menuliskan maksud-maksud tertentu dengan menggunakan bahasa simbol. Inilah yang digunakan organisasi mereka sebagai simbol persatuan persaudaraan yang mereka bisa fahami bersama antar mereka (ancient herritage).


Salah satu attribut Freemasonry (Terdiri dari : piramid, lambang freemason, dewa horus, ra/matahari, ksatria templar - yang membawa ajaran kabbalah/freemasonry dari Palestina ke Eropa sewaktu perang salib dulu - , dll)

Jika kita telusuri, terjerumusnya Iblis adalah karena kesombongan karena tidak mau menyembah Nabi Adam.

“Apakah yang menghalangimu untuk bersujud (kepada Adam) diwaktu Aku menyuruhmu? Menjawab Iblis: Saya lebih baik daripadanya, Engkau ciptakan aku dari api sedang dia Engkau ciptakan dari tanah.”
(Al A’raaf 12)

Terjerumusnya Fir’aun adalah kesombongannya karena menganggap diri adalah sebagai Tuhan / The Supreme Being.

"Lalu berkata Fir'aun (kepada mereka): "Ana rabbakumul a'la" (Akulah Tuhanmu yang Tertinggi). "
AN-NAAZI'AAT: Tafsir Ayat 24

Tersesatnya ajaran Freemasonry/DAJJAL adalah karena konsep The Supreme Being / The Great Architect of the Universe (Kesombongan tidak mau menyembah Allah sang pencipta alam semesta tapi merupakan materi itu sendiri / materialisme yang disembahnya) adalah sesuatu yang dianggap Maha Tinggi. Semuanya berpangkal pada Kesombongan (Semuanya tepat persis mengacu pada watak Iblis yaitu SOMBONG). Semuanya adalah hasil kreasi jerat perangkap Iblis hasil sumpahnya kepada Allah yang akan menyesatkan keturunan Adam karena dendam kesumat sampai hari kiamat nanti.

Menurut pandangan kaum qabbalist-freemasonry yang menjadi induk faham naturalism, materialism dan humanism dimana manusia tercipta dengan sendirinya melalui seleksi alam, berasal dari atom dan dihidupkan oleh koleksi listrik. Menurut mereka manusia juga the supreme of the species dan karenanya dalam seluruh perbuatannya manusia hanya bertanggung-jawab kepada dirinya sendiri. Tuhan yang tidak dikenal, tidak terlihat dan tidak dapat dibuktikan, bagi mereka hanyalah dogma kosong yang bersumber dari antropologi yang hanya dianggap sebagai spiritualisme dan idealisme spekulatif (Engels & Marx, Paris 1844, Harun Yahya, Istanbul, 2003).





Struktur Atom


Materialist-freemasonry tidak mempercayai keberadaan akhirat. Mereka berpendapat manusia sebagai the supreme species hanya bertanggung-jawab pada dirinya sendiri. Mereka berpendapat, ketika mati, materi manusia terurai kembali kedalam atom dan energinya kembali kepada alam semesta.


Sefiroth dalam ajaran Kabbalah


Alam menurut faham induk freemasonry (neo-Zionist) adalah totalitas materi dan energi dan bersifat abadi dalam suatu mainstream yang disebut the power of evolution yang sistem sentralnya disebut The Great Architect Of The Universe (Arsitek Agung Semesta Alam) yang merupakan Tuhan berhala baru mereka. Merupakan penampilan termodern dari Ein-Sof Tuhan qabbalis berhala penguasa kegelapan yang mereka sembah sejak zaman Pharaoh Ramses II abad ke-13 SM. Tentang Semesta Alam yang abadi telah dibantah para ahli fisika (astronomi) dalam Pengajian ke-55 dengan Teori Big-Bang.

Untuk mengetahui definisi sefiroth dan ein sof:
http://en.wikipedia.org/wiki/Sephirah_%28Kabbalah
http://en.wikipedia.org/wiki/Ein_Sof_%28Kabbalah%29


Silakan baca artikel saya tentang teori big-bang :
http://mastersaham.blogspot.com/2008/09/dari-tiada-menjadi-ada.html




Stuktur Freemasonry




Gedung Freemason Modern masa kini


Lalu mengapa kita perlu repot-repot mengurusi urusan mereka? Bukankah itu adalah hak asasi manusia. Hak asasi itu sudah dilanggar ketika mereka berusaha menggempur ajaran Islam dengan menyesatkan umat Islam dengan cara mengobok-obok ajaran dari memakai cara kekerasan fisik (Iraq, Palestina, Chechnya, Afghanistan, Bosnia, dll), politik adu domba dan meracuni pikiran generasi muda (membentuk LSM boneka asing, contoh AKKBB, ajaran SEPILIS : Sekulerisme, Pluralisme, dan Liberalisme), politik penyesatan dan penghinaan ajaran Nabi Muhammad (Ahmadiyah, gambar kartun Nabi Muhammad, Film Fitna yang menghina umat Islam, dll), mengajarkan okultisme (yaitu ilmu magis, mantra, rajah-rajah dan lain-lain yang seolah-olah mengabaikan kekuatan Allah dan cukup dengan energi itu tanpa melibatkan Allahpun bisa terjadi/musyrik), lewat hiburan (musik yang berisi lirik-lirik menyesatkan, gaya pakaian, gaya bergaul, dll) serta ribuan cara yang lain yang intinya berusaha memisahkan mereka dengan ajaran Nabi Muhammad SAW.



JIL (Islam Liberal), organisasi yang didanai Yahudi untuk menghancurkan Islam dari dalam

Prinsip mereka jika sulit jangan paksa mereka keluar dari Islam, racuni otak mereka sehingga enggan menggunakan AlQuran dan AlHadits sebagai pegangan utamanya (Lihatlah betapa JIL – Jaringan Islam Liberal - selalu mengedepankan akal daripada aturan yang jelas-jelas tercantum dalam AlQuran dan AlHadits – contoh mereka menganggap agama Islam belum tentu agama yang terbaik dan menganggap semua agama itu sama saja, lalu apa gunanya Allah menurunkan Islam? Dan telah jelas-jelas ditulis didalam AlQuran bahwa Islamlah satu-satunya agama yang diridhoi Allah saja?). Iblis sungguh cerdas kawan, mereka punya Laskar yang berusaha menggempur kita umat Muslim siang dan malam tanpa kenal lelah dan tanpa henti.



Banyak selebritis top dunia yang kini gandrung pada ajaran mistis Kabbalah. Sebut saja: Britney Spears, Madonna, Ashton Kuthcner, Demi Moore, David Beckham serta isterinya Victoria, Elizabeth Taylor, Guy Ritchie, Lindsay Lohan, Keira Knightley, dan Jeff Godblum merupakan segelintir dari mereka.


Anggota Freemason di Amerika


Silakan membaca artikel selanjutnya berisi inti untuk menambah pengetahuan Anda sehingga lebih mengenali siapa musuh kita yang terdiri dari LASKAR IBLIS (para Syaithon yang terdiri dari jin dan manusia) dan mengenali langkah taktis mereka sehingga anda sekeluarga tahu cara mencegah faham tersesat ini dan kembali kepada ajaran AlQuran dan Alhadits secara menyeluruh dan dengan benar dalam bingkai KHILAFAH (kaffah-Menerapkan syariah Islam disemua sendi kehidupan, dan tiada syariah Islam kaffah kecuali dalam DAULAH KHILAFAH). LAA IZZATA ILLA BIL ISLAM. Tidak ada kemuliaan tanpa Islam. Tiada kemuliaan tanpa penerapan Syariah secara Kafah. Dan tiada kesempurnaan Syariah Kafah Kecuali dalam DAULAH KHILAFAH.

Sekarang Ini adalah jaman kemunduran Islam setelah melewati masa keemasan bukan karena Islamnya tapi karena kemunduran akhlak para penganutnya.

Untuk itulah untuk membentuk masyarakat yang madani tentunya harus sepenuhnya masuk Islam secara kaffah yaitu masuk Islam secara keseluruhan.

"Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam keseluruhan, dan janganlah kamu turut langkah-langkah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu." (AlBaqarah:208)

Kaffah artinya menyeluruh alias totalitas. Utuh, lengkap lahir dan batin.

Ini artinya kita mau berkhidmat terhadap ajaran Allah secara paripurna dalam semua aspek kehidupan kita (AlQuran dan AsSunnah) alias Syariah Islam dikehidupan kita.

Islam melebur dalam hukum/undang-undang, sistem pemerintahan Islam, tindakan, pikiran, hati, organisasi, kebijakan, keputusan, denyut nafas, tulisan, bacaan, tarian, nyanyian, tontonan, pembicaraan, pengajaran, perdagangan, bisnis, politik (kehidupan bermasyarakat dan bernegara) dan lain sebagainya sesuai ritme yang mengalir dalam arus kehidupan.

Islam tidak memisah-misahkan antara kehidupan bernegara dengan kehidupan pribadi atau sekularisme, terjauh dari penyakit SEPILIS (Sekularisme, Pluralisme, Liberalisme), Islam tidak pula memisahkan antara kehidupan rohani dan kehidupan jasmani.

Semua adalah satu kesatuan yang saling berkaitan. Sehingga terbentuklah Islam mengislamkan manusia secara sempurna sehingga bisa mengalami kejayaan seperti dulu lagi selama berabad-abad yang memang seharusnya begitu (Baladun Thoyyibun wa Rabbun Ghoffur). Dan penerapan syariah kaffah ini hanya bisa dilakukan didalam SISTEM KHILAFAH bukan dalam SISTEM KUFUR THOGUT DEMOKRASI (PLATO) atau SISTEM KOMUNIS (KARL MARX) karena dikedua sistem kufur thogut ini (demokrasi dan komunis), SYARIAH ISLAM hanya dijadikan OPSI bukan OBLIGASI/WAJIB/POKOK. Kedua sistem ini terbukti telah menghancurkan sendi-sendi akidah umat Islam secara sistematis. Dan kedua sistem thogut ini digunakan penjajah sebagai alat jajah untuk melanggengkan kekuasaan mereka dan untuk meredam kebangkitan umat Islam, karena mereka tahu jika 4 ESENSI SISTEM KHILAFAH yakni DAKWAH, SYARIAH, UKHUWAH dan JIHAD diterapkan maka akam membahayakan eksistensi HEGEMONI kapitalisme dan sosialisme komunisme mereka.


Kesimpulan Akhir:





Tahukah Bahwa Islam Memiliki Bendera Sendiri ?

Apakah anda tahu bahwa Islam memiliki bendera yang khas? Ya, Islam merupakan dien yang lengkap yang mengatur segala aspek hidup salah satunya dalam masalah tata negara, termasuk pengaturan bendera. Bendera Islam telah dicontohkan oleh Rasulullah Saw.

Bendera Rasulullah terdiri dari:

1. Al-liwa (bendera putih)
2. Ar-rayah (panji hitam)

Di dalam bahasa Arab, bendera dinamai dengan liwa (jamaknya adalah alwiyah). Sedangkan panji-panji perang dinamakan dengan rayah. Disebut juga dengan al-‘alam. Rayah adalah panji-panji yang diserahkan kepada pemimpin peperangan, dimana seluruh pasukan berperang di bawah naungannya. Sedangkan liwa adalah bendera yang menunjukan posisi pemimpin pasukan, dan ia akan dibawa mengikuti posisi pemimpin pasukan.


Liwa adalah al-‘alam (bendera) yang berukuran besar. Jadi, liwa adalah bendera Negara. Sedangkan rayah berbeda dengan al-‘alam. Rayah adalah bendera yang berukuran lebih kecil, yang diserahkan oleh khalifah atau wakilnya kepada pemimpin perang, serta komandan-komandan pasukan Islam lainnya. Rayah merupakan tanda yang menunjukan bahwa orang yang membawanya adalah pemimpin perang.

Liwa, (bendera negara) berwarna putih, sedangkan rayah (panji-panji perang) berwarna hitam. Banyak riwayat (hadist) warna liwa dan rayah, diantaranya :

Rayahnya (panji peperangan) Rasul SAW berwarna hitam, sedang benderanya (liwa-nya) berwarna putih (HR. Thabrani, Hakim, dan Ibnu Majah)

Meskipun terdapat juga hadist-hadist lain yang menggambarkan warna-warna lain untuk liwa (bendera) dan rayah (panji-panji perang), akan tetapi sebagian besar ahli hadits meriwayatkan warna liwa dengan warna putih, dan rayah dengan warna hitam.

Tidak terdapat keterangan (teks nash) yang menjelaskan ukuran bendera dan panji-panji Islam di masa Rasulullah SAW, tetapi terdapat keterangan tentang bentuknya, yaitu persegi empat.

Panji Rasulullah saw berwarna hitam, berbentuk segi empat dan terbuat dari kain wol (HR. Tirmidzi).


Al-Kittani mengetengahkan sebuah hadist yang menyebutkan :

Rasulullah saw telah menyerahkan kepada Ali sebuah panji berwarna putih, yang ukurannya sehasta kali sehasta.

Pada liwa (bendera) dan rayah (panji-panji perang) terdapat tulisan Laa illaaha illa Allah, Muhammad Rasulullah. Pada liwa yang berwarna dasar putih, tulisan itu berwarna hitam. Sedangkan pada rayah yang berwarna dasar hitam, tulisannya berwarna putih. Hal ini dijelaskan oleh Al-Kittani, yang berkata bahwa hadist-hadist tersebut (yang menjelaskan tentang tulisan pada liwa dan rayah) terdapat di dalam Musnad Imam Ahmad dan Tirmidzi, melalui jalur Ibnu Abbas. Imam Thabrani meriwayatkannya melalui jalur Buraidah al-Aslami, sedangkan Ibnu ‘Adi melalui jalur Abu Hurairah.


Begitu juga Hadist-hadist yang menunjukan adanya lafadz Laa illaaha illa Allah, Muhammad Rasulullah , pada bendera dan panji-panji perang, terdapat pada kitab Fathul Bari.

Berdasarkan paparan tersebut diatas, bendera Islam (liwa) di masa Rasulullah saw adalah berwarna putih, berbentuk segi empat dan di dalamnya terdapat tulisan Laa illaaha illa Allah, Muhammad Rasulullah dengan warna hitam. Dan panji-panji perang (rayah) di masa Rasulullah saw berwarna dasar hitam, berbentuk persegi empat, dengan tulisan di dalamnya Laa illaaha illa Allah, Muhammad Rasulullah berwarna putih.



Panji Islam yaitu ALLIWA dan ARRAYAH wajib kita kibarkan dimanapun diatas bumi yang kita pijak. Bendera itu adalah bendera Rasulullah. Bendera Islam. Bendera Persatuan umat Islam diseluruh penjuru dunia dan Bendera kemenangan umat Islam juga BENDERA TAUHID UMAT ISLAM. Karena Nabi tidak pernah mengibarkan Panji berhala Nasionalisme Arab tapi Panji yang bertuliskan syahadat itu (lihat http://www.eramuslim.com/suara-langit/undangan-surga/berhala-modern-itu-bernama-nasionalisme.htm)


Aa Gym, dkk dalam acara KONFERENSI KHILAFAH INTERNASIONAL 2007 yang dihadiri lebih dari 100.000 aktifis Islam dan Ulama yang mewakili jutaan umat untuk menegakan syariah dalam bingkai KHILAFAH. Foto lengkapnya silakan cek di: http://hizbut-tahrir.or.id/2007/08/18/foto-liputan-kki2007/


DIGERBANG NEGERI YANG DIJANJIKAN

"Sebagian dari umat ini benar-benar terjaga ketika yang lain terlena, dan ketika yang lain menyia-nyiakan kepekaan perasaannya, merekalah orang yang paling banyak merasakan penderitaan, dan ketika yang lain pesimis, merekalah orang yang paling optimis. Mereka mendapat lentera di tengah kegelapan malam yang pekat ini sehingga mereka mampu memetik sinar darinya. Mereka pun sadar, bahwa malam ini akan segera berlalu, dan subuh pun akan segera bersinar. Mereka memanggil-manggil umat yang sudah terlambat memenuhi panggilan, dan mereka terus memanggil namun hanya sedikit yang mendengarnya, bukan karena suaranya yang parau, tetapi karena ia diperdengarkan ke telinga-telinga orang yang telah berada dalam gua selama bertahun-tahun." (SAYYID QUTHB)



KHILAFAH ADALAH JANJI ALLAH, WAJIB MEMPERJUANGKANNYA

"..Tsumma Takuunu Khilaafatan 'Ala Minhaajin Nubuwwah.." [HR. AHMAD]

"..Lalu akan muncul Khilafah sesuai metode-cara-ala Nabi.." [HR. AHMAD]

Para ULAMA BESAR AHLUSSUNNAH sepakat akan wajibnya mendirikan khilafah.

Syekh Abdul Qadim Zallum: ”Demokrasi Sistem Kufur : Haram Mengambilnya, Menerapkannya, dan Mempropagandakannya” [Kitab Ad-Dimuqrathiyah Nizham Kufr : Yahrumu Akhdzuha aw Tathbiquha aw Ad-Da'watu Ilaiha].

Imam al-Ghazali: “Karena itu, dikatakanlah bahwa agama dan kekuasaan adalah dua saudara kembar. Dikatakan pula bahwa agama adalah pondasi (asas) dan kekuasaan adalah penjaganya. Segala sesuatu yang tidak punya pondasi niscaya akan roboh dan segala sesuatu yang tidak memiliki penjaga niscaya akan musnah.” (Al-Ghazali, Al-Iqtishâd fî al-I’tiqâd, hlm. 199).

Ibnu Taymiyah: “Jika kekuasaan terpisah dari agama atau jika agama terpisah dari kekuasaan, niscaya keadaan manusia akan rusak.” (Ibnu Taimiyah, Majmû’ al-Fatawa, XXVIII/394).

Muhammad bin al-Mubarrak berpendapat: “Al-Quran mengandung hukum-hukum yang mustahil dapat diterapkan tanpa adanya pemerintahan dan negara (Islam) yang mengambil dan menerapkan hukum-hukum itu. Maka sesungguhnya mendirikan negara dan menjalankan tugas pemerintahan dan kekuasaan adalah bagian substansial dari ajaran Islam. Islam tidak akan tegak sempurna tanpa negara dan bahkan ke-Islaman kaum muslim pun tidak akan sempurna tanpa negara”.1

Syaikh Abdurrahman al-Jazairi menyatakan: “Para Imam (yaitu Abu Hanifah, Malik, Syafi’i, dan Ahmad)—Rahimahullah – telah sepakat bahwa Imamah (Khilafah) adalah fardlu, dan bahwa kaum muslimin wajib mempunyai seorang imam (khalifah) yang akan menegakkan syi’ar-syi’ar agama, dan menolong orang-orang yang dizalimi”.2

Imam Ibnu Hazm berkata: “Seluruh golongan Ahlus Sunnah, Murji’ah, Syi’ah dan Khawarij, telah sepakat mengenai kewajiban Imamah dan bahwa ummat wajib menta’ati imam yang adil yang menegakkan hukum-hukum Allah, dan memimpin mereka dengan hukum-hukum syari’at yang dibawa Rasulullah SAW”.3

Imam al-Qurthubi berpendapat: “Tidak ada perbedaan pendapat mengenai wajibnya perkara itu (yakni kewajiban Khilafah) baik diantara ummat maupun diantara para imam, kecuali pendapat al-Asham4 dan siapa saja yang mengambil dan mengikuti pendapatnya”.5

Ibnu Khaldun menulis: “Sesungguhnya pengangkatan Imam adalah wajib, hal ini telah diketahui secara syar’i berdasarkan ijma’ shahabat dan tabi’in dan para shahabat Rasulullah Saw ketika beliau wafat mereka bergegas membai’at Abu Bakar r.a. dan menerima pandangannya dalam setiap urusan mereka dan yang demikian ini terjadi setiap masa. Tidak pernah dibiarkan kekacauan di tengah-tengah manusia pada setiap masa dan penetapan hal tersebut berdasarkan ijma’ menunjukkan wajibnya pengangkatan Imam”6

Al-Mawardi mengatakan: “Pengangkatan Imam (Khalifah) yang ditegakkan di tengah-tengah umat berdasarkan ijma adalah wajib.” 7

Ibnu Taymiyah menambahkan: “Wajib diketahui manusia bahwa adanya wilayatul amr (pemerintah) bagi manusia adalah kewajiban yang paling agung dalam agama. Bahkan tidak tegak agama dan juga persoalan dunia tanpanya (pemerintahan).” 8

Dengan demikian kewajiban menegakkan khilafah sebagai metode menerapkan syariat Islam secara formal merupakan kewajiban bagi seluruh kaum muslim. Syaikh an-Nabhani menyatakan: “ menegakkan khilafah Islamiyyah merupakan fardhu kifayah atas kaum muslim di seluruh dunia Islam. Menegakkan khilafah tak ubahnya dengan kewajiban-kewajiban lain yang difardhukan oleh Allah SWT. Mengabaikan kewajiban ini adalah kemaksiatan terbesar yang akan diganjar dengan azab yang sangat pedih .9



Menuju Era Kelima Kepemimpinan Islam


تَكُونُ النُّبُوَّةُ فِيكُمْ مَا شَاءَ اللهُ أَنْ تَكُونَ ثُمَّ يَرْفَعُهَا إِذَا شَاءَ أَنْ يَرْفَعَهَا ثُمَّ تَكُونُ خِلاَفَةٌ عَلَى مِنْهَاجِ النُّبُوَّةِ فَتَكُونُ مَا شَاءَ اللهُ أَنْ تَكُونَ ثُمَّ يَرْفَعُهَا إِذَا شَاءَ اللهُ أَنْ يَرْفَعَهَا ثُمَّ تَكُونُ مُلْكًا عَاضًّا فَيَكُونُ مَا شَاءَ اللهُ أَنْ يَكُونَ ثُمَّ يَرْفَعُهَا إِذَا شَاءَ أَنْ يَرْفَعَهَا ثُمَّ تَكُونُ مُلْكًا جَبْرِيَّةً فَتَكُونُ مَا شَاءَ اللهُ أَنْ تَكُونَ ثُمَّ يَرْفَعُهَا إِذَا شَاءَ أَنْ يَرْفَعَهَا ثُمَّ تَكُونُ خِلاَفَةً عَلَى مِنْهَاجِ النُّبُوَّةِ ثُمَّ سَكَتَ

”Akan berlangsung nubuwwah (kenabian) di tengah-tengah kalian selama kurun waktu tertentu yang Allah kehendaki lalu Dia mengangkatnya (berakhir) bila Dia menghendaki untuk mengakhirinya. Kemudian berlangsung khilafah menurut manhaj kenabian selama kurun waktu tertentu yang Allah kehendaki lalu Dia mengangkatnya bila Dia menghendaki untuk mengakhirinya Kemudian berlangsung para Mulkan ‘Aadhdhon (para penguasa yang menggigit) selama kurun waktu tertentu yang Allah kehendaki lalu Dia mengangkatnya bila Dia menghendaki untuk mengakhirinya Kemudian berlangsung kepemimpinan Mulkan Jabbriyyan (para penguasa yang memaksakan kehendak) selama kurun waktu tertentu yang Allah kehendaki lalu Dia mengangkatnya bila Dia menghendaki untuk mengakhirinya Kemudian akan berelangsung kembali khilafah menurut manhaj kenabian. Kemudian beliau berhenti”. (AHMAD - 17680)


Makna dan Faedah


Hadis ini memberitahukan lima periode perjalanan kaum Muslim sejak masa kenabian.

Melihat keadaan kaum muslim didunia saat ini sangat memilukan, diberbagai negeri yang ditempati oleh mayoritas muslim semuanya mengalami pergolakkan, mulai dari tunusia, mesir, yaman, yordania, aljazair, libya, yordania hingga iran menuntut perubahan kepemimpinan. Rakyatnya tidak puas dengan kepemimpinan yang dilakukan oleh penguasanya

Tinisia dipimpin oleh presiden diktator Zine El Abidine Ben Ali selama kurang lebih 23 tahun, mesir dipimpin oleh Hosni Mubarak selama 30 tahun melahirkan kediktatoran. Bangladesh, pasca tumbangnya penguasa militer Zia ulHaq dahulu. Juga yang terjadi di dunia arab, pasca tumbangnya rezim King Faisal di Irak, Saddam Husein di Irak, raja Fuad di Mesir, Anwar Sadat di Mesir tahun 1981, Shah Reza di Iran, dsb. Semuanya sama, hanya berakhir dengan pergantian rezim tanpa ada perubahan sistem. Hasilnya dapat kita lihat dan rasakan. Dunia Islam termasuk negeri ini tetap saja terpuruk. Rakyatnya banyak yang menderita sementara kekayaannya lebih banyak dikuasai oleh segelintir orang bahkan dirampok oleh atau malah diserahkan kepada kafir barat yang sejatinya adalah musuh umat.

Melihat fakta ini mengingatkan saya pada sabda Baginda Rosul Muhammad. SAW bahwa kepemimpinan seperti diatas akan terjadi dan menimpa pada umatnya, Rosul membagi kepemimpinan umat islam menjadi lima bagian. Ahmad dan Al-Baihaqi dalam Misykatul Mashabih dari Nu’man bin Basyir menyebutkan lima fase kepemimpinan umat Islam berdasarkan hadits Nabi Muhammad SAW.

Pertama, fase nubuwah, ketika umat Islam dipimpin langsung oleh Nabi Muhammad SAW selama kurun waktu sekitar 23 tahun, yakni 13 tahun di Mekkah dan 10 tahun di Madinah.

Kedua, fase Khilafah ala minhajin nubuwwah, yakni masa kepemimpinan empat khalifah rasyidah pengikut pola kenabian, selama kurun waktu sekitar 30 tahun. Sesuai dengan ketetapan Nabi Muhammad SAW, “Kekhilafahan pada umatku tiga puluh tahun, kemudian kerajaan setelah itu.” (HR At-Tirmidzi Kitabul Fitan juz 4 hlm 503 no. 2226, Abu Dawud Kitabus Sunah juz 4 hlm 221 no. 4646-4647)

Mulai dari Khalifah Abu Bakar Ash-Shiddiq (tahun 11-13 H. / 632-634 M.), Khalifah Umar bin Khattab (tahun 13-23 H. / 634-644 M.), Khalifah Utsman bin Affan (23-35 H. / 644-656 M.), dan Khalifah Ali bin Abi Thalib (35-40 H. / 656-661 M.)

Ketiga, fase Mulkan Adhan, yakni pemimpin yang masih menggigit AlQuran dan AsSunnah walaupun tak sekuat pada fase Kedua (menggenggam), tapi masih berpegang teguh pada tali Allah (masih diterapkannya sistem syariat Islam dan Khilafah).


Adalah Zionisme ditopang oleh kekuatan-kekuatan lain yang memusuhi Islam berupaya memecah-belah umat Islam dengan target menghancurkan sistem sentral kepemimpinan umat Islam yang telah berlangsung sekitar 1.300 tahun sebelumnya. Puncak konspirasi Zionisme terjadi pada tahun 1924, yakni ketika dilenyapkannnya sistem sentral kepemimpinan umat Islam Turki Utsmani tanggal 3 Maret 1924 oleh Mustafa Kemal Pasha.

Secara formal kekuasaan Turki Utsmani mengakhiri kepemimpinan sentral dalam Islam, yaitu pada masa Sultan Abdul Majid yang dihapuskan oleh Nasionalisme Turki di bawah pimpinan Mustafa Kemal Pasha. Setelah itu kepemimpinan sentral umat Islam yang bersifat universal tidak ada lagi (vakum). Mulai dari sinilah umat islam mengalami penindasan secara brutal oleh penguasanya, sistem islam tidak diterapkan sama sekali, di bosnia, kasmir, checnya, moro, poso dan berbagai belahan bumi umat islam di bantai.

Keempat, fase Mulkan Jabbariyah, yaitu fase dimana umat islam dipimpin oleh penguasa yang diktator, persis seperti kejadian saat ini.


"Akan datang sesudahku penguasa-penguasa yang memerintahmu. Di atas mimbar mereka memberi petunjuk dan ajaran dengan bijaksana, tetapi bila telah turun mimbar mereka melakukan tipu daya dan pencurian. Hati mereka lebih busuk dari bangkai." (HR. Ath-Thabrani)

Dalam riwayat Abu Tsa‘labah al-Khusyani dari Muadz bin Jabal dan Abu Ubaidah, periode ini digambarkan sebagai periode pemerintahan dan kekuasaan yang sewenang-wenang, durhaka, diktator, dan melampaui batas. (10)

Gambaran demikian adalah gambaran pemerintahan dan kekuasaan yang bukan Islam (thogut-yang tidak memakai hukum Allah dalam sistem pemerintahan/demokrasi). Periode pasca runtuhnya Khilafah saat ini tampaknya sesuai dengan gambaran tersebut (zaman yang kita alami sekarang, yang merupakan era terburuk dalam sejarah keemasan Islam).

Para Mujahidin yang berjihad jiwa, raga, harta melawan pembantaian ribuan muslim Poso dan Ambon oleh kafir Kristen (RMS) malah dituding sebagai pengkhianat dan teroris sedang umat Islam disana dibiarkan tanpa pertolongan.

http://www.voa-islam.com/islamia/jihad/2011/04/28/2680/inilah-puisi-jihad-ustadz-abdullah-sunata
http://www.voa-islam.com/news/indonesiana/2011/03/17/13807/dr-jose-rizal-abdullah-sunata-mujahid/
http://www.voa-islam.com/news/indonesiana/2011/04/28/14411/ustadz-abdullah-sunata-dizalimi-dengan-vonis-10-tahun-penjara/

Wahai para penghalang tegaknya Khilafah...

Kalian boleh membenci perjuangan kami, TAPI jangan pernah membiarkan saudara2 muslim kita dihina, di dzalimi & dibantai secara masal oleh org2 kafir..

Kalian boleh menyangsikan perjuangan kami, TAPI kalian tidak akan mungkin menyangsikan kekejaman org2 kafir yang membantai umat Islam dgn sadisnya..

Kalian boleh hanya berdiam diri dan bahkan hanya mentertawakan apa yang sedang kami perjuangkan, TAPI jangan pernah berdiam diri atau bahkan tertawa diatas derita umat Islam yang lain yang sedang di dzalimi...

Perjuangan kami bukan semata-mata untuk merebut kekuasaan yg saat ini ada ditangan org2 fasiq, dzalim & kafir... TAPI demi melindungi aqidah umat Islam & melindunginya atas segala kekejaman org2 kafir...

JIHAD DI PULAU SERAM
http://www.archive.org/details/Jihad.Ser​am
http://www.archive.org/download/Jihad.Se​ram/Jihad_Seram.wmv
http://www.archive.org/download/umar009/​Jihad_1.wmv
http://www.archive.org/download/umar009/​Jihad_2.wmv
http://www.archive.org/download/umar009/​Jihad_3.wmv
http://www.archive.org/download/umar009/​Maluku.wmv

Imam Ibnu Majah meriwayatkan di dalam Sunannya :

حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْمَلِكِ بْنُ قُدَامَةَ الْجُمَحِيُّ عَنْ إِسْحَقَ بْنِ أَبِي الْفُرَاتِ عَنْ الْمَقْبُرِيِّ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَيَأْتِي عَلَى النَّاسِ سَنَوَاتٌ خَدَّاعَاتُ يُصَدَّقُ فِيهَا الْكَاذِبُ وَيُكَذَّبُ فِيهَا الصَّادِقُ وَيُؤْتَمَنُ فِيهَا الْخَائِنُ وَيُخَوَّنُ فِيهَا الْأَمِينُ وَيَنْطِقُ فِيهَا الرُّوَيْبِضَةُ قِيلَ وَمَا الرُّوَيْبِضَةُ قَالَ الرَّجُلُ التَّافِهُ فِي أَمْرِ الْعَامَّةِ

Akan datang kepada manusia tahun-tahun yang penuh dengan penipuan. Ketika itu pendusta dibenarkan sedangkan orang yang jujur malah didustakan, pengkhianat dipercaya sedangkan orang yang amanah justru dianggap sebagai pengkhianat. Pada saat itu Ruwaibidhah berbicara.” Ada yang bertanya, “Apa yang dimaksud Ruwaibidhah?”. Beliau menjawab, “Orang bodoh yang turut campur dalam urusan masyarakat luas.” (HR. Ibnu Majah).

Namun tidak sampai disitu fase kepemimpinan umat islam, rosul memberikan kabar gembira pada umatnya yang telah mengalami penindasan yakni akan muncul fase kelima setelah terjadi kerusakan dan tindakan semena-mena dimuka bumi.

Periode terakhir adalah periode kembalinya Khilafah yang mengikuti manhaj kenabian. Bangkitnya kembali sentral kepemimpinan umat Islam dalam wujud khilafah ala minhajin nubuwwah, sebagaimana pernah diamalkan empat khalifah rasyidah terdahulu. Ini merupakan basyârah (berita gembira) akan tegaknya kembali Khilafah setelah keruntuhannya. Makna yang sama juga diriwayatkan dalam banyak riwayat. Jika riwayat ini digabung dengan riwayat lain yang semakna, yaitu riwayat akan masuknya Islam di setiap rumah, hadis al-waraq al-mu’allaq, hadis Khilafah turun di bumi al-Quds, hadis mengenai Dâr al-Islâm kaum Mukmin berpusat di Syam, hadis ‘adl wa al-jur, hadis hijrah setelah hijrah, hadis al-ghuraba’, hadis al-mahdi, dan hadis akan ditaklukkannya Roma, maka makna tersebut bahkan bisa sampai pada tingkat mutawatir. (11)


Sinyal Khilafah

Sinyal kebangkitan khilafah sebagai usaha penyatuan umat Islam muncul dengan adanya gerakan All Khilafat Conference di India (tahun 1919). Gerakan ini secara tetap mengadakan pertemuan-pertemuan dalam membicarakan dan mengusahakan tegaknya kembali kekhilafahan. Dilanjutkan pertemuan serupa di Karachi, Pakistan (1921).

Tahun 1926 di Kairo diselenggarakan Kongres Khilafah yang diprakarsai para ulama Al-Azhar. Kemudian Kongres Islam Sedunia di Mekkah (1926), Konferensi Islam Al-Aqsha di Yerussalem (1931), Konferensi Islam International kedua di Karachi (1949), Konferensi Islam International ketiga di Karachi (1951), Pertemuan Puncak Islam di Mekkah (1954), Konferensi Muslim Dunia di Mogadishu (1964), Konferensi Muslim Dunia di Rabat Maroko yang melahirkan OKI (1969), dan Konferensi Tingkat Tinggi Islam di Lahore Pakistan (1974).

Di Indonesia usaha penyatuan muslimin dalam khilafah juga dilakukan oleh beberapa tokoh Islam seperti HOS Tjokroaminoto, KH Mas Mansur, KH Munawar Cholil, Dr. Abdul Karim Amrullah, dan Syaikh Wali Al-Fattaah. Dimulai dengan penyelenggaraan Komite Khilafah berpusat di Surabaya (1926). Dilanjutkan dengan Kongres Muslimin Indonesia di Yogyakarta (1949), dan Kongres Alim Ulama Mubalighin Seluruh Indonesia di Medan (1953). Hingga ditetapinya khilafah ala minhajin nubuwwah dengan imaamnya Syaikh Wali Al-Fattaah tanggal 10 Dzulhijjah 1372 H. / 20 Agustus 1953 M. (lihat : Suara Merdeka Rabu, 12 Agustus 1953, Mimbar Indonesia, Jumat 21 Agustus 1953).

Dalam analisis orientalis Barat sendiri yang anti khilafah memandang Khilafah sebagai raksasa tidur kini tengah mulai menggeliat. Hal ini membuat Barat secara terus-menerus berusaha mencari jalan untuk mendistorsi dan mempolitisir citra Khilafah ala minhajin nubuwwah yang bersifat rahmatan lil alamin. Mereka coba ciptakan citra negatif yang mengarah pada STIGMA fundamentalisme, radikalisme, hingga terorisme pada para pejuang syariah dan khilafah. Tak kalah agen Yahudi seperti JIL turut menentang keras penerapan syariat Islam dalam bingkai Khilafah.

Sinyal kebangkitan khilafah yang mengikuti jejak kenabian (khilafah ‘ala minhajin nubuwwah) adalah secercah harapan kejayaan Islam dan muslimin dalam bingkai persatuan dan kesatuan umat Islam yang membawa misi rahmatan lil ’alaimin. Amin.


Basyârah ini selayaknya memacu semangat kita untuk terus berjuang demi tegaknya Khilafah, karena kita ingin mendapat kemuliaan, yakni turut menjadi aktor bagi terlaksananya janji Allah tersebut. Allâhummarzuqnâ dawlah Khilâfah Râsyidah.





DAULAH KHILAFAH
adalah solusi bagi umat. Kenapa solusi? Karena Khilafah adalah sebuah sistem yang hanya menjadikan Syariat Islam sebagai UJUNG TOMBAK bagi penyelesaian setiap persoalan kehidupan pada tataran negara, masyarakat dan keluarga serta individu dalam bidang Ideologi, Politik, Hukum, Budaya, Ekonomi, Sosial, Pertahanan dan Keamanan (Kaffah). Kembali ke sistem Islam yakni SISTEM KHILAFAH bukan SISTEM KUFUR DEMOKRASI (PLATO) maupun SISTEM KOMUNIS (KARX MARX) yang mencampakan syariah Islam ketanah/THAGUT.

LIMA pentolan thagut:

1. Syaitan yang selalu mengajak untuk beribadah kepada selain Allah
2. Pemerintah yang zalim yang merubah hukum-hukum Allah
3. Orang yang memutuskan hukum dengan sesuatu yang bukan diturunkan Allah
4. Orang yang mengklaim mengetahui hal yang Ghaib, padahal itu hak khusus Allah
5. Segala sesuatu yang disembah selain Allah, sedangkan dia rela dengan penyembahan tersebut.

Mengenai thagut, silakan baca:
http://www.eramuslim.com/suara-langit/undangan-surga/lima-pentolan-thaghut-1.htm http://www.eramuslim.com/suara-langit/undangan-surga/lima-pentolan-thaghut-2-pemerintah-zalim.htm http://www.eramuslim.com/suara-langit/undangan-surga/lima-pentolan-thaghut-3-yang-memutuskan-bukan-dengan-hukum-allah.htm
Demokrasi ialah sistem kufur thagut, karena Syariat Islam yang diwajibkan hanya dijadikan OPSI bukan OBLIGASI. Suara rakyat sama dengan suara Tuhan. vox populi vox dei. Kedaulatan ada ditangan rakyat bukan ditangan Syara' Allah. Artinya jika mayoritas suka mabok, penjudi, pezina, dll maka yang maksiat yang menang karena didasarkan suara mayoritas bukan didasarkan ALHAQ/kebenaran. Mayoritas kebenaran yang menangpun belum tentu akan diterapkan syariat islam kafah. Karena azaz dasar dari demokrasi sendiri adalah sekulerisme yakni memisahkan ajaran AdDien dari wilayah negara.

Sistem Khilafah adalah suatu sistem Islam yang mengemban risalah Islam diseluruh muka bumi dengan cara menerapkan SYARIAH KAFAH, DAKWAH, JIHAD dan UKHUWAH semua berdasarkan ajaran Nabi Muhammad bukan mengikuti dien "Nabi" Plato atau Karl Marx yang kufur.

LAA 'IZZATA ILLA BIL ISLAM

…Tiada KEMULIAAN tanpa ISLAM…..Tiada ISLAM tanpa SYARIAH KAFAH…Tiada SYARIAH KAFAH tanpa DAULAH KHILAFAH ISLAMIYAH…



Terima kasih.




Salam hangat selalu


Dian Umbara, ST.





Catatan Kaki:

1. Muhammad bin Al-Mubarrak, al-Hukmu wa ad-Daulah, halaman 11 2. Syaikh Abdurrahman al-Jaziri, al-Fiqh ‘Ala al-Madzahib al- Arba’ah, Juz V halaman 614. 3. Ibnu Hazm, al-Fashlu fil Milal wa al-Ahwa wa an-Nihal, juz 4, hal 87. 4. Mu’tazilah semuanya sepakat kewajiban adanya Khilafah dan hukum menegakkannya, kecuali al-Asham dan Hisyam al-Ghauthi, sedangkan Khawarij semuanya juga sepakat kecuali madzhab Najdad. 5. Imam al-Qurthubi, Tafsir al-Qurthubi, juz 1, hal. 264. 6. Ibnu Khaldun, Muqaddimah halaman 127. 7. Imam Al-Mawardi, Ahkâm as-Sulthâniyah halaman 5. 8. Ibnu Taimiyah, Majmu’ al-Fatawa, halaman 390. 9. Taqiyuddin an-Nabhani, asy-Syakhshiyyah al-Islâmiyyah juz II hal 15, Dâr al-Umah, Beirut. 10. Al-Haytsami, op. cit. 11. Lihat: Muhammad asy-Syuwaiki, ath-Tharîq ilâ Dawlah al-Khilâfah, Bait al-Maqdis, 1411; Hafizh Abdurrahman, Khilafah Islam dalam Hadist Mutawatir bi al-Ma’na, al-Azhar Press, Bogor. Cet. I. 2003-1424.







474 comments:

1 – 200 of 474   Newer›   Newest»
Anonymous said...

Good post.

Freemansory sendiri, organisasi yang ilegal apa legal??

DimasRangga said...

Organisasi Freemason (Tarekat Mason Bebas)-organisasi rahasia Yahudi- itu telah bercokol lama di Indonesia sejak zaman penjajahan Belanda, bahkan salah satu tokoh utama Freemason ini adalah tokoh-tokoh yang dianggap sebagai tokoh pergerakan nasional

Penampakan Freemason ini pada awalnya mengibarkan propaganda sebagai sebuah organisasi yang menjunjung tingi nilai-nilai kemanusiaan.

Kita dapat simak dalam salah satu anggaran dasar dari Freemason di Indonesia ini:

“Tarekat Mason Bebas adalah pandangan hidup jiwa yang timbul dari dorongan batin, yang mengungkapkan dirinya dalam upaya berkesinambungan untuk mengembangkan semua sifat roh dan hati nurani, yang dapat mengangkat manusia dan umat manusia ke tingkat susila dan moral yang lebih tinggi. Ia terapkan dalam pelaksanaan seni hidup yang lebih tinggi.”

(Tarekat Mason Bebas dan Masyarakat di Hindia Belanda dan Indonesia 1764-1962, hal. 5).


Rotary Club dan Lion Club adalah organisasi yang bernaung dibawah bendera Freemasonry..Organisasi ini dijaman Soekarno dilarang keras dan diharamkan dibumi kita yang tercinta...

Namun sewaktu Bapak Gus Dur menjabat organisasi2 yang bernaung dibawah bendera Freemasonry dicabut...

innalillaahi wainnailaihi rooji'uun..

Anda bisa baca dan renungkan sendiri, mau jadi apa bangsa ini seandainya sang Kyai yang konon di dadanya bersemayam malaikat itu terpilih lagi menjadi “pemimpin” pada pemilu 2009 nanti. Apa lagi yang mau dilegalkan? Komunis, Sinagog, Pornografi, Perang Suku, Illuminati, Perdukunan, Pelacuran, Homoseksual, Lesbian? Lalu apa yang mau dilarang? Al-Qur’an – karena dikatakan sebagai Kitab Paling Porno sedunia, Astagfirullohaladzim, na’udzubillahi min dzalik –, atau mau melarang Syariat Islam karena dibilang Arabisasi?


KEPUTUSAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA

NOMOR 69 TAHUN 2000

PENCABUTAN KEPUTUSAN PRESIDEN NOMOR 264 TAHUN 1962 TENTANG LARANGAN ADANYA ORGANISASI LIGA DEMOKRASI, ROTARY CLUB, DIVINE LIFE SOCIETY, VRIJMETSELAREN-LOGE (LOGE AGUNG INDONESIA), MORAL REARMAMENT MOVEMENT, ANCIENT MYSTICAL ORGANIZATION OF ROSI CRUCIANS (AMORC), DAN ORGANISASI BAHA’IPRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,
Menimbang :

a. bahwa pembentukan organisasi sosial kemasyarakatan dan keagamaan pada hakekatnya merupakan hak asasi setiap warganegara Indonesia;

b. bahwa larangan terhadap organisasi-organisasi sebagaimana dimaksud dalam Keputusan Presiden Nomor 264 Tahun 1962, dipandang sudah tidak sesuai lagi dengan prinsip-prinsip demokrasi;

c. bahwa meskipun dalam kenyataannya Keputusan Presiden Nomor 264 Tahun 1962 sudah tidak efektif lagi, namun untuk lebih memberikan kepastian hukum perlu secara tegas mencabut Keputusan Presiden tersebut;

d. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud huruf a, b, dan huruf c di atas, maka dipandang perlu untuk mencabut Keputusan Presiden Nomor 264 Tahun 1962;Mengingat :

a. Pasal 4 ayat (1) Undang-Undang Dasar 1945;

b. Undang-undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia (Lembaran Negara Tahun 1999 Nomor 165, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3886);

MEMUTUSKAN :

Menetapkan :
PENCABUTAN KEPUTUSAN PRESIDEN NOMOR 264 TAHUN 1962 TENTANG LARANGAN ADANYA ORGANISASI LIGA DEMOKRASI, ROTARY CLUB, DIVINE LIFE SOCIETY, VRIJMETSELAREN-LOGE (LOGE AGUNG INDONESIA), MORAL REARMAMENT MOVEMENT, ANCIENT MYSTICAL ORGANIZATION OF ROSI CRUCIANS (AMORC), DAN ORGANISASI BAHA’I.

Pasal 1
Mencabut Keputusan Presiden Nomor 264 Tahun 1962 tentang Larangan Adanya Organisasi Liga Demokrasi, Rotary Club, Divine Life Society, Vrijmetselaren-Loge (Loge Agung Indonesia), Moral Rearmament Movement, Ancient Mystical Organization Of Rosi Crucians (AMORC) dan Organisasi Baha’i.

Pasal 2
Keputusan Presiden ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.
Ditetapkan di Jakarta
pada tanggal 23 Mei 2000


PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

ttd

ABDURRAHMAN WAHID

Anonymous said...

http://groups.yahoo.com/group/partai-keadilan/message/124190
http://groups.yahoo.com/group/partai-keadilan/message/124190
http://groups.yahoo.com/group/partai-keadilan/message/124190
http://groups.yahoo.com/group/partai-keadilan/message/124190
http://groups.yahoo.com/group/partai-keadilan/message/124190

Anonymous said...

KSLO SAYA IMAM MAHDI BAGAIMANA?
KALO SAYA MOMONGANE SABDOPALON BAGAIMANA?

...... YANG PENTINH HAKIM AKHIR NYA...JESUS CHRISTUS ALIAS NABI ISA ...........................HE HE HE HE HE..........APAKAH NABI ISA AKAN LEBIH SAYANG PADA ISLAM DIBANDING KRISTEN?????????

....SILAHKAN DIPIKIR SENDIRI..........

Anonymous said...

KSLO SAYA IMAM MAHDI BAGAIMANA?
KALO SAYA MOMONGANE SABDOPALON BAGAIMANA?

...... YANG PENTINH HAKIM AKHIR NYA...JESUS CHRISTUS ALIAS NABI ISA ...........................HE HE HE HE HE..........APAKAH NABI ISA AKAN LEBIH SAYANG PADA ISLAM DIBANDING KRISTEN?????????

....SILAHKAN DIPIKIR SENDIRI..........

michael
jl KARTIKA PLAZA GANG KUTA PURA NO 4 KUTA BALI, SAMPING SD-SMP-SMA KUTA PURA KAMAR KOST NO 1 , BELAKANG MR FROG TATTOO

DimasRangga said...

Dari Abu Huroiroh Radhiyallahu Anhu, yang berkata, Rosulullah SAW bersabda,

"Tidak lama lagi, Isa bin Maryam akan turun pada kalian sebagai hakim yang adil,lalu mematahkan salib, membunuh babi, menghapus jizyah, dan harta melimpah ruah hingga tidak ada seorang pun yang mau menerimanya."


Abu Huroiroh berkata,

"Jika kalian mau, bacalah firman Allah, 'Tidak ada seorang pun dari Ahli Kitab, kecuali akan beriman kepadanya(Isa)sebelum kematiannya dan di Hari Kiamat, Isaakanmenjadi saksi terhadap mereka'.(An-Nisa' : 159)."

Isa bin Maryam akan turun pada akhir zaman di menara putih di timur Damaskus dengan meletakkan telapak tangannya di dua sayap dua malaikat dan kepalanya meneteskan air sampai basah, air tersebut menetes seperti intan berlian, lalu turun di Damaskus. (Hadits shahih diriwayatkan Muslim dan At-Tirmidzi).

Setelah itu, Nabi Isa bertolak menuju Baitul Makdis dan bertemu Al-Mahdi pada saat iqamah sholat Shubuh telah dikumandangkan.

Ketika melihat Nabi Isa, Al-Mahdi mundur dan berkata kepada Nabi Isa, "Wahai Ruh Allah, majulah dan sholatlah dengan kami (maksudnya menjadi imam)."

Nabi Isa menjawab,

"Tidak, sesungguhnya sebagian umat Islam menjadi pemimpin bagi sebagian lain, sebagai bentuk pemuliaan Allah terhadap umat ini."
(Hadits shahih diriwayatkan Muslim).

Lalu Nabi Isa mengerjakan sholat Shubuh dibelakang Al-Mahdi. Usai sholat Shubuh, Nabi Isa membuka pintu masjid dan melihat Dajjal bersama 70.000 orang pengikutnya dari orang-orang Yahudi. Ketika melihat Nabi Isa, Dajjal melarikan diri, tapi berhasil dikejar Nabi Isa di pintu Ludd, lalu Nabi Isa menusuk dada Dajjal dengan tombak pendek hingga tewas.

Nabi Isa akan turun untuk menghancurkan "salib" yang selama ini dijadikan icon yang menurut orang nasrani bahwa Nabi Isa telah mati di tiang salib tersebut, lalu berikutnya pun telah diuraikan dalam hadits diatas bahwa Nabi Isa melaksanakan sholat Shubuh berjamaah, itu artinya Beliau pun adalah seorang muslim yang bertauhid kepada Allah yang Esa dan yakin bahwasanya Nabi Muhammad SAW adalah Rosululloh dan Nabi terakhir.

bukankah semua itu sudah jelas adanya, dan mudah sekali dipahami....

"Maka apakah mereka tidak berjalan di muka bumi, lalu mereka mempunyai hati yang dengan itu mereka dapat memahami atau mempunyai telinga yang dengan itu mereka dapat mendengar? Karena sesungguhnya bukanlah mata itu yang buta, tetapi yang buta, ialah hati yang di dalam dada."

(Al Hajj : 46).

Anonymous said...

kok Tuhannya serem ya suka marah dan mengutuk ? apa ada Tuhan yg penuh kasih sayang dan mengajarkan mengasihi sesamanya ? biar ga saling berantem gitu :D terkadang apa yg anda yakini perlu di lihat dari sudut pandang lain ^_^

DimasRangga said...

Ada pak :O Tuhan yg penuh kasih sayang dan mengajarkan mengasihi sesamanya yaitu ALLAH yang satu dan tidak bersekutu dengan ciptaan-Nya (manusia)..Allah MAHA PENGASIH dan MAHA PENYAYANG..

Karena ciptaan-Nya tidak sama dengan diri-Nya, ciptaan-Nya adalah fana sedang DIA adalah ABADI.

DIA tidak sama dengan makhluk ciptaan-Nya yang lemah (jika lapar dia makan, jika mengantuk dia tidur, jika dibunuh dia mati, jika haus maka dia minum, jika letih maka dia istirahat, jika sakit dia menyeringai dan mengaduh, dll).

Coba berfikir lebih mendalam dan kosongkan isi gelas agar bisa objektif "Apakah sama Sang Pembuat/Tukang Kursi dengan
kursi buatannya itu?"

Begitulah bukan buta mata dan tuli telinganya..tapi yang buta dan tuli adalah mata hatinya.

Hukum ditegakan agar manusia tetap pada jalan fitrah-Nya yaitu sesuai dengan petunjuk-Nya yaitu jalan kebenaran maka diturunkanlah AlQuran dan sunnah Rasul. Hukum itulah yang membedakan perilaku manusiawi dengan hewani.

Tentu bukan hukum Allah saja yang ada didunia ini, ada juga hukum ciptaan manusia yang selama ini dianut para penganutnya seperti filsafat marxisme-sosialis komunisme, humanisme sosial, darwinisme, atheisme, dan banyak faham lain yang merupakan ciptaan manusia.

Hukum ciptaan manusia sudah banyak yang terbukti menghancurkan, sadis, kejam, dan malah menyengsarakan kehidupan manusia. Seperti komunisme yang telah banyak membunuh jutaan manusia. Darwinisme sosial yang
telah menciptakan terror paling besar dan paling kejam dalam sejarah peradaban dan kehidupan manusia yaitu perang dunia I dan II.

Hukum itu sangat diperlukan seperti hukum dichina dulu yang menghukum orang yang korupsi bukan hanya sipelaku tapi istri beserta anak-anaknya yang masih kecil-kecil, sadis? kejam? tapi terbukti sekarang China menjadi negara dengan ekonomi sangat maju dan menjadi NAGA Asia.

(Islam tidak membenarkan hukum semacam ini, yang dihukum harusnya adalah pelakunya bukan seluruh keluarga dan anak-anak yang tidak ikut terlibat)

Hukum Allah ada yang mengikuti sunnatullah artinya jika manusia menerima hukuman itu karena hukum sebab akibat dari kesalahannya
sendiri seperti banjir karena illegal logging, negara hancur dalam kemiskinan karena korupsi yang merebak, kehancuran moralitas, perzinahan dan
obat bius-narkotika yang menyebabkan AIDS-HIV, dll. Itu disebabkan karena perilaku manusia sendiri yang sudah diluar batas kewajaran dan moralitas.


Hukum Syariah ISLAM adalah hukum yang berdasarkan dan bersumberkan kepada AlQuran dan sunnah Nabi Muhammad yang semuanya itu
hasil karya sang pencipta untuk manusia dan Rahmatun lil 'alamin.

Hukum Islam mewajibkan JIHAD jika ada pihak yang menganiaya dan berusaha menghancurkan Islam. Karena agama Islam adalah Agama Allah, Kami makhluk ciptaan-Nya sebagai wakil-Nya adalah berusaha menjaga amanah-Nya sampai hari kiamat nanti dan Kami tidak akan lengah, lelah, takut, atau mundur menghadapi semua itu walau semua itu membutuhkan harta, diri, nyawa dan darah Kami.

Dalam ajaran Agama kami dilarang keras melakukan kekerasan, kekejian dan yang ada adalah cinta damai serta tidak memaksakan ajaran kepada pihak yang lain.

Jadi ALLAH adalah Tuhan yang satu yg penuh kasih sayang dan mengajarkan untuk mengasihi bukan hanya sesama tapi juga pada tanaman, hewan dan lingkungan sekitar :D

indra putu achyar said...

wuiih sungguh tulisan yang luar biasa memberrikan palajaran kepada para pembacanya... mantabbb

Ahmad Sheva said...

nice post . walo saya harus baca berulang kali agar bisa paham ama maknanya . :)

yang saya tidak habis pintar itu betapa pintar Yahudi menyembunyikan kebejatannya .

tere616 said...

Terima kasih sudah berkunjung ke blog saya.

Pertanyaan mengenai siapa bangsa Israel sudah saya jawab di kolom komentar blog saya.

Semua itu saya dapatkan dari buku Jerusalem, Kesucian, Konflik dan Pengadilan Akhir, yang ditulis oleh Trias Kuncahyono, Kompas-Gramedia.

Sejarah masa silam Jerusalem, berikut Jalur Gaza, tertera di dalamnya.

Jika Anda mengatakan bahwa penduduk asli Jalur Gaza adalah bangsa Filistine, itu adalah 1/4 kebenaran.

Karena penduduk asli dari Jalur Gaza, adalah penduduk asli Kanaan yang kemudian dimasuki oleh imigran semit dri mesopotamisa, sebuah wilayah yang kini masuk dalam wilayah Irak. Imigran semit itulah yang menamakan diri mereka Israel.

Sebagian dari mereka kemudian keluar mengembara ke Mesir dan menetap disana, dimana lebih dari 100 tahun kemudian mereka tergusur oleh bangsa asli Mesir dan ditindas oleh Firaun Rameses II.

Karena penindasan inilah mereka bersatu dan di bawah pimpinan Musa kembali lagi ke daerah Kanaan. Pada saat yang bersamaan terjadi invasi besar-besaran dari bangsa laut, Pulau Kreta, di Laut Tengah, Ke empat suku bangsa laut tersebut adalah suku Filistin, Edom, Moab dan Ammon. Kaum Filistin inilah kemudian yang menduduki 5 kota, diantaranya Jalur Gaza.

Jadi, kembali lagi, janganlah mengaitkan agama dalam peristiwa Jalur Gaza, karena jika berangkat dari sejarah masa silam, sejarah ribuan tahun lampau, kaum Filistin pun tidak berhak atas Jalur Gaza tersebut.

Karena jauh sebelum kaum Filistin menduduki jalur Gaza, suku semit dari Irak a.k.a Israel sudah terlebih dahulu berada di sana.

Perang ini berawal-mula justru dari Desember 1917, ketika Inggris menduduki Jerusalem, saat menlu Arthur Balfour memberikan isyarat kepada Lord Rothschild, bahwa pemerintah Inggris mendukung terbentuknya homeland bagi Yahudi di Palestina, a.k.a daerah pendudukan Inggris.

Siapa Yahudi, sejarah kemudian merujuk ke masa ribuan tahun lalu itu.

Rasanya dalam Islam diajarkan Cinta Kasih, masih banyak yang harus dilakukan untuk bangsa kita sendiri. Papua yang menderita, Lumpur Lapindo, Bayi-bayi Indonesia yang menderita karena tidak mendapatkan imunisasi karena tidak ada biaya, itulah yang harus menjadi titik utama perhatian kita.

Indonesia masih masuk dalam negara yang memerlukan bantuan donor untuk memerangi masalah kesehatan, pendidikan.

Jadi, sebaiknya, arif lah dalam melihat suatu peristiwa :-)

Ahmad Sheva said...

artikel tentang sejarah Yahudi boleh saya copas g mas ?

H3ndry said...

post yang sangat menarik,jujur kudu baca berulang2 biar ngerti,

di sanyangkan sekali klo di indonesia jga di masuki oleh organisasi yahudi ini...cek.cek..jadi istifar sambil ngelus dada..

DimasRangga said...

Untuk Copy Paste silakan aja Anda lakukan...

Untuk tere616 sebenarnya bangsa yahudi itu adalah cucu keturunan dari Nabi Besar kita yaitu Abraham AS, memang beliau dari suatu wilayah di Iraq. Sewaktu beliau merantau di Palestina nabi Ibrahim beranak-pinak dan keturunannya adalah bani Israel dan sewaktu berada disitu beliau sudah menemukan suatu suku bangsa dipalestina yaitu suku FILISTINE..Untuk lebih lengkapnya silakan baca artikel saya selanjutnya....

Unuk bapak Ahmad Sheva memang bangsa Yahudi adalah bangsa pilihan Tuhan dalam AlQuran juga disebutkan "Faddholtukum" artinya "Kami melebihkanmu" dalam arti bahwa untuk kenabian memang Allah SWT lebih banyak memilih dari keturunan dari bapak para Nabi yaitu NABI ABRAHAM AS karena kemuliaan beliau.

Tapi oleh para Yahudi sesat diselewengkan bahwa kaum mereka adalah kaum terpilih dan merupakan ras unggul, dan dunia ini berhak dipimpin oleh mereka dan bangsa lain adalah merupakan bangsa Ghoyyim (najis atau binatang) jadi kita-kita ini entah ras aria, mongolia, eropa dan lain-lain hanyalah sebagai binatang yang merupakan antek bagi mereka saja.

Mereka adalah kaum suci dan kita adalah najis yang halal bagi mereka untuk dibunuh, dijadikan budak, dan lain-lain sesuai kepentingan politik mereka.

Untuk lebih jelasnya silakan baca artikel saya sampai habis.

Untuk melaksanakan ambisi mereka, mereka punya satu wadah untuk menjadikan ambisi kotor mereka menguasai dunia dan menjadikan mereka menjadi pemimpin dunia melalui wadah yang disebut Freemasonry.

rotary dan LION CLUB adalah salah satu dari sekian wadah organisasi freemasonry yang lahir diAmerika yang kini sudah jutaan orang yang mengikutinya.

Untuk masuk dalam wadah ini tidak harus dari ras Yahudi, karena dalam wadah ini pun ada klasifikasi atau tingkatan/level gologan.

Untuk level yang rendah bisa dari golongan manapun entah itu suku jawa, ras aria, eropa, dll dan agama apapun. Namun untuk kelas Royal mereka harus dari Ras murni Yahudi tapi ada juga yang bukan sih seperti seorang yang berhasil menggulingkan khilafah terakhir diTURKI yang notabene skenario para Yahudi untuk menggulingkan kepemimpinan ISLAM DUNIA, baru mereka mendapatkan kelas ROYAL freemasonry.

Silakan Anda lebih lanjut membaca detilnya diblog ini..dan ada juga 10 PROGRAM FREEMASONRY INTERNASIONAL yang bertujuan menjauhkan umat muslim dari ajaran nabi MUHAMMAD dan ALQURAN.

Untuk apa mereka bersusah payah seperti itu???

tentu umat MUSLIM jika sudah terkena penyakit ALWAHN yaitu cinta dunia dan takut mati, apalagi yang ditakutkan oleh YAHUDI. JIHAD tidak ada dalam diri seorang muslim lalu darimana kebangkitan ISLAM????!!!!!!!!!!!!!

Kejadian para KAFIR akhir-akhir ini membantai muslim dunia (MASIH INGAT PEMBANTAIAN RATUSAN RIBU MUSLIM BOSNIA, AFGHANISTAN, IRAQ, CHECHNYA, PALESTINA, DLL???) sudah lama diramalkan oleh RASULULLAH :


Al-Wahn, Cinta Dunia dan Takut Mati

Rasulullah bersabda, “Nyaris orang-orang kafir menyerbu dan membinasakan kalian, seperti halnya orang-orang yang menyerbu makanan di atas piring.” Seseorang berkata, “Apakah karena sedikitnya kami waktu itu?” Beliau bersabda, “Bahkan kalian waktu itu banyak sekali, tetapi kamu seperti buih di atas air. Dan Allah mencabut rasa takut musuh-musuhmu terhadap kalian serta menjangkitkan di dalam hatimu penyakit wahn.” Seseorang bertanya, “Apakah wahn itu?” Beliau menjawab, “Cinta dunia dan takut mati.” (HR. Ahmad, Al-Baihaqi, Abu Dawud No. 3745)

ITULAH JAMAN YANG DIGAMBARKAN OLEH NABI BESAR KITA MUHAMMAD SAW DAN JAMAN ITU ADALAH JAMAN SEKARANG SAAT INI ABAD INI...ALLAHU AKBAR!!!!

MARI KITA BANGKIT UMAT MUSLIM!!!!!!!!!

Anonymous said...

apapun perdebatannya, ini blog yg cukup bagus, berusaha menghadirkan basis-basis teori, dari pada sekadar mengutuk dengan kalap bahwa Jahudi itu jahanam. Sebagai pengikut Isa Almasih orang Nazareth itu, saya mau ingatkan kepada pengikut yg lain, BACALAH KISAH PARA RASUL DI ALKITAB DENGAN TELITI, sebab di situ kita memang dapat menemukan bahwa para pemuka Jahudi itu licik, tukang mengadu domba, tukang menjebak, dan "memakai tangan Roma" dan atau "mendorong penguasa Roma" untuk membasmi orang-orang Kristen yg menjadi MARTIR, bagi JALAN, KEBENARAN, HIDUP & IMAN, PENGHARAPAN, KASIH. Jangan persoalkan bahwa Kristus lahir dari bangsa Jahudi, sebab TUHAN memang HARUS MEMILIH SATU bangsa di dunia untuk melahirkan Juru Slamat. Ingat film PASSION OF CHRIST, yg buat Jahudi kebakaran jenggot? karena film itu menghadirkan fakta bahwa Kristus dibunuh penguasa Roma atas DORONGAN, FITNAH & PROVOKASI pemuka agama Jahudi !

DimasRangga said...

Kami orang Islam begitu menghormati Isa Al Masih Putra Maryam karena beliau adalah utusan Allah yang penuh kasih dan sayang terhadap manusia dan beliaulah diakhir jaman nanti bersama-sama Imam Mahdi yang akan menyelamatkan kami dari kebiadaban bangsa Israel-Yahudi.

Kami umat Islam sangat mendambakan kedatangan Beliau yang akan menyejahterakan umat diseluruh dunia dan menghancurkan dari kebejatan mereka (para Yahudi tersesat).

sherina fauzani said...

kalo saibaba itu dajjal bukan sih?

Admin Stdharmakerthi.com said...

Woow lengkap banget infonya broo... jdi tambah wawasan nih...

jmw said...

Wah ilmu yg bermanfaat.. Btw punya alamat Feed atau Rss?

DimasRangga said...

untuk mbak SHERINA FAUZANI Sai baba bukanlah Dajjal, beliau menggunakan trik sulap untuk mendapatkan kepentingan tertentu seperti duniawi dan menjadikan semua orang menghormatinya layaknya Tuhan.

Seperti kasus Nabi Palsu diIndonesia ex. Ahmad Musadeq, semuanya adalah kepentingan politik uang, dan ada juga yang murni karena gila/psikologis, seperti kasus Lia Aminuddin-Eden.

Coba anda ketik saja, "sai baba" di www.youtube.com maka banyak sekali dibeberkan trik-trik beliau untuk memanipulasi orang dengan kecepatan tangan.

Triknya SaiBaba masih kalah canggih dengan kemampuan sulapnya Criss Angel. Coba saja anda ketik "Criss Angel" diyoutube. Tapi Criss Angel dia gentle dia menamakan dirinya sebagai pesulap bukan Tuhan. CHEEERSS!!!

Thanks

human clay said...

wah blog yang bagus !!
berhubung keliatannya bcaan umum, coba cara pandangnya gak dari 1 sisi ajh ....
soalnya ni argumen bisa dibantah abis-abisan sama orang2 marxis, haha ..

o ya bos yg simbol garuda itu, bagusnya diganti sama ap ya? soalnya setau saya ya klo islam itu gk simbolisasi deh, n banyak tuh negara arab pake simbol "islami" tapi kayaknya gk makmur2 tuh ... jadi kyknya bukan simbol garuda nya deh yg bikin kena musibah.
Kasian juga kan garudanya, lehernya dah kesakitan ngliat ke kanan terus, eh malah disalahin ... ^^


o ya kaffah tu yg kyk gmn ya ???

DimasRangga said...

pak humanclay yang terhormat...

Marxisme dari dulu sudah terbatahkan dengan telak dengan dukungan bukti-bukti ilmiah coba Anda kunjungi situs www.harunyahya.com "invitation to the truth" jadi tak perlu diperdebatkan lagi.

Untuk pertanyaan kenapa negara arab memakai simbol "islami" tetapi kayaknya tidak makmur-makmur, jawabannya sederhana pak lah wong pakai simbol Islami saja tidak makmur apalagi tidak memakainya?

Oh ya pak..negara-negara Timur Tengah itu ada yang sangat luar biasa kaya. Yang didapat dari pendapatan Minyak yang melimpah serta pendapatan lain seperti dari sumbangan devisa orang berhaji (Arab Saudi), dll.

Banyak orang dinegara kita yang Islamnya adalah setengah-setengah (karena jaman sewaktu Wali Songo dulu belum tuntas dakwahnya)
Mereka mengaku-ngaku Islam tapi tindakannya malah bertentangan dengan ajaran Islam itu sendiri seperti misalnya tentang kebersihan, lihatlah betapa
keruhnya sungai-sungai dijakarta dan penuh dg sampah sedang Islam dengan jelas-jelas mengajarkan bahwa "Kebersihan adalah sebagian dari iman", belum
lagi korupsi, tempat lokalisasi, tempat judi, serta ribuan perbuatan maksiat lainnya. Itu semua tidak ada dalam ajaran Islam.

Etos kerja serta semangat yang gigih justru diterapkan oleh orang-orang non Islam seperti Kedisiplinan luar biasa bangsa Jepang, menyingkirkan jauh rasa malas untuk selalu belajar oleh bangsa Eropa, Ucapan yang hangat "Selamat Pagi atau siang atau malam" kpd orang yg tidak dikenal diBelanda (sedikit Umat Islam yg mengamalkan ucapan Assalamu'alaium bg saudaranya), dll.
Semangat Dagang etnis China yg luarbiasa (nabi Muhammad adl pedagang dan harta beliau melimpah ruah dan selalu untuk perjuangan umat sehingga kehidupannya selalu sederhana/harta tak pernah ditahan utk kepentingan pribadi kecuali utk kepentingan Islam).
, dan lain-lainnya yang sebenarnya adalah kekuatan-SPIRIT Islam itu sendiri.

Sedang umat Islam sendiri yang meninggalkan ajaran Nabi Muhammad sehingga kehidupannya terpuruk. Oh ya Islam juga pernah menguasai peradaban dunia seperti kita melihat sekarang kejayaan bangsa Eropa seperti di Andalusia-Spanyol,
Khilafah Ottomans Turki, penemuan bidang matematika-aljabar, atronomi, kedokteran, dll oleh cendekiawan Muslim dan dikembangkan oleh Barat.

Sekarang Ini adalah jaman kemunduran Islam setelah melewati masa keemasan bukan karena Islamnya tapi karena kemunduran akhlak para penganutnya.

Untuk itulah untuk membentuk masyarakat yang madani tentunya harus sepenuhnya masuk Islam secara kaffah yaitu masuk Islam secara keseluruhan.

Kaffah artinya menyeluruh alias totalitas. Utuh, lengkap lahir dan batin.

Ini artinya kita mau berkhidmat terhadap ajaran Allah secara paripurna dalam semua aspek kehidupan kita (AlQuran dan AsSunnah) alias Syariah Islam dikehidupan kita.

Islam melebur dalam hukum, tindakan, pikiran, hati, organisasi, kebijakan, keputusan, denyut nafas, tulisan, bacaan, tarian, nyanyian, tontonan, pembicaraan, pengajaran, perdagangan, bisnis, politik dan lain sebagainya sesuai ritme yang mengalir dalam arus kehidupan.

Islam tidak memisah-misahkan antara kehidupan bernegara dengan kehidupan pribadi atau sekularisme, terjauh dari penyakit SEPILIS (Sekularisme, Pluralisme, Liberalisme), Islam tidak pula memisahkan antara kehidupan rohani dan kehidupan jasmani.

Semua adalah satu kesatuan yang saling berkaitan.
Sehingga terbentuklah Islam mengislamkan manusia secara sempurna sehingga bisa mengalami kejayaan seperti dulu lagi selama berabad-abad yang memang seharusnya begitu (Baladun Thoyyibun wa Rabbun Ghoffur)


Thanks

Anonymous said...

Mas Dimas, mau tanya kenapa nama blog anda tidak mencerminkan isinya?

saham identik dengan kapitalisme...

DimasRangga said...

Mengenai perdagangan saham sudah diulas pada bab sebelumnya silakan Anda baca di:

http://mastersaham.blogspot.com/2008/07/fatwa-mui-tentang-pasar-modal.html

http://mastersaham.blogspot.com/2008/07/jakarta-islamic-index.html

thanks

hanzo_ said...

@DimasRangga
saya sebagai orang nasrani sangat kagum dengan anda..
seharusnya diindonesia ini islam inilah yang seperti anda.
citra islam pembawaan anda sangat luar biasa tanpa menggunakan bicara yang dengan nada2 yang sangat emosional dan meyakinkan
terima kasih..you'r very great

DimasRangga said...

Pertanyaan pak Doni ismail:

assalamualaikum aa Dimas mau nanya,
apa benar kata 'Israel' itu terdiri dari dua kata; Isra dan lail (dimana dalam bahasa arab kalau diartikan sama dengan 'berjalan malam') mohon maaf kalau saya lancang atau salah. mohon penjelasannya. Trims
wassalamualaikum..


Wa'alaikumussalam Wr. Wb.

Untuk lengkapnya siapa Bani Israel itu, Anda bisa melihat sejarah anak cucu nabi Ibrahim di:

http://mastersaham.blogspot.com/2008/11/smbiyf-berawal-di-mesir-berakhir-di.html

Semoga bisa membantu. Thanks

Yudha said...

Mas, minta alamat email dan No Hp, tolong dikirim ke ekapra@gmail.com

Saya juga pengamat Yahudi, akhir zaman, dajjal, Nabi Isa, dan Imam Mahdi.

Anonymous said...

Ulasan yang menarik...
Menurut saya, pengetahuan penting...
Tuhan mengaruniaka itu untuk manusia untuk di eksplor.

Saya hanya mengingatkan kepada semua kita bahwa satupun agama di dunia ini tidak ada yang lebih benar (tanpa terkecuali). Saya jamin ini 100% (jaminan ini dapat anda dapatkan bila anda menghubungi negerihijau@yahoo.com).

Menyelidiki, memantau, mempelajari dan sebagainya , hal itu sah-sah saja.

Untuk itulah, kita tidak bisa memaksakan orang lain untuk mengikuti suatu ajaran tertentu atau agama tertentu, apalagi dengan cara kekerasan, karena yang memutuskan hal ini adalah pribadi lepas pribadi.

Saya juga mengusulkan kepada author blog ini untuk menyelidiki sumber dari masing-masing kitab, hubungan antara kitab, abad mana kitab tersebut dibuat, siapa pengarangnya, kenapa harus dibuat, sesatkah atau tidak, dan lain-lain.

Menurut yang saya pelajari juga, Al'quran itu sebagian berasal dari Alkitab orang Kristen (katanya, sejarahwan, red)dan sisanya adalah hanya sastra (bukan sabda).

Detilnya saya kurang tahu, tapi ada baiknya masing-masing kita menyelidiki apa yang kita yakini.

Demikian saja komentar ini, saya minta maaf yang sebesar-besarnya jika ada yang tersinggung. Saya hanya mengeluarkan pendapat. Saya juga minta supaya komentar ini tidak di hapus...

terima kasih.

DimasRangga said...

Sebelumnya saya minta maaf karena ada kesalahan teknis sehingga Pertanyaan pak Doni ismail terhapus, tp saya sudah posting ulang tanpa dikurangi sedikitpun (apa adanya). Saya tidak pernah menghapus opini dari siapapun, dan tidak tersinggung karena ini adalah mimbar bebas.

Utk Pak Anonymous…

Pendapat Bapak masih moderat, bapak mengatakan “Saya hanya mengingatkan kepada semua kita bahwa satupun agama di dunia ini tidak ada yang lebih benar (tanpa terkecuali). Saya jamin ini 100%” Coba jika dibanding pandangan yang diambil dari sudut kacamata Kaum ATHEIS mereka sangat antipati dengan yang namanya AGAMA mereka melihat kita yang masih punya agama didalam hatinya sebagai olok-olok. Karena Tuhan bagi mereka adalah ilusi semu belaka. Coba baca alam pemikiran mereka dibuku GOD DELUSION.

Saya sebagai seorang Muslim tentu saya menggunakan kacamata Bening-putih dari ajaran Islam agar hasilnya objectif. Tidak mungkin saya menggunakan diluar kacamata Islam utk menganalisa kehidupan karena itu adalah ajaran hidup mati saya. Tidak menggunakan kacamata Atheis, atau Majusi, apalagi Kabbalah, dll untuk menganalisa kebenaran hakiki Illahi.

Untuk menanggapi pendapat bahwa tidak ada agama yg mutlak lebih benar tanpa terkecuali. Pendapat bapak sudah terbantahkan 1400 tahun lalu dari mu’jizat AlQuran yaitu wahyu dari Allah kepada nabi Muhammad utk umat manusia. AlQuran menyebutkan :

“Katakanlah: “Hai Ahli Kitab, marilah (berpegang) kepada suatu kalimat (ketetapan) yang tidak ada perselisihan antara kami dan kamu, bahwa tidak kita sembah kecuali Allah dan tidak kita persekutukan Dia dengan sesuatupun dan tidak (pula) sebagian kita menjadikan sebagian yang lain sebagai tuhan selain Allah.” Jika mereka berpaling maka katakanlah kepada mereka: “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang-orang yang berserah diri (kepada Allah).” [Ali Imran:64]

“Katakanlah: “Sesungguhnya aku telah ditunjuki oleh Tuhanku kepada jalan yang lurus, (yaitu) agama yang benar, agama Ibrahim yang lurus, dan Ibrahim itu bukanlah termasuk orang-orang musyrik.” [Al An’aam:161]

“Kemudian Kami wahyukan kepadamu (Muhammad): “Ikutilah agama Ibrahim seorang yang hanif” dan bukanlah dia termasuk orang-orang yang mempersekutukan Tuhan.” [An Nahl:123]

Bahkan Ibrahim mewasiatkan keturunannya agar tidak mati kecuali dalam agama Islam:
“Dan Ibrahim telah mewasiatkan ucapan itu kepada anak-anaknya, demikian pula Ya’qub. (Ibrahim berkata): “Hai anak-anakku! Sesungguhnya Allah telah memilih agama ini bagimu, maka janganlah kamu mati kecuali dalam memeluk agama Islam.” [Al Baqarah:132]

“Sesungguhnya agama (yang diridhai) disisi Allah hanyalah Islam. Tiada berselisih orang-orang yang telah diberi Al Kitab kecuali sesudah datang pengetahuan kepada mereka, karena kedengkian (yang ada) di antara mereka. Barangsiapa yang kafir terhadap ayat-ayat Allah maka sesungguhnya Allah sangat cepat hisab-Nya.” [Ali Imran:19]

“…Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu…” [Ali Maa-idah:3]

“Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi.” [Ali Imran:85]

Pendapat Bapak “Al'quran itu sebagian berasal dari Alkitab orang Kristen (katanya, sejarahwan, red) dan sisanya adalah hanya sastra (bukan sabda)”

Coba kita telusuri AlQuran:

“ Katakanlah Allah itu Maha Esa. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepadanya segala sesuatu. Dia tiada beranak dan tiada pula diperanakan. Dan tiada sesuatupun yang setara denganNya.” (Al ikhlas : Ayat )

Sedangkan Agama Nasrani jelas-jelas mengenal konsep TRINITAS yaitu Tuhan bukan Cuma ALLAH saja tapi “ADA YANG LAIN”.

Hanya Islam agama yang bersih dari kemusyrikan. Islam hanya menyembah satu Tuhan yaitu Allah. Hanya mengabdi pada Allah. Segala kebaikan kepada makhluk lain tak lepas karena cinta kepada Allah:

“Ingatlah, hanya kepunyaan Allah-lah agama yang bersih (dari syirik). Dan orang-orang yang mengambil pelindung selain Allah (berkata): “Kami tidak menyembah mereka melainkan supaya mereka mendekatkan kami kepada Allah dengan sedekat- dekatnya.” Sesungguhnya Allah akan memutuskan di antara mereka tentang apa yang mereka berselisih padanya. Sesungguhnya Allah tidak menunjuki orang-orang yang pendusta dan sangat ingkar.” [Az Zumar:3]

Contoh lain pula ialah pertentangan di antara Galileo Galilie dengan gereja tentang apakah yang menjadi pusat alam. Gereja berpegang kepada teori geocentric ahli falsafah Yunani (Ptolemiac) yang mengatakan bumi adalah pusat alam. Matahari dan planet-planet yang lain beredar mengelilingi bumi. Gereja adalah wakil Tuhan di atas muka bumi ini dan pendapat gereja tentang geocentric ini dianggap sebagai kebenaran mutlak daripada Tuhan dan tidak boleh ditentang. Pendapat ini telah ditentang oleh Galileo yang berpandangan heleocentric yakni matahari adalah pusat alam. Bumi dan planet-planet yang lain beredar mengelilinginya. Galileo akhirnya ditangkap dan dipenjarakan lalu dibunuh.

Sedang diAlQuran 1000 tahun sebelum kelahiran Galileo ( tahun 1500-an) sudah menggambarkan dengan sejelas-jelasnya bahwa bumi mengelilingi matahari.

Ini adalah bukti bahwa wahyu itu datang dari ALLAH bukan hasil karya sastra manusia dan ALQURAN bukan contekan dari INJIL yang sudah sangat jauh berbeda baik secara koseptual maupun segalanya. Mujizat ALQURAN selalu uptodate dg keberadaan jaman apapun. Semakin ilmu pengetahuan digali semakin membenarkan ALQURAN karena isinya sesuai dg penemuan tadi, karena AlQuran adalah wahyu asli dari Tuhan Allah.

Jika Pendapat Bapak “Al'quran itu sebagian berasal dari Alkitab orang Kristen (katanya, sejarahwan, red) dan sisanya adalah hanya sastra (bukan sabda)” Anda melihat dari sisi mananya? Terus apanya yg diambil sebagian? Dibagian mana?


silahkan lihat sendiri videonya di www.youtube.com/watch?v=ckMwbVmMkIw . Disini anda harus bersikap netral dan menggunakan pikiran sehat anda tanpa ada perasaan sentimen terhadap salah satu pihak (Islam atau kristen). Jika anda menggunakan akal sehat anda,setelah menonton debat ini maka anda akan tahu bahwa semua kandungan Alquran adalah benar dan injil walaupun ada yang benar tapi banyak yang sudah di palsukan sehingga isinya sudah gak asli lagi dan malah isinya ada yang gak masuk akal alias ngawur (sudah mengalami revisi puluhan kali karena tidak sesuai jaman).

Saya sering menonton debat antar agama,tapi debat ini sangat menarik.Dalam debat ini Dr.Zakir Naik telah membuktikan bahwa Alquran adalah wahyu dari ALLAH, sedangkan Dr.William Cembell tidak berhasil menjelaskan kandungan Injil yang sangat tidak masuk akal. Menurut saya umat kristen yang percaya percaya pada kandungan Injil akan sangat merasa terpojok setelah menyaksikan debat ini,karena terbukti bahwa injil sudah tidak asli lagi.


Konkritnya ialah, kaum kristen maju disebabkan meninggalkan ajaran agamanya (sekuler) sedangkan kemunduran kaum islam sekarang disebabkan meninggalkan ajaran islamnya …..

Anonymous said...

Maaf ya, numpang tanya.
Kalau orangtuanya (ayah dan ibu) Nabi Isa As itu siapa ya ? Memangnya sama dengan "Tuhannya" orang Nasrani ?
Terima kasih sebelumnya.

DimasRangga said...

Utk Pak Anonymous, terciptanya Nabi Isa as kedunia ini adalah suatu bentuk mukjizat dari Allah SWT. Beliau dilahirkan tanpa melalui seorang bapak dan langsung ditiupkan ruhnya oleh Allah kedalam rahim seorang ibu suci yaitu Bunda Maria.

Sama persis mukjizat Allah ketika menciptakan Adam tanpa seorang Ayah dan Ibu sekalipun dan langsung dari dust (Debu atau tanah). Dan tak ada yang berani mengklaim seorangpun bahwa Adam adalah seorang Tuhan padahal beliau adalah manusia pertama kali diciptakan didunia ini.

Untuk mukjizat nabi Isa dikarunia kemampuan menghidupkan patung merpati yang terbuat dari tanah, menyembuhkan orang buta, menghidupkan orang mati, dll. Nabi-nabi yang lain juga tak kalah luar biasanya dibanding mukjizat beliau seperti nabi Musa yang tongkatnya bisa membelah lautan dan bisa jadi naga, nabi Muhammad yang dapat membelah bulan, nabi Sulaiman yang dapat menundukan JIN utk menjadi pekerjanya, dll. Tak satupun umat masa kepemimpinan masa-masa nabi itu manganggap nabi mereka adalah Tuhan.

Hanya masa nabi Isa sajalah mereka dg keji menyamakan Tuhan yang Maha Suci dengan makhluk ciptaannya.

Pertanyaan saya : "Bisakah Anda menyamakan Tukang Kursi dengan kursi buatannya itu?? Kursi=Tukang Kursi?? sama-sama hakikatnya, dzatnya, dll??

Bumi adalah setitik debu dari milyaran planet digalaxi BIMASAKTI, ada milyaran galaxi diseluruh jagad raya. jika Bumi setitik debu, maka manusianya sebesar apa? Maka Maha Sucilah Allah dari semua bentuk ciptaan-Nya. Dia adalah MAHA BESAR, MAHA KUAT, MAHA KUASA, MAHA ABADI...Tuhan tidak sama dg makhluknya yang lemah..apabila dia sakit maka ia menyeringai, jk lapar dia makan, jk dibunuh dia mati, dll...Tuhan pencipta alam semesta ini dan tak sama lemahnya dg makhluk ciptaan-Nya.

Thanks

Anonymous said...

Saya suka dengan blog saudara. Alhamdulillah moga dengan usaha saudara ini memberikan kesedaran kepada umat ISLAM yang lalai dan membuka hati/fikiran NON-MUSLIM lain untuk menilai sebaik-baiknya agama.
Innaddina indaALLAHil ISLAM.
JazakALLAHu khairan!

-Azean, KL,Malaysia-

Anonymous said...

Terima kasih atas penjelasannya,
Saya jg pernah mengatakan demikian, tp kemudian dijawab seperti ini. Tuhan/Allah itu memang satu, tp berbeda waktu,sifat, dan tujuanNya.
Begini kira2 :
Allah Bapa (sifatnya roh) yg menciptakan manusia, Allah Anak (Isa, sifatnya manusia) yg menyelamatkan manusia, Allah Roh Kudus (sifatnya roh)yg menghibur dan menuntun manusia.
Mereka jg mengakui kalau Isa/Yesus itu adalah 100% manusia (karena bisa lapar, sakit kalau dipukul, dsb), tetapi jg 100% Tuhan (karena bisa membangkitkan orang mati tanpa pelu berdoa kepada Allah).
Jadi Isa itu adalah Tuhan yg menjelma menjadi manusia. Hanya manusia yg bisa berhubungan langsung dgn manusia. Kasarnya, klo Allah yg langsung berbicara, manusia pasti langsung lari ketakutan (karena penuh dgn dosa). Nah Isa itu justru datang utk menyelamatkan umat manusia.
Begitu kira2 kata mereka. Saya hanya bisa diam mendengarkannya.
Mohon pendapat bapak. Terima kasih atas waktunya.

Anonymous said...

Oh iya, sekedar menambahkan, mereka jg sempat berkata seperti ini, Mengapa orang Islam sulit sekali memahami makna Allah Tritunggal ? Padahal semboyan negaranya Bhineka Tunggal ika, berbeda tp tetap satu. orang batak ya Indonesia, orang sunda ya Indonesia, orang Aceh jg Indonesia. Meskipun berbeda sifat, tp tetap satu kesatuan. Bahkan Di Alqur'an sendiri, Allah menyebut diriNya 'Kami' dalam ayat2nya. Sementara kita ketahui kata "Kami" berbentuk Jamak/Plural, artinya lebih dari satu.
Mohon pendapatnya.

Anonymous said...

setahu saia, dalam budaya- sastra arab, mereka sering mengatakan "kami" untuk me-refer kepada diri sendiri. karena Qur'an ditulis dalam bahasa arab, dan Ia adalah "maha indah" dalam menyampaikan firmanNya, maka wajar jika "kadang2" Ia menggunakan "kami" untuk ber-sastra.
berbeda2 tapi tetap satu itu berbeda sekali konteksnya dengan "tritunggal" yang anda maksud. kalau anda bersikeras menyamakan, berarti Anda sudah menafikkan konsep keesaan. Menyembah kepada Tuhan yang maha Esa, yang tidak beranak dan tidak pula diperanakkan. karena bahkan Isa as. dalam Injil (versi asli) juga tidak pernah menyebutkan dirinya Tuhan . Ia hanya berkata sebagai utusan Allah, sama dengan "utusan2"Nya yang lain, nabi2 sebelum Isa as. coba Anda cek lagi dalam injil. Tapi saia khawatir, karena menurut menurut seorang mantan suster, injil tahun 80'an pun berbeda dengan injil yang sekarang. begitu pak...

Anonymous said...

Jadi begitu ya ? Bagaimana caranya supaya saya bisa mendapat injil yg asli, karena itu bisa jadi senjata yg ampuh sebagai bukti kekeliruan mereka itu ?
Terima kasih.

DimasRangga said...

Saya punya kartu sertifikat kepemilikan saham diBEI (contoh), sejak saya kelas 1 SD, itu sudah 22 tahun yang lalu. Sertifikat itu diberikan ayah saya waktu saya kecil (Asli), oleh kakak saya waktu karena masih kecil dicoret-coretlah isi sertifikasi itu (dihapus dan disi ulang pake pensil), kemudian beberapa tahun kemudian adik saya juga melakukan hal yang sama. Melihat hal itu tante, paman
dan lain-lain ikut merevisi isinya selama bertahun-tahun.

Apakah saya bisa mengklaim bahwa sertifikasi itu asli (sama persis isinya sewaktu ayah memberikan pertama kalinya dahulu)?

Begitulah isi kitab Injil itu, bagaimana mungkin ngotot dikatakan masih original jika selama ribuan tahun sudah mengalami puluhan kali revisi. jika ditanya mana yang asli. Ya tentu kitab pertama yang diberikan Allah kepada Isa AS. Lalu dimana yang aslinya?

Kitab yang dahulu sudah disempurnakan isinya dalam kitab yang namanya AlQuran. Maka jika mau mencari Nabi Isa Tuhan apa bukan, maka rujukannya adalah AlQuran. "Allah tidak beranak dan tidak diperanakan".

Memahami konsep tritunggal artinya ada 3 kekuatan didalam satu, kenapa tidak dibuat saja sepuluh Tuhan didalam satu. Boleh dong? kenapa harus tiga, kan lebih hebat lagi kan banyak jumlahnya. Atau seratus Tuhan didalam satu. Ada Tuhan yang mengurusi angin, ada yang mengurusi api, ada yang mengurusi berputarnya bumi, ada yang mengurusi benderangnya dan ribuan yang lainnya.

Jika anda mengatakan Nabi Isa adalah 100% Tuhan dan sekaligus manusia supaya bisa berhadap-hadapan dengan manusia. Kenapa Nabi Isa tidak diciptakan pertama kali saja bukannya nabi Adam. Sehingga terlewati milyaran manusia yang tidak mengenal nabi isa sebelum kelahiran beliau dimuka bumi?
Berarti didalam tritunggalnya Tuhan, didalam diri Nabi Isa juga mengandung dualisme lagi yaitu manusia dan Tuhan. Kenapa rancu sekali konsep ini, kenapa tidak menyembah Tuhan yang satu SAJA yaitu ALLAH saja!

sedangkan semua nabi dan rasul-Nya hanyalah corong kebenaran sebagai perantara wahyu ALLAH utk manusia dimuka bumi ini dan para nabi dan rasul itu adalah murni 100% manusia bukan Tuhan.

Saya justru balik bertanya kenapa orang Nasrani begitu sulit memahami akan keesaan Allah ini, kenapa masih harus menyekutukan dengan makhluk ciptaan-Nya yang sangat lemah???

DimasRangga said...

Anda meyakini Isa as adalah Tuhan karena beliau bisa menghidupkan orang mati, dll tanpa berdoa kepada-Nya?
Lalu bagaimana dengan kejadian berikut ini?

keyakinan Nasrani= "Eli eli lama sabachtani" adalah ucapan terakhir yang diucapkan Yesus
sewaktu di salib di atas gunung. Kata-kata eli eli
lama sabachtani berarti
“Tuhan.. Tuhan.. mengapa engkau meninggalkan aku?”

apa artinya ini?????!!!

Tuhan memanggil Tuhan???

Tuhan putus asa (tiada berdaya menghadapi ciptaannya sendiri)???

Apakah ada suatu titik dimana Tuhan tidak mampu dan memanggil Tuhan yang lainnya???

Bukankah Tuhan itu tritunggal yang Maha Kuasa atas segala sesuatunya???

Coba jawab pertanyaan saya dengan hati bening, objective. Kosongkan isi gelas dan terima kenyataan-fakta didunia ini dengan pandangan yang jernih bukan karena keyakinan buta disebabkan faktor anda dilahirkan dari seorang Nasrani tapi dari proses berfikir yang mendalam...

maka Anda akan menemukan suatu kebenaran yang hakiki...

thanks

Anonymous said...

Hallo, permisi..
Boleh ikutan ??
Kebetulan saya lg search Israel dan menemukan blog ini.
Saya kristen sejak lahir, mgkn kita bisa saling sharing dan berbagi pendapat.
Ada beberapa hal yg mau saya katakan.
1. Yg saya tahu dan imani, kitab suci kristen adalah ALKITAB (Perjanjian Lama dan Baru), bukan hanya Injil (Matius,Markus,Lukas, Yohanes)
2. Tritunggal maksudnya bukan ada 3 kekuatan didalam 1. Karena hanya ada 1 kekuatan yaitu kekuatan Allah. Kalau anda bilang Allah tidak beranak dan tidak diperanakan, itu saya katakan benar 100%. Karena anda selalu menganggap "anak" secara biologis. Kalau saya bilang saya anak jakarta, apakah berarti jakarta bisa punya anak ??? Yesus bilang kalau Ia anak Allah, karena Ia memang berasal dari ILAHI. Memang sulit utk memahami secara logika, karena Iman itu timbul karena percaya dgn hati, bukan dgn otak. Apakah anda merasakan damai sejahtera atau tidak, ketika mengimaninya. itu saja.
3.Saya senang anda mengunakan contoh waktu Yesus disalib. Berarti secara tdk langsung, anda mengamini kalau kejadian itu memang betul terjadi. karena yg saya tahu "katanya" di Alquran yg disalib itu bukan Yesus,tp orang yg mirip dgn Dia. "Eli eli lama sabachtani", artinya Bapa..Bapa.. Mengapa Engkau meninggalkan aku ? Yesus mengatakan itu karena harus berpisah dgn BapaNya utk menuju ke alam kematian/maut utk menggantikan posisi saya dan anda semua yg membaca yg seharusnya binasa krn dosa2 kita. Dia yg TIDAK PERNAH BERDOSA harus mati karena apa yg tidak dilakukanNya. Yesuspun mati dan dikuburkan. Selesai sampai disitu ?? Kalau memang iya, hari ini jg saya masuk Islam. Tapi ternyata tidak, hari ketiga Yesus bangkit dari kubur. Dia telah melewati dan menang dari alam maut. Dia membuktikan kalau Dia Tuhan. Dia telah menebus kesalahan kita semua terhadap Allah Bapa. Mulai sejak itu tidak ada lg batasan antara kita dan sang pencipta. kita semua bisa langsung berbicara lewat doa, dan memanggilNya..Bapa.

Saya tantang anda hari ini. kosongkan isi gelas anda. Coba anda panggil Yesus untuk masuk kedalam hatimu. Jgn gunakan logika, biarkan hati anda yg bicara.

Kita sama2 manusia yg lemah dan berdosa, tp kita semua sangat berharga dimata Tuhan. Ingat itu

Kita semua bersalah, tp kita semua dibenarkan. Kita dibenarkan karena iman percaya kita, bukan karena melihat. Berbahagialah orang yg tidak melihat namun percaya, karena ia akan melihat surga.

Sekali lagi pak, iman itu tidak didapatkan dgn proses berfikir yg mendalam. Karena siapakah kita ?? Profesor pun bisa salah ?

Terima kasih atas waktunya.
Tuhan memberkati.

DimasRangga said...

Bapak mengatakan "Memang sulit utk memahami secara logika, karena Iman itu timbul karena percaya dgn hati, bukan dgn otak"

Betul pak iman itu lahir dari hati bukan dari otak, tapi asal muasal iman itu didasari karena adanya keyakinan yang berasal dari hati dan hati itu mengamini ketika otak kita menganalisa suatu fakta yang didasari dari kebenaran. Anda "yakin", tidak mungkin percaya semut berasal dari telur ayam karena lahir dari proses berfikir yang mendalam dan diteliti, ditelaah, dianalisa ternyata semut ya muasalnya dari semut bukan dari telur ayam. Jika Anda percaya semut berasal dari telur ayam dan anda langsung mengamini dg hati tanpa proses berfikir logika diotak itu namanya kepercayaan buta atau Anda kehilangan akal sehat atau sakit jiwa.

Jadi prosesnya iman itu karena proses berfikir mencari fakta kebenaran diotak jika kebenaran itu diterima maka kita mengamini dihati kita. Jadi bukan langsung menelan mentah-mentah dan diyakini dihati.

Bapak mengatakan "Karena anda selalu menganggap "anak" secara biologis"

Begini pak, Islam sangat melarang entah itu anggapan secara biologis maupun
secara sifat-menyifati Tuhan dengan ciptaan-Nya yang lemah itu sama kejinya karena Dia adalah penguasa seluruh jagat raya.
Wong kita disamakan dengan monyet saja kadang kita marah walaupun secara real bukan. Allah juga sangat murka sifat-sifat Dia yang Maha Segalanya disifati dengan makhluk ciptaan-Nya yang lemah.


Bapak mengatakan "Yesus bilang kalau Ia anak Allah, karena Ia memang berasal dari ILAHI"

Kenapa cm Nabi Isa yang dijadikan Tuhan? Apakah karena beliau bisa melakukan mukjizat-mukjizat, apakah karena ia tidak punya seorang Bapak? Nabi Adam juga tidak punya Bapak dan ia juga berasal dari ILAHI. Nabi Sulaiman, Nabi Zakaria, Nabi Ibrahim, Nabi Muhammad, semua para nabi juga memiliki mukjizat yang dikaruniakan oleh-Nya untuk meyakinkan umatnya bahwa mereka adalah utusan Tuhan bukan malah menjadi Tuhannya sendiri. Istilahnya menjadi wakil Tuhan dimuka bumi ini.
Jarak Nabi Adam dengan Nabi Isa memiliki masa rentang waktu ribuan tahun dan sudah terlewati milyaran orang,

kenapa konsep Tuhan Trinitas itu baru ada pada masa nabi Isa saja? Sebelumnya tidak ada? Itu artinya Tuhan dari dulu kan cuma 1 sebagaimana yang diajarkan oleh IBRAHIM/ABRAHAM dan Nabi Adam yaitu ALLAH saja.

Bapak mengatakan "Saya senang anda mengunakan contoh waktu Yesus disalib.
Berarti secara tdk langsung, anda mengamini kalau kejadian itu memang betul terjadi"

Saya mengutip dari ucapan orang Nasrani sebagai bukti bukan berarti saya mengamini kejadian itu karena dikeimanan kami Yesus diangkat kesorga dan yang disalib adalah orang lain.

Bapak mengatakan "Dia telah melewati dan menang dari alam maut. Dia membuktikan kalau Dia Tuhan. Dia telah menebus kesalahan kita semua terhadap Allah Bapa. Mulai sejak itu tidak ada lg batasan antara kita dan sang pencipta. kita semua bisa langsung berbicara lewat doa, dan memanggilNya..Bapa."

Pangkal muasalnya dari perbedaan umat Kristen dan Islam adalah ada didalam aqidahnya yaitu mengenai konsep ke-Tuhanan.

Pada masa Nabi Isa as warisan ajaran paganisme masih melekat kuat sehingga manusia cenderung menuhankan sesuatu yg sangat ajaib dimata mereka, jangankan para nabi yg mulia seperti nabi Isa wong sapi aja disembah(dewa apis), matahari(ra), dll. Apalagi Nabi Isa yg sewaktu balita sudah bicara fasih, menyembuhkan berbagai penyakit, menghidupkan orang mati, dll. Dan tak kalah luarbiasanya juga mukjizat yang diberikan kepada Nabi-nabi yang lain (Solomon, Abraham, Noah, dll).

Tentunya hal ini dianggapnya luar biasa (TUHAN) padahal beliau hanyalah utusan berbentuk manusia juga yg tiap hari butuh makan krn lapar, tertawa, sedih, gembira, dll. (Nabi Isa sama kedudukannya dengan nabi Abraham, Solomon, Noah, dll sebagai utusan wakil-Nya dimuka bumi)

Ini bisa dimaklumi karena jaman waktu itu belumlah semaju sekarang.
Tuhan hanyalah satu yaitu ALLAH dan nabi Isa adalah utusan-Nya yg berbentuk seperti kita, Tuhan tidak memiliki sifat2 lemah seperti kita, seperti melahirkan, lapar, sakit, dll (sama dengan makhluknya).

Apakah bisa dikatakan bahwa "Orang yg membuat kursi adalah sama dengan kursi buatannya itu?"

Cobalah berfikir dengan jernih, bukan berarti klo kita dilahirkan dari bapak yg seorang Kristen kita akan menelannya mentah2 doktrin tadi, kosongkanlah gelas...lalu berfikirlah dari awal tentunya dari kebenaran yg hakiki bukan karena akta kelahiran tp karena dari proses berfikir akal yg telah dikarunia oleh sang Pencipta yaitu Tuhan yg satu = ALLAH.

Puji bagi ALLAH, Tuhan seru sekalian alam...

Okdeh said...

Terima kasih sebesar2nya untuk pemilik blok ini. Banyak pelajaran yang berharga. Saya setuju sekali dengan bahwa Pencipta tidak sama dengan penciptanya. Seperti tukang kursi dengan kursinya.

Untuk P Anonymous, kira2 orang bisa melawati maut itu sangat luar biasa. Wah, banyak sekali tuhan berkeliaran hari ini. Banyak-kan Pak orang yang mati suri.Mati berminggu2, bahkan maaf...lebih hebatnya lagi dari Tuhan P Anonymous, bisa melanjutkan hidupnya.

Someone said...

Eh, pembahasan di Blog ini seru juga ya....baru nemu....langsung ketarik buwat nanggepin...

Ini yg gue ketahui tentang Kitab perjanjian Lama dan Kitab Perjanjian Baru (revisi dari yg lama). Koq bisa ya Kitab Suci direvisi?? Siapa yg revisi??? sesama manusia??? padahal Kitab Suci itu khan seharusnya merupakan ciptaan Allah yg TIDAK BOLEH DIUBAH OLEH MANUSIA.

Mengapa ada Perjanjian Baru???
Di Kitab Perjanjian Lama disebutkan akan ada rasul utusan Allah sesudah nabi Isa.
Di Kitab Perjanjian Baru penjelasan tersebut sudah dihapus karena umat fanatik nabi Isa tidak ingin ada rasul baru setelah nabi Isa. Juga karena Muhammad lahir di Arab, tidak seperti nabi-nabi sebelumnya. Jadi mereka (umat Nabi Isa, mengingkarinya).

Kalau ada yg tanya dimana bisa didapatkan Kitab Perjanjian Lama yg asli??....jawabnya di Alquran karena Alquran adalah Kitab Suci yg paling lengkap dan sempurna merupakan Kitab Suci terakhir bagi manusia merupakan kumpulan dari semua Kitab Suci yg sudah diturunkan Allah bagi manusia, dan tentunya yang paling sempurna isinya. Fleksibel dan Tak lekang oleh jaman, dan yang jelas tak pernah dan tidak boleh direvisi oleh siapapun manusia di dunia ini karena Alquran diturunkan oleh Allah sebagai petunjuk bagi kehidupan manusia di dunia.

Kalau Nabi Isa adalah Tuhan yg bersifat manusia, mengapa dilahirkan dan bisa mati??? sedangkan Allah itu TIDAK BERANAK dan TIDAK DIPERANAKKAN, dan KEKAL ABADI, TIDAK PERNAH MATI, TIDAK PERNAH TIDUR.

Yesus bangkit dari mati??? memang kehidupan itu, ada alam dunia dan alam akhirat (setelah mati).

Nasrani ; mengakui nabi Isa tapi tidak mengakui nabi Muhammad.
Islam : mengakui Nabi Isa dan mengakui Nabi Muhammad.

Jadi sampai kapanpun kalau iman anda kristen memang tidak akan pernah mengakui keberadaan Nabi Muhammad sebagai Rasul allah yg terakhir dan yg harus diikuti sampai sekarang.
Kalau kita hidup di jaman nabi Ibrahim, ya Nabi Ibrahim yg hrs kita ikuti.
Kalau kita hidup di jaman Nabi Musa, ya Nabi Musa yg diikuti, begitu pula dg nabi Isa.
Kita tdk hidup di jaman Nabi Muhammad, tapi Nabi Muhammad adalah Nabi dan rasul Allah yg terakhir, jadi ya nabi Muhammad yg kita ikuti dan Alquran sbg Way of Life.

Anonymous said...

Pak DimasRangga :
"Begitulah isi kitab Injil itu, bagaimana mungkin ngotot dikatakan masih original jika selama ribuan tahun sudah mengalami puluhan kali revisi. jika ditanya mana yang asli. Ya tentu kitab pertama yang diberikan Allah kepada Isa AS. Lalu dimana yang aslinya? "

Anda salah. Kitab Injil tidak diberikan Allah kepada Isa/Yesus. Alkitab ditulis oleh beberapa orang. Diantaranya Daud, Salomo, Musa (perjanjian lama), murid2 Yesus, Paulus (Perjanjian Baru). Injil hanya terdiri dari 4 kitab, dari keseluruhan 66 kitab dlm Alkitab. Injil sendiri ditulis setelah Yesus/Isa mati, bangkit dan naik ke surga.
Alkitab ditulis oleh manusia dgn pimpinan Roh Kudus, dan bukan diberikan Allah kpd Isa.

Alkitab direvisi hanya utk memudahkan pembacanya mengerti. kata2 yg disusun dlm ejaan lama, disusun kembali dgn yg baru, tanpa merubah maknanya.
Hal ini jg terjadi dlm terjemahan Alquran. Beberapa terjemahan diubah, tentunya utk lebih memudahkan pembacanya utk mengerti.

Anonymous said...

Someone said :
"Mengapa ada Perjanjian Baru???
Di Kitab Perjanjian Lama disebutkan akan ada rasul utusan Allah sesudah nabi Isa."

Bisa anda tunjukkan dimana ayatnya ?

Thx.

DimasRangga said...

Bapak mengatakan "Anda salah. Kitab Injil tidak diberikan Allah kepada Isa/Yesus. Alkitab ditulis oleh beberapa orang. Diantaranya Daud, Salomo, Musa (perjanjian lama), murid2 Yesus, Paulus (Perjanjian Baru)."

Ucapan bapak betul bahwa Alkitab (Baik AlQuran maupun Injil) tidak langsung diberikan Allah kepada Isa maupun Muhammad berbentuk gelondongan berupa buku yang langsung jatuh dari langit dan diterima dalam bentuk "bersih sudah jadi" tinggal baca tapi dalam AlQuran juga turunnya wahyu secara bertahap ada yang turun dimadinah atau dimekah (almakkiyah). Dan Wahyu itu diberikan kepada Nabi Muhammad lalu ditulis oleh para sahabat Nabi sesuai ucapan Wahyu Allah via nabi Muhammad begitu juga kejadiannya dengan Nabi Isa.

Jadi Asal muasal kitab itu berasal dari wahyu Allah yang diberikan kepada Nabi Muhammad atau Isa dan ditulis oleh para Sahabat. "wahyu" itu yang menjadi "bahan AlKitab" diberikan langsung oleh ALLAH melalui tangan utusan-Nya. Lalu untuk siapa?
Ya tentu utk umat Nabi itu.


Bapak mengatakan "Hal ini jg terjadi dlm terjemahan Alquran. Beberapa terjemahan diubah, tentunya utk lebih memudahkan pembacanya utk mengerti."

AlQuran diterjemahkan diseluruh bahasa didunia tanpa mengurangi arti maknanya sama sekali karena tidak semua orang tahu bahasa Arab. Berbeda dengan Injil karena "Wahyu" bahan dari kitab Injil yang asli itu yang diberikan kpd nabi Isa tidak ada menyebutkan bahwa Isa adalah Tuhan tapi setelah mengalami beberapa kali revisi mengatakan bahwa Isa adalah Tuhan? Bukankah itu sudah sangat jauh berbeda maknanya?

Cobalah anda telaah "dari manusia biasa yang jadi utusan-Nya" tiba-tiba jadi "bagian dari Tuhan dan Tuhan itu sendiri" bukankah itu sangat berbeda?

Anonymous said...

DimasRangga said :
Betul pak iman itu lahir dari hati bukan dari otak, tapi asal muasal iman itu didasari karena adanya keyakinan yang berasal dari hati dan hati itu mengamini ketika otak kita menganalisa suatu fakta yang didasari dari kebenaran. Anda "yakin", tidak mungkin percaya semut berasal dari telur ayam karena lahir dari proses berfikir yang mendalam dan diteliti, ditelaah, dianalisa ternyata semut ya muasalnya dari semut bukan dari telur ayam. Jika Anda percaya semut berasal dari telur ayam dan anda langsung mengamini dg hati tanpa proses berfikir logika diotak itu namanya kepercayaan buta atau Anda kehilangan akal sehat atau sakit jiwa.

Pak Dimas, bagi Tuhan tidak ada yg mustahil. Ada hal2 yg bisa kita sikapi dgn logika, namun ada jg hal2 yg harus kita imani, meskipun tdk masuk akal dan tdk kita lihat sendiri. Kalau anda berpikir sprti itu, seharusnya anda jg tdk percaya pada muzizat, bahkan adanya Tuhan. Anda bisa menggunakan proses berfikir yang mendalam dan diteliti, ditelaah, dianalisa tentang bagaimana Tuhan itu ada ??? Anda yg akan menjadi sakit jiwa, bukan saya ;)

Anda percaya Alquran diturunkan Allah kpd Nabi Muhammad, padahal kita semua tahu nabi Muhammad tdk bisa membaca dan menulis. Apakah menurut anda, Beliau menghafal seluruh Alquran, kata demi kata, lalu menyuruh orang lain menuliskannya ?
Anda perlu proses berfikir yang mendalam dan diteliti, ditelaah, dianalisa utk hal itu.

Tapi kenyataannya tidak kan ? anda akan langsung percaya akan hal itu, dan mengimaninya. Itu namanya anda sakit jiwa.

Intinya adalah, banyak hal2 di dunia ini yg sengaja dibuka & diperlihatkan oleh Tuhan utk kita pelajari dan imani. Namun tdk sedikit hal yg memang disembunyikan Tuhan utk kita ketahui nanti, pada waktuNya. Biar itu semua menjadi misteri Ilahi ;)

Thx
God Bless u

Anonymous said...

Pak Dimas, darimana anda bisa seyakin itu ? Peristiwa ini sudah ribuan tahun terjadi. Terjemahan Alquran dlm bahasa Indonesia saja sdh berbeda2,apalagi bahasa yg lain. Dan kalau anda mengatakan Injil sudah beberapa kali direvisi, darimana anda tahu ? Dari buku sejarah ? orang tua ? Apakah bisa dijamin kebenarannya ? Atau dr Alquran ?

DimasRangga said...

Bapak mengatakan “Ada hal2 yg bisa kita sikapi dgn logika, namun ada jg hal2 yg harus kita imani, meskipun tdk masuk akal dan tdk kita lihat sendiri. Kalau anda berpikir sprti itu, seharusnya anda jg tdk percaya pada muzizat, bahkan adanya Tuhan. Anda bisa menggunakan proses berfikir yang mendalam dan diteliti, ditelaah, dianalisa tentang bagaimana Tuhan itu ada ??? Anda yg akan menjadi sakit jiwa, bukan saya ;)”

Justru dg karunia akal yg telah diberikan Allah pd saya, saya dapat mengenali Tuhan saya dengan melihat dan mengamati kebesaran ciptaan-Nya. Kenapa Nabi Abraham dijuluki sebagai bapak para Nabi. Karena Beliau menemukan Tuhannya dg cara berbeda dg para nabi yg lainnya. Jika Nabi-Nabi yang lain terima bersih langsung terima kewahyuan kenabian, maka nabi Ibrahim melalui proses yang panjang dg proses mencari Tuhannya. Ketika beliau melihat Matahari maka beliau menyangka matahari adl Tuhannya, ktk matahari tenggelam, beliau mengatakan dalam hati beliau tidak suka yg tenggelam2 (tdk abadi), bulan, bintang dan lain-lainnya beliau cari Tuhannya. Akhirnya ketemu disuatu titik kesimpulan diakal dan otaknya dan menerima mukjizat Ilahi bahwa Tuhan terlepas dari bentuk makhluk yang lemah, lewat akallah beliau melihat kebesaran-kebesaran ciptaan-Nya. Ada batasan-batasan tertentu kita mempercayai sesuatu tentang Mukjizat ilahi. Tidak kita langsung menelan mentah-mentah mempercayai apapun mukjizat itu walau berasal sumber manapun. Mukjizat sendiri berasal dari sesuatu yang sangat suci yaitu langsung kemampuan yang diberikan oleh Allah atau Allah sendiri yang menciptakan kekuatan luar biasa itu. Itu artinya mukjizat berasal dari Sang Hyang Maha Suci dan lahirnya mukjizat itu memiliki latar belakang dan tidak mungkin Allah menurunkan mukjizat dengan main-main. Diantaranya adalah pesan dakwah kepada manusia dan menunjukan bahwa Dialah Yang Maha Kuasa dan HANYA DIA SAJALAH yg patut disembah. Dalam AlQuran sifat Allah adalah Maha Suci dan Maha Kuasa (Tidak Beranak dan Diperanakkan). Itu artinya Allah terbebas dari sifat-sifat lemah ciptaan-Nya sendiri. Jika terdengar mukjizat ada Tuhan berbentuk manusia punya Bapak dan punya anak dan ibu. Bukankah itu sudah bertentangan dengan alur logika Tuhan Yang Maha Suci dan Maha Kuasa? Karena Allah itu terjauh dari sifat-sifat manusia atau ciptaanya yang lemah.

Apakah bisa dikatakan bahwa "Orang yg membuat kursi adalah sama dengan kursi buatannya itu?"

Maka akal saya mengatakan tidak! Apakah mukjizat Tuhan dengan menurunkan Tuhan berbentuk manusia bukankah itu sangat bertentangan dengan sifatnya Yang Maha Suci dan Maha Kuasa? Apakah dengan pertentangan akal itu saya
Langsung saja mempercayainya kan tidak? Allah cm satu ya hanya satu tidak ada yang lain. Coba kita jalan-jalan ditengah perjalanan..ada yg menghardik kita? Hei anjing/babi/sapi/monyet mo kemana? Tentunya ada yg berbentangan diakal kita karena kita disamakan dengan sesama makhluk walaupun berbeda. Begitu juga ketika Allah ada yang mengatakan bahwa ada mukjizat Tuhan berbentuk Tuhan manusia bukankah ALLAH sangat murka? Cobalah gunakan akal dulu. Sedang wahyu yg diberilan kpd nabi Muhammad adalah sebatas tdk bisa membaca dan menulis krn Allah hendak menunjukan kepada manusia orisinalitas AlQuran bukan karangan sastra dan tidak bertentangan dengan sifat KeMAHASUCIANNYA.
Ada seorang Caleg dia mempromosikan dirinya sendiri bahwa dia adalah anti korupsi dan maksiat, apakah mungkin dia mempromosikan dirinya dg propaganda video mesum ditempat lokalisasi? Bukankah itu bertentangan dg VISI dan MISINYA dan akan menghancurkan kredibiltasnya yg anti korupsi dan maksiat itu? Bukankah itu adalah tendangan bola Bunuh diri yang sangat telak baginya? Itulah gunanya akal yang diberikan Allah kepada umat manusia agar bisa mengenali dirinya.

DimasRangga said...

Utk pak anym Bapak mengatakan “Pak Dimas, darimana anda bisa seyakin itu ? Peristiwa ini sudah ribuan tahun terjadi. Terjemahan Alquran dlm bahasa Indonesia saja sdh berbeda2,apalagi bahasa yg lain.”


Sudah dikatakan bahwa AlQuran sama maknanya dari dulu karena “kapasitasnya adalah diterjemahkan” apa adanya diseluruh dunia bukan diREVISI yang dapat mengubah maknanya.
Bapak mengatakan “Dan kalau anda mengatakan Injil sudah beberapa kali direvisi, darimana anda tahu ? Dari buku sejarah ? orang tua ?Apakah bisa dijamin kebenarannya ? Atau dr Alquran ?”

Untuk mengetahui sejarah Borobudur kita tidak perlu pakai “time machine” yg dapat mengembalikan kejamannya dahulu. Tentu ada pegangan yang akurat, terpercaya, yang berasal dari Illahi, pegangan kitab ini tidak lekang dimakan Zaman, jika ada penemuan ilmiah malah mendukungnya dan bukan malah bertentangan dan sesuai dg segala macam jaman apapun dan tidak perlu diREVISI lagi begitulah pegangan itu. Itulah yg disebut keajaiban AlQuran.

Ini pendapat dari beberapa orang Nasrani sendiri (perbedaan pendapat dibawah)…Bagaimana menurut Anda?



Ajaran Nabi Isa berbeda dgn St. Paul (Paulus)

Ajaran Yesus (Nabi Isa a.s)
1. Yesus adalah utusan Tuhan (Yesus tidak meminta dirinya untuk disembah dan dipuja). Dia hanyalah seorang Rasulullah (UtusanAllah) seperti mana juga rasul2 yang lain.
Matius 10:5-6 - Kedua belas murid itu diutus oleh Yesus danIa berpesan kepada mereka: “Janganlah kamu menyimpang ke jalan bangsa lain ataumasuk ke dalam kota orang Samaria,melainkan pergilah kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel.
Matius 15:24 - Jawab Yesus: “Aku diutus hanya kepadadomba-domba yang hilang dari umat Israel.”
Yohanes 11:42 - Aku (Yesus) tahu, bahwa Engkau selalumendengarkan Aku, tetapi oleh karena orang banyak yang berdiri di sinimengelilingi Aku, Aku mengatakannya, supaya mereka percaya, bahwa Engkaulahyang telah mengutus Aku.”
Yohanes 17:3 - Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwamereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal YesusKristus yang telah Engkau utus.
Yohanes 13:16,20 - Aku (Yesus) berkata kepadamu:Sesungguhnya seorang hamba tidaklah lebih tinggi dari pada tuannya, ataupunseorang utusan dari pada dia yang mengutusnya….Aku berkata kepadamu:Sesungguhnya barangsiapa menerima orang yang Kuutus, ia menerima Aku, danbarangsiapa menerima Aku, ia menerima Dia (Bapa) yang mengutus Aku.
Yohanes 14:28 - Kamu telah mendengar, bahwa Aku (Yesus)telah berkata kepadamu: Aku pergi, tetapi Aku datang kembali kepadamu.Sekiranya kamu mengasihi Aku, kamu tentu akan bersukacita karena Aku pergikepada Bapa-Ku, sebab Bapa lebih besar dari pada Aku.

Ajaran Paulus
1. Yesus adalah Tuhan sesuai pernyataan Paulus.
1 Korintus 8:6 - namun bagi kita hanya ada satu Allah saja,yaitu Bapa, yang dari pada-Nya berasal segala sesuatu dan yang untuk Dia kitahidup, dan satu Tuhan saja, yaitu Yesus Kristus, yang oleh-Nya segala sesuatutelah dijadikan dan yang karena Dia kita hidup.
Roma 10:9 - Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwaYesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkanDia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan.
Paulus berusaha mendoktrin orang lain bahawa hanya dengan meyakini Yesussebagai Tuhan dan percaya Yesus telah bangkit dari antara orang mati, maka iaakan diselamatkan.
Dalam ajaran Paulus/Kristian, Yesus lebih dipromosikan sebagai Tuhan dibandingkan dengan Tuhan Allah/Bapa. Bandingkan dengan pernyataan-pernyataan Yesus yang lebih menonjolkan Allah sebagai Tuhan Yang Esa.

Steve said...

DimasRangga said :
"1. Yesus adalah utusan Tuhan (Yesus tidak meminta dirinya untuk disembah dan dipuja). Dia hanyalah seorang Rasulullah (UtusanAllah)"

I said :
Yesus memang diutus Allah Bapa utk manusia. Dia tdk pernah memaksa manusia utk menyembahNya. Tp dia bukan Rasul. Murid2Nya yg menjadi rasul.

DimasRangga said :
"Matius 10:5-6 - Kedua belas murid itu diutus oleh Yesus danIa berpesan kepada mereka: “Janganlah kamu menyimpang ke jalan bangsa lain ataumasuk ke dalam kota orang Samaria,melainkan pergilah kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel.Matius 15:24 - Jawab Yesus: “Aku diutus hanya kepadadomba-domba yang hilang dari umat Israel.”

I said :
Pada awalnya keselamatan memang hanya utk bangsa Israel krn bangsa pilihanNya. namun krn Israel sendiri menolak Yesus, akhirnya seluruh bangsa bisa menerima keselamatan kalau menrima Yesus.

DimasRangga said :
"Yohanes 11:42 - Aku (Yesus) tahu, bahwa Engkau selalumendengarkan Aku, tetapi oleh karena orang banyak yang berdiri di sinimengelilingi Aku, Aku mengatakannya, supaya mereka percaya, bahwa Engkaulahyang telah mengutus Aku.”

I said :
Bagaimana dgn Yohanes 11:4, oleh penyakit itu anak Allah akan dimuliakan.
Bagaimana dgn Yoh 11:25-27, Akulah kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya kepadaKu,ia akan hidup walaupun ia sudah mati. tiap org yg hidup &percaya kpdKu tdk akan mati selama2nya, dst.

Kalau baca ayat tuh dari awal bos..

DimasRangga said :
Yohanes 17:3 - Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwamereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal YesusKristus yang telah Engkau utus.

I said :
Bagaimana dgn Yoh 17:20-23
Dan bukan untuk mereka ini saja Aku berdoa, tetapi juga untuk orang-orang, yang percaya kepada-Ku oleh pemberitaan mereka supaya mereka semua menjadi satu, sama seperti Engkau, ya Bapa, di dalam Aku dan Aku di dalam Engkau, agar mereka juga di dalam Kita, supaya dunia percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku.Dan Aku telah memberikan kepada mereka kemuliaan, yang Engkau berikan kepada-Ku, supaya mereka menjadi satu, sama seperti Kita adalah satu:Aku di dalam mereka dan Engkau di dalam Aku supaya mereka sempurna menjadi satu, agar dunia tahu, bahwa Engkau yang telah mengutus Aku dan bahwa Engkau mengasihi mereka, sama seperti Engkau mengasihi Aku.

Kalau baca ayat tuh sampai selesai boss.

DimasRangga said :
Yohanes 13:16,20 - Aku (Yesus) berkata kepadamu:Sesungguhnya seorang hamba tidaklah lebih tinggi dari pada tuannya, ataupunseorang utusan dari pada dia yang mengutusnya….Aku berkata kepadamu:Sesungguhnya barangsiapa menerima orang yang Kuutus, ia menerima Aku, danbarangsiapa menerima Aku, ia menerima Dia (Bapa) yang mengutus Aku.

I said :
Bagaimana dgn Yoh 13:13-15
Kamu menyebut Aku Guru dan Tuhan, dan katamu itu tepat, sebab memang Akulah Guru dan Tuhan.Jadi jikalau Aku membasuh kakimu, Aku yang adalah Tuhan dan Gurumu, maka kamupun wajib saling membasuh kakimu sebab Aku telah memberikan suatu teladan kepada kamu, supaya kamu juga berbuat sama seperti yang telah Kuperbuat kepadamu.

Baca ayat sebelumnya donk boss..

Dimas Rangga said :
Yohanes 14:28 - Kamu telah mendengar, bahwa Aku (Yesus)telah berkata kepadamu: Aku pergi, tetapi Aku datang kembali kepadamu.Sekiranya kamu mengasihi Aku, kamu tentu akan bersukacita karena Aku pergikepada Bapa-Ku, sebab Bapa lebih besar dari pada Aku.

I said :
Bagaimana dgn Yoh 14:21-24
Barangsiapa memegang perintah-Ku dan melakukannya, dialah yang mengasihi Aku. Dan barangsiapa mengasihi Aku, ia akan dikasihi oleh Bapa-Ku dan Akupun akan mengasihi dia dan akan menyatakan diri-Ku kepadanya." Yudas, yang bukan Iskariot, berkata kepada-Nya: "Tuhan, apakah sebabnya maka Engkau hendak menyatakan diri-Mu kepada kami, dan bukan kepada dunia?" Jawab Yesus: "Jika seorang mengasihi Aku, ia akan menuruti firman-Ku dan Bapa-Ku akan mengasihi dia dan Kami akan datang kepadanya dan diam bersama-sama dengan dia.Barangsiapa tidak mengasihi Aku, ia tidak menuruti firman-Ku; dan firman yang kamu dengar itu bukanlah dari pada-Ku, melainkan dari Bapa yang mengutus Aku.

Masih dalam yohanes 14 tuh boss.

Jadi begitu boss....

Firman Allah yg sudah ditaburkan tdk akan pernah kembali dgn sia2.

Tuhan memberkati anda.

Someone said...

GREAT!!! Pak Dimas Rangga, Salut saya pada Bapak

Kepada Pak Anonymous...maaf kalau ada kata-kata saya yg menyinggung Bapak

Sejak SD Kelas IV sampai Tamat SMP saya sekolah di Sekolah katolik.
Saya sedikit belajar tentang pelajaran agama katolik, tetapi saya tidak mengikuti ibadahnya.
Sepengetahuan saya, Injil itu ada Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru, dan yg diajarkan sekarang adalah Perjanjian Baru.
Yg jd pertanyaan: mengapa harus ada yg Lama dan yg Baru?? mengapa tidak satu Kitab saja yi Injil??
Lama setelah saya tamat SMP, ada yg menjelaskan seperti yg sudah saya sebutkan.

Saya baru tahu dari Pak Anonymous bahwa Kitab Perjanjian Lama berisi jaman nabi-nabi sebelum Nabi Isa, sedangkan Kitab Perjanjian Baru ditulis oleh murid Yesus yi Paulus setelah Yesus mati dan kemudian bangkit. Yg jadi pertanyaan: mengapa harus ditulis setelah Yesus tiada, mengapa tidak ditulis semasa Yesus masih hidup?

Steve said...

Apakah anda pernah mengatakan kalau anda lebih hebat drpd ayah anda ? tentu tidak !!

Demikian pula halnya dgn Yesus trhadap Allah Bapa. Justru Ia mengajarkan kpd kita utk menjadi manusia yg rendah hati. Bahkan Ia pernah memberi contoh dgn membasuh/mencuci kaki murid2Nya.

Someone said...

Di Islam ada Rukun Islam (ada 5), dan ada Rukun Iman (ada 6).

Setelah point 1 pada Rukun Iman yi Percaya kepada ALLAH, point 2 Percaya kepada Malaikat-malaikat, point ketiga dan keempat adl Percaya pada Rasul-rasul Allah dan Kitab Suci mereka.

Siapa yg tidak Percaya dan Mengasihi Nabi Isa sebagaimana kami Percaya dan Mengasihi para Nabi lainnya???

Di Islam juga wajib Percaya dan Mengasihi para Nabi termasuk Nabi Isa dengan Injilnya.
Ini berarti ajaran para Nabi sebelum Nabi Muhammad yg menyembah hanya satu yaitu ALLAH SWT, wajib dipercaya oleh orang Muslim.
Tapi kami tidak mengenal adanya Trinitas yi Bapa, Putera dan Roh Kudus.

Di Islam hanya ada satu ALLAH SWT yg patut disembah, dan ajaran Muhammad sebagai rasul Allah dan Nabi terakhir yg harus diikuti.

DimasRangga said...

Coba buka kacamata Anda..klo memakai kacamata hitam tentulah yg kelihatan adalah nuansa warna hitam..begitu jg dg warna hijau, biru, dan lain-lainnya. Jika kacamata sudah dilepas maka kita akan mendapatkan pemandangan yg objectif apa adanya sesuai warna aslinya..

cobalah buang isi gelas dan kita siap diisi air yg jernih lagi murni bersih.

Saya Tanya kepada Anda pak Steve dan orang diseluruh dunia baik masih kelas 1 SD maupun sudah kelas Doktoral:


“1+1+1=……?” Berapa jawabannya pak?


Semua orang didunia pasti jawabnya 3.

Lalu saya Tanya lagi apakah 3 itu = 1. “3=1” Anda dan semua orang didunia pasti menjawabnya “TIDAK” tunggal=tunggal…1=1…3 ya 3…….

Ada 2 tipe macam orang yang akan membantah dan mengatakan 3=1

1. Orang yang hatinya tertutupi suatu ego yang tertanam didalam batin bawah sadar yang dg kesadaran itu telah menutupi kebenaran yang hakiki. Istilahnya buta hatinya.

Seperti maling yg ketangkap dan tidak mengakui ia maling padahal jelas-jelas maling dan dihatinya mengakui ia maling, hatinya tertutupi sesuatu yg dinamakan “EGO”

2.Bisa jadi karena gangguan kejiwaan seperti terjatuh dari sepeda sehingga gegar otak dan sarapnya rusak sehingga ktk ditanya 1+1+1=7 atau 3=1…jawabnya iya-iya saja.

Orang dari kalangan Nasrani sendiri berkata :

Dalam Injil BARNABAS (Ishaah: 163), “Waktu itu para murid bertanya kepada Al Masih: Wahai guru! Siapa yang akan datang sesudahmu? Al Masih menjawab dengan senang dan gembira: Muhammad utusan Allah pasti akan datang sesudahku bagaikan awan putih akan menaungi orang-orang yang beriman seluruhnya.”

Ini injil MARKUS berkata, “Seseorang datang dari Al Katbah, ia mendengar mereka berbincang-bincang, ketika terlihat bahwa ia adalah (Al Masih) mereka menerimanya dengan baik, menanyainya tentang ayat wasiat pertama? Ia menjawab sambil berjalan: Sesungguhnya wasiat yang pertama ialah ‘Dengarkan wahai Bani Isroil! Robb Tuhan kita adalah Robb yang Esa.’” (12: 28-29).

baca juga dalam injil MATHIUS (15:24) di mana ia berkata, “Aku tidak diutus melainkan pada kaum di rumah Isro’il yang sasar.”


Kenapa bapak masih ngotot isa itu Tuhan? Padahal orang Nasrani sendiri bilang beliau (ISA) ““Aku tidak diutus melainkan pada kaum di rumah Isro’il yang sasar.” MATHIUS (15:24) ”
adalah utusan Allah dan Beliau jg menyuruh agar hny menyembah Tuhan yang Esa “‘Dengarkan wahai Bani Isroil! Robb Tuhan kita adalah Robb yang Esa.’” (12: 28-29).”?

Bukan menyekutukan dg makhluk-Nya yg lemah?
Cobalah terima kebenaran hakiki itu…mari kita muliakan Yesus Kristus sebagai Utusan-Nya dan menjadi Juru penyelamat manusia diakhir jaman, Beliau akan turun dari syorga yang akan menyelamatkan umatnya dan menyembah hny kepada Allah yg tunggal saja…..dan mengakui Muhammad adl utusan-Nya sbgmn nabi Isa “…Muhammad utusan Allah pasti akan datang sesudahku….” Injil BARNABAS (Ishaah: 163).


Kemudian baca lagi ayat lainnya dari Injil BARNABAS yakni ucapannya pada (Ishaah: 72), “Waktu itu seorang murid bertanya kepada Al Masih: Wahai guru! Saat Muhammad datang apa tanda-tandanya hingga kami mengenalnya? Al Masih menjawab: Muhammad tidak akan datang pada masa kita, tetapi akan datang setelah seratus tahun kemudian ketika Injil diubah (direkayasa) dan orang-orang yang beriman kala itu jumlah mereka tidak sampai tiga puluh orang, maka ketika itu Allah subhanahu wa ta’ala akan mengutus penutup para Nabi dan Rasul-rasul yaitu Muhammad Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.”

Telah disebutkan berulang-ulang yang demikian itu dalam Injil BARNABAS, aku telah menghitungnya dan kudapatkan sebanyak empat puluh lima ayat menyebutkan tentang MUHAMMAD.

KENAPA MASIH SAJA MENGELAK PAK?

Steve said...

DimasRangga said :
Saya Tanya kepada Anda pak Steve dan orang diseluruh dunia baik masih kelas 1 SD maupun sudah kelas Doktoral:
“1+1+1=……?” Berapa jawabannya pak?
Semua orang didunia pasti jawabnya 3.
Lalu saya Tanya lagi apakah 3 itu = 1. “3=1” Anda dan semua orang didunia pasti menjawabnya “TIDAK” tunggal=tunggal…1=1…3 ya 3…….

I said :
Bingung ya dgn matematika Tuhan ?? Kalau anda pake otak anda yg amat sangat terbatas, hasilnya ya begitu deh.
Ada satu lagi nih pak....
5 + 2 = 5000 + 12
Percaya gak ??
Dgn 5 roti dan 2 ikan, Yesus memberi makan 5000 orang(laki2,tdk trmasuk perempuan & anak2), dan masih tersisa 12 bakul. Hehehe.

DimasRangga said :
Kenapa bapak masih ngotot isa itu Tuhan? Padahal orang Nasrani sendiri bilang beliau (ISA) ““Aku tidak diutus melainkan pada kaum di rumah Isro’il yang sasar.” MATHIUS (15:24) ”

I said :
Sudah saya bilang, kalau Isa/Yesus itu MEMANG DIUTUS oleh BAPA, HANYA utk umat ISRAEL (bukan umat Arab, Indonesia, dll). Namun krn bangsa Israel sendiri menolak Isa, makanya posisinya diganti oleh kita semua tiap orang dari tiap bangsa, yg percaya kpdNya utk menjadi Israel2 yg baru.

Injil Barnabas adalah injil SESAT. Kitab ini TIDAK ADA di ALKITAB, jadi tidak digunakan oleh umat Kristen. Lagipula ayat2 yg anda sebutkan berbahasa Arab, padahal ada di Israel, yg seharusnya bahasa Romawi n Yunani, karena saat itu israel sedang dijajah.

Musti pake proses berfikir yang mendalam, diteliti, ditelaah dan dianalisa tuh boss.

Tuhan memberkati anda sekeluarga.

Steve said...

Sorry pak, saya tdk pake kacamata kok. Soalnya suka pusing klo pake kacamata. Gelasnya jg sudah kosong, bahkan kering. ;)

DimasRangga Said :
Ada 2 tipe macam orang yang akan membantah dan mengatakan 3=1
1. Orang yang hatinya tertutupi suatu ego yang tertanam didalam batin bawah sadar yang dg kesadaran itu telah menutupi kebenaran yang hakiki. Istilahnya buta hatinya.
Seperti maling yg ketangkap dan tidak mengakui ia maling padahal jelas-jelas maling dan dihatinya mengakui ia maling, hatinya tertutupi sesuatu yg dinamakan “EGO”
2.Bisa jadi karena gangguan kejiwaan seperti terjatuh dari sepeda sehingga gegar otak dan sarapnya rusak sehingga ktk ditanya 1+1+1=7 atau 3=1…jawabnya iya-iya saja.

I said :
Kalau saya harus dibilang Maling dan punya gangguan jiwa, TETAPI saya memperoleh Keselamatan kekal, tidak masalah buat saya.

Sahabat said...

I ngin
S elamat
L aksanakan
A jaran
M uhammad

Temannya Sahabat said...

Sahabat said :
I ngin
S elamat
L aksanakan
A jaran
M uhammad

I said :
Hahahahaha, lucu juga tuh. Masalahnya Muhammad aja gak selamat, apalagi pengikutnya.
Itu sebabnya mengapa nanti pada akhir jaman yg datang itu Isa/Yesus karena Dia itu jalan yg lurus, bukan Muhammad. Anda perlu berfikir yg mendalam lg tuh, mengapa bukan Muhammad yg dipilih utk tugas ini.
Setiap hari anda mendoakan agar Muhammad bisa berada di tempat yg layak di sisi Tuhan YME. Lantas selama ini dia ada dimana ??
Wah, jadi mikir lagi deh.....

DimasRangga said...

Pak steve Anda suka mlesetin fakta-fakta :

“Utusan Anda sebut Tuhan” ,

“Tuhan Yang Maha Esa Anda sebut Trinitas”,

“Injil yg ada menyebutkan Muhammad Anda sebut SESAT”,

“Saya Ajak hitungan Matematika Anda plesetin dengan qualitas bukan QUANTITAS”

ANDA mengajak saya utk menganalisa , menelaah secara mendalam tp begitu saya mengikuti saran Anda utk menganalisa , menelaah secara mendalam ..Anda malah membantahnya sendiri dg keyakinan buta

“Pokoknya klo A ya Harus A walaupun bukti-bukti ilmiah semuanya sudah diajukan”

Jika Anda kuliah dan membuat skripsi dengan judul tertentu tapi ketika dosen membantah alasan anda dan anda mengajukan dengan alasan seperti ini anda pasti akan memperoleh nilai yang mengecewakan dimanapun Anda Berkuliah. Klo gak dapat nilai D ya pasti E klo gak E sudah dipastikan anda Tidak lulus dan yang paling parah jika anda masih terus-menerus mengulang argument dg cara seperti ini disaat skripsi anda pasti anda sudah di “DO”.

Cheerss!!!

Sahabat said...

Pak Steve,
Bagi umat Muslim, Nabi Isa juga Rasul atau utusan Allah. ALLAH SWT memerintahkan untuk menyembah hanya kepada Allah saja dan Nabi Muhammad sebagai Rasul Allah yg terakhir yg harus diikuti ajaran dan petunjuknya.

Kalau di hari Akhir Nabi Isa diutus untuk turun ke dunia menyelamatkan manusia, itu sudah menjadi ketetapan Allah, tapi bukan berarti Nabi Isa menjadi segala-galanya sampai-sampai mendapat julukan "Allah Putera".

Dan, kalau Nabi Muhammad adalah Rasul terakhir yg harus diikuti ajarannya, bukan berarti hanya Nabi Muhammad saja yg menjadi utusan Allah di dunia. Masih ada Nabi lain sebagai utusan Allah termasuk Nabi Isa.

Umat Muslim tidak fanatik, dan tidak menghapus ayat yg berisikan tentang turunnya Nabi Isa di hari akhir, atau mengganti nama Isa menjadi Muhammad, karena bagi umat Muslim, nabi Isa juga merupakan utusan atau Rasul Allah.

Yakinkah Pak Steve bahwa yg akan diselamatkan Nabi Isa di hari akhir hanya umat kristiani?? Mengapa ketentuan tersebut ada di dalam Alquran yg menjadi Kitab Suci umat Muslim?

Someone said...

Apa beda yg dikatakan "Sahabat" dan "Temannya sahabat" ???

"Sahabat" tidak mengejek dan melecehkan Nabi Isa.

Sedangkan "Temannya Sahabat" mengejek dan melecehkan Nabi Muhammad dg mengatakan : mengapa bukan Muhammad yg diutus, dan mengatakan bhw selama ini umat Muslim mendoakan nabi Muhammad agar ditempatakan di sisi Allah, memangnya selama ini ada dimana???

Steve said...

Dimas rangga said :
Pak steve Anda suka mlesetin fakta-fakta :
“Utusan Anda sebut Tuhan” ,
“Tuhan Yang Maha Esa Anda sebut Trinitas”,

I said :
Saya capek bahas yg ini, ayat2nya udah jelas kok. Bpk baca aja sendiri, bapa jg punya alkitab kan ? Biar Roh Kudus yg memberi pengertian kpd anda.

DimasRangga said:
“Injil yg ada menyebutkan Muhammad Anda sebut SESAT”,

I said :
Kalo kenyataannya memang sesat mau dibilang apalagi ?

Ada hadist Nabi yg mengatakan kalau Nabi SAW pernah mengitari(bersetubuh) dgn 9 atau 11 istrinya dalam semalam dan hanya sekali mandi.
Anda bilang ini sesat atau tidak ? Sesat ?
Mengapa kalau ada hadist yg memojokkan Nabi SAW lantas anda bilang sesat ? Itu nggak fair boss.

DimasRangga said :
“Saya Ajak hitungan Matematika Anda plesetin dengan qualitas bukan QUANTITAS”

I said :
Anda yg memulai kok. Anda menghitung Tuhan dgn matematika. Tuhan kok dihitung ??? Tuhan itu utk disembah mas, bukan utk dihitung. Anda menghitung Tuhan dgn matematika ? saya jg menghitung muzizat Tuhan jg dgn matematika kok.. adil kan ??

DimasRangga said :
ANDA mengajak saya utk menganalisa , menelaah secara mendalam tp begitu saya mengikuti saran Anda utk menganalisa , menelaah secara mendalam ..Anda malah membantahnya sendiri dg keyakinan buta

I said :
Lho kok saya ?? Saya itu mengutip kata2 bapak dimas thd si bpk anonymous. Justru bapak kok yg menyarankan itu. Kata “Keyakinan buta” jg saya dpt dari bpk.

Thanks

DimasRangga said...

Bapak mengatakan “Anda yg memulai kok. Anda menghitung Tuhan dgn matematika. Tuhan kok dihitung ??? Tuhan itu utk disembah mas, bukan utk dihitung. Anda menghitung Tuhan dgn matematika ? saya jg menghitung muzizat Tuhan jg dgn matematika kok.. adil kan ??”


Lalu apa gunanya Tuhan suka menyifati dirinya yang ahad atau satu atau Esa dibanyak surat AlQuran dan Injil? Tuhan memberikan pengertian itu agar bisa diterima oleh akal manusia bahwa Tuhan itu satu saja. Satu itu satu dan kita bisa menghitungnya dengan mudah dg jari (Ilmu manusia menyebutnya matematika)

Someone said...

Pak Steve, sebenarnya Roh Kudus itu apa atau siapa sih?
Dan, mengapa Allah disebut sebagai Bapa, dan Nabi Isa disebut sebagai Putera?
Apakah Bapa sama artinya dengan Allah yg bersifat sbg Allah, dan Putera sama artinya dengan Allah yg bersifat manusia?
Kalau Allah masih punya sifat manusia, lalu apa bedanya dengan manusia sebagai makhluk ciptaan Allah???

Mengapa Yesus disebut juga dengan "Tuhan Yesus Kristus", apa beda Tuhan Yesus Kristus dengan Allah itu sendiri???

Menurut pengertian saya, sebutan Bapa dan Putera itu merujuk pada seorang ayah dan anaknya.
Nabi Isa dikatakan sebagai Putera Allah karena Nabi Isa tidak memiliki ayah, begitu???
Lalu apa sebutan bagi Nabi Adam yg tidak memiliki Ayah dan Ibu??? Jadi, Allah itu adalah Ayah sekaligus ibunya Nabi Adam???

Steve said...

Dimas Rangga said :
Lalu apa gunanya Tuhan suka menyifati dirinya yang ahad atau satu atau Esa dibanyak surat AlQuran dan Injil? Tuhan memberikan pengertian itu agar bisa diterima oleh akal manusia bahwa Tuhan itu satu saja. Satu itu satu dan kita bisa menghitungnya dengan mudah dg jari (Ilmu manusia menyebutnya matematika).

I said :
TUHAN ALLAH itu memang satu pak. Kalau Tuhan kami ada 3, itu berarti kalau kami berdoa, kami hrs 3 kali berdoa, msg2 kpd tiap Tuhan kami. Berarti kami harus 3x beribadah kpd tiap2 Tuhan kami. Berarti gereja kami ada 3 macam jg dong ? kan bukan begitu....

Yohanes 14:6-14
Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. Sekiranya kamu mengenal Aku, pasti kamu juga mengenal Bapa-Ku. Sekarang ini kamu mengenal Dia dan kamu telah melihat Dia." Kata Filipus kepada-Nya: "Tuhan, tunjukkanlah Bapa itu kepada kami, itu sudah cukup bagi kami." Kata Yesus kepadanya: "Telah sekian lama Aku bersama-sama kamu, Filipus, namun engkau tidak mengenal Aku? Barangsiapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa; bagaimana engkau berkata: Tunjukkanlah Bapa itu kepada kami. Tidak percayakah engkau, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku? Apa yang Aku katakan kepadamu, tidak Aku katakan dari diri-Ku sendiri, tetapi Bapa, yang diam di dalam Aku, Dialah yang melakukan pekerjaan-Nya. Percayalah kepada-Ku, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku; atau setidak-tidaknya, percayalah karena pekerjaan-pekerjaan itu sendiri. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar dari pada itu. Sebab Aku pergi kepada Bapa; dan apa juga yang kamu minta dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya, supaya Bapa dipermuliakan di dalam Anak. Jika kamu meminta sesuatu kepada-Ku dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya."

Pak Dimas, tolong baca secara perlahan, dan disimak baik2. Kalau perlu diulang.
Mungkin ayat2 diatas bisa menjelaskan pertanyaan bapak.

Tuhan itu satu pak. ketika kita berdoa didalam nama Tuhan Yesus kristus, itu jg berarti kita berdoa kpd Bapa dan Roh Kudus. Ketiganya tidak mungkin berlawanan, karena "istilah bodoh"nya : orangnya itu-itu juga.

Saya minta maaf sebesar2nya pd pak dimas kalau post saya ini terlalu panjang memuat ayat2 alkitab, namun ini saya lakukan agar kita semua bisa sama2 mengerti.

Thanks atas waktunya

Someone said...

Apa maksudnya Allah Bapa dan Tuhan Yesus Kristus itu sama???

Padahal Allah itu Sang Pencipta dan Yesus (Nabi Isa) adalah manusia ciptaanNya.
Jadi mana Sang Pencipta dan mana manusia ciptaannya??? katanya SAMA???

Bingung, bingung,gue bingung,
Pikir ndiri dah situ

Steve said...

Kalau bingung pegangan pak... ;)

Biar kiranya kasih karunia dari Roh Kudus yg memberi pengertian kpd anda semua.

DimasRangga said...

Pak “Temannya Sahabat” mengatakan “Hahahahaha, lucu juga tuh. Masalahnya Muhammad aja gak selamat, apalagi pengikutnya.
Itu sebabnya mengapa nanti pada akhir jaman yg datang itu Isa/Yesus karena Dia itu jalan yg lurus, bukan Muhammad. Anda perlu berfikir yg mendalam lg tuh, mengapa bukan Muhammad yg dipilih utk tugas ini.”

Muhammad memiliki tugas yg sama seperti nabi-Nabi yg lain (ABRAHAM, ADAM, NOAH, YOSEF, SAMUEL, SOLOMON, dll) sebagai “UTUSAN”-Nya.

Isa adalah nabi seperti yang lain, Kenapa Nabi Isa yg dipilih. Jawabnya krn ada kejadian Luar biasa dan ketetapan-Nya. Beliau bukan mati dibunuh oleh ciptaannya sendiri krn beliau adalah manusia biasa. Tuhan Maha Kuasa, Maha Powerful, Maha Kuat dan Maha Segalanya Tidak mungkin dianiaya dan dibunuh oleh sesuatu ciptaannya sendiri? Anda sudah Bilang kan Allah itu ya Yesus sendiri , 3 didalam satu, artinya jk manusia membunuh Yesus berarti manusia membunuh ALLAH kan (karena Yesus bagian tak terpisahkan dr ALLAH- Kalau Anda tau ilmu irisan didalam ilmu matematika)?

Begitulah Isa diangkat kesyorga dan yang disalib adalah manusia yang diserupakannya. Jadi dia terpilih yg menjadi juru selamat karena banyak orang yang tersesat dimuka bumi ini sejak diangkatnya ke syorga sehingga beliau sendiri yang harus turun tangan untuk meluruskan dan menyelamatkan umat manusia dari kesesatan “LASKAR IBLIS”. Termasuk mengcounter bahwa dirinya bukanlah Tuhan dan yang Beliau sembah adl Allah saja dan menghancurkan salib-salib, membunuh pemimpin Yahudi/Dajjal, dll.

DimasRangga said...

Anda mengatakan “Setiap hari anda mendoakan agar Muhammad bisa berada di tempat yg layak di sisi Tuhan YME. Lantas selama ini dia ada dimana ?? Wah, jadi mikir lagi deh.....” (Coba ajukan bukti ilmiah tentang statement anda ini, darimana asalnya? )

Muhammad sudah berada disyurga Dan dijamin oleh Allah sendiri. Jika kita memberikan ucapan selamat kepadanya adalah suatu bentuk penghormatan dan rasa kasih sayang padanya, karena itu akan berbalik utk kebaikan kita sendiri.

Salawat/ doa keselamatan untuk nabi Muhammad bagi orang islam adalah merupakan perintah Allah dalam salah satu surat dalam Al-Quran " Sesungguhnya Allah dan Malaikat2-Nya bershalawat atas nabi. Wahai orang orang yang beriman bershalawatlah kamu kepadanya.” sebenarnya shalawat atau ucapan keselamatan itu untuk dirinya sendiri. Nabi telah berjanji bahwa dia akan memberikan shafaat/pertolongan kepada umatnya yang senantiasa bershalawat padanya nanti pada hari kiamat, dimana setiap orang menangis meminta pertolongan.dan setiap umat agar menuju kepada Tuhannya.

Saya Balik bertanya kenapa umat Nasrani suka jg mengucapkan "PUJI TUHAN" atau “PUJI YESUS? Apakah itu berarti Yesus tidak terpuji atau belum terpuji? Gunakanlah akal? Atau menggunakan mukjizat lg? manusia mau memujinya mau tidak, udah dari sononya Tuhan Allah itu memang Maha Terpuji dan sudah Maha Terpuji. Jadi apa gunanya mengucapkan "Puji Tuhan"?

Sahabat said...

Ha ha ha...DOUBLE GREAT Pak Dimas Rangga.
Bapak memang sahabat saya yang mengasihi Nabi Muhammad dan Nabi lain utusan ALLAH SWT.

Temannya Sahabat said...

Kalau umat islam suka bilang Allahu akbar, itu tandanya Allahnya orang islam tidak besar atau belum besar ?

Mau dibilang besar apa nggak, Allah itu ya maha besar. Gak usah loe bilang juga orang udah tau.

tapi anehnya teriak2 Allahu akbar sambil mukulin orang, sambil bakarin tempat ibadah. Tanya Kenapa ??

Sahabat said...

Ada yg ber "label" umat Muslim namun tingkah laku dan perbuatannya tidak mencerminkan ke "Musliman"nya.
Sama saja dengan umat kristiani khan Pak???
Apakah setiap umat kristiani dijamin baik, nggak pernah mukul orang dan membakar tempat ibadah atau membunuh orang???

mengenai Puji Tuhan dan Allahu Akbar:
Ketika Bapak mengatakan Puji Tuhan, Tuhan yg mana??
Umat Muslim memang selalu mendoakan Nabi mereka yaitu Nabi Muhammad.

Bedakan ucapan umat kristiani dan Muslim yg mencerminkan yg disembah oleh mereka :

Kristiani : Atas nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus --> ada 3 yg disebut (ada yg disekutukan selain Allah)
Muslim: Bismillahirrahman Nirrahim (Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang)---> hanya Satu yg Esa yg disebut.

Temannya sahabat said...

Sahabat said:
Ada yg ber "label" umat Muslim namun tingkah laku dan perbuatannya tidak mencerminkan ke "Musliman"nya.
Sama saja dengan umat kristiani khan Pak???
Apakah setiap umat kristiani dijamin baik, nggak pernah mukul orang dan membakar tempat ibadah atau membunuh orang???

Emang banyak kok orang kristen yg jahat. Tapi enggak bawa2 nama Tuhan. Klo dia mau ngebunuh, ya bunuh aja. gak usah teriak2 bawa nama Tuhan.
gue sih belom pernah denger orang kristen bakar mesjid. Tapi gak tau deh klo elo pernah denger apa nggak.

Agama tuh nggak ngejamin, mau islam, kristen ,budha, hindu. klo hidupnya brengsek mah tetep aja masuk neraka.
Klo kristen tapi hidupnya brengsek ya sama aja.

Steve said...

DimasRangga said :
Muhammad memiliki tugas yg sama seperti nabi-Nabi yg lain (ABRAHAM, ADAM, NOAH, YOSEF, SAMUEL, SOLOMON, dll) sebagai “UTUSAN”-Nya.

I said :
Boleh tahu pengertian nabi menurut islam ?
Menurut saya, dari nama2 diatas cuma Samuel yg memang nabi.
Abraham bukan nabi, dia tidak menyebarkan firman Allah kpd umatNya. Namun Dia memiliki iman yg hebat.
Adam ? Dia cuma manusia pertama yg dijadikan Tuhan. gara2 imannya yg lemah, kita semua ada di dunia yg penuh dgn kesusahan ini ;)
Nuh ? Dia jg tidak menyebarkan firman Allah. Dia hanya orang yg TAAT kpd Allah.
Yosef, mgkn maksudnya Yusuf anak Yakub ya ? Dia jg tidak menyebarkan firman Allah. Tapi dia hidup benar dimata Allah.
Solomon itu salomo ya ? Dia itu seorang raja yg minta dan diberi hikmat oleh Allah. Awalnya ia hidup benar dimata Tuhan, dan sempat menulis kitab Kidung agung. Namun di akhir hidupnya salomo melakukan yg jahat dimata Allah. istrinya 700, selirnya 300. Gimana mau mikirin Tuhan, mikirin istri2nya aja udah pusing. Tapi biar penghakiman Tuhan yg memutuskannya.

Intinya ??
Terlalu mudah menganggap seseorang Nabi. Orang biasa dibilang nabi. Tuhan juga dibilang nabi. Kebablasan deh jadinya...

Anonymous said...

Halo teman-teman semuanya..

Sudah lama saya ingin memberi comment tentang blog ini. Terus terang, membaca blog ini makin memberi pencerahan pada hidup saya. Saya pun harus memberi acungan jempol pada Mas Dimas, yang demikian komprehensif menyambungkan titik titik yang terputus menjadi satu kesatuan yang utuh.


Saya terlahir Islam, tapi sempat mempertanyakan agama apa yang seharusnya saya pilih. Semua agama menawarkan surga, semua ajaran juga memiliki ajaran yang baik. Saya sempat menjadi Agonist cukup lama, percaya Tuhan itu ada, tapi saya bingung agama mana yang harus saya peluk. Intinya saya mencari sebuah agama yang secara konsisten secara sejarah dan juga logis (meski saya tahu agama itu sifatnya keyakinan, sehingga kadang logika pun terkalahkan). Saya mulai mempelajari tentang agama Kristen, Hindu, Budha, Yahudi, dan Islam. Bahkan kadang-kadang cari tahu juga tentang sekte-sekte atau kepercayaan yang tidak lazim, dsb. (Tapi mohon maaf, pengetahuan saya masih terbatas dibandingkan teman-teman yang ada forum ini, jadi apabila terdapat pertanyaan yang menyangkut perjalanan spiritual kala itu, terutama perbandingan tentang agama atau kepercayaan, saya tidak dapat membahasnya).

Dalam perjalanan tsb, satu hari saya iseng membuka-buka buku agama Islam ketika masih di bangku SMA. Hati saya tersentuh pada sebuah kalimat yang saya temukan pada Kata Pengantar buku tersebut. Mungkin kedengerannya sepele, tapi ini cukup memberi sedikit enlightment bagi saya. Di situ tertera "Manusia adalah khalifah di dunia ini. Oleh karenanya, tidak seperti mahluk lainnya, ia dibekali akal dan pikiran sebagai penyeimbang nafsu yang diberikan Allah SWT padanya)". Pada paragraf selanjutnya tertulis "Islam merupakan agama terakhir, yang diturunkan sebagai penyempurna dari agama-agama yang diturunkan sebelumnya". Saat itu pula saya berpikir bahwa sebagai agama terakhir, pasti ada penyebabnya mengapa Islam diturunkan ke dunia, dan mengapa Muhammad adalah Rasul terakhir. Logika saya pun mulai berjalan, sejalan dengan kembalinya keimanan saya pada Islam. Dan semakin saya mempelajarinya, semakin saya melihat konsistensi dan logika yang mendukungnya.

Dari tulisan Mas Dimas, ada beberapa poin yang saya setuju, dan mungkin ada beberapa poin yang ingin saya tambahkan:
•Memang benar adanya bahwa turunnya Adam dan Hawa di dunia ini adalah hasil dari pengaruh Iblis. Kala itu Iblis memang tidak terima, iri dan dengki melihat manusia yang diciptakan Tuhan dianggap lebih superior dibandingkan dirinya. Ia tidak mengerti bahwa dirinya sebagai mahluk yang loyal dan patuh pada Tuhan harus menyembah pada Adam yang tercipta dari tanah, sementara ia sendiri terbuat dari api. Tidak seperti malaikat yang dengan patuh bersujud di hadapan manusia, Iblis menolak mentah-mentah permintaan Tuhan untuk menghormati manusia. Suatu hari ia berhasil merayu Adam untuk memakan buah yang dilarang Tuhan. Tuhan begitu murka pada Iblis dan bersumpah akan memasukkannya ke neraka selama-lamanya. Tapi Iblis tidak begitu saja menyerah, ia memohon agar Tuhan dapat memanjangkan umurnya untuk menggoda manusia hingga dunia ini kiamat. Tuhan pun kemudian memaafkan Adam, namun tetap mengusirnya ke dunia, dan Adam akan kembali ke pada waktu yang sudah ditentukan (setelah kiamat).

•Sumpah Iblis tidak main-main. Iblis sangat serius dan fokus untuk menggoda dan menyesatkan manusia, agar suatu saat bisa menemaninya nanti. Kebetulan hal ini ditunjang oleh akal dan nafsu yang dimiliki manusia, sehingga terkadang dengan mudah Iblis memberikan ilham atau inspirasi pada manusia untuk menentang ajaran-ajaran agama yang diturunkan oleh Tuhan. Salah satu ras manusia yang sudah dan paling mudah ditunggangi Iblis sejak lama adalah Bangsa Yahudi. Bangsa yang munafik, ambisius, sombong, bernafsu besar dan tidak pernah tahu bersyukur. Manusia yang sombong paling mudah dikalahkan oleh Iblis. Tapi tidak heran kalau Bangsa Yahudi ini sombong, karena mereka pintar luar biasa, hingga bisa merancang dan memproyeksikan masa depan sampai 100 tahun ke depan, membuat peradaban yang sangat maju, dan membuat kerusakan luar biasa di atas bumi. Bangsa Yahudi memang pintar, tapi sepertinya Iblis lebih pintar karena bisa menunggangi Bangsa Yahudi. Menurut saya pribadi, bisa aja kan kalau proyeksi mereka itu berdasarkan bisikan Iblis? Toh Iblis selalu curi dengar apa yang akan terjadi di masa depan?

•Kembali pada peradaban Bangsa Yahudi, sebetulnya peradaban mereka itu muncul jauh sebelum adanya Mesir (maaf ya Mas, saya mencoba melengkapi saja). Mungkin asal muasalnya begini, sejak banjir besar yang melanda di zaman Nabi Nuh, mulai saat itulah manusia mulai beranak pinak dan menyebar ke seluruh dunia, hingga menurunkan Nabi Ibrahim. Nabi Ibrahim, sebagai Bapak para nabi, seperti kita ketahui mempunyai 2 anak, yaitu Nabi Ishak dan Nabi Ismail. Nabi Ishak kemudian menurunkan anak bernama Esau dan Yakub (mungkin ada anak lain yang saya tidak tahu, mohon maaf). Yakub, seperti kita ketahui kemudian akan menurunkan para nabi-nabi Bangsa Yahudi dengan peradabannya yang gemilang, mulai dari Yusuf, Daud, Sulaiman. Namun jauh sebelum nabi-nabi ini ada, sebetulnya salah satu anak Nabi Ishak bernama Esau, kemudian menurunkan bangsa-bangsa dengan peradaban tidak kalah gemilang yang bernama Babylonia. Sementara Nabi Ismail sendiri, yang merupakan anak seorang Budak bernama Siti Hajar, di kemudian hari akan menurunkan Nabi Muhammad SAW.

•Mungkin sebagian dari teman-teman pernah mendengar Peradaban Babilonia yang terkenal dengan Jembatan Gantungnya? Saat itu Babylonia merupakan pusat peradaban di seluruh dunia, dan peradaban tsb merupakan peradaban yang dibuat oleh Bangsa Yahudi turunan Esau. Bangsa ini benar-benar dirasuki oleh Iblis, sehingga mereka sangat memuja Dewa Ra, atau lebih dikenal dengan Dewa Matahari. Tapi apa hubungannya? Ya, karena Iblis merasa ia adalah Matahari, yang sama-sama terbuat dari api dan sama-sama merasa dirinya bisa memberikan penerangan. Jangan lupa kalau Iblis selalu ingin mengalahkan Tuhan, dan ia ingin menjadi pusat perhatian. Tidak heran jika seluruh ilmu yang Bangsa Babylonia kembangkan seperti astrologi dan astronomi semuanya berpusat pada Matahari. Tidak heran juga kalau semua simbol yang dipakai oleh Iblis tidak jauh dari gambar Mata (knowledge) atau gambar Matahari. Di sini Iblis begitu gencar untuk mengaburkan ide Tuhan Yang Maha Esa, dengan membuat konsep Ketuhanan yang majemuk (konsep Dewa-Dewi).

•Kemudian, dengan berjalannya waktu, peradaban Babylonia pun mulai berkembang ke Mesir. Saat itu Mesir sangatlah kuat, dan ia mengadakan ekspansi ke seluruh dunia. Seperti halnya virus, ajaran tentang Dewa Ra ini menyebar begitu cepat ke seluruh dunia, sehingga tidak heran kalau Peradaban Inca, Maya pun memiliki kesamaan Tuhan, yaitu Dewa Ra. Hebatnya, setiap peradaban yang berkembang akan menghasilkan peradaban tambahan, yang aplikasinya disesuaikan. Ajaran tentang Tuhan yang majemuk ini disebarkan ke Romawi (Dewa-Dewi), Yunani (Dewa-Dewi), India (muncullah Hindu dengan Trimurtinya), China (muncullah Budha dan Dewa-Dewa yang majemuk), dsb. Secara praktek, akar pengaruh mereka adalah ajaran tentang Dewa Ra, dan selalu ada bayang-bayang Yahudi di setiap peradaban. Lucunya, semua peradaban ini ketika sudah besar selalu hancur karena intrik internal.

•Ajaran Nabi Musa untuk memberi peringatan pada Bangsa Yahudi baru datang jauh sesudah Iblis mencengkeramkan ajaran mereka kuat-kuat di lubuk Bangsa Yahudi. Tidak mengherankan kalau Firaun maupun Bangsa Yahudi tidak begitu saja dengan mudah untuk menerima ide tentang Tuhan Yang Tunggal, Allah SWT lewat Taurat yang disampaikan Nabi Musa. Meski berulang kali nabi Musa menyuruh Firaun dan Bangsa Yahudi untuk menyembah Allah SWT, tetap saja mereka kembali menyembah Patung Sapi Emasnya. Sapi merupakan binatang yang dipuja oleh Bangsa Yahudi, tak heran jika sapi juga disucikan oleh Bangsa Mesir atau Agama Hindu. Meski sudah ditolong puluhan kali, dan ratusan kali Allah SWT menunjukkan kekuasaan-Nya, Bangsa Yahudi tetap keukeuh tidak mau mengakui Allah SWT, mereka malah makin membuat kerusakan-kerusakan di dunia dan berlomba-lomba menyesatkan manusia.

•Sejak kematian Nabi Musa, banyak Rabi Yahudi yang berani mengganti isi Taurat. Hal ini dikarenakan kecintaan mereka dalam menyembah berhala, yang intinya adalah tetap memuja Dewa Ra, meski dengan cara yang implisit alias tidak terang-terangan. mereka membunuh nabi-nabi yang ingin menyebarkan agama Allah SWT. Dengan entengnya mereka membolak-balikkan fakta, mengubah isi Taurat menjadi sebuah kitab sendiri bernama Talmud, dengan ajaran inti bahwa mereka adalah Bangsa yang Super. Dengan sombongnya mereka menyatakan bangsa lain adalah Budak yang harus dibasmi, bahkan diperdaya untuk kepentingan mereka. Orang Yahudi tidak akan berpikir dua kali untuk menghabisi bangsanya sendiri, kalau memang orang tersebut bisa menghalangi rencana mereka. Kalau bangsanya sendiri saja bisa dihabisi, apalagi bangsa lain?

•Setelah Nabi Musa, masih terdapat beberapa Rasul yang turun untuk memperbaiki keadaan dan mengajarkan bahwa Tuhan itu Maha Esa, seperti Nabi Daud, Nabi Sulaiman dan Nabi Isa. Kegemilangan Bangsa Yahudi ditandai oleh Zaman Nabi Daud dan Nabi Sulaiman, di mana kehidupan masyarakat di zaman itu begitu makmur. Tidak mengherankan, jika saat ini Israel begitu gencar ingin merebut Palestina, karena di bawah Masjidil Aqsa terpendam Kuil Sulaiman yang sangat mereka banggakan. Sekedar sharing saja, dulu kiblat umat Muslim shalat adalah Masjidil Aqsa yang ada di Palestina. Suatu hari ketika Rasulullah sedang melaksanakan sholat di sebuah Mesjid, turun wahyu dari Allah SWT lewat Jibril untuk membalik arah kiblatnya menuju Masjidil Haram di Makkah. Memang Allah SWT lebih tahu apa yang manusia tidak tahu. Jika sampai sekarang umat Islam masih berkiblat ke Palestina, maka apa jadinya jika Masjidil Aqsa jatuh ke tangan orang Yahudi? Umat Islam bisa kehilangan identitasnya.

•Ketika Nabi Isa turun untuk meluruskan ajaran mereka, Rabi-rabi orang Yahudi tidak menyukainya. Tidak mengherankan jika akhirnya Nabi Isa As menjadi sasaran pembunuhan selanjutnya. Dengan pertolongan Allah SWT, Nabi Isa langsung diangkat ke surga dan masih hidup hingga saat ini, sehingga sebetulnya orang yang dibunuh dan difitnah sebagai Yesus adalah Judas Ascariot, salah satu murid Nabi Isa. Injil pun banyak mengalami perubahan, salah satunya adalah tentang cerita Nabi Ibrahim yang akan menyembelih Nabi Ishak As sebagai pengorbanan pada Tuhan. Padahal dalam versi Islam, ada beberapa ritual yang dilakukan dalam Ibadah Haji dan Umrah untuk menceritakan perjalanan Nabi Ibrahim sebelum menyembelih Nabi Ismail, bukan Nabi Ishak (ingat Nabi Ishak tidak berada di sekitar Makkah, tapi ia tinggal dengan ibunya di Tanah Kan’an/Palestina), seperti Jumrah (melempar batu sebagai simbol melawan setan yang menggodanya) dan penyembelihan binatang Qurban pada hari raya Idul Adha (sebagai simbol pengurbanan manusia terhadap harta benda yang dimilikinya). Selain itu, terdapat beberapa situs asli yang masih ada di Makkah Al Mukaramah, seperti Makam Ibrahim (tapak kaki Ibrahim ketika menyusun Ka’bah), atau air zam-zam (air yang memancar dari kaki Ismail ketika ibunya, Siti Hajar berlari-lari sebanyak 7 x dari Bukit Shafa dan Marwa mencari air minum untuk bayinya yang kehausan di Padang pasir). Peristiwa berlari sebanyak 7x ini menjadi salah satu ritual ibadah Haji dan Umroh, dan dinamakan Sai. Tapi mengapa agama Kristen mengklaim bahwa Nabi Ibrahim melakukan pengorbanan terhadap nabi Ishak? Saya menduga karena Ismail adalah nenek moyang bangsa Arab yang kelak menurunkan Nabi Muhammad, selain juga ia adalah seorang Arab, sehingga apapun yang berhubungan dengan Muhammad dalam Injil harus segera dihilangkan.

•Mohon maaf sebelumnya jika anda adalah seorang Nasrani, tapi ini adalah hasil pengamatan saya terhadap beberapa ajaran Kristen yang tidak konsisten. Jika Isa As turun di Yerusalem, mengapa pusat peradaban ada di Vatican? Jika versi Injil yang asli itu dalam Bahasa Hebrew (bahasa Nabi Isa As), mengapa akhirnya yang menjadi acuan adalah Bahasa Latin? Injil telah mengalami berapa kali translate, sehingga tidak menutup kemungkinan dalam masa penterjemahan tsb isinya pun dapat ditambah, diganti, dihapus untuk mengcounter kenyataan bahwa setelah Isa As akan turun Nabi Muhammad SAW, yang menjadi ancaman besar bagi eksistensi Bangsa Yahudi. Buktinya kan hingga sekarang injil asli tidak seorang pun tahu ada di mana. Pernahkah anda berpikir tentang konsep Trinitas adalah buatan Rabi-rabi Bangsa Yahudi, di mana mereka dengan sengaja mengaburkan konsep Tuhan Yang Maha Esa? Bangsa Yahudi sangat menyukai patung, mungkin ini mengapa Yesus dan Bunda Maria selalu dibuat dalam bentuk Patung. Dan pernahkah anda berpikir bahwa gambar Yesus selalu disertai dengan cahaya di balik kepalanya? Tidakkah itu melambangkan Matahari, simbol Dewa Ra yang kita perbincangkan di awal? Apakah anda yakin bahwa Nabi Isa itu lahir di tanggal 25 Desember? Apakah anda tahu bahwa 25 Desember adalah ritual yang dilakukan orang – orang Babylonia atau Mesir untuk menghormati Dewa Ra? Tahukan anda bahwa lambang salib itu salah lambang yang dipakai Bangsa Mesir? Tidakkah anda merasa antara agama Nasrani sangat serat hubungannya dengan Peradaban Mesir? Kita harus waspada bahwa Bangsa Yahudi mengancam seluruh sendi kehidupan manusia. Jika mereka bisa menciptakan liberalisme, kapitalisme, komunisme, fashion, fast food, musik, apa tidak mungkin mereka mengganti isi Injil Wong isi Taurat sendiri saja dirubah?

•Dalam Al Quran disebutkan bahwa Allah pun menyerukan Bani Israil (Bangsa Yahudi) untuk melaksanakan Shalat, Puasa, Zikir. Persis seperti apa yang dijalankan oleh Umat Muhammad. Boleh percaya atau tidak, ketika suatu saat Nabi Isa As turun ke dunia, beliau tidak hanya akan membunuh dajjal, tapi juga akan menghancurkan salib-salib yang menjadi sumber fitnah bagi dirinya, kemudian mengambil wudhu dan melaksanakan sholat untuk memberi tahu pada umat Nasrani bahwa ajaran yang telah mereka ikuti saat ini adalah salah. Shalat, zakat, puasa, berbakti pada orang tua, adalah inti ajaran 3 Agama Samawi, yaitu Yahudi, Nasrani, Islam, agama yang diturunkan oleh Allah SWT.

•Akhir kata, Allah SWT dan juga umat Islam di seluruh dunia tidak membutuhkan orang non Muslim untuk membuka hati atau mengerti ajaran Islam, tapi setidaknya berpikir dan mencari tahu ada apa di balik semua kehancuran di dunia ini. Karena jelas tertera dalam Al Qur’an bahwa ”Agamamu adalah agamamu, agamaku adalah agamaku”. Dan bagi orang yang masih keras hatinya, mungkin memang sudah suratan takdir Allah SWT, di mana Allah SWT telah menutup telinga dan hati mereka untuk menerima kebenaran. Tapi hingga kebenaran itu datang, mungkin waktunya sudah terlambat. Bukan suatu rahasia bahwa orang non muslim selalu berusaha untuk menghancurkan orang muslim (mungkin hal ini juga akibat pengaruh bisikan Iblis), dan akibat kekurangpahamannya terhadap agama, orang muslim dengan sangat mudah jadi mangsa empuk.

•Agama Islam bukan agama pemaksa, melainkan agama yang mengajarkan perdamaian dan kasih sayang seperti yang dicontohkan Baginda Rasulullah SAW. Kalau anda melihat sesuatu yang buruk dari perbuatan orang muslim sekarang, mungkin ia muslim yang kurang memahami esensi agamanya sendiri, sehingga mau ditunggangi Iblis atau Iblis yang menjelma menjadi manusia. Sebagai umat Islam, kita harus lebih banyak belajar dari berbagai sisi agar tidak terjerumus pada jebakan-jebakan Iblis, dan makin mensyukuri bahwa kita sudah sangat beruntung berada di dalam agama yang sempurna, konsisten, dan masuk dalam logika manusia yang berpikir. Tidak mengherankan jika mukzizat Nabi Muhammad SAW adalah Al Qur’an, karena ia adalah pegangan bagi seluruh umat manusia yang mau membuka hati dan pikirannya. Di manapun umat Islam berada, apapun bahasa terjemahannya, ketika kita melafazkan Al Qur’an bunyi dan artinya akan sama. Itu hanya sebagian dari contoh konsistensi agama Islam.

Alhamdulillah saya masih mendapatkan kesempatan untuk melakukan sharing pengalaman ini. Mohon maaf jika ada yang salah dari perkataan saya. Saya merasa bersyukur dan berbahagia melakukannya, meski sebagian dari anda mungkin kesal membacanya.

Steve said...

Jadi begitu ya pak...

Berarti pembicaraan kita tdk akan selesai2 nih pak. karena tokoh2 yg kita ceritakan ternyata berbeda2.

Tuhan saya berbeda dgn Allah SWT anda.
Yesus saya tidak sama dgn Isa AS anda.
iblis saya berbeda dgn iblis anda.
Apalagi kitabnya.

Ternyata bukan jagoannya aja yg beda, ternyata penjahatnya (baca : iblis) jg beda. Pantesan aja, filmnya beda judul sih..

Steve said...

Pak Dimas,
menurut anda Bible direvisi oleh Yahudi ? Utk apa pak ? Yahudi tidak mau menerima Yesus sbg Tuhan sampai sekarang, bahkan membunuhNya. lalu kalau skrg orang jd percaya kpd Yesus gara2 Bible "bikinan" Yahudi, siapa yg rugi ? yahudi sendiri dong ?? yahudi tidak sebodoh itu pak.

Lalu anda bilang bible sekarang bikinan Paulus. Anda tahu Paulus ? Dulu namanya Saulus, salah satu orang yg paling benci pengikut Yesus. Dia sdh membunuh begitu banyak pegikut Yesus. Singkat cerita dia bertobat.
Kalau paulus lebih menekankan bahwa Yesus adalah Tuhan, untungnya apa buat dia ??
Yg ada juga kalo Paulus sendiri yg ngaku2 klo dia itu tuhan. itu lbh masuk akal. seperti lia eden, ahmad musadek, cthnya.

Steve said...

Mulai sekarang saya tdk akan pernah menulis kata "Isa/Yesus" lagi. Karena Isa dan Yesus jauh berbeda. Terima kasih atas pelajaran berharga ini.

Yesus saya MATI disalib, dan bangkit pada hari yg ketiga utk menebus dosa2 saya. MuridNya Yudas yg mengkhianati Dia meyesali perbuatannya dan mati GANTUNG DIRI.

Isa AS Anda TIDAK MATI disalib, tetapi langsung diangkat ke surga. Muridnya yg kebetulan jg bernama Yudas menggantikan dirinya DISALIB karena mukanya "mirip" Isa.

iblis sudah ada sebelum manusia diciptakan. iblis (lucifer) tadinya juga malaikat. karena sombong dan ingin sama seperti Allah, makanya ia dibuang ke bumi. ia pun membawa 1/3 malaikat yg ada di surga utk ikut bersamanya. Tidak ada ceritanya iblis disuruh Allah utk sujud menyembah manusia. Tidak ada baik dilangit maupun dikolong langit ini yg boleh disembah kecuali TUHAN. Coba anda pikir buat apa Tuhan menyuruh iblis menyembah manusia ??

Yesus tidak lahir di tgl 25 desember ?? Itu betul. 25 des itu hari pesta dewa matahari ? Memang betul. Saya pun pernah membacanya.
Sejarahnya saya ingat, tapi nama raja dan bangsanya saya lupa. kira2 begini. tadinya bangsa itu punya kebiasaan merayakan dewa matahari pd tgl 25 des. Lalu raja yg terpilih kebetulan beragama kristen. Dia tdk ingin rakyatnya menyembah dewa2, tp sulit utk melepaskan kebiasaan di tgl tsb. Jadinya raja tsb memutuskan bahwa tgl 25 desember tsb sbg hari lahirnya Yesus Kristus, bukan lagi dewa matahari. Rakyatnya pun mengikutinya. Mereka tetap merayakan pesta, tp yg disembahnya bukan lg dewa, tp Yesus Kristus, Tuhan sesungguhnya.

Masalah tgl brp sebenarnya Yesus lahir bukan pokok utama. Yg jelas Dia lahir ke dunia ini utk saya dan anda.

Steve said...

Anonymous said :
Kegemilangan Bangsa Yahudi ditandai oleh Zaman Nabi Daud dan Nabi Sulaiman, di mana kehidupan masyarakat di zaman itu begitu makmur. Tidak mengherankan, jika saat ini Israel begitu gencar ingin merebut Palestina, karena di bawah Masjidil Aqsa terpendam Kuil Sulaiman yang sangat mereka banggakan. Sekedar sharing saja, dulu kiblat umat Muslim shalat adalah Masjidil Aqsa yang ada di Palestina.

I said :
Wah jadi tahu deh ternyata tanah palestina itu punya siapa. Kok bisa ya membangun masjid diatas tanah orang ? Emang gak ada IMM nya (baca : Ijin Membangun Masjid) ?

Anonymous said :
Injil pun banyak mengalami perubahan, salah satunya adalah tentang cerita Nabi Ibrahim yang akan menyembelih Nabi Ishak As sebagai pengorbanan pada Tuhan. Padahal dalam versi Islam, ada beberapa ritual yang dilakukan dalam Ibadah Haji dan Umrah untuk menceritakan perjalanan Nabi Ibrahim sebelum menyembelih Nabi Ismail, bukan Nabi Ishak (ingat Nabi Ishak tidak berada di sekitar Makkah, tapi ia tinggal dengan ibunya di Tanah Kan’an/Palestina),

I said :
Yg jelas peristiwa ini terjadi di salah satu gunung di tanah Moria. Saya kurang tahu sekarang termasuk di wilayah mana. Mohon petunjuknya.
Tapi peristiwa ini terjadi SETELAH pengusiran Abraham terhadap Hagar dan Ismail. Mereka berdua mengembara di padang gurun Bersyeba. Disinilah peristiwa sumur itu terjadi. Lalu mereka mengembara ke padang gurun paran.
Setelah sekian lama kemudian (ada ayat yg mengatakan Abraham masih lama tinggal disana), barulah ada cerita Kepercayaan Abraham diuji. Ayatnya pun jelas mengatakan nama si anak yg dimaksud.
Kejadian 22:2
Firman-Nya: "Ambillah anakmu yang tunggal itu, yang engkau kasihi, yakni Ishak, pergilah ke tanah Moria dan persembahkanlah dia di sana sebagai korban bakaran pada salah satu gunung yang akan Kukatakan kepadamu."

Mengapa Allah mengatakan anak yg tunggal, bukankah Ismail jg anak Abraham ? Masalahnya Ismail lahir bukan dari Sara istrinya. Istilahnya Ismail itu anak diluar nikah. Jd cuma satu yg diakui, yaitu Ishak.

Anonymous said :
Tapi mengapa agama Kristen mengklaim bahwa Nabi Ibrahim melakukan pengorbanan terhadap nabi Ishak? Saya menduga karena Ismail adalah nenek moyang bangsa Arab yang kelak menurunkan Nabi Muhammad, selain juga ia adalah seorang Arab, sehingga apapun yang berhubungan dengan Muhammad dalam Injil harus segera dihilangkan.

I said :
Akh, jangan suka berburuk sangka pak dengan hanya menduga2 tanpa bukti.

Anonymous said :
Mohon maaf sebelumnya jika anda adalah seorang Nasrani, tapi ini adalah hasil pengamatan saya terhadap beberapa ajaran Kristen yang tidak konsisten. Jika Isa As turun di Yerusalem, mengapa pusat peradaban ada di Vatican?

I said :
Saat itu Israel dijajah pemerintahan Romawi, mungkin saja kemudian dibawa kesana.

Anonymous said :
Injil telah mengalami berapa kali translate, sehingga tidak menutup kemungkinan dalam masa penterjemahan tsb isinya pun dapat ditambah, diganti, dihapus untuk mengcounter kenyataan bahwa setelah Isa As akan turun Nabi Muhammad SAW, yang menjadi ancaman besar bagi eksistensi Bangsa Yahudi. Buktinya kan hingga sekarang injil asli tidak seorang pun tahu ada di mana. Pernahkah anda berpikir tentang konsep Trinitas adalah buatan Rabi-rabi Bangsa Yahudi, di mana mereka dengan sengaja mengaburkan konsep Tuhan Yang Maha Esa?

I said :
Tahu darimana pak ? dari issue2 yg beredar saja kan ?
Tahukah anda kalau Alquran tidak lengkap ? Aisha (istri nabi SAW)mengatakan ada gulungan kertas, bagian dari alquran yg dimakan kambing ketika nabi SAW wafat ?
Itu semua hanya statement saja pak. Kebenarannya tidak teruji.

Anonymous said :
Dalam Al Quran disebutkan bahwa Allah pun menyerukan Bani Israil (Bangsa Yahudi) untuk melaksanakan Shalat, Puasa, Zikir. Persis seperti apa yang dijalankan oleh Umat Muhammad. Boleh percaya atau tidak, ketika suatu saat Nabi Isa As turun ke dunia, beliau tidak hanya akan membunuh dajjal, tapi juga akan menghancurkan salib-salib yang menjadi sumber fitnah bagi dirinya, kemudian mengambil wudhu dan melaksanakan sholat untuk memberi tahu pada umat Nasrani bahwa ajaran yang telah mereka ikuti saat ini adalah salah. Shalat, zakat, puasa, berbakti pada orang tua, adalah inti ajaran 3 Agama Samawi, yaitu Yahudi, Nasrani, Islam, agama yang diturunkan oleh Allah SWT.

I said :
Maksudnya shalat 5 waktu pak ? israel mana ngerti bahasa arab pak ?
Persis sperti yg dijalankan Muhammad ? Muhammadnya aja blm lahir.
Wah soal yg ini saya gak bisa komentar nih, masalahnya Isa AS itu lain dgn Yesus saya. Saya sih blm pernah dengar Yesus ambil air wudhu. Tp intinya ajaran agama anda sudah membawa permusuhan sejak awal.
Mengapa yg diserang hanya nasrani dan yahudi ? apakah hanya 2 agama ini saja yg sesat ? agama yg lain bebas2 saja ? bahkan yg atheis ?
Mengapa yg dibunuh cuma babi2 saja ? memang salah apa si babi ? kalo nggak suka babi, mestinya gak usah diciptakan donk.

Anonimous said :
Agama Islam bukan agama pemaksa, melainkan agama yang mengajarkan perdamaian dan kasih sayang seperti yang dicontohkan Baginda Rasulullah SAW.

I said :
Kalau demikian adanya, seharusnya tidak ada kata KAFIR utk sebutan non-muslim. Untukmu agamamu, untukku agamaku. Tidak main tebas bagi yg menolak. Tahu akibatnya kalau kamu kafir ?? Lihat saja di alquran. Ih sereeemm.

Anonimous said :
Kalau anda melihat sesuatu yang buruk dari perbuatan orang muslim sekarang, mungkin ia muslim yang kurang memahami esensi agamanya sendiri, sehingga mau ditunggangi Iblis atau Iblis yang menjelma menjadi manusia. Sebagai umat Islam, kita harus lebih banyak belajar dari berbagai sisi agar tidak terjerumus pada jebakan-jebakan Iblis, dan makin mensyukuri bahwa kita sudah sangat beruntung berada di dalam agama yang sempurna, konsisten, dan masuk dalam logika manusia yang berpikir.

I said :
Justru saya melihat, orang yg seperti itu adalah orang yg ilmu agamanya tidak rendah. Mungkin karena sudah ditanamkan kebencian dari awalnya.
Saya sering lihat di tv, anak tk dan sd sudah diajari oleh guru mereka utk mengutuk orang lain. Guru mereka memasang gambar seseorang, lalu anak2 itu bersama2 menginjak gambar itu, tanpa mengerti apa maksudnya. Bayangkan kelak setelah besar, akan jadi apa anak ini nantinya.

Biasanya kedalaman ilmu agama seseorang, diukur dari berapa panjang janggutnya. Maaf, hanya opini pribadi, sama sekali tidak mendasar ;)

Pak Dimas, thanks buat kesempatan yg diberikan…

DimasRangga said...

Temannya Sahabat said... “Kalau umat islam suka bilang Allahu akbar, itu tandanya Allahnya orang islam tidak besar atau belum besar ? Mau dibilang besar apa nggak, Allah itu ya maha besar. Gak usah loe bilang juga orang udah tau.”

Maaf pak jk emosi Bapak terganggu karena saya justru membalikan logika pertanyaan Bapak yg menanyakan “Setiap hari anda mendoakan agar Muhammad bisa berada di tempat yg layak di sisi Tuhan YME. Lantas selama ini dia ada dimana ??
Wah, jadi mikir lagi deh.....”

Saya JAWAB:” Muhammad sudah berada disyurga Dan dijamin oleh Allah sendiri. Jika kita memberikan ucapan selamat kepadanya adalah suatu bentuk penghormatan dan rasa kasih sayang padanya, karena itu akan berbalik utk kebaikan kita sendiri.

Salawat/ doa keselamatan untuk nabi Muhammad bagi orang islam adalah merupakan perintah Allah dalam salah satu surat dalam Al-Quran " Sesungguhnya Allah dan Malaikat2-Nya bershalawat atas nabi. Wahai orang orang yang beriman bershalawatlah kamu kepadanya.” sebenarnya shalawat atau ucapan keselamatan itu untuk dirinya sendiri. Nabi telah berjanji bahwa dia akan memberikan shafaat/pertolongan kepada umatnya yang senantiasa bershalawat padanya nanti pada hari kiamat, dimana setiap orang menangis meminta pertolongan.dan setiap umat agar menuju kepada Tuhannya.

Saya Balik bertanya kenapa umat Nasrani suka jg mengucapkan "PUJI TUHAN" atau “PUJI YESUS? Apakah itu berarti Yesus tidak terpuji atau belum terpuji? Gunakanlah akal? Atau menggunakan mukjizat lg? manusia mau memujinya mau tidak, udah dari sononya Tuhan Allah itu memang Maha Terpuji dan sudah Maha Terpuji. Jadi apa gunanya mengucapkan "Puji Tuhan"?”

Anda seharusnya tidak perlu menjawab itu karena itu adalah sebuah JAWABAN saya terhadap pertanyaan Bapak, Karena kami umat Islam juga memuji Allah setiap kali akan melakukan perkerjaan yaitu : “BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIIM” yang artinya “Dengan menyebut Nama Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang”.

Sebuah Jawaban yg tidak perlu dijawab, ada konotasi pertanyaan tp sifatnya hny utk mengajak berfikir dan dipahami didalam diri sendiri.

DimasRangga said...

Temannya Sahabat said... “tapi anehnya teriak2 Allahu akbar sambil mukulin orang, sambil bakarin tempat ibadah. Tanya Kenapa ??”


Ktk kita Orang Muslim membela diri dari kekejian dibilang “TERORIS”, jangan melihat REAKSI saja tapi lihatlah dan telaah “AKSI” penyebab atau latar-belakang dari timbulnya “AKSI” itu.

REAKSI dari apa?
Baca dan lihat buku sejarah PAK?..

Mau ajaran agama Bapak disamakan dg kekejian, kebrutalan dan kebejatan moral terbesar yg pernah dilakukan di abad 21 ini ,yg tdk pernah dilakukan oleh umat manusia sebelumnya yg memakan korban JUTAAN muslim didunia?

Pembantaian muslim dan penghancuran Masjid di Palestina, ingat pembantaian keji ratusan ribu muslim Bosnia (DIBUNUH, DIPERKOSA, anak2, kakek renta, dll dibunuh ada yg dipake KAMPAK, dibuka isi perut ibu yg mengandung, dll yg tidak layak sy sebutkan disini), di Iraq, di Afghanistan, di Tijikistan, di Sudan, di Poso, di Ambon, di Chechnya, di Kashmir, di India, Muslim Pattani, Muslim Moro, di Aljazair, Penjajahan atau IMPERIALISME oleh Inggris, Spanyol, Belanda, dll, dan tempat lainnya mengalami nasib yg sangat mengenaskan pd kebrutalan umat Kafir yg moralnya lebih rendah dari binatang ini.

Islam mengajarkan cinta kasih damai seperti yg diajarkan Nabi Ibrahim, Nabi Isa, Muhammad dan lainnya dan anti kekerasan tapi disatu sisi memiliki kewajiban ber “JIHAD” jk dianiaya, dilecehkan, dibunuh, dibantai dan lainnya kepada orang Kafir yg memerangi tapi diwajibkan melindungi Kafir yang tidak ikut-ikutan. Wong jelas-jelas dilarang didalam Islam menebang pohon disaat peperangan dan orang-orang yg berlindung dibawah bangunan ibadah mereka (tdk ikutan, anak-anak, ibu-ibu, kakek renta, dll)

Orang-orang kafir itu menginginkan kita Umat Islam agar nurut saja ktk mereka membantai kita, sedang mereka-mereka yg membalas dan yang membela diri disebut “TERORIS”, mana yg TERORIS Sebenarnya?

Seperti Kambing yg congek dan Dungu, dan bodoh saja mau diantri utk dipotong lehernya, sedang ktk ada kambing yg memberontak dan lari melawan dibilang kambing “TERORIS”

Anonymous said...

Anonymous said :
Injil pun banyak mengalami perubahan, salah satunya adalah tentang cerita Nabi Ibrahim yang akan menyembelih Nabi Ishak As sebagai pengorbanan pada Tuhan. Padahal dalam versi Islam, ada beberapa ritual yang dilakukan dalam Ibadah Haji dan Umrah untuk menceritakan perjalanan Nabi Ibrahim sebelum menyembelih Nabi Ismail, bukan Nabi Ishak (ingat Nabi Ishak tidak berada di sekitar Makkah, tapi ia tinggal dengan ibunya di Tanah Kan’an/Palestina),

I said :
Yg jelas peristiwa ini terjadi di salah satu gunung di tanah Moria. Saya kurang tahu sekarang termasuk di wilayah mana. Mohon petunjuknya.
Tapi peristiwa ini terjadi SETELAH pengusiran Abraham terhadap Hagar dan Ismail. Mereka berdua mengembara di padang gurun Bersyeba. Disinilah peristiwa sumur itu terjadi. Lalu mereka mengembara ke padang gurun paran.
Setelah sekian lama kemudian (ada ayat yg mengatakan Abraham masih lama tinggal disana), barulah ada cerita Kepercayaan Abraham diuji. Ayatnya pun jelas mengatakan nama si anak yg dimaksud.
Kejadian 22:2
Firman-Nya: "Ambillah anakmu yang tunggal itu, yang engkau kasihi, yakni Ishak, pergilah ke tanah Moria dan persembahkanlah dia di sana sebagai korban bakaran pada salah satu gunung yang akan Kukatakan kepadamu."

Mengapa Allah mengatakan anak yg tunggal, bukankah Ismail jg anak Abraham ? Masalahnya Ismail lahir bukan dari Sara istrinya. Istilahnya Ismail itu anak diluar nikah. Jd cuma satu yg diakui, yaitu Ishak.

Jawaban saya: Ishak dan Ismail adalah kedua anak Ibrahim berdasarkan pernikahan yang sah. Ismail bukan anak haram seperti fitnah yang beredar dalam ajaran Nasrani.

Anonymous said :
Tapi mengapa agama Kristen mengklaim bahwa Nabi Ibrahim melakukan pengorbanan terhadap nabi Ishak? Saya menduga karena Ismail adalah nenek moyang bangsa Arab yang kelak menurunkan Nabi Muhammad, selain juga ia adalah seorang Arab, sehingga apapun yang berhubungan dengan Muhammad dalam Injil harus segera dihilangkan.

I said :
Akh, jangan suka berburuk sangka pak dengan hanya menduga2 tanpa bukti.

Jawaban saya: Tidak perlu berburuk sangka pun sudah jelas kalau kenyataannya Nabi Muhammad itu sebisa mungkin tidak akan diakui keberadaannya oleh Yahudi dan Nasrani.


Anonymous said :
Mohon maaf sebelumnya jika anda adalah seorang Nasrani, tapi ini adalah hasil pengamatan saya terhadap beberapa ajaran Kristen yang tidak konsisten. Jika Isa As turun di Yerusalem, mengapa pusat peradaban ada di Vatican?

I said :
Saat itu Israel dijajah pemerintahan Romawi, mungkin saja kemudian dibawa kesana.

Jawaban saya: Itulah mengapa saya bilang kiblat saudara tidak konsisten.

Anonymous said :
Injil telah mengalami berapa kali translate, sehingga tidak menutup kemungkinan dalam masa penterjemahan tsb isinya pun dapat ditambah, diganti, dihapus untuk mengcounter kenyataan bahwa setelah Isa As akan turun Nabi Muhammad SAW, yang menjadi ancaman besar bagi eksistensi Bangsa Yahudi. Buktinya kan hingga sekarang injil asli tidak seorang pun tahu ada di mana. Pernahkah anda berpikir tentang konsep Trinitas adalah buatan Rabi-rabi Bangsa Yahudi, di mana mereka dengan sengaja mengaburkan konsep Tuhan Yang Maha Esa?

I said :
Tahu darimana pak ? dari issue2 yg beredar saja kan ?
Tahukah anda kalau Alquran tidak lengkap ? Aisha (istri nabi SAW)mengatakan ada gulungan kertas, bagian dari alquran yg dimakan kambing ketika nabi SAW wafat ?
Itu semua hanya statement saja pak. Kebenarannya tidak teruji.

Jawaban saya: Al Qur'an merupakan kitab terakhir yang isinya akan sama di belahan dunia manapun. Setiap ayat yang diturunkan ditulis pada Mushaf yang dikumpulkan dan dijaga bersama oleh Rasul, keluarga dan Sahabat-sahabatnya. Karena tidak ada satu pun sahabat Rasul yang nekad melahirkan ajaran/aliran yang menghasilkan kitab-kitab sendiri - sendiri seperti anak murid Nabi Isa. Lagipula jaman itu nulisnya bukan di kertas pak, tapi di kulit kambing, jadi kayanya ga mungkin ya kambing makan kulit sendiri.

Anonymous said :
Dalam Al Quran disebutkan bahwa Allah pun menyerukan Bani Israil (Bangsa Yahudi) untuk melaksanakan Shalat, Puasa, Zikir. Persis seperti apa yang dijalankan oleh Umat Muhammad. Boleh percaya atau tidak, ketika suatu saat Nabi Isa As turun ke dunia, beliau tidak hanya akan membunuh dajjal, tapi juga akan menghancurkan salib-salib yang menjadi sumber fitnah bagi dirinya, kemudian mengambil wudhu dan melaksanakan sholat untuk memberi tahu pada umat Nasrani bahwa ajaran yang telah mereka ikuti saat ini adalah salah. Shalat, zakat, puasa, berbakti pada orang tua, adalah inti ajaran 3 Agama Samawi, yaitu Yahudi, Nasrani, Islam, agama yang diturunkan oleh Allah SWT.

I said :
Maksudnya shalat 5 waktu pak ? israel mana ngerti bahasa arab pak ?
Persis sperti yg dijalankan Muhammad ? Muhammadnya aja blm lahir.
Wah soal yg ini saya gak bisa komentar nih, masalahnya Isa AS itu lain dgn Yesus saya. Saya sih blm pernah dengar Yesus ambil air wudhu. Tp intinya ajaran agama anda sudah membawa permusuhan sejak awal.
Mengapa yg diserang hanya nasrani dan yahudi ? apakah hanya 2 agama ini saja yg sesat ? agama yg lain bebas2 saja ? bahkan yg atheis ?
Mengapa yg dibunuh cuma babi2 saja ? memang salah apa si babi ? kalo nggak suka babi, mestinya gak usah diciptakan donk.

Jawaban saya: Ya, asal anda tahu, ibadah haji saja sudah dilaksanakan di zaman Ibrahim. Shalat adalah ibadah utama bagi aliran Samawi yang hak.Jadi bukan rahasia seluruh Rasul dan Nabi kami itu melaksanakan shalat, meski shalat paling disempurnakan tata caranya di zaman Muhammad.

Anda yakin kami menyerang Yahudi atau menyerang Nasrani? Bukankah dari dulu mereka yang awalnya memusuhi agama kami? Islam itu datang untuk meluruskan kesesatan semua agama yang sudah berhasil dibolak balik atau diciptakan oleh Iblis. Silahkan pikir sendiri.

Babi memang haram. Tidak makan babi pun hidup kok, malah lebih sehat. Prinsip agama kami adalah menjauhi yang tidak perlu, mubazir sia-sia, atau membahayakan. Ingat pak, "You are what you eat". Segala yang haram diciptakan untuk menguji iman kaum muslim pak, bukan non muslim.

Anonimous said :
Agama Islam bukan agama pemaksa, melainkan agama yang mengajarkan perdamaian dan kasih sayang seperti yang dicontohkan Baginda Rasulullah SAW.

I said :
Kalau demikian adanya, seharusnya tidak ada kata KAFIR utk sebutan non-muslim. Untukmu agamamu, untukku agamaku. Tidak main tebas bagi yg menolak. Tahu akibatnya kalau kamu kafir ?? Lihat saja di alquran. Ih sereeemm.

Jawaban saya: Kafir hanya sebutan bagi yang tidak beriman pada Allah SWT.

Anonimous said :
Kalau anda melihat sesuatu yang buruk dari perbuatan orang muslim sekarang, mungkin ia muslim yang kurang memahami esensi agamanya sendiri, sehingga mau ditunggangi Iblis atau Iblis yang menjelma menjadi manusia. Sebagai umat Islam, kita harus lebih banyak belajar dari berbagai sisi agar tidak terjerumus pada jebakan-jebakan Iblis, dan makin mensyukuri bahwa kita sudah sangat beruntung berada di dalam agama yang sempurna, konsisten, dan masuk dalam logika manusia yang berpikir.

I said :
Justru saya melihat, orang yg seperti itu adalah orang yg ilmu agamanya tidak rendah. Mungkin karena sudah ditanamkan kebencian dari awalnya.
Saya sering lihat di tv, anak tk dan sd sudah diajari oleh guru mereka utk mengutuk orang lain. Guru mereka memasang gambar seseorang, lalu anak2 itu bersama2 menginjak gambar itu, tanpa mengerti apa maksudnya. Bayangkan kelak setelah besar, akan jadi apa anak ini nantinya.

Biasanya kedalaman ilmu agama seseorang, diukur dari berapa panjang janggutnya. Maaf, hanya opini pribadi, sama sekali tidak mendasar ;)

Jawaban saya: Thats ok pak. Anda boleh beropini sesuka anda. Tapi agama kami tidak pernah menanamkan kebencian pada orang lain, mau agamanya sama atau beda. Prinsip hati-hati saja. Asal anda tahu, semua manusia derajatnya sama di mata Allah SWT, yang membedakan hanya amal ibadahnya saja.

Saya salut juga dgn Pak Steve ini, cukup detail dan juga kritis. Tapi bagus juga pak, anda selalu menchallenge kami, itu artinya sebetulnya anda punya ketertarikan untuk mencari tahu. Mudah-mudahan Allah SWT limpahkan hidayah-Nya untuk anda, panjang umur dan sehat selalu, untuk dapat membuktikan sendiri apa yang sudah saya tulis sebelumnya adalah benar adanya. Lagipula saya menulis untuk sharing knowledge untuk yang memang percaya, kalau tidak percaya ya nggak apa-apa.

Salam kenal,
Anonymus

Sahabat said...

he he Pak Steve, argumen anda menjadi mentah kembali ketika menghadapi argumen Pak Anonymous dan Pak Dimas Rangga.

Pertanyaan saya:
kalau sudah jelas2 Tgl 25 Des adalah tgl untuk merayakan dewa matahari, kenapa digunakan untuk merayakan kelahiran Tuhan Yesus???
Memangnya tidak bisa diganti dengan tgl lain??
Itu kan sama saja menyamakan Tuhan Yesus dg dewa matahari???
Maaf ya Pak Steve.

Steve said...

Menurut saya sih Isa AS itu…wafat.

Surat Maryam 33
Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali."

Al Imran 55
(Ingatlah), ketika Allah berfirman: "Hai Isa, sesungguhnya Aku akan menyampaikan kamu kepada akhir ajalmu dan mengangkat kamu kepada-Ku serta membersihkan kamu dari orang-orang yang kafir…”

terjemahan lain mengatakan
"(Ingatlah) ketika Allah berfirman: 'Ya, 'Isa, sesungguhnya Aku membuat engkau mati ('inni mutawaffiika') dan meninggikan (darjat) engkau kepadaKu…"

Tapi….. bisa juga tidak wafat.

Surat An Nissa 157-158
dan karena ucapan mereka: "Sesungguhnya kami telah membunuh Al Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah", padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa.
158. Tetapi (yang sebenarnya), Allah telah mengangkat Isa kepada-Nya. Dan adalah Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

Mereka yg dimaksud ini siapa ya ? apakah org yahudi ? Kalau iya, jelas saja mrk tdk membunuhnya, krn yg membunuh itu serdadu romawi.

Berarti…. Bisa juga ragu2.

Kenapa utk menyelamatkan Isa saja, Allah mesti “menipu” dgn cara ditukar dgn org yg mirip dgn Isa ? Kasihan sekali orang itu… jadi tumbal.

Berarti…,tidak mungkin caranya spt itu. Allah tdk mgkn menipu kan ??

Sekali lagi saya katakan, saya tidak ingin menyama2kan Yesus dgn Isa (lagi), karena sudah jelas berbeda. Saya hanya ingin tahu pengetahuan anda ttg kitab anda sendiri.

Anonymous said :
Ingat pak, "You are what you eat". Segala yang haram diciptakan untuk menguji iman kaum muslim pak, bukan non muslim.

I said :
Salah pak. You are what you think, say, and do. (bhs inggris saya ngaco ya ?) Pokoknya intinya kita itu dilihat dr cara berpikir, bertutur kata, dan kelakuan kita pak.
Dengar dan camkanlah: bukan yang masuk ke dalam mulut yang menajiskan orang, melainkan yang keluar dari mulut, itulah yang menajiskan orang.

Yang salah itu kalau kita makan…, tapi nggak mau bayar ;))

Anonymous said :
Saya salut juga dgn Pak Steve ini, cukup detail dan juga kritis. Tapi bagus juga pak, anda selalu menchallenge kami, itu artinya sebetulnya anda punya ketertarikan untuk mencari tahu. Mudah-mudahan Allah SWT limpahkan hidayah-Nya untuk anda, panjang umur dan sehat selalu, untuk dapat membuktikan sendiri apa yang sudah saya tulis sebelumnya adalah benar adanya.

I said :
Terima kasih pak. Tapi jgn panggil saya bapak. Saya ini masih muda (baca : anak kecil) pak. Pak Dimas saja spertinya masih jauh diatas saya. Hehehe.
Tapi yg jadi masalah pak, semakin banyak saya tahu ttg islam, semakin banyak pula saya mengetahui kekurangannya ;)) Semakin saya baca, semakin banyak ayat2 yg bertentangan satu sama lain.

Anyway, terima kasih doanya pak. Saya terima dgn mengucap syukur. Puji Tuhan !

Thx.

Steve said...

utk "Temannya Sahabat"
saya setuju dgn pak dimas, gak usah pake emosi. Salam damai, bro.

Sahabat said :
he he Pak Steve, argumen anda menjadi mentah kembali ketika menghadapi argumen Pak Anonymous dan Pak Dimas Rangga.

I said :
pak sahabat, kalau punya pendapat tlg dikeluarkan donk. jangan cuma numpang lewat pake nama pak dimas dan p.anonym. dari awal saya tidak mendapat ilmu apa2 dari tiap post anda.

Sahabat said :
Pertanyaan saya:
kalau sudah jelas2 Tgl 25 Des adalah tgl untuk merayakan dewa matahari, kenapa digunakan untuk merayakan kelahiran Tuhan Yesus???
Memangnya tidak bisa diganti dengan tgl lain??
Itu kan sama saja menyamakan Tuhan Yesus dg dewa matahari???
Maaf ya Pak Steve.

I said :
Tiap malam minggu si Amir pergi dugem, main perempuan,narkoba, dsb.
singkat cerita Amir bertobat. kini tiap malam minggu si Amir bikin pengajian di rumahnya. jadi tempat dugem sama donk dgn pengajian ? tiap malam minggu lho pak.

Atau bapak ada usul tgl brp sebaiknya natal dirayakan ? biar nanti saya usulkan kepada yg berwajib ;))

yg jelas sih ada enaknya jg buat kita semua kan ?
Libur panjang.......

DimasRangga said...

steve said: “Atau bapak ada usul tgl brp sebaiknya natal dirayakan ? biar nanti saya usulkan kepada yg berwajib ;))”

Jawaban : udah ada yang duluan pak…Kristen Advent :O..Mereka tidak rela kelahiran Yesus disamakan dengan ritual upacara dewa Ra/matahari. Karena sudah bertentangan yang sifatnya mengakar pada akidah kebenaran bagi mereka.

DimasRangga said...

Steve said : “Terima kasih pak. Tapi jgn panggil saya bapak. Saya ini masih muda (baca : anak kecil) pak. Pak Dimas saja spertinya masih jauh diatas saya. Hehehe.”

Jawaban: Banyak anak-anak yang masih muda dan remaja terlahir sangat jenius pak, itu yang memenangkan olimpiade Fisika, Matematika, Biologi kebanyakan dari Indonesia dan masih muda-muda jauh dibawah umur saya tapi saya dan yang jauh lebih senior dibidang Fisika, dll kalah ilmu dengan mereka. Dan kelas kejeniusan mereka adalah kelas-tingkat dunia, dan jika mereka dikatakan jenius kebanyakan mereka menolak justru karena kejeniusan mereka itu sendiri.

DimasRangga said...

Pak Sahabat Said:
”Kalau sudah jelas2 Tgl 25 Des adalah tgl untuk merayakan dewa matahari, kenapa masih digunakan untuk merayakan kelahiran Tuhan Yesus???
Memangnya tidak bisa diganti dengan tgl lain??
Itu kan sama saja menyamakan Tuhan Yesus dg dewa matahari???
Maaf ya Pak Steve.”

Pak Steve Said:
“Pak Dimas, menurut anda Bible direvisi oleh Yahudi ? Utk apa pak ? Yahudi tidak mau menerima Yesus sbg Tuhan sampai sekarang, bahkan membunuhNya. lalu kalau skrg orang jd percaya kpd Yesus gara2 Bible "bikinan" Yahudi, siapa yg rugi ? yahudi sendiri dong ?? yahudi tidak sebodoh itu pak.”

Jawaban: Itu untuk alasan politis pak, ajaran Yesus kala itu sudah menyebar dan begitu luas dimana-mana. Itu mengkhawatirkan pihak Romawi dan petinggi Yahudi sendiri yg beraliran Pagan. Dan kedatangan Yesus sendiri untuk menyadarkan kaum Yahudi untuk kembali kepada ajaran Abraham yaitu menyembah satu Allah saja, mengajarkan akan datangnya Penutup para nabi yg bernama AHMAD (Nabi Muhammad-Beliau Adalah Arab, Arab adalah berasal dari keturunan silsilah Kedar-Ismail-Abraham+Haggar. Sedang Nabi Isa adalah dari silsilah Abraham+Sarah dan Yahudi/Bani Israel juga berasal dari silsilah ini), hal itu menimbulkan kebencian Yahudi yang sudah tersesat dan beraliran pagan dan kekhawatiran tentang kepopuleran Yesus mengkhawatirkan pihak Romawi (yg beraliran pagan juga) yg kala itu menjajah Israel, Oleh petinggi Yahudi akhirnya membuat makar bersama pasukan romawi untuk membunuh Yesus. Setelah itu ajaran Yesus yang semula mengajarkan satu Tuhan yaitu Allah saja dirusak oleh para Yahudi dengan Konsep TRINITAS dan kitab-kitab yang memuat akan kedatangan Nabi Muhammad dihapus dan dirubah (DIREVISI) ayat-ayatnya sesuai dengan akal busuk mereka (Jaman sekarang mereka mencoba merusak Islam dg memberikan beasiswa-gratis kpd pemuda-pemudi Islam dan dikuliahkan keluarnegeri, dan dicekcoki-brainwash dg filsafat heureunetika setelah pulang mereka siap untuk menghancurkan ajaran Islam yg murni diajarkan Muhammad, ex: JIL (Jaringan Islam Liberal), dll dan jadi corong Yahudi dan anteknya (AKKBP, dll)) . Karena ajaran Yesus ini sudah merebak dan menjalar sampai keRoma, karena kepopuleran ajarannya sampai mengalahkan keyakinan nenek moyang mereka yang paganis (berhala), Pihak Kerajaan tidak mau kehilangan sesembahan/keyakinan yg disembah nenek moyang mereka (Dewa Matahari-Ra dlm bahasa Mesir) DILUPAKAN, DIHILANGKAN, maka dengan akal licik mereka disusupi keyakinan bahwa Yesus Adalah lahir tanggal 25 Desember Tepat tanggal ritual utk menghormati sesembahan mereka yaitu dewa Ra (matahari). Lebih tepatnya adalah alasan politis. Itulah mengapa gambar Yesus selalu disertai dengan cahaya di balik kepalanya. Tidakkah itu melambangkan Matahari, simbol Dewa Ra?

Akhirnya popularitas ajaran Yesus mengalahkan sesembahan Romawi, daripada kerajaannya tidak punya nama lagi karena rakyatnya banyak yang memeluknya sedang Raja Romawi waktu itu juga tidak mau kehilangan sesembahannya dan kekuasaannya akhirnya ajaran Yesus disusupilah, dicekcokilah dengan unsur-unsur Paganisme (25 desember, patung Yesus dan Bunda Maria, konsep Trinitas oleh Yahudi, Harusnya Injil memakai bahasa Hebrew bukan Latin, Kiblatnya ada di Vatikan padahal Yesus kan diYerussalem, adakah Pohon Natal tumbuh ditempat Yesus dulu?, dll semuanya unsur politis kekuasaan Romawi dan konspirasi Yahudi).

Bangsa Yahudi dan juga budaya Mesir Kuno sangat menyukai patung (Patung sapi – dewa apis juga disembah, dll) juga bangsa Romawi sangat menyukai patung juga lihat karya-karya mereka dimuseum-museum, juga Yesus dan Bunda Maria selalu dibuat dalam bentuk Patung. Tak jarang kita melihat kaum Nasrani berdoa didepan patung dan menciuminya dan tunduk takluk didepan patung itu dan berdoa didepan patung itu, Persis seperti budaya pagan (Mesir, Romawi, dll) yg menyembah patung, Jika ditanya kenapa? pasti alasan-jawaban mereka sama (pagan Mesir, pagan Babilonia, Pagan Romawi, Pagan Yahudi, Nasrani, Budha, Hindu, Majusi, dll) yaitu ini sebagai bentuk reflexi Tuhan/Dewa mereka. Digambar atau dibuat patung dari batu lalu disembah sendiri.

(Itulah alasannya Mengapa Nabi Muhammad melarang umatnya untuk membuat patung atau gambar lukisan dirinya). Itulah kaitan sejarahnya secara sepintas kilas.

Semoga membuka hati saudara.

DimasRangga said...

Steve said : “Menurut saya sih Isa AS itu…wafat.

Surat Maryam 33
Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali."

Al Imran 55
(Ingatlah), ketika Allah berfirman: "Hai Isa, sesungguhnya Aku akan menyampaikan kamu kepada akhir ajalmu dan mengangkat kamu kepada-Ku serta membersihkan kamu dari orang-orang yang kafir…”

terjemahan lain mengatakan
"(Ingatlah) ketika Allah berfirman: 'Ya, 'Isa, sesungguhnya Aku membuat engkau mati ('inni mutawaffiika') dan meninggikan (darjat) engkau kepadaKu…"

Tapi….. bisa juga tidak wafat.

Surat An Nissa 157-158
dan karena ucapan mereka: "Sesungguhnya kami telah membunuh Al Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah", padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa.
158. Tetapi (yang sebenarnya), Allah telah mengangkat Isa kepada-Nya. Dan adalah Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

Mereka yg dimaksud ini siapa ya ? apakah org yahudi ? Kalau iya, jelas saja mrk tdk membunuhnya, krn yg membunuh itu serdadu romawi. Berarti…. Bisa juga ragu2. Kenapa utk menyelamatkan Isa saja, Allah mesti “menipu” dgn cara ditukar dgn org yg mirip dgn Isa ? Kasihan sekali orang itu… jadi tumbal. Berarti…,tidak mungkin caranya spt itu. Allah tdk mgkn menipu kan ??”

Jawaban : Kalau saya sih tidak kasihan sama Yudas Iskariot yang diserupakan wajahnya pak. wong dia pengkhianat kata orang Nasrani sendiri loh…huahahaa….
Di kalangan orang Kristen, nama Yudas Iskariot sudah tidak asing lagi. Dia dianggap sebagai pengkhianat karena telah menyerahkan Yesus Kristus kepada imam-imam kepala dengan harga 30 keping perak (Matius 26:14-15).

Matius 10:2-4
(2) Inilah nama kedua belas rasul itu: Pertama Simon yang disebut Petrus dan Andreas saudaranya, dan Yakobus anak Zebedeus dan Yohanes saudaranya,
(3) Filipus dan Bartolomeus, Tomas dan Matius pemungut cukai, Yakobus anak Alfeus, dan Tadeus,
(4) Simon orang Zelot dan Yudas Iskariot yang mengkhianati Dia.


Surat Maryam 33
Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali".

Jawaban: “Pada aku dilahirkan” maksudnya “Itulah Isa putera Maryam” Lahir melalui rahim Maryam (lahir seperti bayi yang lainnya), “Pada hari aku meninggal” maksudnya setelah turun dari syurga membunuh Dajjal (AntiChrist), dll. Berikut Haditsnya:

“Isa bin Maryam akan turun pada akhir zaman di menara putih di timur Damaskus dengan meletakkan telapak tangannya di dua sayap dua malaikat dan kepalanya meneteskan air sampai basah, air tersebut menetes seperti intan berlian, lalu turun di Damaskus.” (Hadits shahih diriwayatkan Muslim dan At-Tirmidzi).

Nabi Isa ini memiliki masa juga hidup dibumi karena beliau tidak mati disalib tapi langsung diangkat kelangit oleh Allah, setelah hidup dibumi beberapa masa lalu beliau mati seperti nabi-nabi dan manusia yang lain .
“pada hari aku dibangkitkan hidup kembali” maksudnya kita umat Muslim (nabi Isa) mempercayai bahwa setelah kematian dan memasuki alam barzah akan dibangkitkan lagi dihari kebangkitan nanti setelah kiamat didunia ini. Begitu pak maksudnya ayat itu.

Masih belum puas? Kita lanjutkan ayat berikutnya…yuuk mariii….masih Surat yg sama pak surah Maryam Cuma ayat selanjutnya..Bapak jangan tutup mata ya? Neh dia…

Surat Maryam 34
Itulah Isa putera Maryam, yang mengatakan perkataan yang benar, yang mereka berbantah-bantahan tentang kebenarannya.

Ternyata ayat berikutnya Allah murka pak dengan mengatakan “Tidak layak bagi Allah mempunyai anak, Maha Suci Dia…” ; )

Surat Maryam 35
Tidak layak bagi Allah mempunyai anak, Maha Suci Dia. Apabila Dia telah menetapkan sesuatu, maka Dia hanya berkata kepadanya: "Jadilah", maka jadilah ia.


Mau lagi pak? Neh..ada lagi..

AlMaidah 5:72

Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: "Sesungguhnya Allah ialah Al Masih putera Maryam", padahal Al Masih berkata: "Hai Bani Israil, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu". Sesungguhnya orang yang mempersekutukan Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolongpun.

AlMaidah 5:116

Dan ketika Allah berfirman: "Hai 'Isa putera Maryam, adakah kamu mengatakan kepada manusia: "Jadikanlah aku dan ibuku dua orang tuhan selain Allah ?". 'Isa menjawab: "Maha Suci Engkau, tidaklah patut bagiku mengatakan apa yang bukan hakku . Jika aku pernah mengatakan maka tentulah Engkau mengetahui apa yang ada pada diriku dan aku tidak mengetahui apa yang ada pada diri Engkau. Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui perkara yang ghaib-ghaib".

DimasRangga said...

Steve said : “Yg ada juga kalo Paulus sendiri yg ngaku2 klo dia itu tuhan. itu lbh masuk akal. seperti lia eden, ahmad musadek, cthnya.”

Jawaban : lia eden dan Ahmad musadek bukan mengaku sebagai Tuhan pak ;) , tapi mengaku sebagai nabi yang menerima wahyu dari Jibril dan sebagai Imam Mahdi, semua orang sudah tahu kok pak. Itu sudah tersebar akan pengakuannya di Majalah-majalah, tv-tv, dll. Jadi agak dikuatkan sedikit kebenaran bukti ilmiahnya pak.

DimasRangga said...

Steve said : “Kalau paulus lebih menekankan bahwa Yesus adalah Tuhan, untungnya apa buat dia ??”
Jawabannya: Ya itu alasannya kenapa (saya kurang tahu isi hati orang), saya hanya menganalisa dibukti-bukti ilmiah dia sendiri yg sangat menekankan bahwa Yesus adalah Tuhan. Cara Yesus mendakwahkan Injil berbeda dengan Paulus. Paulus menghalalkan segala cara dalam menyebarkan misinya.
Tidak banyak yang paham, bahkan mereka yang mengaku Kristen, bahwa antara Nasrani dan Kristen memiliki makna yang berbeda. Nasrani menunjuk pada ajaran yang dibawa oleh orang yang berasal dari Nasareth yaitu Isa as atau Yesus (Matius 2:23, 21:11; Markus 10:47). Pengikutnya disebut sebagai orang Nashara (Hawariyun), bukan Kristen seperti yang kita kenal. Orang Nasrani masih mengikuti ajaran tauhid yang diajarkan Isa as (Yohanes 17:3) dan masih menjalankan hukum Taurat (Matius 5:17), serta menjalankan ajaran Ibrahim yaitu; khitan (Kejadian 17:9), tidak makan babi (Imamat 11:7) dan tidak minum-minuman keras (Imamat 10:9). Setelah Nabi Muhammad SAW datang, mereka meleburkan diri ke dalam Islam (Sejarah Gereja, Dr. H. Berkhof. Dr. I. H. Engklaar, BPK, hal.75).

Sedang Kristen adalah keyakinan yang mempercayai bahwa Isa as adalah Tuhan dan Juruselamat (Mesias). Keyakinan ini berasal dari ucapan Paulus di Antiokia, kira-kira tahun 40 M setelah Isa as tiada. Pengikutnya lazim disebut orang Kristen. “...Di Antiokia lah murid-murid itu mula-mula disebut orang Kristen” (Kisah Rasul 11:26).

Buku Materi Pokok Agama Katolik karangan Dra. Damascena Ari Suharso C.B (Karunika, Jakarta 1985, hal 42) menyebutkan, nama Kristen tidak berasal dari Kristen itu sendiri, melainkan diberikan oleh penguasa Romawi saat itu. Nama Kristen oleh orang Romawi dipakai untuk mengejek orang yang dipandang sebagai budak.Sebutan Kristen juga mengandung arti politik sebagai gerakan mesias (ala Ratu Adil atau Juruselamat).

Akidah maupun akhlak diantara keduanya juga berbeda. Nasrani berakidah tauhid, sedang Kristen tidak. Dengan meleburnya kaum Nasrani ke dalam Islam setelah kedatangan Nabi Muhammad SAW—seperti yang dikatakan Dr. H. Berkhof di atas—maka setelah itu tidak ada lagi kaum Nasrani di muka bumi. Yang tertinggal hanyalah kaum Kristen, pengikut Paulus. Oleh Paulus, yang juga seorang Yahudi, ajaran Isa as. yang awalnya mengakui ketauhidan, dirusak demikian rupa hingga banyak sekali hal-hal yang bertentangan dengan pikiran sehat. Ayat-ayat Injil dipalsu sedemikian rupa, disisipi kalimat-kalimat yang saling bertentangan, dan ironisnya itu semua diikuti saja tanpa reserve oleh para pengikutnya.
Dalam hal beribadah misalnya. Orang-orang Kristen sekarang ini melakukannya dengan berlutut. Padahal Nabi Isa as atau Yesus beribadah dengan bersujud (Matius 26:39). Yang berlutut dan berdoa adalah cara ibadahnya Paulus (Kis 21:5; Kis 9:40; Kis 20:36). Dalam berdoa, umat Kristen tidak menengadahkan kedua telapak tangannya, padahal Isa as. melakukan hal itu (Matius 14:19; 1 Timotius 2:8). Saat akan melaksanakan ritual ibadah, Isa as melakukannya seperti ibadahnya umat terdahulu, yakni membersihkan diri dulu atau berwudhu (Keluaran 40:31), melepas alas kaki (Keluaran 3:5), dan menghadap kiblat (1 Raja 8:44,48; 2 Taw 6:34,38; Mazmur 5:7; Mat 5:17). Kini, hal-hal tersebut tidak mereka lakukan lagi.

Dalam hal kematian, mayat orang Kristen mengenakan jas lengkap dan dimasukkan ke dalam peti mati. Tata cara ini sama sekali tidak ada dalilnya dalam Injil. Nabi Isa as ketika wafat dikafani (Lukas 24:12; Yohanes 11:44; Yohanes 20:5).

Kristolog Drs. H. Ramly Naway, MSc, dalam makalah yang disampaikan pada acara Kajian Kristologi Korps Muballigh Muhammadiyah di Jakarta (4/3) mencatat hal-hal yang ‘lucu’ dan sangat naif dalam ayat-ayat Injil. Di antaranya adalah: Allah kalah ketika bergulat melawan Nabi Yakub as. (Keja-dian 32:22-27), Anak-anak Allah tertarik kepada kecantikan anak-anak manusia, lalu Tuhan menyesal dan pilu hatinya melihat kejahatan manusia (Kejadian 6:1-8).
Kemudian, para nabi yang sangat mulia dan seharusnya dihormati pun dilecehkan dalam Injil. Nabi Nuh as. mabuk-mabukan dan telanjang dalam kemahnya (Kejadian 9:18-27), Nabi Ismail as. berperangai seperti keledai liar (Kejadian 16:11-12), Nabi Luth as. menghamili kedua putri kandungnya (Kejadian 19:30-38), Nabi Yakub as. menipu ayahnya sendiri (Kejadian 27:1-46), Yehuda menghamili menantunya sendiri (Kejadian 38:1-30), Nabi Daud as. menghamili isteri orang yang akhirnya menurunkan Nabi Isa as. (II Samuel 11:1-27; Matius 1:6), Nabi Isa adalah nabi yang bodoh, idiot, emosional, dan berakhlak bejat (Markus 11:12-14; Yohanes 7:8-10;Yohanes 2:4), dan banyak lagi ayat-ayat lainnya.

Lebih gila lagi, demi ‘misi suci’, Paulus membolehkan pengikut berbuat banyak dosa. “Kata Paulus: Tetapi jika kebenaran Alah oleh dustaku semakin berlimpah bagi kemuliaan-Nya, mengapa aku masih dihakimi lagi sebagai orang berdosa?” (Roma 3:7). Paulus juga mengatakan, “Tetapi hukum Taurat ditambahkan, supaya pelanggaran menjadi semakin banyak; dan di mana dosa bertambah banyak, di sana kasih karunia menjadi berlimpah-limpah.” (Roma 5:20). Menurut Paulus, di mana para pengikutnya kian banyak melakukan pelanggaran dan berbuat dosa, maka di situlah kasih karunia Tuhan kian berlimpah-limpah.
“Itulah sebabnya, dalam menjalankan misinya, mereka sama sekali tidak mengindahkan norma-norma atau hukum yang ada. Semuanya adalah sah. Bahkan dengan semakin banyaknya dosa yang dibuat maka akan kian banyak pula kasih karunia Tuhan berlimpah-limpah,” ujar Abu Deedad Shihabudin, Kristolog yang juga Sekretaris FAKTA (Forum Antisipasi Kesalahpahaman Terhadap Akidah).
H. Ramly Naway mencatat, pokok ajaran Paulus intisarinya ada enam; doktrin trinitas, kepercayaan yang menyebutkan Yesus adalah Juruselamat, kepercayaan Yesus mati di tiang salib untuk menebus dosa manusia dan bangkit kembali pada hari ketiga, kepercayaan Yesus mati di tiang salib untuk menebus dosa warisan dari Adam as, keyakinan Yesus telah bangkit dari antara orang mati lalu naik ke langit, dan kepercayaan Yesus akan datang lagi pada akhir zaman.

Lantas, siapa sebenarnya Paulus itu yang menjadi ‘penerus’ Yesus? Injil menyebutkan: Paulus adalah musuh Yesus yang telah menyiksa para murid Yesus (Kisah Para Rasul 8:1-29; 26:8-11).
Apa hukumnya bersunat? Sunat itu wajib (Kejadian 17:10-14; 21:4). Yesus tidak membatalkan sunat (Matius 5:17-20; Lukas 2:21). Yesus juga disunat (Lukas 2:21). Dan orang yang tidak disunat, tidak dapat diselamatkan (Kisah Para Rasul 15:1-2).
Tapi Kata Paulus, sunat tidak wajib, tidak berguna dan tidak penting (Galatia 5:6; 1 Korintus 7:18-19). 122. Bolehkah makan babi? Babi haram dimakan (Ulangan 14:8; Imamat 11:7; Yesaya 66:17).
Tapi Kata Paulus, semua daging binatang halal dimakan, tidak ada yang haram (I Korintus 4:4-5; 6:12; 10:25; Kolose 2:16, Roma 14:17).
Dalam ajaran Kristen yang diajarkan oleh Paulus, seluruh manusia berdosa karena nenek moyang mereka, Adam dan Hawa, memakan buah terlarang. Hal ini bukan saja bertentangan dengan Al Qur’an, tapi juga bertentangan dengan ajaran Alkitab itu sendiri:
“Orang yang berbuat dosa, itu yang harus mati. Anak tidak akan turut menanggung kesalahan ayahnya dan ayah tidak akan turut menanggung kesalahan anaknya. Orang benar akan menerima berkat kebenarannya, dan kefasikan orang fasik akan tertanggung atasnya” (Yehezkiel 18:20)
Hal ini dibenarkan oleh Al Qur’an:
“Orang yang berdosa, tiada memikul dosa orang lain. Dan tiadalah untuk manusia, melainkan apa-apa yang dia usahakan” (An Najm 53:38-39)
Jadi tak mungkin Tuhan bersikap tidak adil, misalnya si Fulan membunuh seseorang, kemudian anak serta cucunya dan seluruh keturunannya yang belum lahir ketika pembunuhan terjadi ikut mewarisi dosanya, dan harus ikut dibunuh.
Jadi konsep bahwa Yesus turun ke dunia untuk menebus dosa seluruh manusia hanya karena nenek moyang mereka, Adam dan Hawa, makan buah terlarang itu jelas bertentangan dengan akal dan nilai2 keadilan.
Lagi pula haruskah dosa warisan tsb ditebus dengan dosa yang lebih besar, yaitu menyalib Yesus? Kemudian jika Penyaliban itu dianggap keharusan untuk menebus dosa manusia, kenapa Yudas Iskariot di Alkitab (Markus 14:10;Matius 26:14;Lukas 22:3) disebut sebagai pengkhianat? Bukankah dia telah membantu terjadinya penyaliban tsb?
Jika Yesus memang bersedia disalib, kenapa dia menyebut Yudas pengkhianat, dan kenapa dia memanggil-manggil Tuhan:
“Dan pada jam tiga berserulah Yesus dengan suara nyaring:
“Eloi, Eloi, lama sabakhtani?”, yang berarti: Allahku, Allahku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?” (Markus 15:34).
Lagipula jika jiwa Yesus itu benar2 Tuhan, tentulah jiwanya sanggup menahan itu. Bukankah banyak orang2 seperti suku Indian yang dapat menahan siksa dan diam saja ketika disiksa?
Sesungguhnya Tuhan itu Maha Pengampun, dia mengampuni hambanya yang bertobat:
“Kemudian Adam memperoleh beberapa kalimat dari Tuhannya (ia minta ampun), lalu Allah menerima taubatnya, sesungguhnya Dia Penerima taubat lagi Penyayang.” (Al Baqarah 2:37)
“Tetapi jikalau orang fasik bertobat dari segala dosa yang dilakukannya dan berpegang pada segala ketetapan-Ku serta melakukan keadilan dan kebenaran, ia pasti hidup, ia tidak akan mati” (Yehezkiel 18:21)
Kepercayaan tentang penebusan dosa itu datang dari kepercayaan kuno bangsa Eropa, ketika agama ini kemudian dibawa ke sana. Atau dimasukkan oleh Paulus yang memang terlalu banyak mengubah agama ini menjadi sebuah agama baru, yang nyaris 100% terlepas dari esensi agama aslinya yang Allah turunkan.

Bahkan seorang Micheal Hart yang bukan muslim sekali pun dengan tegas menyebutkan bahwa Paul (Paulus) itulah sebenarnya pendiri agama Kristen dewasa ini, dan bukan nabi Isa. Karena esensi paling mendasar dari agama itu di hari ini, sudah tidak ada lagi yang sama dengan yang dibawa oleh nabi Isa.

Dalam bukunya 100: A Ranking of the Most Influental Person in History, Michael Hart menuliskan:

"Pengaruh Paul dalam perkembangan Agama Nasrani dapat diukur dari tiga hal. Pertama, sukses besarnya dalam penyebaran agama. Kedua, tulisan-tulisannya yang menyusun bagian-bagian penting Perjanjian Baru. Ketiga, peranannya dalam hal pengembangan teologi Kristen.

Dari 27 buku Perjanjian Baru, tak kurang 14 dihubungkan dengan jasa Paul. Meskipun ilmuwan modern berpendapat 4 atau 5 buku dari 14 itu ditulis oleh orang lain, namun tak diragukan lagi bahwa Paul-lah orang terpenting secara pribadi menulis Perjanjian Baru.

Pengaruh Paul di bidang teologi Kristen betul-betul tak terperikan besarnya. Ide-idenya termasuk hal-hal sebagai berikut: Isa tidak cuma nabi yang mengesankan tapi juga suci. Isa wafat demi dosa-dosa kita dan penderitaannya dapat membebaskan kita. Manusia tidak bisa melepaskan diri dari dosa-dosa hanya dengan mencoba melaksanakan perintah-perintah yang tertera dalam Injil, tapi hanya bisa dengan jalan menerima Isa sepenuh jiwa.

Sebaliknya, apabila manusia menerima dan percaya Isa, segala dosa-dosanya akan dimaafkan. Paul juga menjelaskan doktrin-doktrinnya mengenai ihwal dosa (lihat Romans 5: 12:19)."

Di dalam halaman lainnya, Micheal Hart menambahkan:

"Paul, lebih dari orang-orang lainnya, bertanggung jawab terhadap peralihan Agama Nasrani dari sekte Yahudi menjadi agama besar dunia. Ide sentralnya tentang kesucian Isa dan pengakuan berdasar kepercayaan semata tetap merupakan dasar pemikiran Kristen sepanjang abad-abad berikutnya."

Jadi, mari kita bangun dialog dan diskusi yang lebih ilmiyah, bukan sekedar iman secara buta, tetapi iman yang melek dengan realitas sejarah.

Wallahu 'lam bishshawab

DimasRangga said...

DimasRangga said :
Muhammad memiliki tugas yg sama seperti nabi-Nabi yg lain (ABRAHAM, ADAM, NOAH, YOSEF, SAMUEL, SOLOMON, dll) sebagai “UTUSAN”-Nya.

Steve said :
Boleh tahu pengertian nabi menurut islam ? Menurut saya, dari nama2 diatas cuma Samuel yg memang nabi.
Jawaban:

Semuanya nabi pak…
Berikut Pengertian Nabi dan Rasul menurut Islam. perbedaan antara seorang nabi dan rasul, karena tidak semua nabi adalah rasul, namun setiap rasul adalah nabi. Perbedaannya adalah, Rasul adalah utusan Allah yang mendapatkan wahyu/risalah atau kitab suci dan diperintahkan untuk menyampaikannya kepada kaum yang menentang dan mengingkari risalah yang diembannya.

Sedangkan nabi adalah seorang yang mendapatkan wahyu untuk
menjalankan syari’at bagi dirinya sendiri atau untuk disampaikan kepada suatu
kaum yang tidak mengingkarinya, atau dengan kata lain kaum tersebut telah
menjalankan syariat yang bersesuaian dengan risalahnya. Hal ini sebagaimana
yang terjadi pada nabi-nabi Bani Israil, ketika para nabi tersebut wafat maka
mereka digantikan oleh seorang nabi yang menyampaikan risalah kepada kaum Bani
Israil yang telah menjalankan syariat nabi sebelumnya sehingga nabi yang datang
kemudian hanya meneruskan syariat yang lalu atau melengkapi syariat nabi
sebelumnya.

Namun terkadang risalah yang diwahyukan kepada seorang nabi hanya diperuntukkan
bagi dirinya sendiri, berdasarkan hal ini para ulama menjelaskan di antara
sebab seorang nabi tidak memiliki pengikut sebagaimana yang ditunjukkan hadits
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam

“Dan akan datang seorang nabi pada hari kiamat kelak tanpa seorang pun yang
mengikutinya.”

Adalah karena tidak ada seorang pun dari kaumnya yang menerima seruannya atau
karena risalah yang dia terima hanya diperuntukkan bagi dirinya sendiri.

DimasRangga said...

Steve said :”iblis sudah ada sebelum manusia diciptakan. iblis (lucifer) tadinya juga malaikat. karena sombong dan ingin sama seperti Allah, makanya ia dibuang ke bumi. ia pun membawa 1/3 malaikat yg ada di surga utk ikut bersamanya. Tidak ada ceritanya iblis disuruh Allah utk sujud menyembah manusia. Tidak ada baik dilangit maupun dikolong langit ini yg boleh disembah kecuali TUHAN. Coba anda pikir buat apa Tuhan menyuruh iblis menyembah manusia ??”

Jawaban: Betul iblis sudah ada sebelum manusia diciptakan. Tuhan tidak menyuruh Iblis untuk menyembah manusia pak, tidak ada dalilnya sama sekali di AlQuran maupun AlHadits, Yang ada hanyalah disuruh bersujud sebagai bentuk penghormatan kepada Nabi Adam (manusia) dan waktu disuruhnya hanya satu kali itu saja.
Allah berfirman:
“Apakah yang menghalangimu untuk bersujud (kepada Adam) diwaktu Aku menyuruhmu? Menjawab Iblis: Saya lebih baik daripadanya, Engkau ciptakan aku dari api sedang dia Engkau ciptakan dari tanah.”
(Al A’raaf 12)

Seperti dahulu kala dalam sejarah seorang rakyat jelata jaman kerajaan Majapahit tunduk sujud dihadapan raja adalah sebagai bentuk penghormatan bukan sebagai penyembahan kepada Rajanya itu sendiri.

DimasRangga said...

Steve said : “Maksudnya shalat 5 waktu pak ? israel mana ngerti bahasa arab pak ?
Persis sperti yg dijalankan Muhammad ? Muhammadnya aja blm lahir. “

Jawaban:

Bapak tidak percaya Yesus dan Nabi-nabi lain mengajarkan shalat/SUJUD (tentu Versi Sholatnya berbeda dg Nabi Muhammad tapi intinya adalah menyembah satu Tuhan yaitu Allah dan Bersujud (shalat))
Nii saya kasih dalilnya dari orang Nasrani sendiri:

Matius 26:39
(39) Maka Ia maju sedikit, lalu SUJUD dan berdoa, kata-Nya: "Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki."

Kejadian 17:3
(3) Lalu SUJUD lah Abram, dan Allah berfirman kepadanya:

Bilangan 20:6
(6) Maka pergilah Musa dan Harun dari umat itu ke pintu Kemah Pertemuan, lalu SUJUD. Kemudian tampaklah kemuliaan TUHAN kepada mereka.

Yosua 5:14
(14) Jawabnya: "Bukan, tetapi akulah Panglima Balatentara TUHAN. Sekarang aku datang." Lalu SUJUD lah Yosua dengan mukanya ke tanah, menyembah dan berkata kepadanya: "Apakah yang akan dikatakan tuanku kepada hambanya ini?"


Steve said : “Wah soal yg ini saya gak bisa komentar nih, masalahnya Isa AS itu lain dgn Yesus saya. Saya sih blm pernah dengar Yesus ambil air wudhu. “

Bapak tidak percaya Yesus mengajarkan Wudhu (tentu Versi Wudhunya berbeda dg Nabi Muhammad tapi intinya adalah membersihkan diri dengan air suci (wudhu))

Nii saya kasih dalilnya dari orang Nasrani sendiri:

Exodus 40:31-32

(31) Musa dan Harun serta anak-anaknya membasuh tangan dan kaki mereka dengan air dari dalamnya.
(32) Apabila mereka masuk ke dalam Kemah Pertemuan dan apabila mereka datang mendekat kepada mezbah itu, maka mereka membasuh kaki dan tangan--seperti yang diperintahkan TUHAN kepada Musa.

Yohanes 13:8-9
(8) Kata Petrus kepada-Nya (Yesus) : "Engkau tidak akan membasuh kakiku sampai selama-lamanya." Jawab Yesus: "Jikalau Aku tidak membasuh engkau, engkau tidak mendapat bagian dalam Aku."
(9) Kata Simon Petrus kepada-Nya: "Tuhan, jangan hanya kakiku saja, tetapi juga tangan dan kepalaku!"

DimasRangga said...

Steve said : “Tp intinya ajaran agama anda sudah membawa permusuhan sejak awal. Mengapa yg diserang hanya nasrani dan yahudi ? apakah hanya 2 agama ini saja yg sesat ? agama yg lain bebas2 saja ? bahkan yg atheis ?”

Jawaban: Bukan masalah diserang atau tidak diserang pak. Agama Islam, Yahudi, dan Kristen adalah dulunya berasal dari satu ajaran yang sama, berpangkal dan berporos pada satu ajaran pokok yang sama yaitu Nabi Ibrahim dimana Nabi-nabi pada masa agama itu adalah memiliki tugas yang sama yaitu mengajarkan pada kaumnya ajaran agama Tauhid yaitu menyembah ALLAH saja. Ibrahim menyembah satu Tuhan yaitu : EL SHADDAI dalam bahasa Hebrew, Musa menyembah satu Tuhan yaitu : YAHWEH dalam bahasa Hebrew, Yesus (Nabi Isa adalah dari silsilah Abraham+Sarah sedang Nabi Muhammad-Beliau Adalah Arab, Arab adalah berasal dari keturunan silsilah Kedar-Ismail-Abraham+Haggar, karena Abraham memiliki 2 istri = Siti Hajar dan Sarah) menyembah satu Tuhan yaitu : ELAH dalam bahasa Aramaic, dan Muhammad menyembah satu Tuhan yaitu : ALLAH dalam bahasa Arab. Semua Para Nabi mulia ini adalah dari keturunan satu orang mulia dan memiliki iman tingkat tinggi yaitu Nabi Ibrahim, tentunya Kami umat Islam ingin mengajak semuanya (Yahudi dan Nasrani) kembali kepada ajaran yang telah diwariskan eyang mereka Ibrahim yaitu menyembah satu Tuhan saja Yaitu ALLAH.

Semua itu adalah ajakan kasih sayang bukan permusuhan jika tidak mau Islam tidak ada pemaksaan sama sekali, dalam AlQuran disebutkan “LAKUM DIINUKUM WALIYADDIIN” “Bagimu Agamamu dan bagiku Agamaku”.


" Katakanlah: "Dia-lah Allah, Yang Maha Esa. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan, dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia".

[AlIkhlas:1-4]

DimasRangga said...

Steve said : “Mengapa yg dibunuh cuma babi2 saja ? memang salah apa si babi ? kalo nggak suka babi, mestinya gak usah diciptakan donk.”

Jawaban:
Babi adalah symbol keharaman bagi umat Muslim dan Yang akan dihancurkan oleh Isa adalah hal-hal yang diharamkan atau dilarang dalam ajaran Islam dan dibersihkan atau diputihkan dan dikembalikan sebagaimana yang diajarkan oleh Nabi Ibrahim.
Mematahkan salib bukan maksudnya nabi Isa akan mematahkan milyaran salib yang ada didunia ini dengan memegang kedua ujungnya dengan memakai kedua tangan lalu dihajarkan kedengkul satu-persatu, tapi mengabarkan didunia bahwa dirinya bukanlah Tuhan dan ia akan sholat dg cara versi Muhammad yg telah disempurnakan untuk umat nabi yang akhir bersama imam Mahdi untuk menyembah LAAILAAHA ILLALLAAH (Tiada Tuhan selain ALLAH tok, eh gak pake tok ding).

Maaf saya posting ulang…..

Dari Abu Huroiroh Radhiyallahu Anhu, yang berkata, Rosulullah SAW bersabda,

"Tidak lama lagi, Isa bin Maryam akan turun pada kalian sebagai hakim yang adil,lalu mematahkan salib, membunuh babi, menghapus jizyah, dan harta melimpah ruah hingga tidak ada seorang pun yang mau menerimanya."


Abu Huroiroh berkata,

"Jika kalian mau, bacalah firman Allah, 'Tidak ada seorang pun dari Ahli Kitab, kecuali akan beriman kepadanya(Isa)sebelum kematiannya dan di Hari Kiamat, Isaakanmenjadi saksi terhadap mereka'.(An-Nisa' : 159)."

Isa bin Maryam akan turun pada akhir zaman di menara putih di timur Damaskus dengan meletakkan telapak tangannya di dua sayap dua malaikat dan kepalanya meneteskan air sampai basah, air tersebut menetes seperti intan berlian, lalu turun di Damaskus. (Hadits shahih diriwayatkan Muslim dan At-Tirmidzi).

Setelah itu, Nabi Isa bertolak menuju Baitul Makdis dan bertemu Al-Mahdi pada saat iqamah sholat Shubuh telah dikumandangkan.

Ketika melihat Nabi Isa, Al-Mahdi mundur dan berkata kepada Nabi Isa, "Wahai Ruh Allah, majulah dan sholatlah dengan kami (maksudnya menjadi imam)."

Nabi Isa menjawab,

"Tidak, sesungguhnya sebagian umat Islam menjadi pemimpin bagi sebagian lain, sebagai bentuk pemuliaan Allah terhadap umat ini."
(Hadits shahih diriwayatkan Muslim).

Lalu Nabi Isa mengerjakan sholat Shubuh dibelakang Al-Mahdi. Usai sholat Shubuh, Nabi Isa membuka pintu masjid dan melihat Dajjal bersama 70.000 orang pengikutnya dari orang-orang Yahudi. Ketika melihat Nabi Isa, Dajjal melarikan diri, tapi berhasil dikejar Nabi Isa di pintu Ludd, lalu Nabi Isa menusuk dada Dajjal dengan tombak pendek hingga tewas.

Nabi Isa akan turun untuk menghancurkan "salib" yang selama ini dijadikan icon yang menurut orang nasrani bahwa Nabi Isa telah mati di tiang salib tersebut, lalu berikutnya pun telah diuraikan dalam hadits diatas bahwa Nabi Isa melaksanakan sholat Shubuh berjamaah, itu artinya Beliau pun adalah seorang muslim yang bertauhid kepada Allah yang Esa dan yakin bahwasanya Nabi Muhammad SAW adalah Rosululloh dan Nabi terakhir.

bukankah semua itu sudah jelas adanya, dan mudah sekali dipahami....

"Maka apakah mereka tidak berjalan di muka bumi, lalu mereka mempunyai hati yang dengan itu mereka dapat memahami atau mempunyai telinga yang dengan itu mereka dapat mendengar? Karena sesungguhnya bukanlah mata itu yang buta, tetapi yang buta, ialah hati yang di dalam dada."

(Al Hajj : 46).

DimasRangga said...

steve said: “Sekali lagi saya katakan, saya tidak ingin menyama2kan Yesus dgn Isa (lagi), karena sudah jelas berbeda. Saya hanya ingin tahu pengetahuan anda ttg kitab anda sendiri.”

Jawaban: Isa merupakan seorang nabi yang penting dalam agama Islam. Dalam Kitab Suci Al Qur’an, ia dipanggil Isa bin Maryam atau Isa al-Masih. Kata ini diperkirakan berasal dari bahasa Aram, Eesho atau Eesaa. Yesus Kristus adalah nama yang umumnya dipakai umat Kristen untuk menyebutnya, sedangkan orang Kristen Arab menyebutnya dengan Yasu’ al-Masih. Tetap masih satu orang acuannya yaitu Isa putra Maryam seorang manusia biasa utusan Allah. He he he ; ) .

Sahabat said...

ASSALAMUALAIKUM WAROHMATULLOHI WABARAKATUH.

Saudara Steve said:
pak sahabat, kalau punya pendapat tlg dikeluarkan donk. jangan cuma numpang lewat pake nama pak dimas dan p.anonym. dari awal saya tidak mendapat ilmu apa2 dari tiap post anda.

I said:
apakah saya pernah mengatakan untuk memberikan ilmu pada saudara??? (he he he)

Saya memang cuma numpang lewat disini tapi tidak pake nama Pak Dimas Rangga atau Pak Anonymous, karena saya pake nama sendiri (Sahabat). Tapi saya menyimak setiap komen dari mereka berdua (P. Dimas dan P.Anonymous) karena seperti yg dikatakn oleh P. Anonymous bahwa Pak Dimas bisa menyambung rantai yg terputus dan berserakan menjadi satu kesatuan yg utuh, dan bukan hanya itu, P. Dimas bisa memberikan fakta tentang banyak hal yg disebutkan dalam Alquran dengan sejarah. Intinya ada benang merah antara Agama Islam dan Fakta (kenyataan) dalam sejarah, sekaligus juga mengemukakan fakta dan kebenaran tentang Alquran dan Muhammad sebagai Rasul Allah yg terakhir.

Jadi Saudara Steve dan Steve2 yg lain Tidak Hanya bisa mengatakan bahwa : Apa yg tertuang dalam Alquran setelah masa Nabi Isa hanya karya sastra belaka.

dan, sekali lagi saudara steve, saya tidak hanya ngikut2 Pak.Dimas Rangga...tapi saya memang mengikuti setiap komennya dengan keimanan yg sama yaitu: Tidak ada Tuhan selain Allah dan Muhammad RasulNya.

DimasRangga said...

Disini adalah forum untuk ilmu perbandingan agama untuk mengetahui pandangan dari sisi penganut yang lain yang MAU DIAJAK BERDISKUSI SAJA dan bukan untuk memaksakan kehendak kepercayaan kepada yang satu dengan yang lainnya, karena disini bukanlah Masjid atau gereja yang bisa semaunya melontarkan suatu keyakinan tanpa disertai bukti-bukti serta kajian ilmiah, semuanya berpulang kepada pengunjung blogger sendiri, jadi tidak ada pemaksaan sama sekali.


Oh ya untuk pengunjung forum sekali saja kalau boleh nanya, saya ada beberapa pertanyaan untuk saudara (untuk penganut Kristen):

1.Setujukah jika ada orang menjadikan Adam juga sebagai Tuhan tapi Tuhan yang lebih tinggi dari Isa/Yesus, Lho kenapa (Anda tentunya bertanya) ? karena Adam diciptakan lebih dulu dari pada Isa (lebih senior), alasan kedua: Adam diciptakan diSorga sedangkan Isa dibumi, Isa tidak memiliki Bapak sedang Adam lebih ngeri lagi yaitu tidak memiliki Bapak dan Ibu. Setuju pak? Kalau tidak alasannya kenapa?

2.Bolehkah Jika Ada orang yang menyamakan Tuhan dengan Iblis atau Syetan?

3.Tuhan yang menciptakan Alam jagat raya yang Luar biasa luas ini, Jika ada orang yang mengatakan “jika manusia berkelahi dengan Tuhan siapakah yang akan menang”?

Tolong jawab ya pak (dari pihak Kristen yang Islam mohon jangan menjawab). Thanks

Steve said...

Dimas said :
Bangsa Yahudi dan juga budaya Mesir Kuno sangat menyukai patung (Patung sapi – dewa apis juga disembah, dll) juga bangsa Romawi sangat menyukai patung juga lihat karya-karya mereka dimuseum-museum, juga Yesus dan Bunda Maria selalu dibuat dalam bentuk Patung. Tak jarang kita melihat kaum Nasrani berdoa didepan patung dan menciuminya dan tunduk takluk didepan patung itu dan berdoa didepan patung itu.

I said :
Sebenarnya patung itu hanya sbg bentuk penghormatan saja. Contohnya, patung pahlawan, symbol burung garuda, dll. Tapi kalau patung itu sampai DISEMBAH, itu sudah merupakan KESALAHAN dan Tuhan tidak suka itu. Kalau ada umat Kristen yg melakukan itu, bukan berarti itu ada didalam ajaran agama Kristen.

Dimas said :
Kalau saya sih tidak kasihan sama Yudas Iskariot yang diserupakan wajahnya pak. wong dia pengkhianat kata orang Nasrani sendiri loh…huahahaa….
Di kalangan orang Kristen, nama Yudas Iskariot sudah tidak asing lagi. Dia dianggap sebagai pengkhianat karena telah menyerahkan Yesus Kristus kepada imam-imam kepala dengan harga 30 keping perak (Matius 26:14-15).

I said :
Yesus disalib, itu harus terjadi. Kalau caranya memang harus dikhianati, itu pun harus terjadi. Berarti memang HARUS ADA pengkhianatnya. Tapi CELAKA lah orang tersebut. Orang itu harus dari kalangan Yesus sendiri. Ini memberi sinyal bahwa antichrist nanti berasal dari kalangan Kristen sendiri. Banyak yg mengatakan kalau antikrist ini kemungkinan dari eropa. Seandainya negara2 eropa bersatu (sudah ditandai dgn munculnya EURO, mata uang tunggal utk seluruh eropa), ini bisa jadi salah satu indikasinya. Tapi ini hanya opini saja, blm ada kepastian ttg kebenarannya.

Sebetulnya apa yg dilakukan Yudas TIDAK berbeda dgn Petrus. Petrus menyangkal kalau ia mengenal Yesus karena takut ikut dibunuh. Mereka berdua sama2 bersalah. Yg membedakan adalah peyelesaian akhirnya. Petrus meyesal dan bertobat. Yudas jg meyesal, namun gantung diri dan mati. Dan bukan mati karena disalib.

Dimas said :
Jawaban: “Pada aku dilahirkan” maksudnya “Itulah Isa putera Maryam” Lahir melalui rahim Maryam (lahir seperti bayi yang lainnya), “Pada hari aku meninggal” maksudnya setelah turun dari syurga membunuh Dajjal (AntiChrist), dll.

I said :
Maksudnya Isa meninggal waktu membunuh Dajjal ?

Dimas said :
Nabi Isa ini memiliki masa juga hidup dibumi karena beliau tidak mati disalib tapi langsung diangkat kelangit oleh Allah, setelah hidup dibumi beberapa masa lalu beliau mati seperti nabi-nabi dan manusia yang lain .

I said :
Diangkat ke langit atau ke surga ? Kalau diangkat ke langit, seharusnya semua yg ada disitu bisa melihat donk ?

Dimas said :
“pada hari aku dibangkitkan hidup kembali” maksudnya kita umat Muslim (nabi Isa) mempercayai bahwa setelah kematian dan memasuki alam barzah akan dibangkitkan lagi dihari kebangkitan nanti setelah kiamat didunia ini. Begitu pak maksudnya ayat itu.

I said :
Lho, justru pas kiamat itu Isa turun dari surga utk membunuh Dajjal kan ? kok justru malah baru bangkit ?

Dimas said :
Dan ketika Allah berfirman: "Hai 'Isa putera Maryam, adakah kamu mengatakan kepada manusia: "Jadikanlah aku dan ibuku dua orang tuhan selain Allah ?". 'Isa menjawab: "Maha Suci Engkau, tidaklah patut bagiku mengatakan apa yang bukan hakku . Jika aku pernah mengatakan maka tentulah Engkau mengetahui apa yang ada pada diriku dan aku tidak mengetahui apa yang ada pada diri Engkau. Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui perkara yang ghaib-ghaib".

I said :
Wah, sekarang umat katolik yg diserang ;) Maksudnya Bunda Maria kok disembah ya ?
Saya pernah berdiskusi dgn teman dari katolik. Dia berkata sebenarnya di dalam katolik jg tidak dibenarkan menyembah bunda Maria, apalagi patungnya. Namun diakui bahwa umat katolik memang menaruh hormat/respect lebih besar thd bunda Maria ketimbang umat Kristen lainnya. Kalau ada umat yg meyembah bunda Maria itu berarti dia salah kaprah.

Dimas said :
lia eden dan Ahmad musadek bukan mengaku sebagai Tuhan pak ;) , tapi mengaku sebagai nabi yang menerima wahyu dari Jibril dan sebagai Imam Mahdi, semua orang sudah tahu kok pak. Itu sudah tersebar akan pengakuannya di Majalah-majalah, tv-tv, dll. Jadi agak dikuatkan sedikit kebenaran bukti ilmiahnya pak.

I said :
Iya, saya tahu pak. Tapi maksud saya mereka itu ngaku2 kalau “dirinya sendiri” yg jd ‘aktornya’. Beda dgn paulus yg malah meyuruh orang lain meyembah ‘Yesus’ (baca : orang lain). Justru paulus malah merendahkan dirinya sendiri.

Dimas said :
Paulus menghalalkan segala cara dalam menyebarkan misinya.

I said :
Ada sumber kebenarannya ?

Dimas said :
Nasrani menunjuk pada ajaran yang dibawa oleh orang yang berasal dari Nasareth yaitu Isa as atau Yesus (Matius 2:23, 21:11; Markus 10:47). Pengikutnya disebut sebagai orang Nashara (Hawariyun), bukan Kristen seperti yang kita kenal.

I said :
Setahu saya sejak awal pengikut Yesus Kristus sudah disebut Kristen. Murid2 Yesus disebut pengikut Kristus. Kristen = Pengikut kristus. Kalau memang Nasrani diambil dari kata nasaret, dan itu menunjuk pada Yesus, berarti sama saja. Bisa anda tunjukan yang mana orang2 nasrani dan yang mana orang2 kristen ?

Dimas said :
Orang Nasrani masih mengikuti ajaran tauhid yang diajarkan Isa as (Yohanes 17:3) dan masih menjalankan hukum Taurat (Matius 5:17), serta menjalankan ajaran Ibrahim yaitu; khitan (Kejadian 17:9), tidak makan babi (Imamat 11:7) dan tidak minum-minuman keras (Imamat 10:9).

I said :
Tidak ada yg salah dalam Yohanes 17:3. Allah memang satu. Yesus memang diutus. masalahnya dimana ? Orang Kristen disunat ? Baik utk kesehatan. Tidak makan babi ? mungkin jg bagus buat jaga kolesterol dan berat badan. Blm tahu kebenarannya sih. Memang dua2nya baik utk dilakukan, tetapi bukan itu hal mendasarnya. Apakah dgn disunat dan tidak makan babi lantas anda bisa masuk surga ? Justru Yesus datang utk merubah pola pikir manusia yg hanya taat pada “peraturan” Taurat, namun hatinya tidak mengenal Tuhan. Yesus sendiri ditentang habis2an ketika Ia meyembuhkan orang pada hari sabat.
Dalam Islam pun boleh makan babi kalau TERPAKSA. Anda bisa menangkap isi ayat ini ? Mungkin kah babi yg symbol kenajisan itu boleh dimakan kalau terpaksa. Bolehkah anda najis sementara kalau keadaan memaksa ?
Utk minuman keras sih tetap tidak boleh.

Dimas said :
Padahal Nabi Isa as atau Yesus beribadah dengan bersujud (Matius 26:39). Yang berlutut dan berdoa adalah cara ibadahnya Paulus (Kis 21:5; Kis 9:40; Kis 20:36). Dalam berdoa, umat Kristen tidak menengadahkan kedua telapak tangannya, padahal Isa as. melakukan hal itu (Matius 14:19; 1 Timotius 2:8). Saat akan melaksanakan ritual ibadah, Isa as melakukannya seperti ibadahnya umat terdahulu, yakni membersihkan diri dulu atau berwudhu (Keluaran 40:31), melepas alas kaki (Keluaran 3:5), dan menghadap kiblat (1 Raja 8:44,48; 2 Taw 6:34,38; Mazmur 5:7; Mat 5:17).

I said :
Lucu jg nih pak. Bersujud itu belum tentu sholat lho pak. Saya jg kadang2 bersujud kalau berdoa. Kadang2 berlutut, kadang2 duduk, kadang2 sambil naik motor. Waktu doa berkat, saya juga menengadahkan tangan kok. Buktinya waktu Yesus berdoa di ayat Matius 26:39 itu tdk ada tulisan “ sebelum berdoa, Yesus mengambil air wudhu, lalu menggelar sajadahNya, dan Ia pun bersujud lalu berdoa. Kalau Yesus memang mengambil air wudhu, PASTI ditulis ayatnya pak. Lha wong Dia maju sedikit aja ditulis ayatnya. Berarti sholatnya Yesus bukan cara islam tuh pak. Jangan ngaku2.

Dimas said :
Dalam hal kematian, mayat orang Kristen mengenakan jas lengkap dan dimasukkan ke dalam peti mati. Tata cara ini sama sekali tidak ada dalilnya dalam Injil. Nabi Isa as ketika wafat dikafani (Lukas 24:12; Yohanes 11:44; Yohanes 20:5).

I said :
Ada masalah dgn hal ini ? Kalau anda mau juga, ya tinggal bilang sama keluarga anda ;)
Itu semua hanya tradisi saja. Oh ya, Yesus itu tidak dikubur lho pak. Maksudnya, mayatNya hanya diletakkan didalam gua, kemudian gua tsb ditutup batu. Tidak dikubur didalam tanah. Apa harus dikuti juga cara spt ini ? Berapa gua di Indonesia yg harus disiapkan ?

Steve said...

Dimas said :
Kemudian, para nabi yang sangat mulia dan seharusnya dihormati pun dilecehkan dalam Injil. Nabi Nuh as. mabuk-mabukan dan telanjang dalam kemahnya (Kejadian 9:18-27),

I said :
Nuh orang pertama yg membuat kebun anggur. Wajar sih kalo dia nyobain anggur. Masalahnya dia memang jadi mabuk. Namanya jg orang mabuk, bisa saja telanjang. Anaknya Hem melihat aurat bapaknya, bukannya langsung menutupi aurat ayahnya, malah pergi keluar, cerita2 ke saudara2nya. Si Hem ini mendapat warisan Kanaan. Waktu Nuh sadar dari mabuknya dan tahu cerita sebenarnya, Nuh marah kepada Hem, dan berkata, “Terkutuklah Kanaan, hendaklah ia menjadi hamba yang paling hina bagi saudara-saudaranya.” Kanaan itu sekarang Palestina. Begitu ceritanya, makanya palestina tidak pernah hidup senang, mungkin karena pengaruh kutuk itu ;)

Dimas said :
Nabi Ismail as. berperangai seperti keledai liar (Kejadian 16:11-12)

I said :
Memang betul. Lihat saja FPI, FBR, dan kawan2nya ;)

Dimas said :
Nabi Luth as. menghamili kedua putri kandungnya (Kejadian 19:30-38)

I said :
Sebetulnya Lot itu tidak berniat berbuat itu. Lot dibuat mabuk dulu dan tidak sadar dgn apa yg dilakukannya.

Dimas said :
Nabi Yakub as. menipu ayahnya sendiri (Kejadian 27:1-46), Yehuda menghamili menantunya sendiri (Kejadian 38:1-30), Nabi Daud as. menghamili isteri orang yang akhirnya menurunkan Nabi Isa as. (II Samuel 11:1-27; Matius 1:6)

I said :
Lho mereka kan juga manusia yg bisa jatuh kedalam dosa ? tapi ini bukan berarti saya membenarkan kelakuan mereka ya. lagipula mereka bukan nabi kok.

Dimas said :
Nabi Isa adalah nabi yang bodoh, idiot, emosional, dan berakhlak bejat (Markus 11:12-14; Yohanes 7:8-10;Yohanes 2:4)

I said :
Hebat sekali anda. Dengan referensi ayat2 tersebut, lalu bisa membuat statement demikian.
Markus 11:12-14
Yesus mengutuk pohon ara
(12) Keesokan harinya sesudah Yesus dan kedua belas murid-Nya meninggalkan Betania, Yesus merasa lapar. 13) Dan dari jauh Ia melihat pohon ara yang sudah berdaun. Ia mendekatinya untuk melihat kalau-kalau Ia mendapat apa-apa pada pohon itu. Tetapi waktu Ia tiba di situ, Ia tidak mendapat apa-apa selain daun-daun saja, sebab memang bukan musim buah ara. (14) Maka kata-Nya kepada pohon itu: "Jangan lagi seorangpun makan buahmu selama-lamanya!" Dan murid-murid-Nyapun mendengarnya.

Cerita ini berbicara ttg buah. Ini memberi kita pelajaran bahwa hidup kita harus menghasilkan buah, kapan pun waktunya. Apa yg dimaksud dgn buah ?
Galatia 5:22-23
(22) Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, (23) kelemahlembutan, penguasaan diri.”

Berbuat baik itu tidak mengenal waktu dan musim. Jika kamu tidak menghasilkan buah, kamu akan ditebang dan dibakar. Ini berbicara mengenai api neraka.

Sedangkan di Yohanes itu hanya masalah mengenai waktu. Berkali2 Tuhan bilang, ini bukan waktuKu. Aplikasi dalam cerita tsb, kita jangan memaksakan kehendak kita kpd Tuhan. Seringkali kita meminta sesuatu maunya serba cepat. Waktu kita bukan waktu Tuhan, waktu Tuhan pasti yg terbaik utk kita. Amin ??

Dimas said :
Lebih gila lagi, demi ‘misi suci’, Paulus membolehkan pengikut berbuat banyak dosa. “Kata Paulus: Tetapi jika kebenaran Alah oleh dustaku semakin berlimpah bagi kemuliaan-Nya, mengapa aku masih dihakimi lagi sebagai orang berdosa?” (Roma 3:7).

I said :
Anda mengerti ayat ini ? Mari saya jelaskan , yuk mari…..
Maksudnya begini pak. Berdusta utk kebaikan saja tidak boleh pak. Apalagi berdusta utk kejahatan. Paulus bilang begitu bukan berarti dia berdusta. Mungkin bahasa sehari2nya seperti ini, seandainya saya berbohong dgn tujuan supaya orang2 memuliakan Tuhan, itu saja sudah dianggap dosa, apalagi kalau saya berbohong supaya tidak ditangkap KPK, misalnya.

Dimas said :
Paulus juga mengatakan, “Tetapi hukum Taurat ditambahkan, supaya pelanggaran menjadi semakin banyak; dan di mana dosa bertambah banyak, di sana kasih karunia menjadi berlimpah-limpah.” (Roma 5:20). Menurut Paulus, di mana para pengikutnya kian banyak melakukan pelanggaran dan berbuat dosa, maka di situlah kasih karunia Tuhan kian berlimpah-limpah.

I said :
Hukum Taurat itu kan peraturan. Kalau ada peraturan, ya berarti ada pelanggaran. Anda tahu dimana tempat yg tidak ada pelanggaran ? Adanya di tempat yg tidak ada peraturannya. Begitu kira2 maksud Paulus.

Anda hutang 10 juta sama saya. Pak Sahabat hutang 5 juta sama saya. Karena saya orangnya baik hati, ramah, dan tidak sombong (serta tampan pula), saya membebaskan hutang2 anda berdua. Siapa yg paling senang ? Anda tentunya, yang hutangnya paling banyak. Lalu Pak sahabat dalam hatinya berkata, “kalau tahu begini, kemaren saya hutang 50 juta sekalian sama si Steve”. Hehehe.

Yesus datang utk menghapus semua dosa2 kita. Baik yg sedikit maupun yg banyak, semuanya diampuni. Siapa yg paling bersyukur ? tentunya orang yg banyak berbuat dosa, karena ia merasa kasih karunia Tuhan yg lebih atasnya.

Begitu pak maksud Paulus, bukannya dia meyuruh orang2 berbuat dosa. Kalau ajarannya sprti itu sih, sudah dari dulu ditinggalin sama pengikutnya pak. Memang orang2 tidak bisa berpikir apa, disuruh berbuat dosa kok mau aja.

Dimas said :
Apa hukumnya bersunat? Sunat itu wajib (Kejadian 17:10-14; 21:4). Yesus tidak membatalkan sunat (Matius 5:17-20; Lukas 2:21). Yesus juga disunat (Lukas 2:21). Dan orang yang tidak disunat, tidak dapat diselamatkan (Kisah Para Rasul 15:1-2).
Tapi Kata Paulus, sunat tidak wajib, tidak berguna dan tidak penting (Galatia 5:6; 1 Korintus 7:18-19). 122. Bolehkah makan babi? Babi haram dimakan (Ulangan 14:8; Imamat 11:7; Yesaya 66:17).
Tapi Kata Paulus, semua daging binatang halal dimakan, tidak ada yang haram (I Korintus 4:4-5; 6:12; 10:25; Kolose 2:16, Roma 14:17).

I said :
Ini sudah saya jawab ya. Oh ya. Bapak juga tidak boleh sembarangan makan ayam goreng pak. Bapak musti tanya dulu sama yg jualan, waktu memotong ayamnya, dia baca Bismillah atau tidak ;) Berarti kalo yg motong ayamnya orang kristen,Budha, hindu, tidak boleh dimakan tuh pak. Haram.

Dimas said :
Dalam ajaran Kristen yang diajarkan oleh Paulus, seluruh manusia berdosa karena nenek moyang mereka, Adam dan Hawa, memakan buah terlarang. Hal ini bukan saja bertentangan dengan Al Qur’an, tapi juga bertentangan dengan ajaran Alkitab itu sendiri:
“Orang yang berbuat dosa, itu yang harus mati. Anak tidak akan turut menanggung kesalahan ayahnya dan ayah tidak akan turut menanggung kesalahan anaknya. Orang benar akan menerima berkat kebenarannya, dan kefasikan orang fasik akan tertanggung atasnya” (Yehezkiel 18:20)
Hal ini dibenarkan oleh Al Qur’an:
“Orang yang berdosa, tiada memikul dosa orang lain. Dan tiadalah untuk manusia, melainkan apa-apa yang dia usahakan” (An Najm 53:38-39)

I said :
Maksudnya begini pak. Sejak lahir kita sudah ada kecenderungan berbuat dosa.
Contohnya begini, dari bayi pasti kita tidak pernah diajari berbohong oleh orang tua kita. Ketika kita kecil, suatu ketika kita tdk sengaja memecahkan vas bunga kesayangan ibu kita. Sore hari ibu bertanya , siapa yg pecahin vas bunga ibu ? Spontan kita menjawab : Bukan saya, bu. Kuciiingg !!! Padahal tidak ada yg ngajarin kita berbohong.
Kalau ada slogan bilang “ anak kecil gak bisa bohong”, itu salah besar. Liat aja faktanya.
Jadi dari lahir, kita memang sudah ada bibit/kecenderungan itu. Bibit itu ya datangnya dari peristiwa Adam dan Hawa, manusia pertama yg jatuh kedalam dosa.

Perkara dosa, saya setuju kalau berbuat dosa itu urusan masing2. Tapi seandainya seorang anak berbuat dosa lantaran orang tuanya, orang tuanya ya ikut kecipratan dosa jg.
Contoh : Di Indonesia, banyak orang tua yg membiarkan (bahkan menyuruh) anaknya menjadi wanita panggilan demi alasan ekonomi. Banyak orang tua bercerai, tidak bisa ngurus anak, lalu si anak terjerumus narkoba, dll

Steve said...

Dimas said :
Disini adalah forum untuk ilmu perbandingan agama untuk mengetahui pandangan dari sisi penganut yang lain yang MAU DIAJAK BERDISKUSI SAJA dan bukan untuk memaksakan kehendak kepercayaan kepada yang satu dengan yang lainnya, karena disini bukanlah Masjid atau gereja yang bisa semaunya melontarkan suatu keyakinan tanpa disertai bukti-bukti serta kajian ilmiah, semuanya berpulang kepada pengunjung blogger sendiri, jadi tidak ada pemaksaan sama sekali.

I said :
Lho, saya tidak mau memaksakan kepercayaan kristen saya kok pak. Saya tidak bisa membuat anda menjadi Kristen kalau bukan karena Tuhan sendiri yg memilih anda. Saya hanya mengemukakan kebenaran dari pihak saya.
Yohanes 15:16 Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu.

Dimas said :
DOh ya untuk pengunjung forum sekali saja kalau boleh nanya, saya ada beberapa pertanyaan untuk saudara (untuk penganut Kristen):

I said :
Anda bertanya untuk memancing kesalahan, mencobai kami umat Kristen, atau karena memang anda tidak tahu ??? Sebagai manusia yg beriman dan bertaqwa, sudah seharusnya saya tidak su’udzon (wah, saya tdk tahu tulisannya pak, hanya mengira2, maaf kalau salah). Saya akan menganggap anda bertanya krn memang anda tidak tahu. Saya akan mencoba menjawab menurut kemampuan saya.

1.Setujukah jika ada orang menjadikan Adam juga sebagai Tuhan tapi Tuhan yang lebih tinggi dari Isa/Yesus, Lho kenapa (Anda tentunya bertanya) ? karena Adam diciptakan lebih dulu dari pada Isa (lebih senior), alasan kedua: Adam diciptakan diSorga sedangkan Isa dibumi, Isa tidak memiliki Bapak sedang Adam lebih ngeri lagi yaitu tidak memiliki Bapak dan Ibu. Setuju pak? Kalau tidak alasannya kenapa?

I said :
Adam adalah ciptaan Tuhan. Ada ayatnya. Berarti bukan Tuhan.
Yesus bukan ciptaan Tuhan. Tidak ada ayatnya Allah menciptakan Yesus. Didalam Alquran juga saya rasa seharusnya tidak ada.
Surat At Tahrim 12
dan (ingatlah) Maryam binti Imran yang memelihara kehormatannya, maka Kami tiupkan ke dalam rahimnya sebagian dari ruh (ciptaan) Kami, dan dia membenarkan kalimat Rabbnya dan Kitab-KitabNya, dan dia adalah termasuk orang-orang yang taat.

Anda tahu benar kan kalau kata2 didalam kurung dalam ayat diatas hanya tafsiran, dan bukan dari ayat utamanya ? Mari kita coba hilangkan.

dan Maryam binti Imran yang memelihara kehormatannya, maka Kami tiupkan ke dalam rahimnya sebagian dari ruh Kami, dan dia membenarkan kalimat Rabbnya dan Kitab-KitabNya, dan dia adalah termasuk orang-orang yang taat.

Bagaimana dgn ayat ini pak ? Isa itu adalah sebagian dari roh Allah, karena memang Isa itu adalah roh Allah itu sendiri. Jadi klop kan pak ?

Alasan karena lebih senior sudah anda tentang sendiri dalam jawaban anda mengenai anak2 muda yg menang dalam olimpiade fisika diatas. Senior blm tentu jaminan lebih benar.

Utk alasan yg kedua, pertanyaan anda salah. Adam jg ada dibumi kok. Taman Eden, kira2 adanya di irak tuh pak. Soalnya ada sungai Tigris, Efrat. lucu kan kalau Allah menciptakan bumi dan isinya buat Adam, tetapi Adamnya tinggal di surga.
Karena pertanyaannya salah, jadi gak usah dijawab ya. Soal Yesus tidak ada bapaknya juga bukan merupakan alasan mengapa Dia itu Tuhan. Hawa juga tidak ada ayah ibunya.

Jadi kesimpulan nya setuju atau tidak ? Jawab sendiri aja deh..

2.Bolehkah Jika Ada orang yang menyamakan Tuhan dengan Iblis atau Syetan?

I said :
Karena pertanyaannya boleh atau tidak, jawabannya boleh2 saja. Tidak ada yg memaksa. Tapi ingat, resiko ditanggung penumpang.

3.Tuhan yang menciptakan Alam jagat raya yang Luar biasa luas ini, Jika ada orang yang mengatakan “jika manusia berkelahi dengan Tuhan siapakah yang akan menang”?

I said :
Saya jawab dgn pertanyaan juga ya. Kalau seandainya Tuhannya mengalah bagaimana ? Siapa yang lebih penakut, manusia atau syetan ?

Wah, saya jadi mengikuti cara anda nih pak, menjawab pertanyaan dgn pertanyaan. Mohon dimaafkan.

Steve said...

Sahabat said:
apakah saya pernah mengatakan untuk memberikan ilmu pada saudara??? (he he he)

I said :
Wah, orang kikir gak masuk surga lho pak. Hehehe juga.
Ada 2 kemungkinan kalau pak Sahabat bilang spt itu.
Pertama, karena memang beliau tidak mau membagi ilmunya (baca : pelit). Maunya cuma mengambil, tidak mau memberi.
Kedua, karena memang beliau tidak mempunyai ilmu untuk dibagikan kpd orang lain ;)

Sahabat said :
dan, sekali lagi saudara steve, saya tidak hanya ngikut2 Pak.Dimas Rangga...tapi saya memang mengikuti setiap komennya dengan keimanan yg sama yaitu: Tidak ada Tuhan selain Allah dan Muhammad RasulNya.

I said :
silahkan terus mengikuti pak dimas, pak. Tapi ingat, kalau pak dimas mau ke belakang, jangan diikuti ya. Nanti dikira mau ngintip.

Maaf ya pak, cuma bercanda. Namanya juga anak-anak

Sahabat said...

Pak Dimas Rangga,
Terimakasih untuk BLOG yg bagus ini, bisa menambah wawasan dan wacana.
Dan, kalau ada yg kurang senang atau tidak setuju dg komentar dan argumen Bapak, itu hal biasa. Seperti Bapak bilang, tidak ada yg memaksakan satu terhadap lainnya.

Tetaplah berkarya dan memberikan argumen berdasarkan fakta yg benar, bukan hanya opini pribadi yg berisi komen sentimen semata.

Semoga Bapak selalu dalam lindungan ALLAH SWT.

DimasRangga said...

Maaf pak Steve Anda sepertinya panik, Anggap saja saya sebagai team penguji yang sedang menguji anak cerdas tingkat dunia tentang keilmuan yang dipegangnya (keilmuan tentang Injil yang anda percayai).

Steve said :

Adam adalah ciptaan Tuhan. Ada ayatnya. Berarti bukan Tuhan.
Yesus bukan ciptaan Tuhan. Tidak ada ayatnya Allah menciptakan Yesus. Didalam Alquran juga saya rasa seharusnya tidak ada.
Surat At Tahrim 12
dan (ingatlah) Maryam binti Imran yang memelihara kehormatannya, maka Kami tiupkan ke dalam rahimnya sebagian dari ruh (ciptaan) Kami, dan dia membenarkan kalimat Rabbnya dan Kitab-KitabNya, dan dia adalah termasuk orang-orang yang taat.

Anda tahu benar kan kalau kata2 didalam kurung dalam ayat diatas hanya tafsiran, dan bukan dari ayat utamanya ? Mari kita coba hilangkan.

dan Maryam binti Imran yang memelihara kehormatannya, maka Kami tiupkan ke dalam rahimnya sebagian dari ruh Kami, dan dia membenarkan kalimat Rabbnya dan Kitab-KitabNya, dan dia adalah termasuk orang-orang yang taat.

Bagaimana dgn ayat ini pak ? Isa itu adalah sebagian dari roh Allah, karena memang Isa itu adalah roh Allah itu sendiri. Jadi klop kan pak ?

JAWABAN:

Surat At Tahrim 12 :

“dan Maryam binti Imran yang memelihara kehormatannya, maka Kami tiupkan ke dalam rahimnya sebagian dari ruh Kami, dan dia membenarkan kalimat Rabbnya dan Kitab-Kitab-Nya, dan dia adalah termasuk orang-orang yang ta'at.”

AlAnbiyaa:91 :

“Dan Maryam yang telah memelihara kehormatannya, lalu Kami tiupkan ke dalam nya ruh dari Kami dan Kami jadikan dia dan anaknya tanda yang besar bagi semesta alam.”

Jika bermodal ayat ini anda mencap yesus adalah Tuhan, Adam juga harusnya Anda cap sebagai Tuhan juga dong, karena memakai kalimat yang sama persis yaitu “MIN RUUH” (dalam bahasa Arab memiliki makna yang sama).

AlHijr:29 :

“Maka apabila Aku telah menyempurnakan kejadiannya, dan telah meniup kan kedalamnya ruh -Ku, maka tunduklah kamu kepadanya dengan bersujud .”

Kekuatan Penciptaan Allah kepada Isa as sama persis seperti apa yang dilakukakan kepada Adam as.:

Sesungguhnya misal (penciptaan) Isa di sisi Allah, adalah seperti (penciptaan) Adam. Allah menciptakan Adam dari tanah, kemudian Allah berfirman kepadanya: "Jadilah" (seorang manusia), maka jadilah dia. (Ali Imran ayat 59)

Silakan pengunjung blogger buka AlQuran Surat At Tahrim 12 : AlAnbiyaa:91 : AlHijr:29, disitu ditulis dalam bahasa Arab yaitu “MIN RUUH” yg ketiga-tiganya berMAKNA sama yaitu satu pengertian, baik pada peniupan ruh dari ALLAH kedalam penciptaan ISA (Surat At Tahrim 12 : AlAnbiyaa:91) maupun ADAM (AlHijr:29), Yaitu Allah memiliki kekuatan penciptaan untuk menciptakan RUH dan ditiupkan RUH itu kepada hambanya, bukan maksudnya RUH yg ditiupkan itu adalah ALLAH sendiri yang membelah diri.

Maka AlQuran pun menyangkalnya dengan keras, lugas dan tegas:

AlBaqarah:44 : “Mengapa kamu suruh orang lain kebaktian, sedang kamu melupakan diri mu sendiri, padahal kamu membaca Al Kitab ? Maka tidaklah kamu berpikir?”

AlIsraa:111 : “Dan katakanlah: "Segala puji bagi Allah Yang tidak mempunyai anak dan tidak mempunyai sekutu dalam kerajaan-Nya dan Dia bukan pula hina yang memerlukan penolong dan agungkanlah Dia dengan pengagungan yang sebesar-besarnya.“

AlKahfi:4 : “Dan untuk memperingatkan kepada orang-orang yang berkata: "Allah mengambil seorang anak."

AlKahfi:5 : “Mereka sekali-kali tidak mempunyai pengetahuan tentang hal itu, begitu pula nenek moyang mereka. Alangkah buruknya kata-kata yang keluar dari mulut mereka; mereka tidak mengatakan kecuali dusta.”

Maryam:88 : “Berkata Isa: "Sesungguhnya aku ini hamba Allah, Dia memberiku Al Kitab dan Dia menjadikan aku seorang nabi,”

Maryam:88 : “Dan mereka berkata: "Tuhan Yang Maha Pemurah mengambil anak".

Maryam:89 : “Sesungguhnya kamu telah mendatangkan sesuatu perkara yang sangat mungkar,”

Maryam:90 : “hampir-hampir langit pecah karena ucapan itu, dan bumi belah, dan gunung-gunung runtuh,”

Maryam:91: “karena mereka menda'wakan Allah Yang Maha Pemurah mempunyai anak.”

Maryam:92 : “Dan tidak layak bagi Tuhan Yang Maha Pemurah mengambil anak.”

AlFurqon:2 : “yang kepunyaan-Nya-lah kerajaan langit dan bumi, dan Dia tidak mempunyai anak, dan tidak ada sekutu bagiNya dalam kekuasaan, dan dia telah menciptakan segala sesuatu, dan Dia menetapkan ukuran-ukurannya dengan serapi-rapinya .”

Al Mukminuun:91 : “Allah sekali-kali tidak mempunyai anak, dan sekali-kali tidak ada tuhan beserta-Nya, kalau ada tuhan beserta-Nya, masing-masing tuhan itu akan membawa makhluk yang diciptakannya, dan sebagian dari tuhan-tuhan itu akan mengalahkan sebagian yang lain. Maha Suci Allah dari apa yang mereka sifatkan itu,“

AnNisa:171 : “Wahai Ahli Kitab, janganlah kamu melampaui batas dalam agamamu , dan janganlah kamu mengatakan terhadap Allah kecuali yang benar. Sesungguhnya Al Masih, 'Isa putera Maryam itu, adalah utusan Allah dan kalimat-Nya yang disampaikan-Nya kepada Maryam, dan roh dari-Nya . Maka berimanlah kamu kepada Allah dan rasul-rasul-Nya dan janganlah kamu mengatakan : " tiga", berhentilah . lebih baik bagimu. Sesungguhnya Allah Tuhan Yang Maha Esa, Maha Suci Allah dari mempunyai anak, segala yang di langit dan di bumi adalah kepunyaan-Nya. Cukuplah Allah menjadi Pemelihara.”

AlMaa’idah:72 : “Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: "Sesungguhnya Allah ialah Al Masih putera Maryam", padahal Al Masih berkata: "Hai Bani Israil, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu". Sesungguhnya orang yang mempersekutukan Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolongpun."

AlBaqarah:116 : “Mereka berkata: "Allah mempunyai anak". Maha Suci Allah, bahkan apa yang ada di langit dan di bumi adalah kepunyaan Allah; semua tunduk kepada-Nya.”

Yunus:68 “Mereka berkata: "Allah mempuyai anak". Maha Suci Allah; Dia-lah Yang Maha Kaya; kepunyaan-Nya apa yang ada di langit dan apa yang di bumi. Kamu tidak mempunyai hujjah tentang ini. Pantaskah kamu mengatakan terhadap Allah apa yang tidak kamu ketahui?”

AlMiadah:18 : “Orang-orang Yahudi dan Nasrani mengatakan: "Kami ini adalah anak-anak Allah dan kekasih-kekasih-Nya". Katakanlah: "Maka mengapa Allah menyiksa kamu karena dosa-dosamu?" , tetapi kamu adalah manusia diantara orang-orang yang diciptakan-Nya dan menyiksa siapa yang dikehendaki-Nya dan menyiksa siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Kepunyaan Allah-lah kerajaan antara keduanya. Dan kepada Allah-lah kembali .”

DimasRangga said...

Steve said:

Utk alasan yg kedua, pertanyaan anda salah. Adam jg ada dibumi kok. Taman Eden, kira2 adanya di irak tuh pak. Soalnya ada sungai Tigris, Efrat. lucu kan kalau Allah menciptakan bumi dan isinya buat Adam, tetapi Adamnya tinggal di surga.

JAWABAN:

Oooh jadi Eden adanya dinegeri Iraq ya, Kalau umat Islam syurga Eden tempatnya bukanlah dibumi dan dulunya mereka bertempat tinggal disyurga (dalam arti syurga yang sebenarnya) lalu karena melanggar pantangan yaitu memakan buah khuldi atas bujuk rayu Iblis maka diusirlah, dikeluarkan, diturunkan keduanya kebumi.

Adam dan Hawa di Surga:
AlAraaf:19 : "Hai Adam bertempat tinggallah kamu dan isterimu di surga serta makanlah olehmu berdua di mana saja yang kamu sukai, dan janganlah kamu berdua mendekati pohon ini, lalu menjadilah kamu berdua termasuk orang-orang yang zalim."

Bujuk Rayu Iblis:

AlAraaf:20 : “Maka syaitan membisikkan pikiran jahat kepada keduanya untuk menampakkan kepada keduanya apa yang tertutup dari mereka yaitu auratnya dan syaitan berkata: "Tuhan kamu tidak melarangmu dan mendekati pohon ini, melainkan supaya kamu berdua tidak menjadi malaikat atau tidak menjadi orang-orang yang kekal "”

Iblis diusir oleh Allah dari Surga:

AlAraaf:13 : “Allah berfirman: "Turunlah kamu dari surga itu; karena kamu sepatutnya menyombongkan diri di dalamnya, maka keluarlah, sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang hina".

AlAraaf:18 : “Allah berfirman: "Keluarlah kamu dari surga itu sebagai orang terhina lagi terusir. Sesungguhnya barangsiapa di antara mereka mengikuti kamu, benar-benar Aku akan mengisi neraka Jahannam dengan kamu semuanya"

Adam dan Eve diusir oleh Allah dari Surga ke Bumi:

AlAraaf:24 : ”Allah berfirman: "Turunlah kamu sekalian, sebahagian kamu menjadi musuh bagi sebahagian yang lain. Dan kamu mempunyai tempat kediaman dan kesenangan di muka bumi sampai waktu yang telah ditentukan"

Dari Surga diturunkan kebumi melalui proses penciptaan alam semesta dulu.

Allah Maha Kuasa, Dia berkuasa menciptakan jagat raya alam semesta dengan sabda “Kun Fayakun Saja“. Jika berkehendak terjadi maka jadilah ia.

...Maha Suci Dia. Apabila Dia telah menetapkan sesuatu, maka Dia hanya berkata kepadanya: "Jadilah", maka jadilah ia. (Qur'an surat Maryam ayat 35)

The Big Bang Theory
“The Earth and Universe were once joined together in the form of a compressed dense atomic nucleus which separated by expansion through a cosmic explosion”

Teori ini sudah ada sejak 1400 tahun lalu, yaitu:

AlAnbiyaa:30 : “Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman?”

AlAraaf:27 : “Hai anak Adam, janganlah sekali-kali kamu dapat ditipu oleh syaitan sebagaimana ia telah mengeluarkan kedua ibu bapamu dari surga, ia menanggalkan dari keduanya pakaiannya untuk memperlihatkan kepada keduanya 'auratnya. Sesungguhnya ia dan pengikut-pengikutnya melihat kamu dan suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka. Sesungguhnya Kami telah menjadikan syaitan-syaitan itu pemimpin-pemimpim bagi orang-orang yang tidak beriman.”

DimasRangga said...

Dhimas said:
3.Tuhan yang menciptakan Alam jagat raya yang Luar biasa luas ini, Jika ada orang yang mengatakan “jika manusia berkelahi dengan Tuhan siapakah yang akan menang”?

Steve said :

Saya jawab dgn pertanyaan juga ya. Kalau seandainya Tuhannya mengalah bagaimana ? Siapa yang lebih penakut, manusia atau syetan ?

Memang Anda ini seoarang yg jenius...Karena jawaban Anda betul 1000%, nih ayatnya:

Kejadian 32:28
(28) Lalu kata orang itu: "Namamu tidak akan disebutkan lagi Yakub, tetapi Israel, sebab engkau telah bergumul melawan Allah dan manusia, dan engkau menang."

Bangsa Israel mengklaim bangsa yang memiliki ras unggul, persis seperti ajaran NAZI oleh Hitler yang mengklaim ras bangsa Jerman yaitu ras Aria adalah ras unggul dunia, dan menyebut ras bangsa eropa lainnya adalah ras setengah monyet dan bangsa Asia dan Afrika dan lainnya adalah mendekati atau monyet itu sendiri jadi mereka berhak menjadi raja diatas bangsa yang lain. Dan juga sama apa yang dilakukan oleh bangsa YAHUDI, mereka menamakan suku bangsa yang bukan ras mereka (YAHUDI) dengan sebutan rendah yaitu GHOYYIM/sejenis binatang. Karena mereka telah mengklaim diri dengan kesombongan bahwa mereka adalah bangsa ras pilihan yang berhak menguasai dunia ini dengan tangan mereka dan ras lain adalah ras rendah/binatang (mereka beralasan bahwa nabi-nabi kebanyakan berasal dari bangsa Israel ini), jadi ras mereka adalah yang paling tinggi dan dikasihi TUHAN. Dan mereka mengklaim diri bahwa seandainya mereka masuk neraka pun, mereka hanya akan masuk keneraka dalam beberapa hari saja. Mereka berani merubah ayat-ayat Allah demi mendongkrak klaim kebenaran atas ras unggul mereka dengan mengatakan Israel bergumul dg Allah yang menciptakan alam semesta yang luar biasa besar ini dan SUBHANALLAH dan ISRAEL ternyata menang.

AlBaqarah:79 : “Maka kecelakaan yAng besarlah bagi orang-orang yang menulis Al Kitab dengan tangan mereka sendiri, lalu dikatakannya; "Ini dari Allah", untuk memperoleh keuntungan yang sedikit dengan perbuatan itu. Maka kecelakaan yang besarlah bagi mereka, akibat apa yang ditulis oleh tangan mereka sendiri, dan kecelakaan yang besarlah bagi mereka, akibat apa yang mereka kerjakan.

AlBaqarah:80 : “Dan mereka berkata: "Kami sekali-kali tidak akan disentuh oleh api neraka, kecuali selama beberapa hari saja." Katakanlah: "Sudahkah kamu menerima janji dari Allah sehingga Allah tidak akan memungkiri janji-Nya, ataukah kamu hanya mengatakan terhadap Allah apa yang tidak kamu ketahui?"

DimasRangga said...

Dimas said :
“Pada aku dilahirkan” maksudnya “Itulah Isa putera Maryam” Lahir melalui rahim Maryam (lahir seperti bayi yang lainnya), “Pada hari aku meninggal” maksudnya setelah turun dari syurga membunuh Dajjal (AntiChrist), dll.

Steve said: :
Maksudnya Isa meninggal waktu membunuh Dajjal ?

Dimas said :

Nabi Isa ini memiliki masa juga hidup dibumi karena beliau tidak mati disalib tapi langsung diangkat kelangit oleh Allah, setelah hidup dibumi beberapa masa lalu beliau mati seperti nabi-nabi dan manusia yang lain .

Steve said: :
Diangkat ke langit atau ke surga ? Kalau diangkat ke langit, seharusnya semua yg ada disitu bisa melihat donk ?

Dimas said :
“pada hari aku dibangkitkan hidup kembali” maksudnya kita umat Muslim (nabi Isa) mempercayai bahwa setelah kematian dan memasuki alam barzah akan dibangkitkan lagi dihari kebangkitan nanti setelah kiamat didunia ini. Begitu pak maksudnya ayat itu.

Steve said: :
Lho, justru pas kiamat itu Isa turun dari surga utk membunuh Dajjal kan ? kok justru malah baru bangkit ?

JAWABAN:

Isa meninggal bukan pada saat membunuh Dajjal tapi setelah membunuh Dajjal, beliau hidup selama 40 tahun dimuka bumi lalu meninggal dunia. Setelah itu dikatakan bahwa itu adalah sudah akhir jaman, lalu kapan kiamatnya? Yang tahu hanyalah Allah semata. Setelah dunia kiamat maka seluruh umat manusia sejak Adam lalu akan dibangkitkan (termasuk isa) dari kematian dialam akherat untuk mempertanggung-jawabkan pebuatannya masing-masing lalu diambillah keputusan apakah akan masuk Surga apa Neraka.

AlAraaf:14 : “Iblis menjawab: "Beri tangguhlah saya sampai waktu mereka dibangkitkan"”

Rasulullah SAW bersabda, “Nabi Isa masih tetap tinggal di bumi hingga terbunuhnya Dajjal selama 40 tahun, lalu Allah mewafatkannya dan dishalatkan jenazahnya oleh umat Islam.” (HR Ahmad, Abu Daud, Ibnu Hiban, Al-Hakim dan dishahihkan oleh az-Zahabi)

Abu Hurairah meriwayatkan bahwa Rasulullah bersabda, " Tidak ada seorang nabi-pun antara saya dan Isa. Sesungguhnya, dia akan turun ke bumi. Maka jika kalian melihatnya, kenalilah dia. Dia adalah seorang laki-laki dengan ukuran sedang, berkulit putih kemerah-merahan. Dia memakai dua baju kuning terang. Kepalanya seakan-akan ada air yang mengalir walaupun sebenarnya ia tidak basah. Dia akan berperang melawan manusia untuk membela Islam. Dia akan menghancurkan salib, membunuh babi, menghapuskan jizyah. Allah akan menghapuskan semua agama di zamannya kecuali Islam. Isa akan menghancurkan Dajjal dan dia akan hidup di bumi selama 40 tahun dan kemudian dia meninggal, kaum muslimin akan menyembahyangkan jenazahnya." HR Abu Dawud

Langit (langit tingkatan ke-7) adalah istilah lainnya dari syurga itu, Allah Maha Kuasa untuk menyerupakan wajah orang dan mengangkat isa kepada-Nya tanpa seorang musuhpun mengetahui dan melihatnya.

"Tetapi (yang sebenarnya), Allah telah mengangkat Isa kepada-Nya. Dan adalah Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana." (An Nisaa':158)

DimasRangga said...

Berikut versi lengkapnya:

Kepercayaan dasar Islam tentang Isa

BEBERAPA KEPERCAYAAN yang dianut umat Islam MENGENAI Isa antara lain :

•Silsilah nabi Isa tersambung kepada nabi Ibrahim melalui putranya Ishak

•Isa adalah salah satu nabi yang tergolong dalam ulul azmi, yakni nabi dan rasul yang memiliki kedudukan tinggi/istimewa bersama dengan (Muhammad, Ibrahim, Musa dan Nuh).

•Isa diutus untuk kaum bani Israil

•Isa bukanlah Tuhan maupun anak Tuhan, melainkan salah seorang manusia yang diangkat menjadi nabi dan rasul sebagaimana juga setiap nabi lain yang diutus pada masing-masing kaum.

•Kelahiran Isa terjadi dengan ajaib, tanpa ayah biologis, atas kekuasaan Tuhan. Ibunya (Maryam) adalah dari golongan mereka yang suci dan mendekatkan diri kepada Tuhan.

•Isa memiliki beberapa keajaiban atas kekuasaan Tuhan. Di samping kelahirannya, Ia mampu berbicara saat berumur hanya beberapa hari, Ia berbicara dan membela Ibunya dari tuduhan perzinaan. Dalam Qur'an juga diceritakan saat Ia menghidupkan orang yang sudah mati, menyembuhkan kebutaan dan lepra.

•Isa menerima wahyu dari Tuhan yakni Injil (merujuk pada Perjanjian Baru agama Kristen), namun versi yang dimiliki oleh umat Kristiani saat ini dipercayai telah berubah dari versi aslinya. Beberapa pendapat dalam Islam menyebutkan bahwa Injil Barnabas adalah versi Injil paling akurat yang ada saat ini.

•Isa tidaklah dibunuh maupun disalib, Tuhan membuatnya terlihat seperti itu untuk mengelabui musuh-musuhnya. Terdapat beberapa pendapat yang mengatakan bahwa salah seorang musuhnya diserupakan dengan dia, sedangkan Isa sendiri diangkat langsung ke surga dan musuhnya yang diserupakan tadi adalah orang yang disalib.

•Isa masih hidup dan berada di surga, suatu hari Ia akan datang kembali ke bumi untuk melawan Dajjal dan merupakan salah satu tanda-tanda dekatnya hari kiamat.

•Isa bukan merupakan penebus dosa manusia, Islam menolak konsep dosa turunan dan menganut konsep bahwa setiap manusia bertanggung jawab dan akan diadili atas perbuatannya sendiri.

KELAHIRAN

Kelahiran Isa yang ajaib, diceritakan dalam beberapa ayat dalam Al Qur'an. Dalam cerita Islam disebutkan datangnya malaikat kepada Maryam mengabarkan bahwa ia akan segera melahirkan seorang putra. Maryam kemudian terkejut dan menjawab kepada Malaikat itu bahwa Ia tidak pernah disentuh laki-laki. Malaikat tersebut kemudian menjawab:

Ali Imran:45 : “, ketika Malaikat berkata: "Hai Maryam, seungguhnya Allah menggembirakan kamu dengan kalimat daripada-Nya, namanya Al Masih 'Isa putera Maryam, seorang terkemuka di dunia dan di akhirat dan termasuk orang-orang yang didekatkan ,”

Jibril berkata: "Demikianlah". Tuhanmu berfirman: "Hal itu adalah mudah bagiKu; dan agar dapat Kami menjadikannya suatu tanda bagi manusia dan sebagai rahmat dari Kami; dan hal itu adalah suatu perkara yang sudah diputuskan". (Qur'an surat Maryam ayat 21)

...Maha Suci Dia. Apabila Dia telah menetapkan sesuatu, maka Dia hanya berkata kepadanya: "Jadilah", maka jadilah ia. (Qur'an surat Maryam ayat 35)

Beberapa ayat lain terkait dengan kelahiran Isa antara lain:

Sesungguhnya misal (penciptaan) Isa di sisi AllAh, adalah seperti (penciptaan) Adam. Allah menciptakan Adam dari tanah, kemudian Allah berfirman kepadanya: "Jadilah" (seorang manusia), maka jadilah dia. (Ali Imran ayat 59)

Dan (ingatlah kisah) Maryam yang telah memelihara kehormatannya, lalu Kami tiupkan ke dalam (tubuh)nya ruh dari Kami dan Kami jadikan dia dan anaknya tanda (kekuasaan Allah) yang besar bagi semesta alam (Surat Al Anbiyaa' ayat 21)

SEBAGAI SEORANG NABI

Beberapa ayat dari Al Qur'an yang menegaskan tentang kenabian Isa antara lain:
Berkata Isa: "Sesungguhnya aku ini hamba Allah, Dia memberiku Alkitab (Injil) dan Dia menjadikan aku seorang nabi,dan Dia menjadikan aku seorang yang diberkati di mana saja aku berada, dan Dia memerintahkan kepadaku (mendirikan) shalat dan (menunaikan) zakat selama aku hidup; dan berbakti kepada ibuku, dan Dia tidak menjadikan aku seorang yang sombong lagi celaka. Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali". Itulah Isa putera Maryam, yang mengatakan perkataan yang benar, yang mereka berbantah-bantahan tentang kebenarannya. Tidak layak bagi Allah mempunyai anak, Maha Suci Dia. Apabila Dia telah menetapkan sesuatu, maka Dia hanya berkata kepadanya: "Jadilah", maka jadilah ia. (Surat Maryam ayat 30-35)

Dan tatkala Isa datang membawa keterangan dia berkata:

"Sesungguhnya aku datang kepadamu dengan membawa hikmat dan untuk menjelaskan kepadamu sebagian dari apa yang kamu berselisih tentangnya, maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah (kepada) ku". Sesungguhnya Allah Dialah Tuhanku dan Tuhan kamu maka sembahlah Dia, ini adalah jalan yang lurus. Maka berselisihlah golongan-golongan (yang terdapat) di antara mereka, lalu kecelakaan yang besarlah bagi orang-orang yang zalim yakni siksaan hari yang pedih (kiamat). (Surat Az Zukhruf 63-65)

Al Masih putera Maryam itu hanyalah seorang Rasul yang sesungguhnya telah berlalu sebelumnya beberapa rasul, dan ibunya seorang yang sangat benar, kedua-duanya biasa memakan makanan. Perhatikan bagaimana Kami menjelaskan kepada mereka (ahli kitab) tanda-tanda kekuasaan (Kami), kemudian perhatikanlah bagaimana mereka berpaling (dari memperhatikan ayat-ayat Kami itu). (Surat Al Maa'idah ayat 75)

Dan (ingatlah) ketika Allah berfirman: "Hai Isa putera Maryam, adakah kamu mengatakan kepada manusia: "Jadikanlah aku dan ibuku dua orang tuhan selain Allah?". Isa menjawab: "Maha Suci Engkau, tidaklah patut bagiku mengatakan apa yang bukan hakku (mengatakannya). Jika aku pernah mengatakan maka tentulah Engkau mengetahui apa yang ada pada diriku dan aku tidak mengetahui apa yang ada pada diri Engkau. Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui perkara yang ghaib-ghaib". Aku tidak pernah mengatakan kepada mereka kecuali apa yang Engkau perintahkan kepadaku (mengatakan)nya yaitu: "Sembahlah Allah, Tuhanku dan Tuhanmu", dan adalah aku menjadi saksi terhadap mereka, selama aku berada di antara mereka. Maka setelah Engkau wafatkan aku, Engkau-lah yang mengawasi mereka. Dan Engkau adalah Maha Menyaksikan atas segala sesuatu. (surat Al Maa'idah ayat 116-117)

ISA dan RUH KUDUS

Qur'an juga menceritakan perihal Isa yang diberikan kekuatan dengan ruh kudus oleh Tuhan.

Rasul-rasul itu Kami lebihkan sebagian (dari) mereka atas sebagian yang lain. Di antara mereka ada yang Allah berkata-kata (langsung dengan dia) dan sebagiannya Allah meninggikannya beberapa derajat. Dan Kami berikan kepada Isa putera Maryam beberapa mukjizat serta Kami perkuat dia dengan Ruhul Qudus. Dan kalau Allah menghendaki, niscaya tidaklah berbunuh-bunuhan orang-orang (yang datang) sesudah rasul-rasul itu, sesudah datang kepada mereka beberapa macam keterangan, akan tetapi mereka berselisih, maka ada di antara mereka yang beriman dan ada (pula) di antara mereka yang kafir. Seandainya Allah menghendaki, tidaklah mereka berbunuh-bunuhan. Akan tetapi Allah berbuat apa yang dikehendaki-Nya. (Surat Al Baqarah ayat 253)

(Ingatlah), ketika Allah mengatakan: "Hai Isa putra Maryam, ingatlah nikmat-Ku kepadamu dan kepada ibumu di waktu Aku menguatkan kamu dengan ruhul qudus. Kamu dapat berbicara dengan manusia di waktu masih dalam buaian dan sesudah dewasa; dan (ingatlah) di waktu Aku mengajar kamu menulis, hikmah, Taurat dan Injil, dan (ingatlah pula) diwaktu kamu membentuk dari tanah (suatu bentuk) yang berupa burung dengan ijin-Ku, kemudian kamu meniup kepadanya, lalu bentuk itu menjadi burung (yang sebenarnya) dengan seizin-Ku. Dan (ingatlah) di waktu kamu menyembuhkan orang yang buta sejak dalam kandungan ibu dan orang yang berpenyakit sopak dengan seizin-Ku, dan (ingatlah) di waktu kamu mengeluarkan orang mati dari kubur (menjadi hidup) dengan seizin-Ku, dan (ingatlah) di waktu Aku menghalangi Bani Israil (dari keinginan mereka membunuh kamu) di kala kamu mengemukakan kepada mereka keterangan-keterangan yang nyata, lalu orang-orang kafir diantara mereka berkata: "Ini tidak lain melainkan sihir yang nyata". (Al Maa'idah ayat 110)

ISA TIDAK DIBUNUH ATAUPUN DISALIB

Al-Qur'an menerangkan dalam surat An Nisaa':157 bahwa Nabi Isa tidaklah dibunuh maupun disalib oleh orang-orang Kafir. Adapun yang mereka salib adalah orang yang bentuk dan rupanya diserupakan oleh Allah SWT seperti Nabi Isa as.(sebagian ulama berpendapat orang yang diserupakan adalah muridnya yang berkhianat yang bernama Yudas Iskariot)
dan karena ucapan mereka:

"Sesungguhnya kami telah membunuh Al Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah", padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa. (An Nisaa' : 157)

ISA DISELAMATKAN DENGAN JALAN DIANGKAT KELANGIT

Nabi Isa as. diselamatkan oleh Allah SWT. dengan jalan diangkat ke langit dan ditempatkan disuatu tempat yang hanya Allah SWT yang tahu tentang hal ini. Al Qur'an menjelaskan tentang peristiwa penyelamatan ini.

"Tetapi (yang sebenarnya), Allah telah mengangkat Isa kepada-Nya. Dan adalah Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana." (An Nisaa':158)

ISA AKAN DITURUNKAN KEMBALI KEBUMI

Nabi Isa as. sampai saat ini masih hidup dan hanya Allah SWT saja tahu keberadaanya. Dari keterangan hadist Nabi Muhammad saw. diceritakan bahwa menjelang hari kiamat / akhir zaman Nabi Isa akan di turunkan oleh Allah SWT dari langit ke bumi (The Second Coming, dalam versi Kristen).
Peristiwa itu tergambar dari hadist berikut :

“Tidak ada seorang nabi pun antara aku dan Isa dan sesungguhnya ia benar-benar akan turun (dari langit), apabila kamu telah melihatnya, maka ketahuilah;bahwa ia adalah seorang laki-laki berperawakan tubuh sedang,berkulit putih kemerah-merahan. Ia akan turun dengan memakai dua lapis pakaian yang dicelup dengan warna merah, kepalanya seakan-akan meneteskan air waulupun ia tidak basah”. (HR Abu Dawud)

“Sekelompok dari ummatku akan tetap berperang dalam dalam kebenaran secara terang-terangan sampai hari kiamat,sehingga turunlah Isa Ibn Maryam ,maka berkatalah pemimpin mereka (Al Mahdi) : “ Kemarilah dan imamilah shalat kami”. Ia menjawab;”Tidak, sesungguhnya sebagian kamu adalah sebagai pemimpin terhadap sebagian yang lain, sebagai suatu kemuliaan yang diberikan Allah kepada ummat ini (ummat Islam)”. (HR Muslim & Ahmad)

“Tiba-tiba Isa sudah berada diantara mereka dan dikumandangkanlah shalat,maka dikatakan kepadanya, majulah kamu (menjadi imam shalat) wahai ruh Allah.” Ia menjawab:”Hendaklah yang maju itu pemimpin kamu dan hendaklah ia yang mengimami shalat kamu”. (HR Muslim & Ahmad)

Hal pertama yang dilakukan Nabi Isa setelah turun dari langit adalah menuaikan shalat sebagaimana yang dijelaskan oleh hadist-hadist di atas. Nabi Isa akan menjadi makmum dalam shalat yang di imami oleh Imam Mahdi.

Adapun lokasi turunnya Nabi Isa dijelaskan oleh Rasulullah saw. dalam sebuah hadist berikut :
“Isa ibn Maryam akan turun di ‘Menara Putih’(Al Mannaratul Baidha’) di Timur Damsyik”. (HR Thabrani dari Aus bin Aus)

Kedatangan Nabi Isa akan didahului oleh kondisi dunia yang dipenuhi kedzaliman, kesengsaraan & peperangan besar yang melibatkan seluruh penduduk dunia, setelah itu kemunculan Imam Mahdi yang akan menyelamatkan kaum muslimin, kemudian kemunculan dajjal yang akan berusaha membunuh Imam Mahdi , setelah dajjal menyebarkan fitnahnya selama 40 hari, maka Nabi Isa akan diturunkan dari langit untuk menumpas dajjal

ISA AKAN MEMBUNUH DAJJAL

Turunnya nabi Isa ke bumi mempunyai misi menyelamatkan manusia dari fitnah Dajjal dan membersihkan segala penyimpangan agama ,ia akan bekerjasama dengan Imam Mahdi memberantas semua musuh-musuh Allah.

Dikisahkan setelah Nabi Isa as. selesai menunaikan shalat, ia berkata : "Keluarlah kamu (pasukan kaum muslimin) semua bersama kami untuk menghadapi musuh Allah, yaitu dajjal." Lalu mereka pun keluar, kemudian Ia (Isa) dilihat oleh dajjal silaknat yang baru saja mendakwa kepada manusia, bahwa ia adalah raja yang mendapat petunjuk dan pemimpin yang jenius serta bijaksana, bahkan mengaku sebagai Tuhan Yang Maha Tinggi. Begitu 'Isa dilihat oleh dajjal, dajjal pun meleleh seperti garam yang meleleh di dalam air. Kemudian dajjal melarikan diri, akan tetapi ia dihadang oleh Isa di pintu kota Lud di Palestina. Sekiranya Isa membiarkan saja hal ini maka dajjal akan hancur seperti garam dalam air, akan tetapi Isa berkata kepadanya
:"Sesungguhnya aku berhak untuk menghajar kamu dengan satu pukulan." Lalu Isa as. menombak dan membunuhnya, maka Isa as. memperlihatkan kepada semua orang darah dajjal di tombaknya. Maka tahu dan sadarlah para pengikut dajjal dari kalangan Yahudi , bahwa dajjal bukanlah Allah. Jika benar apa yang didakwakan dajjal (dajjal mengaku sebagai tuhan) tentulah dajjal tidak akan dapat dibunuh oleh Nabi 'Isa.

ISA AKAN MENYELAMATKAN MANUSIA DARI FITNAH YA'JUJ dan MA'JUJ

Salah satu tugas besar beliau setelah membunuh dajjal adalah menyelamatkan ummat manusia dari fitnah Ya’juj dan Ma’juj (Gog dan Magog dalam versi Kristen).
Dikisahkan, fitnah dan kejahatan mereka (Ya’juj dan Ma’juj) sangat besar dan menyeluruh , tiada seorang manusiapun yang dapat mengatasinya, jumlah mereka pun sangat banyak sehingga kaum Muslimin akan menyalakan api selama 7 tahun untuk berlindung dari penyerangan mereka, para pemanah dan perisai mereka. (seperti yang diterangkan dalam hadist yang diriwayatkan oleh Ibn Majah dari Nawwas)
Maka saat mereka telah keluar (dari diding tembaga yang mengurung mereka sejak zaman raja Zulkarnain) maka Allah SWT berkata kepada Isa ibn Maryam: ”Sesungguhnya Aku telah mengeluarkan hamba-hamba (Ya’juj dan Ma’juj) yang tidak mampu diperangi oleh siapapun, maka hendaklah kamu mengasingkan hamba-hambaKu ke Thur (Thursina) ”

Dan di Thur terkepunglah Nabiyullah ‘Isa beserta para sahabatnya, sehingga harga sebuah kepala sapi lebih mahal dari 100 dinar kamu hari ini. Kemudian Nabiyullah ‘Isa dan para sahabatnya ,menginginkan itu, maka mereka tidak menemukan sejengkalpun dari tanah di bumi kecuali ia dipenuhi oleh bau anyir dan busuk mereka.Kemudian Nabi Isa dan sahabatnya meminta kelapangan kepada Allah SWT maka Allah mengutus seekor burung yang akan membawa mereka kemudian menurunkan mereka sesuai dengan kehendak Allah , kemudian Allah menurunkan air hujan yang tidak meninggalkan satu rumahpun di kota atau di kampung, maka Ia membasahi bumi sehingga menjadi seperti sumur yang penuh.” (HR. Ahmad, Muslim & Tirmidzi dari An Nawwas bin Sam’am)

Catatatan dalam versi Kristen "orang-orang beriman akan diselamatkan dibawa ke awan"
Dahsyatnya fitnah Ya’juj dan Ma’juj digambarkan dalam sebuah hadist Rasulullah saw. sbb:
"Dinding Ya'juj dan Majjuj akan terbuka, maka mereka akan menyerang semua manusia, sebagaimana firman Allah Subhanahu wa Ta'ala: "Dan mereka turun dengan cepat dari seluruh tempat-tempat yang tinggi" (QS . Al Anbiyaa' : 96).

Maka mereka akan menyerang manusia, sedangkan kaum Muslim akan berlarian dari mereka ke kota-kota dan benteng-benteng mereka, kemudian mereka mengambil binatang-binatang ternak bersama mereka. Sedangkan mereka (Ya'juj dan Ma'juj) meminum semua air di bumi, sehingga apabila sebahagian mereka melewati sebuah sungai maka merekapun meminum air sungai tersebut sampai kering dan ketika sebagian yang lain dari mereka melewati sungai yang sudah kering tersebut, maka mereka berkata: "Dulu di sini pernah ada air". Dan apabila tidak ada lagi manusia yang tersisa kecuali seorang saja di sebuah kota atau benteng, maka berkatalah salah seorang dari mereka: "Mereka-mereka penduduk bumi sudah kita habisi, maka yang tertinggal adalah penduduk langit", kemudian salah seorang dari mereka melemparkan tombaknya ke langit, dan tombak tersebut kembali dengan berlumur darah yang menunjukkan suatu bala dan fitnah. Maka tatkala rnereka sedang asyik berbuat demikian, Allah Subhanahu wa Ta'ala mengutus ulat ke pundak mereka seperti ulat belalang yang keluar dari kuduknya, maka pada pagi harinya mereka pun mati dan tidak terdengar satu nafaspun. Setelah itu kaum Muslim berkata: "Apakah ada seorang laki-laki yang mau menjual dirinya untuk kami berani mati) untuk melihat apa yang sedang dilakukan oleh musuh kita ini?" maka majulah salah seorang dari mereka dengan perasaan (menganggap) bahwa ia telah mati, kemudian dia menemui bahwa mereka semua telah mati dalam keadaan sebagian mereka di atas sebagian yang lain (berhimpitan), maka laki-laki tersebut menyeru: "Wahai semua kaum Muslim bergembiralah kamu sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta'ala sendiri sudah membinasakan musuhmu", maka mereka pun keluar dari kota-kota dan benteng-benteng dan melepaskan ternak-ternak mereka ke padang-padang rumput kemudian padang rumput tersebut dipenuhi oleh daging-daging binatang ternak, maka semua susu ternak tersebut gemuk (penuh) seperti tunas pohon yang paling bagus yang tidak pernah dipotong." (HR. Ahmad, Ibn Majah, Ibn Hiban dan Hakim dari Abu Sa’id)

ISA AKAN MENJADI PEMIMPIN YANG ADIL DIAKHIR ZAMAN

Menurut suatu riwayat Nabi Isa ,setelah turun dari langit akan menetap dibumi sampai wafatnya selama 40 tahun. Ia akan memimpin dengan penuh keadilan , sebagaimana yang diceritakan dalam hadist berikut :
“Demi yang diriku berada ditangan Nya,sesungguhnya Ibn Maryam hampir akan turun di tengah-tengah kamu sebagai pemimpin yang adil,maka ia akan menghancurkan salib,membunuh babi,menolak upeti,melimpahkan harta sehingga tidak seorangpun yang mau menerima pemberian dan sehingga satu kali sujud lebih baik dari dunia dan segala isinya” (HR. Bukhari,Muslim,Ahmad,Nasa’I,Ibn Majah dari Abi Hurairah)

ISA AKAN MENUNAIKAN IBADAH HAJI

Diceritakan dalam sebuah hadist bahwa Nabi Isa akan melaksanakan haji.

”Demi Dzat yang diriku berada ditanganya,sesungguhnya Ibn Maryam akan mengucapkan tahlil dengan berjalan kaki untuk melaksanakan haji atau umrah atau kedua-duanya dengan serentak”.(HR. Ahmad & Muslim dari Abi Hurairah)

ISA AKAN WAFAT

Setelah Nabi Isa menjadi pemimpin yang adil di akhir zaman, Allah SWT akan mewafatkan beliau. Hanya Allah SWT saja yang tahu kapan dan dimana Nabi Isa akan diwafatkan. Setelah wafatnya Nabi Isa Al-Masih dunia kemudian akan mengalami kiamat (Waktu tepatnya hanyalah Allah Yang Maha Mengetahui).

DimasRangga said...

Dimas said :
Kemudian, para nabi yang sangat mulia dan seharusnya dihormati pun dilecehkan dalam Injil. Nabi Nuh as. mabuk-mabukan dan telanjang dalam kemahnya (Kejadian 9:18-27),

Steve said: :
Nuh orang pertama yg membuat kebun anggur. Wajar sih kalo dia nyobain anggur. Masalahnya dia memang jadi mabuk. Namanya jg orang mabuk, bisa saja telanjang. Anaknya Hem melihat aurat bapaknya, bukannya langsung menutupi aurat ayahnya, malah pergi keluar, cerita2 ke saudara2nya. Si Hem ini mendapat warisan Kanaan. Waktu Nuh sadar dari mabuknya dan tahu cerita sebenarnya, Nuh marah kepada Hem, dan berkata, “Terkutuklah Kanaan, hendaklah ia menjadi hamba yang paling hina bagi saudara-saudaranya.” Kanaan itu sekarang Palestina. Begitu ceritanya, makanya palestina tidak pernah hidup senang, mungkin karena pengaruh kutuk itu ;)

Dimas said :
Nabi Ismail as. berperangai seperti keledai liar (Kejadian 16:11-12)

Steve said: :
Memang betul. Lihat saja FPI, FBR, dan kawan2nya ;)

Dimas said :
Nabi Luth as. menghamili kedua putri kandungnya (Kejadian 19:30-38)

Steve said: :
Sebetulnya Lot itu tidak berniat berbuat itu. Lot dibuat mabuk dulu dan tidak sadar dgn apa yg dilakukannya.

Dimas said :
Nabi Yakub as. menipu ayahnya sendiri (Kejadian 27:1-46), Yehuda menghamili menantunya sendiri (Kejadian 38:1-30), Nabi Daud as. menghamili isteri orang yang akhirnya menurunkan Nabi Isa as. (II Samuel 11:1-27; Matius 1:6)

Steve said: :
Lho mereka kan juga manusia yg bisa jatuh kedalam dosa ? tapi ini bukan berarti saya membenarkan kelakuan mereka ya. lagipula mereka bukan nabi kok.

JAWABAN:

Sahabat blogger begitu keji sebuah kitab suci menceriterakan para Nabi, sedangkan AlQuran menghormati para Nabi dengan sepatut-patutnya dan sehormat-hormatnya menjunjung tinggi nilai kesucian mereka sebagai seorang Nabi yang tentu memiliki keimanan jauh lebih tinggi dibanding manusia biasa karena mereka adalah manusia pilihan Tuhan. Bahkan silsilah Isa yang dianggap mereka sebagai Tuhanpun berasal dari sesuatu trah keturunan yang hina “Nabi Daud menghamili istri orang yang akhirnya menurunkan Isa” (II Samuel 11:1-27; Matius 1:6) Dari hubungan zinah antara ayah dan menantunya ini, lahirlah anak kembar yang kemudian menjadi nenek moyang Yesus Kristus. "Yehuda memperanakkan Peres dan Zerah dari Tamar." (Matius 1: 3)

Teladan nabi-nabi kita biadab, berzina melebihi batas Nabi Luth menyerahkan kedua puterinya yang masih perawan untuk diperkosa oleh pemuda-pemuda Sodom dan Gomorah, gagal dengan itu, maka puteri-puterinya memabuki ayahnya sehingga mereka bersetubuh dengan bapaknya sendiri. (Kejadian pasal 19). Karena takutnya maka Nabi Ibrahim menyerahkan atau membiarkan Sarah, isterinya dibawa oleh raja Gerar dengan maksud untuk dizinai (Kejadian 20). Demikian pula Yehuda, yang berzina dengan anak menantunya sendiri yang bernama Tamar (Kejadian 38) Sedangkan nabi Samson berzina dengan perempuan lacur (Hakim-hakim 16). Nabi dan Raja Daud berzina dengan Uria isteri perwira bawahannya, yang baru saja datang bulan (II Semuil 11:4), sedangkan didalam II Semuil 13:1-16 diceriterakam bahwa Ammon, putera Nabi dan Raja Daud memperkosa adik kandungnya sendiri yang bernama Tammar, bahkan sesudah diperkosa ia lalu mengusir Tammar. Nabi Ismail ditulis dikitab suci berkelakuan seperti binatang (Kejadian 16:11-12), Nabi Luth menghamili kedua putrinya(Kejadian 19:30-38), Nabi Yakub menipu ayahnya(Kejadian 27:1-46), Nabi Nuh yang sangat mulia difitnah sebagai tukang mabuk(Kejadian 9:18-27), dll.

Tidak…sungguhlah bukan… mereka adalah bukan manusia biasa, tapi manusia pilihan yang diangkat oleh Tuhan utk mengajarkan kebenaran Tuhannya tentu jauh dari sifat hina seperti itu, perbuatan seperti menghamili menantu, penipu, pemabok, pezina adalah bukan perbuatan manusia biasa tapi manusia bejat sedang mereka adalah utusan dari Dzat Yang Maha Suci yaitu ALLAH.

Al Quran mengangkat kemuliaan mereka dengan sebenar-benarnya dan terjauh dari sifat keji yang mereka tuduhkan itu:

Ali IMran:33 : “Sesungguhnya Allah telah memilih Adam, Nuh, keluarga Ibrahim dan keluarga 'Imran melebihi segala umat ,”

Ash Shaaffaat:79 : "Kesejahteraan dilimpahkan atas Nuh di seluruh alam".
Shaad:30 : “Dan Kami karuniakan kepada Daud, Sulaiman, dia adalah sebaik-baik hamba. Sesungguhnya dia amat ta'at ,”

Ali Imran:84 “Katakanlah: "Kami beriman kepada Allah dan kepada apa yang diturunkan kepada kami dan yang diturunkan kepada Ibrahim, Ismail, Ishaq, Ya'qub, dan anak-anaknya, dan apa yang diberikan kepada Musa, 'Isa dan para nabi dari Tuhan mereka. Kami tidak membeda-bedakan seorangpun di antara mereka dan hanya kepada-Nyalah kami menyerahkan diri."

AlAnbiya:85 : “Dan ISMAIL, Idris dan Dzulkifli. Semua mereka termasuk orang-orang yang sabar.“

AlIsra:55 : “Dan Tuhan-mu lebih mengetahui siapa yang di langit dan di bumi. Dan sesungguhnya telah Kami lebihkan sebagian nabi-nabi itu atas sebagian , dan Kami berikan Zabur kepada Daud.”

AnNisa:163 : “Sesungguhnya Kami telah memberikan wahyu kepadamu sebagaimana Kami telah memberikan wahyu kepada Nuh dan nabi-nabi yang kemudiannya, dan Kami telah memberikan wahyu kepada Ibrahim, Isma'il, Ishak, Ya'qub dan anak cucunya, 'Isa, Ayyub, Yunus, Harun dan Sulaiman. Dan Kami berikan Zabur kepada Daud.”

Maryam:54 : “Dan ceritakanlah kisah Ismail di dalam Al Quraan. Sesungguhnya ia adalah seorang yang benar janjinya, dan dia adalah seorang rasul dan nabi.”

AsShaad:48 : “Dan ingatlah akan Ismail, Ilyasa' dan Zulkifli. Semuanya termasuk orang-orang yang paling baik.”

AlAn’am:86 : “dan Ismail, Alyasa', Yunus dan Luth. Masing-masing Kami lebihkan derajatnya di atas umat ,”

DimasRangga said...

Bukan hanya itu saja, Teladan nabi-nabi kita biadab, berzina melebihi batas, Tulisan yang dianggap sebagai wahyu Allah itu juga merangsang sex, Cobalah sobat blogger analisa sendiri:

Maka ia itu berbuat zina di Mesir, pada masa mudanya ia berbuat zina itu, disanalah susunya dijamah, dan disanalah mata susunya dipermainkan (Yehezkiel 23:2).

23:21 Engkau menginginkan kemesuman masa mudamu, waktu orang Mesir memegang-megang dadamu dan menjamah-jamah susu kegadisanmu. (Yehezkiel 23:1-21)

23:20 "...Ia berahi kepada kawan-kawannya bersundal, yang auratnya seperti aurat keledai dan zakarnya seperti zakar kuda. (Injil - Yehezkiel 23:1-49) (New World Translation).

7:6 Betapa cantik, betapa jelita engkau, hai tercinta di antara segala yang disenangi
7:7 Sosok tubuhmu seumpama pohon kurma dan buah dadamu gugusannya.
7:8 kataku: "AKU INGIN MEMANJAT POHON KORMA ITU DAN MEMEGANG GUGUSAN-GUGUSANNYA Kiranya buah dadamu seperti gugusan anggur dan nafas hidungmu seperti buah apel." (Kidung 7:6-8)

Setelah diketahui oleh Onan (cucu Nabi Yakub) akan bibit ini kelak bukan menjadi benihnya, maka apabila ia bersetubuh dibuangkannya maninya ketanah. (Kejadian 38:9).

Kedua belah susumu seperti anak kijang yang kembar, yang mencari makan diantara segala bunga bakung. (Syirulasar 4:5).

Bahwa lembagamu (kemaluan perempuan) kekasih yaitu seperti pokok kurma, dan susunya seperti tandan buah-buah (Syirulasar 7:7).

Dan lagi tiada ditinggalkan zinanya di Mesir yang sudah bersetubuh dengannya pada masa mudanya dan sudah menjamah mata susunya pada masa ia lagi anak perawan. (Yehezkiel 23:8).

Tetapi semakin dibuat zinanya sambil mengenangkan masa mudanya, maka asyiklah ia terlebih daripada segala gundik-gundiknya yang dagingnya seperti daging keledai dan cemarnya seperti cemar kuda. (Yehezkiel 23: 19).

Dan majalah The Plain Truth, sebuah terbitan "World Church of Tomorrow," dalam salah satu artikelnya mengatakan, "Banyak badan sensor akan memberi Injil rating X."

Ada orang Kristen berpendapat bahwa cerita sex tersebut ditulis agar manusia tidak berzinah. Tapi cerita sex tersebut bukannya mencegah manusia untuk berzinah malah mengobarkan nafsu birahi manusia.

Anda setuju pak Steve? Sebagai Kitab Suci, seharusnya Alkitab berisi firman Allah yang suci dari hal-hal yang kotor, termasuk bersih dari cerita-cerita/kata-kata porno yang bisa membangkitkan birahi, sehingga bisa dibaca oleh semua orang, termasuk orang tua dan anak-anak.

Namun jika kita membaca Alkitab, akan kita temui cerita-cerita porno yang sangat merangsang birahi, sehingga tidak pantas dibaca baik oleh anak-anak ataupun para remaja. Apalagi oleh seorang yang gairah sex-nya sangat tinggi, maka akan terbangkitkan gairah syahwatnya dengan cepat karena dari bacaan itu timbul imajinasi dan imajinasi itu sendiri yang membangkitkan birahi, dan akan berakibat macam-macam setelah membacanya. Coba deh sobat blogger analisa sendiri kata-katanya, orang yang tadinya tidak kepikiran jadi kepikiran, karena sifatnya vulgar dan provokatif (kecuali yang impotent).

Islam (Al-Qur’an) dalam mencegah orang berbuat zinah menulis dalam kalimat yang santun dan tidak menimbulkan nafsu birahi serta aman dibaca oleh anak-anak dan remaja :
Firman Allah :

"Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk." (Al Israa':32)



Inilah diantara kisah-kisah tersebut :

1. Pelacuran oleh Dua Orang Perempuan Kakak beradik - Ohala dan Oholiba :

23:1.Datanglah firman TUHAN kepadaku :

23:2 "Hai anak manusia, ada dua orang perempuan, anak dari satu ibu.

23:3 MEREKA BERSUNDAL DI MESIR, MEREKA BERSUNDAL PADA MASA MUDANYA; DISANA SUSUNYA DIJAMAH-JAMAH DAN DADA KEPERAWANANNYA DIPEGANG-PEGANG.

23:4 Nama yang tertua ialah Ohola dan nama adiknya ialah Oholiba. Mereka Aku punya dan mereka melahirkan anak-anak lelaki dan perempuan. Mengenai nama-nama mereka, Ohola ialah Samaria dan Oholiba ialah Yerusalem.

23:5 Dan Ohola berzinah, sedang ia Aku punya. Ia sangat berahi kepada kekasih-kekasihnya, kepada orang Asyur, pahlawan-pahlawan perang,

23:6 berpakaian kain ungu tua, bupati-bupati dan penguasa-penguasa, semuanya pemuda yang ganteng, Pasukan kuda.

23:7 Ia melakukan persundalannya dengan mereka, semuanya orang Asyur pilihan; ia menajiskan dirinya dengan semua orang, kepada siapa ia berahi dan dengan berhala-berhalanya.

23:8 Ia tidak meninggalkan persundalannya yang dilakukannya sejak dari Mesir, sebab PADA MASA MUDANYA ORANG SUDAH MENIDURINYA, DAN MEREKA MEMEGANG-MEGANG DADA KEPERAWANANNYA DAN MENCURAHKAN PERSUNDALAN MEREKA KEPADANYA.

23:9 Oleh sebab itu Aku menyerahkan dia ke dalam tangan kekasih-kekasihnya, dalam tangan orang Asyur, kepada siapa ia berahi.

23:10 Mereka menyingkapkan auratnya, anak-anaknya lelaki dan perempuan ditangkap dan ia sendiri dibunuh dengan pedang. Dengan demikian namanya dipercakapkan diantara kaum perempuan sebab hukuman telah dijatuhkan atasnya.

23:11 Walaupun hal itu dilihat oleh adiknya, Oholiba, ia lebih berahi lagi dan persundalannya melebihi lagi dari kakaknya.

23:12 Ia berahi kepada orang Asyur, kepada bupati-bupati dan penguasa-penguasan kepada pahlawan-pahlawan perang yang pakaiannya sangat sempurna, kepada pasukan kuda,semuanya pemuda yang ganteng.

23:13 Aku melihat bahwa ia menajiskan diri; kelakuan mereka berdua adalah sama.

23:14 Bahkan, ia menambah persundalannya lagi: ia melihat laki-laki yang terukir pada dinding,gambar orang-orang Kasdim, diukir dalam warna linggam,
23:15 pinggangnya diikat dengan ikat pinggang, kepalanya memakai serban yang berjuntai,
semuanya kelihatan seperti perwira, yang menyerupai orang Babel dari Kasdim, tanah kelahiran mereka.

23:16 Segera sesudah kelihatan oleh matanya ia berahi kepada mereka dan mengirim suruhan
kepada mereka ke tanah Kasdim.

23:17 Maka orang Babel datang kepadanya menikmati tempat tidur percintaan dan menajiskan dia dengan persundalan mereka; sesudah ia menjadi najis oleh mereka, ia meronta dari mereka.

23:18 Oleh karena ia melakukan persundalannya dengan terang-terangan dan memperlihatkan sendiri auratnya, maka Aku menjauhkan diri karena jijik dari padanya, seperti Aku menjauhkan diri dari adiknya.

23:19 Ia melakukan lebih banyak lagi persundalannya sambil teringat kepada masa mudanya, waktu ia bersundal di tanah Mesir.

23:20 "...Ia berahi kepada kawan-kawannya bersundal, yang auratnya seperti aurat keledai dan zakarnya seperti zakar kuda. (Injil - Yehezkiel 23:1-49) (New World Translation).

23:21 ENGKAU MENGINGINKAN KEMESUMAN MASA MUDAMU, WAKTU ORANG MESIR MEMEGANG-MEGANG DADAMU DAN MENJAMAH-JAMAH SUSU KEGADISANMU. (Yehezkiel 23:1-21)
" . sebab roh perzinahan menyesatkan mereka (Bangsa Yahudi) dan mereka berzinah meninggalkan Allah mereka." (Injil - Hosea 4: 12, 6: 10 dan 9: 1).

2. Kisah Incest Nabi Lot dan Kedua Anak Perempuannya :

19:31 Kata kakaknya kepada adiknya: "Ayah kita telah tua, dan tidak ada laki-laki di negeri ini yang dapat menghampiri kita, seperti kebiasaan seluruh bumi.

19:32 Marilah kita beri ayah kita minum anggur, lalu kita tidur dengan dia, supaya kita
menyambung keturunan dari ayah kita."
19:33 Pada malam itu mereka memberi ayah mereka minum anggur, LALU MASUKLAH YANG
LEBIH TUA UNTUK TIDUR DENGAN AYAHNYA; dan ayahnya itu tidak mengetahui ketika anaknya itu tidur dan ketika ia bangun.
19:34 Keesokan harinya berkatalah kakaknya kepada adiknya: "Tadi malam aku telah tidur dengan ayah; baiklah malam ini juga kita beri dia minum anggur; masuklah engkau untuk tidur dengan dia, supaya kita menyambung keturunan dari ayah kita."

19:35 Demikianlah juga pada malam itu mereka memberi ayah mereka minum anggur, LALU BANGUNLAH YANG LEBIH MUDA UNTUK TIDUR DENGAN AYAHNYA; dan ayahnya itu tidak mengetahui ketika anaknya itu tidur dan ketika ia bangun.

19:36 Lalu mengandunglah kedua anak Lot itu dari ayah mereka." (Kejadian 19:31-36)

3. Perzinahan Daud dengan Batsyeba :

11:2 Sekali peristiwa pada waktu petang, ketika Daud bangun dari tempat pembaringannya, lalu berjalan-jalan di atas sotoh istana, tampak kepadanya dari atas sotoh itu seorang perempuan sedang mandi; perempuan itu sangat elok rupanya. -
11:3 Lalu Daud menyuruh orang bertanya tentang perempuan itu dan orang berkata: "Itu adalah Batsyeba binti Eliam, isteri Uria orang Het itu."
11:4 “Sesudah itu Daud menyuruh orang mengambil dia (Batsyeba). Perempuan itu datang kepadanya, lalu Daud tidur dengan dia (berhubungan seksual). Perempuan itu baru selesai membersihkan diri dari kenajisannya. Kemudian pulanglah perempuan itu ke rumahnya.
11:5 Lalu mengandunglah perempuan itu dan disuruhnya orang memberitahukan kepada Daud, demikian: "Aku mengandung." (I Samuel 11:2-5) Seorang laki-laki yang sesuai hati Tuhan Berbuat zina dengan istri Uria yang bernama Batsyeba : Daud dengan jahat menyebabkan kematian Uria, suami Batsyeba." (Injil - 2 Samuel 11: 6-25).

4. Kisah Incest Anak Daud Amnon dengan Tamar :
13:1. Sesudah itu terjadilah yang berikut. Absalom bin Daud mempunyai seorang adik perempuan yang cantik, namanya Tamar; dan Amnon bin Daud jatuh cinta kepadanya.
13:2 Hati Amnon sangat tergoda, sehingga ia jatuh sakit karena Tamar, saudaranya itu, sebab anak perempuan itu masih perawan dan menurut anggapan Amnon mustahil untuk melakukan
suatu terhadap dia.
13:3 Amnon mempunyai seorang sahabat bernama Yonadab, anak Simea kakak Daud. Yonadab itu
seorang yang sangat cerdik.
13:4 Katanya kepada Amnon: "Hai anak raja, mengapa engkau demikian merana setiap pagi?
Tidakkah lebih baik engkau memberitahukannya kepadaku?" Kata Amnon kepadanya: "Aku cinta kepada Tamar, adik perempuan Absalom, saudaraku itu."
13:5 Lalu berkatalah Yonadab kepadanya: "Berbaringlah di tempat tidurmu dan berbuat pura-pura sakit. Apabila ayahmu datang menengok engkau, maka haruslah engkau berkata kepadanya: Izinkanlah adikku Tamar datang memberi aku makan Apabila ia menyediakan makanan didepan mataku, sehingga aku dapat melihatnya, maka aku akan memakannya dari tangannya."
13:6 Sesudah itu berbaringlah Amnon dan berbuat pura-pura sakit. Ketika raja datang menengok dia, berkatalah Amnon kepada raja: "Izinkanlah adikku Tamar datang membuat barang dua
kue di depan mataku, supaya aku memakannya dari tangannya."
13:7 Lalu Daud menyuruh orang kepada Tamar, ke rumahnya, dengan pesan: "Pergilah ke rumah Amnon, kakakmu dan sediakanlah makanan baginya."
13:8 Maka Tamar pergi ke rumah Amnon, kakaknya, yang sedang berbaring-baring, lalu anak perempuan itu mengambil adonan, meremasnya dan membuat kue di depan matanya,kemudian dibakarnya kue itu.
13:9 Sesudah itu gadis itu mengambil kuali dan mengeluarkan isinya di depan Amnon, tetapi ia tidak mau makan. Berkatalah Amnon: "Suruhlah setiap orang keluar meninggalkan aku." Lalu keluarlah setiap orang meninggalkan dia.
13:10 Lalu berkatalah Amnon kepada Tamar: "Bawalah makanan itu ke dalam kamar, supaya aku
memakannya dari tanganmu." Tamar mengambil kue yang disediakannya itu, lalu membawanya kepada Amnon, kakaknya, ke dalam kamar.

13:11 Ketika gadis itu menghidangkannya kepadanya supaya ia makan, dipegangnyalah gadis itu dan berkata kepadanya: "Marilah tidur dengan aku, adikku."
13:12 Tetapi gadis itu berkata kepadanya: "Tidak kakakku, jangan perkosa aku, sebab orang tidak berlaku seperti itu di Israel. Janganlah berbuat noda seperti itu.
13:13 Dan aku, ke manakah kubawa kecemaranku? Dan engkau ini, engkau akan dianggap sebagai orang yang bebal di Israel. Oleh sebab itu, berbicaralah dengan raja, sebab ia tidak akan menolak memberikan aku kepadamu."
13:14 “Tetapi Amnon (salah seorang anak Daud) tidak mau mendengarkan perkataannya (Saudara perempuannya: Tamar), dan sebab ia lebih kuat darinya, diperkosalah dia, lalu tidur (berhubungan seksual) dengan dia." (II Samuel 13:1-14)

5. Kidung Pembangkit Birahi:
7:1 Betapa indah langkah-langkahmu dengan sandal-sandal itu, puteri yang berwatak luhur!
Lengkung pinggangmu bagaikan perhiasan, karya tangan seniman.
7:2 Pusarmu seperti cawan yang bulat, yang tak kekurangan anggur campur. Perutmu timbunan gandum, berpagar bunga-bunga bakung.
7:3 Seperti dua anak rusa buah dadamu, seperti anak kembar kijang.
7:4 Lehermu bagaikan menara gading, matamu bagaikan telaga di Hesybon, dekat pintu gerbang
Batrabim; hidungmu seperti menara di gunung Libanon, yang menghadap ke kota Damsyik.
7:5 Kepalamu seperti bukit Karmel, rambut kepalamu merah lembayung; seorang raja tertawan dalam kepang-kepangnya.
7:6 Betapa cantik, betapa jelita engkau, hai tercinta di antara segala yang disenangi
7:7 SOSOK TUBUHMU SEUMPAMA POHON KORMA DAN BUAH DADAMU GUGUSANNYA.
7:8 KATAKU: "AKU INGIN MEMANJAT POHON KORMA ITU DAN MEMEGANG GUGUSAN-GUGUSANNYA Kiranya buah dadamu seperti gugusan anggur dan nafas hidungmu seperti buah apel." (Kidung 7:1-8)

6. Pemerkosaan dan Pembantaian:

19:22. Tetapi sementara mereka menggembirakan hatinya, datanglah orang-orang kota itu, orang-orang dursila, mengepung rumah itu. Mereka menggedor-gedor pintu sambil berkata kepada orang tua, pemilik rumah itu: "Bawalah ke luar orang yang datang ke rumahmu itu, supaya kami pakai dia."
19:23 Lalu keluarlah pemilik rumah itu menemui mereka dan berkata kepada mereka: "Tidak,
saudara-saudaraku, janganlah kiranya berbuat jahat; karena orang ini telah masuk ke rumahku, janganlah kamu berbuat noda.
19:24 Tetapi ada anakku perempuan, yang masih perawan, dan juga gundik orang itu, baiklah kubawa keduanya ke luar; perkosalah mereka dan perbuatlah dengan mereka apa yang kamu pandang baik, tetapi terhadap orang ini janganlah kamu berbuat noda."

19:25 Tetapi orang-orang itu tidak mau mendengarkan perkataannya. Lalu orang Lewi itu menangkap gundiknya dan membawanya kepada mereka ke luar, kemudian mereka bersetubuh dengan perempuan itu dan semalam-malaman itu mereka mempermainkannya, sampai pagi. Barulah pada waktu fajar menyingsing mereka melepaskan perempuan itu.
19:26 Menjelang pagi perempuan itu datang kembali, tetapi ia jatuh rebah di depan pintu rumah orang itu, tempat tuannya bermalam, dan ia tergeletak di sana sampai fajar.
19:27 Pada waktu tuannya bangun pagi-pagi, dibukanya pintu rumah dan pergi ke luar untuk
melanjutkan perjalanannya, tetapi tampaklah perempuan itu, gundiknya, tergeletak di depan
pintu rumah dengan tangannya pada ambang pintu.
19:28 Berkatalah ia kepada perempuan itu: "Bangunlah, marilah kita pergi." Tetapi tidak ada jawabnya. Lalu diangkatnyalah mayat itu ke atas keledai, berkemaslah ia, kemudian pergi ketempat kediamannya.
19:29 Sesampai di rumah, diambilnyalah pisau, dipegangnyalah mayat gundiknya, dipotong-potongnya menurut tulang-tulangnya menjadi dua belas potongan, lalu dikirimnya ke seluruh daerah orang Israel." (Hakim-hakim 19:22-29)

7. ORANG ISRAEL : Pelacur yang tidak pernah puas

"Engkau bersundal juga dengan orang Asyur, oleh karena engkau (orang Israel) belum merasa puas; ya,engkau bersundal dengan mereka, tetapi masih belum merasa puas." (Injil - Yehezkiel 16: 28).

8. ONANISME :
"Penarikan penis dari vagina sebelum ejakulasi" (Kamus "New Collins") (medisnya: "Coitus Interruptus")
"Lalu berkatalah Yehuda kepada Onan (Adik Er), 'Hampirilah istri kakakmu itu, kawinlah dengan dia ' Tetapi Onan tahu, bahwa bukan ia yang empunya keturunannya nanti (tidak dapat membawa namanya), sebab itu setiap kali ia menghampiri (berhubungan seksual dengan) istri kakaknya itu (Tamar), ia membiarkan maninya terbuang, supaya ia jangan memberi keturunan (nama) kepada kakaknya." (Injil - Kejadian 38: 8-9).

9. NABI (tetapi telanjang) :

Jika yang seperti itu adalah para pendeta, Tuhan memberkahi jemaah tersebut
(a) "Setelah ia (Nuh) minum anggur, mabuklah ia, dan ia telanjang dalam kemahnya." (Injil-Kejadian 9: 21).
(b) "Ia (Saul) pun menanggalkan pakaiannya, dan ia pun juga kepenuhan di depan Samuel. Ia rebah terhantar dengan telanjang sepanjang hari dan malam itu. Itulah sebabnya orang berkata: Apakah juga Saul termasuk golongan Nabi ? " (Injil - 1 Samuel 19: 24).
(c) "... Betapa raja orang Israel (Daud), yang menelanjangi dirinya pada hari ini di depan mata budak-budak perempuan para hambanya, merasa dirinya terhormat pada hari ini, seperti orang hina dengan tidak malu-malu menelanjangi dirinya!" (Injil - 2 Samuel 6: 20).
(d) "Berfirmanlah Tuhan: `"Seperti hambamu Yesaya berjalan telanjang dan tidak berkasut tiga tahun lamanya dan muda, telanjang dan tidak berkasut dengan pantatnya kelihatan, suatu penghinaan bagi Mesir."
(InjilYesaya 20: 3-4)

10. INCEST :

("Hubungan seksual antara dua orang yang mempunyai hubungan yang sangat dekat." (Kamus New
Collins). Contohnya, antara ayah dan anak perempuannya, anak laki-laki dan ibunya, ayah dan menantu perempuannya, kakak laki-laki dan adik perempuannya, dan lain sebagainya.)

Perzinahan di Dalam Kitab Tuhan (?)

Hubungan Antara Seorang Ayah dan Anak Perempuannya :
(a) "Pada malam itu mereka (kedua anak perempuan Lot) memberi ayah mereka (Lot) minum anggur; lalu anak perempuan yang lebih tua berhubungan seksual dengannya. Keesokan harinya berkatalah sang kakak kepada adik-nya: "Tadi malam aku telah tidur dengan ayah; Sebaiknya malam ini kita beri dia minum anggur lagi; masuklah engkau untuk tidur dengan dia, sehingga masing masingkita akan mempunyai anak dari ayah kita.
Demikianlah pada malam itu juga mereka memberi ayah mereka minum anggur, lalu anak perempuan yang lebih muda berhubungan seksual juga dengan ayahnya;
Dengan cara ini mengandung kedua anak Lot itu dari ayah mereka." (Injil - Kejadian 19:33-36 / Dalam buku aslinya Kejadian 19: 33-35).

Dari "Good News Bible in Today's English" Pada Injil versi yang lebih lama, seperti versi King James dan Katholik-Roma, "Hubungan Seksual" dengan samar dilukiskan dengan "Menyambung Keturunan Dari Ayah Kita."

Perzinahan Antara Ibu dan Anak Laki-lakinya :
(b) "Ruben (anak laki-laki tertua Yakub), pada saat ayahnya tidak ada, berhubungan seksual dengan Bilhah, gundik ayahnya ...." (Injil – Kejadian 35: 22). Pada Injil versi yang lebih lama, kata "berbaring" digunakan untuk melukiskan "Hubungan Seksual". Perzinahan Antara Mertua dan Menantu Perempuan-nya:
c) "Ketika Yehuda melihat dia (Tamar, menantu perempuannya), disangka dia seorang perempuan
sundal, karena ia menutupi mukanya. Lalu berpalinglah Yehuda mendapatkan perempuan di tepi jalan itu serta berkata: "Marilah, berapa bayaranmu," (ia tidak tahu bahwa perempuan itu menantu-nya). Perempuan itu bertanya, "Apakah yang akan kau berikan kepadaku?" (untuk berhubungan seks dengan saya) Jawabnya: "Aku akan mengirimkan kepadamu seekar anak kambing dari anak kambing dombaku." Perempuan itu berkata: "Asal engkau memberikan tanggungannya, sampai engkau mengirimkannya kepadaku. "
"... Lalu diberikannyalah semua itu kepadanya, lalu ia berhubungan seks dengannya, dan karenanya perempuan itu mengandung" (Injil - Kejadian 38: 15-18)

Dikutip dari Good News Bible
Dari hubungan zinah antara ayah dan menantunya ini, lahirlah anak kembar yang kemudian menjadi nenek moyang Yesus Kristus. "Yehuda memperanakkan Peres dan Zerah dari Tamar." (Matius 1: 3)

Perzinahan dan Perkosaan Antara Kakak Laki-laki dan Adik Perempuannya :

(d) "... dan berkata kepadanya: (Tamar, adiknya, jangan campur adukkan dengan Tamar pada "(c)" di atas) "Marilah tidur dengan aku (berhubungan seks denganku), adikku. " "Tetapi gadis itu berkata kepadanya, "Tidak kakakku (Amnon, salah seorang anak laki-laki Daud), jangan perkosa aku ... "
"Tetapi Amnon tidak mau mendengarkan perkataannya, dan karena ia lebih kuat darinya,
diperkosanyalah dia (adiknya), lalu tidur dengan dia." (Injil - 2 Samuel 13: 10-14).

Perkosaan dan Perzinahan Secara Keseluruhan Antara Anak Laki-laki dan Ibunya!

(e) "Maka dibentangkanlah kemah bagi Absalom (anak laki-laki Daud yang lainnya) di atas Sotoh, lalu Absalom menghampiri (melakukan hubungan seksual dengan) gundik-gundik ayahnya (istilah yang sama dengan "istri", lihat Keturah pada indeks) di depan mata seluruh Israel. " (Injil - 2 Samuel 16: 22).

"... di depan mata semua orang" dalam versi King James diterjemahkan menjadi "di depan mata seluruh Israel. "Hal ini sesuai dengan janji Tuhan kepada raja Daud: "Beginilah firman Tuhan. Bahwasanya malapetaka akan Kutimpakan ke atasmu (Daud) yang datang dari kaum keluargamu sendiri: Aku akan mengambil istri-istrimu di depan matamu dan memberikannya kepada orang lain (pada kenyataannya oleh anak laki-lakinya sendiri); orang itu akan tidur (melakukan hubungan seksual) dengan istri-istrimu di siang hari (dengan semua orang melihat kejadian tersebut).

Sebab engkau telah melakukannya secara tersembunyi (dengan Bath Sheba, istri Uriah), tetapi Aku akan melakukan hal itu di depan seluruh Israel secara terang-terangan." (Injil - 2 Samuel 12: 11-12).

(Variasi tipe-tipe perzinahan lainnya dapat dilihat pada Imamah 18: 8-18,20: 11-14 dan 17-21)

11. SARAH :

Kitab suci Injil bahkan tidak menghindarkan Tuhan dari fitnah hubungan haram yang ditujukan kepadaNYA:
Dalam kasus pembuahan Yesus Kristus, Tuhan Yang Maha Kuasa mengatur agar Maria mengandung Yesus dengan intervensi Roh Kudus, seperti dinyatakan dalam Injil:
(a) ". . . Roh Kudus akan turun (pertanyaannya adalah, bagaimana?) atasmu dan kuasa Allah Yang Maha Tinggi akan menaungi engkau (bagaimana?); ... " (Injil - Lukas 1: 35).
Sebaliknya di dalam kasus Ishak, Sarah mengandungnya dengan intervensi langsung dari Tuhan; seperti tertulis dalam kitab suci-Nya:
(b) "Tuhan mengunjungi Sarah, seperti yang difirmankan-Nya, dan Tuhan melakukan kepada Sarah seperti yang dijanjikan-Nya. Maka mengandunglah Sarah, ..... "

(Injil -Kejadian 21: 1-2).

DimasRangga said...

Dimas said :
Padahal Nabi Isa as atau Yesus beribadah dengan bersujud (Matius 26:39). Yang berlutut dan berdoa adalah cara ibadahnya Paulus (Kis 21:5; Kis 9:40; Kis 20:36). Dalam berdoa, umat Kristen tidak menengadahkan kedua telapak tangannya, padahal Isa as. melakukan hal itu (Matius 14:19; 1 Timotius 2:8). Saat akan melaksanakan ritual ibadah, Isa as melakukannya seperti ibadahnya umat terdahulu, yakni membersihkan diri dulu atau berwudhu (Keluaran 40:31), melepas alas kaki (Keluaran 3:5), dan menghadap kiblat (1 Raja 8:44,48; 2 Taw 6:34,38; Mazmur 5:7; Mat 5:17).

Steve said: :
Lucu jg nih pak. Bersujud itu belum tentu sholat lho pak. Saya jg kadang2 bersujud kalau berdoa. Kadang2 berlutut, kadang2 duduk, kadang2 sambil naik motor. Waktu doa berkat, saya juga menengadahkan tangan kok. Buktinya waktu Yesus berdoa di ayat Matius 26:39 itu tdk ada tulisan “ sebelum berdoa, Yesus mengambil air wudhu, lalu menggelar sajadahNya, dan Ia pun bersujud lalu berdoa. Kalau Yesus memang mengambil air wudhu, PASTI ditulis ayatnya pak. Lha wong Dia maju sedikit aja ditulis ayatnya. Berarti sholatnya Yesus bukan cara islam tuh pak. Jangan ngaku2.

JAWABAN:

Cara sholat dan wudhu tiap Nabi tentu berbeda-beda sesuai dengan keadaan zamannya termasuk kitabnya juga berbeda-beda seperti Nabi Daud adalah Zabur, Musa dg Tauratnya, Isa dg Injilnya dan Muhammad dg AlQurannya. Muhammad ditunjuk oleh Allah sebagai Nabi yang terakhir
AlAhzab:40 : “Muhammad itu sekali-kali bukanlah bapak dari seorang laki-laki di antara kamu , tetapi dia adalah Rasulullah dan penutup nabi-nabi. Dan adalah Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.”

Tapi tentunya memiliki satu kesamaan yaitu dengan bersujud (sholat) dan membersihkan dg air suci (wudhu) dan menyembah satu Tuhan saja yaitu Allah. Dan Nabi Muhammad adalah nabi yang terakhir beliau telah menyempurnakan cara sholat/bersujud menyembah melalui perintah Allah ketika Isra Mi’raj untuk umatnya setelah kedatangan beliau (kenabiannya)

Matius 26:39
(39) Maka Ia maju sedikit, lalu SUJUD dan berdoa, kata-Nya: "Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki."

Kejadian 17:3
(3) “Lalu SUJUD lah Abram, dan Allah berfirman kepadanya”

Bilangan 20:6
(6) Maka pergilah Musa dan Harun dari umat itu ke pintu Kemah Pertemuan, lalu SUJUD. Kemudian tampaklah kemuliaan TUHAN kepada mereka.

Yosua 5:14
(14) Jawabnya: "Bukan, tetapi akulah Panglima Balatentara TUHAN. Sekarang aku datang." Lalu SUJUD lah Yosua dengan mukanya ke tanah, menyembah dan berkata kepadanya: "Apakah yang akan dikatakan tuanku kepada hambanya ini?"

Exodus 40:31-32

(31) Musa dan Harun serta anak-anaknya membasuh tangan dan kaki mereka dengan air dari dalamnya.
(32) Apabila mereka masuk ke dalam Kemah Pertemuan dan apabila mereka datang mendekat kepada mezbah itu, maka mereka membasuh kaki dan tangan--seperti yang diperintahkan TUHAN kepada Musa.

Yohanes 13:8-9
(8) Kata Petrus kepada-Nya (Yesus) : "Engkau tidak akan membasuh kakiku sampai selama-lamanya." Jawab Yesus: "Jikalau Aku tidak membasuh engkau, engkau tidak mendapat bagian dalam Aku."
(9) Kata Simon Petrus kepada-Nya: "Tuhan, jangan hanya kakiku saja, tetapi juga tangan dan kepalaku!"

Tidak ada yang ngaku-ngaku, semuanya terekam dalam kitab suci AlQuran:
Berkata Isa: "Sesungguhnya aku ini hamba Allah, Dia memberiku Alkitab (Injil) dan Dia menjadikan aku seorang nabi,dan Dia menjadikan aku seorang yang diberkati di mana saja aku berada, dan Dia memerintahkan kepadaku (mendirikan) shalat dan (menunaikan) zakat selama aku hidup; dan berbakti kepada ibuku, dan Dia tidak menjadikan aku seorang yang sombong lagi celaka. Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali". Itulah Isa putera Maryam, yang mengatakan perkataan yang benar, yang mereka berbantah-bantahan tentang kebenarannya. Tidak layak bagi Allah mempunyai anak, Maha Suci Dia. Apabila Dia telah menetapkan sesuatu, maka Dia hanya berkata kepadanya: "Jadilah", maka jadilah ia. (Surat Maryam ayat 30-35)

AlBaqarah:125 “Dan , ketika Kami menjadikan rumah itu tempat berkumpul bagi manusia dan tempat yang aman. Dan jadikanlah sebahagian maqam Ibrahim tempat shalat. Dan telah Kami perintahkan kepada Ibrahim dan Ismail: "Bersihkanlah rumah-Ku untuk orang-orang yang thawaf, yang i'tikaf, yang ruku' dan yang sujud".”

Ali Imran:39 : : Kemudian Malaikat memanggil Zakariya, sedang ia tengah berdiri melakukan shalat di mihrab : "Sesungguhnya Allah menggembirakan kamu dengan kelahiran Yahya, yang membenarkan kalimat dari Allah, menjadi ikutan, menahan diri dan seorang Nabi termasuk keturunan orang-orang saleh".”

AlMaidah:12 : “Dan sesungguhnya Allah telah mengambil perjanjian Bani Israil dan telah Kami angkat diantara mereka 12 orang pemimpin dan Allah berfirman: "Sesungguhnya Aku beserta kamu, sesungguhnya jika kamu mendirikan shalat dan menunaikan zakat serta beriman kepada rasul-rasul-Ku dan kamu bantu mereka dan kamu pinjamkan kepada Allah pinjaman yang baik sesungguhnya Aku akan menutupi dosa-dosamu. Dan sesungguhnya kamu akan Kumasukkan ke dalam surga yang mengalir air didalamnya sungai-sungai. Maka barangsiapa yang kafir di antaramu sesudah itu, sesungguhnya ia telah tersesat dari jalan yang lurus.”

Yunus:87 : “Dan Kami wahyukan kepada Musa dan saudaranya: "Ambillah olehmu berdua beberapa buah rumah di Mesir untuk tempat tinggal bagi kaummu dan jadikanlah olehmu rumah-rumahmu itu tempat shalat dan dirikanlah olehmu sembahyang serta gembirakanlah orang-orang yang beriman".”

Ali Imran:43 : “Hai Maryam, ta'atlah kepada Tuhanmu, sujud dan ruku'lah bersama orang-orang yang ruku' .”

DimasRangga said...

Dimas said :
Dalam hal kematian, mayat orang Kristen mengenakan jas lengkap dan dimasukkan ke dalam peti mati. Tata cara ini sama sekali tidak ada dalilnya dalam Injil. Nabi Isa as ketika wafat dikafani (Lukas 24:12; Yohanes 11:44; Yohanes 20:5).

Steve said: :
Ada masalah dgn hal ini ? Kalau anda mau juga, ya tinggal bilang sama keluarga anda ;)
Itu semua hanya tradisi saja. Oh ya, Yesus itu tidak dikubur lho pak. Maksudnya, mayatNya hanya diletakkan didalam gua, kemudian gua tsb ditutup batu. Tidak dikubur didalam tanah. Apa harus dikuti juga cara spt ini ? Berapa gua di Indonesia yg harus disiapkan ?


Dimas said :
Orang Nasrani masih mengikuti ajaran tauhid yang diajarkan Isa as (Yohanes 17:3) dan masih menjalankan hukum Taurat (Matius 5:17), serta menjalankan ajaran Ibrahim yaitu; khitan (Kejadian 17:9), tidak makan babi (Imamat 11:7) dan tidak minum-minuman keras (Imamat 10:9).

Steve said :
Tidak ada yg salah dalam Yohanes 17:3. Allah memang satu. Yesus memang diutus. masalahnya dimana ? Orang Kristen disunat ? Baik utk kesehatan. Tidak makan babi ? mungkin jg bagus buat jaga kolesterol dan berat badan. Blm tahu kebenarannya sih. Memang dua2nya baik utk dilakukan, tetapi bukan itu hal mendasarnya. Apakah dgn disunat dan tidak makan babi lantas anda bisa masuk surga? Justru Yesus datang utk merubah pola pikir manusia yg hanya taat pada “peraturan” Taurat, namun hatinya tidak mengenal Tuhan. Yesus sendiri ditentang habis2an ketika Ia meyembuhkan orang pada hari sabat.
Dalam Islam pun boleh makan babi kalau TERPAKSA. Anda bisa menangkap isi ayat ini ? Mungkin kah babi yg symbol kenajisan itu boleh dimakan kalau terpaksa. Bolehkah anda najis sementara kalau keadaan memaksa ? Utk minuman keras sih tetap tidak boleh.

Steve said:
Ini sudah saya jawab ya. Oh ya. Bapak juga tidak boleh sembarangan makan ayam goreng pak. Bapak musti tanya dulu sama yg jualan, waktu memotong ayamnya, dia baca Bismillah atau tidak ;) Berarti kalo yg motong ayamnya orang kristen,Budha, hindu, tidak boleh dimakan tuh pak. Haram.

JAWABAN:

Islam ada mengenal namanya adalah fiqih ibadah, berisi hukum-hukum yang bersumber dari AlQuran dan AlHadits mengenai tata cara, dll Intinya menyangkut peribadahan kepada Allah. Maka sumber utamanya adalah AlQuran sendiri serta tata cara Rasulullah (AlHadits). Jika Muslim mati tentunya harus mengikuti aturan yang diajarkan nabinya yaitu dimandikan (kecuali mati syahid), disholati dan dikafani maka dilarang memakai hal-hal yang lain diluar itu (pake jas, dll). Muslim boleh naik motor Honda dan pesawat padahal jaman Rasulullah itu tidak ada, itu adalah hasil budi dan daya manusia saja, berbeda dg hal yang menyangkut ibadah. Rasulullah bersabda “Sholatlah sebagaimana kalian melihat aku sholat” maka muslim wajib mengikuti sang idolanya itu dalam hal ibadah, maka muslim dilarang berbuat sholat selain cara nabi (misalnya sholat menggunakan bahasa Indonesia, ditambah-tambahin, dll). Itulah bukti ketaatan seorang Muslim kepada sang Idolanya.

Jika dikatakan didalam AlQuran itu haram maka babi itu mutlak haram dan diharamkan untuk dimakannya kecuali dalam keadaan gawat, darurat/luar biasa seperti kelaparan parah ditengah hutan dan tidak ada makanan lagi, klo masih ada pisang walaupun lapar mau mati maka tetap diharamkan babi karena masih ada pisang yang bisa menghidupi, jika kelaparan tapi masih kuat berjalan dan tahu didepan ada dusun maka tetap diharamkan babi, kecuali keadaan sudah genting/luar biasa dan tdk ada makanan apa-apa lagi dan anda kelaparan berat itu diperbolehkan (mau mati). itu adalah namanya Rukhsoh (keringan karena adanya sebab gawat darurat)

Apakah dgn disunat dan tidak makan babi lantas anda bisa masuk surga? Betul belum tentu masuk surga tapi yang pasti jika makan babi sedang makanan lain ada pasti masuk neraka karena ada dasar dalil keharamannya sedang Allah mengancam orang yg melakukan keharaman dijebloskan keneraka.

AlMaidah:3 “Diharamkan bagimu bangkai, darah , daging babi, yang disembelih atas nama selain Allah, yang tercekik, yang terpukul, yang jatuh, yang ditanduk, dan diterkam binatang buas, kecuali yang sempat kamu menyembelihnya , dan yang disembelih untuk berhala. Dan mengundi nasib dengan anak panah , adalah kefasikan. Pada hari ini orang-orang kafir telah putus asa untuk agamamu, sebab itu janganlah kamu takut kepada mereka dan takutlah kepada-Ku. Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu ni'mat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu. Maka barang siapa terpaksa karena KELAPARAN tanpa sengaja berbuat dosa, sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

Tapi Anda sendiri tidak taat pada injil yang jelas-jelas menceriterakan semuanya dg gamblang. Anda berkata : “Orang Kristen disunat ? Baik utk kesehatan. Tidak makan babi ? mungkin jg bagus buat jaga kolesterol dan berat badan. Blm tahu kebenarannya sih..” Anda jawab dg mungkin dan belum tahu kebenarannya, bacalah Injil lagi dan dalami maknanya:

Apa hukumnya bersunat? Sunat itu wajib (Kejadian 17:10-14; 21:4). Yesus tidak membatalkan sunat (Matius 5:17-20; Lukas 2:21). Yesus juga disunat (Lukas 2:21). Dan orang yang tidak disunat, tidak dapat diselamatkan (Kisah Para Rasul 15:1-2).

Tapi Kata Paulus, sunat tidak wajib, tidak berguna dan tidak penting (Galatia 5:6; 1 Korintus 7:18-19). 122. Bolehkah makan babi? Babi haram dimakan (Ulangan 14:8; Imamat 11:7; Yesaya 66:17). Tapi Kata Paulus, semua daging binatang halal dimakan, tidak ada yang haram (IKorintus 4:4-5; 6:12; 10:25; Kolose 2:16, Roma 14:17).

DimasRangga said...

Dimas said :
Lebih gila lagi, demi ‘misi suci’, Paulus membolehkan pengikut berbuat banyak dosa. “Kata Paulus: Tetapi jika kebenaran Alah oleh dustaku semakin berlimpah bagi kemuliaan-Nya, mengapa aku masih dihakimi lagi sebagai orang berdosa?” (Roma 3:7).

Steve said: :
Anda mengerti ayat ini ? Mari saya jelaskan , yuk mari…..
Maksudnya begini pak. Berdusta utk kebaikan saja tidak boleh pak. Apalagi berdusta utk kejahatan. Paulus bilang begitu bukan berarti dia berdusta. Mungkin bahasa sehari2nya seperti ini, seandainya saya berbohong dgn tujuan supaya orang2 memuliakan Tuhan, itu saja sudah dianggap dosa, apalagi kalau saya berbohong supaya tidak ditangkap KPK, misalnya.


Dimas said :
Paulus juga mengatakan, “Tetapi hukum Taurat ditambahkan, supaya pelanggaran menjadi semakin banyak; dan di mana dosa bertambah banyak, di sana kasih karunia menjadi berlimpah-limpah.” (Roma 5:20). Menurut Paulus, di mana para pengikutnya kian banyak melakukan pelanggaran dan berbuat dosa, maka di situlah kasih karunia Tuhan kian berlimpah-limpah.

Steve said: :
Hukum Taurat itu kan peraturan. Kalau ada peraturan, ya berarti ada pelanggaran. Anda tahu dimana tempat yg tidak ada pelanggaran ? Adanya di tempat yg tidak ada peraturannya. Begitu kira2 maksud Paulus.

Anda hutang 10 juta sama saya. Pak Sahabat hutang 5 juta sama saya. Karena saya orangnya baik hati, ramah, dan tidak sombong (serta tampan pula), saya membebaskan hutang2 anda berdua. Siapa yg paling senang ? Anda tentunya, yang hutangnya paling banyak. Lalu Pak sahabat dalam hatinya berkata, “kalau tahu begini, kemaren saya hutang 50 juta sekalian sama si Steve”. Hehehe.

Yesus datang utk menghapus semua dosa2 kita. Baik yg sedikit maupun yg banyak, semuanya diampuni. Siapa yg paling bersyukur ? tentunya orang yg banyak berbuat dosa, karena ia merasa kasih karunia Tuhan yg lebih atasnya.

Begitu pak maksud Paulus, bukannya dia meyuruh orang2 berbuat dosa. Kalau ajarannya sprti itu sih, sudah dari dulu ditinggalin sama pengikutnya pak. Memang orang2 tidak bisa berpikir apa, disuruh berbuat dosa kok mau aja.


Dimas said :
Paulus menghalalkan segala cara dalam menyebarkan misinya.

Steve said: :
Ada sumber kebenarannya ?

JAWABAN:

Menurut sejarah, maka tokoh Paulus alias Saulus ini muncul kira-kira tahun 38 M. Ada pula yang mengatakan tahun 80 M, tetapi saya kira yang jelas ia ada hidup di zaman Yesus, paling tidak ia seangkatan dengan murid-murid Yesus. Paulus adalah anak didik Gamalied, seorang guru yang termasyhur, akhli Taurat dan Falsafah. Ibu Paulus adalah orang Yunani, dan ayahnya orang Yahudi, sehingga pelajaran agama yang diperolehnya adalah gabungan daripada kepercayaan Yahwe dan Helenisme. Dari percampuran darah Yahudi dan Yunani, yaitu darah Pandai dan darah Berpikir (Kita mengetahui bukan bahwa orang-orang Yahudi terkenal kepandaian dan penemuan-penemuan ilmiahnya, dan Yunani kita kenal pula telah melahirkan tokoh-tokoh falsafah yang agung-agung), maka Paulus memang luar biasa sekali. Otaknya cerdas luar biasa, dapat kita saksikan nanti dalam surat-surat kirimannya. Ia bahkan dengan gemilang, sekalipun mendapatkan tantangan yang bukan
sedikit berhasil menyatukan alam pikiran orang-orang Gerika,Alexandria, Gybelle dan Yahudi, yang kemudiannya merupakan suatu kekuatan yang luar biasa. Terdorong oleh ibunyalah barangkali makanya ia berkeras hati ingin mengabarkan Injil kepada orang orang kafir (Gerika maksudnya), dan terdorong oleh kebenciannya kepada sang ayah yang menurut penyelidikan
sejarah tidak pernah mencintai Paulus, maka ia sangat memusuhi ayahnya, bahkan bangsa dan agama ayahnya. Kitapun dapat membaca nanti dalam surat-surat kirimannya, betapa ia
mencuci bersih-bersih orang-orang Yahudi, bahkan sampai kepada Tauratnya sekalipun.

PRIBADINYA

Mengenai sukubangsanya, ia Paulus sendiri memberikan iawaban
sebagai berikut:

1. Ia adalah orang Rum, dalam keterangannya kepada orang
Rum. (Kisah rasul-rasul 16:37)
2. Ia adalah orang Yahudi, dalam keterangannya kepada orang
Yahudi. (Kisah rasul-rasul 22:2)
3. Ia adalah orang Parisi, dalam keterangannya kepada orang
Parisi. (Kisah rasul-rasul 23:6)

Menurut definisi ilmu jiwa, maka bila saja seseorang
memberikan dua buah keterangan, dan kedua-duanya tidak sama,
artinya manusia itu tengah berdusta. Paulus saya kira
menyadari dustanya ini, sebab dikemudian hari ia bahkan
menekankan kepada pengikut-pengikutnya untuk berbuat
demikian seperti katanya dalam Korintus I: 9:21: yang
bunyinya, berbuatlah seperti Yahudi dihadapan orang Yahudi,
dan berbuatlah seperti Gerika dihadapan orang-orang Gerika.
Ia kemudian dengan sombongnya mengatakan: Bila dustaku ini
melimpahkan kepada kemuliaan Allah, adakah aku ini masih
akan dihukumkan pula? (Rum 3:7)

Pribadi Paulus telah kita kenal. Ia bukan saja ahli putar
balik yang baik, tetapi iapun seorang yang keras kepala. Ia
dengan bangganya pula menulis, bahwa ia tidak mau tunduk
kepada suatu hukum apapun dan begitulah katanya, bahwa
segala sesuatu halal baginya, meskipun segala sesuatunya itu
belum tentu berfaedah. Keterangan dustanya ini
berlarut-larut terus, sehingga kita dapatkan pula nanti,
pada waktu ia menerima "panggilan Ilhami," menurut
keterangannya yang pertama, ia tidak menampak apa-apa,
menurut keterangan kedua ia melihat cahaya. (Kisah
rasul-rasul 9:4 dan 22:9). Menurut keterangannya yang
pertama pula ia sendiri saja yang mendengarkan suara itu,
menurut keterangannya yang kedua, katanya kami semuanya
mendengarkan. (Kisah rasuh-rasul 9:4 dan 21:9, menurut
keterangannya yang pertama pula ia mengatakan bahwa ia
sendiri yang jatuh, menurut keterangan yang kedua ia
mengatakan "kami semuanya rebah." Lho, dia buta, tetapi ia
dapat melihat dengan jelas kawan-kawannya pada berjatuhan,
aneh sekali bukan? (Kisah rasul-rasul 9:4 dan 26:14)
AJARAN-AJARAN PAULUS

Didalam ia membawakan ajarannya, maka ia, Paulus,
mengajarkan sesuatu yang dirasakan oleh masyarakat sangat
baru. Kesimpulan ajaran-ajarannya ialah:

1. Ia mengajarkan bahwa Tuhan bukan satu tetapi dua, yaitu
Allah Bapa dan Allah Anak. (I Korintus 1:3)
2. Yesus adalah juga Allah yang sama dan sehakekat
denganNya. (sda)
3. Yesus telah disalib, mati dan dikuburkan, bangkit pula
pada hari yang ketiga, duduk disebelah kanan Allah Bapa yang
maha kuasa. Ia disalib adalah untuk menebus isi dunia ini,
sebab sekaliannya telah berdosa, tidak ada seorangpun yang
dibenarkan lagi, termasuk dia sendiri dan nabi besar
Muhammad s.a.w. (Rum 3:10, Rum 5:8, Galatia 1:4)
4. Ia, Paulus, mengajarkan bahwa hukum Taurat sudah tidak
berlaku lagi, sejak penyaliban Yesus di bukit Golgotha. Ia
kemudian berpendapat, bahwa hukum Musa adalah sebenarnya
sumber segala dosa, dan suatu kutukan yang tiada taranya.
(Rum 4 :15, Galatia 3:10, Galatia 2:21). Didalam Galatia
5:4 ia mengatakan: Maka kamu yang hendak dibenarkan oleh
Taurat Musa itu, sudah diceraikan daripada Kristus. Juga
dalam Rum 7:6, Galatia 3:24 dan 25, Rum 10:4 : Ia menekankan
bahwa Kristus Yesus itulah penyudah atau penammat Taurat.
Sehingga meskipun Paulus mengatakan ia tidak menentang
Taurat, tetapi hakekatnya ia menjadikan dirinya penentang
hukum Allah nomor wahid... (bacalah pula Kejadian 17:19
sebagai bahan pembanding, juga Matius 5:17)

Mengenai soal Khitan atau Sunat ia mengatakan: Camkanlah.
Aku Paulus, berkata kepadamu, kalau kamu mau bersunat, maka
Kristus tak berguna lagi sedikitpun bagimu. (Galatia 5:2).
Meskipun firman Allah s.w.t. telah beruilang-ulang
menegaskan perlunya sunat daging. (Kejadian 17:13, Ulangan
10:16 dan 30:6, Yermia 4:4) tetapi Paulus dengan beraninya
membatalkan sunat itu. Perihal makanan yang diharamkan Allah
seperti daging babi dst-nya, Paulus mengatakan: Maka barang
sesuatu yang terjual dipasar daging, makanlah dengan tiada
memeriksa sebab perasaan hati. (I Korintus 10:25). Itulah
sebabnya Lukas, murid didiknya lalu "mengarang" bahwa Allah
telah menemui Petrus menyuruh Petrus memakan semua binatang
tanpa kecualinya ia halal ataukah haram. (Kisah rasul-rasul
10:10-15)
HURA-HURA AKIBAT AJARANNYA

Ajaran-ajaran Paulus yang "luar biasa" ini, menimbulkan
kehebohan yang cukup besar pula diantara ahli-ahli agama
setempat. Didalam kisah rasul- rasul diterangkan huru-hara
itu sebagai berikut:

1. Timbulah perpecahan yang besar diantara mereka itu
tentang sunat. (Kisah rasul-rasul pasal 15)
2. Paulus berselisih dengan Barnaba (sda) dan untuk ini
Paulus mengatakan: Pada hematnya, aku sedikitpun tidak kalah
dengan rasul rasul itu, yang maha unggul itu. Biarpun aku
tidak fasih pidato, tetapi dalam pengetahuan akan kebenaran
aku mahir, seperti dalam segala- segalanya, dan dengan
segala cara yang telah aku buktikan kepadamu!. (2. Korintus
II: 5-6). Ia, Paulus kemudian menuduh Jacobus, murid Yesus
dengan tuduhan pura-pura, sedangkan Petrus, juga murid Yesus
dilawan terang-terangan dihadapan orang banyak. (Galatia 2:
11: 13)
3. Orang-orang Yahudi menolak ajaran bahwa Yesus itulah anak
Allah. (Kisah rasul-rasul pasal 17)
4. Orang-orang Epiroki dan Stoiki menolak ajaran baru itu.
(Kisah rasul-rasul pasal 17)
5. Orang-orang Yahudi di Korintus menolak ajarannya yang
ganjil itu. (Kisah rasul-rasul pasal 18)
6. Akhirnya Paulus bernazar, supaya ia disangkakan orang
berpegang pada Taurat Musa. (Kisah rasul-rasul pasal 21)

PAULUS MEMANG ORANG YANG MAHIR

Kendatipun ia dilawan, tetapi ia memang orang yang mahir
terutama dalam hal berpidato dan dalam hal bekerja dengan
"segala caranya itu." Ia pandai memikat orang-orang Yahudi,
Parisi, Gerika dst.nya (baca Kisah rasul-rasul 22 dan 23).
Ia bahkan akhirnya dapat menyatukan golongan- golongan
Cybelle, Gerika, Saduki dan Yahudi, Rumawi dan Stoiki. Bila
ia berpidato dihadapan orang Yahudi, maka ia mengakui
dirinya orang Yahudi, taat pada Taurat Musa dan membesarkan
nama Musa. Bila ia pidato dihadapan orang-orang Gerika, maka
ia menjadi orang Gerika, berpidatolah ia soal Hero, yaitu
manusia setengah dewa, dan ia mengutuki habis-habisan Taurat
Musa. Orang-orang yang sunat adalah degil oleh sebab itu
sunat itu tidak perlu. Maka gembiralah hati orang-orang
Gerika yang memang memusuhi Yahudi dan sunat ini. Tuhan itu
mempunyai anak, yang diturunkan ke dunia ini untuk menebus
dosa-dosa kita. Orang-orang Gerika tidak heran ini, sebab
agama mereka sendiripun (Helenisme) mengenal berpuluh-puluh
Tuhan, seperti Zeus, Poseidon, Atermis, Apollo, Athena,
Palas Athena, Aphrodite dst-nya. Yesus dalam ceritera Paulus
diterima mereka sama seperti merekapun menerima ceritera
Hercules si anak Dewata-raya yang diturunkan ke Yunani untuk
membunuh naga berkepala tujuh di kepulauan Sisilia. Saking
gembiranya maka mereka lalu menganugerahkan gelar "Hermes
Honorus-Causa" kepada Paulus, dan ia kemudian dianggap
sebagai dewa- dewa yang menjelma menjadi manusia. Maka tidak
ayal lagi, orang-orang pun banyaklah berdatangan kepadanya
membawa sesajian dan sampai-sampai saputangannyapun dianggap
keramat dan jimat yang diyakini oleh orang-orang dapat
menyembuhkan segala penyakit. (Bacalah kisah rasul-rasul
pasal 14:11, 12, 18 dan pasal 28:6 serta pasal 19:12)
INFO NABI PALSU

Semasa Yesus hidup di dunia sebagai nabi Allah, maka ia
pernah memberikan suatu informasi kepada murid-muridnya,
suatu keterangan penting, yaitu bahwa akan datangnya
beberapa Kristus palsu dan Nabi palsu. Berkatalah Yesus
didalam Injil Markus 13: 5, 6, 21, yang bunyinya: Ingatlah
baik-baik jangan kamu disesatkan orang, karena banyak orang
yang datang dengan namaku, katanya: Aku ini Kristus, maka
mereka itu akan menyesatkan banyak orang, dan jikalau pada
waktu itu seorang berkata: "Tengok, inilah Kristus, atau
itulah Kristus" janganlah kamu percaya. Karena beberapa
Kristus palsu akan terbit serta mengadakan pekerjaan yang
ganjih-ganjil dan perbuatan heran yang menyesatkan manusia,
jikalau boleh, daripada orang yang terpilih pula. Dan lagi
Yesus berkata: "Hai, bagi orang yang mendatangkan kesalahan
kepada anak-anak ini, alangkah baiknya kalau batu kisaran
diikatkan dilehernya, dan dicampakkannya kedalam laut.
Tetapi akan hal ini, tak dapat tiada akan berlaku. (Bacalah
Matius 18:6-7 dan Matius 24:1-21)

PAULUSLAH NABI PALSU ITU

Didalam kitab Ulangan 18:18-22 disebutkan tentang ciri-ciri
nabi palsu itu. Berdasarkan kitab Ulangan tadi masa
tanda-tanda nabi palsu itu ada dua ialah:

1. Dengan sombong mengatakan firman yang tiada
disuruhkan oleh Allah.
2. Barang yang dikatakannya tiada akan terjadi.

Cobalah kita proyeksi Paulus dengan proyektor ini. Maka akan
kita dapati:

1. Paulus dalam hal ini telah, bahkan beberapa kali dengan
bangganya mengatakan dirinya rasul, rasul yang dipanggil
oleh Allah, bahkan Paulus itu hakekatnya Kristus. Kita baca
misalnya dalam tulisan atau pengakuannya pada:

a. I Korintus 1:1 bunyinya: dari Paulus, yang dengan
kehendak Allah dipanggil menjadi rasul Kristus Yesus.
Paulus disini mengatakan bahwa dirinya ialah rasul.
b. Galatia 1:1 bunyinya: Daripada Paulus, seorang rasul
(bukannya daripada manusia, dan bukannya dengan jalan
seorang manusia, melainkan yang ditetapkan oleh Allah
serta Yesus Kristus yang telah bangkit dari antara
orang mati. Suatu kebanggaan yang tiada taranya,
namun herannya, tentang kerasulan Paulus ini tiada
seorang nabi yang terdahulu daripadanya yang pernah
memberitakannya.
c. Galatia 1:12 bunyinya: Karena bukannya aku ini sudah
menerima dia daripada manusia, dan bukannya pula ia
kupelajari, melainkan oleh wahyu daripada Yesus Kristus.
Sekali lagi ia menjelaskan bahwa dirinya telah menerima
wahyu dari Yesus.
d. Galatia 2: 20 Paulus berkata: Adapun aku ini, bukannya
aku lagi tetapi ... Kristus.
(Wahai Tuhan kami, ampunilah kiranya dosa orang ini )
e. Galatia 2:2 Paulus berkata pula: Adapun aku ini naik
dengan ilham Rokh.

Kesimpulan seluruhnya ialah bahwa Paulus mendakwakan
dirinya rasul Allah, yang dipilih oleh Yesus sendiri, bahkan
denqan sombongnya ia membedakan dirinya dengan rasul-rasul
yang lain, yang bukan ditunjuk langsung oleh Kristus Yesus.

2. Barang yang dikatakan atau dibawakan atau diajarkan oleh
Paulus tidak pernah benar ataupun kejadian. Ia mengajarkan
bahwa seluruh umat manusia telah jatuh dalam dosa (Rum:
5:18) tersebab oleh seorang manusia, yang dimaksud disini
ialah Adam. Adam berdosa, memakan buah apel, yang telah
diharamkan oleh Allah kepadanya. Maka akibatnya Allah
menghukum dia, beserta anak-cucunya dan seluruh ummat
manusia, yang cantik-cantik dan molek-molek, termasuk para
pastoor dan pendeta-pendeta. Bertanyalah akal kita: Adam
tidak merampok, menodong, ataupun berzina. Ia tidak pula
menentang kekuasaan Allah, misalnya menghojat dllnya. Tetapi
dari suatu pelanggarannya yang kecil itu, seluruh ummat
manusia dikenai hukuman. Adilkah Allah itu? Dan mengapakah
kami yang tiada tahu-menahu tentang Adam ini disuruh pula
menanggung dosanya? Lebih tidak adil lagi, menurut kita,
bila Paulus kemudian mengajarkan, bahwa untuk menebus sekian
tunmpukan dosa-dosa itu Allah kemudian menyalibkan anakNya
yang tunggal. Dengan kata lain maka Yesus si putera Allah
itu disalibkan karena gara-gara sebuah apel. Berhubung Yesus
ialah juga Allah yang mutlak, maka kesimpulannya ialah Allah
disalibkan oleh Allah lantaran sebuah apel. Alangkah
memalukan, tetapi juga menggelisahkan bilamana seorang
presiden terpaksa harus digantung dimuka umum karena ada
seorang diantara rakyatnya yang mencuri. Presiden itu harus
mati, karena seorang rakyatnya yang mencuri.

Sarjana-sarjana sekarang ini, terutama di dunia barat
sendiri tidak habis-habis mengerti bagaimana prosedurnya,
bila kita mencintai Tuhan Yesus dengan bhakti yang luar
biasa, tetapi kenyataannya setiap hari pula kita memakani
dan meminumi tubuh dan darah Tuhan Yesus itu dalam missa
yang kudus. Mereka, sarjana-sarjana barat (tidak termasuk
Kreamer, Van der Plass, Rifai Burhanuddin), merasa kasihan
dan malu, mendengar Yesus putera Allah disalib, diludahi dan
dicemeti 40 kali banyaknya, masih pula dimahkotai dengan
duri. Dan Yesus (baca: Allah) disiksa begini adalah karena
Adam tanpa sengaja mengikuti bujukan Hawa isterinya untuk
memakan apel. Allah yang maha suci menerima korban darah
anakNya.

Allah yang maha suci kini ternyata lebih dan jauh lebih
kejam dari pada seekor singa. Bukankah seekor singa tidak
akan memakan anaknya? Dan bukankah kemurkaan Allah hanya
bisa dipadamkan oleh darah anaknya? Andailkan Yesus tidak
mau disalib, bukankah sampai saat ini Allah masih
meronta-ronta dalam kehangatan kemurkaannya? Maukah saudara
memakan daging anaknya sendiri dan meminum darah anak
saudara? Nah disitulah jawabnya. Insyaflah saya jadinya
bahwa bukannya kemuliaan sebenarnya yang diberikan Paulus
kepada Allahnya, tetapi suatu penghinaan yang tiada taranya
dimuka bumi ini. Paulus lebih berdosa daripada Lucifer si
malaikat korek api yang telah terkutuk itu. Bayangkanlah,
Lucifer hanya menganggap dirinya sama dengan Allah. Paulus
didalam hal ini bahkan menghina Allah. Itulah mungkin
makanya Yesus mengatakan: "Alangkah baiknya bila orang yang
mendatangkan kesalahan kepada anak-anakKu ini dibuang saja
kedalam laut dengan bandul batu dilehernya." Seseorang yang
menyamakan dirinya dengan Presiden, mungkin dianggap gila,
dus tidak ditangkap. Tetapi percayalah, bila seseorang
berani menghina seorang presiden, hukuman apakah kira-kira
sang bakal diterimanya ...

PERKEMBANGAN AJARAN-AJARAN PAULUS

Ajaran Paulus yang banyak mengandung mithos-mithos Yunani
ini ternyata banyak sekali mendapat dukungan, dari
orang-orang sekitar Mediteraan, Laut Tengah. Ia antaranya
didukung oleh Ireneus (150 - 202 M), Tertulianus (155 - 220
M) Origens (185 - 254 M) dan Anthanasius, yaitu Bapak yang
melahirkan Trinitas yang hidup sekitar tahun 298 - 377 M,
yang ikut memelopori Trinitas dalam sidang dikota Nicea
tahun 325 M. Di belakang Anthanasius berdiri pula Santo
Agustinus (354 - 430) dan Gregoryus Nyssa (335 - 394 M).
Mereka, pendukung-pendukungnya ini memikirkan, berpikir dan
berunding, bagaimana memecahkan persoalan Tuhan itu tiga
tetapi satu. Maka tidaklah heran kita bila kemudian
mendengarkan adanya konsili-konsili seperti konsili Nicea,
konsili Epesus, konsili Alexandria dll, dimana pada
tiap-tiap konsili akan lahir pula suatu "perkembangan baru
dari Tuhan," seperti pelenyapan Injil-injil yang asli,
pelarangan padri-padrinya kawin dan seterusnya. Dalam zaman
seperti yang saya sebutkan tadi, tidak pula seluruh orang
menerima ajaran gila Paulus ini, sebab pada waktu itu lahir
pula golongan-golongan Nestorius (388-440 M) dan Arius
(270-350 M). Kedua golongan ini terkenal gigihnya menentang
ajaran Paulus, sambil tetap berkeyakinan bahwa tiada lain
yang disembah melainkan Allah yang Maha Esa, dan
pertentangan mereka inilah yang akhirnya menimbulkan
perburuan manusia yang tiada taranya, dimana lawan-lawan
ideologinya dibunuh dengan dibakar hidup-hidup, diadu dengan
singa, diseret oleh kuda ataupun dihukum pijak oleh gajah.

PEMERINTAH ROMAWI TURUN TANGAN

Pemerintah Romawi melihat adanya suatu kericuhan-kericuhan
didalam negerinya, tidaklah tinggal diam.
Kericuhan-kericuhan agama ini bila dibiarkan, kemungkinan
besar akan menimbulkan suatu hal-hal yang lebih besar dan
berbahaya pula. Itulah sebabnya maka pada tahun 326 M,
kaizar Konstantin yang Agung segera mengadakan musyawarah
atau konsili dikota Nicea, dimana golongan-golongan
Tertulianus, Origenes, Anthanasius dipertemukan dengan
golongan Nestorius, Arius serta kawan-kawan yang seangkatan
dengannya. Gagasan Kaisar mungkin kurang ditanggapi oleh
ummat, maka dari undangan yang datang ternyata belum
setengahnya. Didalam perdebatan itu, mereka terpecah dua,
yaitu golongan-golongan yang mempertahankan Yesus sebagai
manusia, dan golongan golongan yang mempertahankan Yesus
sebagai Tuhan. Berhubung tidak adanya kata sepakat, maka
kaisar mengambil keputusan (dekrit?) bahwa Yesus adalah
Tuhan dan manusia, atau setengah Tuhan dan setengah manusia.
Gagasan ini diterima hanya dengan 2 suara, sedang penolaknya
10 suara. Berhubung yang 2 suara ini lebih dekat dengan
selera kaisar, maka sejarah kemudian mencatat yang 2 suara
inilah yang menang, yaitu mereka yang menerima gagasan Tuhan
manusia terhadap diri Yesus. Kaisar kemudiannya mengadakan
suatu dekrit umum bahwa semua orang harus menerima
gagasannya itu. Maka mulailah disini penjagalan manusia
besar-besaran, dimana siapa saja yang menolak ajaran Yesus
Tuhan dan manusia dibunuh dengan bermacam-macam cara yang
keji. Belakangan ternyata pula, kaisar Konstantin raja
Romawi yang kafir itu masuk Kristen, dan kemungkinan mulai
tahun-tahun inilah Kristen itu mulai lahir, dalam suatu
bentuk yang bernama: Katolik yang artinya Umum. Konsili I
ini rupa-rupanya belumlah dapat menampung segala aspirasi
ummat. Maka mereka kemudian mengadakan Konsili II dikota
Konstantinople pada tahun 381 M, yang memutuskan lagi bahwa
Anak adalah Homo Osius dengan Bapa (Creator). Didalam
Konsili II ini pula mereka menambahkan materi Rokhulkudus
sebagai oknum ke-III dari Allah, sehingga lengkap lahirlah
Tuhan Allah Bapa, dan Anak serta Rokhulkudus. Didalam
tahun-tahun inilah kemungkinan besar orang mulai
menambah-nambah Injil Matius dengan tulisan: Pergilah
keseluruh dunia baptiskanlah seluruh bangsa dengan nama
Bapa, dan Anak dan Rokhulkudus (Matius 28:10). Konsili
ke-III diadakan dikota Epesus tahun 439 M, didalam konsili
inilah dikeluarkan perintah untuk mengutuk ajaran-ajaran
Nestorian dan Arianisme yang bidaat itu. Merekapun
mengeluarkan pernyataan perang terhadap Injil, dimana
seluruh Injil-injil yang asli dimusnahkan atau
diapokratipkan. Sebagaimana kita mengetahui, semasa Yesus
hidup ia mempunyai pula pengikut-pengikut, yang kian kemari
menuliskan khutbah-khutbah dan ajaran-ajarannya sebab pada
zaman itu memang alphabet telah ditemukan. Murid-murid Yesus
ada 70 orang. diantaranya 12 yang disebutkan namanya didalam
Injil. Dari catatan-catatan murid-murid Yesus ini, kemudian
hari kita kenal telah dibukukan dengan nama Injil, yang
dinamai oleh masing-masing penulisnya seperti:

(1) Injil Markion, (2) Injil Mesir, (3) Injil Eva,
(4) Injil Yudas, (5) Injil Nicodemus, (6) Injil Thomas,
(7) Injil Barnaba, (8) Injil Matius, (9) Injil Yosepus,
(10) Injil Duabelas, (11) Injil Kebenaran, (12) Injil Maria,
(13) Injil Yesus, (14) Injil Andreas, (15) Injil Pilipias,
dan lain-lainnya.

Injil-injil yang dikatakan memuat ajaran syaitan dan bertentangan dengan
ajaran Yesus itulah sebenarnya injil-injil yang asli, yang
didalamnya tidak pernah atau belum pernah kemasukan
ajaran-ajaran Paulus

MATIUS CS. PENJIPLAK PAULUS

Sebaliknyalah bahwa Injil-injil Matius, Markus, Lukas dan
Yahya itulah yang mengajarkan ajaran-ajaran palsu. Lukas
misalnya, ia adalah dokter pribadi dari Paulus. Ia dalam
menulis Injil, dengan sendirinya kemasukan pula
ajaran-ajarannya Paulus. Ini bisa dibuktikan dalam
tulisannya pada kisah rasul- rasul, dimana jelas nampak
kecenderungannya untuk mengangkat-angkat nama Paulus, bahkan
murid ini setengah mengkultus dan mendewakannya. Lukas
menyusun Injilnya berdasarkan kepada Markus-tua atau Ur
Markus. Sedangkan Markus sendiri bukannya orang yang
dikenal. Matius menulis Injilnya berdasarkan pula kepada Ur
Markus, jadi Matiuspun menjiplak. Itulah sebabnya dalam
Injil-injil Matius, Markus dan Lukas banyak sekali dijumpai
kalimat-kalimat atau perkataan-perkataan yang sama,
disamping pertentangan-pertentangan yang ada. Lalu
bagaimanakah dengan Injil Yahya? Marilah kita ikuti uraian
Jarnawi Hadikusumo dalam bukunya: Tinjauan sekitar
Perjanjian Lama & Baru, halaman 69-74 yang bunyinya kurang
lebih:

1. Injil Yahya tidak termasuk dalam Injil Sipnotik, sebab
isi dan sejarahnya lain sekali. Menurut keyakinan Kristen,
Injil Yahya ditulis oleh Yahya murid Yesus yang terkasih.
(Yahya 13:23 dan 21:20). Oleh karena itulah maka kepercayaan
Kristen, penulis Injil Yahya ialah Yahya bin Zabdi adik
Yakub bin Zabdi seorang diantara muridnya yang duabelas itu.
2. Oleh para ahli sejarah yang lebih dapat dipercaya, Yahya
bin Zabdi telah dibunuh oleh Raja Herodes Agerippa I pada
tahun 44 atau 66 M. Padahal Injil Yahya baru ditulis sekitar
tahun 100 M. Maka benar kemudian, Injil ini kemungkinan
besar sekali ditulis oleh Yahya Prebester pendeta sidang
Jum'at di Asia Kecil yang hidup dalam abad I Masehi. Ia
menulis Injilnya itu dengan maksud untuk menentang ajaran
Corentus dan Irenius. Hal ini dikuaykan lagi oleh
kitab-kitab Encyclopedia, terutama Encyclopedia Britanica
yang mendasarkan keterangannya atas Papias Uskup Hieropolis.
Demikian juga keterangan vang dibawakan oleh Dr. J. H.
Bavink dalam kitabnya yang bernama: "De Weg Van Gods
Koninkrijk."
Kembali kepada soal Matius, pada waktu Yesus hidup ia
masih anak kecil berumur 5 tahun. Ia menulis Injil pada
tahun 88 M, dus 55 tahun sesudah kepergian Yesus. Waktu yang
55 tahun saya kira sudah sangat lama untuk mengingat semua
kejadian, apalagi untuk menulis perkatan-perkataan seseorang
Dari manakah ia mengetahui percakapan Gembala-gembala Efrata
dengan para malaikat? Bukankah pada waktu itu ia tidak
berada di padang Efrata? Lalu darimana pula ia mengetahui
dialog Mariam dan Jibril? Bukankah dari mulut ke mulut juga
asalnya?

AJARAN-AJARAN PAULUS

Didalam ia membawakan ajarannya, maka ia, Paulus,
mengajarkan sesuatu yang dirasakan oleh masyarakat sangat
baru. Kesimpulan ajaran-ajarannya ialah:

1. Ia mengajarkan bahwa Tuhan bukan satu tetapi dua, yaitu
Allah Bapa dan Allah Anak. (I Korintus 1:3)
2. Yesus adalah juga Allah yang sama dan sehakekat
dengan-Nya. (sda)
3. Yesus telah disalib, mati dan dikuburkan, bangkit pula
pada hari yang ketiga, duduk disebelah kanan Allah Bapa yang
maha kuasa. Ia disalib adalah untuk menebus isi dunia ini,
sebab sekaliannya telah berdosa, tidak ada seorangpun yang
dibenarkan lagi, termasuk dia sendiri dan nabi besar
Muhammad s.a.w. (Rum 3:10, Rum 5:8, Galatia 1:4)
4. Ia, Paulus, mengajarkan bahwa hukum Taurat sudah tidak
berlaku lagi, sejak penyaliban Yesus di bukit Golgotha. Ia
kemudian berpendapat, bahwa hukum Musa adalah sebenarnya
sumber segala dosa, dan suatu kutukan yang tiada taranya.
(Rum 4 :15, Galatia 3:10, Galatia 2:21). Didalam Galatia
5:4 ia mengatakan: Maka kamu yang hendak dibenarkan oleh
Taurat Musa itu, sudah diceraikan daripada Kristus. Juga
dalam Rum 7:6, Galatia 3:24 dan 25, Rum 10:4 : Ia menekankan
bahwa Kristus Yesus itulah penyudah atau penammat Taurat.
Sehingga meskipun Paulus mengatakan ia tidak menentang
Taurat, tetapi hakekatnya ia menjadikan dirinya penentang
hukum Allah nomor wahid... (bacalah pula Kejadian 17:19
sebagai bahan pembanding, juga Matius 5:17)

Mengenai soal Khitan atau Sunat ia mengatakan: Camkanlah.
Aku Paulus, berkata kepadamu, kalau kamu mau bersunat, maka
Kristus tak berguna lagi sedikitpun bagimu. (Galatia 5:2).
Meskipun firman Allah s.w.t. telah beruilang-ulang
menegaskan perlunya sunat daging. (Kejadian 17:13, Ulangan
10:16 dan 30:6, Yermia 4:4) tetapi Paulus dengan beraninya
membatalkan sunat itu. Perihal makanan yang diharamkan Allah
seperti daging babi dst-nya, Paulus mengatakan: Maka barang
sesuatu yang terjual dipasar daging, makanlah dengan tiada
memeriksa sebab perasaan hati. (I Korintus 10:25). Itulah
sebabnya Lukas, murid didiknya lalu "mengarang" bahwa Allah
telah menemui Petrus menyuruh Petrus memakan semua binatang
tanpa kecualinya ia halal ataukah haram. (Kisah rasul-rasul
10:10-15)

DimasRangga said...

Dimas said :
Dalam ajaran Kristen yang diajarkan oleh Paulus, seluruh manusia berdosa karena nenek moyang mereka, Adam dan Hawa, memakan buah terlarang. Hal ini bukan saja bertentangan dengan Al Qur’an, tapi juga bertentangan dengan ajaran Alkitab itu sendiri:
“Orang yang berbuat dosa, itu yang harus mati. Anak tidak akan turut menanggung kesalahan ayahnya dan ayah tidak akan turut menanggung kesalahan anaknya. Orang benar akan menerima berkat kebenarannya, dan kefasikan orang fasik akan tertanggung atasnya” (Yehezkiel 18:20)
Hal ini dibenarkan oleh Al Qur’an:
“Orang yang berdosa, tiada memikul dosa orang lain. Dan tiadalah untuk manusia, melainkan apa-apa yang dia usahakan” (An Najm 53:38-39)

Steve said: :
Maksudnya begini pak. Sejak lahir kita sudah ada kecenderungan berbuat dosa.
Contohnya begini, dari bayi pasti kita tidak pernah diajari berbohong oleh orang tua kita. Ketika kita kecil, suatu ketika kita tdk sengaja memecahkan vas bunga kesayangan ibu kita. Sore hari ibu bertanya , siapa yg pecahin vas bunga ibu ? Spontan kita menjawab : Bukan saya, bu. Kuciiingg !!! Padahal tidak ada yg ngajarin kita berbohong.
Kalau ada slogan bilang “ anak kecil gak bisa bohong”, itu salah besar. Liat aja faktanya.
Jadi dari lahir, kita memang sudah ada bibit/kecenderungan itu. Bibit itu ya datangnya dari peristiwa Adam dan Hawa, manusia pertama yg jatuh kedalam dosa.

Perkara dosa, saya setuju kalau berbuat dosa itu urusan masing2. Tapi seandainya seorang anak berbuat dosa lantaran orang tuanya, orang tuanya ya ikut kecipratan dosa jg.
Contoh : Di Indonesia, banyak orang tua yg membiarkan (bahkan menyuruh) anaknya menjadi wanita panggilan demi alasan ekonomi. Banyak orang tua bercerai, tidak bisa ngurus anak, lalu si anak terjerumus narkoba, dll

JAWABAN:

Dalam Islam orang yang belum akil Baligh belumlah disebut mendapat dosa seperti anak yang masih kecil/nalarnya/daya pikirnya belum sempurna, atau gila. Jika lantaran orangtua mendapat dosa lantaran anaknya melacur itu persoalan lain, orangtua adalah memiliki tanggung-jawab kepada anak-anaknya maka wajib melindunginya dari hal-hal jelek, seperti orang muslim yang diem saja padahal disekitarnya banyak sekali pelacuran, judi dan perbuatan maksiat lainnya maka wajiblah dia berbuat dakwah kalau tidak dia mendapatkan dosa. Sedang ajaran Paulus adalah dosa warisan dari Adam dan Hawa yang jauh-jauh hari diciptakan lebih dari dulu, eh tau-tau dapet dosa warisan segala.


Paulus mengajarkan bahwa seluruh umat manusia telah jatuh dalam dosa (Rum: 5:18) Tetapi dari suatu pelanggarannya itu, seluruh ummat manusia dikenai hukuman. Adilkah Allah itu? Dan mengapakah kami yang tiada tahu-menahu tentang Adam ini disuruh pula menanggung dosanya? Lebih tidak adil lagi, menurut kita, bila Paulus kemudian mengajarkan, bahwa untuk menebus sekian tumpukan dosa-dosa itu Allah kemudian menyalibkan anakNya yang tunggal. Dengan kata lain maka Yesus si putera Allah itu disalibkan karena gara-gara sebuah apel. Berhubung Yesus ialah juga Allah yang mutlak, maka kesimpulannya ialah Allah disalibkan oleh Allah lantaran sebuah apel. Alangkah memalukan, tetapi juga menggelisahkan bilamana seorang presiden terpaksa harus digantung dimuka umum karena ada
seorang diantara rakyatnya yang mencuri. Presiden itu harus mati, karena seorang rakyatnya yang mencuri.

Mereka, sarjana-sarjana barat (tidak termasuk Kreamer, Van der Plass, Rifai Burhanuddin), merasa kasihan dan malu, mendengar Yesus putera Allah disalib, diludahi dan dicemeti 40 kali banyaknya, masih pula dimahkotai dengan duri. Dan Yesus (baca: Allah) disiksa begini adalah karena Adam tanpa sengaja mengikuti bujukan Hawa isterinya untuk memakan apel. Allah yang maha suci menerima korban darah anak-Nya.

Allah yang maha suci kini ternyata lebih dan jauh lebih
kejam dari pada seekor singa. Bukankah seekor singa tidak akan memakan anaknya? Dan bukankah kemurkaan Allah hanya
bisa dipadamkan oleh darah anaknya? Andailkan Yesus tidak
mau disalib, bukankah sampai saat ini Allah masih meronta-ronta dalam kehangatan kemurkaannya? Maukah saudara memakan daging anaknya sendiri dan meminum darah anak saudara? Nah disitulah jawabnya.

Insyaflah saya jadinya bahwa bukannya kemuliaan sebenarnya yang diberikan Paulus kepada Allahnya, tetapi suatu penghinaan yang tiada taranya dimuka bumi ini.

Betulkah menurut kepercayaan Kristen bahwa anak cucu Adam dan Hawa dari sejak dilahirkan sudah membawa dosa.

Mengapa dosa Adam dan Hawa diwariskan kepada cucunya, mestinya setiap manusia memikul dosanya dari perbuatannya sendiri, bukan memikul dosanya orang lain.

silahkan saudara periksa kitab Nabi Yehezkiel pasal 18 ayat 20.

"orang berbuat dosa, ia itu juga akan mati; maka anak tiada akan menanggung kesalahan bapaknya, dan Bapa pun tiada akan menanggung kesalahan anak-anaknya; kebenaran orang yang benar akan tergantung atasnya dan kejahatan orang fasik pun akan tergantung atasnya". Jelas Bibel sendiri menyebutkan bahwa setiap manusia akan menanggung sendiri perbuatan baik maupun buruk, tidak boleh dibebankan atau diwariskan kepada orang lain. Berdasarkan ayat tersebut, maka dosa Adam dan Hawa harus ditanggung sendiri oleh keduanya. Tetapi mengapa dosa Adam dan Hawa harus diwariskan atas anak cucunya, sehingga anak cucunya ikut serta menanggung dosanya; padahal kitab Injil sendiri tegas menyebutkan bahwa setiap perbuatan baik atau buruk yang dikerjakan oleh seseorang tidak dapat dibebankan atas orang lain.

Sebagaimana diterangkan bahwa bayi yang baru dilahirkan itu tidak suci, yakni sudah membawa dosanya Adam dan Hawa.
Kalau begitu, bayi yang belum dibaptis sekiranya ia meninggal dunia (mati) tentu tidak akan masuk surga, sebab matinya ada membawa dosanya Adam dan Hawa?

Silahkan periksa Matius pasal 19 ayat 14.

"Tetapi kata Yesus. "Biarkanlah kanak-kanak itu, jangan dilarangkan mereka itu datang kepadaku, karena orang yang sama seperti inilah yang empunya kerajaan surga""
Nah,…perhatikanlah di ayat itu nyata-nyata Yesus sendiri yang berkata ia mengakui kesuciannya kanak-kanak. Sedangkan mereka belum mengakui kesalibannya Yesus dan juga belum dibaptiskan, tetapi mempunyai kerajaan surga. Jadi berdasarkan pengakuan Yesus sendiri bahwa kanak-kanak itu tidak membawa dosa waris dari Adam dan Hawa, oleh karena itulah Yesus berkata : Mereka adalah suci dari dosa dan dengan sendirinya masuk surga. Apakah gunanya jika ada orang dibaptis pada waktu umur tiga bulan itu.

Karena, Yesus sendiri yang mengatakan bahwa anak-anak itu suci pada waktu dilahirkan.
Kalau dosa waris itu turun-temurun, maka anak yang baru lahir yang belum tahu apa-apa belum bisa memisahkan antara yang baik dan buruk, kalau bayi itu mati ia membawa dosa dan masuk neraka, dan dimanakah letaknya keadilan Tuhan kalau demikian.

Nah, coba pikirkan dengan penuh kesadaran. Kalau ada seorang tua dari beberapa orang anak, dan orang tua itu menjadi penipu, pencuri, penghianat, berbuat aniaya, kejam, dan bermacam-macam dosa ia kerjakan, lalu ia dihukum masuk penjara, apakah anak-anaknya juga diharuskan menanggung dosa orang-orang tuanya, lalu anak-anak itu harus dihukum juga masuk penjara dengan alasan dosa waris. Apakah pengadilan semacam itu akan dikatakan penegak keadilan.

1 . Surat Al Baqarah, ayat 286.

"Kepada dirinya apa yang ia kerjakan, dan atas dirinya apa yang dia lakukan" Maksudnya, baik dan buruknya suatu perbuatan, harus ditanggung sendiri oleh yang mengerjakannya, tidak boleh dibebankan atas orang lain.

2 . Surat Al Baqarah, ayat 123.
"Dan Hendaknya kamu takut pada suatu hari (kiamat) tidak berkuasa seorang membebaskan sesuatu atas orang lain".
Maksudnya, kelak dihari kiamat, seseorang tidak berkuasa menebus dosanya orang lain, dan pahala tidak diperbolehkan atas orang lain. Masing-masing harus menanggung sendiri perbuatannya baik maupun jahat.

3 . Surat Al Ankabut, ayat 6
"Siapa yang giat berusaha maka usahanya itu untuk dirinya sendiri".

4 . Surat Yaasiin, ayat 54
"Maka pada hari kiamat, tidak seorangpun akan teraniaya, dan kamu tidak akan dibalas, melainkan apa yang kamu sendiri telah kerjakan".

5 . Surat Al Isra’ , ayat 15
"Dan seseorang tidak berkuasa memikul dosanya orang lain ".

6 . Surat An Najm, ayat 38 dan 39
"Bahwa seseorang tidak berkuasa menanggung dosanya orang lain dan sesungguhnya seorangpun tidak akan menerima pahala melainkan daripada perbuatannya sendiri".

7 . Surat Luqman, ayat 33.
"Hai Manusia hendaklah kamu takut kepada suatu hari (kiamat) seorang bapak tidak berkuasa membebaskan anaknya (dari perbuatan anaknya), seorang anak tak akan berkuasa membebaskan perbuatan bapaknya".

Ayat-ayat yang saya sebutkan di atas tadi jelas sekali menunjukkan bahwa seseorang tidak berkuasa menebus dosanya orang lain. Jadi dalam Islam, tidak ada manusia yang berkuasa menebus dosa, atau seorang pejabat menebus dosa, perbuatan baik atau jahat harus ditanggung sendiri oleh yang mengerjakannya.

Periksa lagi: "Surat kiriman yang kedua kepada orang Kristen " pasal 5 ayat 10
Baik ayat ini menyebutkan: " Karena tak dapat tiada kita sekalian akan jadi nyata dihadapan kursi pengadilan Kristus, supaya tiap-tiap orang menerima balasan, sebagaimana yang telah dilakukan oleh tubuh itu, baik atau jahat"
Ayat Injil sendiri yang menyebutkan, bahwa setiap orang harus bertanggung jawab atas perbuatannya masing-masing, baik maupun jelek, tidak boleh dibebankan atau diwariskan kepada orang lain.
Kalau begitu lantas atas dasar logika apa dosanya Adam dan Hawa diwariskan kepada orang lain, tegasnya kepada anak cucunya?

Mungkinkah ada unsur politisnya? coba kita telaah “Dalam sejarah Agama Kristen kita kenal yang disebut: "biechten", ialah orang yang berbuat dosa, dan "de biechtafleggen", ialah orang yang meminta ampun atas kesalahannya , dan "Biecht-vader", ialah orang-orang yang diberi wewenang memberi ampun. Setiap orang merasa menyesal atas kesalahannya dapat menerima ampunan dengan jalan membeli selembar surat yang menyebutkan bahwa orang yang berdosa sudah diberi ampun atas dosanya. Surat ampunan itu disebut "Aflaat-brieven" atau Indul gences, yang artinya kemurahan Tuhan.
Bukan hanya demikian, akan tetapi Aflaat-brieven itu pada zaman dulu dipropaganda (gepredicht) di Negara Jerman oleh seorang rabib (nonnik) bernama "Tetzel" dalam tahun 1517 atas perintah Paus Leo, yang menjadi Paus pada tahun 1513-1521. Sebahagian dari pada hasil penjualan Aflaat-brieven itu digunakan untuk pendirian bangunan gereja "Saint Pieter Kerk" di kota Roma.”

Terlalu panjang kalau saya uraikan sejarah pemerintahan gereja di Eropa pada permulaan abad pertengahan.

DimasRangga said...

Dimas said :
Nasrani menunjuk pada ajaran yang dibawa oleh orang yang berasal dari Nasareth yaitu Isa as atau Yesus (Matius 2:23, 21:11; Markus 10:47). Pengikutnya disebut sebagai orang Nashara (Hawariyun), bukan Kristen seperti yang kita kenal.

Steve said: :
Setahu saya sejak awal pengikut Yesus Kristus sudah disebut Kristen. Murid2 Yesus disebut pengikut Kristus. Kristen = Pengikut kristus. Kalau memang Nasrani diambil dari kata nasaret, dan itu menunjuk pada Yesus, berarti sama saja. Bisa anda tunjukan yang mana orang2 nasrani dan yang mana orang2 kristen ?

JAWABAN:

Maaf pak sebutan itu dari buku orang Kristen sendiri:

“Tidak banyak yang paham, bahkan mereka yang mengaku Kristen, bahwa antara Nasrani dan Kristen memiliki makna yang berbeda. Nasrani menunjuk pada ajaran yang dibawa oleh orang yang berasal dari Nasareth yaitu Isa as atau Yesus (Matius 2:23, 21:11; Markus 10:47). Pengikutnya disebut sebagai orang Nashara (Hawariyun), bukan Kristen seperti yang kita kenal. Orang Nasrani masih mengikuti ajaran tauhid yang diajarkan Isa as (Yohanes 17:3) dan masih menjalankan hukum Taurat (Matius 5:17), serta menjalankan ajaran Ibrahim yaitu; khitan (Kejadian 17:9), tidak makan babi (Imamat 11:7) dan tidak minum-minuman keras (Imamat 10:9). Setelah Nabi Muhammad SAW datang, mereka meleburkan diri ke dalam Islam (Sejarah Gereja, Dr. H. Berkhof. Dr. I. H. Engklaar, BPK, hal.75).
Sedang Kristen adalah keyakinan yang mempercayai bahwa Isa as adalah Tuhan dan Juruselamat (Mesias). Keyakinan ini berasal dari ucapan Paulus di Antiokia, kira-kira tahun 40 M setelah Isa as tiada. Pengikutnya lazim disebut orang Kristen. “...Di Antiokia lah murid-murid itu mula-mula disebut orang Kristen” (Kisah Rasul 11:26).”

Buku Materi Pokok Agama Katolik karangan Dra. Damascena Ari Suharso C.B (Karunika, Jakarta 1985, hal 42) menyebutkan, nama Kristen tidak berasal dari Kristen itu sendiri, melainkan diberikan oleh penguasa Romawi saat itu. Nama Kristen oleh orang Romawi dipakai untuk mengejek orang yang dipandang sebagai budak.Sebutan Kristen juga mengandung arti politik sebagai gerakan mesias (ala Ratu Adil atau Juruselamat).

Akidah maupun akhlak diantara keduanya juga berbeda. Nasrani berakidah tauhid, sedang Kristen tidak. Dengan meleburnya kaum Nasrani ke dalam Islam setelah kedatangan Nabi Muhammad SAW—seperti yang dikatakan Dr. H. Berkhof di atas—maka setelah itu tidak ada lagi kaum Nasrani di muka bumi. Yang tertinggal hanyalah kaum Kristen, pengikut Paulus. Oleh Paulus, yang juga seorang Yahudi, ajaran Isa as. yang awalnya mengakui ketauhidan, dirusak demikian rupa hingga banyak sekali hal-hal yang bertentangan dengan pikiran sehat. Ayat-ayat Injil dipalsu sedemikian rupa, disisipi kalimat-kalimat yang saling bertentangan, dan ironisnya itu semua diikuti saja tanpa reserve oleh para pengikutnya.

AJARAN-AJARAN PAULUS/KRISTEN

Didalam ia membawakan ajarannya, maka ia, Paulus, mengajarkan sesuatu yang dirasakan oleh masyarakat sangat baru. Kesimpulan ajaran-ajarannya ialah:

1. Ia mengajarkan bahwa Tuhan bukan satu tetapi dua, yaitu Allah Bapa dan Allah Anak. (I Korintus 1:3)

2. Yesus adalah juga Allah yang sama dan sehakekat denganNya. (sda)

3. Yesus telah disalib, mati dan dikuburkan, bangkit pula pada hari yang ketiga, duduk disebelah kanan Allah Bapa yang
maha kuasa. Ia disalib adalah untuk menebus isi dunia ini,
sebab sekaliannya telah berdosa, tidak ada seorangpun yang dibenarkan lagi, termasuk dia sendiri dan nabi besar

Muhammad s.a.w. (Rum 3:10, Rum 5:8, Galatia 1:4)

4. Ia, Paulus, mengajarkan bahwa hukum Taurat sudah tidak
berlaku lagi, sejak penyaliban Yesus di bukit Golgotha. Ia
kemudian berpendapat, bahwa hukum Musa adalah sebenarnya
sumber segala dosa, dan suatu kutukan yang tiada taranya.
(Rum 4 :15, Galatia 3:10, Galatia 2:21).
Didalam Galatia 5:4 ia mengatakan: Maka kamu yang hendak dibenarkan oleh Taurat Musa itu, sudah diceraikan daripada Kristus. Juga
dalam Rum 7:6, Galatia 3:24 dan 25, Rum 10:4 : Ia menekankan
bahwa Kristus Yesus itulah penyudah atau penammat Taurat.
Sehingga meskipun Paulus mengatakan ia tidak menentang
Taurat, tetapi hakekatnya ia menjadikan dirinya penentang
hukum Allah nomor wahid... (bacalah pula Kejadian 17:19
sebagai bahan pembanding, juga Matius 5:17)

Mengenai soal Khitan atau Sunat ia mengatakan: Camkanlah.Aku Paulus, berkata kepadamu, kalau kamu mau bersunat, maka Kristus tak berguna lagi sedikitpun bagimu. (Galatia 5:2).

Meskipun firman Allah s.w.t. telah beruilang-ulang
menegaskan perlunya sunat daging. (Kejadian 17:13, Ulangan 10:16 dan 30:6, Yermia 4:4) tetapi Paulus dengan beraninya membatalkan sunat itu. Perihal makanan yang diharamkan Allah seperti daging babi dst-nya, Paulus mengatakan: Maka barang sesuatu yang terjual dipasar daging, makanlah dengan tiada memeriksa sebab perasaan hati. (I Korintus 10:25). Itulah
sebabnya Lukas, murid didiknya lalu "mengarang" bahwa Allah telah menemui Petrus menyuruh Petrus memakan semua binatang tanpa kecualinya ia halal ataukah haram. (Kisah rasul-rasul 10:10-15)

AJARAN YESUS KEPADA BANGSANYA

Apa yang diajarkan Yesus kepada bangsanya, sebenarnya adalah pengulangan daripada apa yang pernah diajarkan Nabi Musa
kepada umumnya, hanya saja formatnya lebih jauh kedepan.
Bagaimanapun Yesus tidaklah berarti membawa sesuatu ajaran-ajaran yang baru, apalagi yang bertentangan dengan Taurat Musa. Kita teliti misalnya:

1. Mengenai Tuhan, maka Yesus mengajarkan bahwa Tuhan itu Esa adanya. (Markus 12: 29, Matius 22: 34 - 40,Lukas 10: 25- 28, Lukas 20: 39 - 40)

2. Yesus mengajarkan puasa (Matius 6: 6-18), zakat (Markus
10: 2) serta cara berdo'a (Lukas 11: 1- 4)

3. Yesus bersunat (Lukas 2: 8) dan berpuasa 40 hari 40 malam lamanya (Matius 4: 2) serta ia juga berdo'a (Yahya 11: 41)

4. Perintah Bersuci (wudhu)
(Yohanes 13:8-9)

(8) Kata Petrus kepada-Nya (Yesus) : "Engkau tidak akan membasuh kakiku sampai selama-lamanya." Jawab Yesus: "Jikalau Aku tidak membasuh engkau, engkau tidak mendapat bagian dalam Aku."

(9) Kata Simon Petrus kepada-Nya: "Tuhan, jangan hanya kakiku saja, tetapi juga tangan dan kepalaku!"

5. Perintah Sujud (sholat)

(Matius 26:39)
(39) Maka Ia maju sedikit, lalu SUJUD dan berdoa, kata-Nya: "Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki."

6.dll

Golongan yang meyakini kebenaran ajaran ini (Tuhan hanya satu yaitu Allah dan tidak beranak dan diperanakan) disebut Nashara, dan akhirnya mereka bertaubat dan memasuki ajaran Islam sepenuhnya yang disebut golongan Hawariyyun.

DimasRangga said...

Pak Steve mengatakan “Intinya ?? Terlalu mudah menganggap seseorang Nabi. Orang biasa dibilang nabi. Tuhan juga dibilang nabi. Kebablasan deh jadinya...”

Coba sobat blogger analisa sendiri, neh saya kasih buktinya mana sih yang kebablasan “Nabi dibilang Tuhan atau orang biasa dibilang Nabi (manusia-utusan Allah)” sbg berikut

Pak Steve juga mengatakan “Tuhan itu satu pak. ketika kita berdoa didalam nama Tuhan Yesus kristus, itu jg berarti kita berdoa kpd Bapa dan Roh Kudus. Ketiganya tidak mungkin berlawanan, karena "istilah bodoh"nya : orangnya itu-itu juga.”

Tolong jawab dg jujur Pak jangan dipelintir-pelintir lagi…
Berikut ucapan dari orang Nasrani. :

Matius 27:46,
"Kira-kira jam tiga berserulah Yesus dengan suara nyaring: 'Eli, Eli, lama sabakhtani?' Artinya: Allah-Ku, Allah-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?"

Mazmur 22:2,
"Allahku, Allahku, mengapa Engkau meninggalkan aku? Aku berseru, tetapi Engkau tetap jauh dan tidak menolong aku."
Nah tambah jelas dong Yesus memohon kepada Bapa, berarti Yesus tidak tahu apa yang akan terjadi selanjutnya pada dirinya, dalam kaidah logika: Seseorang yang meminta kepada Tuhan adalah bukan Tuhan, Yesus meminta kepada Tuhan berarti Yesus bukan Tuhan, masuk akal gak PAK? Buat apaYesus berdoa wong "istilah bodoh"nya : orangnya itu-itu juga. Kata Bapak, Bukan kata saya

apa artinya ini?????!!!

Tuhan memanggil Tuhan???

Tuhan tidak mau menolong Tuhan, katanya SATU? “Aku berseru, tetapi Engkau tetap jauh dan tidak menolong aku.”

Tuhan putus asa (tiada berdaya menghadapi ciptaannya sendiri)???

Apakah ada suatu titik dimana Tuhan tidak mampu dan memanggil Tuhan yang lainnya???

Bukankah Tuhan itu tritunggal yang Maha Kuasa atas segala sesuatunya???

Apakah trinitas itu terpecah lagi sehingga isa menjadi DUALISME lagi yaitu Tuhan+Manusia?

Bukankah Tuhan itu kata Bapak “Tuhan itu satu pak. ketika kita berdoa didalam nama Tuhan Yesus kristus, itu jg berarti kita berdoa kpd Bapa dan Roh Kudus. Ketiganya tidak mungkin berlawanan, karena "istilah bodoh"nya : orangnya itu-itu juga.”

Kenapa Isa memanggil-manggil terhadap dirinya sendiri jk itu SATU?

Bapak pernah lihat film HULK atau ROBOCOP atau SATRIA BAJAHITAM atau PAHLAWAN BERTOPENG diceritakan mereka pny power luar biasa dan bisa berubah jk disaat atau dalam keadaan genting, Jika Tuhan itu Esa=TUNGGAL=SATU (ALLAH, YESUS, ROH KUDUS) Kan sangat masuk akal sekali pak jika seandainya saat itu YESUS itu yang juga merupakan ALLAH sendiri yang Juga ROH KUDUS sendiri (1+1+1=3) atau (1=3) itu punya kuasa utk tidak dianiaya ciptaan-Nya sendiri? Dibunuh Oleh ciptaan-Nya sendiri? Dan mampu mengalahkan mereka, tp kenapa kenyataan sangat mengenaskan, Tuhan bersimbah darah ditangan ciptaan-Nya sendiri?

Naaah, kena Pak Steve.., Injil Matius 27:46, Mazmur 22:2, mengatakan memang bukan keinginan yesus untuk disalib, kenapa kawan2 di kristen meyakini dia menebus dosa, kacaaaau, kacaaaaau.
Artinya kejadian penyaliban tidak dia inginkan = dia tidak inginkan menebus dosa manusia. Kalau dia ingin menebus, tentu dia kehendaki kejadian penyaliban itu and FELL FREE and HAVING FUN ajah. Ayooooo

Dan Seharusnya orang yang membantu proses penyaliban (Upacara besar dan penting serta luar biasa utk menebus dosa seluruh umat manusia) yaitu Yudas Ascariot bukanlah dinamakan dengan keji diInjil sebagai pegkhianat tapi harusnya dinamakan dan dimuliakan sebagai Pahlawan tanpa tanda jasa mengapa bertentangan dengan logika dan malah disebut pengkhianat?

Matius 10:4

(4) Simon orang Zelot dan Yudas Iskariot yang mengkhianati Dia.
Pengkhianat dari apa? Karena membantu proses penyaliban? Bukankah penyaliban itu suatu proses upacara yang sakral dan mulia?

Maaf pak jk kenyataan ini mengganggu alur logika saya.

Allah bisa dibunuh manusia (makhluk cuptaan-Nya sendiri) ? Bagaimana ini, harusnya manusia juga bisa menolak dengan cara menempeleng Tuhan ketika dipaksa masuk NERAKA dong (daripada penebusan dosa oleh Yesus-Kayak Tuhan jadi budak ajah)? Dan lebih memilih kesorga daripada neraka, inilah buktinya:

Kejadian 32:28
(28) Lalu kata orang itu: "Namamu tidak akan disebutkan lagi Yakub, tetapi Israel, sebab engkau telah bergumul melawan Allah dan manusia, dan engkau menang."

Tahukah Saudara maksud ayat ini dibuat dan dirubah oleh Yahudi Sehingga Yakub/Israel dikatakan menang bergulat melawan Allah? Boro-boro mau mengakui kenabian Muhammad yg berasal dari keturunan Arab. Wong nabi-nabi yang berasal dari ras Yahudi juga banyak yang mereka bunuh. Bangsa Yahudi adalah bangsa yang Pongah, congkak serta sombong, ayat ini dibuat maksudnya supaya bisa mendongkrak citra mereka bahwa mereka adalah makhluk no satu dimuka bumi dan ras manusia lainnya (mereka menyebutnya GHOYYIM) mereka anggap adalah binatang yang najis, Anda dan saya anggapan mereka adalah dari kaum ghoyyim ini, lah wong Allah saja kalah sama Israel ini apalagi manusia biasa. Tapi anehnya banyak yang malah jadi penganut ajaran Paulus (Yahudi) ini, sungguh aneh kan? Sudah jangan mau ditipu sama Yahudi lagi pak..

BAGAIMANA INI PAK?

DimasRangga said...

Dhimas said:
Bolehkah Jika Ada orang yang menyamakan Tuhan dengan Iblis atau Syetan?

Steve said: :
Karena pertanyaannya boleh atau tidak, jawabannya boleh2 saja. Tidak ada yg memaksa. Tapi ingat, resiko ditanggung penumpang.

JAWABAN:

Memang Anda seorang yang jenius…jawaban Anda 1000% betul!!! Tuhan dan Iblis tuh ternyata sama. Coba Bapak periksa di (II Samuel 24:1) Periksa juga (I Tawarikh 21:1) itu menceritakan kejadian dan perihal yang sama.

TUHAN MEMBUJUK DAUD

Yesus:
[i]”Bangkitlah pula murka Tuhan terhadap orang Israel, ia menghasut Daud melawan mereka, firmanNya: Pergilah, hitunglah orang Israel dan orang Yehuda.” (II Samuel 24:1)

IBLIS MEMBUJUK DAUD

Iblis:
”Iblis bangkit melawan orang Israel dan ia membujuk Daud untuk menghitung orang Israel.” (I Tawarikh 21:1)

Tapi yang menanggung resiko bukan saya atau umat Islam. Yang menanggung resiko adalah umat yang memegang ayat-ayat itu. ;O

DimasRangga said...

Oh ya pak Steve mau Tanya neh ; ) menurut Anda:

1.Manakah yang diciptakan lebih dulu, binatang atau manusia?

2.Manakah yang diciptakan lebih dulu, tanaman atau manusia?

Mohon jawab ya pak Steve, saya kan hanya team penguji yang menguji sampai dimana tingkat kecerdasan akan keilmuan kitab anak cerdas itu (tingkat dunia).

Anonymous said...

Bismillaahirrohmanirrohim
La illa ha illalloh


“Semoga ada dalam kebahagiaan, dikaruniai Allah Subhanahu Wata’ala kebahagiaan yang kekal dan abadi dan semoga tak akan timbul keretakan dalam lingkungan kita sekalian. Pun pula semoga Pimpinan Negara bertambah kemuliaan dan keagungannya sekalipun supaya dapat melindungi dan membimbing seluruh rakyat dalam keadaan aman, adil dan makmur dhohir maupun bathin.
Berhati-hatilah dalam segala hal jangan sampai berbuat yang bertentangan dengan peraturan agama maupun negara.
Ta’atilah kedua-duanya tadi sepantasnya, demikianlah sikap manusia yang tetap dalam keimanan, tegasnya dapat mewujudkan kerelaan terhadap Hadlirat Illahi yang membuktikan perintah dalam agama maupun negara.
Insyafilah janganlah terpaut oleh bujukan nafsu, terpengaruh oleh bujukan setan, waspadailah akan jalan penyelewengan terhadap perintah agama maupun negara, agar dapat meneliti diri, kalau kalau tertarik oleh bisikan iblis yang selalu menyelinap dalam hati sanubari kita semua.
Lebih baik buktikan kebajikan yang timbul dari kesucian:
1. Terhadap orang-orang yang lebih tinggi daripada kita, baik dlohir maupun batin, harus kita hormati, begitulah seharusnya hidup rukun dan saling harga-menghargai.
2. Terhadap sesama yang sederajat dengan kita dalam segala-galanya, jangan sampai terjadi persengketaan, sebaliknya harus bersikap rendah hati, bergotong royong dalam melaksanakan perintah agama maupun negara, jangan sampai terjadi perselisihan dan persengketaan, kalau-kalau kita terkena firman-Nya “Adzabun Alim”, yang berarti duka-nestapa untuk selama-lamanya dari dunia sampai dengan akhirat (badan payah hati susah).
3. Terhadap oarang-orang yang keadaannya di bawah kita, janganlah hendak menghinakannya atau berbuat tidak senonoh, bersikap angkuh, sebaliknya harus belas kasihan dengan kesadaran, agar mereka merasa senang dan gembira hatinya, jangan sampai merasa takut dan liar, sebaliknya harus dituntun dibimbing dengan nasehat yang lemah lembut yang akan memberi keinsyafan dalam menginjak jalan kebajikan.
4. Terhadap fakir-miskin, harus kasih sayang, ramah tamah serta bermanis budi, bersikap murah tangan, mencerminkan bahwa hati kita sadar. Coba rasakan diri kita pribadi, betapa pedihnya jika dalam keadaan kekurangan, oleh karena itu janganlah acuh tak acuh, hanya diri sendirilah yang senang, karena mereka jadi fakir-miskin itu bukannya kehendak sendiri, namun itulah kodrat Tuhan.
Demikanlah sesungguhnya sikap manusia yang penuh kesadaran, meskipun terhadap orang-orang asing karena mereka itu masih keturunan Nabi Adam AS. Mengingat ayat 70 Surat Irso yang artinya :
“Sangat kami mulyakan keturunan Adam dan kami sebarkan segala yang berada di darat dan di lautan. Dan kami beri mereka rizki yang ada di daratan dan dilautan juga kami mengutamakan mereka lebih utama dai makhluk lainnya.”
Kesimpulan dari ayat ini, bahwa kita sekalian seharusnya saling menghargai, jangan timbul kekecewaan, mengingat Surat Al-Maidah yang artinya;
“Hendaklah tolong menolong dengan sesama dalam melaksanakan kebajikan dan ketaqwaan dengan sungguh-sungguh terhadap agama maupun negara, sebaliknya janganlah tolong-menolong dalam berbuat dosa dan permusuhan terhadap perintah agama maupun negara."
Adapun soal keagamaan, itu terserah agamanya masing-masing, mengingat Surat Al-Kafirun ayat 6: ”Agamamu untuk kamu, agamaku untuk aku.” Maksudnya jangan terjadi perselisihan, wajiblah kita hidup rukun dan damai, saling harga menghargai, tetapi janganlah sekali-kali ikut campur.
Cobalah renungakan pepatah leluhur kita: “Hendaklah kita bersikap budiman, tertib dan damai, andaikan tidak demikian, pasti sesal dahulu pendapatan, sesal kemudian tak berguna”. Karena yang menyebabkan penderitaan diri pribadi itu adalah akibat dari amal perbuatan diri sendiri.
Dalam surat An-Nahli ayat 112 diterangkan bahwa: “Tuhan yang Maha Esa telah memberikan beberapa contoh, yakni tempat maupun kampung, desa maupun negara yang dahulunya aman dan tenteram, gemah ripah loh jinawi, namun penduduknya/ penghuninya mengingkari nikmat-nikmat Allah, maka lalu berkecamuklah bencana kelaparan, penderitaan dan ketakutan yang disebabkan sikap dan perbuatan mereka sendiri”.
Oleh karena demikian, hendaklah segenap bertindak teliti dalam segala jalan yang ditempuh, guna kebaikan dlohir-bathin, dunia maupun akhirat, supaya
hati tenteram, jasad nyaman, jangan sekali-kali timbul persengketaan, tidak lain tujuannya “Budi Utama-Jasmani Sempurna“
Semoga kita mencapai keselamatan dunia dan akhirat. Amin.

Soal surga, neraka, kafir bukan kafir, itu adalah kuasa Alloh, Tuhan yang maha kuasa.

Selesaikanlah persengketaan ini, karena sesungguhnya dengan persengketaan ini iblis sedang tertawa.

DimasRangga said...

Pak Anym coba pelajarai ilmu teologi, islamologi atau kristologi dan lain-lainnya, coba Anda pahami maksudnya ilmu itu mempelajari apa? Ilmu itu adalah ilmu untuk perbandingan agama bukan untuk menghujat, menghina atau merendahkan agama yang lain.

Jadi untuk mengetahui keyakinan agama dari sudut pandang/perspektif pihak lain agar bisa mendalami apa yang kita yakini masing-masing. Jadi itu adalah cabang/bagian ilmu pengetahuan yang resmi ada didunia. Dan ini bukanlah persengketaan yang anda kira, wajar saja terjadi benturan sudut pandang tapi diforum ini dikemukakan hal-hal yang ilmiah bukan berdasar asumsi pribadi dan emosi.

Jadi wajar saja disini dibuka forum untuk mendalami ilmu tersebut untuk menambah pengetahuan kita masing-masing, Jadi mohon pengertiannya,

terima kasih.

Steve said...

Untuk pak Anonym,
Tidak ada permusuhan sama sekali diantara kami (saya dan pemilik blog), pak. Kami hanya belajar utk mengutarakan apa yg sudah kami pelajari dan imani selama ini.
Yg penting kami tetap menjaga toleransi antar umat beragama.
Kalau ada kata2 yg terkesan mengolok2, itu hanya supaya blog ini menjadi lebih menarik untuk dibaca sehingga tidak terkesan membosankan. Bukan begitu pak Dimas ??

Utk pak Dimas,
Semakin jauh kita berdiskusi, semakin terlihat perbedaan antara ajaran agama kita. Begitu banyak topik yg ternyata kita tidak sepaham, meskipun katanya awalnya dari sumber yg sama. Supaya lebih fokus, mari kita mulai dari yg paling awal (proses penciptaan). Setelah ini mari kita lanjutkan ke topic berikutnya, supaya postnya tidak terlalu panjang.

Allah, Iblis, dan Manusia

Dimas said :
Manusia diciptakan disurga. Lalu datanglah iblis membujuk manusia utk makan buah terlarang. Manusia makan dan jatuh ke dalam dosa. Lalu manusia diusir ke bumi. Sebelum manusia diusir, Allah menciptakan langit dan bumi terlebih dahulu.
(Ini adalah asumsi saya berdasarkan cerita pak dimas, kalau ada yg salah tolong beritahu)

I said :
Menurut cerita, iblis datang kepada manusia dalam bentuk ular. Jika benar saat itu manusia berada di surga, berarti di surga juga ada binatang. Ada juga tumbuh2an (pohon dari buah terlarang, dll). Ini surga atau cagar alam ? Apa tidak ada yg aneh dgn hal itu ? Yg paling aneh, iblis bisa berada di dalam surga yg jelas2 tempat yg kudus.

Proses penciptaan berapa hari ??

Qur’an 41
9. Katakanlah: "Sesungguhnya patutkah kamu kafir kepada Yang menciptakan bumi dalam dua masa dan kamu adakan sekutu-sekutu bagiNya? (Yang bersifat) demikian itu adalah Rabb semesta alam."
10. Dan dia menciptakan di bumi itu gunung-gunung yang kokoh di atasnya. Dia memberkahinya dan Dia menentukan padanya kadar makanan-makanan (penghuni)nya dalam empat masa.
12. Maka Dia menjadikannya tujuh langit dalam dua masa. Dia mewahyukan pada tiap-tiap langit urusannya. Dan Kami hiasi langit yang dekat dengan bintang-bintang yang cemerlang dan Kami memeliharanya dengan sebaik-baiknya. Demikianlah ketentuan Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui.

Qur’an 7
54. Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, lalu Dia bersemayam di atas 'Arsy[548]. Dia menutupkan malam kepada siang yang mengikutinya dengan cepat, dan (diciptakan-Nya pula) matahari, bulan dan bintang-bintang (masing-masing) tunduk kepada perintah-Nya. Ingatlah, menciptakan dan memerintah hanyalah hak Allah. Maha Suci Allah, Tuhan semesta alam.

2 + 4 + 2 = 6 ???

Kalau anda bisa memahami matematika seperti ini, mengapa sulit memahami 1 = 3 ???
Apakah anda mau bilang kalau cerita ini pun sudah dirubah oleh Paulus ?

Steve said...

Saya jawab yg ini dulu ya, karena masih dalam topic penciptaan.

Dimas said :
1.Manakah yang diciptakan lebih dulu, binatang atau manusia?

2.Manakah yang diciptakan lebih dulu, tanaman atau manusia?

Mohon jawab ya pak Steve, saya kan hanya team penguji yang menguji sampai dimana tingkat kecerdasan akan keilmuan kitab anak cerdas itu (tingkat dunia).

I said :
Saya tahu anda memang sedang menguji saya, pak. Pertanyaan ini memang sering digunakan utk membuat orang bingung.
Allah menciptakan binatang dan tanaman lebih dulu di bumi, baru kemudian manusia. Kemudian Allah membuat Taman Eden (masih dibumi, sebelah timur), dan menempatkan manusia disana. Allah menumbuhkan pohon dan membentuk binatang dari tanah di taman Eden.

Sekarang saya balik bertanya, binatang dan tanaman yg ada dimana yg anda maksud ? Kalau binatang dan tanaman yg ada didlm Taman Eden, berarti manusia lebih dahulu.

DimasRangga said...

Steve Said :

Menurut cerita, iblis datang kepada manusia dalam bentuk ular. Jika benar saat itu manusia berada di surga, berarti di surga juga ada binatang. Ada juga tumbuh2an (pohon dari buah terlarang, dll). Ini surga atau cagar alam ? Apa tidak ada yg aneh dgn hal itu ? Yg paling aneh, iblis bisa berada di dalam surga yg jelas2 tempat yg kudus.

Dhimas Said:

Maaf pak tidak ada keterangan/Cerita Iblis datang kepada adam Hawa disyurga dalam bentuk ular/binatang di AlQuran.

Sedang penciptaan buah khuldi (pohon terlarang) adalah merupakan bagian ujian dari Allah SWT. Karena memang sudah menjadi bagian dari Qadha dan Qadar Allah SWT, Sebagaimana Qadha dan Qadarnya Yesus yang akan turun membunuh Dajjal/antichrist diakhir jaman, Beliau diangkat keSyurga dulu.

Taqdir penciptaan manusia dimuka bumi (Sebelum Penciptaan Adam-Hawa Allah berfirman):

AlBaqarah:30 : “Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat: "Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi." Mereka berkata: "Mengapa Engkau hendak menjadikan di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?" Tuhan berfirman: "Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui."”

Syurga adalah tempat kenikmatan tertinggi bagi makhluknya, untuk meraih syurga tidaklah mudah, Tuhan akan melakukan serangkaian ujian dahulu, Karena Adam dan Hawa diciptakan langsung disyurga maka ujiannya berada disyurga namun karena bujuk rayu iblis maka diusir kebumi dan anak keturunan Adam-Hawa akan diuji dengan Kebaikan dan Keburukan sampai menghadap-Nya. Setelah itu barulah diputuskan akan masuk Syurga atau Neraka. Dan untuk keturunan Adam-Hawa karena sudah diuji dibumi maka disurga nanti tidak ada lagi larangan/pantangan makan apapun. Larangan dan pantangan itu hny untuk Adam-Hawa saja karena diciptakan disyurga tanpa melalui proses ujian. Dan Iblis kenapa berada disyurga bukankah tempat itu tempat yg suci? Setelah penciptaan Adam maka Allah menyuruh Iblis untuk bersujud kepada Adam sebagai penghormatan, namun karena kesombongan dia pun enggan bersujud dan akhirnya dilaknat/dikutuk oleh Allah dan setelah berhasil merayu Adam-Hawa untuk makan buah khuldi maka ketiga-tiganya (Adam-Hawa-Iblis) diusir kebumi. Sebelum dilaknat, Iblis adalah suatu makhluk yang taat beribadah dan sangat dekat disisi Allah sebagaimana para malaikat-Nya dan dia berada diSyurga Cuma dia memiliki kesombongan karena merasa lebih senior dan diciptakan lebih tinggi (api) daripada adam yang dari tanah dan dia adalah dari golongan JIN. Karena sakit hati dilaknat dan diusir kebumi, maka Iblispun bersumpah utk mengajak manusia menjadi laskarnya yaitu LASKAR IBLIS yang akan menemaninya masuk kedalam neraka.

Iblis adalah golongan dari JIN:

AlKahfi:50 : “Dan ketika Kami berfirman kepada para malaikat: "Sujudlah kamu kepada Adam , maka sujudlah mereka kecuali Iblis. Dia adalah dari golongan jin, maka ia mendurhakai perintah Tuhannya. Patutkah kamu mengambil dia dan turanan-turunannya sebagai pemimpin selain daripada-Ku, sedang mereka adalah musuhmu? Amat buruklah iblis itu sebagai pengganti bagi orang-orang yang zalim.”

Adam dan Hawa di Surga dan UJIAN keimanan
:
AlBaqarah:35 : “Dan Kami berfirman: "Hai Adam, diamilah oleh kamu dan isterimu surga ini, dan makanlah makanan-makanannya yang banyak lagi baik dimana saja yang kamu sukai, dan janganlah kamu dekati pohon ini . yang menyebabkan kamu termasuk orang-orang yang zalim.”

Bujuk Rayu Iblis:

AlAraaf:20 : “Maka syaitan membisikkan pikiran jahat kepada keduanya untuk menampakkan kepada keduanya apa yang tertutup dari mereka yaitu auratnya dan syaitan berkata: "Tuhan kamu tidak melarangmu dan mendekati pohon ini, melainkan supaya kamu berdua tidak menjadi malaikat atau tidak menjadi orang-orang yang kekal "

Laknat Allah kepada Iblis dan Iblis diusir oleh Allah dari Surga:

AlAraaf:13 : “Allah berfirman: "Turunlah kamu dari surga itu; karena kamu sepatutnya menyombongkan diri di dalamnya, maka keluarlah, sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang hina".

AlAraaf:18 : “Allah berfirman: "Keluarlah kamu dari surga itu sebagai orang terhina lagi terusir. Sesungguhnya barangsiapa di antara mereka mengikuti kamu, benar-benar Aku akan mengisi neraka Jahannam dengan kamu semuanya"

Adam dan Eve diusir oleh Allah dari Surga ke Bumi:

Thahaa:121 : “Maka keduanya memakan dari buah pohon itu, lalu nampaklah bagi keduanya aurat-auratnya dan mulailah keduanya menutupinya dengan daun-daun surga, dan durhakalah Adam kepada Tuhan dan sesatlah ia .”

AlAraaf:24 : ”Allah berfirman: "Turunlah kamu sekalian, sebahagian kamu menjadi musuh bagi sebahagian yang lain. Dan kamu mempunyai tempat kediaman dan kesenangan di muka bumi sampai waktu yang telah ditentukan"

Sumpah IBLIS:
AlHijr:39 : “Iblis berkata : "Ya Tuhanku, oleh sebab Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat, pasti aku akan menjadikan mereka memandang baik di muka bumi, dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya,”

Pesan ALLAH kepada anak cucu ADAM-HAWA dibumi:

AlAraaf:27 : “Hai anak Adam, janganlah sekali-kali kamu dapat ditipu oleh syaitan sebagaimana ia telah mengeluarkan kedua ibu bapamu dari surga, ia menanggalkan dari keduanya pakaiannya untuk memperlihatkan kepada keduanya 'auratnya. Sesungguhnya ia dan pengikut-pengikutnya melihat kamu dan suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka. Sesungguhnya Kami telah menjadikan syaitan-syaitan itu pemimpin-pemimpim bagi orang-orang yang tidak beriman.”

Alisraa’:63 : “Tuhan berfirman: "Pergilah, barangsiapa di antara mereka yang mengikuti kamu (Iblis), maka sesungguhnya neraka Jahannam adalah balasanmu semua, sebagai suatu pembalasan yang cukup.”

DimasRangga said...

Steve said :

Allah menciptakan binatang dan tanaman lebih dulu di bumi, baru kemudian manusia. Kemudian Allah membuat Taman Eden (masih dibumi, sebelah timur), dan menempatkan manusia disana. Allah menumbuhkan pohon dan membentuk binatang dari tanah di taman Eden.

Sekarang saya balik bertanya, binatang dan tanaman yg ada dimana yg anda maksud ? Kalau binatang dan tanaman yg ada didlm Taman Eden, berarti manusia lebih dahulu.

Dhimas Said:

Kan kata Anda taman Eden itu ada dibumi, disuatu daerah diIraq berarti itu semuanya sama-sama dibumi, semuanya bercerita tentang penciptaan manusia (Adam dan Hawa) dan hewan dan tanaman semuanya dibumi.
Bapak masih ingat pendapat bapak? “Steve said: Utk alasan yg kedua, pertanyaan anda salah. Adam jg ada dibumi kok. Taman Eden, kira2 adanya di irak tuh pak. Soalnya ada sungai Tigris, Efrat. lucu kan kalau Allah menciptakan bumi dan isinya buat Adam, tetapi Adamnya tinggal di surga.”

Baik kita ulas semuanya menurut Injil.

Mana yang lebih dulu diciptakan, pohon atau manusia ?

A. Pohon diciptakan sebelum manusia diciptakan (Kejadian 1: 11-12, 26-27)
(11) Berfirmanlah Allah: "Hendaklah tanah menumbuhkan tunas-tunas muda, tumbuh-tumbuhan yang berbiji, segala jenis pohon buah-buahan yang menghasilkan buah yang berbiji, supaya ada tumbuh-tumbuhan di bumi." Dan jadilah demikian.
(12) Tanah itu menumbuhkan tunas-tunas muda, segala jenis tumbuh-tumbuhan yang berbiji dan segala jenis pohon-pohonan yang menghasilkan buah yang berbiji. Allah melihat bahwa semuanya itu baik.
(26) Berfirmanlah Allah: "Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi."
(27) Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka.

B. Manusia diciptakan sebelum pohon diciptakan (Kejadian 2: 4-9)
(4) Demikianlah riwayat langit dan bumi pada waktu diciptakan. Ketika TUHAN Allah menjadikan bumi dan langit, --
(5) belum ada semak apapun di bumi, belum timbul tumbuh-tumbuhan apapun di padang, sebab TUHAN Allah belum menurunkan hujan ke bumi, dan belum ada orang untuk mengusahakan tanah itu;
(6) tetapi ada kabut naik ke atas dari bumi dan membasahi seluruh permukaan bumi itu—
(7) ketika itulah TUHAN Allah membentuk manusia itu dari debu tanah dan menghembuskan nafas hidup ke dalam hidungnya; demikianlah manusia itu menjadi makhluk yang hidup.
(8) Selanjutnya TUHAN Allah membuat taman di Eden, di sebelah timur; disitulah ditempatkan-Nya manusia yang dibentuk-Nya itu.
(9) Lalu TUHAN Allah menumbuhkan berbagai-bagai pohon dari bumi, yang menarik dan yang baik untuk dimakan buahnya; dan pohon kehidupan di tengah-tengah taman itu, serta pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat.

Mana yang benar pak STEVE?

Mana yang lebih dulu diciptakan, hewan atau manusia ?

A. Hewan diciptakan sebelum manusia diciptakan (Kejadian 1: 24-27)
(24) Berfirmanlah Allah: "Hendaklah bumi mengeluarkan segala jenis makhluk yang hidup, ternak dan binatang melata dan segala jenis binatang liar." Dan jadilah demikian.

(25) Allah menjadikan segala jenis binatang liar dan segala jenis ternak dan segala jenis binatang melata di muka bumi. Allah melihat bahwa semuanya itu baik.

(26) Berfirmanlah Allah: "Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi."

(27) Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka.

B. Manusia diciptakan sebelum hewan diciptakan.(Kejadian 2: 7, 19)
(7) ketika itulah TUHAN Allah membentuk manusia itu dari debu tanah dan menghembuskan nafas hidup ke dalam hidungnya; demikianlah manusia itu menjadi makhluk yang hidup.
(19) Lalu TUHAN Allah membentuk dari tanah segala binatang hutan dan segala burung di udara. Dibawa-Nyalah semuanya kepada manusia itu untuk melihat, bagaimana ia menamainya; dan seperti nama yang diberikan manusia itu kepada tiap-tiap makhluk yang hidup, demikianlah nanti nama makhluk itu.

Yang Benar mana Pak Steve? Kok ayat yang satu mengatakan sebelum sedang diayat lainnya sesudah, diayat lainnya sesudah kok diayat yang lainnya juga sebelum, semuanya bercerita tentang penciptaan tanaman, hewan, Adam-Hawa diBUMI, Yang benar yang mana Pak Steve?

DimasRangga said...

Steve said: :

Proses penciptaan berapa hari ??

Qur’an41:9. Katakanlah: "Sesungguhnya patutkah kamu kafir kepada Yang menciptakan bumi dalam dua masa dan kamu adakan sekutu-sekutu bagiNya? (Yang bersifat) demikian itu adalah Rabb semesta alam."
10. Dan dia menciptakan di bumi itu gunung-gunung yang kokoh di atasnya. Dia memberkahinya dan Dia menentukan padanya kadar makanan-makanan (penghuni)nya dalam empat masa.
12. Maka Dia menjadikannya tujuh langit dalam dua masa. Dia mewahyukan pada tiap-tiap langit urusannya. Dan Kami hiasi langit yang dekat dengan bintang-bintang yang cemerlang dan Kami memeliharanya dengan sebaik-baiknya. Demikianlah ketentuan Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui.

Qur’an7:54. Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, lalu Dia bersemayam di atas 'Arsy[548]. Dia menutupkan malam kepada siang yang mengikutinya dengan cepat, dan (diciptakan-Nya pula) matahari, bulan dan bintang-bintang (masing-masing) tunduk kepada perintah-Nya. Ingatlah, menciptakan dan memerintah hanyalah hak Allah. Maha Suci Allah, Tuhan semesta alam.2+4+2=6???

Kalau anda bisa memahami matematika seperti ini, mengapa sulit memahami 1 = 3 ???
Apakah anda mau bilang kalau cerita ini pun sudah dirubah oleh Paulus ?
jawaban:

Sesungguhnya teks yang dimaksudkan untuk mengajak orang berfikir tentang kekuasaan Tuhan dengan memulai memikirkan bumi sehingga nanti dapat memikirkan langit, teks tersebut merupakan dua bagian (41:9, 41:10) yang dipisahkan dengan kata: AlQuran 41:11 "tsumma” yang berarti: di samping itu/selain daripada itu/kemudian daripada itu/bersamaan dg itu. Itu adalah pemikiran manusia tentang kejadian yang dihadapi atau menyebutkan beberapa kejadian-kejadian yang sedang terjadi/berlangsung. Bagaimanapun juga, periode penciptaan langit terjadi bersamaan dengan dua periode penciptaan bumi. Coba Anda pelajari Teori BIG BANG tentang penciptaan alam semesta.

Sebagai contoh “Saya mengecat rumah dalam waktu 2 hari "tsumma"/di samping itu/selain daripada itu/kemudian daripada itu/bersamaan dengan itu saya juga memperbaiki atap rumah dalam waktu 2 hari itu juga/waktu yang sama barulah setelah itu saya membangun kolam ikan dalam waktu 4 hari”. Totalnya 6 masa periode waktu,

Kalau anda belum tahu Network Planning, tanya sama orang yang tahu, untuk menyusun jaringan (diagram panah) dari Tabel Kaitan Kegiatan yang sangat sederhana ini:

Tabel Kaitan Kegiatan
---------------------------------------------
Kegiatan Waktu (periode)
---------------------------------------------
1 - 2, Penciptaan bumi 2 41:9
1 - 3, Penciptaan 7 langit 2 41:12 tsumma (link)
2 - 4, Dummy acitivity 0 41:11 tsumma
3 - 4, Penciptaan isi bumi 4 41:10
---------------------------------------------
Kegiatan kritis: 1 - 3 - 4, terdiri atas kegiatan 1 - 3 dan 3 - 4 ,
Jadi keseluruhan waktu penciptaan = 2 + 4 = 6 periode

Yang tak tahu Network Planning, akan menjumlahkan kolom waktu 2 + 2 + ) + 4 = 8, makanya belajarlah NetWork Planning untuk dapat memahami ilmu perhitungan ini.


Prof. Dr. H. Mahmud Yunus memaparkan dalam kitab tafsirnya mengartikan ayat ini dengan enam masa yaitu:
2 masa: (41:9, 41:12)
1. Masa pertama ketika bumi dan langit (alam semesta) merupakan satu kesatuan benda berupa gas (belum berbentuk alam semesta), yang dalam bahasa astrnomi disebut dengan nebula. (QS. Al-Anbiya’: 30)
2. Masa kedua yaitu ketika bumi dan langit (matahari) tercerai “TEORI BIG BANG” (QS. Al-Anbiya’: 30)

The Big Bang Theory
“The Earth and Universe were once joined together in the form of a compressed dense atomic nucleus which separated by expansion through a cosmic explosion”

AlAnbiyaa:30 : “Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu (Point I), kemudian Kami pisahkan antara keduanya (Point II). Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup (Point III, IV, V, VI). Maka mengapakah mereka tiada juga beriman?”
4 masa: (41:10)
3. Masa ketiga yaitu ketika bumi dipenuhi air hingga berangsur-angsur menjadi dingin karena memang setelah terpisah dari matahari, bumi masih panas tidak terhingga.
4. masa keempat yaitu ketika terjadi di atas bumi daratan dan lautan, gunung-gunung dan lembah-lembah, tanah tinggi dan tanah rendah, maka ketika itu bagian atas bumi mulai beku.
5. Masa kelima yaitu ketika terjadi diatas bumi tumbuh-tumbuhan dan binatang-binatang dalam air.
6. Masa keenam yaitu ketika terjadi binatang daratan serta manusia yaitu bangsa paling ahir sekali dan sepintar-pintar bangsa di atas bumi.
Paparan di atas hampir sejalan dengan yang dijelaskan oleh Prof. Dr. Hamka dalam kitab tafsirnya “Al-Azhar”. Beliau mengartikan enam zaman/masa/periode, yaitu: Zaman pertama semua masih merupakan uap/kabut, dan dari kabut itu timbul satu pecahan kecil yang kemudian menjadi bumi. Zaman kedua uap telah berselisih menjadi air. Zaman ketiga mulai timbul yang kering yang kelak akan berkumpul menjadi bukit-bukit dan gunung-gunung. Zaman keempat mulai kelihatan yang hidup dalam air dari tumbuhan dan binatang. Zaman kelima dan keenam sampai sebagai mana sekarang ini.
Apa yang disimpulkan dari ayat di atas ternyata sesuai dengan pengakuan yang dikemukakan oleh para ahli ilmu falak (astronom), yaitu bahwa bahan penciptaan benda langit dan bumi melalui 6 masa dan berasal dari kabut. (Teori Big Bang).

Riwayat Bibel menyebutkan secara tegas bahwa penciptaan alam itu terjadi selama enam hari dan diakhiri dengan hari istirahat, yaitu hari Sabtu, seperti hari-hari dalam satu minggu. Kita telah mengetahui bahwa cara meriwayatkan seperti ini telah dilakukan oleh para pendeta pada abad keenam sebelum Masehi, dan dimaksudkan untuk menganjurkan mempraktekkan istirahat hari Sabtu; tiap orang Yahudi harus istirahat pada hari Sabtu.
Bible bercerita pada penciptaan alam semesta:
Keluaran 31:17 “Antara Aku dan orang Israel maka inilah suatu peringatan untuk selama-lamanya, sebab enam hari lamanya TUHAN menjadikan langit dan bumi, dan pada hari yang ketujuh Ia berhenti bekerja untuk beristirahat."
AlQuran bercerita pada penciptaan alam semesta:

Qoof:38 : “Dan sesungguhnya telah Kami ciptakan langit dan bumi dan apa yang ada antara keduanya dalam enam masa, dan Kami sedikitpun tidak ditimpa keletihan.”
Juga diayat lain: Al’Araf:54 ,Yunus:3,Huud:7, AlFurqan:59, As Sajdah:4, AlHadid:4

Anda memilih Tuhan yang MAHA KUAT atau TUHAN yang Ditimpa keletihan lalu BERISTIRAHAT setelah menciptakan alam semesta? Kenapa sih Kok suka menyifati Tuhan Yang Maha Besar dengan sifat makhluknya ya?


Kerancuan BIBLE dalam PENCIPTAAN BUMI

1.Bible mengatakan penciptaan bumi terjadi dalam waktu 6 hari, 1 x 24 jam

Didalam kitab genesis kita mengetahui bahwa waktu penciptaan terdiri
dari enam hari, berbeda dengan Quran yang menyatakannya terjadi dalam
enam priode, dan menurut ilmu pengetahuan modern memang ada 6 tahapan
didalam terbentuknya bumi, Bible justru mengatakannya dalam waktu 6
hari dalam artian 1 x 24 jam, hal ini jelas sekali didalam Bible
dberulang kali di katakan.

Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari pertama, (Kejadian 1:3-5)

petang dan pagi jelas jelas menunjukkan rangkaian waktu 24 jam bukan
periode tertentu yang bisa terjadi dalam jangka waktu yang lama. Bertentangan dengan bukti ilmiah ilmu pengetahuan abad modern yang diakui bersama oleh ilmuwan dunia.

2.Menurut Bible Terang ada sebelum Matahari ada

Berfirmanlah Allah: "Jadilah terang." Lalu terang itu jadi... terang
itu siang, dan gelap itu malam. Jadilah petang dan jadilah pagi,
itulah hari pertama. (Kejadian 1:3-5)

Bible mengatakan Terang terjadi pada hari pertama penciptaan bumi
sementara Matahari dan bulan baru ada setelah hari keempat.

Berfirmanlah Allah: "Jadilah benda-benda penerang pada cakrawala untuk
memisahkan siang dari malam... Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah
hari keempat (Kejadian 1:14-19)

Kita tahu Matahari menurut ilmu pengetahuan modern adalah sumber
cahaya dan penerang dibumi, bahkan cahaya bulanpun merupakan refleksi
dari cahaya matahari, jadi amat bodoh dan bagaimana mungkin jika dikatakan terang telah ada sebelum matahari ada, karena cahaya tidak dapat eksis tanpa ada matahari.

3.Bible mengatakan Tuhan menciptakan cakrawala untuk memisahkan air
diatas bumi dan air dibawah (dibumi).

Berfirmanlah Allah: "Jadilah cakrawala di tengah segala air untuk
memisahkan air dari air." Maka Allah menjadikan cakrawala dan Ia
memisahkan air yang ada di bawah cakrawala itu dari air yang ada di
atasnya. Dan jadilah demikian.(Kejadian 1:6-7)

Kita tahu diatas langit (cakrawala) tidak terdapat air akan tetapi
ruangan hampa udara, sekali lagi Bible membicarakan sesuatu yang omong
kosong.

4.Bible mengatakan tumbuhan tidak memerlukan Matahari.

Berfirmanlah Allah: "Hendaklah tanah menumbuhkan tunas-tunas muda,
tumbuh-tumbuhan yang berbiji, segala jenis pohon buah-buahan yang
menghasilkan buah yang berbiji, supaya ada tumbuh-tumbuhan di bumi."
Dan jadilah demikian.Tanah itu menumbuhkan tunas-tunas muda, segala
jenis tumbuh-tumbuhan yang berbiji dan segala jenis pohon-pohonan yang
menghasilkan buah yang berbiji. Allah melihat bahwa semuanya itu
baik.Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari ketiga. (Kejadian
1:11-13)

Berfirmanlah Allah: "Jadilah benda-benda penerang pada cakrawala untuk
memisahkan siang dari malam... Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah
hari keempat (Kejadian 1:14-19)

Ajaib Bible mengatakan tumbuhan telah ada pada hari ketiga, sedangkan
matahari ada pada hari keempat, padahal kita tahu tumbuhan tidak dapat
hidup tanpa adanya matahari, tumbuhan tidak dapat berfotosintesa tanpa
adanya matahari, jadi Bible sekaligus menyatakan tumbuhan tidak
memerlukan matahari sekaligus juga menyatakan bahwa fotosintesa tidak
pernah terjadi pada tumbuhan, absurd sekali.

Ok lah jika maksud 6 hari itu adalah 6 masa yang sangat panjang, bukan 1X24 JAM. Lalu masa panjangnya berapa hari, atau tahun atau ribu tahun sedangkan para ilmuwan menentang bahwa penciptaan bumi itu tidak sesingkat itu (6 hari). Bisakah tanaman hidup segala jenis pohon buah yang berbiji akan tahan hidup apalagi berbuah dan menghasilkan, tanpa cahaya matahari selama setahun atau seribu tahun?

Sungguh tidak masuk akal dan Bertentangan dengan ilmu pengetahuan yang telah terbukti pada masa ini.

5.Bible mengatakan bahwa umur bumi tidak lebih dari 79006 tahun.

Bible mengatakan manusia tercipta pada hari keenam.

Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar
Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya
mereka... itulah hari keenam (kejadian 1:27-31)

Disisi lain Bible mengatakan dari Yesus sampai adam terdiri dari 77
keturunan

Ketika Yesus memulai pekerjaan-Nya, Ia berumur kira-kira tiga puluh
tahun dan menurut anggapan orang, Ia adalah anak Yusuf, anak Eli,anak
Matat, anak Lewi, anak Malkhi, anak Yanai, anak Yusuf,anak Matica,
anak Amos, anak Nahum, anak Hesli, anak Nagai,anak Maat, anak Matica,
anak Simei, anak Yosekh, anak Yoda,anak Yohanan, anak Resa, anak
Zerubabel, anak Sealtiel, anak Neri,anak Malkhi, anak Adi, anak Kosam,
anak Elmadam, anak Er,anak Yesua, anak Eliezer, anak Yorim, anak
Matat, anak Lewi,anak Simeon, anak Yehuda, anak Yusuf, anak Yonam,
anak Elyakim, anak Melea, anak Mina, anak Matata, anak Natan, anak
Daud,anak Isai, anak Obed, anak Boas, anak Salmon, anak Nahason,anak
Aminadab, anak Admin, anak Arni, anak Hezron, anak Peres, anak
Yehuda,anak Yakub, anak Ishak, anak Abraham, anak Terah, anak
Nahor,anak Serug, anak Rehu, anak Peleg, anak Eber, anak Salmon,anak
Kenan, anak Arpakhsad, anak Sem, anak Nuh, anak Lamekh,anak Metusalah,
anak Henokh, anak Yared, anak Mahalaleel, anak Kenan,anak Enos, anak
Set, anak Adam, anak Allah.( Lukas 3:23-38)

Jika kita perkirakan setiap manusia mempunyai umur seratus tahun maka
kita dapatkan angka 7700 + 2006 = 9706 tahun umur bumi. Namun kita
tahu didalam Bible umur nuh dikatakan lebih dari 900 tahun, kita
genapkan saja kemudian kita ratakan semua umur keturunan Yesus
rata-rata berusia 1000 tahun, maka kita memperoleh angka 77000 + 2006
= 79006 tahun umur bumi. Ilmu pengetahuan sekarng mengatakan bahwa
bumi berumur 18 milyar tahun ini berdasarkan perhitungan yang
dilakukan oleh Professor Jean-Claude Batelere dari "College de France".

6.Bible mengatakan bahwa tidak ada carnivora

Tetapi kepada segala binatang di bumi dan segala burung di udara dan
segala yang merayap di bumi, yang bernyawa, Kuberikan segala
tumbuh-tumbuhan hijau menjadi makanannya." Dan jadilah demikian.
(Kejadian 1:30)

Kita tahu makhluk carnivora tidak memakan tumbuhan, walaupun ada jenis
omnivora yang memakan daging dan tumbuhan, ini artinya bible hanya
mengakui dua jenis makhluk hidup yaitu omnivora dan omnivora

7.Bible mengatakan semua tumbuhan berbiji bisa dimakan

Berfirmanlah Allah: "Lihatlah, Aku memberikan kepadamu segala
tumbuh-tumbuhan yang berbiji di seluruh bumi dan segala pohon-pohonan
yang buahnya berbiji; itulah akan menjadi makananmu. (Kejadian 1:29)

Ilmu pengetahuan mengatakan kepada kita bahwa tumbuhan berbiji seperti
berri liar, stritchi, datura, tumbuhan yang mengandung alkaloid,
polyander, bacaipoid tidak dapat dimakan karena mengandung racun, maka
bagaimana bisa semua tumbuhan berbiji dimakan, nampaknya penulis Bible
belum pernah menemukan tumbuhan beracun sehingga dia berpikir semua
tanaman sama dapat dimakan.

8.Bible menolak rotasi sebagai penyebab terjadinya hari

Didalam Bible kitab kejadian pasal 1 ayat 9 sampai 13 diceritakan
proses terbentuknya bumi.

Berfirmanlah Allah: "Hendaklah segala air yang di bawah langit
berkumpul pada satu tempat, sehingga kelihatan yang kering." Dan
jadilah demikian. Lalu Allah menamai yang kering itu darat, dan
kumpulan air itu dinamai-Nya laut. Allah melihat bahwa semuanya itu
baik. Berfirmanlah Allah: "Hendaklah tanah menumbuhkan tunas-tunas
muda, tumbuh-tumbuhan yang berbiji, segala jenis pohon buah-buahan
yang menghasilkan buah yang berbiji, supaya ada tumbuh-tumbuhan di
bumi." Dan jadilah demikian. Tanah itu menumbuhkan tunas-tunas muda,
segala jenis tumbuh-tumbuhan yang berbiji dan segala jenis
pohon-pohonan yang menghasilkan buah yang berbiji. Allah melihat bahwa
semuanya itu baik.Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari ketiga.
(Kejadian 1:9-13)

Kita tahu bahwa hari baru ada ketika bumi mengalami rotasi, jadi
bagaimana mungkin ada hari pertama, hari kedua, dan hari ketiga,
sementara bumi baru terbentuk dan mungkin saja baru berotasi pada hari
ketiga.

9.Bible mengatakan Bulan mempunyai cahayanya sendiri

Maka Allah menjadikan kedua benda penerang yang besar itu, yakni yang
lebih besar untuk menguasai siang dan yang lebih kecil untuk menguasai
malam, dan menjadikan juga bintang-bintang. (Kejadian 1:16 )

Dalam bahasa inggris dikatakan LIGHT, benda yang memiliki cahayanya
SENDIRI terjemahan indonesia bisa diterjemahkan lampu, lampu memang
mempunyai cahayanya sendiri, lalu kenapa bulan juga dikatakan memiliki
cahaya sendiri ?, kita tahu bulan merefleksikan cahaya dari matahari,
sehingga Bible hanya tulisan manusia biasa yang memang tidak
mengetahui karakteristik benda-benda langit seperti bulan dan matahari.


Dari sembilan point pada kitab kejadian tersebut bisa kita katakan
bahwa Tuhan tidak mungkin membuat Bible sebagaimana kita mengatakan
bahwa Tuhan itu adalah zat yang bodoh, dan tidak memahami ciptaannya sendiri, jadi bisa disimpulkan dari kitab kejadian saja Bible bukanlah buatan Tuhan akan tetapi buatan manusia/direvisi/diubah oleh seorang Yahudi ulung yaitu Paulus CS.

DimasRangga said...

Sebelum membaca artikel ini, saya sarankan silakan Saudara googling dg kata kunci “ANKH” lalu search image.

Asal-Usul Salib Yang Menjadi Lambang Kekristenan

Salib adalah lambang yang sangat tua yang terdapat di dunia jauh sebelum lahirnya Yesus Sang Juruselamat. Pada awalnya orang-orang Kristen tidak menggunakan salib sebagai lambang Kekristenan mereka. Benda ini tidak termasuk dalam daftar pertama lambang-lambang Kristen yang disediakan oleh St. Clement. Mulanya yang mereka gunakan justru BINTANG IKAN (Pisces) dan ANAK DOMBA sebagai lambang Penyelamatnya.

Ketika lambang salib akhirnya dipakai, orang-orang Kristen sempat merasa enggan terhadap gambar seorang laki-laki yang tergantung pada salib. Hal ini tidak pernah dilakukan Gereja Kristen sebelum abad ke tujuh. Faktanya, salib dengan orang tergantung padanya telah dimasukkan oleh orang Roma dari India berabad-abad sebelum zaman Kristen. Walker berkata, "orang-orang Kristen dini bahkan menolak salib karena (berwatak) pagan. Patung-patung Yesus dini tidak menggambarkan dia di atas salib, tetapi dalam samaran 'Gembala yang Baik' yang membawa domba." (Acharya, The Christ Conspiracy)

Churchward mengatakan, "Pada dasarnya Salib merupakan tanda astronomi. Salib dengan lengan sama panjang menunjukkan waktu siang dan malam yang sama panjang, dan merupakan tanda equinox." Sedangkan Derek Patridge menyatakan, "Yang ditunjukkan oleh salib dengan lingkaran di dalamnya adalah sebenarnya matahari yang mengecil atau mati di zodiac, dan bukan orang."

Salib Keltik Pra Kirsten di tepi Sungai Shannon di Irlandia ditemukan dengan gambar relief dewa bumi dan roh hutan.

Encyclopedia of Funk and Wagnalls menyebutkan bahwa "Tanda salib sudah digunakan sebagai lambang sebelum zaman Kristen." Di Italia di mana terletak Roma yang menjadi salah satu pusat paling dini bagi penyebaran agama Kristen-, terdapat salib sebagai peninggalan dari zaman prasejarah. Di Mesir purba, yang memuja dewa-dewi yang mati menebus dosa dengan darah, salib dijadikan lambang keagamaan yang umumnya berbentuk huruf T, yang oleh para ahli disebut dengan tau. Ada pula salib tau yang di atasnya dipasang sebuah "gagang" yang berupa lingkaran (ANKH). Lingkaran itu melambangkan kekekalan. Salib yang di atasnya bergagang lingkaran itu melambangkan kekekalan hidup atau kehidupan yang abadi. Salib berlingkaran (crux ansata/salib ankh) biasa dipakai di leher para pendeta Mesir kuno sebagai kalung. Di kalangan berbagai bangsa purba di sekitar wilayah Mediterania, termasuk Funisia yang bertetangga dengan Palestina, lambang salib Mesir itu juga mengandung pengertian hikmah atau kebijaksanaan rahasia."

Crux Immisa (Salib Latin), Prajurit Aramea juga memakai Salib sebagai jimat perlindungan dalam pertempuran

Selain Salib Tau terdapat satu lagi jenis salib yang disebut dengan Salib Berlengan Sama Panjang. Salib ini telah dikenal di seluruh dunia purba. Oleh para ahli dikatakan bahwa di kalangan dunia purba salib ini melambangkan keempat unsur (bumi, udara, air, dan api) yang dipandang sebagai sumber penciptaan segala sesuatu. Unsur-unsur itu dipandang sebagai yang abadi, sehingga segala sesuatu yang tercipta darinya, tidak akan pernah musnah, sekalipun berubah-ubah.

Salib berlengan panjang juga digunakan sebagai pemberi tanda (berupa gambar) pada makanan suci maupun wadah-wadah yang berisi air suci keagamaan. Penggunaan salib ini terdapat di kalangan bangsa-bangsa Assyiria, Babilonia, Persia purba, bahkan di benua Amerika sebelum datangnya agama Kristen.

Bentuk lain salib jenis ini adalah swastika. Ini sebenarnya adalah salib berlengan panjang, yang bagian ujung lengannya tertekuk atau dipatahkan menurut arah yang sama (seperti arah jarum jam). Menurut para ahli, ujung lengan yang tertekuk itu asal mulanya melengkung, yang apabila diteruskan akan membentuk lingkaran yang memanifestasikan lambang matahari.

Encyclopedia of Funk and Wagnalls mengatakan, "Bentuk atau model ini adalah salah satu lambang paling dini yang terkenal yang telah dibuat oleh manusia, dan salah satu lambang yang paling menyebar di kalangan bangsa-bangsa primitif. Lambang ini terdapat di seluruh benua selain Australia, dan merupakan lambang dewa matahari, dari Apollo dan Odin sampai Quetsalcoatle. Lambang ini masih bertahan hidup sebagai lambang keagamaan di India di kalangan para penganut agama Budha dan agama Jain, serta di China dan Jepang, maupun di kalangan suku-suku Indian di Amerika Utara yang masih meneruskan praktik keagamaan dan pengobatan asli (praktek perdukunan)."

Dalam Encyclopedia Britannica, Prof. Shepherd menulis, "Bentuk-bentuk salib telah digunakan sebagai lambang, religius atau lainnya, jauh sebelum zaman Masehi, di hampir semua bagian dunia?Dua bentuk salib Pra Kristen telah menjadi mode dalam Kekristenan. Lambang hieroglyph Mesir tentang kehidupan (salib ankh, salib tau dengan lingkaran di atasnya) dipungut dan digunakan secara luas pada monumen-monumen Kristen Koptik. Salib Swastika (crux gammata), yang terdiri atas empat huruf gamma kapital Yunani, ditandakan pada banyak nisan makam Kristen dini sebagai lambang yang tersamar. Lambang ini tersebar luas sebelum zaman Kristen di Eropa, Asia, dan Amerika dan umumnya dianggap sebagai lambang matahari atau api. Dari situlah makna sumber kehidupan berasal. "

Di beberapa tempat di dunia ini, ujung tekukan pada salib swastika diberi gambar telapak kaki yang menandakan adanya gerak "berjalan". Di tempat lain, ada pula yang menggambari ujung swastika dengan gambar burung yang menggambarkan gerak terbangnya matahari di angkasa. Atau gambar ikan, yang mengisyaratkan matahari menyelam di laut di bawah muka bumi setelah tenggelam di malam hari dan sebelum kembali terbit keesokan harinya.

Bagaimanapun, salib merupakan lambang Dewa Matahari. Karena matahari hanya satu bagi seluruh dunia, maka dengan sendirinya di mana-mana di dunia ini, apabila mereka memuja Dewa Matahari maka lambang dan kepercayaannya akan mirip. Demikian halnya antara kepercayaan pagan dengan kepercayaan Kristen. Sejak ribuan tahun sebelumnya hingga jaman penyebaran agama Kristen di wilayah Mediterania, telah terdapat agama-agama yang meyakini dewa-dewi yang menderita, disalib dan mati menebus dosa. Riwayat-riwayat dan waktu penyaliban Yesus yang terdapat dalam doktrin Kristen juga sangat serupa dengan kepercayaan pagan, yakni berkisar antara tanggal 21-25 Maret.

Justinus Martir dapat saja berapologi bahwa iblis yang mendengar ramalan-ramalan para nabi besar sebelumnya, meniru ajaran itu sebelum adanya agama Kristen itu sendiri. Namun demikian Islam akan tetap menolak dengan keras doktrin Kristen apapun seputar peristiwa penyaliban tersebut, sebagaimana dinyatakan dengan tegas dalam Al Qur'an, "mereka tidak membunuhnya dan mereka tidak menyalibnya" (QS. An Nisa: 157). Maka dari itu, sudah sepatutnyalah bagi setiap muslim untuk tidak mempercayai dogma-dogma Kristen seputar penyaliban Yesus, apalagi sampai mempercayai lambang salib sebagai lambang penebusan dosa manusia.

DimasRangga said...

Pak Steve Mohon Maaf sebelumnya coba GOOGLING dengan kata kunci "ANKH" lalu search image.

Pak Steve ini saya ada beberapa literatur hasil dari penemuan para ilmuwan/Sejarawan tentang kesamaan kepercayaan bangsa-bangsa kuno dengan kepercayaan Kristen yang Anda yakini, maaf jika memang ada kesamaannya, tapi ini bukti ilmiah yang bisa dipertanggung-jawabkan kebenarannya:

Paganisme adalah kepercayaan spiritual dan religius yang pengikutnya menyembah lebih dari satu dewa dan dewi, untuk menyembah dewa atau dewi tersebut mereka mengimplementasikannya kedalam Bentuk patung, contoh Yunani Kuno, Romawi Kuno, Mesir Kuno, Yahudi Pagan, dan lain-lain.

(1) Tuhan punya anak: dipercayai oleh hampir seluruh bangsa zaman dulu, kecuali utamanya bangsa Yahudi yg menyembah Tuhan yg Esa (ajaran Ibrahim, isa, yakub, yosef, moses, dll)

(2) Anak Tuhan lahir dari seorang Perempuan Manusia: Sebagian besar firaun di mesir, osiris (mesir), mithra (persia), Hercules (Yunani), Attis (Asia Minor)

(3) Anak Tuhan lahir bulan desember: osiris (mesir), mithra (persia), apollo (yunani), penyembahnya merayakan kelahiran mereka sebagai hari besar agama

(4) Bintang menandai kelahiran anak tuhan: osiris (mesir), mithra (persia)

(5) Anak Tuhan lahir di kandang kuda: hercules

(6) Orang bijak mengunjungi anak tuhan segera setelah kelahirannya: osiris, mithra

(7) Trinitas: osiris-Isis-horus (Mesir), wishnu-brahma-shiwa (India), logos-tuhan pencipta-tuhan anak (konsep Plato, yunani)

(8) Anak Tuhan menyelamatkan manusia: osiris (mesir), mithra (persia), hercules (yunani), Attis (Asia Minor), krishna (india)

(9) Anak Tuhan mati disalib: osiris (mesir), attis (asia minor)

(10) Anak Tuhan memiliki 12 pengikut setia: osiris (mesir), mithra (persia)

(11) Darah anak Tuhan menyelamatkan dunia: attis (Asia minor), addonis (syiria), dionysus (yunani)

(12) Anak tuhan mati lalu bangkit kembali dari kematian dan diangkat ke surga: osiris, mithra, addonis, peristiwa ini juga diperingati oleh para penyembahnya

(13) Pembaptisan dengan air suci: dilakukan utk setiap anggota penyembah dewa mithra, dewa attis, dan dewa osiris

(14) Misa memakan roti dan minum anggur sbg perlambang daging dan darah tuhan: dilakukan penyembah dionysus, penyembah osiris

(15) Peringatan kematian dan kebangkitan tuhan dari kematian: dilaksanakan oleh penyembah AShtar (baylonia), osiris, mithra dan addonis

(16) lambang salib dipakai oleh para penyembah horus-isis-osiris utk menghormati kematian osiris di tiang salib, Pak Steve coba ketik deh di GOOGLE dengan kata kunci "ANKH"

(17) Pohon digunakan dalam upacara merayakan kelahiran dewa: mesir (memperingati kelahiran osiris), romawi (memperingati kelahiran dewa mithra)

Maaf pak Steve ada sedikit kesamaan dari penemuan ilmiah ini, Sebuah mitologi yang serupa dengan kehidupan yesus berdasarkan penelitian para sejarawan sbb :

1. Dianggap Tuhan atau Dewa
-Yesus ---> Tuhan Kristen
-Mithra ---> Dewa Persia Kuno
-Osiris ---> Dewa Mesir Kuno
-Baachus ---> Tuhan Yunani Kuno

2. Tanggal Kelahiran
-Yesus ---> Tanggal 25 Desember
-Mithra ---> Tanggal 25 Desember
-Osiris ---> Tanggal 25 Desember
-Baachus ---> Tanggal 25 Desember

3. Pengharapan orang
-Yesus ---> Mesias yg ditunggu
-Mithra ---> Perantara yg ditunggu
-Osiris ---> Pembebas yg ditunggu
-Baachus ---> Pembebas yg ditunggu

4. Lahir dari Ibu Perawan
-Yesus ---> Seorang perawan Maria
-Mithra ---> Seorang perawan Aishev
-Osiris ---> Seorang perawan Naeith
-Baachus ---> Seorang perawan Demeter

5. Kematian
-Yesus ---> Mati Disalib
-Mithra ---> Mati Dibunuh
-Osiris ---> Mati Dibunuh
-Baachus ---> Mati Dibunuh

6. Tujuan Kematian
-Yesus -> Menebus dosa manusia
-Mithra -> Menebus dosa manusia
-Osiris -> Menebus dosa manusia
-Baachus -> Menebus dosa manusia

7. Kebangkitan
-Yesus -> 3 hari dr penyaliban
-Mithra -> 3 hari dr pembunuhan
-Osiris -> 2 hari 3 malam dari pembunuhan
-Baachus -> 3 hari dari pembunuhan

8. Triteisme
-Yesus -> Oknum dr Trinitas (Anak,Bapa,Roh Kudus)
-Mithra -> Oknum dr Tridewa (Mitra,Ahirman,Ohrzmad)
-Osiris -> Oknum dr Tridewa (Osiris,Isis,Horus)
-Baachus -> Oknum dr Tridewa (Baachus,Apolos,Yupiter)

9. Kedatangan kedua kali ke dunia
-Yesus -> Menjelang kiamat
-Mithra -> Menjelang kiamat
-Osiris -> Menjelang kiamat
-Baachus -> Menjelang kiamat

DimasRangga said...

Dengan Kepercayaan Pagan yang dahulu dipegang oleh bangsa-bangsa seperti Yunani, Romawi dan Yahudi yang teracuni oleh kebudayaan Mesir Kuno (ANKH), mereka (Konspirasi Yahudi dan Romawi) hendak menyamakan Yesus dan ajarannya dengan kepercayaan Pagan mereka (seperti ditempat saya masih banyak ajaran Islam yg dicampuradukan dg ajaran kejawen), dan justru merekalah yang membunuh nabi Isa karena beliau menentang ajaran pagan dan mengajarkan Allah saja yang satu dan setelah itu justru mengembangkan ajaran Trinitas ini yang dicampuri dengan unsur paganisme, ya mereka-mereka juga pelaku-pelakunya(Konspirasi Yahudi dan Romawi, yang membunuh mereka dan yang menyebarkan mereka juga, semuanya adalah untuk alasan politis), saya ambil dari point diatas:

Asal:
-Yesus ---> Tuhan Kristen
-Mithra ---> Dewa Persia Kuno
-Osiris ---> Dewa Mesir Kuno
-Baachus ---> Tuhan Yunani Kuno

Konsep Trinitas:
-Yesus -> Oknum dr Trinitas (Anak,Bapa,Roh Kudus)
-Mithra -> Oknum dr Tridewa (Mitra,Ahirman,Ohrzmad)
-Osiris -> Oknum dr Tridewa (Osiris,Isis,Horus)
-Baachus -> Oknum dr Tridewa (Baachus,Apolos,Yupiter)
Trinitas dari India : Brahma-Syiwa-Wisnu
Trinitas dari Yunani : Zeus-Poseidon-Pedos
Trinitas dari Romawi : Jupiter-Neptune-Pluton

Kebangkitan:
-Yesus -> 3 hari dr penyaliban
-Mithra -> 3 hari dr pembunuhan
-Osiris -> 2 hari 3 malam dari pembunuhan
-Baachus -> 3 hari dari pembunuhan

Benarkah Yesus Dikubur Tiga Hari Tiga Malam? Ternyata bukan Saudara, Harusnya yang benar adalah 2 HARI 1 MALAM, tapi mereka hendak menyamakan dengan kepercayaan pagan mereka (Romawi dan Yahudi Pagan) sehingga dipaksakan 3 Hari 3 malam.

Pembuktian secara ilmiah :

Dalam Injil, Yesus bernubuat / membuat ramalan bahwa dia orang suci seperti nabi-nabi terdahulu adalah dengan tanda-tanda / mukjizat sebagaimana nabi yunus dalam perut ikan tiga hari tiga malam maka yesus akan berada dalam perut bumi dalam tiga hari tiga malam"
(Matius 12:39-40): " anak manusia (Yesus dikubur tiga hari tiga malam)".

Maksud ayat diatas adalah :
Kalau tidak 3 hari 3 malam berarti bukan Yesus.

Menurut Kristen
Jumat malam yesus dikubur
Sabtu pagi Yesus dalam kuburan
Sabtu malam Yesus dalam kuburan
Minggu Pagi Yesus sudah tidak ada
Yesus dikubur Jumat-sabtu-minggu. Kristen membulatkan jadi tiga hari tiga malam

Islam menguji
(I Tesalonika 5:21 ) "Ujilah segala sesuatu dan peganglah yang baik"

1. Injil sendiri mengisyaratkan bahwa orang dulu sudah mengenal hari dan bahkan sistem jam dengan baik...nggak percaya?

(Lukas 23:44-46) " "ketika hari sudah kira-kira jam dua belas ... sampai jam tiga...."

Jadi orang jaman dahulu sudah sedemikian maju. Karena sudah mengenal sistim jam yang baik sebagaimana ayat diatas maka "tiga hari tiga malam" haruslah dijadikan hitungan jam.

Dengan mengerti cara hitung hari ala Ibrani Purba:

1 hari 1 malam = 24 jam
3 hari 3 malam = 24 jam x 3 = 72 jam


2. Islam sebagai penerus ajaran taurat telah mengabadikan sistem hari dengan rapinya. Dalam islam yang disebut
pagi/hari (day) adalah dari jam 05.00 - 17.00
sedang malam (night) adalah dari jam 17.00 - 05.00. Sedang kitab Taurat datang lebih dahulu daripada INJIL barulah AlQURAN

3. Jika anda Non Muslim bolehlah jangan pakai sistem islam, pakai logika yang sederhana ini.

Day = pagi/hari
= ketika ada si matahari = terang
= jam 06.00 - 18.00

Night = malam
= ketika tidak ada matahari = gelap
= jam 18.00 - 06.00

Nah kita uji :
Jumat pagi = jam tiga sore yesus mati, lalu diturunkan karena besok "holly sabbath".

Nama Hari Dalam Kubur----Hari (day) --- Malam (night)
Jumat kosong semalam
Sabtu sehari semalam
Minggu kosong kosong

Jumlah = sehari dua malam
Jumat sore = Yesus masuk kubur (perut bumi)
Sabtu pagi = Yesus (diasumsikan) masih dikuburan
Sabtu malam = Yesus (diasumsikan) masih di kuburan
Minggu pagi = maria magdalena menemukan kuburan kosong .

Maksud dgn kata diasumsikan adalah begini
"Maria Magdalena menemukan kuburan kosong..kan kebetulan pas pagi hari ... coba kalau dia ke kuburan pas sabtu malam .... bisa jadi kan kuburan sudah kosong ... logikanya: pelarian seseorang biasanya dilakukan malam hari agar aman... ya kan?"

Nah dari itung-itungan diatas kan jelas satu hari dua malam ... 36 jam saja tidak sama dengan nubuat...
sehingga bukan yesus yang disalib dan dikubur.
Yang heran saja bagaimana Kristen berpendapat "tiga hari tiga malam"?
Ingat bahwa hari minggu pagi tidak dihitung .... Sebab hal itu sendiri ditegaskan dalam (Yohanes 20:1-2)
pada hari pertama minggu itu, pagi-pagi benar ketika hari masih gelap, pergilah Maria Magdalena ke kubur ... "tuhan telah diambil orang dari kuburnya.. "
Maksud kata pagi-pagi benar ketika hari masih gelap adalah isyarat saat subuh jam 4-5 ... ketika matahari belum ada alias gelap....
Benarkan bukan yesus! karena yesus sendiri bilang kalau saya yang dikubur maka saya ada di dalam kuburan 3 hari 3 malam.

AlQuran pada tahun 600 M telah menegaskan bahwa Yesus tidak disalib.

An Nisa: 157-158) : "Dan (Allah menghukum mereka / yahudi) dikarenakan perkataan mereka, Kami telah membunuh Isa (Yesus) anak Maryam, yang utusan Allah itu, padahal mereka tidak membunuh dan tidak menyalibnya tapi (mereka membunuh dan menyalib) orang yang diserupakan (seperti Yesus) untuk mereka, dan orang-orang yang berbeda pendapat tentang penyaliban berada dalam keraguan. Mereka hanya menduga-duga. mereka tidak yakin telah membunuh Yesus. sebaliknya Allah telah mengangkat yesus kepadaNya, Allah Maha perkasa dan Bijaksana".

Tidak Ada Unsur Tuhan dalam Yesus
Trinitas tuhan itu 3 (tiga). Ada yang menafsirkan tuhan itu tiga tapi dalam satu oknum. Jadi Anak Tuhan (Yesus), Tuhan Bapa, Roh kudus adalah tiga nama dalam satu oknum Yesus.
Menurut Islam tidak ada unsur ketuhanan dalam Yesus. Allah adalah oknum / zat terpisah dari fisik Yesus.

Bukti Allah adalah zat terpisah?
Dalam Injil waktu disalib Yesus memanggil-manggil "eli-eli lama sabakhtani .. "Tuhan tuhan jangan tinggalkan aku".
Jadi Tuhan Allah adalah oknum terpisah dari tubuh Yesus yang manusia.

Juga pada ayat lainnya menunjukkan bahwa Tuhan Allah adalah unsur terpisah diluar diri Yesus.
Lalu yesus menengadah keatas (langit) dan berdoa "Bapa, Aku mengucap sukur kepadamu karena engkau telah mendengarkan Aku,.... Engkaulah yang mengutus Aku. (Yohanes 11:41:42).

Pada waktu itu datanglah Yesus dan Nazaret di Tanah Galilea dan ia dibaptis di Sungai Yordan oleh Yohanes. Pada Saat Ia keluar dari air, ia melihat langit terbuka dan Roh seperi burung merpati turun ke atas Nya. lalu terdengarlah suara dari sorga: "Engkaulah Anakku yang kukasihi kepadamulah aku berkenan."(Markus 1: 9-11).

Menurut Injil Yesus pun sebagai manusia bukan kelas 1 tapi manusia kelas 2, bukan manusia pilihan.

Bukti yesus bukan manusia pilihan
Yesus merasa lapar. Dari jauh melihat pohon Ara yang berdaun, Yesus mendekatinya barangkali saja ia menemukan buahnya, tapi ia tidak menemukan buahnya hanya daunnya saja lha wong bukan musim Pohon Ara berbuah. Maka kata Yesus (marah)"jangan lagi seorang pun makan buahmu!" (Matius 11:12-14).

Suatu ketika ketika yesus melewati pohon Ara itu lagi Pohon itu sudah kering sampai keakarnya.... Petrus nyelutuk "Rabi, lihatlah Pohon yang kaukutuk sudah kering" (Matius 11:20-21)

Perlu dicatat pertama,
Yesus mendatangi pohon ara yang tidak berbuah karena bukan musimnya.
Yesus tidak memahami ilmu botani ilmu pertanian yang sederhana tentang kapan pohon berbuah. Padahal kapan pohon berbuah petani yang tidak sekolah SD pun tahu.
Masa sih Yesus kalah sama pengetahuan petani yang tidak lulus SD yang bukan Anak Tuhan.
Injil sendiri yang menyimpulkan bahwa Yesus kurang pintar.

Kedua,
Yesus mendoakan supaya pohon itu bernasib jelek. padahal pohon itu tidak bersalah. Akhlak yesus tidak mulia, pohon yang tidak bersalah ia kutuk hingga mati kering. Injil sendiri yang mengasumsikan Yesus berakhlak rendah.
Ini adalah bukti bahwa jangankan unsur Tuhan lha wong unsur manusia pada Yesus (menurut Al Kitab) adalah bukan kelas satu bukan manusia pilihan.

Disebutkan juga bahwa Yesus peminum anggur (arak).
"Yohanes Pembaptis tidak makan roti dan tidak minum anggur (arak) tapi anak manusia (Yesus) makan (roti) dan minum (anggur), dan kamu berkata lihatlah Yesus seorang pelahap (makannya rakus) dan peminum sahabat pemungut cukai dan orang berdosa (Lukas 7:34)."

Jadi maksud kata Aku dan Bapa satu atau Bapa dalam aku harus diartikan aku (manusia) dan bapa (tuhan) adalah satu tujuan yaitu menegakan kebenaran dimuka bumi.
Sekiranya Oknum Tuhan menyatu dalam diri Yesus, maka ketika Yesus mati pada jam 3 (tiga) sore berarti saat itu didunia tidak ada Tuhan. Ini kan tidak bisa diterima secara logis bahwa Tuhan pernah mati, meskipun mati sementara.

Yesus sekarat dan matilah Yesus (Markus 15:37).
Mereka sampai kepada yesus dan melihat yesus sudah mati (Yohanes 19:33).
Yesus sendiri tidak pernah menganjurkan memanggilnya dengan julukan Tuhan.
"Bukan setiap orang yang memanggilku Tuhan akan masuk kedalam surga melainkan dia yang melakukan kehendak Bapakku di Surga (Hukum Allah dalam Taurat). (Matius 7:21).

Bagaimana kalau Tuhan itu Tiga tapi terpisah? Seperti Air yang bisa jadi ZAT PADAT (ES), ZAT CAIR (AIR), dan ZAT GAS (UAP) berbeda-beda tapi tetap sama yaitu satu unsur air. Secara ilmiah saya sangat setuju dengan pernyataan tersebut, namun perlu anda ketahui pak Steve, bahwa unsur air tesebut tetaplah sama yaitu tetap satu unsur yaitu H2O = 2 atom Hidrogen dan 1 Atom Oksigen, komponennya sama dan unsur pokoknya sama, hanya wujud/bentuknya saja yang berubah.

Mari kita lihat konsep TRINITAS: Bapak, Putera dan Roh Kudus. Untuk bentuk/WUJUD berbeda bolehlah jika pak Steve mengatakan demikian, tapi secara unsur/senyawa mereka bertiga tidaklah sama, yang Roh kudus adalah berbentuk Roh Kudus/Suci tidak memerlukan makan, dll. Sedang manusia terdiri dari unsur tulang, daging dan darah mereka juga memerlukan makan dan minum untuk kelangsungan hidupnya, yang bisa dibunuh/mati, Kencing, buang air besar, dll. Ada 3 gambaran unsur yang berbeda yaitu Bapak, Putera dan Roh kudus dalam pencitraan pikiran kita tapi anda terkesan maksa bahwa 3 unsur pencitraan yang sangat jauh berbeda tadi menjadi sama dan semuanya satu unsur dalam pikiran/otak manusia, itu tidak masuk akal pak Steve. Sangat Absurd/rancu sekali. Coba analisa ayat berikut:

Mazmur 22:2,
"Allahku, Allahku, mengapa Engkau meninggalkan aku? Aku berseru, tetapi Engkau tetap jauh dan tidak menolong aku."

Mungkin Maksud Anda Tiga oknum Tiga Tuhan yang terpisah sama seperti di bawah ini?
Trinitas dari India : Brahma-Syiwa-Wisnu
Trinitas dari Mesir : Iziris-Auzuris-Huris
Trinitas dari Yunani : Zeus-Poseidon-Pedos
Trinitas dari Romawi : Jupiter-Neptune-Pluton
Itu adalah tidak bisa karena Yesus pernah bilang Tuhan itu Satu bukan Tiga.
Hukum yang utama adalah Tuhan Allah itu Satu (Markus 12:28-33)

AlQuran Tentang Trinitas dan Anak Tuhan
Sesungguhnya kafirlah orang-orang yang mengatakan: "Bahwasanya Allah salah seorang dari yang tiga", padahal sekali-kali tidak ada Tuhan selain dari Tuhan Yang Esa. Jika mereka tidak berhenti dari apa yang mereka katakan itu, pasti orang-orang yang kafir diantara mereka akan ditimpa siksaan yang pedih. (Quran Maidah : 73)

Dan mereka berkata "Allah punya Anak"
Dan mereka berkata: "Tuhan Yang Maha Pemurah mengambil anak".Sesungguhnya kamu telah mendatangkan sesuatu perkara yang sangat mungkar, hampir-hampir langit pecah karena ucapan itu, dan bumi belah, dan gunung-gunung runtuh, karena mereka menda'wakan Allah Yang Maha Pemurah mempunyai anak. Dan tidak layak bagi Tuhan Yang Maha Pemurah mengambil anak. Tidak ada seorangpun di langit dan di bumi, kecuali akan datang kepada Tuhan Yang Maha Pemurah selaku seorang hamba. (Quran Surat Maryam : 88-93).

Orang-orang Yahudi berkata: "Uzair itu putera Allah" dan orang-orang Nasrani berkata: "Al Masih itu putera Allah". Demikianlah itu ucapan mereka dengan mulut mereka, mereka meniru perkataan orang-orang kafir yang terdahulu. Dilaknati Allah mereka , bagaimana mereka sampai berpaling?
(Quran surat Taubah :30)

DimasRangga said...

MENGENAI KETUHANAN YESUS

Silahkan Buka Matius pasal 1 ayat 16 , ayat tersebut menyebutkan: "Dan Yakub memperanakkan Yusuf, yaitu suami Maria ialah yang melahirkan Yesus, yang disebut Kristus". Di sini jelas , ayat ini menyebutkan sendiri, bahwa Yesus diperanakkan oleh Maria. Jadi Yesus adalah anak manusia, bukan anak Tuhan.
Yesus sendiri mengaku bahwa ia bukan Tuhan melainkan utusanNya bagaimana tersebut dalam kitab Injil Johanes pasal 17 ayat 23, dan ia diperanakkan oleh manusia, sebagaimana tersebut dalam Injil Matius pasal 1 ayat 16 dan 21, malah ia sendiri yang berkata dan mengakui bahwa Tuhan itu Esa (Tunggal), sebagaimana disebutkan dalam Injil Markus, pasal 12 ayat 29 dan diayat-ayat Injil yang lain-lain, maka berdasarkan pengakuan Yesus itu, jelas Yesus itu bukan Tuhan dan bukan anak Tuhan.
Selanjutnya harap periksa lagi di Markus pasal 12 ayat 29. Di sini menyebutkan : "Maka jawab Yesus kepadanya: "Hukum yang terutama inilah: dengarlah olehmu hai Israil, adapun Allah Tuhan Kita, ialah Tuhan Yang Esa""
Jelas bahwa Tuhan itu Esa, artinya satu, Tunggal, jadi Yesus bukan Tuhan sebagaimana telah saya terangkan.
Periksa lagi Ulangan pasal 4 ayat 35
Di sini menyebutkan: "Maka kepadamulah Ia itu ditunjuk, supaya diketahui olehmu bahwa Tuhan itu Allah, dan kecuali Tuhan yang Esa tiadalah yang lain lagi".
Kitab Injil saudara sendiri yang menyebutkan dan Yesus sendiri yang menyampaikan bahwa tidak ada Tuhan melainkan Allah yang Esa. Jadi tegas sekali Yesus sendiri tidak mengaku menjadi Tuhan.
Periksa lagi di Ulangan pasal 6 ayat 4
Di Ulangan pasal dan ayat tersebut menyebutkan demikian: "Dengarlah olehmu hai Israil! Sesungguhnya Hua Allah kita, Hua itu Esa adanya".

Jelas di kitab Injil sendiri menyebutkan Allah itu Esa, Tunggal. Yesus telah mengakui sendiri bahwa dia bukan Tuhan. Bagaimana pendapat saudara. Kaum Kristen mengatakan Yesus itu tuhan, sedangkan Yesus sendiri menolak disebut dirinya Tuhan.
Periksa di Matius pasal 27 ayat 1.
Di sini menyebutkan: "Setelah hari siang, maka segala kepala iman dan orang tua-tua kaumpun berundinglah atas hal Yesus, supaya dibunuh Dia".

Kalau betul Yesus itu Tuhan, mustahil ada manusia merencanakan untuk membunuh Dia. Silahkan buka lagi di Matius pasal 26 ayat 38
Di ayat ini ada menyebutkan: "Kemudian kata Yesus kepada mereka itu: "Hatiku amat sangat berdukacita, hampir mati rasaku; tinggallah kamu disini dan berjagalah sertaku".
Di ayat ini menyebutkan bahwa Yesus amat sangat berduka cita pantaskah ada tuhan berduka cita. Ini menunjukkan bahwa Yesus bukan Tuhan.
Periksa lagi di Lukas pasal 2 ayat 11
Diayat ini menyebutkan: "Sebab pada hari ini sudah lahir bagimu Juru Selamat, yaitu Kristus Tuhan itu di dalam negeri Daud".

Wajarkah tuhan dilahirkan oleh manusia (Maria). Terus periksa di Johanes pasal 5 ayat 30
Di sini menyebutkan : "Maka aku tidak boleh berbuat satu apa dari mauku sendiri, Seperti aku dengar begitu aku hukumkan, dan hukumku itu adil adanya, karena tidak aku coba turut mauku sendiri, melainkan maunya Bapa yang sudah mengutus aku"

Ayat itu Yesus sendiri yang berkata bahwa ia tidak berkuasa berbuat sekehendaknya. Wajarkah tuhan tidak berkuasa berbuat sekehendaknya. Di ayat itupun Yesus mengaku sendiri bahwa kehendaknya itu menurut kehendak Tuhan yang mengutus dia. Kalau Yesus betul Tuhan, tentu tidak dapat diperintah oleh siapapun. Di ayat ini juga Yesus mengaku, bahwa dia bukan Tuhan melainkan diutus oleh tuhan. Yang diutus itu tentu bukan Tuhan.
Kalau begitu jelas bahwa:
1. Yesus Datang kedunia ini bukan kemauannya sendiri tetapi utusan Tuhan atas kehendak Tuhan, sebagaimana juga Tuhan telah mengutus Nabi-nabi dan rasul-rasul yang lain.
2. Yesus menghidupkan orang mati bukan maunya sendiri melainkan atas kehendak Tuhan, sebagaimana juga Ilyas dapat menghidupkan orang mati.
3. Yesus dapat menyembuhkan penyekit kusta (lepra), bukan kehendaknya sendiri, melainkan atas kehendak Tuhan sebagaimana Ilyas dapat menyembuhkan penyakit lepra.

Keterangan saya ini berdasarkan pengakuan Yesus sendiri di ayat tadi bahwa "tidak aku coba mauku sendiri, melainkan maunya Bapa yang sudah mengutus Aku"

periksa lagi di Ulangan pasal 4 ayat 39.
dipasal dan ayat ini disebutkan sebagai berikut: "Maka sekarang ketahuilah olehmu dan perhatikanlah ini baik-baik, bahwa Tuhan itulah Allah, baik di langit yang di atas, baik di bumi yang di bawah, dan kecuali ia tiadalah lain lagi."
Tegas sekali, dikitab Injil sendiri yang menyebutkan bahwa tidak ada Tuhan melainkan Allah, dan Yesus sendiri pula yang berkata bahwa tiada tuhan melainkan Allah. Jadi Yesuspun bukan Tuhan. Ayat ini tentu tidak dapat diputar-putar lagi. Kalau ada penganut agama Kristen mengakui Yesus itu Tuhan, maka pengakuannya bertentangan dengan kitab sucinya sendiri, dan bertentangan pula dengan ajaran Yesus.

Mungkin orang Kristen akan berkilah. Tetapi dalam Injil Johanes pasal 10 ayat 38 ada menyebutkan: "Supaya kamu dapat tahu dan percaya, yang Bapa ada di dalam aku, dan aku ada di dalam Bapa".
Ayat ini menunjukkan bahwa Yesus di dalam Tuhan dan Tuhan di dalam Yesus, maksudnya Tuhan dan Yesus itu satu adanya atau singkatnya bahwa Yesuspun Tuhan. Juga dalam Johanes pasal 14 ayat 11 ada menyebutkan: "Percayalah yang aku ini dalam Bapa, dan Bapa dalam aku".
Kalau orang Kristen berpegang dengan ayat tersebut, bahwa Yesus itu Tuhan, maka saudara harus mengakui juga bahwa Tuhan itu Yesus dan Yesus itu Tuhan.

Mungkin orang Kristen akan berkilah: “tetapi Yesus dan Tuhan itu satu.”

Kalau begitu, saya ingin bertanya: "Di ayat itu ada dua rangkaian kata ialah "Yesus dan Tuhan". Siapakah yang lebih berkuasa di antara keduanya. Tuhan Bapakah atau Yesus.

Dipastikan orang Kristen akan berkata : “Tentu Tuhan Bapa.”

Kalau masih ada yang lebih berkuasa dari Yesus, maka Yesus tentu bukan Tuhan, lebih jelas periksa di Injil Johanes pasal 14 ayat 28.
Di ayat ini ada menyebutkan: "Kamu sudah dengar aku bilang, yang aku pergi serta datang kembali sama kamu. Coba kamu cinta sama aku, hati, sebab aku sudah bilang: "Yang aku pergi sama Bapa, karena bapaku itu lebih dari aku"

Di ayat ini Yesus sendiri mengatakan: "Bapaku itu lebih dari aku", ini menunjukkan bahwa, kalau Yesus itu Tuhan, maka ialah tuhan yang tidak sempurna, oleh karena masih ada yang melebihi tingkatnya. Yang tidak sempurna itu tentu bukan Tuhan. Harap saudara periksa lagi di Injil Johanes pasal 12 ayat 45.

di pasal dan ayat tersebut menyebutkan sebagai berikut: "Dan barang siapa yang melihat aku, dia melihat sama Dia yang mengutus aku"

Pantaskah tuhan diutus. Kalau Yesus itu Tuhan, mengapa ada Tuhan yang di utus. Maksud ayat tersebut siapa yang melihat Yesus, seolah-olah ia melihat Tuhan yang mengutus Yesus. Jadi perkataan Yesus diatas menunjukkan bahwa ia bukan Tuhan, melainkan utusan Tuhan.

Saya meneliti maksud ayat di Johanes pasal 10 ayat 38 dan pasal 14 ayat 11 yang menyebutkan bahwa "Bapa dalam aku dan aku dalam Bapa", seperti yang telah saya uraikan tadi. Akan tetapi dalam ayat ini saya berpendapat ada dua macam penafsiran orang Kristen :
1. Yesus adalah Tuhan.
2. Berdasarkan Injil Johanes pasal 12 ayat 45 yang kita baca itu menyebutkan, Yesus itu adalah utusan Tuhan. Utusan disini maksudnya selaku Tuhan ia menyampaikan sendiri ajarannya kepada manusia.

Ayat itu bukan berarti mempunyai dua macam penafsiran, tetapi diantara dua ayat tersebut yakni di Johanes pasal 10 ayat 38, dan pasal 14 ayat 11 dan Johanes pasal 12 ayat 45 itu adalah bertentangan. Disatu ayat ditafsirkan Yesus itu Tuhan, dan di ayat lain disebutkan bahwa Yesus itu utusan Tuhan. Jadi di dalam Injil sendiri terdapat ayat-ayatnya antara yang satu dengan yang lain bertentangan.
Andaikan saudara masih juga mempertahankan ketuhanan Yesus dengan berdasarkan ayat Bibel yang menyebutkan: "Yesus dalam Bapa dan Bapa dalam Yesus" sebagaimana tersebut dalam Johanes pasal 10 ayat 38 dan pasal 14 ayat 11 itu maka saudarapun akan dijawab oleh kitab Injil saudara sendiri, bahwa penafsiran saudara itu tidak benar.

Silahkan saudara periksa di Injil Johanes pasal 17 ayat 21.

Di pasal dan ayat ini menyebutkan: "Supaya semua jadi satu, ia Bapa! seperti Bapa dalam saya dan saya dalam Bapa dan supaya dia orang jadi satu dalam kita, biar dunia percaya Bapa sudah mengutus saya".

Jelas di ayat ini kalau Yesus sendiri berkata bahwa Yesus dalam Bapa dan Bapa dalam Yesus dan muridnya pun ada dalam Bapa. Kalau begitu harus saudara akui bahwa murid-murid Yesuspun Tuhan juga.

Kalimat, "Bapa dalam saya", dan muridnya jadi satu dengan kita (Allah dan Yesus) di ayat tersebut maksudnya, supaya Yesus senantiasa tidak melupakan Allah (Bapa) demikian juga muridnya tidak melupakan Yesus dan Allah (Bapa). Dan di akhir ayat tersebut Yesus berkata "biar dunia percaya yang Bapa mengutus saya". Rangkaian kata-kata ini tegas sekali Yesus mengakui bahwa ia bukan anak Allah, melainkan utusannya, dan teruskan saudara baca di Johanes pasal 17 ayat 23
ayat tersebut menyebutkan: "Saya dalam dia orang, dan Bapa dalam saya, supaya dunia boleh tahu yang Bapa sudah mengutus saya"
Apakah susunan ayat tersebut belum jelas bahwa Yesus sendiri yang berkata dan mengaku bahwa ia bukan Tuhan, melainkan utusan Tuhan. Apakah saudara masih belum puas tentang ayat-ayat Injil yang menunjukkan bahwa Yesus bukan Tuhan, karena saya anggap telah cukup banyak tunjukkan kepada saudara.
Silahkan saudara periksa di kitab Samuel yang kedua pasal 7 ayat 22.
ayat tersebut menyebutkan sebagai berikut: "Maka sebab itu besarlah Engkau, ya Tuhan Allah karena tiada yang dapat disamakan dengan dikau dan tiada Allah melainkan Engkau sekedar yang telah kami dengar dari telinga kami"
Di ayat ini jelas bahwa Yesus sendiri menghadapkan kata-katanya kepada Allah, bahwa tiada yang dapat disamakan dengan Allah. Jadi Yesus sendiri mengakui bahwa dirinya tidak sama dengan Tuhan, dengan kata lain ia bukan Tuhan dan ditengah-tengah ayat itu Yesus sendiri berkata: "Tiada Allah melainkan engkau". Jadi Yesus termasuk yang lain, yakni ia bukan Tuhan Allah. Rangkaian ayat tersebut, Yesus sendiri yang berkata bahwa, "tiada Tuhan melainkan Allah" mengapa kaum kristen mengangkat Yesus selaku Tuhan. Silahkan periksa lagi Injil Yahya pasal 17 ayat 8.
Sebutan ayat tersebut adalah sebagai berikut: "Karena segala firman yang telah Engkau firmankan kepadaku, itulah Aku sampaikan kepada mereka itu, dan mereka itu sudah menerima dia, dan mengetahui dengan sesungguhnya bahwa Aku datang dari Ada-Mu, dan lagi mereka itu percaya bahwa Engkau yang menyuruh aku.

Di ayat ini Yesus sendiri berkata bahwa ia menerima firman dari Allah. Kalau Yesus Tuhan, tentunya tidak membutuhkan firman dari siapapun juga. Di akhir ayat itu juga Yesus sendiri berkata bahwa "Engkaulah yang menyuruh aku". Jadi Yesus itu bukan tuhan, melainkan pesuruh Tuhan, sebagaimana Nabi-nabi dan utusan-utusan Allah yang lain-lain juga. Teruskan saudara periksa Injil Matius pasal 26 ayat 2.

Disini menyebutkan : "Kamu memang mengetahui bahwa dua hari lagi akan ada hari raya Paskah, dan Anak manusia akan diserahkan supaya ia disalibkan"

Yang dimaksud dengan anak manusia di ayat itu ialah Yesus sendiri. Jadi jelas Yesus mengakui bahwa ia bukan anak Tuhan, melainkan anak manusia. Lanjutkan periksa Injil Matius pasal 5 ayat 45.
Ayat ini menyebutkan: "Supaya kamu menjadi anak-anak Bapamu yang disurga..."
Cukup sampai disitu. Di ayat ini saudara saksikan sendiri, bahwa Yesus sendiri yang berkata kepada murid-muridnya, supaya kamu menjadi anak-anak bapamu yang di surga; yakni apabila murid-muridnya taat atas perintah-perintah Tuhan, menurut Yesus mereka akan jadi anak Tuhan juga. Berdasarkan ayat Bibel tersebut tentunya anak tuhan akan menjadi banyak jumlahnya, bukan Yesus saja.

Mungkin orang Kristen akan berkilah : “Tetapi di Injil Johanes pasal 1 ayat 34 menyebutkan : "Maka aku sudah melihat itu, serta bersaksi yang dia inilah anak Allah".
Juga di Injil Matius pasal 3 ayat 17 menyebutkan: "Maka suatu suara dari langit mengatakan:" Inilah Anakku yang kukasihi, kepadanya aku berkenan"
Di Injil Lukas pasal 1 ayat 32 juga menyebutkan: "Maka ia akan menjadi besar, dan Ia akan dikatakan anak Allah yang Maha Tinggi, maka Allah, Tuhan kita akan mengaruniakan kepadanya takhta Daud, nenek moyangnya itu".
Di Ibrani pasal 4 ayat 14 menyebutkan: "Sedangkan ada kepada kita seorang Imam Mahabesar yang sudah melintas segala langit, yaitu Yesus Anak Allah, maka hendaklah kita memegang pengakuan itu".
Dan masih banyak lagi ayat-ayat Bibel yang menerangkan bahwa Yesus Anak Allah. Kalau Bapak memerlukan akan saya tunjukkan ayat-ayatnya.”

Saya mengerti, bahwa ayat-ayat Bibel yang menyebutkan Yesus Anak Allah sebagaimana tersebut di:

Matius : Pasal 3 ayat 17, pasal 4 ayat 3, pasal 14 ayat 33, pasal 26 ayat 63 dan Pasal 16 ayat 17

Johanes : Pasal 3 ayat 16, pasal 1 ayat 34 dan 40, pasal 17 ayat 1, pasal 19 ayat 7, pasal 16 ayat 27 dan ayat 30, pasal 15 ayat 23 dan beberapa ayat lainnya di Johanes.

Rum : Pasal 1 ayat 9, pasal 5 ayat 10, pasal 8 ayat 3, pasal 29 ayat 32.

Galitiah : Pasal 1 ayat 16, pasal 4 ayat 4 dan 6.

Lukas : Pasal 1 ayat 32 dan 35, pasal 3 ayat 22, pasal 4 ayat 3 dan 9, pasal 4 ayat 43 dan 41.

Ibrani : Pasal 1 ayat 2,5 dan 8, pasal 3 ayat 6, pasal 4 ayat 14, pasal 5 ayat 5 dan 8.

Matius : pasal 2 ayat 15, pasal 3 ayat 17, pasal 4 ayat 3 dan ayat 6, pasal 14 ayat 33, pasal 26 ayat 63, pasal 16 ayat 17.

Korintus : Pasal 1 ayat 9

Dan masih ada beberapa ayat lain di kitab Injil yang menyebutkan Yesus itu Anak Allah tetapi maksudnya bukan anak Allah yang sebenarnya, karena Yesus sendiri mengaku dikitab Injil bahwa ia adalah utusan Allah, bukan Anak Allah. Dan ia sendiri berkata: "anak manusia" bukan anak Tuhan, Jadi jumlah ayat-ayat di kitab Injil yang menyebutkan Yesus itu anak Allah tidak menjamin kebenarannya bahwa ia anak Allah betul-betul, sebagaimana kita sering mendengar ucapan-ucapan "Anak Kapal", "Anak Sekolah", tidak berarti bahwa kapal dan sekolah itu beranak, melainkan mempunyai arti bahwa orang itu selalu terikat oleh peraturan-peraturan kapal dan pelajaran-pelajaran di sekolah. Maka berhentilah menyifati Tuhan dengan sifat makhluk ciptaan-Nya sendiri. Dan jangan berkata Tuhan memiliki anak, dan Yesus bukanlah Tuhan melainkan anak manusia utusan-Nya.
Periksa lagi Yahya pasal 5 ayat 30.
Ayat tersebut demikian bunyinya : "Suatu pun tidak aku dapat berbuat menurut kehendakku sendiri melainkan aku menjalankan hukum sebagaimana yang aku dengar, dan hukumku itu adil adanya, karena bukannya aku mencari kehendak diriku, melainkan kehendak Dia yang menyuruhkan aku.

Di sini jelas sekiranya Yesus itu Tuhan, tentu dapat berbuat sekehendaknya sendiri. Tetapi di Bibel sendiri menyebutkan bahwa perbuatan Yesus itu adalah kehendak Tuhan. Dan sekiranya Yesus itu Tuhan, tentunya tidak ada yang mengutus. Mustahil Tuhan menjadi utusan Tuhan, atau dengan lain kata "Utusan Tuhan itu adalah Tuhan", bisakah terjadi demikian.

Silahkan periksa lagi di Yahya pasal 3 ayat 13. disini menyebutkan: "Seorang pun tiada naik kesurga, kecuali ia yang sudah turun dari surga, yaitu anak manusia".

Jelas di Bibel sendiri menyebutkan bahwa Yesus sendiri adalah anak manusia bukan anak Tuhan.

Periksa lagi di Matius pasal 27 ayat 30 disini menyebutkan : " Maka mereka itupun meludahi Dia, serta mengambil buluh itu memalu kepalanya".
Kalau Yesus itu betul Tuhan, bagaimana Tuhan bisa diludahi dan diperolok-olokkan. Mengapa ada Tuhan yang begitu lemah. Sesuai dengan pengharapan saudara supaya puas dengan soal ketuhanan Yesus menurut Bibel dan perkataan Yesus sendiri ada menyebutkan Ia bukan Tuhan, sekali lagi periksa di Matius pasal 21 ayat 18 dan 19. Di sini menyebutkan: " Pada pagi-pagi harinya, apabila Ia kembali kenegeri itu, ia merasa lapar". Serta dipandangnya sepohon ara di sisi jalan, pergilah ia kesitu dan didapatinya suatu apapun tiada dipohon itu, melainkan daun sahaja. Lalu berkatalah Ia kepadanya: Janganlah jadi buah dari padamu lagi selama-lamanya. Maka dengan seketika itu juga layulah pohon ara itu".

Kalau Yesus itu Tuhan tentu ia tidak akan mengutuk pohon itu supaya tidak berbuah melainkan ia akan menciptakan buah pada pohon itu dengan kekuasaannya selaku Tuhan. Akan tetapi pohon yang tidak berbuat kesalahan apa-apa kepada Yesus dan pohon yang tidak tahu apa-apa itu malah dikutuk oleh Yesus. Wajarkah Tuhan mengutuk makhluk yang tidak bersalah. Padahal kalau betul Yesus itu Tuhan tentu Ia berkuasa menciptakan pohon itu supaya mengeluarkan buahnya seketika itu juga, tidak lalu mengutuknya.

Injil sendiri yang menyebutkan bahwa selain Yesus masih banyak lagi beberapa manusia yang harus diakui Anak Tuhan, dan seharusnya mereka itu diakui juga oleh golongan Kristen, menjabat anak tuhan, bukan Yesus saja, karena berdasarkan Kitab Injil sendiri anak Tuhan itu banyak.

Supaya lebih Jelas, baiklah saya ulangi, di Injil ada menyebutkan bahwa:
1. Daud anak Allah yang sulung (Mazmur, pasal 89 ayat 27)
2. Yakub (Israil) adalah anak Allah yang Sulung (Keluaran pasal 4 ayat 22 dan 23)
3. Afraim adalah anak Allah yang Sulung (Yeremia pasal 31 ayat 9)
Jadi Daud anak Allah yang sulung, Yakub anak Allah yang sulung, dan Afraim juga anak Allah yang sulung. Ketiga-tiganya atau kesemuanya adalah anak sulung. Yang manakah yang betul-betul sulung. Apakah ayat ini benar semuanya atau salah semuanya. Karena itu saya jelaskan bahwa Anak Allah yang tersebut dalam Bibel itu, tidak berarti anak Allah yang sebenarnya melainkan maksudnya ialah kekasih Allah, atau mereka yang taat kepada perintah-perintah tuhan.

Saudara mungkin belum mengerti betul tentang arti "Anak dan Bapa" dalam bahasa Ibrani, atau susunan bahasa yang terpakai dalam Bibel. Dalam bahasa Ibrani kata "Bapa" itu dipakai buat Tuhan, sedangkan kata "anak" dipakai buat mereka yang dihormati, seperti para Nabi dan para Rasul.

Silahkan buka Matius, pasal 5 ayat 9. Di sini disebutkan: "Berbahagialah segala orang yang mendamaikan orang karena mereka itu akan disebut anak Allah". Jelas siapa saja mendamaikan manusia akan disebut akan menjabat "Anak Allah", kalau begitu anak Allah itu ratusan, ribuan malah mungkin jutaan orang, jadi bukan Yesus saja. ;)

DimasRangga said...

Dhimas Tanya:
Bumi akan ada selamanya atau bakal musnah?

Dhimas Jawab:

------ TUHAN MENCIPTAKAN LANGIT dan BUMI dan KEDUANYA AKAN MUSNAH --------

Kitab Ibrani/Hebrews ch.1:10-11
(10) Allah berkata juga, "Engkau, Tuhan, pada mulanya menciptakan bumi, dan Engkau sendiri membuat langit.
(11) Semuanya itu akan LENYAP, dan menjadi tua seperti pakaian; tetapi Engkau tidak akan berubah.

Zabur/psalms ch.102:25-26
(25) (102-26) dahulu Engkau menjadikan bumi; langit pun karya tangan-Mu.
(26) (102-27) Semua itu akan LENYAP, tetapi Engkau tetap ada; semua itu akan usang seperti pakaian. Engkau membuangnya seperti baju tua, lalu semuanya akan MUSNAH.


----- BUMI AKAN ADA UNTUK SELAMANYA ------

Benar-benar kebalikan sebagaimana yg tertulis dalam kitab Pengkhotbah/Ecclesiastes ch.1:4
(4) Keturunan yang satu pergi dan keturunan yang lain datang, TETAPI BUMI TETAP ADA.

Zabur/psalms ch.78:69
(69) Ia membangun Rumah-Nya seperti kediaman-Nya di surga, dan SEPERTI BUMI, KUKUH UNTUK SELAMA-LAMANYA.

Saya persilahkan bapak Steve untuk memilih ayat diatas mana yang sesuai dengan kebenaran ilmiah (Maksud kebenaran ilmiah adalah seperti Para Ilmuwan semuanya SEPAKAT bahwa bumi itu bulat dan itu sudah dijadikan kepastian kebenaran bersama dan terbukti secara ilmiah). Jangan ambil dua-duanya ya pak karena tidak mungkin keduanya benar karena yang satu bertentangan dengan yang lain sifatnya (yang satu bilang SELAMA-LAMANYA dan lainnya AKAN MUSNAH).

Bapak memilih Point pertama yang menyebutkan “langit dan bumi akan musnah “ atau atau point nomor dua “bumi itu ada untuk selamanya”?

Steve said...

dimas said:
Maaf pak tidak ada keterangan/Cerita Iblis datang kepada adam Hawa disyurga dalam bentuk ular/binatang di AlQuran.
Dan Iblis kenapa berada disyurga bukankah tempat itu tempat yg suci? Setelah penciptaan Adam maka Allah menyuruh Iblis untuk bersujud kepada Adam sebagai penghormatan, namun karena kesombongan dia pun enggan bersujud dan akhirnya dilaknat/dikutuk oleh Allah dan setelah berhasil merayu Adam-Hawa untuk makan buah khuldi maka ketiga-tiganya (Adam-Hawa-Iblis) diusir kebumi.

I said :
Ok, gpp. Toh itu versi anda. Tapi intinya tetap ada iblis dan ada tumbuhan di surga kan ? Setelah iblis sombong tidak mau hormat kpd manusia, dan dikutuk oleh Allah, dia tidak langsung diusir oleh Allah dari surga ? Masih sempat2nya menggoda iman Adam dan Hawa didalam SURGA ? Kok bisa ya ?

Peristiwa ini terjadi secara terpisah kan ? bukan bersamaan waktunya. Maksudnya setelah iblis tidak mau hormat, dan dikutuk oleh Allah, dia masih tinggal di surga. Setelah sekian waktu, barulah peristiwa makan buah itu terjadi.

Logika saya nggak bisa menangkap itu pak.

Berarti bisa dibilang Iblis itu ada KARENA manusia ya ?? Ya gitu dehh !!

Steve said...

Dimas said :
A. Pohon diciptakan sebelum manusia diciptakan (Kejadian 1: 11-12, 26-27)
(11) Berfirmanlah Allah: "Hendaklah tanah menumbuhkan tunas-tunas muda, tumbuh-tumbuhan yang berbiji, segala jenis pohon buah-buahan yang menghasilkan buah yang berbiji, supaya ada tumbuh-tumbuhan di bumi." Dan jadilah demikian.
(12) Tanah itu menumbuhkan tunas-tunas muda, segala jenis tumbuh-tumbuhan yang berbiji dan segala jenis pohon-pohonan yang menghasilkan buah yang berbiji. Allah melihat bahwa semuanya itu baik.
(26) Berfirmanlah Allah: "Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi."
(27) Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka.

B. Manusia diciptakan sebelum pohon diciptakan (Kejadian 2: 4-9)
(4) Demikianlah riwayat langit dan bumi pada waktu diciptakan. Ketika TUHAN Allah menjadikan bumi dan langit, --
(5) belum ada semak apapun di bumi, belum timbul tumbuh-tumbuhan apapun di padang, sebab TUHAN Allah belum menurunkan hujan ke bumi, dan belum ada orang untuk mengusahakan tanah itu;
(6) tetapi ada kabut naik ke atas dari bumi dan membasahi seluruh permukaan bumi itu—
(7) ketika itulah TUHAN Allah membentuk manusia itu dari debu tanah dan menghembuskan nafas hidup ke dalam hidungnya; demikianlah manusia itu menjadi makhluk yang hidup.
(8) Selanjutnya TUHAN Allah membuat taman di Eden, di sebelah timur; disitulah ditempatkan-Nya manusia yang dibentuk-Nya itu.
(9) Lalu TUHAN Allah menumbuhkan berbagai-bagai pohon dari bumi, yang menarik dan yang baik untuk dimakan buahnya; dan pohon kehidupan di tengah-tengah taman itu, serta pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat.

Mana yang benar pak STEVE?


I said :
Baca dulu dong pak. Intinya di ayat 9 kan ? Allah menumbuhkan pohon itu yg ada di taman Eden (baca ayat 8). Bapak ngerti gak sih caranya membuat taman ? pasti ada pohon2 baru yg “ditanam”. Ayat 5 bilang belum ada semak dan tumbuhan di padang, bukan berarti tidak ada tumbuhan di BUMI. Yang tidak ada hanya SEMAK dan TUMBUHAN di PADANG. Tapi jenis yg lain sudah ada. karena itulah mungkin Allah menciptakan semak (sebangsa rumput2an) di taman eden. Disetiap taman pasti ada rumput kan ? gak juga sih ya. taman lawang ada gak ya? hehehe.
Mengerti ya ?
Soal hewan juga gitu pak. Ada hewan2 yg memang diciptakan ditaman Eden.
Hewan2 yg diciptakan di taman Eden dibentuk Allah dari tanah, berbeda dgn hewan2 yg diciptakan sebelum manusia, yaitu hanya dgn perkataan saja.
Mustinya anda tanya itu juga pak. Mana yg benar ? Tuhan menciptakan hewan dgn perkataan, atau membentuk dari tanah ? wah kitabnya ngaco nih (istilah kerennya kontradiktif).

Saya kasih tahu aja ya pak. Yang ngaco itu yg bacanya ;)) Karena membacanya seperti polisi lalu lintas yg selalu berusaha keras mencari2 kesalahan pengguna kendaraan bermotor.

Kosongkan gelas anda. Baru baca.

Steve said...

Saya tidak tahu apa itu Network planning, big bang teori,atau apalah. Bilang saja kalau diciptakannya secara bersamaan pada awalnya. Jadi hari pertama dan kedua tidak dihitung 2x. Gitu kan pak ? Kalau kepanjangan juga saya jadi pusing. Tidak perlu sampe professor segala buat menafsirkan hal begini. Belum tentu juga benar;)
Ok, kalau memang begitu cara penghitungannya, saya terima.

Dimas said :
Riwayat Bibel menyebutkan secara tegas bahwa penciptaan alam itu terjadi selama enam hari dan diakhiri dengan hari istirahat, yaitu hari Sabtu, seperti hari-hari dalam satu minggu. Kita telah mengetahui bahwa cara meriwayatkan seperti ini telah dilakukan oleh para pendeta pada abad keenam sebelum Masehi, dan dimaksudkan untuk menganjurkan mempraktekkan istirahat hari Sabtu; tiap orang Yahudi harus istirahat pada hari Sabtu.

I said :
Hahahaha. Dejavu. Saya pun pernah menanyakan hal ini ketika saya masih sekolah minggu. Guru sekolah minggu saya bilang, bukan istirahat dalam arti capek, tapi berhenti sejenak dari kegiatan. Setelah remaja dan sok dewasa sperti skarang ini, saya baru bisa memahami sedikit dari kata istirahat ini. Memang terjemahan Indonesia dirasa kurang tepat, dlm terjemahan inggrisnya “refreshed”. Berhenti dari segala kegiatan, dan memandangi hasil ciptaanNya dgn rasa puas, mungkin kata2 ini lebih tepat dipakai.
Hari sabat itu hari ke 7 pak. Sekarang tinggal bapak mau ngitungnya dari hari apa ?
tidak ada statement mutlak bahwa sabat = sabtu. Kalo anda bilang sabat = sabtu, mengapa hari minggu anda tidak ke kantor ??? padahal itu hari pertama (ahad) ? hari minggu libur, tapi hari sabtu dibilang sabat. Itu sih maunya karyawan ya, libur 2 hari seminggu hehehe.

Dimas said :
Menurut Bible Terang ada sebelum Matahari ada
Berfirmanlah Allah: "Jadilah terang." Lalu terang itu jadi... terang itu siang, dan gelap itu malam. Jadilah petang dan jadilah pagi,itulah hari pertama. (Kejadian 1:3-5)
Bible mengatakan Terang terjadi pada hari pertama penciptaan bumi
sementara Matahari dan bulan baru ada setelah hari keempat.
Berfirmanlah Allah: "Jadilah benda-benda penerang pada cakrawala untuk memisahkan siang dari malam... Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari keempat (Kejadian 1:14-19)
Kita tahu Matahari menurut ilmu pengetahuan modern adalah sumber
cahaya dan penerang dibumi, bahkan cahaya bulanpun merupakan refleksi dari cahaya matahari, jadi amat bodoh dan bagaimana mungkin jika dikatakan terang telah ada sebelum matahari ada, karena cahaya tidak dapat eksis tanpa ada matahari.

I said : Memang terang itu Cuma berasal dari matahari saja pak ? Api juga bisa bikin terang kan pak ? Tapi saya tidak bilang kalau terang yg dimaksud berasal dari api. Saya Cuma mau bilang kalau matahari bukan satu2nya alat penerang.
Wahyu 22 : 5 Dan malam tidak akan ada lagi di sana, dan mereka tidak memerlukan cahaya lampu dan cahaya matahari, sebab Tuhan Allah akan menerangi mereka, dan mereka akan memerintah sebagai raja sampai selama-lamanya.

Lampu dan matahari sudah tidak ada. Tapi Tuhan bisa menerangi mereka. Caranya gimana ? Tanya Tuhan aja.

Dimas said :
Berfirmanlah Allah: "Jadilah cakrawala di tengah segala air untuk
memisahkan air dari air." Maka Allah menjadikan cakrawala dan Ia
memisahkan air yang ada di bawah cakrawala itu dari air yang ada di
atasnya. Dan jadilah demikian.(Kejadian 1:6-7) Kita tahu diatas langit (cakrawala) tidak terdapat air akan tetapi ruangan hampa udara, sekali lagi Bible membicarakan sesuatu yang omong kosong.

I said :
Pak, kita mana tahu sih alam semesta ini ? Yg kita tahu kan cuma galaxy bima sakti aja. Ada jutaan galaxy di alam semesta kita juga gak tahu kan ? ilmu kita belum nyampe ke sana. Kalau ternyata ada air gimana ?

Dimas said :
Bible mengatakan tumbuhan tidak memerlukan Matahari.
Berfirmanlah Allah: "Hendaklah tanah menumbuhkan tunas-tunas muda,
tumbuh-tumbuhan yang berbiji, segala jenis pohon buah-buahan yang
menghasilkan buah yang berbiji, supaya ada tumbuh-tumbuhan di bumi."
Dan jadilah demikian.Tanah itu menumbuhkan tunas-tunas muda, segala
jenis tumbuh-tumbuhan yang berbiji dan segala jenis pohon-pohonan yang menghasilkan buah yang berbiji. Allah melihat bahwa semuanya itu
baik.Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari ketiga. (Kejadian
1:11-13) Berfirmanlah Allah: "Jadilah benda-benda penerang pada cakrawala untuk memisahkan siang dari malam... Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari keempat (Kejadian 1:14-19)
Ajaib Bible mengatakan tumbuhan telah ada pada hari ketiga, sedangkan
matahari ada pada hari keempat, padahal kita tahu tumbuhan tidak dapat hidup tanpa adanya matahari, tumbuhan tidak dapat berfotosintesa tanpa adanya matahari, jadi Bible sekaligus menyatakan tumbuhan tidak memerlukan matahari sekaligus juga menyatakan bahwa fotosintesa tidak pernah terjadi pada tumbuhan, absurd sekali.

I said :
Ini juga lucu nih. Anda percaya ada tumbuhan yg hidup tanpa benih. Simsalabim, pokoknya tahu2 ada. Saya juga percaya itu. Tapi anda tidak percaya ada tumbuhan yg bisa hidup tanpa matahari walau cuma sehari. Padahal banyak tanaman yg berhari2 tidak kena sinar matahari tetap hidup.

Dimas said :
Maka Allah menjadikan kedua benda penerang yang besar itu, yakni yang
lebih besar untuk menguasai siang dan yang lebih kecil untuk menguasai
malam, dan menjadikan juga bintang-bintang. (Kejadian 1:16 )
Dalam bahasa inggris dikatakan LIGHT, benda yang memiliki cahayanya
SENDIRI terjemahan indonesia bisa diterjemahkan lampu, lampu memang
mempunyai cahayanya sendiri, lalu kenapa bulan juga dikatakan memiliki cahaya sendiri ?, kita tahu bulan merefleksikan cahaya dari matahari, sehingga Bible hanya tulisan manusia biasa yang memang tidak
mengetahui karakteristik benda-benda langit seperti bulan dan matahari.

I said :
Saya juga kurang tahu sih pak. Memang Bible ini dibuat sederhana sekali. Tidak mendetail seperti yg anda uraikan diatas. Mungkin juga dibuat demikian supaya orang awam pun bisa menyimak maknanya.
Yg jelas kan klo malam yg bikin terang itu bulan, meskipun sinarnya dari matahari. kalo nggak ada bulan ?? tetep aja gelap di waktu malem. Daripada anda, bintang kok buat nimpuk setan ??

Dimas said :
Dari sembilan point pada kitab kejadian tersebut bisa kita katakan
bahwa Tuhan tidak mungkin membuat Bible sebagaimana kita mengatakan bahwa Tuhan itu adalah zat yang bodoh, dan tidak memahami ciptaannya sendiri, jadi bisa disimpulkan dari kitab kejadian saja Bible bukanlah buatan Tuhan akan tetapi buatan manusia/direvisi/diubah oleh seorang Yahudi ulung yaitu Paulus CS.

I said :
Alkitab saya memang bukan buatan Tuhan pak. LAI yg bikin ;)
Bible juga bukan Tuhan yg tulis pak. Yg nulis tuh manusia. Satu2nya tulisan Allah sendiri mungkin hanya 10 perintah Allah yg Musa terima diatas gunung.
Justru itu pak, Tuhan juga gak mau kalo kita jadi “kepinteran” sendiri deh akhirnya.

Note :
Pertanyaan2 serupa sudah muncul beberapa tahun yg lalu, beserta dgn jawabannya di internet. Contohnya ya pak dimas yg copas pertanyaan2 diatas dgn asumsi sekarang thn 2006. Tapi saya akan berusaha menjawab dgn jawaban saya sendiri. Kalau memang gak tahu, ya saya akan bilang gak tahu. Daripada ngarang2 malah jadi sesat.

Steve said...

Dimas said :
Bagaimanapun, salib merupakan lambang Dewa Matahari. Karena matahari hanya satu bagi seluruh dunia, maka dengan sendirinya di mana-mana di dunia ini, apabila mereka memuja Dewa Matahari maka lambang dan kepercayaannya akan mirip. Demikian halnya antara kepercayaan pagan dengan kepercayaan Kristen. Sejak ribuan tahun sebelumnya hingga jaman penyebaran agama Kristen di wilayah Mediterania, telah terdapat agama-agama yang meyakini dewa-dewi yang menderita, disalib dan mati menebus dosa. Riwayat-riwayat dan waktu penyaliban Yesus yang terdapat dalam doktrin Kristen juga sangat serupa dengan kepercayaan pagan, yakni berkisar antara tanggal 21-25 Maret.

I said :
Copy paste teruuussss……!!!
Kalau bulan bintang yg ada diatas masjid itu lambang apa pak ???
Ka’bah itu tempat apa pak ?
Allah itu nama dewa apa pak ?

Pak, salib itu lambang orang yg terkutuk. Kalau ada orang yg disalib, itu tandanya orang tersebut betul2 hina dan dikutuk. Penjahat banget deh pokoknya.
Lalu knp Yesus mau disalib ? Dia menggantikan kutuk maut, yg seharusnya buat saya dan anda.

Steve said...

Dimas said :
Benarkah Yesus Dikubur Tiga Hari Tiga Malam?
Pembuktian secara ilmiah :
Dalam Injil, Yesus bernubuat / membuat ramalan bahwa dia orang suci seperti nabi-nabi terdahulu adalah dengan tanda-tanda / mukjizat sebagaimana nabi yunus dalam perut ikan tiga hari tiga malam maka yesus akan berada dalam perut bumi dalam tiga hari tiga malam"
(Matius 12:39-40): " anak manusia (Yesus dikubur tiga hari tiga malam)".
Maksud ayat diatas adalah :
Kalau tidak 3 hari 3 malam berarti bukan Yesus.

I said :
Ya, pertanyaannya sama persis.
Hari kamis malam (malam jum’at), Yesus berdoa di taman Getsemani. Secara manusia, Dia berkata : “kalau boleh biarlah cawan ini lalu dariKu.” Dia berdoa sampai gemetar, keringatNya menetes seperti darah. Lalu munculah kata2 ini : “Tapi bukan kehendakKu yg jadi.”

So ?? Maksudnya ???

Yesus menyerahkan nyawaNya disitu pak. Dgn kata lain Dia sudah meng’iya’kan kematianNya. Karena tidak ada seorang pun yg dapat membunuhNya, kecuali karena memang Dia yg menyerahkan nyawaNya.
Yohanes 10 :17-18
17) Bapa mengasihi Aku, oleh karena Aku memberikan nyawa-Ku untuk menerimanya kembali.
18) Tidak seorangpun mengambilnya dari pada-Ku, melainkan Aku memberikannya menurut kehendak-Ku sendiri. Aku berkuasa memberikannya dan berkuasa mengambilnya kembali. Inilah tugas yang Kuterima dari Bapa-Ku."

Itulah malam pertama.
Kamis malam -Jumat pagi - Jumat malam - Sabtu pagi - Sabtu malam - Minggu pagi (subuh).
3 hari 3 malam tidak berarti 24 jam. Itu kan pendapat anda. Lewat tengah malam pun sudah berganti hari.
Seseorang diberi upah sehari kerja meskipun hanya bekerja 8 jam kan ?

Dimas said :
Bukti yesus bukan manusia pilihan
Yesus merasa lapar. Dari jauh melihat pohon Ara yang berdaun, Yesus mendekatinya barangkali saja ia menemukan buahnya, tapi ia tidak menemukan buahnya hanya daunnya saja lha wong bukan musim Pohon Ara berbuah. Maka kata Yesus (marah)"jangan lagi seorang pun makan buahmu!" (Matius 11:12-14).
Suatu ketika ketika yesus melewati pohon Ara itu lagi Pohon itu sudah kering sampai keakarnya.... Petrus nyelutuk "Rabi, lihatlah Pohon yang kaukutuk sudah kering" (Matius 11:20-21)

Perlu dicatat pertama,
Yesus mendatangi pohon ara yang tidak berbuah karena bukan musimnya. Yesus tidak memahami ilmu botani ilmu pertanian yang sederhana tentang kapan pohon berbuah. Padahal kapan pohon berbuah petani yang tidak sekolah SD pun tahu. Masa sih Yesus kalah sama pengetahuan petani yang tidak lulus SD yang bukan Anak Tuhan.
Injil sendiri yang menyimpulkan bahwa Yesus kurang pintar.

I said :
Pak Dimas repost mulu sih ?
Hehehe, gpp deh, secara blog ini milik anda.
Yesus memang bukan anak petani pak. Coba bapak suruh Dia bikin kursi, Pasti jago..!!!
Mengerti maksud saya ?

Dimas said :
Disebutkan juga bahwa Yesus peminum anggur (arak).
"Yohanes Pembaptis tidak makan roti dan tidak minum anggur (arak) tapi anak manusia (Yesus) makan (roti) dan minum (anggur), dan kamu berkata lihatlah Yesus seorang pelahap (makannya rakus) dan peminum sahabat pemungut cukai dan orang berdosa (Lukas 7:34)."

I said ;
Itu Yesus lagi cerita pak. Waduh2 bisa kacau kalau begini nih. Dibaca satu perikop dong pak.
Makanya, jangan cuma copy paste aja.

Dimas said :
Yesus sendiri tidak pernah menganjurkan memanggilnya dengan julukan Tuhan.
"Bukan setiap orang yang memanggilku Tuhan akan masuk kedalam surga melainkan dia yang melakukan kehendak Bapakku di Surga (Hukum Allah dalam Taurat). (Matius 7:21).

I said :
Ini asli tulisan anda bukan sih ? Kok bodoh sekali nanya nya ? Sepengamatan saya, anda ini pandai lho.
Maksudnya ayat itu :
Jangan cuma bisa teriak2 panggil nama Tuhan, tapi kelakuannya tidak benar. Yg masuk surga itu adalah orang2 yg melakukan firman Allah, bukan sekedar orang yg teriak2 memanggil Tuhan di rumah ibadah, sampai satu kampung kedengaran.

Dimas said :
Mari kita lihat konsep TRINITAS: Bapak, Putera dan Roh Kudus. Untuk bentuk/WUJUD berbeda bolehlah jika pak Steve mengatakan demikian, tapi secara unsur/senyawa mereka bertiga tidaklah sama, yang Roh kudus adalah berbentuk Roh Kudus/Suci tidak memerlukan makan, dll. Sedang manusia terdiri dari unsur tulang, daging dan darah mereka juga memerlukan makan dan minum untuk kelangsungan hidupnya, yang bisa dibunuh/mati, Kencing, buang air besar, dll. Ada 3 gambaran unsur yang berbeda yaitu Bapak, Putera dan Roh kudus dalam pencitraan pikiran kita tapi anda terkesan maksa bahwa 3 unsur pencitraan yang sangat jauh berbeda tadi menjadi sama dan semuanya satu unsur dalam pikiran/otak manusia, itu tidak masuk akal pak Steve. Sangat Absurd/rancu sekali.

I said :
Pak ,kalau manusia cuma terdiri dari unsur tulang, daging dan darah, itu namanya mayat. Memang manusia gak punya roh ? Yesus juga punya pak. Tapi Roh Allah sendiri yg ada di dalam Yesus.

Dimas said :
Coba analisa ayat berikut:
Mazmur 22:2,
"Allahku, Allahku, mengapa Engkau meninggalkan aku? Aku berseru, tetapi Engkau tetap jauh dan tidak menolong aku."

I said :
Capek deh..!!!! Copy paste mulu sih ??? Makanya gunakan pikiran anda sendiri dong…
Ayat diatas bukan Yesus yg ngomong, tapi DAud. hehehe

Dimas said :
Orang-orang Yahudi berkata: "Uzair itu putera Allah" dan orang-orang Nasrani berkata: "Al Masih itu putera Allah". Demikianlah itu ucapan mereka dengan mulut mereka, mereka meniru perkataan orang-orang kafir yang terdahulu. Dilaknati Allah mereka , bagaimana mereka sampai berpaling?
(Quran surat Taubah :30)

I said :
Lho ? anda bilang orang Nasrani itu pengikut Isa As, mengakui tauhid Islam ? kok mereka bilang Isa itu anak Allah ?
Yg bilang seperti itu orang Kristen kan ? bukan Nasrani…
Iki piye to mas ??

Steve said...

Dimas Said :
Yesus sendiri mengaku bahwa ia bukan Tuhan melainkan utusanNya bagaimana tersebut dalam kitab Injil Johanes pasal 17 ayat 23, dan ia diperanakkan oleh manusia, sebagaimana tersebut dalam Injil Matius pasal 1 ayat 16 dan 21, malah ia sendiri yang berkata dan mengakui bahwa Tuhan itu Esa (Tunggal), sebagaimana disebutkan dalam Injil Markus, pasal 12 ayat 29 dan diayat-ayat Injil yang lain-lain, maka berdasarkan pengakuan Yesus itu, jelas Yesus itu bukan Tuhan dan bukan anak Tuhan.
Selanjutnya harap periksa lagi di Markus pasal 12 ayat 29. Di sini menyebutkan : "Maka jawab Yesus kepadanya: "Hukum yang terutama inilah: dengarlah olehmu hai Israil, adapun Allah Tuhan Kita, ialah Tuhan Yang Esa""
Jelas bahwa Tuhan itu Esa, artinya satu, Tunggal, jadi Yesus bukan Tuhan sebagaimana telah saya terangkan.
Periksa lagi Ulangan pasal 4 ayat 35
Di sini menyebutkan: "Maka kepadamulah Ia itu ditunjuk, supaya diketahui olehmu bahwa Tuhan itu Allah, dan kecuali Tuhan yang Esa tiadalah yang lain lagi".

I said :
Saya lebih senang anda menggunakan ayat2 Alkitab sebagai referensi anda utk berargumentasi. Saya akan menggunakan ayat juga nih pak. Tidak usah jauh2.
Kejadian 1 : 26
Berfirmanlah Allah: "Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi."

Allah itu esa, tetapi kenapa menggunakan kata “Kita” dalam ayat tsb ? Berarti Yesus dan Roh Kudus sudah ada sebelum manusia tuh pak. Dalam wujud seperti apa, saya tidak bisa memastikan. Intinya, Allah sendiri yg mengatakan kalau Dia dalam bentuk jamak.

Meskipun Alquran pun mengatakan hal serupa, dgn kata “Kami”, namun sayangnya umat Islam belum mau mengakuinya, dgn alasan tata bahasa Arab itu indah, atau apalah yg saya tidak mengerti. Yg jelas, Aku ya aku. Kami ya Kami. Aku dan Kami sangat jauh artinya pak.

Dimas said :
Periksa di Matius pasal 27 ayat 1.
Di sini menyebutkan: "Setelah hari siang, maka segala kepala iman dan orang tua-tua kaumpun berundinglah atas hal Yesus, supaya dibunuh Dia".
Kalau betul Yesus itu Tuhan, mustahil ada manusia merencanakan untuk membunuh Dia.

I said :
Lho ? Kan Yesus datang ke dunia memang utk dibunuh, pak ? Maksudnya apa ? Apa karena Dia itu Tuhan, lalu manusia tidak bisa merencanakan sesuatu yg buruk ttg Dia ?

Dimas said :
Silahkan buka lagi di Matius pasal 26 ayat 38
Di ayat ini ada menyebutkan: "Kemudian kata Yesus kepada mereka itu: "Hatiku amat sangat berdukacita, hampir mati rasaku; tinggallah kamu disini dan berjagalah sertaku".
Di ayat ini menyebutkan bahwa Yesus amat sangat berduka cita pantaskah ada tuhan berduka cita. Ini menunjukkan bahwa Yesus bukan Tuhan.

I said :
Manusia diciptakan menurut rupa dan gambar Allah (Kejadian 1:26). Rasa sedih, marah, senang, bangga, kecewa, ingin dipuji,dsb itu muncul dari sifat2 Tuhan juga, tapi tentu saja dalam kadar yg terbatas sbg manusia.

Apakah menurut anda, Tuhan itu tidak bisa sedih ?? Jika ada umatNya yg saling menyakiti dan selalu berbuat dosa, apakah Tuhan tidak sedih ?

Lalu apakah Tuhan tidak pernah marah ?? Apakah Tuhan tidak pernah bangga, jika melihat umatNya selalu taat kpdNya dan menjauhi dosa ?

Jika demikian, lalu Tuhan seperti apa yg anda punya, yg katanya punya 99 nama ?

Dimas said :
Periksa lagi di Lukas pasal 2 ayat 11
Diayat ini menyebutkan: "Sebab pada hari ini sudah lahir bagimu Juru Selamat, yaitu Kristus Tuhan itu di dalam negeri Daud".

Wajarkah tuhan dilahirkan oleh manusia (Maria).

I said :
Pertanyaan gak penting. Allah maha kuasa. Dia bisa berbuat apa saja yg dia kehendaki.

Dimas said :
Terus periksa di Johanes pasal 5 ayat 30
Di sini menyebutkan : "Maka aku tidak boleh berbuat satu apa dari mauku sendiri, Seperti aku dengar begitu aku hukumkan, dan hukumku itu adil adanya, karena tidak aku coba turut mauku sendiri, melainkan maunya Bapa yang sudah mengutus aku"

Ayat itu Yesus sendiri yang berkata bahwa ia tidak berkuasa berbuat sekehendaknya. Wajarkah tuhan tidak berkuasa berbuat sekehendaknya. Di ayat itupun Yesus mengaku sendiri bahwa kehendaknya itu menurut kehendak Tuhan yang mengutus dia. Kalau Yesus betul Tuhan, tentu tidak dapat diperintah oleh siapapun. Di ayat ini juga Yesus mengaku, bahwa dia bukan Tuhan melainkan diutus oleh tuhan. Yang diutus itu tentu bukan Tuhan.

I said :
Yoh 5 : 30
(30) Aku tidak dapat berbuat apa-apa dari diri-Ku sendiri; Aku menghakimi sesuai dengan apa yang Aku dengar, dan penghakiman-Ku adil, sebab Aku tidak menuruti kehendak-Ku sendiri, melainkan kehendak Dia yang mengutus Aku.

Perlahan tapi pasti, kita mulai masuk lebih dalam ke konsep Tritunggal nih pak.
Apapun yg Yesus katakan, Ia selalu mengatakan itu dari Bapa. Setiap kehendak yg Yesus lakukan, Yesus pasti bilang bukan kekendakKu yg jadi, tapi kehendak Bapa. Yesus juga bilang, Dia tdk dapat berbuat apa2 kalau bukan kehendak Allah Bapa. Jadi, setiap perkataan, kehendak, perbuatan yg Yesus lakukan adalah semuanya milik Bapa. Tetapi yg jadi pertanyaan, apakah semua keinginan Bapa adalah keinginan Yesus juga ? Maksudnya, kalau Bapa maunya A apakah Yesus maunya A juga ? Dan memang jawabannya adalah SAMA. Satu2nya kegalauan hati Yesus adlh ketika malam Dia akan ditangkap dan kemudian dibunuh. Maka keluarlah kata2 Yesus, “kalau boleh cawan ini lalu dari padaKu.” Hal ini terjadi karena Yesus juga 100% manusia. Tapi kalimatNya tidak berhenti sampai disitu, kataNya : “Tapi kehendakMu yg jadi.”

Hal ini kembali membuktikan bahwa kehendak Yesus TIDAK DAPAT BERBEDA dgn kehendak Allah Bapa. Jadi meskipun dibilang Tuhan nya ada 3, tidak masalah. Toh semuanya merujuk kepada satu, yaitu Tuhan pencipta alam semesta ini

Anda bisa bayangkan kalau ada 3 Tuhan dgn 3 kehendak yg berbeda pula ?
Yg satu ingin disembah dgn cara spt ini, yg lain berbeda pula caranya.
Wah bisa pusing orang Kristen kalau begitu pak.

Dimas said :
Dan masih ada beberapa ayat lain di kitab Injil yang menyebutkan Yesus itu Anak Allah tetapi maksudnya bukan anak Allah yang sebenarnya, karena Yesus sendiri mengaku dikitab Injil bahwa ia adalah utusan Allah, bukan Anak Allah. Dan ia sendiri berkata: "anak manusia" bukan anak Tuhan, Jadi jumlah ayat-ayat di kitab Injil yang menyebutkan Yesus itu anak Allah tidak menjamin kebenarannya bahwa ia anak Allah betul-betul, sebagaimana kita sering mendengar ucapan-ucapan "Anak Kapal", "Anak Sekolah", tidak berarti bahwa kapal dan sekolah itu beranak, melainkan mempunyai arti bahwa orang itu selalu terikat oleh peraturan-peraturan kapal dan pelajaran-pelajaran di sekolah. Maka berhentilah menyifati Tuhan dengan sifat makhluk ciptaan-Nya sendiri. Dan jangan berkata Tuhan memiliki anak, dan Yesus bukanlah Tuhan melainkan anak manusia utusan-Nya.

I said :
Memang apa yg anda tahu ttg ajaran Kristen ? Anak Allah ? Apa yg anda tahu ttg anak Allah ? Yg bilang Allah itu beranak siapa ? Bukankah orang islam sendiri ? Saya sendiri menyebut diri saya anak Tuhan kok ?
Apa yg anda tahu ttg sifat2 Tuhan ? Saya sudah menyinggungnya sedikit diatas.
Anda seorang pemarah. Tahukah anda sifat marah itu darimana ? Anda sayang kepada anak anda. Tahukah anda sifat sayang anda itu darimana ? Anda kagum dan bangga atas hasil lukisan anda. Tahukah anda rasa bangga itu berasal darimana ?

Kalau anda mempunyai rasa sayang kpd anak, senang, ingin dipuji, sedih, itu semua karena anda diciptakan olehNya. Tukang kursi hanya akan membuat kursi, bukan pesawat. Tukang kayu hanya akan mengerjakan kayu, bukan emas.

Sang pencipta tentunya menciptakan anda sesuai dgn diriNya yg maha sempurna, dan BUKAN yg lain. Jgn lupa bahwa manusia juga punya sifat mencipta (meskipun sebetulnya hanya menemukan he3x). itu datangnya darimana ?

Jadi kalau anda punya suatu sifat yg tidak dimiliki Allah, anda harus bertanya pada diri anda sendiri, jangan2 anda bukan ciptaan Allah ?

Misalkan anda punya. Oh, iya saya punya sifat yg tidak dimiliki Allah, saya suka mencuri, berbohong, saya tidak suka kalau lihat org lain senang, dll. Berarti saya bukan ciptaan Tuhan donk ?? Apakah saya ciptaan Iblis ?

Jawabannya : “ Bisa jadi…!” ;)


Dimas said :
Saudara mungkin belum mengerti betul tentang arti "Anak dan Bapa" dalam bahasa Ibrani, atau susunan bahasa yang terpakai dalam Bibel. Dalam bahasa Ibrani kata "Bapa" itu dipakai buat Tuhan, sedangkan kata "anak" dipakai buat mereka yang dihormati, seperti para Nabi dan para Rasul.

I said :
Maksud anda, anda lebih tahu bahasa Ibrani daripada orang Ibrani itu sendiri ?

Dimas said :
Silahkan buka Matius, pasal 5 ayat 9. Di sini disebutkan: "Berbahagialah segala orang yang mendamaikan orang karena mereka itu akan disebut anak Allah". Jelas siapa saja mendamaikan manusia akan disebut akan menjabat "Anak Allah", kalau begitu anak Allah itu ratusan, ribuan malah mungkin jutaan orang, jadi bukan Yesus saja. ;)

I said :
Betul itu pak. Itu sudah mulai pintar sekarang. Nanti di akhir jaman, statusnya lain lagi pak. Yesus datang sebagai mempelai pria, sedangkan manusia yg percaya kepadaNya, sebagai mempelai wanita (bride).

Sekarang timbul pertanyaan baru lagi, pak. Tuhan kok kawin ??

Capek dehh !!

Steve said...

Dimas said :
------ TUHAN MENCIPTAKAN LANGIT dan BUMI dan KEDUANYA AKAN MUSNAH --------
Kitab Ibrani/Hebrews ch.1:10-11
(10) Allah berkata juga, "Engkau, Tuhan, pada mulanya menciptakan bumi, dan Engkau sendiri membuat langit.
(11) Semuanya itu akan LENYAP, dan menjadi tua seperti pakaian; tetapi Engkau tidak akan berubah.

Zabur/psalms ch.102:25-26
(25) (102-26) dahulu Engkau menjadikan bumi; langit pun karya tangan-Mu.
(26) (102-27) Semua itu akan LENYAP, tetapi Engkau tetap ada; semua itu akan usang seperti pakaian. Engkau membuangnya seperti baju tua, lalu semuanya akan MUSNAH.

----- BUMI AKAN ADA UNTUK SELAMANYA ------
Benar-benar kebalikan sebagaimana yg tertulis dalam kitab Pengkhotbah/Ecclesiastes ch.1:4
(4) Keturunan yang satu pergi dan keturunan yang lain datang, TETAPI BUMI TETAP ADA.

Zabur/psalms ch.78:69
(69) Ia membangun Rumah-Nya seperti kediaman-Nya di surga, dan SEPERTI BUMI, KUKUH UNTUK SELAMA-LAMANYA.

Saya persilahkan bapak Steve untuk memilih ayat diatas mana yang sesuai dengan kebenaran ilmiah (Maksud kebenaran ilmiah adalah seperti Para Ilmuwan semuanya SEPAKAT bahwa bumi itu bulat dan itu sudah dijadikan kepastian kebenaran bersama dan terbukti secara ilmiah). Jangan ambil dua-duanya ya pak karena tidak mungkin keduanya benar karena yang satu bertentangan dengan yang lain sifatnya (yang satu bilang SELAMA-LAMANYA dan lainnya AKAN MUSNAH).

Bapak memilih Point pertama yang menyebutkan “langit dan bumi akan musnah “ atau atau point nomor dua “bumi itu ada untuk selamanya”?

I said :
Semakin lama saya semakin suka dgn anda. Bisa dipastikan beberapa waktu ini anda lebih banyak membaca kitab saya daripada kitab anda sendiri. Hehehe, kok saya bisa tahu ? Karena keganjilan2 yg ada di alkitab, pak dimas bisa tahu. Sedangkan di Alquran yg lebih banyak keganjilannya , pak dimas tenang2 aja. Itu berarti karena Alqurannya tidak dibaca.
Wahyu 21 : 1-8. judul perikopnya “Langit yang baru dan bumi yang baru”
Wah, meskipun baru baca judul perikopnya saja, mustinya sdh bisa menjawab pertanyaan diatas.
Langit dan bumi yg kita tempati skrg AKAN lenyap pak. Tapi nanti akan ada yg baru, sprti yg ditulis di kitab Wahyu diatas. Itu yg akan kekal selamanya pak.
Sekarang bapak mau nanya ttg bumi yg mana nih pak ?

x said...

seandainya sy seorang freemasonry/jews/atheist/satanik/illuminati/dsb.., dan sy mau bertaubat, tp sy bingung sekali agama mana yg hrs sy pilih islam / kristen kah...apalagi setelah membaca blog ini, hmm...mgkn lbh baik sy memilih agama lain selain 2 itu, toh setiap agama mengajarkan kebaikan dan menjanjikan surga...

jd sbnrnya sy ingin tahu skali kepastian apa yg menjamin hidup sy sekarang, nanti pd hari kiamat, dan nanti setelah hari kiamat:

1.apa yg akan pak dimas sampaikan n janjikan jika sy mnjadi seorang muslim?

2.apa yg akan pak steve sampaikan n janjikan jk sy mnjadi seorang kristen/katolik?

3.apa yg akan di sampaikan n janjikan jk sy memeluk agama lain slain kristen/islam yg mgkn kalo ada pembaca & penulis di blog ini yg beragama lain, mgkn budha? hindu? atau Kepercayaan kpn Tuhan YME? atau mgkn ada agama lain yg belum pernah sy dengar? atau mgkn kerpecayaan2 lain?

4.sedikit masukan setelah smpat membaca panjang lebar isi blog ini, mgkn sbaiknya;
pk dimas membaca&mempelajari dengan lengkap n detail kitab suci kristen,
dan jg pk steve membaca&mempelajari dgn lengkap n detail kitab suci islam...
mgkn stlh paham bnr masing2 kitab suci, barulah kt bs berargumen menggunakan bagian2/ayat2 dr kitab suci masing2 itu,tetapi dengan lengkap, detail n benar, tdk hanya sepotong2/bagian2 yg ganjil sj, dsb...

trims seblumnya trutama u/ pk dimas n pk steve...

Steve said...

Pak X Said :
apa yg akan pak steve sampaikan n janjikan jk sy mnjadi seorang kristen/katolik?

I said :
Utk Pak X, saya tdk dpt memberikan janji apa2 kepada anda. Janganlah anda berharap kepada manusia. Berharaplah kpd Tuhan.

Yoh 3 : 16
Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.

Roma 10 : 9-10
(9) Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan.
(10) Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan.

Berharaplah pada janji2 Tuhan dan bukan pada janji2 manusia. Tidak ada orang berdosa yg bisa menyelamatkan orang berdosa. Tidak ada orang buta yg bisa menuntun orang buta.

Lihatlah apa kata alkitab tentang Yesus,

Filipi 2 : 5-11
(5) Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus,
(6) yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan,
(7) melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia.
(8) Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.
(9) Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama,
(10) supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi,
(11) dan segala lidah mengaku: "Yesus Kristus adalah Tuhan," bagi kemuliaan Allah, Bapa!

Kata2 ini dibuat sesederhana mungkin utk menggambarkan status Yesus sesungguhnya. Tidak ada kata2 yg terlalu sulit utk dimengerti dan dipahami.

Satu hal lagi pak, pernyataan yg benar adalah kita yg butuh Tuhan, bukan Tuhan yg butuh kita. Tuhan bukan caleg yg menjanjikan sesuatu imbalan jika kita memilih Dia. Karena saya menangkap isi pertanyaan anda seperti itu.

Anonymous said...

wele....seru nech jadi nya
jadi bingung liat comment di atas
mas2x, bapak2x semua saya mau tanya nech??
mana seh yang lebih tinggi(di lihat dari semua aspek) antara TUHAN dan agama???
dan apakah TUHAN membutuhkan pembelaan (seperti comment di atas yang saya baca di atas dari awal sampe akhir)

Steve said...

pak Anonym said :
mana seh yang lebih tinggi(di lihat dari semua aspek) antara TUHAN dan agama???
dan apakah TUHAN membutuhkan pembelaan (seperti comment di atas yang saya baca di atas dari awal sampe akhir)

I said :
Agama itu buatan manusia kan pak ? Berarti jelas Tuhan lebih tinggi.

Orang yg membela dgn yg dibela, lebih kuat mana ??
Kalau di ajaran Kristen, justru Tuhan lah yg membela manusia. jika Tuhan dipihak kita, siapakah lawan kita ?

Kalau ada orang yg ingin membela Tuhannya dan agamanya, siapakah mereka ? Bukankah Tuhan jauh lebih perkasa dari mereka ?

Anonymous said...

Hi Mas Dimas,
Berkat tulisan2 anda, saya semakin mantap dengan agama Islam dan terima kasih sudah membuka hati dan pikiran saya.
Ulasan anda merupakan hasil pemikiran yang luar biasa disertai bukti2 ilmiah walaupun anda dituduh hanya meng-copas,saya justru beranggap anda tidak sembarangan memberikan opini (karena selalu berbasis bukti).
Pak Steve, yang anda tanggapin hanyalah hal2 tertentu saja..mengenai kemaksiatan dll kok bungkam?Sanggahan yang anda berikan lebih banyak berdasarkan opini pribadi yang agak kekanak2an dan sarkastik.
Bravo Mas Dimas...

Hanya penikmat blog ini dan ga tahan untuk komentar..

Steve said...

Saya agak kekanak2an ya pak ??
Tidak apa2 deh, memang saya masih anak2 kok.

Ngomong2, pak Dimas kemana ya ? Ada yg tahu ?

Anonymous said...

Oh Pak Steve..saya bukan Bapak..saya wanita kok..kebetulan pula saya ini maaf,ga bermaksud SARA-WNI keturunan yang sedang dalam pencarian suatu agama- menemukan blog ini dan ternyata bisa dijadikan sumber inspirasi.

Btw, Mas Dimas bisa kasih saya rekomendasi buku2 agama yang perlu saya baca dan beli di toko buku?Nama buku dan pengarangnya gitu mas..terlalu banyak buku bikin saya bingung milihnya secara saya kan masih dalam tahap awal mengenal Islam.

Terima kasih.

Steve said...

Oh, maaf kalau begitu mbak anonym. Saya jadi malu nih hehehe.

Jangan panggil saya bapak juga ya. Mungkin saya masih lebih muda dari mbak anonym.

Saya juga keturunan, mbak.

Steve said...

Mbak Anonym said :
Pak Steve, yang anda tanggapin hanyalah hal2 tertentu saja..mengenai kemaksiatan dll kok bungkam?Sanggahan yang anda berikan lebih banyak berdasarkan opini pribadi yang agak kekanak2an dan sarkastik.

I said :
Kemaksiatan yg ada dimana nih mbak ? Maksudnya "cerita2 cabul" yg ada di alkitab ?
Ok, saya beri komentar ya.
Alkitab, selain isinya firman Tuhan, juga berisi sejarah. Namun tentunya sejarah yg mengandung pembelajaran buat kita. Kalau begitu Alkitab mengajarkan kita berbuat cabul dong ? Nggak begitu maksudnya. Disetiap akhir cerita tsb pasti ada akibatnya. Raja Daud saja yg begitu dekat Tuhan, tidak lepas dari dosa ini. Dan Tuhan pun menghukum Daud. Selama sisa akhir hidupnya dia tidak tenang. Boleh dibilang keluarganya hancur. Bahkan dia dikejar2 oleh anaknya sendiri utk dibunuh.
Bisa ditarik pelajaran dari sini ? Tentu saja bisa.

Sebagai buku sejarah, alkitab tidak bisa menutupi keburukan2 tokoh2 alkitab dimasa lalu. Karena apa yg disampaikan, memang begitulah kejadiannya.

Salam mbak.

Rubberduck said...

Good Blog, Interesting discussion..
Yang paling menarik buat saya itu pembahasan ttg asal usul kitab2 suci itu sendiri. Mas Dimas saya penasaran tentang kurun waktu terbitnya Alkitab (Perjanjian Lama dan Baru) dan Alquran, dan proses terbuatnya.
Kalo dari yg saya baca diatas, Alquran asal usulnya cukup jelas. Berasal dari sabda Allah yg turun langsung ke Nabi Muhhamad dan ditulis oleh sahabatnya. Dijilid jadi satu dan jadilah Alquran.
Nah yg Alkitab ini yg agak2 timbul pertanyaan. Kalo emang Alkitab itu kumpulan dari berbagai surat2 buatan org2. Lantas siapa dong yg ngumpulin surat2 itu jadi satu dan disebut Alkitab? Lalu atas dasar apa dia bisa bilang kumpulan surat2 itu sebagai Alkitab??

Anonymous said...

bagi yang merasa diri non muslim dan merasa dirinya paling benar, silahkan baca ini dulu sebelum anda komentar tentang islam, perbaiki dulu pandangan anda terhadap agama anda sendiri dan apakah anda tahu siapa yang selama ini anda sembah ? :)

"Ketika Nabi Isa turun untuk meluruskan ajaran mereka, Rabi-rabi orang Yahudi tidak menyukainya. Tidak mengherankan jika akhirnya Nabi Isa As menjadi sasaran pembunuhan selanjutnya. Dengan pertolongan Allah SWT, Nabi Isa langsung diangkat ke surga dan masih hidup hingga saat ini, sehingga sebetulnya orang yang dibunuh dan difitnah sebagai Yesus adalah Judas Ascariot, salah satu murid Nabi Isa. Injil pun banyak mengalami perubahan, salah satunya adalah tentang cerita Nabi Ibrahim yang akan menyembelih Nabi Ishak As sebagai pengorbanan pada Tuhan. Padahal dalam versi Islam, ada beberapa ritual yang dilakukan dalam Ibadah Haji dan Umrah untuk menceritakan perjalanan Nabi Ibrahim sebelum menyembelih Nabi Ismail, bukan Nabi Ishak (ingat Nabi Ishak tidak berada di sekitar Makkah, tapi ia tinggal dengan ibunya di Tanah Kan’an/Palestina), seperti Jumrah (melempar batu sebagai simbol melawan setan yang menggodanya) dan penyembelihan binatang Qurban pada hari raya Idul Adha (sebagai simbol pengurbanan manusia terhadap harta benda yang dimilikinya). Selain itu, terdapat beberapa situs asli yang masih ada di Makkah Al Mukaramah, seperti Makam Ibrahim (tapak kaki Ibrahim ketika menyusun Ka’bah), atau air zam-zam (air yang memancar dari kaki Ismail ketika ibunya, Siti Hajar berlari-lari sebanyak 7 x dari Bukit Shafa dan Marwa mencari air minum untuk bayinya yang kehausan di Padang pasir). Peristiwa berlari sebanyak 7x ini menjadi salah satu ritual ibadah Haji dan Umroh, dan dinamakan Sai. Tapi mengapa agama Kristen mengklaim bahwa Nabi Ibrahim melakukan pengorbanan terhadap nabi Ishak? Saya menduga karena Ismail adalah nenek moyang bangsa Arab yang kelak menurunkan Nabi Muhammad, selain juga ia adalah seorang Arab, sehingga apapun yang berhubungan dengan Muhammad dalam Injil harus segera dihilangkan."

Steve said...

Anonymous said :
bagi yang merasa diri non muslim dan merasa dirinya paling benar, silahkan baca ini dulu sebelum anda komentar tentang islam, perbaiki dulu pandangan anda terhadap agama anda sendiri dan apakah anda tahu siapa yang selama ini anda sembah ? :)

I said :
Terima kasih sarannya. Saya juga menyarankan hal yg sama kpd anda.

Anonymous said :
"Ketika Nabi Isa turun untuk meluruskan ajaran mereka, Rabi-rabi orang Yahudi tidak menyukainya. Tidak mengherankan jika akhirnya Nabi Isa As menjadi sasaran pembunuhan selanjutnya. Dengan pertolongan Allah SWT, Nabi Isa langsung diangkat ke surga dan masih hidup hingga saat ini, sehingga sebetulnya orang yang dibunuh dan difitnah sebagai Yesus adalah Judas Ascariot, salah satu murid Nabi Isa.

I said :
Ok, kalau itu yg anda imani. Tetapi jangan lupa bahwa berarti Allah anda “menolong” nabi Isa dgn jalan menipu.
Isa adalah sosok yg terkenal, baik lewat khotbah2nya, maupun mujizatnya. Hampir semua orang yg disana dapat mengenalinya dgn baik. Mungkinkah “salah orang” bisa terjadi ? Bisa saja, kalau Allah menghendakinya. Seandainya memang Yudas yg disalib, lalu ketika dia mati dan diturunkan mayatnya, masihkah dia “berwajah” Isa ? Lalu mayat “Yudas” diserahkan kpd Yusuf (Arimatea), seseorang yg kagum akan sosok Isa dan telah menjadi muridnya jg. Apakah Yusuf juga tidak mengenalinya ?
Mayat “Yudas” dimasukan kedalam gua yg ditutup batu lalu dijaga oleh penjaga2 romawi. Dan secara ajaib, pada hari yg ketiga, mayat “Yudas” hilang entah kemana.
Lain cerita, ditemukanlah sesosok mayat, “kebetulan” berwajah persis Yudas Iskariot. Imam2 Yahudi membeli sebidang tanah yg disebut Tanah Tukang Periuk atau yg disebut tanah darah hingga saat ini, utk mengubur mayat tsb.
Bisa anda menjelaskan ini semua ???

Anonymous said :
Injil pun banyak mengalami perubahan, salah satunya adalah tentang cerita Nabi Ibrahim yang akan menyembelih Nabi Ishak As sebagai pengorbanan pada Tuhan.

I said :
Hal ini pun tidak dimengerti oleh anda. Injil yg mana yg anda maksud ?
Allah memberikan Injil pada Isa ? Sedangkan Isa sendiri tidak menulisnya, bahkan dia pun tidak menyuruh murid2nya utk menuliskan setiap kata2nya. Yg anehnya lagi, Isa itu mengajar dan berkhotbah dgn menggunakan kitab taurat yg sudah ada jauh sebelumnya. Bagaimana mungkin Isa menggunakan kitab yg lain, sedangkan ia sendiri memiliki kitab sendiri ?

Untuk diketahui pak, cerita Ibrahim menyembelih ishak terdapat dalam kitab taurat. Kitab ini sudah ada mgkin beratus2 thn sebelum Isa lahir. Otomatis Kristen belum ada, apalagi injil. Lalu siapa yg merubah itu ?
Coba tolong dikaji ulang kitab “taurat” anda.


Anonymous said :
Padahal dalam versi Islam, ada beberapa ritual yang dilakukan dalam Ibadah Haji dan Umrah untuk menceritakan perjalanan Nabi Ibrahim sebelum menyembelih Nabi Ismail, bukan Nabi Ishak (ingat Nabi Ishak tidak berada di sekitar Makkah, tapi ia tinggal dengan ibunya di Tanah Kan’an/Palestina), seperti Jumrah (melempar batu sebagai simbol melawan setan yang menggodanya) dan penyembelihan binatang Qurban pada hari raya Idul Adha (sebagai simbol pengurbanan manusia terhadap harta benda yang dimilikinya). Selain itu, terdapat beberapa situs asli yang masih ada di Makkah Al Mukaramah, seperti Makam Ibrahim (tapak kaki Ibrahim ketika menyusun Ka’bah), atau air zam-zam (air yang memancar dari kaki Ismail ketika ibunya, Siti Hajar berlari-lari sebanyak 7 x dari Bukit Shafa dan Marwa mencari air minum untuk bayinya yang kehausan di Padang pasir).

I said :
Ya, dalam islam memang banyak ritual2 yg akhirnya menjadi pembenaran, tanpa tahu makna sebenarnya. Pak Dimas seringkali membahas ritual2 paganisme yg melatar belakangi agama lain, entah sadar atau tidak bahwa islam juga tidak lepas dari itu. Banyak hal yg harus dikaji ulang mengenai ini.

Btw, Siti Hajar mencari minum untuk bayinya ? Maksudnya bayi disini siapa ya ? Apakah Ismail ? ismail sudah tumbuh menjadi anak yg besar saat itu. Atau adik ismail ? Berarti Siti Hajar menikah lagi di padang gurun ?

Rubberduck said...

aduh pleassee deh.. dgn perbedaan2 berdasarkan kepercayaan.. yg satu dasarnya Alquran, yg satu dasarnya Alkitab.. dan keduanya sama2 meyakini sumber mereka paling benar.Nasrani percaya Yesus mati di Salib untuk menebus dosa manusia, Muslim percaya Yesus/Isa diangkat ke surga oleh Allah. Mo sampe sedollar jadi seribu juga ga bakal ada yg bilang versinya pihak lain yg benar.Mendingan bahas yg berdasarkan fakta saja..kaya pertanyaan saya diatas tuh, kok blom ada jawaban?

Steve said...

To Rubberduck

Anda bertanya kepada Pak Dimas kan ??
Biar pak Dimas yg jawab kalau begitu.

Thanks.

Rubberduck said...

To Steve:
Oh ok. Maaf ya, kalau begitu saya menurut pak Steve saja, saya rubah bukan bertanya hanya pada Pak Dimas saja, kalo ada orang lain yg bisa memberi jawaban silahkan,pak steve juga boleh kok kalo mau menanggapi. Lantas sementara saya menunggu jawaban, boleh kan saya ikut comment2 seperti sebelumnya?

Steve said...

To Rubberduck

Untuk lebih jelasnya bisa lihat di
http://www.geocities.com/cicspj/sejarah_terbentuknya_kitab.htm

Mudah2an bisa membantu.

Salam

Steve said...

http://www.geocities.com/cicspj/sejarah_terbentuknya_kitab.htm

Steve said...

http://www.geocities.com/cicspj/
sejarah_terbentuknya_kitab.htm

Rubberduck said...

Pak Steve, waktu saya buka kok keluarnya gini..
Warning!! Fraud Site
The page you are trying to open has been reported as fraudulent. It will likely attempt to trick you into sharing personal or financial information. Opera Software strongly discourages visiting this page.

Steve said...

To Rubberduck,

Saya bisa kok membukanya, atau saya copas ke sini ? Tapi sangat panjang, kurang etis rasanya.

Steve said...

saya kurang tahu juga kalau menggunakan opera, karena saya pake internet explorer.

Atau anda search saja di google, juga pasti banyak situs2 serupa.

Semoga membantu.

RSAW said...

dimas rangga yang tercinta, pengetahuan anda sangat dalam...saya kagum dan hormat. Orang-orang yang menyalibkan Yesus mungkin juga mempunyai pengetahuan yang dalam tentang agama dan Tuhan di jamanya. Saya sangat mencintai Isa Almasih sehingga saya berusaha untuk mematuhi ajaran Beliau. Saya juga menghargai Muhammad sehingga saya tidak menjelekkan Beliau dan pengikutnya. Saya punya iman begitu juga mas Rangga. Biarlah iman kita berjalan seuai dengan keyakinan kita, karena saya yakin mas rangga tidak akan menyalahkan saya kalau saya mengikuti ajaran Isa Almasih, karena di dalam alquranpun di tulis kebenaran Isa Almasih dan ajaranya terlepas Dia Tuhan atau tidak menurut anda.

RSAW said...

untuk steve dan teman-teman yang lainya janganlah perdebatan diteruskan, bukankah Our Isa Almasih berkata pembalasan adalah hakKu bukan hak manusia. Keselamatan adalah anugrah bukan pemaksaan dan bukan pencarian. Biar Isa membela diriNya sendiri karena kita tidak perlu menjadi Front Pembela Isa, karena Isa bukan hal yang harus di bela oleh manusia...Dia jauh lebih tinggi dari kita. I LOVE U ALL wassalam

Steve said...

RSAW said :

untuk steve dan teman-teman yang lainya janganlah perdebatan diteruskan

I said :
Kalau saya sih menganggap ini sebagai tempat belajar utk mengemukakan pendapat. Kalau bapak keberatan saya mohon maaf.

RSAW said :
bukankah Our Isa Almasih berkata pembalasan adalah hakKu bukan hak manusia. Keselamatan adalah anugrah bukan pemaksaan dan bukan pencarian. Biar Isa membela diriNya sendiri karena kita tidak perlu menjadi Front Pembela Isa, karena Isa bukan hal yang harus di bela oleh manusia...Dia jauh lebih tinggi dari kita. I LOVE U ALL

I said :

SETUJU PAK. I love u too

Genx4Shared said...

waaah,,, q salut bgt sm isi blog nie,, artkel nye Ok,,
koment2 nye jg top dah,,,
yg bgni nih,, lebih seru,, ada perdebatan Muslim - Kristiani,,
biar lbh jelas buat org2 Kristiani ttg apa yg slama nie da dlm pemikiran mreka ttg Jews,,jg pemikiran mreka ttg Jesus Kristus (Isa Al-Masih AS.),,
juga nambah pngetahuan buat q ttg bnyak hal yg memang sudah sejak lama pgn q ketahui,,,
di sini q menemukan beberapa jawaban dr serangkaian pertanyaan2 yg pnah ada dlm benak q,,
dan q kn slalu mendukung Bang DimasRangga utk trus memberikan feed back buat Bung Steve,,
karena buat saya,, perdebatan (bertukar pendapat) sprti ini yg sgt penting agar mreka "Kaum Kristiani" sampe kehabisan kata,, alasan2 mreka yg ga masuk akal,, bkin mreka kembali kpd pola pikir Islami,,
sejauh ini,, yg saya lihat komentar Bang Dimas terhadap Bung Steve,,sangat relevan..
Bang Dimas ga gtu aja berpendapat utk menjawab pertanyaan dan SANGKALAN Bung Steve,,
tp di landasi jg dg AlQur'an & Al-Hadits,, jg isi Al-Kitab mreka,,
yg jelas2 sudah bnyak penyimpangan,,
tapi mereka tdk mengakui padahal mereka mengetahui kebenaran yg di bawa oleh Islam dan Ajaran Nabi SAW,,
----------------------------------
coba saja lihat Ending yg satu ini,,,
(saya kutip percakapan Bang Dimas n Bung Steve)

"Jadi begitu ya pak...

Berarti pembicaraan kita tdk akan selesai2 nih pak. karena tokoh2 yg kita ceritakan ternyata berbeda2.

Tuhan saya berbeda dgn Allah SWT anda.
Yesus saya tidak sama dgn Isa AS anda.
iblis saya berbeda dgn iblis anda.
Apalagi kitabnya.

Ternyata bukan jagoannya aja yg beda, ternyata penjahatnya (baca : iblis) jg beda. Pantesan aja, filmnya beda judul sih.."

--------------------------------
klo menurut saya,, justru Bung Steve yg tdk paham dg pembicaraan ny,,
dan sangat tdk Rasional,,
Bung Steve hanya mencoba terus menerus MeNyangKal,,
kebenaran yg di bawa Al'quran
sbg Firman Allah yg terjaga dan terjamin kesuciannya hingga akhir zaman,,,
berbeda dg Injil (AlKitab) yg telah beberapa kali mengalami Revisi / perubahan,,,

dari perbedaan isi AlKitab itu saja, sbnrnya kita (kaum Muslim) & (khususnya utk umat Nasrani) dpt mengambil kesimpulan,,

umat Nasrani itu, slama ini sudah di-BODOH-i oleh Ahli2 Kitab mereka sendiri,,

mereka menyembunyikan kebenaran ttg Islam dan khususnya ttg Muhammad sbg Nabi Akhir zaman,,
juga menyembunyikan ttg kebenaran Al'Quran sbg Firman Allah,,

sehingga sampai sekarang umat Nasrani masih terus berpegang terhadap Ajaran yg diberikan oleh Ahli2 Kitab mereka sejak Nenek Moyang mereka (setelah wafatnya Nabi Isa As.) dg mengada-adakan Al-Kitab (Injil) yg dibuat oleh tangan mereka sendiri,,
bukan berdasarkan Firman Tuhan sebagaimana yg telah Tuhan turunkan kpd Nabi Isa AS. (Yesus Kristus),,,
---------------------------
utk sementara sampai disini dulu komentar dr sana,

buat Bang Dimas,,keep spirit n istiqomah,,
jgn menyerah,,
Insya Alloh, kita smua terus mendukung Bang Dimas,,
Bahasan Komentar di Blog Bang Dimas akan saya bahas bersama forum,,
dan Insya Alloh kita semua akan membantu Bang Dimas,,
La tahzan wa la takhaf,, ya akhi,,
Allahu Ma'ana,,

Genx4Shared said...

oiye Bang Dimas,,
kynye,, Koment nie lbh seru klo di tampilin sprti Forum gtu deh,,,
klo tampilan seperti Koment gini,, cape bacanye,,,
banyak banget,,
hehehe,,,
tp yg penting isi nye,,,
oce,,,
^_^
We'll Support u,,

Dewi Prasetyo said...

Assalammualaikum Wr.Wb

Halo Om Om Dimas! sebelumnya saya tidak terlalu tertarik dengan blog ini (karena isinya yang terlalu panjanggg kayak kereta api). Tapi setelah saya baca dan saya simak baik2, lama kelamaan saya jadi suka, dan tertarik untuk mengikuti.

sebelumnya saya ingin memperkenalkan diri saya terlebih dahulu, nama saya dewi prasetyo, saya seorang muslimah, Alhamdulillah.

Yang saya ingin tanyakan kepada Om dimas di sini, semoga Om Dimas mengetahui jawabannya.

Akhir-akhir ini saya sering mendengar kata-kata Reinkarnasi dari teman-teman saya. Pertanyaan saya :

1.Sebenernya apakah reinkarnasi itu?
2.Apakah benar ada reinkarnasi?
3.Apakah Islam membenarkan atau mempercayai reinkarnasi?

Karena setahu saya, setelah kematian ada kehidupan yang lain di sana, yaitu alam barjah (kalau saya salah tolong di koreksi).

Terima Kasih sebelumnya OM Dimas!! Oh yah satu lagi, saya sangat salut dan tersentuh dengan tanggapan dan opini OM dimas. Bravo!

Wassalammualaikum Wr.Wb

DimasRangga said...

Maaf beribu maaf karena kesibukan saya baru balas pertanyaan Ukthii.

Anonymous said...

Btw, Mas Dimas bisa kasih saya rekomendasi buku2 agama yang perlu saya baca dan beli di toko buku?Nama buku dan pengarangnya gitu mas..terlalu banyak buku bikin saya bingung milihnya secara saya kan masih dalam tahap awal mengenal Islam.

Terima kasih.

JAWAB:

Ada buku yang saya sangat sukai, karena buku ini lebih bercerita kepada diri kita sendiri daripada keorang lain yang bertujuan untuk memperbaiki, mensucikan diri kita dan menelaah kesalahan dari jiwa kita dari gugusan-gugusan dosa, baik dosa yang besar maupun dosa halus yang sangat kecil yang kadang terabaikan oleh kita, buku ini saya rekomendasikan untuk muslim untuk berkaca atas diri kita dan dosa-dosa kita yang sering kita lakukan.

Nama buku: TAZKIYATUN NAFS
Bahasa Indonesia: MENSUCIKAN JIWA
Karangan: SA’ID HAWWA
Asal Pengarang: LUAR NEGERI

Jangan khawatir sudah diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia kok…

OK Thanks…semoga bermanfaat.

DimasRangga said...

Genx4Shared said...

oiye Bang Dimas,, kynye,, Koment nie lbh seru klo di tampilin sprti Forum gtu deh,, klo tampilan seperti Koment gini,, cape bacanye,,, banyak banget,, hehehe,,, tp yg penting isi nye,,, oce,,,

^_^

We'll Support u,,

JAWAB:

Terima kasih pak GenX4Shared saya juga mendoakan semoga usaha bapak mendapatkan balasan dari Allah berupa amal jariyah yang tidak akan pernah putus amal selamanya..Kita sebagai umat Islam adalah Khalifah/Pemimpin maka sampaikanlah walau 1 ayat, Karena nanti itu akan ditanya diakherat nanti, jika sudah menyampaikan maka bukan urusan kita lagi apakah mereka akan mendapat hidayah atau tidak, Tuhan melihat amal kita. Jadi urutannya adalah berdakwah jika tidak mau baru “LAKUM DIINUKUM WALIYADDIIN” salah kaprah seandainya langsung memvonis “LAKUM DIINUKUM WALIYADDIIN” tanpa berdakwah/menyampaikan walau 1 ayat dulu.

Terima kasih atas persaudaraan Islamnya pak GenX4Shared

DimasRangga said...

Wa'alaikumussalam Wr. Wb.

Ukhtii Dewi Prasetyo, berikut jawaban tentang masalah Reinkarnasi dalam Islam:

Reinkarnasi merupakan topik yang sebenarnya sudah menjadi bagian dari sebagian keyakinan dan budaya masyarakat Indonesia. Jadi dari segi kebahasaan maupun konsumsi dunia hiburan seperti film maupun sinetron, reinkarnasi sebenarnya bukan hal baru.

Dalam ajaran Agama Islam arti reinkarnasi, dengan pengertian yang seringkali hanya dipahami sebagai penitisan, sesekali memang muncul menjadi pembicaraan yang seringkali mengundang banyak pertanyaan karena khasanah literatur Islam tidak mengenal konsep reinkarnasi sebagaimana dipahami dari bahasa asalnya.

saya tertarik untuk mengulasnya menjadi suatu artikel yang lumayan panjang. Tujuannya bukan mencari pembenaran tapi membuka perspektif tentang pengertian reinkarnasi supaya kita tidak menggunakan istilah yang sebenarnya maksudnya berbeda kalau kita gunakan dari sudut pandang Agama Islam. Dan mungkin menjelaskan suatu fenomena psikis yang sebenarnya berbeda dengan maksud dan arti kata reinkarnasi itu sendiri. Jadi, pembaca silahkan merenungkannya dengan pikiran yang terbuka dan jernih supaya pengertian reinkarnasi tidak menyesatkan.

Bagi Umat Islam tentunya semua itu harus dikembalikan kepada pokok-pokok dasar keyakinan Islam baik sebagai adab personal maupun sebagai Agama. Saya sendiri mempunyai keyakinan kalau reinkarnasi hanyalah salah satu tafsir dari fenomena yang sering dirasakan oleh seseorang dimana perasaan “seolah-olah” saya menjadi anu, anu atau anu seringkali terjadi, dan kejadiannya nampak berulang sebagai suatu siklus. Mungkin, reinkarnasi ini mirip dengan fenomena yang disebut “de ja vu” (seolah-olah pernah kesini atau ada di suatu tempat) yang banyak juga dirasakan olah orang sebagai suatu keadaan yang “sering dialami”.

Penalaran Reinkarnasi

''Reincarnate'' yang di Indonesiakan menjadi Reinkarnasi secara harfiah artinya memperoleh (tubuh) daging lagi (bahkan disebutkan oleh A. Chojim secara spesifik sebagai tubuh manusia). Meskipun banyak digunakan sebagai suatu konsep aktualisasi kembali, sesungguhnya reinkarnasi merupakan evolusi konsep penalaran manusia tentang siklus kehidupan setelah penalaran monoteisme yang meyakini wujud Yang Maha Tinggi, dan Maha Esa dan rasionalitas dengan sebab-akibat. Penalaran monoteisme berujung pada sikap dan adab yang tertunduk dan berserah diri (ISLAM) seperti yang difirmankan Tuhan kepada Nabi Ibrahim a.s (see QS 2:131).


Pada tulisan ini saya sebut reinkarnasi merupakan hasil penalaran akal manusia ketika melihat suatu kenyataan yang masih tidak pasti bahkan tersamarkan. Disebut tidak pasti dan tersamarkan karena kita tidak tahu persis apa yang terjadi seperti halnya kita tidak tahu mau kemana setelah kematian. Kecuali Anda mengaku-ngaku telah menjadi wadah reinkarnasi ini atau itu, maka konsep reinkarnasi sejatinya konsep penalaran yang subyektif-personal. Sama halnya dengan pertanyaan, kemana setelah mati? Apa yang terjadi setelah hembusan nafas terakhir dicabut?


Nalar reinkarnasi, sedikit lebih maju dibanding nalar satu langkah sebab-akibat. Meskipun demikian nalar reinkarnasi nampaknya berasal dari nalar monoteisme. Namun telah mengalami suatu reduksi dan distorsi akibat pengaruh zaman purba. Sebagai contoh bagaimana ajaran monoteisme bisa terdistorsi bisa kita lihat dari sejarah Nabi Idris a.s. yang dikaji oleh Prof. Adil Thaha Yunus. Menurut kajian Prof. Adil Thaha Yunus dalam buku “Jejak-jejak Utusan Allah”, Ajaran Nabi Idris a.s. di Mesir yang mengatakan adanya Hari Kebangkitan setelah kematian mengalami distorsi setelah Nabi Idris a.s. wafat, atau menurut Al Qur’an diangkat ke langit “Dan kami telah mengangkatnya disuatu tempat yang tinggi...” (QS 19:57). Banyak orang yang akhirnya membuat cerita mitos dan menjadikan Nabi Idris a.s. sebagai Dewa sebagaimana Nabi isa juga diangap sebagai Tuhan bagi kaum Kristiani. Bahkan, menurut seorang peneliti Mesir, Nabi Idris a.s. tidak lain adalah Osiris (4350-4250 SM), seorang raja yang memerintah Mesir sebelum Zaman Besi. Setelah kematian Osiris, baru kemudian muncul pengkultusan karena keberhasilan Osiris memimpin Mesir, sampai akhirnya menjadikannya sebagai Dewa Osiris dan kemudian mitos ini diteruskan dari generasi ke generasi sampai era Nabi Yusuf a.s (1745-1635 SM).


Distorsi suatu ajaran sepanjang kurun sejarah manusia memang sepertinya menjadi suatu sunnatullah, sesuai dengan karakter manusia yang dipengaruhi banyak aspek seperti kekuasaan, kemewahan, atau pengkultusan. Dalam ajaran Nabi Idris a.s. dan juga nabi Isa a.s., konsep-konsep kebangkitan setelah kematian, pahala dan siksa merupakan konsep-konsep awal monoteisme yang mudah sekali didistorsikan menjadi berbagai keyakinan baru sesuai dengan kepentingan dan motif penganutnya. Demikian juga siklus reinkarnasi, diperkirakan merupakan distorsi dari keyakinan aslinya yang monoteisme dimana terjadi kebangkitan setelah kematian, namun tanpa pahala dan siksa. Tetapi terlebih dulu melalui siklus pembersihan atau penyucian (dalam hal ini bisa dibandingkan dengan konsep surga dan neraka, apakah orang yang ada di neraka disucikan atau disiksa? Apakah yang disurga bisa disebut sudah suci? Ini semua akhirnya berakhir di masalah istilah dan term serta maknanya baik yang harfiah maupun luas dan universal). Sampai akhirnya muncul pengertian re-inkarnasi yang secara harfiah artinya memperoleh (tubuh) daging lagi.

Hal yang sama terjadi juga dalam era filsafat Yunani ketika diperkenalkan gagasan kekekalan. Gagasan kekekalan dalam filsafat-filsafat Yunani atau raja-raja kuno, dapat diselewengkan karena ketidaktahuannya atau karena kepentingan-kepentingan yang sifatnya keduniawian atau materialistis. Misalnya untuk kelanggengan kekuasaan sekelompok suku maupun kekuasan agama (maksudnya sekelompok oknum penguasa agama). Akibat pendistorsian pemahaman ini, maka dapat muncul suatu keyakinan lain bahwa mereka yang meninggal kembali lagi ke dunia dalam bentuk-bentuk yang lain, lahirlah pemikiran tentang penyucian jiwa berkesinambungan sampai hari kiamat tiba. Nalar reinkarnasi model Yunani ini kemudian dikembangkan oleh Phytagoras (530 SM) sebagai salah satu ide filsafatnya.

Hari ini, penalaran yang serupa juga muncul di dunia modern dalam jargon yang lebih “marketable” yaitu “kebebasan”, padahal tidak ada kebebasan yang mutlak selama kita masih mempunyai akal pikiran yang hanya setuju dengan dasar-dasar geometri, bilangan dan huruf yang terbatas yaitu 10 bilangan dan 28/26 huruf. Jadi seorang pengarang atau penyair pun tidak bebas, demikian juga Nabi Muhammad SAW ketika menerima Pesan-pesan Ilahi tidak bebas mengungkapkannya karena terikat pada sistem ilmu pengetahuan, kemampuan daya pikir masyarakat saat itu, maupun beberapa batasan lainnya. Kendati demikian, Wahyu Ilahi bersifat universal dan mengandung berbagai makna yang bertingkat-tingkat sesuai dengan kondisi masing-masing orang yang memahami dan mengimplementasikannya. Karena itu, tidak mengherankan kalau sepanjang sejarah manusia penafsiran al-Qur’an menjadi sedemikian banyaknya.

Jadi, tak ada kekebasan yang absolut bagi manusia yang berakal pikiran dengan pedoman yang benar seperti halnya seorang pelukis akan terikat oleh luas kanvasnya, dan warna-warni catnya. Ekspresinya yang dituangkan diatas kanvas adalah ekspresi yang dimunculkan karena keterbatasan yang memang sudah menjadi ditentukannya. Demikian juga Tuhan menciptakan makhluk dengan suatu batasan dan keterukuran karena tanpa batasan demikian yang namanya makhluk tak pernah ada dan Tuhan “Ada” dalam Kekekalan-Nya yang Mandiri. “Kebebasan” adalah jargon kaum utopis dan hipokrit yang serupa dengan gagasan tentang utopia “Kekekalan” yang diimpikan oleh makhluk yang kita sebut sebagai Iblis dan Setan yang gagal memaknai arti dirinya sebagai makhluk yang diciptakan Tuhan Yang Esa (QS 18:51).

Pada akhirnya, saya menyimpulkan bahwa nalar reinkarnasi sedikit banyak merupakan hasil distorsi atas ingatan primordial monoteisme. Reinkarnasi yang kemudian digali kembali oleh alam pikiran Yunani yaitu oleh Phytagoras kemudian dikukuhkan dengan kepercayaan akan siklus keabadian jiwa di dunia sampai tersucikan dan berulang-ulang. Akhirnya, dalam pandangan reinkarnasi, menjadi suatu kebolehjadian kalau seseorang akan menjelma menjadi kodok, gajah, kadal atau makhluk lainnya tergantung kepada kehidupannya di dunia (sebab -akibat di dunia yang sama). Jadi, sebenarnya ada suatu sintesa antara nalar sebab-akibat di dalam sangkar ruang-waktu dengan nalar di luar ruang-waktu. Meskipun demikian, nampaknya dalam banyak pengertian reinkarnasi seringkali terjadi di sangkar ruang waktu yang sama.

Dalam era filsafat Yunani, Pythagoras mengembangkan konsep pemikiran reinkarnasi secara sistematis. Ia dikenal sebagai filsuf yang juga ahli aritmatika. Bahkan ia mendirikan semacam tarikat keagamaan yang disebut Kaum Phytagoras. Mereka diam dan menyisihkan diri dari masyarakat dan hidup selalu dengan amal ibadat. Tujuan kaum Phytagoras ini adalah mendidik kebatinan dengan menyucikan ruh.

Menurut keyakinan Phytagoras, manusia berasal dari Tuhan; jiwa jatuh ke dunia karena berdosa, oleh karena itu dia akan kembali kepada Tuhan. Namun sebelum kembali ia harus benar-benar suci, sehingga diperlukan proses penyucian terus menerus dalam bentuk perpindahan jiwa dari makhluk yang sekarang menjadi makhluk yang lainnya di dalam sangkar yang sama. Misalnya jiwa seseorang setelah mati akan beralih menghuni wujud seekor tikus, kucing, anjing, kadal, dan bentuk-bentuk makhluk lainnya. Masalahnya, ketika seseorang kemudian menjadi seekor binatang atau benda-benda keramat maka akan sulit menilai apakah ruh yang bereinkarnasi itu layak dinilai atau tidak perbuatannya.

Dalam pengertian monoteisme, tindakan binatang atau bebatuan tidak dikenai hukum syariat, artinya semua aktivitasnya tidak akan diberi nilai sebagai suatu amal baik atau buruk. Jadi kalau kita ikuti terus dengan penalaran monoteisme maka seseorang yang bereinkarnasi menjadi kodok akan tetap menjadi kodok selamanya karena perbuatannya tidak diperhitungkan lagi sebagai suatu amal yang diberi nilai sebagai suatu pahala. Dalam arti khusus, makna yang dipahami manusia tidak sebanding dengan makna yang dipahami seekor kodok. Kalau tidak demikian maka tidak ada hukum keseimbangan harmonis karena manusia akan menilai kodok dengan ukuran kemanusiaannya dan kodok akan menilai manusia dengan ukuran kekodokannya. Kalau kita percaya hal demikian maka siap-siaplah kita pun akan diprotes di hadapan al-Mizan dan akan masuk neraka semua karena makhluk lainnya tidak rela telah menjadi santapan kita. Pada akhirnya reinkarnasi akan berakhir dalam dunia perkodokan dengan pengetahuan yang hanya dipahami oleh golongan kodok saja.

Reinkarnasi akan meyakini suatu siklus tanpa henti entah sampai kapan. Urutan proses berfikirnya menjadi :

Sebab Absolut => akibat 0 =>
Sebab di sangkar Kesadaran Ruang Waktu (KRW) => Akibat KRW => Barzakh => Sebab KRW => Akibat KRW => Barzakh
..……Akibat 1

Terjadi siklus sebab – akibat yang tidak berkesudahan sampai manusia benar-benar disucikan. Hanya saja, kapan manusia itu menjadi suci menjadi kabur kecuali bersandar pada keyakinan bahwa siklus tersebut berhenti sampai hari kiamat tiba. Kalau kita mengikuti alur reinkarnasi, maka menjadi sedikit aneh karena tujuan penciptaan menjadi tanpa makna.

Pertanyaan untuk menjawab untuk apa alam semesta diciptakan akan berakhir pada kesia-siaan, karena tidak ada bedanya antara yang percaya bahwa Tuhan itu ada atau tidak. Disini, tidak ada proses pembelajaran dan implementasi pengetahuan hakiki baik yang berhubungan dengan sosial kemasyarakatan, pengelolaan alam, maupun hubungan yang benar antara makhluk dengan Tuhan Yang Maha Esa, yang terjadi adalah individualisasi asketik yang akan berakhir pada ilusi kesombongan diri yang suci yang akhirnya jatuh pada materialisme kekeluargaan yang berlebihan bahkan sampai munculnya kasta-kasta.

Kalau sudah demikian maka Tuhan pun tidak menjadi Rabbul ‘Aalamin tetapi menjadi terlihat sangat dzalim dan bodoh karena tidak mampu mendesain makhluk yang mampu memberikan makna hakiki dengan Diri-Nya sebagai Tuhan Yang Esa. Pada akhirnya, yang muncul malah benih-benih penyakit yang menjebloskan Iblis dalam ilusi merasa diri paling suci sehingga ia menolak perintah Tuhannya. Dengan penalaran reinkarnasi, manusia pun akhirnya menduga bahwa untuk mencapai akibat 1 (surga) adalah dengan melakukan penyucian total alias menjadi asketik sama sekali; melepaskan diri dari jalinan sosial dengan masyarakat kebanyakan.

Dapat disimpulkan bahwa pada dasarnya penalaran reinkarnasi lahir dari ilusi materialistik baik berupa kesucian diri, kekuasaan, maupun hasrat keduniawian lainnya. Misalnya, keengganan untuk melepaskan atribut-atribut materialistik yang pernah dimilikinya seperti kekuasaan sebagai raja atau keistimewan-keistimewaan tertentu sebagai pemegang otoritas keagamaan. Selain itu, ketidaktahuan secara utuh akan apa yang ada di luar ruang-waktu yang sebenarnya dan penyelewengan atas keyakinan karena motif-motif tertentu dapat melahirkan pola berfikir akan keabadian, atau ingin melanggengkan keistimewaannya sebagai pemegang otoritas yang dilimpahi kemewahan, dan demikian juga ilusi tentang kebebasan mutlak dirinya. Sampai akhirnya, pada titik terjauhnya pola pikir yang terdistorsi akan mengarahkan manusia pada pengkultusan berlebihan sampai penuhanan manusia seperti kasus Firaun di Mesir, Hitler di jerman, Polpot di Kamboja dan berbagai tempat lainnya di dunia yang melahirkan kisah sedih tentang “Perang dan Damai”.

Dalam formatnya yang paling menipu manusia, penalaran reinkarnasi akan mengira kalau ruh manusia dikatakan bisa gentayangan menjadi memedi, hantu, kuntilanak, kolong wewe, dan bentuk-bentuk menakutkan lainnya. Dalam perkembangannya, faham Phytagoras ini pun akhirnya mengalami banyak distorsi juga dari murid-muridnya sendiri, karena sejak awal ajarannya tidak terdokumentasikan secara tertulis dengan baik. Bahkan beberapa muridnya akhirnya mengkultuskan Phytagoras dan mengatakannya sebagai dewa. Sejarah keberagamaan atau suatu keyakinan pada akhirnya dipenuhi mitos-mitos dan legenda-legenda karena tidak terdokumentasi dengan baik, pemahaman yang tidak utuh, keterikatannya kepada keduniawian, dan terlalu mengkultuskan individu karena tidak mampu mencerna suatu ajaran dengan benar.

Islam Tidak Mengenal Reinkarnasi

Islam sejatinya tidak mengenal fenomena yang dikatakan sebagai Reinkarnasi seperti yang dimaksudkan dalam ajaran Budha maupun Phytagoras. Di ajaran Islam tidak dikenal peristiwa penjelmaan atau SIKLUS kelahiran kembali dari satu daging ke daging lainnya atau satu bentuk ke bentuk lainnya sebagai suatu konsep hukum Tuhan atau sunatullah di dalam sangkar ruang-waktu yang sama. Pengertian kelahiran atau re-born sebenarnya berhubungan dengan pemahaman termurnikannya jiwa dari selubung nafsu. Jadi, apa yang dimaksud kelahiran didalam Islam beda maksudnya dengan ajaran Reinkarnasi di agama Budha.

Memang ada beberapa ayat yang mengesankan terjadinya peristiwa yang mirip seperti reinkarnasi. Namun sesungguhnya bukan reinkarnasi karena fenomenanya berbeda secara prinsipil dan karena peristiwa yang dimaksud di dalam al-Qur’an berhubungan dengan Penauhidan langsung yaitu penyaksian di alam alastu (penyaksian) bagi setiap jiwa menjadi makhluk beriman (al-Mukminun) yang kelak dilahirkan sebagai makhluk yang fitri.

Kalau kita bandingkan dengan fenomena hukum alam, siklus atau peristiwa berulang yang nampak mirip-mirip sebenarnya yang terjadi bukan reinkarnasi tapi memang aktualisasi dari sunnatullah yang tetap berupa siklus yang sama dan terukur (ini sejatinya bagi kepentingan manusia). Namun, siklus ini kalau dikaitkan dengan alam mempunyai karakteristik umpan balik yang langsung berhubungan dengan terjadinya tanda-tanda alam. Dan ini akan berubah juga karena dengan semakin meningkatnya aktivitas manusia siklus fenomenal di dunia juga berubah dan terpengaruh. Global Warming misalnya, merupakan contoh nyata bagaimana perubahan siklus alam terjadi karena meningkatnya aktivitas manusia.

Sepanjang sejarah bumi, selalu terjadi siklus dengan sebab yang identik maupun berbeda. Gempa besar misalnya dulu mungkin periodisasinya x tahun, namun mungkin sekarang bukan x lagi karena ada perubahan-perubahan di Bumi akibat ulah manusia. Siklus seperti itu bukan menandakan reinkarnasi tapi merupakan ketentuan yang terjadi. Dan karena itu sampai saat ini orang tidak bisa memprediksikan kapan kejadiannya karena banyak aksi-reaksi yang terjadi dengan semakin meningkatnya peradaban manusia. Tidak heran kalau para peramal dan dukun yang dulu menjadi sandaran orang tidak lagi mampu meramal dengan akurat tetapi kira-kira berdasarkan gejala umum saja (yang ternyata seringkali sudah berbeda fenomenanya). Dalam matematika modern, karena banyaknya sumber ketidakpastian dari penyebab sesuatu masalahnya kemudian disebut Chaos (kacau). Agamalah yang kemudian mengikat kekacauan itu supaya orang punya keyakinan kalau semua itu sejatinya rahmat dan sebenarnya manusia itu lemah dalam pengetahuannya termasuk lemah tentang apa yang terjadi setelah kematian?

Orang pun berspekulasi dengan berbagai cara untuk menutupi kelemahan ini, termasuk tulisan inipun sebenarnya spekulasi berdasarkan pengetahuan yang ada serta intepretasinya. Salah satunya nanti ada surga dan neraka, atau nggak apa-apa bisa diperbaiki kok nanti kan bisa reinkarnasi?

Ajaran monoteisme tidak meyakini siklus berulang didalam sangkar kehidupan yang sama. Makanya pada suatu hadis Rasulullah mengatakan kalau apa yang disebut akhirat dengan surga maupun nerakanya sebenarnya sesuatu yang tidak pernah dapat diimajinasikan oleh manusia yang ada di dunia ini. Dengan kata lain, maka manusia itu harus Islam (tunduk dan berserah diri ) karena dalam banyak hal sangat lemah dan fakir di hadapan Dia Yang maha Tinggi yang kemudian disebut Allah, sebagai Tuhan Yang Maha Esa sebagai keyakinan dan keimanan.

Kenapa banyak orang mengalami gejala yang kemudian sering dinisbahkan seperti reinkarnasi? Kesan yang nampak seperti reinkarnasi itu muncul sesungguhnya karena di wilayah paling murni jiwa seluruh makhluk bersifat satu dan universal. Di dalam al-Qur'an hal ini tersirat dalam QS 6:98 sebagai Jiwa yang satu.

Jiwa yang satu bukanlah jiwa yang berbeda tetapi jiwa murni yang menyaksikan ke-Esa-an Tuhan (QS 7:172). Dalam istilah Islam tasawuf falsafi sering disebut Hakikat Muhammad atau Nur Muhammad. Dalam ajaran Yunani dikenal juga istilah yang merujuk pada universalitas ketunggalan ini yaitu Logos atau Monad.

Setiap manusia yang menyucikan jiwanya akan mencapai suatu tingkat pemahaman yang identik. Hanya saja, manusia yang menyucikan jiwa umumnya akan menarik kesimpulan yang berbeda-beda karena hawa nafsunya masih dapat mempengaruhi ruh murninya (Nur Muhammad, Logos). Besarnya pengaruh ini tergantung pada keihlasan Allah pada si hamba. Jadi tidak bisa diupayakan dengan ego diri makhluk.

Pengaruh nafsu ini semakin besar kalau orang mempunyai niat yang kurang tulus saat melakukan penyucian jiwa. Nafsu ini yang sebenarnya mewarnai bentuk penyaksian saat penyucian jiwa dimana potensi dasar manusia sebagai makhluk yang berbeda dengan Penciptanya (Laisya Kamitslihi Syaiun) dinyatakan dengan Kun Fa Yakuun dan Basmalah dan semua takdir dan ketentuan hidupnya dipastikan. ( Di akhirat, misalnya di tempat yang bernama Surga, bentuk kemanusiaan kita tetap menjadi makhluk yang masih bisa membedakan nikmat. Jadi Laisya Kamitslihi Syaiun tetap berlaku. Jadi di surga kita bukan menjadi Tuhan ataupun Nur Muhammad. Makanya masih tetap ada hirarki dalam surga maupun neraka).

Dalam setiap penyucian jiwa orang akan mempunyai pengalaman yang berbeda meskipun intinya sama yaitu penyaksi ke-Esa-an namun bentuk penampilannya sesuai dengan prasangka hamba pada-Nya. Jadi sesuai dengan potensi dan kecondongan hamba yg sudah ditakdirkan. Jadi, seorang seniman yang menyucikan jiwa akan mengatakan pandangan ruhaninya dengan kecondongan pada potensinya sebagai seniman (misal Rumi), yang tentara juga akan mengatakan pandangannya sesuai dengan potensi dasarnya (misal Syekh Nuri dari Turki yang bukunya banyak beredar di Indonesia), yang fisikawan juga sama akan menguraikan dengan potensinya, orang yang berkecondongan ateis pun malah berprasangka dengan ateismenya (jadi mungkin Ateis pun termasuk nama-nama Tuhan juga?), dan demikian juga manusia lainnya.

Meskipun demikian, apa yang dinyatakan dalam keadaan penyucian jiwa dalam diri seseorang sesungguhnya sesungguhnya Jiwa Yang Satu yang menyaksikan ke-Esa-an yaitu Nur Muhammad. Sehingga kalau pemahaman masing-masing orang semakin dihaluskan akan muncul kesan kesamaan pengalaman. Tapi jelas akan terungkapkan secara berbeda karena potensi segalanya beda, usia beda, zamannya beda, kecondongannya beda, lingkungan dan situasi sospolnya beda, dan berbagai perbedaan lainnya

Orang yang menyucikan jiwa dan kondisinya mencapai kondisi maqom (maksudnya: stasiun ruhani) Nabi Muhamamd SAW akan memunculkan kesan seolah-olah dia Muhammad (tapi tentu bukan Muhammad yag lahir tahun 571 M), demikian juga yang berada di tingkat maqom Nabi Isa seolah-olah dia reinkarnasi Nabi Isa,yang berada di tingkat maqom Hitler juga bisa merasa seolah-olah ia menjadi Hitler, dan seterusnya. Fenomena ini bukan reinkarnasi. Tapi fenomena dari jiwa yang berada dalam tingkat ruhani yang identik dengan potensi kecondongannya saat itu yaitu PURIFIKASI DENGAN GRASTULASI. Jadi kesan menjadi Muhammad, Isa, Musa, Hitler atau manusia lainnya yang pernah ada sebenarnya kesan dari nafsunya sendiri yang tiba-tiba mendominasi (dari proses grastulasi) atau kecondonganya yang tersisa yang sifatnya unik. Makanya ada yang benar dan ada yang akhirnya tersesat karena mengikuti IDOLA batinnya yang boleh jadi bukan Allah tapi nafsu keduniawiannya (IDOLA batin kalau mengikuti jalur Psikoanalisa Freudian mungkin istilah2nya beda juga yaitu id-ego-superego).

Dalam bentuk lahir maupun batin identitas orang yang mengalami penyucian jiwa yang benar, dengan panduan yang benar sejatinya identitas ketunggalan yang disebut Jiwa Yang Satu alias Nur Muhammad alias Penyaksi Ke-Esa-an Allah. Karena itu penyucian jiwa di Islam sejatinya pemuliaan akhlak manusia (bukan hasil reinkarnasi) yang tercela menjadi akhlak Muhammad SAW. Ini bukan reinkarnasi tapi aktualitas kemurnian Jiwa dari manusia yang unik dengan tanggung jawabnya sampai paling murni yaitu Nur Muhammad sebagai Penyaksi ke-Esa-an Tuhan. Jadi, beda sekali dengan pengertian Reinkarnasi ala Budhisme maupun Konfusius yang bisa turun temurun mewariskan kebaikan maupun kejahatan. Setiap kebaikan dan kejahatan manusia di masa hidupnya sejatinya akan menjadi tanggung jawab masing-masing. Jadi, bisa Anda bayangkan kalau kita membuat fitnah di hari ini maka seluruh dampak fitnah itu akan menjadi tanggungan Anda sendiri sepanjang zaman karena konsekuensi dari tindakannya itu. Kalau misalnya pengaruh jelek fitnah itu menimpa keturunannya, maka hal itu bukan dosa turunan dari si tukang fitnah. Namun, justru orang yang menganiaya turunan tukang fitnah itu yang berdosa karena menimpakan kesalahan masa lalu di masa kini. Paling banter dosa yang dialami pemfitnah sebenarnya muncul sebagai nama jelek saja. Demikian juga, seorang wanita yang melakukan adegan porno di abad digital akan terancam menjadi bulan-bulanan dan olok-olokan sepanjang zaman bagi semua manusia selama teknologi digital masih ada. Bahkan oleh anak cucunya sendiri!

Tapi tetap saja itu bukan reinkarnasi hanya sekedar efek sampingan dari perbuatannya sendiri. Kalaupun nanti ada cucunya yang merasa bersalah, maka mungkin aja bisa terjadi bahwa seluruh turunan bintang porno itu merasa minder. Jika tidak ada yang membantunya untuk mengatasi masalah psikisnya, iapun akan merasa bersalah dan berdosa, bahkan terpuruk. Mungkin cucu bintang film porno itu malah menjadi pelacur, atau bahkan musnah sama sekali karena tidak dapat bertahan hidup. Siapa yang berdosa dalam hal ini, maka masyarakat yang menghukum turunan bintang porno itu yang justru berdosa karena menghalangi bahkan menistakan turunan si bintang porno. Karena itu Islam tidak mengenal dosa turunan (KRISTEN) maupun reinkarnasi. Maka, dalam kehidupan boleh jadi seorang alim muncul dari seorang perampok. Dan boleh jadi seorang kiai pun menjadi perampok. Atau boleh jadi anak kiai jadi maling, dan anak maling malah jadi kiai. Ini hukum Tuhan yang sifatnya tidak teramalkan dan bisa terjadi pada semua manusia dan bukan reinkarnasi.

Ajaran Islam sesungguhnya menekankan manusia untuk bermanfaat sesuai dengan zamannya (kekiniannya) dan kalau memang mampu dan berpotensi manfaatnya bisa dirasakan di masa depan bagi manusia lainnya. Tentunya dengan melihat masa lalu sebagai pelajaran dan hikmah. Dan melihat masa depan sebagai bagian dari misi untuk menyaksikan, menyatakan, dan mengaktualkan Jamal dan Jamal Allah dengan Laa ilaaha illaa Allah Muhammadurrasulullah sebagai amanat untuk menghadirkan kemuliaan dan kesucian Tuhan Yang Maha Tinggi. Karena itu perlu keyakinan yang pasti meskipun keyakinan itu bagi manusia sejatinya baru sebatas TAKSIRAN TERBAIK IBU JARI DAN TELUNJUKNYA. Dan semua itu pokok pangkalnya pada pengolahan akhlak manusia supaya pantas disebut mulia dan pantas sebagai wakil Tuhan dengan mengelola sistem kehidupannya, dengan sebaik-baiknya dan sesadar-sadarnya. Dan kesadarn tertinggi itu pun mentok ebagai adab dan sikap hamba di hadapan Allah yaitu Islam dengan naungan Bismillahir al-Rahmaan al-Rahiim.

Pengolahan akhlak manusia tidak lain adalah mengelola nafsunya, mengendalikannya supaya tidak melampaui al-Mizan yang menjadi ketetapan. Kalau nafsu ini tidak terkedali, maka tidak mengherankan kalau orang-orang yang belakangan ini mengaku Rosul pun bisa keliru menafsirkan pengalamannya. Ketersesatannya dikarenakan kecondongan nafsunya keliru mempersepsikan Nabi Muhammad SAW atau malaikat Jibril yang menjadi idolanya (disini kita melihat kalau sosok seorang Nabi pun bisa menjadi penghalang untuk sampai kepada Allah) seperti LIA AMINUDIN, AHMAD MUSADEK, MIRZA GULAM AHMAD, dll. Nafsupun bergolak, sehingga was-was pun menelusup, ghurur dan tipu dayapun menyekap manusia didalam tipu daya setan dan iblis. Maka jebull ngakulah ia Rosul karena egonya balik ke dunia dan berprasangka demikian dan ia melepaskan diri dari Pertolongan Allah.

Karena itu dalam banyak pengertian Reinkarnasi yang saya baca di beberapa tempat, Islam tidak mengenal konsep reinkarnasi. Reinkarnasi yang asal usulnya bisa dilacak sejak zaman Phytagoras tidak sesuai dengan prinsip-prinsip dasar Islam yaitu adanya Rahmat bagi semua manusia sebagai bani Adam sebagai suatu identitas yang majemuk dengan tanggung jawab masing-masing sesuai dengan zamannya (zaman ini bukan berarti sebatas umur kita saja, tapi merentang pada periode ratusan tahun, bahkan ribuan tahun. Sejauh mana dampak pengaruhnya, sejauh mana penafsiran kita tentang realitas berlaku. Jadi, selama kita masih menggunakan sistem dasar bilangan, huruf, dan simbol geometrik maupun abstrak yang sama, dan kompatible maka sejauh itulah Pengetahuan Tauhid dengan Islam berlaku).

Di dalam ajaran Islam antara makhluk dan Tuhan itu berbeda. Dan diciptakannya berbagai makhluk dengan berbagai bentuk tubuh, karakter dan sifat di alam lahiriah bukan dimaksudkan menjalani hukum yang berkesinambungan sebagai identitas yang sama, tapi terus berkembang untuk menyatakan Jamal dan Jalal Allah dengan Laa illahaa illaa Allah Muhammdurrasulullah dengan identitas yang berbeda sebagai makhluk.

Hidup di dunia bukanlah suatu karma akibat moyang kita berbuat salah. Tak ada dosa yang diwariskan dalam Islam yang ada adalah karakter dan akhlak manusia yang BISA DIUBAH DAN DIPERBAIKI UNTUK MENJADI MULIA sesuai potensinya dimana potensi itu sebenarnya mewakili asma, sifat dan perbuatan yang dinyatakan Allah eksis pada wakilnya di dunia yaitu anak cucu Bani Adam.

Nah, proses penyucian jiwa serta kontinuitas Kekuasaan Tuhan dalam ajaran Islam bukan reinkarnasi meskipun nampak seperti reinkarnasi. Bahkan, prosesnya lebih tepat disebut regenerasi dengan berkembang biak atas dasar Cinta Ilahi (Bismillahir al-Rahmaan al-Rahiim). Jadi jangan sampai dikelirukan konsep-konsep agama Islam yang nampak mirip dengan konsep reinkarnasi yang condong pada sifat lepas tanggung jawab dan pembenaran karena orang akan beranggapan menjadi benar karena “saya titisan ini atau itu, saya titisan dewa , raja dll” (Sebenarnya bukan titisan tapi tetesan ). Saya ini turunan bla..bla..bla….

Di Indonesia, selain dipengaruhi Budhisme, tafsir tentang Reinkarnasi didalam agama Islam juga dipengaruhi ajaran Konfusius dimana keluarga sendiri sangat dipentingkan. Ini mungkin tidak mengherankan karena Indonesia dulu merupakan bagian dari hegemoni China. Meskipun menurut beberapa literatur sejarah, China yang masuk ke Indonesia secara besar-besaran semasa penjelajahan Chengho. Namun ajaran Islam Chengho nampaknya telah mengalami sinkretisme keyakinan dengan ajaran kebijakan dari China seperti Mohisme, Konfusius, Taoisme, Budha, dan lain-lainnya (simak buku Karena Armstrong : The Great Transformation untuk mengetahui sejarah dan perbandingan berbagai ajaran agama maupun kebajikan).

Secara prinsipil sebenarnya pengertian reinkarnasi sudah menyimpang dari ajaran Islam yang tidak memandang keturunan, warna, kulit dan atribut materialistik lainya. Yang dipandang Allah dalam ajaran Islam hanyalah ketaqwaan seseorang. Tak lebih dari itu. Jadi, meskipun secara genetik manusia dipengaruhi oleh perilaku moyangnya (genetikanya) tapi tanggung jawabnya tetap masing-masing sesuai dengan ruang-waktu dimana ia dilahirkan. Nah , di Al Qur'an masalah tanggung jawab sendiri-sendiri di hadapan Allah ini sudah jelaskan.

Kalau kita percaya bahwa reinkarnasi juga ada dalam ajaran Islam, maka ada banyak faktor mendasar di dalam Islam akan gugur. Ini kalau pengertian Reinkarnasi secara tradisional diterapkan yaitu ruh manusia sebagai jiwa yang memberikan daya hidup mendapat jasad berdaging baru. Salah satunya yaitu konsep Iman dan Taqwa yang dinisbahkan bagi Umat Islam dan tidak bergantung pada asal usulnya, warna kulit, dan tentunya perbuatan moyangnya.

Konsep Surga dan Neraka juga dalam banyak hal akan berbeda bahkan boleh jadi sama sekali tidak ada surga dan neraka kecuali kalau kita sepakat surga dan neraka itu hanya ada di Bumi. Dengan kata lain konsep Akhirat juga gugur.

Umat Islam malah nanti akan berkecondongan materialistik dan menjadi pemburu dunia seperti yang terjadi dewasa ini. Bahkan dalam taraf yang parah akan muncul suatu kejanggalan konsep amaliah maupun pahala. Misalnya :

• Wah enak ya jadi Koruptor yang tidak ketahuan. 7 turunan ia bisa kaya sampai ke anak cucunya.

• Kasian bener yang dilahirkan jadi anak-anak yang bapaknya di cap PKI, seumur hidup direinkarnasikan Allah menjadi keluarga yang tertekan terus oleh penguasa yang menindasnya.

• Malang benar orang yang direinkarnasikan menjadi kodok, karena tak ada ukuran yang menentukan kapan ia harus bereinkarnasi menjadi bukan kodok?!!!!

• Orang dengan seenaknya dapat menganggap diri terbaik dan tidak menghargai manusia lainnya yang dianggap lebih rendah, hina atau bahkan yang cacat fisik dan mental (ini mirip orang Sparta di Film 300 kali). Fanatisme tanpa ilmu, Rasialisme, sampai fasisme ala Hitler bisa jadi muncul ketika pengertian reinkarnasi ditafsirkan dengan cara yang lebih egois. Bahkan Hitler dengan Nazi Jermannya nampaknya meyakini reinkarnasi sehingga ia mengimpikan Ras Aryan yang unggul dengan benderanya mencontek simbologi Swastika (SS).

• Orang tidak boleh membaca dan menafsirkan al-Qur’an karena bukan turunan kiai.

• Pengkultusan kepada seorang Kyai atau taqlid buta, ucapan yang dikeluarkan oleh kyai (oknum) lebih dipercayai daripada hadits Rasulullah.

• Membuat pasukan berani mati untuk membela seorang Kyai yang walaupun sepak terjangnya telah merugikan agama Islam sendiri karena dianggap sebagai seorang wali atau orang yang bersemayam didadanya seorang malaikat.

• Ajaran Islam lain tidak sah karena bukan Ahlul Bait.

• Dan mungkin akan banyak lagi dasar-dasar ajaran Islam yang akan saling kontradiktif dan tidak konsisten. Pokoknya banyak prinsip yang akan berubah, dan pastinya adalah jadi cape dech…



Jadi reinkarnasi bukan merupakan Ajaran Islam untuk mengenal dan sampai kepada Allah SWT. Meskipun di AlQur’an di beberapa ayatnya nampak seperti fenomena reinkarnasi sebenarnya itu bukan. Memaksakan istilah reinkarnasi pada fenomena yang berbeda dari apa yang dimaksudkan sebagai reinkarnasi di ajaran aslinya, yaitu Phytagoras dan Budhisme, untuk menafsirkan apa yang dijelaskan di dalam Al Qur’an akan menimbulkan kekeliruan persepsi dan pemahaman. Bahkan kalau semakin liar dapat menyebabkan runtuhnya akidah Islam. Saat ini memang zaman dimana istilah-istilah tertentu digunakan tidak pada tempatnya hanya untuk memasarkan suatu gagasan menjadi produk. Jadi, jangan heran kalau banyak orang menggunakan nama dan istilah yang nampak “Wah” tidak pada tempatnya yang pada akhirnya malah menimbulkan distorsi persepsi maupun pemahaman. Kalau gak percaya, jalan-jalan aja ke toko buku , lihat judul buku-buku kotemporer baru, baca isinya dan renungkan sendiri. Ternyata isinya kebanyakan ……..ee(menurut kamus versi saya, ee adalah sampah, dll)

thanks

wassalam

Anonymous said...

Kambing hitamnya adalah freemasonry pelakunya adalah agama

Humanisme paling buruk adalah agama itu sendiri, yang mengatasnamakan TUHAN sebagai pembenaran tindakan kekerasan

Islam, Yahudi, Kristen, Buddha, Hindu dan semua agama, semua bertahan karena konflik dan darah

Pada akhirnya kita hanya mempertahankan eksistensi, perjuangan mengorbankan domba-domba lain

Yang kristen meruntuhkan masjid untuk simpanan perpuluhan, yang islam menleburkan gereja untuk wudhu

kebiadaban yang satu digantikan kebiadaban yang lain

Semua ingin menjadi wakil TUHAN!

Gila!

DimasRangga said...

JAWABAN:

Sebagaimana dapat kita lihat, humanisme identik dengan ateisme, dan fakta ini dengan bebas diakui oleh kaum humanis.

Jika Orang sudah memiliki keyakinan bahwa hidup ini hanya sekali saja dan tidak ada kehidupan lagi setelah kehidupan didunia ini (tidak ada pertanggung-jawaban akhirat)? Coba tebak apa yang akan dilakukan mereka?

Inilah hasil ideology sesat itu:

“ – Pumpung masih HIDUP tidak ada waktu yang saya akan sia-siakan, tidak ada yang bisa yang menghalang-halangi saya untuk berbuat apapun untuk melampiaskan dan mengumbar nafsu saya, pumpung masih hidup saya puaskan hidup ini. Tiap DETIK tiap MENIT tiap JAM tiap HARI tiap MINGGU tiap BULAN tiap TAHUN, karena jika sudah mati maka saya tidak bisa melakukannya lagi, maka saya RUGI. Jadi HIDUP adalah kesempatan yang besar untuk berbuat apapun yang mengenakan dan menguntungkan diri saya, entah itu dosa ataupun tidak – “

Hasilnya jika diaplikasikan ideology ini disekitar kita?

Sangat mengerikan ya AKHII ya UKHTII, Anda mau hidup berdampingan dengan orang yang memiliki ideology semacam ini?

Yang tidak takut dengan dosa apapun Karena bagi mereka jika sudah mati ya mati, tidak ada pertanggungan jawab apapun diakherat kelak.

Klaim keliru bahwa keyakinan religius merupakan faktor yang menghambat manusia dari perkembangan dan membawanya kepada konflik telah digugurkan oleh pengalaman sejarah. Kaum humanis telah mengklaim bahwa penyingkiran kepercayaan religius akan membuat manusia bahagia dan tenteram, namun, yang terbukti justru sebaliknya.

Enam tahun setelah Manifesto Humanis dipublikasikan, Perang Dunia II meletus, sebuah catatan malapetaka yang dibawa ke dunia oleh ideologi fasis yang sekuler. Ideologi humanis lainnya, komunisme, mendatangkan kekejaman yang tak terperi, pertama terhadap bangsa Uni Soviet, kemudian Cina, Kamboja, Vietnam, Korea Utara, Kuba, dan berbagai negara Afrika dan Amerika Latin. Sebanyak 120 juta manusia terbunuh oleh rezim atau organisasi komunis. Juga telah jelas bahwa merek humanisme Barat (sistem kapitalis) tidak berhasil membawa kedamaian dan kebahagiaan kepada masyarakat mereka sendiri ataupun kepada wilayah-wilayah lain di dunia.

Sebuah contoh yang mengguncangkan tentang hal ini adalah revolusi besar Prancis pada tahun 1789. Kaum Mason, yang menggerakkan revolusi tersebut, maju dengan slogan-slogan yang meneriakkan cita-cita moral berupa “kemerdekaan, kesetaraan, dan persaudaraan”. Namun, ratusan ribu orang yang tak bersalah dikirim ke guillotine, dan negeri berkubang darah. Bahkan para pemimpin revolusi sendiri tidak dapat melarikan diri dari kekejaman ini, dan dikirim ke guillotine, satu per satu.

Pada abad kesembilan belas, sosialisme lahir dari gagasan tentang kemungkinan moralitas tanpa agama, dan membawa malapetaka yang jauh lebih dahsyat. Sosialisme menurut dugaan menuntut sebuah masyarakat yang sama rata, adil, tanpa eksploitasi dan, pada akhirnya, mengajukan penghapusan agama. Namun, pada abad kedua puluh, ia membawa manusia kepada kesengsaraan yang mengerikan di tempat-tempat seperti Uni Soviet, Blok Timur, China, Indochina, beberapa negara di Afrika dan Amerika Tengah. Rezim-rezim komunis membunuh tak terhitung banyaknya manusia; jumlah totalnya mendekati 120 juta jiwa. Apalagi, berlawanan dengan apa yang diklaimkan, keadilan dan kesetaraan tidak pernah terwujud di rezim komunis mana pun; para pemimpin komunis yang bertanggung jawab atas negara terdiri dari segolongan kaum elit. (Dalam buku klasiknya, The New Class, pemikir Yugoslavia Milovan Djilas, menjelaskan bahwa para pemimpin komunis, yang dikenal sebagai “nomenklatur” membentuk sebuah “golongan dengan hak-hak istimewa” yang bertentangan dengan klaim-klaim sosialisme.)

”Humanisme" dipandang sebagai sebuah gagasan positif oleh kebanyakan orang. Humanisme mengingatkan kita akan gagasan-gagasan seperti kecintaan akan peri kemanusiaan, perdamaian, dan persaudaraan. Tetapi, makna filosofis dari humanisme jauh lebih signifikan: humanisme adalah cara berpikir bahwa mengemukakan konsep peri kemanusiaan sebagai fokus dan satu-satunya tujuan. Dengan kata lain, humanisme mengajak manusia berpaling dari Tuhan yang menciptakan mereka, dan hanya mementingkan keberadaan dan identitas mereka sendiri. Kamus umum mendefinisikan humanisme sebagai "sebuah sistem pemikiran yang berdasarkan pada berbagai nilai, karakteristik, dan tindak tanduk yang dipercaya terbaik bagi manusia, bukannya pada otoritas supernatural mana pun"

(Singkatnya) humanisme meyakini bahwa alam… merupakan jumlah total dari realitas, bahwa materi-energi dan bukan pikiran yang merupakan bahan pembentuk alam semesta, dan bahwa entitas supernatural sama sekali tidak ada. Ketidaknyataan supernatural ini pada tingkat manusia berarti bahwa manusia tidak memiliki jiwa supernatural dan abadi; dan pada tingkat alam semesta sebagai keseluruhan, bahwa kosmos kita tidak memiliki Tuhan yang supernatural dan abadi.

Jika kita pelajari manifesto-manifesto itu, kita menemukan satu pondasi dasar pada masing-masingnya: dogma ateis bahwa alam semesta dan manusia tidak diciptakan tetapi ada secara bebas, bahwa manusia tidak bertanggung jawab kepada otoritas lain apa pun selain dirinya, dan bahwa kepercayaan kepada Tuhan menghambat perkembangan pribadi dan masyarakat.

Misalnya, enam pasal pertama dari Manifesto Humanis adalah sebagai berikut:

Pertama: Humanis religius memandang alam semesta ada dengan sendirinya dan tidak diciptakan.

Kedua: Humanisme percaya bahwa manusia adalah bagian dari alam dan bahwa dia muncul sebagai hasil dari proses yang berkelanjutan.

Ketiga: Dengan memegang pandangan hidup organik, humanis menemukan bahwa dualisme tradisional tentang pikiran dan jasad harus ditolak.

Keempat: Humanisme mengakui bahwa budaya religius dan peradaban manusia, sebagaimana digambarkan dengan jelas oleh antropologi dan sejarah, merupakan produk dari suatu perkembangan bertahap karena interaksinya dengan lingkungan alam dan warisan sosialnya. Individu yang lahir di dalam suatu budaya tertentu sebagian besar dibentuk oleh budaya tersebut.

Kelima: Humanisme menyatakan bahwa sifat alam semesta digambarkan oleh sains modern membuat jaminan supernatural atau kosmik apa pun bagi nilai-nilai manusia tidak dapat diterima…

Keenam: Kita yakin bahwa waktu telah berlalu bagi teisme, deisme, modernisme, dan beberapa macam “pemikiran baru”.

Pada pasal-pasal di atas, kita melihat ekspresi dari sebuah filsafat umum yang mewujudkan dirinya di bawah nama materialisme, Darwinisme, ateisme, dan agnotisisme.

Pada pasal pertama, dogma materialis tentang keberadaan abadi alam semesta dikemukakan.

Pasal kedua menyatakan, sebagaimana dinyatakan teori evolusi, bahwa manusia tidak diciptakan.

Pasal ketiga menyangkal keberadaan jiwa manusia dengan mengklaim bahwa manusia terbentuk dari materi.

Pasal keempat mengajukan sebuah “evolusi budaya” dan menyangkal keberadaan sifat manusia yang sudah ditakdirkan oleh Tuhan (sifat istimewa manusia yang diberikan pada penciptaan).

Pasal kelima menolak kekuasaan Tuhan atas alam semesta dan manusia, dan yang keenam menyatakan bahwa telah tiba waktunya untuk menolak "teisme", yakni kepercayaan pada Tuhan.

Akan teramati bahwa klaim-klaim ini adalah gagasan stereotip, khas dari kalangan yang memusuhi agama sejati. Alasannya adalah bahwa humanisme adalah pondasi utama dari perasaan antiagama. Ini karena humanisme adalah ekspresi dari “manusia merasa bahwa dia akan dibiarkan begitu saja (tanpa pertanggungjawaban)”, yang merupakan dasar utama bagi pengingkaran terhadap Tuhan, sepanjang sejarah. Dalam salah satu ayat Al Quran, Allah berfirman:

Apakah manusia mengira, bahwa

ia akan dibiarkan begitu saja

(tanpa pertanggungjawaban)?

Bukankah dia dahulu setetes

mani yang ditumpahkan (ke dalam rahim),

kemudian mani itu menjadi

segumpal darah, lalu Allah

menciptakannya, dan

menyempurnakannya,

lalu Allah menjadikan

daripadanya sepasang: laki-laki

dan perempuan.

Bukankah (Allah) yang berbuat

demikian berkuasa (pula)

menghidupkan orang mati?

(QS. Al Qiyaamah, 75: 36-40)

Allah berfirman bahwa manusia tidak akan “dibiarkan begitu saja (tanpa pertanggungjawaban)”, dan segera mengingatkan bahwa mereka adalah ciptaan-Nya. Sebab, begitu menyadari bahwa dirinya adalah ciptaan Allah, seseorang akan memahami bahwa dia bukannya “tanpa pertanggungjawaban”, tetapi bertanggung jawab kepada Allah.

Karena inilah, klaim bahwa manusia tidak diciptakan telah menjadi doktrin dasar filsafat humanis. Dua pasal pertama dari Manifesto Humanis pertama mengungkapkan doktrin ini.

Lebih jauh lagi, kaum humanis berpendapat bahwa sains mendukung klaim ini.
Namun, mereka keliru. Sejak Manifesto Humanis pertama dipublikasikan, kedua premis yang dikemukakan kaum humanis sebagai fakta ilmiah tentang gagasan bahwa alam semesta abadi dan teori evolusi, telah runtuh:

1. Gagasan bahwa alam semesta adalah abadi digugurkan oleh serangkaian penemuan astronomis yang dilakukan ketika Manifesto Humanis pertama tengah ditulis. Penemuan seperti fakta bahwa alam semesta tengah berkembang, dari radiasi latar kosmis dan kalkulasi rasio hidrogen atas helium, telah menunjukkan bahwa alam semesta memiliki permulaan, dan muncul dari ketiadaan sekitar 15-17 miliar tahun yang lalu dalam sebuah ledakan yang dinamai "Dentuman Besar". Walaupun mereka yang mendukung filsafat humanis dan materialis tidak rela menerima teori Dentuman Besar, mereka akhirnya dikalahkan. Sebagai hasil dari bukti ilmiah yang telah diketahui, komunitas ilmiah akhirnya menerima teori Dentuman Besar, yakni bahwa alam semesta memiliki permulaan, dan karenanya kaum humanisme tidak dapat membantah lagi. Demikianlah pemikir ateis Anthony Flew terpaksa mengakui:
… karenanya saya mulai mengakui bahwa ateis Stratonisian telah dipermalukan oleh konsensus kosmologis kontemporer. Karena tampaknya para ahli kosmologi memberikan bukti ilmiah tentang apa yang oleh menurut St. Thomas tak dapat dibuktikan secara filosofis; yakni bahwa alam semesta memiliki permulaan….

2. Teori evolusi, pembenaran ilmiah terpenting di balik Manifesto Humanis pertama, mulai kehilangan pijakan satu dekade setelah Manifesto itu ditulis. Saat ini diketahui bahwa skenario yang dikemukakan sebagai asal usul kehidupan oleh kaum evolusionis ateis (dan tak diragukan, humanis), seperti oleh A.I. Oparin dan J.B.S. Haldane pada tahun 1930, tidak memiliki keabsahan ilmiah; makhluk hidup tidak dapat diturunkan secara spontan dari materi tak-hidup sebagaimana diajukan oleh skenario ini. Catatan fosil menunjukkan bahwa makhluk hidup tidak berkembang melalui sebuah proses perubahan kecil yang kumulatif, tetapi muncul secara tiba-tiba dengan berbagai karakteristik yang berbeda, dan fakta ini telah diterima oleh para ahli paleontologi evolusionis sendiri sejak 1970-an. Biologi modern telah menunjukkan bahwa makhluk hidup bukanlah hasil dari kebetulan dan hukum alam, tetapi bahwa pada setiap sistem kompleks dari organisme yang menunjukkan sebuah perancangan cerdas terdapat bukti bagi penciptaan. (Untuk lebih detail baca Harun Yahya, Darwinisme Terbantahkan: Bagaimana Teori Evolusi Runtuh di Hadapan Ilmu Pengetahuan Modern)

Wassalam

Dewi Prasetyo said...

Assalammualaikum Wr.Wb

Sebelumnya saya ingin mengucapkan banyak terima kasih atas jawaban pertanyaan saya kepada Om dimas, saya sangat puas dengan penjabaran yang panjang lebar dan alhasil Alhamdulillah saya jadi mengerti.

Dan kali ini, saya ingin menanyakan pertanyaan yang berbeda dari pada yang lain, dan seperti biasa, mudah-mudahan Om DImas dapat menjawabnya.

Pertanyaan saya kali ini :

1. Apakah Benar segitiga bermuda itu benar-benar ada?
2. Kenapa Bencana yang terjadi di sekitar segita bermuda selalu berulang-ulang kali?
3.Bagaimana dari sudut pandang Islam menanggapinya?

Insya Allah Om Dimas bisa menjawabnya yah,mohon maaf kalau ada perkataan saya yang salah.

Semoga Om Dimas selalu dilindungi oleh Allah S.W.T dan selalu diberi rejeki yang berlimpah serta kesehatan. Amien

Allahuakbar,Allahuakbar,Allahuakbar !!!

Wassalammualaikum Wr.Wb

DimasRangga said...

Wa’alaikumussalam Wr. Wb. Yaa Ukhtii……

Dewi Prasetyo said:
1. Apakah Benar segitiga bermuda itu benar-benar ada?

JAWABAN:

1.Tempat/kawasan Bermuda ini secara fisik benar-benar ada. Segitiga Bermuda - Bermuda Triangle letaknya di antara perairan Florida, Amerika Syrikat - Puerto Rico, Mexico - dan kepulauan Bermuda di lautan Atlantik dan Segitiga Naga - Dragon’s Triangle (atau dikenali juga sebagai Laut Syaitan) yang letaknya diperairan Jepang yaitu kepulauan Miyake, Lautan Pasifik, 100 km dari Tokyo. Dan segitiga ini berhampiran dengan satu lagi segitiga yang hebat sebagaimana Segitiga Bermuda yaitu Segitiga Formosa yang berada di kepulauan Formosa, Taiwan.

DimasRangga said...

Dewi Prasetyo said:

2. Kenapa Bencana yang terjadi di sekitar segita bermuda selalu berulang-ulang kali?

JAWABAN:

Saya pernah membaca sebuah buku karangan Muhammad Isa Daud yang berjudul: “Dialog Dengan Jin Muslim”, Saya Pribadi belum bisa menyimpulkan apalagi membenarkan isi buku tersebut, karena masalah ghoib adalah urusan Tuhan dan manusia hanya diberi pemahaman kecuali sedikit sekali jadi saya tidak mau berspekulasi dengan bertindak menyalahkan atau membenarkan tentang isi bab-bab dibuku tersebut.

Saya mencoba menelaah masalah ini dengan hukum logika alam semesta saja, karena latar belakang saya orang teknik.

Mengenai Segitiga Bermuda banyak terjadi kapal yang hilang dan kejadian-kejadian aneh lainnya, fenomena ini jika ditilik dari segi ilmu fisika mirip yang terjadi disebuah tempat diArab Saudi, tempat fenomenal tersebut bernama JABAL MAGNET, Kota Rasulullah Sallallahu Alaihi Wassalam, Madinah Almunawarah (24° 28' 8.21" N 39° 36' 24.58" E) dikelilingi Jabal atau gunung batu.

Daerah Timur diliputi jabal batu hitam bagaikan bebatuan yang terbakar matahari, Sebelah Barat, utara dan selatan nampak batu berwarna kemerah-merahan.
Batas kota Madinah disebelah selatan adalah Jabal Ayr merupakan gunung tertinggi setelah Jabal Uhud. Dalam literatur sejarah Madinah, jabal yang dikenal menyimpang sejarah diantaranya jabal uhud, jabal tsur dan jabal Ayr. Salah satu kawasan bergunung-gunung diluar kota Madinah sekitar 30 km dari kota Madinah berbatasan dengan kota Tabuk, ternyata memiliki nilai wisata yang patut dikunjungi jemaah.

Dikawasan ini banyak yang menamai Jabal Magnet kendati tidak ada dalam literatur, namun jabal magnet menyimpan suatu misteri dan decak kagum bagi siapa saja yang berkunjung ke kawasan ini. Daya Dorong dan daya tarik magnit di berbagai bukit disebelah kiri dan kanan sepanjang jalan membuat kendaraan yang melaju dengan kecepatan 120 km perjam, ketika memasuki kawasan ini secara berlahan-lahan sekitar 5 kilo meter spidometer perlahan-lahan turun dan gigi perseneling harus diover hingga perseneling dua, namun sebaliknya jika meninggalkan kawasan ini mobil tanpa diinjak gas melaju dengan kecepatan hingga 120 km perjam.

“Jabal Magnet” berada didaratan berbeda dengan Segitiga Bermuda yang berada dikawasan lautan, tentu jika dikawasan Segitiga Bermuda memiliki kekuatan magnet yang berlipat-lipat dari kekuatan magnet diJabal Magnet Arab Saudi merupakan suatu malapetaka besar bagi apapun yang melewatinya terutama perahu, pesawat, dll.

Saya mencoba menjabarkan 2 tempat yang merupakan Fenomena Alam Besar tersebut, sebagai bahan literatur perbandingan untuk menambah wawasan hidup kita, mengenai keputusan untuk menyimpulkan hal ini tentu berada ditangan masing-masing pembaca, saya mencoba membahasnya dari segi ilmu yang saya miliki.


SEGITIGA BERMUDA

2 Tempat populer itu ialah Segitiga Bermuda - Bermuda Triangle yang letaknya di antara perairan Florida, Amerika Serikat - Puerto Rico, Mexico - dan kepulauan Bermuda di lautan Atlantik dan Segitiga Naga - Dragon’s Triangle (atau dikenali juga sebagai Laut Syaitan) yang letaknya diperairan Jepang yaitu kepulauan Miyake, Lautan Pasifik, 100 km dari Tokyo. Dan segitiga ini berhampiran dengan satu lagi segitiga yang hebat sebagaimana Segitiga Bermuda juga yaitu Segitiga Formosa yang berada di kepulauan Formosa, Taiwan. Dan bagi saya, Segitiga Formosa dan Segitiga Naga ini adalah seperti adik-beradik karena mirip dan kejadian-kejadian aneh pun berlaku di sana sebagaimana Segitiga Bermuda.

Kedua-duanya berada di garisan tengah Bumi dan satu di sebelah barat (Segitiga Bermuda) dan satu di sebelah timur (Segitiga Naga).

Kedua-dua tempat ini sangat populer dengan kehilangan kapal, pesawat dan kehilangan-kehilangan misteri lain apabila melalui kawasan tersebut. Tetapi bukan semua yang melaluinya akan hilang, tetapi sejarah banyak membuktikan betapa banyak yang sudah menjadi korban dan akhirnya missing in action di kawasan itu.


Beberapa TEORI tentang fenomena ini:

- Ada yang mengatakan karena medan magnet yang menarik ke dasar laut, karena tempat itu berada di garisan Agonik (Agonic line), di mana utara magnetik sama dengan utara geografik.

- Tempat itu merupakan tempat pertemuan arus dingin dan arus panas, yang bisa menimbulkan medan magnet. Juga diakui adanya uap yang naik dari air kawasan tersebut.

- Ada yang mengatakan kapal-kapal tenggelam karena adanya gas methana dan terjadinya proses Methane hydrate yang mengurangi kemampatan air.

- Adanya satu kawasan yang diberi nama ‘Blue Hole’, tetapi ia masih diragukan karena Blue Hole tidak mampu untuk menyedot kapal-kapal besar.

- Terjadinya angin ribut dan ombak laut yang amat besar menenggelamkan kapal-kapal yang melaluinya.

- Ada pula pendapat mengatakan mereka diculik oleh makhluk asing yang tinggal di situ (Tidak tahu benar atau salah, hanya sekedar mengemukakan teori yang berkembang ditengah masyarakat dan bukan kesimpulan).

- Dan tidak kurang yang mengatakan mereka diculik oleh kerajaan jin dan iblis (Tidak tahu benar atau salah, hanya sekedar mengemukakan teori yang berkembang ditengah masyarakat dan bukan kesimpulan).


Maka teori yang berkiblat ada campur tangan adanya kerajaan Jin memiliki suatu alasan yaitu:

- Iblis dan jin telah banyak yang lari ke kawasan lautan dan dasar laut.

- Syaitan amat suka bermain-main di tempat antara cerah dan gelap, sejuk dan panas.


Larangan Duduk di Antara Tempat Teduh dan Tempat yang Terkena Cahaya

Diriwayatkan dari seorang sahabat Nabi saw. bahwasanya Nabi saw. telah melarang duduk diantara tempat yang tertimpa cahaya dan tempat yang teduh. Dan beliau bersabda, "Ini adalah tempat duduknya syaitan," (Shahih, HR Ahmad [III/413]).

Diriwayatkan dari Buraidah r.a, "Bahwasanya Nabi saw. melarang duduk diantara tempat teduh dan tempat yang terkena sinar matahari," (Hasan, HR Ibnu Majah [3722]).

Ada beberapa hadits lain yang termasuk dalam bab ini yang diriwayatkan dari Abu Hurairah dan Jabir bin Abdullah r.a.

Kandungan Bab:

1. Larangan duduk diantara tempat teduh dan tempat yang terkena sinar matahari, sebab itu merupakan tempat duduk syaitan. Hal ini dengan terang dijelaskan oleh Imam Ahmad dan Imam Ishaq sebagaimana yang tercantum dalam kitab Masaa'il al-Marwazi halaman 223.

Saya katakan, "Duduk di antara tempat teduh dan tempat yang terkena sinar matahari adalah perkara yang dibenci."

Ahmad berkata, "Telah tercantum hadits shahih dari Nabi saw. tentang larangan ini."

2. Duduk di antara tempat teduh dan tempat yang terkena sinar matahari berbahaya untuk kesehatan. Ibnu Qayyim al-Jauziyah dalam kitab Zaadul Ma'aad (IV/242) berkata, "Tidur di bawah sinar matahari dapat mengakibatkan sakit panas dan tidur di antara tempat teduh dan tempat yang terkena sinar matahari dapat menimbulkan penyakit."

Al-Manawi berkata dalam kitabnya Faidhul Qadir (VI/351), "Duduk di tempat tersebut berbahaya untuk kesehatan. Sebab jika seseorang sengaja duduk di tempat itu, kondisi tubuhnya akan rusak akibat adanya suhu yang bertolak belakang pada tubuh."

3. Apabila seseorang duduk di tempat teduh, lantas cahaya bergeser sehingga sebagian tubuhnya berada di tempat teduh dan sebagian lagi di tempat panas maka hendaklah ia bergeser ke tempat yang teduh.

Diriwayatkan dari Abu Hazim, ia berakta, "Rasulullah saw. melihatku sedang duduk di bawah sinar matahari lantas beliau menyuruhku agar pindah ke tempat yang teduh," (Ash-Shahihah [833]).

Diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a, ia berkata, "Abu Qasim berkata, 'Apabila salah seorang dari kalian berada di bawah teduhan lantas teduhan tersebut bergeser sehingga separuh tubuhnya berada di tempat panas dan separuh lagi di tempat teduh maka hendaklah ia bangkit dari tempat tersebut'," (Ash-Shahihah [837]).

Sumber: Diadaptasi dari Syaikh Salim bin 'Ied al-Hilali, Al-Manaahisy Syar'iyyah fii Shahiihis Sunnah an-Nabawiyyah, atau Ensiklopedi Larangan menurut Al-Qur'an dan As-Sunnah, terj. Abu Ihsan al-Atsari (Pustaka Imam Syafi'i, 2006), hlm. 3/291-292.


Abu Bakar bin Ubaid meriwayatkan: "Pada setiap rumah kaum muslimin ada jin Islam yang tinggal di atapnya, setiap kali makanan diletakkan, maka mereka turun dan makan bersama penghuni rumah."

Jin juga menjadikan tandas sebagai tempat tinggalnya. Rasullullah s.a.w. telah bersabda: "Sesungguhnya pada tiap-tiap tempat pembuangan kotoran ada didatangi jin, kerana itu bila salah seorang kamu datang ke tandas maka hendaklah ia mengucapkan doa: " Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepadamu dari jin lelaki dan perempuan" (HR. Abu Dawud)

Jin juga sangat suka tinggal di lubang-lubang. Oleh kerana itu dalam sebuah hadis dijelaskan yang maksudnya: "Janganlah kamu kencing dilubang."
(HR. An-Nas'i)


KESIMPULAN

Dan hendaklah kita ingat, bukan hanya manusia yang mempunyai kerajaan di dunia ini, tetapi ada lagi makhluk lain yang berkerajaan termasuklah kerajaan jin dan iblis laknatullah. Tetapi kita juga tidak boleh berlepas diri dari bidang ilmu keduniaan seperti ilmu fisika dan lain-lain.

Wallahu a’lam


Berikut keajaiban Jabal Magnet dari Republika news:


JABAL MAGNET DIDUNIA ADALAH KEAJAIBAN DUNIA

JAKARTA--Orang sering menyebut "Keajaiban Dunia" adalah Menara Eiffel di Perancis, Piramid Giza di Mesir, Taj Mahal di India, Menara Miring "Pisa" di Italia, Patung Liberty di Amerika, Tembok Besar Tiongkok di China, atau lainnya.

Tapi, nama "Jabal Magnet" (Bukit Magnet) yang setiap musim haji selalu dikunjungi jutaan manusia dari berbagai belahan dunia yang sedang menunaikan haji, agaknya tak pernah masuk hitungan.

Konon, "Bukit Magnet" yang terletak sekitar 30 kilometer arah utara kota Madinah itu diketahui setelah ada pesawat terbang yang melintasi kawasan itu, tiba-tiba kecepatan pesawat berkurang dengan sendirinya.

Selain itu, otoritas Saudi Geological Survey (SGS) pada tahun 1999 sempat dikejutkan dengan adanya aktivitas swarm (gempa kecil terus-menerus) di Harrah Rahat yang merupakan pertanda naiknya sejumlah besar magma.

Bahkan, di sekitar Madinah diketahui ada kegempaan aktif di Harrah Rahat, yang sangat dimungkinkan terjadinya migrasi magma dan sebagian di antaranya diduga menyusup ke bawah Jabal Magnet, sehingga muncul "medan magnet" (daya tarik bumi) di kawasan itu.

"Saat ini, di Jabal Magnet yang merupakan kawasan padang pasir yang tandus tapi penuh dengan pohon, semak, dan bukit batu itu sudah banyak tenda yang sering dipakai masyarakat Madinah untuk berlibur," kata warga mukimin asal Indonesia, Suhendi, kepada wartawan ANTARA News yang meliput di Madinah.

Setiap Kamis sore atau malam Jumat, katanya, suasana di Jabal Magnet terlihat ramai dengan masyarakat Madinah yang bercengkerama bersama anak-anak, saudara, dan kawan-kawannya.

"Pemerintah Arab Saudi sudah membangun fasilitas mainan dan tempat berteduh di kawasan Jabal Magnet yang merupakan jalan buntu, karena Jabal Magnet memang tidak ada jalan tembus, sehingga pergi dan pulang pun hanya tinggal memutar di bundaran Jabal Magnet," katanya.

Warga Madinah yang ingin melakukan perkemahan atau sekadar jalan-jalan, katanya, sering juga membawa tenda sendiri dengan membawa makanan sendiri. "Di masa dahulu, wilayah itu merupakan tempat uzlah atau menyepi bagi mereka yang ingin menenangkan diri," katanya.

Lantas, apa "keajaiban" dari Jabal Magnet itu sendiri ?! Keajaiban Jabal Magnet itu terasa dari adanya tarikan "medan magnet" (daya tarik bumi) saat pulang dari kawasan tandus itu, karena mobil akan melaju kencang dengan sendirinya dalam kecepatan 120 kilometer/jam, meski mesin mobil dimatikan.

Namun, keajaiban "Tanah Suci" itu hanya berlangsung sekira 2-3 kilometer dari arah kepulangan dari "Jabal Magnet" yang saat datang ke lokasi itu justru sebaliknya yakni mengalami dorongan berat untuk tiba di lokasi itu.

"Geligi mesin harus dikurangi hingga 1-2 geligi saat menuju ke jabal itu, karena perjalanan ke Jabal Magnet terasa berat," kata pengemudi asal Sampang, Madura yang juga mukimin, Sappak Suliy.

Tapi, jangan berharap dapat sampai ke lokasi itu dengan menanyakan kepada warga Madinah bila menyebut nama "Jabal Magnet" karena nama dari salah satu lokasi ziarah/kunjungan/wisata di Madinah itu tidak akrab di telinga masyarakat Madinah sendiri.

"Saya harus berputar-putar sekitar tiga jam untuk mengantarkan tim MCH (Media Center Haji) Daker (Daerah Kerja) Madinah," kata Sappak Suliy yang mengemudikan mobil tim MCH Daker Madinah itu setelah berkeliling mencari lokasi itu (11/11).

Bahkan, Sappak harus bertanya kepada enam warga Madinah yang ditemui untuk menunjukkan salah satu lokasi ziarah favorit bagi jemaah haji Indonesia itu, sehingga sembilan jurnalis yang diantar hampir saja putus asa.

Namun, ketika sempat berhenti untuk bertanya kepada seseorang di madrasah Jamiyah Islamiyah, Madinah, akhirnya warga Pakistan yang juga "mukimin" menyebut nama lain.

"Orang itu menyebut Jabal Magnet itu dengan Mantiqotul Baido (Tanah atau Perkampungan Putih) dengan menunjukkan arah dari Masjid Qiblatain berbelok ke kiri, kemudian melaju ke arah Jabal Uhud," katanya.

Dari Jabal Uhud, katanya, rombonngan diminta mengambil posisi berbelok ke kiri ke arah kota Tabuk hingga sampai ke bundaran jalan yang terakhir, kemudian berbelok kanan hingga beberapa kilometer akan tiba ke jalan buntu di kawasan bebukitan yang dikenal jemaah haji Indonesia sebagai "Jabal Magnet" itu.

Di lokasi yang berjarak 30 kilometer dari kota Madinah itu, pedagang di kawasan itu, Muhammad, mengaku jemaah haji Indonesia memang banyak yang mengunjungi "Jabal Magnet" selama musim haji.

"Banyak jemaah haji Indonesia yang datang ke sini sejak pagi hingga siang," kata pedagang minyak wangi itu.

Jalan menuju lokasi itu pun tak kalah menariknya, karena ada hamparan perkebunan kurma di sepanjang perjalanan dan bila tiba di padang pasir yang tandus akan terlihat sekelompok unta yang berlalu-lalang dari kejauhan.

Hingga kini, belum diketahui secara jelas hubungan antara magnet dengan laju kendaraan, karena batu yang mengandung biji magnet itu diduga berada di bawah permukaan jalan yang dilewati, bukan di dalam bukit.

Alasannya, bila medan magnet ada bebukitan tentu semakin mendekati bukit akan semakin kuat daya tariknya, sehingga kendaraan dapat menempel di bebukitan, namun medan magnet tampaknya ada dalam radius 3-4 kilometer saja.

Tentu, keajaiban dunia di utara Madinah itu bukan isapan jempol, karena jutaan orang dari berbagai belahan dunia sudah membuktikan kebenarannya, namun Jabal Magnet agaknya perlu penelitian lanjutan.ant/ya
Salah satu bukti kebesaran Allah. Diduga karena pengaruh bebatuan di dasar Madinah. Dibiarkan sebagai misteri untuk mengundang wisatawan.
Satu tempat favorit yang selalu dikunjungi jemaah haji asal Indonesia adalah Jabal (Gunung) Magnet. Popularitas Jabal Magnet di kalangan jemaah kita, membuat kawasan hijau sekitar 30 kilometer dari kota Madinah itu dipenuhi jemaah asal Indonesia setiap musim haji. Itulah yang mendorong saya untuk mencapainya. Asal tahu saja, adalah jemaah Indonesia pula yang memberi nama tempat itu sebagai Jabal Magnet. Warga setempat menyebutnya Mantheqa Baidha, yang berarti perkampungan putih.
Tidak semua jabal (gunung batu) di Arab Saudi diberi nama. Hanya tempat-tempat bersejarah saja yang diberi nama. Misalnya, Jabal Uhud, Jabal Nur, dan Jabal Tsur. Tempat-tempat itulah yang termasuk dalam kalender ziarah jemaah haji Indonesia. Namun, bagi sebagian jemaah, Jabal Magnet tak kalah penting untuk dikunjungi sebagai upaya menyaksikan bukti kebesaran Allah.

Sesuai dengan penamaannya, di tempat itu terjadi fenomena alam yang jarang ditemui di tempat lain. Yakni, terjadinya anomali magnetik dan kacaunya pengaruh gravitasi. Ini dibuktikan dari kendaraan yang saya tumpangi saat berkunjung ke sana awal Januari lalu.
Sesaat setelah melewati kawasan bendungan air, tiba-tiba laju bus menjadi berat. Mustofa, sopir yang membawa saya, berkali-kali menurunkan perseneling. Mobil yang tadinya melaju kencang sampai kecepatan 120 kilometer per jam itu, menjadi tersendat dengan kecepatan sekitar 40 kilometer per jam saja. Belum cukup, di jalanan menurun itu, Mustofa mematikan mesin kendaraan. Ajaib, mobil malah menjadi mundur kearah menanjak. Sebaliknya, tatkala kearah kembali ke Madinah, Mustofa menetralkan gigi perseneling. Bus bahkan bisa melaju melebihi kecepatan 120 kilometer perjam.
Bukan itu saja. Saat tiba di ujung jalan yang berupa kawasan batu gersang sebagaimana kebanyakan terlihat di Arab Saudi, beberapa bukti lain saya dapatkan. Jarum penunjuk kompas menjadi tidak bekerja sebagaimana mestinya. Arah utara-selatan jadi kacau. Selain itu, beberapa pengunjung mengaku kehilangan data di telepon selulernya. “Subhanallah, inilah salah satu bukti kebesaran Allah,” kata Nyonya Nailah Umar, alumni ESQ yang satu rombongan dengan saya.
Dari informasi yang diperoleh, fenomena itu ditemukan secara tidak sengaja oleh seorang Arab Baduy. Saat berkendara di situ, si Baduy kebelet ingin buang air kecil. Saat melaksanakan hajatnya itu, tiba-tiba mobil yang diparkirnya berjalan sendiri. Makin lama makin kencang pula. Padahal, mesin mobil dalam keadaan mati, dan di jalan datar.

Sejak saat itu, banyak warga lain yang berdatangan untuk membuktikan cerita si Baduy. Alhasil, tempat itu berkembang menjadi kawasan wisata penduduk Madinah. Saat musim haji, banyak pula jemaah haji yang menyambanginya. Pemerintah Arab lalu membangun jalan mulus untuk menuju lokasi tersebut. Di daerah yang terhitung hijau karena banyak tumbuh pohon kurma itu, juga dilengkapi dengan sarana wisata lainnya. Ada tenda-tenda untuk pengunjung, ada mobil mini yang bisa disewa untuk merasakan tarikan medan magnet itu.
Pengamat geologi Ma’rufin menuliskan, secara geologis fenomena Jabal Magnet bisa dijelaskan, karena kota Madinah dan sekitarnya berdiri di atas Arabian Shield tua (berumur 700-an juta tahun). Kawasan itu berupa endapan lava alkali basaltik (theolitic basalt) seluas 180.000 km persegi yang usianya muda (muncul 10 juta tahun silam dengan puncak intensitas 2 juta tahun silam). Lava yang bersifat basa itu muncul ke permukaan Bumi dari kedalaman 40-an kilometer melalui zona rekahan sepanjang 600 kilometer yang dikenal sebagai Makkah-Madinah-Nufud volcanic line.

Banyak gunung berapi terbentuk di sepanjang zona rekahan itu. Seperti Harrah Rahat, Harrah Ithnayn, Harrah Uwayrid dan Harrah Khaybar. Tidak seperti di Indonesia yang gunung-gunungnya berbentuk kerucut sehingga memberi pemandangan eksotis, gunung-gunung di Arab berbentuk melebar dengan puncak rendah. Kompleks semacam ini cocok disebut volcanic field atau harrah dalam bahasa Arab.
Harrah Rahat adalah bentukan paling menarik. Dengan panjang 310 km membentang dari utara Madinah hingga ke dekat Jeddah dan mengandung sedikitnya 2.000 km kubik endapan lava yang membentuk 2.000 lebih kerucut kecil (scoria) dan 200-an kawah maar. Selama 4.500 tahun terakhir, Harrah Rahat telah meletus sebanyak 13 kali dengan periode antarletusan rata-rata 346 tahun.

Letusan besar terakhir terjadi pada 26 Juni 1256, yang memuntahkan 500 juta meter kubik lava lewat 6 kerucut kecilnya selama 52 hari kemudian. Lava itu mengalir hingga 23 km ke utara, dan hampir menenggelamkan kota suci Madinah yang letaknya memang lebih rendah, jika saja tidak ada mukjizat yang membuat aliran lava berhenti ketika jaraknya tinggal 4 km saja dari Masjid Nabawi.

Nah, basalt, secara umum tersusun dari mineral piroksen, olivin, ilmenit dan feldspar. Tiga mineral pertama mengandung besi, namun tidak dalam porsi dominan seperti Fe3O4. Memang dimungkinkan mineral-mineral itu melapuk dan kemudian besinya membentuk Fe3O4 sendiri, dan terkonsentrasi di Jabal Magnet hingga menghasilkan anomali magnetik, mengingat Fe3O4 memiliki sifat ferromagnetik. Namun, itu sulit dibayangkan, mengingat umur basalt di sekitar Madinah masih sangat muda, tidak lebih dari 2 juta tahun. Terlebih dengan sumber panas (magma) di bawahnya, memungkinkan besi melampaui titik Curie, terutama saat letusan sehingga kehilangan sifat kemagnetannya.
Pada 1999, otoritas Saudi Geological Survey (SGS) sempat dikejutkan dengan adanya aktivitas swarm (gempa kecil terus-menerus) di Harrah Rahat, pertanda naiknya sejumlah besar magma. Itu memaksa SGS memasang sejumlah seismometer. Dan di sekitar Madinah diketahui betapa aktifnya kegempaan Harrah Rahat, terkait dengan migrasi magma tersebut, yang memroduksi ratusan gempa-gempa kecil tiap hari dengan magnitude 1 - 3 Skala Richter, dan ada kalanya mencapai 4 Skala Richter. Bisa jadi, migrasi magma tadi juga menyelusup ke bawah Jabal Magnet dan menghasilkan perubahan kontur permukaan.
Sejauh ini, belum pernah dilakukan penelitian ilmiah untuk menjelaskan fenomena ini. Pemerintah Arab tampaknya lebih suka membiarkan keajaiban alam itu sebagai misteri. Dengan begitu, akan mengundang rasa penasaran setiap jemaah haji dan umroh yang mengunjungi Tanah Suci. Tidak terkecuali saya.

Wallahu’Alam

Wassalam

DimasRangga said...

Dewi Prasetyo said:

3. Bagaimana dari sudut pandang Islam menanggapinya?

JAWABAN:

Saya hanya bisa menjelaskan dari segi fisik saja, sedang untuk yang ghoib (tentang Jin, kerajaan Jin, dll) saya tidak berani melakukannya karena saya tidak memiliki pengetahuan didalamnya. Mohon dimaklumi.

Al Israa’ surah 17 ayat 36 :

Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan-jawabnya

Al Hujuraat surah 49 ayat 12 :

Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa

Ali ‘Imran surah 3 ayat 8

(Mereka berdoa): “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi Engkau; karena sesungguhnya Engkau-lah Maha Pemberi (karunia).”

Mempelajari ilmu apa saja pada dasarnya adalah kewajiban atas setiap muslim dan hal inipun berulang-ulang ditekankan oleh al-Qur’an dan Hadis. Dengan ilmu orang bisa selamat dalam beramal, dengan ilmu juga orang bisa mendapatkan kebahagiaan dan dengan ilmu juga seorang muslim tidak bisa dipermainkan, dibodohi ataupun direndahkan oleh orang lain.

Rasulullah Saw bersabda : ‘ Wahai Abu Dzar, hendaklah engkau pergi mempelajari satu ayat dari kitab Allah adalah lebih baik bagimu daripada engkau Sholat seratus rakaat; dan hendaklah engkau pergi mempelajari suatu bab ilmu yang dapat diamalkan ataupun belum dapat diamalkan maka adalah hal tersebut lebih baik untukmu daripada engkau Sholat seribu rakaat’ – Hadis Riwayat Ibnu Majah

Berbicara mengenai ilmu ghaib merupakan ilmu yang berhubungan dengan hal-hal yang tidak secara langsung tampak oleh panca indera dan memerlukan alat diluarnya untuk membantu memahami dan melihatnya ; Karenanya seorang ilmuwan yang mempelajari ilmu tentang mikroba atau virus bisa juga disebut sedang mempelajari ilmu ghaib karena mikroba atau virus tidak dapat terlihat secara kasat mata dan hanya bisa dilihat melalui alat bantu bernama mikroskop atau sejenisnya. Betul tapi itu sifatnya masih 1 dimensi dengan kita, tapi dunia/alam Jin sudah berbeda dimensi dengan alam manusia, apalagi alam ruh.

Dan mereka akan bertanya kepadamu tentang ruh. Jawablah : ‘Ruh itu masalah Tuhanku; dan kamu tidak diberi ilmu mengenainya kecuali sedikit saja’ – Qs. 17 al-Israa : 85

Nabi Sulaimanlah yang diberi keistimewaan oleh Allah SWT untuk menguasai Jin, angin, dll dan tunduk dalam perintah beliau.

Tetapi untuk urusan ruh, nabi Sulaiman dan Jin sendiri tidak diberi pengetahuan sama sekali oleh Allah SWT. Berikut buktinya:

Alam terbagi-bagi menjadi beberapa dimensi, untuk manusia: Ada alam sebelum penciptaan, alam kandungan, alam dunia, alam kubur, alam akherat lalu diberi keputusan untuk menjadi penghuni alam surga atau neraka. Disamping dimensi manusia ada juga dimensi lain yaitu alam Jin, alam malaikat, dll.

Al-Quran mengisahkan bahwa tidak ada tanda-tanda yang menunjukkan kematian Sulaiman kecuali anai-anai yang memakan tongkatnya yang ia sandar kepadanya ketika Tuhan mengambil rohnya. Para Jin yang sedang mengerjakan bangunan atas perintahnya tidak mengetahui bahwa Nabi Sulaiman telah mati kecuali setelah mereka melihat Nabi Sulaiman tersungkur jatuh di atas lantai, akibat jatuhnya tongkat sandarannya yang dimakan oleh anai-anai. Sekiranya para Jin sudah mengetahui sebelumnya, pasti mereka tidak akan tetap meneruskan pekerjaan yang mereka anggap sebagai siksaan yang menghinakan.

Berbagai cerita yang dikaitkan orang pada ayat yang mengisahkan matinya Nabi Sulaiman, namun karena cerita-cerita itu tidak ditunjang dikuatkan oleh sebuah hadis sahih yang muktamad, maka sebaiknya kami berpegang saja dengan apa yang dikisahkan oleh Al-Quran dan selanjutnya Allahlah yang lebih Mengetahui dan kepada-Nya kami berserah diri.

Kisah Nabi Sulaiman dapat dibaca di dalam Al-Quran, surah An-Naml ayat 15-44 :

• 16~ Dan Sulaiman telah mewarisi Daud dan dia berkata: “Hai manusia, kami telah diberi pengertian tentang suara burung dan kami diberi segala sesuatu. Sesungguhnya semua ini benar-benar satu kurnia yang nyata.”

• 17~ Dan dihimpunkan untuk Sulaiman tenteranya dari Jin, manusia dan burung lalu mereka itu diatur dengan tertib { dalam barisan }.

• 18~ Hingga apabila mereka sampai di lembah semut berkatalah seekor semut. “Hai semut-semut masuklah ke dalam sarang-sarangmu agar kamu tidak diinjak oleh Sulaiman dan tenteranya sedangkan mereka tidak menyedari.”

• 19~ Maka dia tersenyum dengan tertawa { mendengar } perkataan semut itu dan dia berdoa: “Ya Tuhanku, berilah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat-Mu yang engkau telah anugerahkan kepadaku dan kepada kedua orang ibu bapaku dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang soleh.”

• 20~ Dan dia memeriksa burung-burung lalu berkata: “Mengapa aku tidak melihat hud-hud? Apakah dia termasuk yang tidak hadir?”

• 21~ Sungguh benar-benar aku akan mengazabnya dengan azab yang keras atau benar-benar menyembelihnya kecuali kalau benar-benar dia datang kepadaku dengan alasan yang terang.”

• 22~ Maka tidak lama kemudian {datanglah hud-hud} lalu ia berkata: “Aku telah mengetahui sesuatu yang belum kamu mengetahuinya dan kubawa kepadamu dari negeri Saba’ suatu berita penting yang diyakini.

• 23~ Sesungguhnya aku menjumpai seorang wanita yang memerintah mereka dan dia dianugerahi segala sesuatu serta mempunyai singgahsana yang besar.

• 24~ Aku mendapati dia dan kaumnya menyembah matahari selain Allah dan syaitan telah menjadikan mereka memandang indah perbuatan-perbuatan mereka lalu menghalangi mereka dari jalan {Allah} sehingga mereka tidak dapat petunjuk,

• 25~ agar mereka tidak menyembah Allah yang mengeluarkan apa yang terpendam di langit dan di bumi dan yang mengetahui apa yang kamu sembunyikan dan apa yang kamu nyatakan.

• 26~ Allah tiada Tuhan yang patut disembah kecuali Dia, Tuhan yang mempunyai ‘Arasy yang besar”.

• 27~ Berkata Sulaiman: “Akan kami lihat apa kamu benar ataukah kamu termasuk orang-orang yang berdusta.

• 28~ Pergilah dengan {membawa} suratku ini, lalu jatuhkan kepada mereka, kemudian berpaling dari mereka, lalu perhatikanlah apa yang mereka bicarakan.”

• 29~ Berkata ia {Balqis}: “Hai pembesar-pembesar, sesungguhnya telah dijatuhkan kepadaku sebuah surat yang mulia.

• 30~ Sesungguhnya surat itu dari Sulaiman dan sesungguhnya {isinya}, “Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah dan Maha Penyayang.

• 31~ Bahawa janganlah kamu sekalian berlaku sombong terhadapku dan datanglah kepadaku sebagai orang-orang yang berserah diri.”

• 32~ Berkata dia {Balqis}: “Hai para pembesar berilah aku pertimbangan dalam urusanku {ini} aku tidak pernah memutuskan sesuatu persoalan sebelum kamu berada dalam {majlis} ku.”

• 33~ Mereka menjawab: “Kita adalah orang-orang yang memiliki kekuatan dan {juga} memiliki keberanian yang sangat {dalam peperangan} dan keputusan berada ditanganmu, maka pertimbangankanlah apa yang akan kamu perintahkan.”

• 34~ Dia {Balqis} berkata: “Sesungguhnya raja-raja apabila memasuki sesuatu negeri, nescaya mereka akan membinasakannya dan menjadikan penduduknya yang mulia jadi hina dan demikian pulalah yang akan mereka perbuat.

• 35~ Dan sesungguhnya aku akan mengirimkan utusan kepada mereka dengan {membawa} hadiah dan {aku akan} menunggu apa yang akan dibawa kembali oleh utusan-utusan itu.”

• 36~ Maka tatkala utusan itu sampai kepada Sulaiman berkatalah ia: “Apakah kamu patut menolong aku dengan harta? Maka apa yang diberikan Allah kepadaku lebih baik dari apa yang diberikannya kepadamu, tetapi kamu merasa bangga dengan hadiahmu.

• 37~ Kembalilah kepada mereka sungguh kami akan mendatangi mereka dengan bala tentera yang mereka tidak berkuasa melawannya dan pasti kami akan mengusir mereka dari negeri itu {Saba’} dengan terhina dan mereka akan menjadi {tawanan-tawanan} yang tidak berharga”.

• 38~ Berkata Sulaiman: “Hai pembesar-pembesar, siapakah diantara kamu sekalian yang sanggup membawa singgahsananya {Balqis} kepadaku sebelum mereka datang kepadaku sebagai orang-orang yang berserah diri.”

• 39~ Berkata “Ifrit” {yang cerdik} dari golongan jin: “Aku akan datang kepadamu sebelum kamu berdiri dari tempat dudukmu; sesungguhnya aku benar-benar kuat untuk membawanya {lagi} dapat dipercaya”.

• 40~ Berkatalah seorang yang mempunyai ilmu dari Alkitab: “Aku akan membawa singgahsana itu kepadamu sebelum matamu berkedip”. Maka tatkala Sulaiman melihat singgahsana itu terletak di hadapannya, ia pun berkata: ” Ini termasuk kurnia Tuhanku untuk mencuba aku apakah aku bersyukur atau mengingkari {akan nikmat-Nya} Dan barang siapa bersyukur untuk {kebaikan} dirinya sendiri dan barang siapa yang ingkar, maka sesungguhnya Tuhanku Maha Kaya lagi Maha Mulia”.

• 41~ Dan berkata {Sulaiman}: “Ubahlah baginya singgahsananya; maka kita akan melihat apakah diamengenal {singgahsananya sendiri} ataukah dia termasuk orang-orang yang tidak mengenal.”

• 42~ Dan ketika Balqis datang ditanyakanlah kepadanya: “Serupa inikah singgahsanamu?” Dia menjawab: “Seakan-akan singgahsana ini singgahsanaku kami telah diberi pengetahuan sebelumnya dan kami adalah orang-orang yang berserah diri.”

• 43~ Dan apa yang disembahnya selama ini selain Allah mencegahnya {utk melahirkan keislamannya} kerana sesungguhnya dia dahulunya termasuk orang-orang yang kafir.

• 44~ Dikatakan kepadanya: “Masukkanlah kedalam istana”. Maka tatkala dia melihat lantai istana itu dikiranya kolam air yang besar dan disingkapkannya kedua betisnya. Berkatalah Sulaiman kepada Balqis: “Sesungguhnya ia adalah istana licin terbuat dari kaca”. Berkatalah Balqis: “Ya Tuhanku sesungguhnya aku telah berbuat zalim terhadap diriku dan aku berserah diri bersama Sulaiman kepada Allah, Tuhan semesta alam.”
{ An-Naml: 15 ~ 44 }


Kisah Nabi Sulaiman juga diceritakan didalam surah Saba’ dari ayat 12 sehingga 14 sebagaimana maksudnya :

• 12~ Dan kami {tundukkan} angin bagi Sulaiman yang perjalanannya di waktu petang sama dengan perjalanan sebulan {pula} dan Kami alirkan cairan tembaga baginya. Dan sebahagian dari jin ada yang bekerja di hadapannya {dibawah kekuasaannya} dengan izin Tuhannya. Dan siapa yang menyimpang di antara mereka dari perintah Kami, Kami rasakan kepadanya azab neraka yang apinya menyala-nyala.

• 13~ Para jin itu membuat untuk Sulaiman apa yang dikehendakinya dari gedung-gedung yang tinggi dan patung-patung dan piring-piring yang {besarnya} seperti kolam dan periuk yang tetap {berada di atas tungku}. Bekerjalah hai keluarga Daud untuk bersyukur {kepada Allah}. Dan sedikit sekali hamba-hamba-Ku yang berterima kasih.

• 14~ Maka tatkala Kami telah menetapkan kematian Sulaiman, tidak ada yang menunjukkan kepada mereka kematiannya itu kecuali anai-anai yang memakan tongkatnya. Maka tatkala ia telah tersungkur, tahulah jin bahawa kalau sekiranya mereka mengetahui yang ghaib tentulah mereka tidak akan tetap dalam seksa yang menghinakan.”
{ Saba’ : 12 ~ 14 }


Demikianlah kisah Nabi Sulaiman a.s. dan kerajaannya dan segala macam nikmat dan kelebihan yang dikurniakan oleh Allah s.w.t. kepadanya. Nabi Sulaiman telah meminta dari Allah s.w.t. agar dikurniakan dengan sebuah kerajaan yang tidak pernah dikurniakan kepada sesiapapun sebelumnya dan sesudahnya. Allah s.w.t. menerima permohonan Sulaiman a.s. dan memudahkan baginya barang apa yang ada di langit dan di bumi utknya.


Kunci-Kunci Ilmu Gaib di Tangan Allah


Kaum muslimin rahimakumullah, Allah ta’ala berfirman yang artinya, “Dan hanya di sisi-Nya lah kunci-kunci ilmu gaib, tidak ada yang mengetahuinya kecuali Dia” (QS Al An’aam: 59).

Wallahu’Alam


Wassalam

DimasRangga said...

X said:

seandainya sy seorang freemasonry/jews/atheist/satanik/illuminati/dsb.., dan sy mau bertaubat, tp sy bingung sekali agama mana yg hrs sy pilih islam / kristen kah...apalagi setelah membaca blog ini, hmm...mgkn lbh baik sy memilih agama lain selain 2 itu, toh setiap agama mengajarkan kebaikan dan menjanjikan surga...

jd sbnrnya sy ingin tahu skali kepastian apa yg menjamin hidup sy sekarang, nanti pd hari kiamat, dan nanti setelah hari kiamat:

1.apa yg akan pak dimas sampaikan n janjikan jika sy mnjadi seorang muslim?

JAWABAN:

Dalam Agama Islam tidak ada pemaksaan untuk masuk keAgama ini, Kami sekedar menyampaikan (walaupun 1 ayat) karena itu adalah kewajiban kami sebagai seorang Khalifah dimuka bumi.

Sedangkan urusan hidayah adalah urusan Allah SWT semata, dakwah dan kerja keras adalah ikhtiar kami. Jadi Kami menyampaikan sesuatu yang hak sebagaimana Allah yang telah ajarkan kepada Nabi Kami, dan selanjutnya setelah Nabi Muhammad tiada, Tugas Rasulullahlah yang Kami emban sebagai Khalifah untuk kami sampaikan kepada seluruh umat manusia. Allah memberikan hidayah atau tidak kepada orang yang kami dakwahi adalah bukan urusan kami, Allah hanya melihat usaha keras Kami. Jika tidak mau, tidak ada paksaan dalam ajaran Islam. Jika mereka menolaknya, Barulah setelah itu kami mengucapkan “Lakum Diinukum Waliyaddiin” “Bagimu Agamamu dan Bagiku Agamaku”. Tapi kami tetap berharap kepada Allah agar membukakan hati untuk memasukan pintu Hidayah/petunjuk-Nya. SELALU!

Berikut surat Surat alIkhlas :1-4

1. Katakanlah : “Dialah Allah, Yang Maha Esa”
2. Allah adalah Tuhan, yang bergantung kepada Nya segala sesuatu.
3. Dia tiada beranak dan tiada diperanakkan.
4. Dan tidak ada seorang pun / sesuatu pun yang setara dengan Dia


Seorang muallaf memiliki banyak keuntungan daripada seorang yang menjadi Muslim semenjak lahir karena dua alasan:

1. Seorang muallaf mendapatkan ganjaran yang lebih besar dari Tuhan ketimbang seorang yang menjadi Muslim semenjak lahir. Seorang muallaf yang menjadi Muslim biasanya setelah ia mengadakan riset yang panjang dan detail serta harus menghadapi berbagai tekanan psikologis, lantaran mengganti agama bukanlah sebuah pekerjaan mudah.

Hal ini menuntut keberanian dan usaha si Muallaf, sementara orang yang semenjak kecilnya telah memeluk Islam (Muslim) menerima agamanya melalui warisan dari orang tuanya.

2. Seorang muallaf dipandang, dengan masuknya ia ke dalam Islam, suci dan terbebas dari dosa-dosa sebelumnya. Seluruh dosa-dosa yang ia kerjakan semasa ia memeluk Kristen, Freemasonry, Atheis, Illuminati, dll dihapus secara keseluruhan. Ia hanya akan bertanggung jawab dengan dosa-dosa yang ia lakukan setelah ia menjadi seorang Muslim.

Oleh karena itu, jika seseorang menjadi Muslim pada pagi hari, setelah matahari terbit, kemudian ia meninggal pada siang harinya, ia berhak memasuki surga tanpa melakukan atau mengerjakan ritual-ritual keagamaan yang diwajibkan bagi setiap Muslim. Ia tidak harus mengerjakan shalat subuh lantaran ia memeluk Islam setelah matahari terbit, juga tidak harus mengerjakan shalat Zhuhur karena ia meninggal sebelum waktu shalat Zhuhur tiba.

Semoga Jawabannya memuaskan Anda. Thanks

Dewi Prasetyo said...

Assalammualaikum Wr.Wb

Hallo Om Dimas! Lagi2 Jawaban sangat memuaskan, jawaban yang anda berikan sangat bagus, menampilkan 2 sisi saya suka. Om Dimas kali ini saya ingin menanyakan sedikit mendalam, mudah2 an Om Dimas juga bisa menjawabnya.

1.saya suka mendengar kabar2 tentang orang2 yang berangkat haji, kata mereka, apa yang kita lakukan sebelum kita berhaji (dosa2 sebelumnya) nantinya di mekkah sana akan kelihatan, semisal selama kita hidup kita pelit sekali untuk membagikan air kepada orang yang membutuhkan, nantinya di haji sana kita akan kekurangan air terus? (ini cuma contoh, Insya Allah tidak benar2 terjadi dikalangan muslim).

2.Apakah gusdur termasuk pengikut Freemasonry? (kalau saya salah tolong di koreksi)

3.setelah kematian kita akan ke alam kubur, apakah benar dialam kubur itu kita akan dapat balasan dari apa yang kita perbuat didunia? bukankah setelah alam kubur ada alam akherat yang akan baru ditentukan kita akan ke surga atau neraka, lalu apa gunanya alam kubur kalau memang nantinya ada alam akherat (kalau saya salah mohon dikoreksi)

Semoga Om Dimas tidak bosan dengan pertanyaan2 saya. (Hehehe)

Wassalammualaikum Wr.Wb

DimasRangga said...

Dewi Prasetyo Said...

Assalammualaikum Wr.Wb

Hallo Om Dimas! Lagi2 Jawaban sangat memuaskan, jawaban yang anda berikan sangat bagus, menampilkan 2 sisi saya suka. Om Dimas kali ini saya ingin menanyakan sedikit mendalam, mudah2 an Om Dimas juga bisa menjawabnya.

1.saya suka mendengar kabar2 tentang orang2 yang berangkat haji, kata mereka, apa yang kita lakukan sebelum kita berhaji (dosa2 sebelumnya) nantinya di mekkah sana akan kelihatan, semisal selama kita hidup kita pelit sekali untuk membagikan air kepada orang yang membutuhkan, nantinya di haji sana kita akan kekurangan air terus? (ini cuma contoh, Insya Allah tidak benar2 terjadi dikalangan muslim).

JAWABAN:


Wassalammualaikum Wr.Wb.

Betul saya sendiri juga pernah bahkan sering mendengar cerita-cerita bersifat spiritual-relijius tentang cerita ini disana, dan memang yang diwajibkan untuk haji disana bukan bangsa manusia tapi bangsa atau golongan Jin juga. Karena Allah menciptakan 2 golongan/bangsa/makhluk sebagaimana tercantum dlm Al-Quran sebagai berikut:

Tidaklah Aku ciptakan jin dan manusia kecuali untuk menyembah-Ku..” (QS Adzdzariyat :56)

Jadi jika Jin ingin masuk Islam harus membaca Syahadat dan menjalankan Syariat Islam, rukum iman dan rukun Islam. Yang didalamnya adalah termasuk naik haji.

Dan disana (Tanah Suci) juga banyak berkumpul makhluk Allah yang suci yaitu malaikat.

Dari Abi Hurairah ra. berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda,"Tidaklah suatu kaum duduk pada sebuah majelis untuk berzikir kepada Allah, kecuali malaikat menaungi mereka, mencurahi mereka dengan rahmat serta nama mereka disebut di hadapan makhluk yang ada di sisi-Nya." (HR Muslim)

Sesungguhnya Allah punya malaikat yang berkeliling di jalan-jalan mencari ahli zikir. Bila para malaikat itu menemukan suatu kaum yang sedang berzikir, mereka pun memanggil yang lainnya dan berseru,"Kemarilah laksanakan tugas kalian." Maka para malaikat itu menainginya dengan sayap mereka ke langit dunia. (HR Bukhari)

Mengenai pengalaman spiritual itu adalah bersifat individualistik yang hanya bisa dirasakan oleh pribadi masing-masing dan tidak bisa digeneralisir untuk semua orang pasti akan mengalaminya. Saya belum menemukan ada hadits yang berhubungan dengan hal ini. Seperti seorang pendangdut yang erotis atau artis yang suka buka-bukaan, atau seorang yang korup, dll. Apakah pasti akan merasakan pengalaman spiritual yang ganjil tersebut? Tentunya tidak bisa digeneralisir seperti apakah pasti orang yang naik haji akan diterima ibadah hajinya oleh Allah dan masuk Sorga?

Bagaimana seorang naik haji karena bertujuan riya atau sombong ingin mendapatkan pangkat dan ingin dipanggil oleh masyarakat sebagai Bapak atau Ibu Haji?

Bagaimana bisa seorang naik Haji padahal tetangga sampingnya mengalami kelaparan hebat dan dia tahu dan dia tetap tidak peduli untuk pergi berhaji saja?

Dan tentu yang bisa menjawab semuanya hanyalah Allah semata karena Dia yang berhak memberi hidayah dan menerima amal ibadah kita.

Sebagaimana kita tahu Indonesia ini sebenarnya secara ekonomi tidak mengalami krisis. Tetapi adalah krisis moral. Tahukah Anda penduduk Indonesia mayoritas (±85%) Muslim? Apabila menganut Teori Probabilitas siapakah yang sebenarnya mempunyai peran banyak terhadap bangsa ini atau yang tidak bermoral? Jangan heran. Banyak di Indonesia orang yang mengaku Muslim sangat sombong, riya dan lain-lain. Bahkan sombong atau riya tidak tanggung-tanggung, bukan hanya dalam kehidupan umum saja, tetapi bahkan dalam beribadah pun sombong. Contohnya ibadah Haji. Anda tahu Indonesia tidak krisis ekonomi? Salah satunya adalah jalanan semakin macet, dan bila anda perhatikan disana banyak mobil pribadi bukan mobil umum. Sejak tahun 1998 jamaah haji semakin naik pesertanya.

Kasus Haji kelaparan pada musim haji 2006-2007 bisa jadi ini merupakan peringatan sekaligus hukuman. Itulah rasanya bila terlantar, itulah rasanya bila kelaparan seperti saudara-saudara kita yang kelaparan dan busung lapar yang anda tinggalkan di tanah air.

Apabila uang untuk haji anda gunakan untuk usaha, berapakah pahalanya? Lebih besarkah daripada untuk naik haji dengan kondisi Negara seperti ini? Bila anda memiliki usaha dan memiliki karyawan, misalnya 10 orang. Berapa pahalanya? Dari 10 karyawan anda, mereka memiliki 1 istri dan 2 anak, artinya anda telah menghidupi 40 orang. Bagaimana bila anda memilki 1000 karyawan? Berapa pahalanya? Selama ini bila kita cermati masalah sosial berangkat dari masalah ekonomi, artinya anda telah sukses membuat banyak orang menjadi orang yang lebih baik. Berapakah pahalanya? Kemudian dari sekian banyak karyawan anda jadi bisa beribadah dengan baik, beramal dengan baik, apakah ini tidak seperti amal jariyah anda? Dan berapakah pahala amal jariyah?

Tentang kebakhilan

Kita tidak bisa menjudge seorang muslim dia itu pelit atau bukan hanya dari sudut pandang kita sendiri, karena bisa saja ada seorang muslim yang pelit hanya untuk dirinya sendiri tapi tidak kepada orang lain yang membutuhkan. Kita tidak pernah tahu, dia pelit untuk menabung uang dan ternyata uangnya itu digunakan untuk membeli kambing untuk berkorban atau diberikan sedekah sembako pas dihari sebelum Idul Fitri, membangun Masjid, dll. Dia tidak menikmati uangnya tapi uangnya dikumpulkan untuk kebutuhan dan keperluan diluar dirinya, apakah orang ini juga disebut pelit. Bukan berarti jika ada orang yang pelit sama kita itu berarti dia pelit kesemua orang, mungkin dimata fakirmiskin disekelilingnya dia seorang yang sangat dermawan, jadi sifatnya Subjektif bukan Objektif.

Sedang seorang yang bakhil memang dia itu pelit bisa jadi pelit untuk dirinya sendiri, bisa juga untuk orang lain bisa juga kedua-duanya yaitu untuk orang lain dan juga untuk dirinya sendiri. Orang bakhil dibenci orang bakhil tapi orang bakhil mencintai sipenderma. Tapi sipenderma bisa jadi benci keorang bakhil.

Berhati-hati dalam menghakimi seseorang berdasarkan asumsi pribadi bisa didapatkan diayat ini:

Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka, sesungguhnya sebahagian prasangka itu adalah dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah sebahagian kamu mengumpat/mengeji sebahagian yang lain. Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang. (Al-Hujarat, Ayat 12)


Sedang hikmah dibalik suatu kejadian yang kita tidak mengetahuinya karena akal kita terbatas bisa didapatkan pada cerita tentang Nabi Khidir yang memberikan ilmu hikmahnya kepada nabi Musa as. Nabi Musa selalu protes dan tidak sabar kepada nabi Khidir tentang sesuatu hal yang dilakukan Beliau karena dianggapnya bertentangan dengan hati nurani dan asumsi pribadi sedang sebenarnya akal nabi Musa belum sampai untuk bisa membaca suatu hikmah yang tersembunyi itu.

Kadang-kadang kita tidak paham dengan tindakan setiap orang....setiap perkara yang berlaku itu ada sebabnya.

Cerita Nabi Khidir as. dan Nabi Musa as.

Setibanya mereka di tempat yang dituju, mereka melihat seorang hamba Allah yang berjubah putih bersih. Nabi Musa pun mengucapkan salam kepadanya. Nabi Khidir menjawab salamnya dan bertanya, “Dari mana datangnya kesejahteraan di bumi yang tidak mempunyai kesejahteraan? Siapakah kamu” Jawab Nabi Musa, “Aku adalah Musa.” Nabi Khidir bertanya lagi, “Musa dari Bani Isra’il?” Nabi Musa menjawab, “Ya. Aku datang menemui tuan supaya tuan dapat mengajarkan sebagian ilmu dan kebijaksanaan yang telah diajarkan kepada tuan.”

Nabi Khidir menegaskan, “Sesungguhnya kamu sekali-kali tidak akan sanggup bersabar bersama-samaku.” (Surah Al-Kahfi : 67) “Wahai Musa, sesungguhnya ilmu yang kumiliki ini ialah sebahagian daripada ilmu kurnia dari Allah yang diajarkan kepadaku tetapi tidak diajarkan kepadamu wahai Musa. Kamu juga memiliki ilmu yang diajarkan kepadamu yang tidak kuketahuinya.” Nabi Musa seterusnya berkata, “Insya Allah tuan akan mendapati diriku sebagai seorang yang sabar dan aku tidak akan menentang tuan dalam sesuatu urusan pun.” (Surah Al-Kahfi : 69) Nabi Khidir selanjutnya mengingatkan, “Jika kamu mengikutiku, maka janganlah kamu menanyakan kepadaku tentang sesuatu pun sehingga aku sendiri menerangkannya kepadamu.” (Surah Al-Kahfi : 70)

Demikianlah seterusnya Nabi Musa a.s. mengikuti Nabi Khidir dan terjadilah beberapa peristiwa yang menguji diri Nabi Musa a.s. yang telah berjanji bahawa baginda tidak akan bertanya sebab sesuatu tindakan diambil oleh Nabi Khidir. Setiap tindakan Nabi Khidir a.s. itu dianggap aneh dan membuat Nabi Musa terperanjat. Kejadian yang pertama adalah saat Nabi Khidir menghancurkan perahu yang ditumpanginya mereka bersama. Nabi Musa tidak kuasa untuk menahan hatinya untuk bertanya kepada Nabi Khidir. Nabi Khidir memperingatkan janji Nabi Musa, dan akhirnya Nabi Musa meminta maaf karena kalancangannya mengingkari janjinya untuk tidak bertanya terhadap setiap tindakan Nabi Khidir.

Selanjutnya setelah mereka sampai di suatu daratan, Nabi Khidir membunuh seorang anak yang sedang bermain dengan kawan-kawannnya. Peristiwa pembunuhan yang dilakukan oleh Nabi Khidir tersebut membuat Nabi Musa tak kuasa untuk menanyakan hal tersebut kepada Nabi Khidir. Nabi Khidir kembali mengingatkan janji Nabi Musa, dan beliau diberi kesempatan terakhir untuk tidak bertanya-tanya terhadap segala sesuatu yang dilakukan oleh Nabi Khidir, jika masih bertanya lagi maka Nabi Musa harus rela untuk tidak mengikuti perjalanan bersama Nabi Khidir.

Selanjutnya mereka melanjutkan perjalanan hingga sampai disuatu wilayah perumahan. Mereka kelelahan dan hendak meminta bantuan kepada penduduk sekitar. Namun sikap penduduk sekitar tidak bersahabat dan tidak mau menerima kehadiran mereka, hal ini membuat Nabi Musa merasa kesal terhadap penduduk itu. Setelah dikecewakan oleh penduduk, Nabi Khidir malah menyuruh Nabi Musa untuk bersama-samanya memperbaiki tembok suatu rumah yang rusak di daerah tersebut. Nabi Musa tidak kuasa kembali untuk bertanya terhadap sikap Nabi Khidir ini yang membantu memperbaiki tembok rumah setelah penduduk menzalimi mereka. Akhirnya Nabi Khidir menegaskan pada Nabi Musa bahwa beliau tidak dapat menerima Nabi Musa untuk menjadi muridnya dan Nabi Musa tidak diperkenankan untuk terus melanjutkan perjalannya bersama dengan Nabi Khidir.

Selanjutnya Nabi Khidir menjelaskan mengapa beliau melakukan hal-hal yang membuat Nabi Musa bertanya. Kejadian pertama adalah Nabi Khidir menghancurkan perahu yang mereka tumpangi karena perahu itu dimiliki oleh seorang yang miskin dan di daerah itu tinggallah seorang raja yang suka merampas perahu miliki rakyatnya.

Kejadian yang kedua, Nabi Khidir menjelaskan bahwa beliau membunuh seorang anak karena kedua orang tuanya adalah pasangan yang beriman dan jika anak ini menjadi dewasa dapat mendorong bapak dan ibunya menjadi orang yang sesat dan kufur. Kematian anak ini digantikan dengan anak yang shalih dan lebih mengasihi kedua bapak-ibunya hingga ke anak cucunya.

Kejadian yang ketiga (terakhir), Nabi Khidir menjelaskan bahwa rumah yang dinding diperbaiki itu adalah milik dua orang kakak beradik yatim yang tinggal dikota tersebut. Didalam rumah tersebut tersimpan harta benda yang ditujukan untuk mereka berdua. Ayah kedua kakak beradik telah meninggal dunia dan merupakan seorang yang shalih. Jika tembok rumah tersebut runtuh, maka bisa dipastikan bahwa harta yang tersimpan tersebut akan ditemukan oleh orang-orang dikota itu yang sebagian besar masih menyembah berhala, sedangkan kedua kakak beradik tersebut masih cukup kecil untuk dapat mengelola peninggalan harta ayahnya. Dipercaya tempat tersebut berada di negeri Antakiyah (Antiokh, Turki)

Akhirnya Nabi Musa as. sadar hikmah dari setiap perbuatan yang telah dikerjakan Nabi Khidir. Akhirya mengerti pula Nabi Musa dan merasa amat bersyukur karena telah dipertemukan oleh Allah dengan seorang hamba Allah yang shalih yang dapat mengajarkan kepadanya ilmu yang tidak dapat dituntut atau dipelajari yaitu ilmu ladunni. Ilmu ini diberikan oleh Allah SWT kepada siapa saja yang dikehendaki-Nya. Nabi Khidir yang bertindak sebagai seorang guru banyak memberikan nasihat dan menyampaikan ilmu sepertri yang diminta oleh Nabi Musa as. dan Nabi Musa menerima nasihat tersebut dengan penuh rasa gembira.

Saat mereka didalam perahu yang ditumpangi, datanglah seekor burung lalu hinggap di ujung perahu itu. Burung itu meneguk air dengan paruhnya, lalu Nabi Khidir berkata, “Ilmuku dan ilmumu tidak berbanding dengan ilmu Allah, Ilmu Allah tidak akan pernah berkurang seperti air laut ini karena diteguk sedikit airnya oleh burung ini.”

Sebelum berpisah, Nabi Khidir berpesan kepada Nabi Musa as.

“Jadilah kamu seorang yang tersenyum dan bukannya orang yang tertawa.
Teruskanlah berdakwah dan janganlah berjalan tanpa tujuan.
Janganlah pula apabila kamu melakukan kehilafan, berputus asa dengan kehilafan yang telah dilakukan itu. Menangislah disebabkan kehilafan yang kamu lakukan, wahai Ibn `Imran.”

Dari kisah Nabi Khidir ini kita dapat mengambil pelajaran penting.

Diantaranya adalah Ilmu merupakan karunia Allah SWT, tidak ada seorang manusia pun yang boleh mengklaim bahwa dirinya lebih berilmu dibanding yang lainnya. Hal ini dikarenakan ada ilmu yang merupakan anugrah dari Allah SWT yang diberikan kepada seseorang tanpa harus mempelajarinya (Ilmu Ladunni, yaitu ilmu yang dikhususkan bagi hamba-hamba Allah yang shalih dan terpilih)

Hikmah yang kedua adalah kita perlu bersabar dan tidak terburu-buru untuk mendapatkan kebijaksanaan dari setiap peristiwa yang dialami.

Hikmah ketiga adalah setiap murid harus memelihara adab dengan gurunya. Setiap murid harus bersedia mendengar penjelasan seorang guru dari awal hingga akhir sebelum nantinya dapat bertindak diluar perintah dari guru.

Kisah Nabi Khidir ini juga menunjukan bahwa Islam memberikan kedudukan yang sangat istimewa kepada guru.

DimasRangga said...

Dewi Prasetyo Said…

2.Apakah gusdur termasuk pengikut Freemasonry? (kalau saya salah tolong di koreksi)

JAWABAN:

Saya sendiri secara pribadi tidak tahu apa dia itu pengikut Freemason atau tidak, saya tidak mau berprasangka atau menuduh atau memfitnah beliau. Saya Cuma heran mengapa sepak terjang beliau selalu membela kepentingan Organisasi Rahasia Yahudi itu bahkan beliau mendapatkan mendali penghargaan dari organisasi ini dan sekaligus ucapan-ucapan serta tindakan-tindakan Beliau yang selalu mendeskreditkan umat Islam.

Untuk melihat sepak terjang beliau silakan Anda klik link-link berikut ini..

http://mastersaham.blogspot.com/2008/10/kesalahan-kesalahan-fatal-gus-dur.html

http://mastersaham.blogspot.com/2008/10/mui-dibubarkan-logika-berfikir-gus-dur.html

http://mastersaham.blogspot.com/2008/10/di-mana-habib-rizieq-dan-abdurrahman.html

http://mastersaham.blogspot.com/2008/10/gus-dur-terima-penghargaan-yahudi.html

http://mastersaham.blogspot.com/2008/10/gus-dur-mencium-medali-yahudi.html


Inilah Undang-Undang yang beliau sahkan ketika menjabat sebagai seorang Presiden.

Saya melihat dengan kepala sendiri logo Rotary Club diGedung WTC HSBC Jakarta di Jl. Jend.Sudirman dilift executive. Jika Anda menggunakan lift ini maka disitu Anda bisa melihat ada gambar logo itu (Dajjal).

Tidak ada suatu negeri kecuali akan dimasuki oleh Dajal selain kota Mekah dan Madinah, berikut hadits shohehnya:

1. Abu Bakrah mengatakan bahwa Nabi saw. bersabda, “Tidaklah masuk kota Madinah ketakutan terhadap Masih ad-Dajal, (dan 8/102) pada hari itu Madinah mempunyai tujuh buah pintu gerbang, di atas setiap pintu ada dua malaikat.”

2. Abu Hurairah r.a. berkata, “Rasulullah bersabda, ‘Pada pintu-pintu kota Madinah ada malaikat yang menyebabkan tha’un ‘wabah’ dan Dajal tidak memasukinya.’”

3. Anas bin Malik r.a. mengatakan bahwa Nabi saw bersabda, “Tidak ada suatu negeri kecuali akan dimasuki oleh Dajal selain kota Mekah dan Madinah yang setiap pintu gerbangnya ada malaikat-malaikat yang berbaris menjaganya, (maka Dajal dan wabah tha’un tidak akan dapat mendekatinya insya Allah 8/103), (dan dalam satu riwayat: Dajal datang sehingga turun di sudut kota Madinah 8/102). Kemudian Madinah menggoncang penghuninya tiga kali. Sehingga, Allah mengeluarkan seluruh orang kafir dan munafik.”

4. Abu Sa’id al Khudri r.a. berkata, “Rasulullah menceritakan kepada kami sebuah cerita panjang tentang Dajal. Beliau menceritakan Dajal itu kepada kami dengan bersabda, ‘Dajal itu akan datang dan ia diharamkan masuk pintu Madinah. Lalu, ia singgah di sebagian kota Madinah yang gersang (dalam satu riwayat: di dekat Madinah). Pada saat itu keluarlah seorang laki-laki yang merupakan sebaik-baik manusia atau dari golongan manusia yang terbaik. Ia berkata, ‘Saya bersaksi bahwa kamu adalah Dajal yang Rasulullah telah menceritakan kepada kami tentang kamu.’ Lalu Dajal berkata, ‘Bagaimana pendapatmu, jika aku matikan orang ini kemudian aku hidupkan lagi, apakah kamu masih meragukan terhadap persoalan itu?’ Mereka menjawab, ‘Tidak.’ Kemudian ia menghidupkan lalu mematikannya. Ketika menghidupkannya, ia berkata, ‘Demi Allah, saya tidak pernah dapat melihat engkau yang lebih jelas daripada yang aku lihat hari ini.’ Lalu, Dajal berkata, ‘Saya bunuh dia.’ (Dalam satu riwayat: Lalu Dajal hendak membunuhnya). Namun, ia tidak diberi kekuasaan terhadapnya.”


Rotary Club dan Lion Club adalah organisasi yang bernaung dibawah bendera Freemasonry..Organisasi ini dijaman Soekarno dilarang keras dan diharamkan dibumi kita yang tercinta...

Namun sewaktu Bapak Gus Dur menjabat organisasi2 yang bernaung dibawah bendera Freemasonry dicabut...

innalillaahi wainnailaihi rooji'uun..

Anda bisa baca dan renungkan sendiri, mau jadi apa bangsa ini seandainya sang Kyai yang konon di dadanya bersemayam malaikat itu terpilih lagi menjadi “pemimpin” pada pemilu 2009 nanti. Apa lagi yang mau dilegalkan? Komunis, Sinagog, Pornografi, Perang Suku, Illuminati, Perdukunan, Pelacuran, Homoseksual, Lesbian? Lalu apa yang mau dilarang? Al-Qur’an – karena dikatakan sebagai Kitab Paling Porno sedunia, Astagfirullohaladzim, na’udzubillahi min dzalik –, atau mau melarang Syariat Islam karena dibilang Arabisasi?


KEPUTUSAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA

NOMOR 69 TAHUN 2000

PENCABUTAN KEPUTUSAN PRESIDEN NOMOR 264 TAHUN 1962 TENTANG LARANGAN ADANYA ORGANISASI LIGA DEMOKRASI, ROTARY CLUB, DIVINE LIFE SOCIETY, VRIJMETSELAREN-LOGE (LOGE AGUNG INDONESIA), MORAL REARMAMENT MOVEMENT, ANCIENT MYSTICAL ORGANIZATION OF ROSI CRUCIANS (AMORC), DAN ORGANISASI BAHA’IPRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,
Menimbang :

a. bahwa pembentukan organisasi sosial kemasyarakatan dan keagamaan pada hakekatnya merupakan hak asasi setiap warganegara Indonesia;

b. bahwa larangan terhadap organisasi-organisasi sebagaimana dimaksud dalam Keputusan Presiden Nomor 264 Tahun 1962, dipandang sudah tidak sesuai lagi dengan prinsip-prinsip demokrasi;

c. bahwa meskipun dalam kenyataannya Keputusan Presiden Nomor 264 Tahun 1962 sudah tidak efektif lagi, namun untuk lebih memberikan kepastian hukum perlu secara tegas mencabut Keputusan Presiden tersebut;

d. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud huruf a, b, dan huruf c di atas, maka dipandang perlu untuk mencabut Keputusan Presiden Nomor 264 Tahun 1962;Mengingat :

a. Pasal 4 ayat (1) Undang-Undang Dasar 1945;

b. Undang-undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia (Lembaran Negara Tahun 1999 Nomor 165, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3886);

MEMUTUSKAN :

Menetapkan :
PENCABUTAN KEPUTUSAN PRESIDEN NOMOR 264 TAHUN 1962 TENTANG LARANGAN ADANYA ORGANISASI LIGA DEMOKRASI, ROTARY CLUB, DIVINE LIFE SOCIETY, VRIJMETSELAREN-LOGE (LOGE AGUNG INDONESIA), MORAL REARMAMENT MOVEMENT, ANCIENT MYSTICAL ORGANIZATION OF ROSI CRUCIANS (AMORC), DAN ORGANISASI BAHA’I.

Pasal 1
Mencabut Keputusan Presiden Nomor 264 Tahun 1962 tentang Larangan Adanya Organisasi Liga Demokrasi, Rotary Club, Divine Life Society, Vrijmetselaren-Loge (Loge Agung Indonesia), Moral Rearmament Movement, Ancient Mystical Organization Of Rosi Crucians (AMORC) dan Organisasi Baha’i.

Pasal 2
Keputusan Presiden ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.
Ditetapkan di Jakarta
pada tanggal 23 Mei 2000


PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

ttd

ABDURRAHMAN WAHID

DimasRangga said...

Dewi Prasetyo Said…

3.setelah kematian kita akan ke alam kubur, apakah benar dialam kubur itu kita akan dapat balasan dari apa yang kita perbuat didunia? bukankah setelah alam kubur ada alam akherat yang akan baru ditentukan kita akan ke surga atau neraka, lalu apa gunanya alam kubur kalau memang nantinya ada alam akherat (kalau saya salah mohon dikoreksi)

Semoga Om Dimas tidak bosan dengan pertanyaan2 saya. (Hehehe)

JAWABAN:

Saya bukan Om-Om lagi mbak..tapi saya seangkatan W.R. Soepratman..teman-teman seangkatan saya saja sudah pada meninggal semua. Ha ha..Cuma bercanda.

Insya Allah saya tidak akan bosan, Insya Allah semua ini akan jadi amal jariyah saya jika saya sudah dialam kubur, karena hanya Allah sajalah yang sanggup memberikan rizqi didunia ini baik sewaktu saya dialam penciptaan, alam kandungan, alam dunia, alam kubur sampai alam akherat nanti.

Setelah kematian kita akan ke alam kubur, apakah benar dialam kubur itu kita akan dapat balasan dari apa yang kita perbuat didunia?

Masalah balasan bukan hanya dialam kubur saja tetapi didunia ini juga kita akan mendapatkan balasan juga, jika kita berbuat baik maka kita akan mendapat balasan kebaikan dan pahala dari Allah SWT baik yang akan dibalasnya kelak diakherat nanti atau dipercepat didunia ini plus diakherat nanti. Contohnya jika kita bekerja keras, ikhlas dan cerdas maka kita akan mendapatkan balasan diduia seperti kekayaan, pangkat yang tinggi, dll. Jika kita mau belajar maka diri kita akan semakin pintar (Balasan didunia). Dan tentunya bekerja keras dan belajar akan mendapat pahala juga dari sisi akherat karena jika kita belajar dinegeri orang karena lilllahi ta’ala lalu mati maka dia termasuk mati dalam keadaan Syahid.

Jika kita didunia ini kita berbuat kriminal maka didunia ini kita juga dapat balasan hukumannya misalnya hukuman tembak mati, penjara, dll.

Jika kita mencuri atau berbuat curang tapi tidak ketahuan kita juga dihukum oleh hati nurani kita sendiri berupa perasaan gelisah, tidak tenteram, rasa bersalah, dll.
Berikut contoh balasan dunia dan akherat untuk orang yang mencari ilmu.
Umar bin Khaththab radhiyallahu ‘anhu berkata, “Belajarlah (carilah ilmu) sebelum kamu menjadi pemimpin.” (Riwayat Ibnu Abi Syaibah dengan sanad shahih).
Bila anda ingin maju, majulah bersama ilmu. Karena ilmu itu banyak sekali keutamannya, diantara manfaatnya adalah :

1-Memiliki derajat yang tinggi di atas orang-orang yang beriman. (Al Mujadilah: 11). Allah meninggalkan orang-orang yang beriman dan berilmu lebih mulia daripada orang-orang yang beriman tanpa ilmu. Apalagi terhadap orang-orang yang tak beriman dan tidak berilmu.
Ibnu Abbas Radhiyallahu ‘anhu berkata, “Orang-orang yang berilmu mempunyai derajat sebanyak tujuh ratus kali derajat di atas orang-orang mukmin. Jarak diantara dua derajat itu terbentang perjalanan selama lima ratus tahun.”

2-Allah membedakan kedudukan orang-orang yang memiliki ilmu dengan orang yang bodoh. (Az Zumar: 9). Rasulullah saw bersabda, “Kelebihan orang-orang yang berilmu atas ahli ibadah (tanpa dasar ilmu), seperti dengan kelebihanku atas orang yang paling hina di antara kalian.”

4-Semakin tinggi ilmu seseorang maka akan meningkatkan rasa takutnya (khasyah) kepada Allah dan dapat merasakan kebesaran Allah. (Fathir: 28).

5-Orang-orang yang berilmu merasa bodoh sehingga terdorong untuk terus belajar serta tawadhu’ terhadap kebenaran. (Al Hajj: 54). Ia juga mudah untuk mendapat nasehat, kritik, saran serta berlapang dada terhadap perbedaan pendapat.

6-Ilmu adalah syarat untuk menyempurnakan iman, memperkuat keyakinan, memperkaya wawasan dan komitmen keimanan. (Muhammad: 19).

7-Mendapat kemudahan jalan untuk masuk syurga. Semakin banyak ilmu yang dimiliki membuka peluang amal shalih. Rasul saw bersabda, “Barangsiapa meniti jalan untuk mencari ilmu maka Allah akan memudahkan jalan baginya ke surga.” (HR Muslim).

8-Orang yang meninggal saat mencari ilmu akan digolongkan orang yang mati syahid di jalan Allah. “Barangsiapa didatangi kematian pada saat dia sedang mencari ilmu, yang dengan ilmu itu ia hendak menghidupkan Islam, maka ia bersama para nabi satu derajat di surga.” (HR Thabrany, Ad-Darimiy, hadits hasan mursal).

9-Mengajarkan ilmu mendapatkan pahala yang sangat besar. Rasulullah saw bersabda, “Barangsiapa menunjuki orang lain pada kebaikan baginya pahala sebagaimana orang yang mengamalkannya.” (HR Bukhari Muslim)
“Apabila engkau tunjukkan seseorang kepada baginya Allah, maka itu lebih baik daripada dunia dan seisinya.” (dalam riwayat lain, lebih baik daripada onta merah)” (HR Muslim).

10-Mendapat perlindungan dan penjagaan dari malaikat. Rasul saw bersabda, “Sesungguhnya para malaikat benar-benar menghamparkan sayapnya kepada orang-orang yang mencari ilmu, karena ridha terhadap apa yang dicarinya.” (HR Ahmad dan Ibnu Majah).

11-Mendapat ketentraman, curahan rahmat dan penjagaan malaikat, serta dibanggakan oleh Allah di hadapan para malaikat-Nya. Rasul saw bersabda, “Dan tidaklah suatu kaum berkumpul di dalam rumah Allah, dengan membaca kitab Allah dan mempelajarinya di antara mereka, melainkan turun kepada mereka sakinah, dan mereka diliputi rahmat, serta dikelilingi malaikat. Dan Allah membanggakan mereka di hadapan para malaikat.” (HR Muslim).
Orang yang meninggal saat mencari ilmu akan digolongkan orang yang mati syahid di jalan Allah.


Sampai disini kita fahami bahwa kematian bagi mereka diatas adalah rahmat Nya swt karena mereka digolongkan para syuhada, walaupun di dunia dihukumi tetap sebagai jenazah biasa, yaitu dishalatkan, dimandikan dll, namun di akhirat mereka bersama syuhada. Tak ada hisab bagi mereka kelak, langsung menuju sorga Allah swt.

Sabda Rasul saw bahwa semua musibah yg menimpa ummat beliau adalah penghapusan dosa, maka bertanya Aisyah ra
Ummulmukminin : Lalu kalau kita tertusuk duri itu apakah juga ada penghapusan dosanya?, Rasul saw menjawab : “Betul, bahkan gundah dihati pun merupakan penghapusan dosa” (Shahihain Bukhari dan Muslim).

Bahkan dalam riwayat lain Rasul saw bersabda : “Tiada henti hentinya musibah menimpa seorang muslim atau muslimah, pada dirinya, pada hartanya, pada keluarganya, hingga ia menemui Allah swt kelak tak membawa dosa sedikitpun.

Dalam riwayat lainnya dijelaskan bahwa musibah mengangkat derajat kita, maka demikian kasih sayang Nya Allah swt yg mengangkat derajat Hamba hamba Nya swt tanpa mereka sadari.

Mati Syahid bukan hanya dominasi orang yang sedang mencari ilmu saja, ada yang lain tapi saya sebutkan hanya beberapa saja seperti membela hartanya.

Dari Said Ibnu Zaid Radliyallaahu 'anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam bersabda: "Barangsiapa terbunuh karena membela hartanya, ia mati syahid." Riwayat Imam Empat. Hadits shahih menurut Tirmidzi.
Orang yang tewas melindungi keselamatan hartanya mati syahid dan yang membela (kehormatan) keluarganya mati syahid dan membela dirinya (kehormatan dan jiwanya) juga mati syahid. (HR. Ahmad)


APA YG DIDAPAT ORANG YANG MATI SYAHID?

Seorang yang mati syahid dapat memberi syafaat bagi tujuh puluh anggota keluarganya. (HR. Ahmad dan Abu Dawud)
Apa yang dirasakan seorang syahid yang terbunuh adalah seperti yang dirasakan seorang dari cubitan (gigitan serangga). (Tirmidzi dan Ibnu Majah)

Para syuhada di lembah (tepi) sungai dekat pintu surga dalam bangunan berkubah berwarna hijau. Rezeki mereka datang dari surga setiap pagi dan petang. (HR. Al Hakim dan Ahmad)

Seorang yang mati syahid diberi enam perkara pada saat tetesan darah pertama mengalir dari tubuhnya: semua dosanya diampuni (tertebus), diperlihatkan tempatnya di surga, dikawinkan dengan bidadari, diamankan dari kesusahan kedahsyatan yang besar (pada hari kiamat), diselamatkan dari siksa kubur dan dihiasi dengan pakaian keimanan. (HR. Bukhari)


TENTANG SIKSA KUBUR

Al-Faqih berkata bahwa Abu Ja’far meriwayatkan dari Abdullah bin Umar ra. Bahwa orang mukmin itu apabila diletakkan di dalam kuburnya maka kuburnya itu dilapangkan 70 hasta, ditaburi harum-haruman dan ditutup dengan kain sutera. Apabila ia hafal sebagian dari Al-Qur’an maka apa yang dihafalnya itu menerangi seluruh kuburnya, dan apabila ia tidak hafal, maka ia dibuatkan cahaya seperti matahari di dalam kuburnya. Ia bagaikan pengantin baru yang tidur dan tidak dibangunkan kecuali oleh isteri yang sangat dicintainya. Kemudian ia bangun dari tidurnya seakan-akan ia belum puas dari tidurnya itu.

Sedangkan orang kafir, maka kuburnya disempitkan atasnya sehingga tulang-tulangnya masuk ke dalam perutnya lantas didatangi berbagai macam ular yang besar sebesar leher unta, dimana ular-ular itu makan dagingnya sehingga tidak tersisa daging pada tulangnya. Kemudian datang kepadanya malaikat yang tuli, bisu dan buta dengan membawa cambuk-cambuk dari besi. Mereka memukulinya dengan cambuk-cambuk itu tanpa mendengar jeritan dan melihat orang itu sehingga tidak akan timbul rasa belas kasihan kepadanya. Disamping itu neraka selalu diperlihatkan kepadanya baik diwaktu pagi maupun diwaktu sore.

Al-Faqih memberikan nasehat, barangsiapa yang ingin selamat dari siksaan kubur, maka ia harus senantiasa mengerjakan empat hal dan menjauhkan diri dari empat hal. Empat hal yang harus selalu dikerjakan itu adalah:

1. shalat
2. shadaqah
3. membaca Al-Qur’an
4. banyak membaca tasbih (subhanallah).

Keempat hal ini akan bisa menjadikan kubur itu terang dan lapang. Sedangkan empat hal yang harus ditinggalkan adalah;

1. dusta
2. khianat
3. adu domba
4. dan hati-hati dalam masalah kecing.

Rasulullah SAW bersabda (yang artinya) : “Bersihkanlah (besucilah) sewaktu kencing, karena kebanyakan siksa kubur itu karena kencing”.

Sufyan Ats-Tsauri berkata: “Barang siapa yang banyak mengingat kubur maka ia akan mendapatkan kubur itu sebagai salah satu taman dari taman-taman sorga. Dan barangsiapa yang lalai kepada kubur maka ia akan mendapatkan kubur itu sebagai salah satu jurang dari jurang-jurang neraka”.

Sahabat Ali karromallahu wajhahu didalam khutbahnya mengatakan: “Wahai hamba Allah ingatlah mati, ingatlah mati karena kamu tidak bisa menghindar darinya. Bila kamu diam, maka ia akan datang menghampirimu; dan bila kamu lari, ia akan mengejarmu. Ia terikat pada ubun-ubunmu. Carilah keselamatan, carilah keselematan. Di belakangmu ada kubur yang selalu mengejar kamu. Ingatlah bahwa kubur itu bisa merupakan salah satu taman dari taman-taman sorga, dan bisa pula merupakan salah satu jurang dari jurang-jurang neraka. Ingatlah bahwa sesungguhnya kubur itu setiap hari berbicara tiga kali dengan perkataan; “aku adalah rumah gelap, aku adalah rumah duka cita, dan aku adalah rumah ulat”.


Ingatlah bahwa setelah itu ada suatu hari yang lebih ngeri dimana pada hari itu anak muda langsung beruban, orang tua pingsan, semua orang yang menyusui anaknya lalai terhadap anak yang disusuinya, semua wanita yang hamil menggugurkan kandungannya, dan kamu lihat manusia dalam keadaan mabuk, padahal sebenarnya mereka tidak, akan tetapi siksaan Allah itu sangat keras. Ingatlah, bahwa setelah itu ada neraka yang panas sekali, sangat curam, perhiasaannya besi, airnya nanah, di dalamnya tidak ada rahmat Allah sama sekali”. (mendengar khutbah ini kaum muslimin menangis tersedu-sedu).


Lalu Sayyidina Ali k.w melanjutkan khutbahnya: “Tetapi disamping itu ada sorga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan bagi orang-orang yang bertakwa. Semoga Allah menyelamatkan kita dari siksaan yang pedih dan memasukkan kami dan kamu ke dalam sorga tempat kenikmatan”.

Rasulullah SAW bersabda (yang artinya) :“Kubur itu adalah pos (tempat pemberhentian) pertama dari pos-pos akhirat. Apabila seseorang selamat dari pos pertama itu maka pos berikutnya lebih mudah daripadanya, dan apabila seseorang tidak selamat dari pos pertama itu maka pos berikutnya lebih berat daripadanya”.

Diriwayatkan dari Abdul Hamid bin Mahmud Al-Maghuli dimana ia berkata: “Sewaktu kami sedang duduk bersama-sama dengan Ibnu Abbas ra, tiba-tiba datanglah sekelompok kaum lalu berrkata: “Kamu berangkat dari rumah dengan maksud untuk menunaikan haji, dan ada seorang teman kami yang ketika sampai di daerah Dzatus Shafah meninggal dunia kemudian kami mengurusnya dan kami menggalikan kubur untuknya. Ketika kami menggali kubur dan membuat liang lahat ternyata liang lahat itu penuh dengan ular. Kemudian kami tinggalkan tempat itu, dan kami menggali lagi di temapt lain. Di tempat yang lain itu pun sama saja, liang lahatnya penih dengan ular. Kemudian kami tinggalkan tempat itu dan menggali lagi kubur untuk yang ketiga kalinya, dan ternyata di tempat itupun liang lahatnya penuh dengan ular. Kemudian kami tingalkan mayat itu dan kami datang kepadamu”. Ibnu Abbas ra berkata: “Itu adalah amal perbuatan yang ia lakukan sendiri. Pergilah dan kuburlah mayat itu di kubur yang mana saja. Demi Allah, seandainya kamu menggali seluruh bumi niscaya kamu kamu akan selalu menjumpai ular di dalamnya. Beritakanlah hal ini kepada kaumnya”. Abdul Hamid berkata: “Kemudian kami pergi dan mengubur mayat itu pada salah satu diantara ketiga kuburnyang kami galiitu. Ketika kami kembali (dari ibadah haji), kami mendatangi keluarganya dengan membawa barang kepunyaannya dan kami bertanya kepada istrinya: “Apa yang biasa dia lakukan waktu hidupnya ?”. Istrinya menjawab: “Ia dulu berjualan bahan makanan yaitu gandum. Setiap hari ia mengambil sebagian dari gandum dagangan itu untuk dimakan, kemudian sebanyak gandum yang dia ambil diganti dengan tangkai gandum yang warnanya serupa lalu ditumbuk dan dicampur dengan nya”.
Amar bin Dfinar berkata: “Ada seorang penduduk Madinah yang mempunyai saudari di ujung kota. Pada saat saudarinya sakit dan ia datang menjenguk saudarinya itu. Setelah sampai disana, saudarinya itu mati dan ia mengurusnya dan ikut menguburnya. Sesudah selali penguburan, ia pulang ke rumahnya lalu teringat bahwa kantong uangnya jatuh sewaktu mengubur saudarinya itu. Ia lalu minta tolong seorang teman untuk menggali kubur dan ia pun menemukan kantong yang jatuh itu. Ia berkata pada temannya: “Pergilah kamu, karena aku ingin melihat apa yang sedang terjadi pada diri saudariku”. Kemudian ia mengangkat penutup liang lahat dan tiba-tiba terlihat bahwa kubur itu menyalakan api. Ia lalu meratakan kembalikubur itu dan cepat-cepat pulang menemui ibunya dan bertanya: “Beritahukan kepadaku apa yang biasa dilakukakan oleh saudariku”. Ibunya menjawab: “Kenapa kamu menanyakan tentang saudarimu, sedangkan dia sudah meninggal dunia?”. Ia berkata lagi : “Tolong bu, beritahukan kepadaku”. :Ibunya menjawab: “Saudarimu itu suka mengakhirkan shalat dan tidak mengerjakan shalat dengan suci yang sempurna. Ia suka datang ke rumah-rumah tetangga dengan menceritakan kepada mereka apa yang ia dengar daengan maksud mengadu domba”.

Itulah yang menyebabkan siksaan kubur.
Oleh karena itu, barang siapa yang ingin selamat dari siksa kubur maka ia harus menjauhkan diri dari adu domba dan perbuatan-perbuatan dosa lainnya agar bisa selamat dari siksaannya dan dapat dengan mudah menjawab pertanyaan malaikat Munkar dan Nakir.

Wassalam

MamaAL said...

Ada buku yang saya sangat sukai, karena buku ini lebih bercerita kepada diri kita sendiri daripada keorang lain yang bertujuan untuk memperbaiki, mensucikan diri kita dan menelaah kesalahan dari jiwa kita dari gugusan-gugusan dosa, baik dosa yang besar maupun dosa halus yang sangat kecil yang kadang terabaikan oleh kita, buku ini saya rekomendasikan untuk muslim untuk berkaca atas diri kita dan dosa-dosa kita yang sering kita lakukan.

Nama buku: TAZKIYATUN NAFS
Bahasa Indonesia: MENSUCIKAN JIWA
Karangan: SA’ID HAWWA
Asal Pengarang: LUAR NEGERI

Jangan khawatir sudah diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia kok…

OK Thanks…semoga bermanfaat.

MamaAL said
Terima kasih atas info-nya.Saya pasti membelinya.
Btw, saya ada beberapa pertanyaan yang kebetulan berhubungan dengan siksa kubur.
Akhir2 ini banyak sekali orang meninggal dibakar (dan sekarang sangat populer di Amrik) dan abu nya dibuang ke laut.
Bagaimanakah dalam ajaran Islam mengenai pembakaran ini?
Terima kasih Mas Dimas. Blog ini favorite saya.

DimasRangga said...

Terima Kasih sebelumnya karena sudah menjadikan blog ini sebagai blog Favorit Anda…

Manusia memiliki beberapa fase/POS yaitu: Fase Alam Penciptaan, Fase Alam Kandungan, Fase Alam Dunia, Fase Alam Kubur, dan Fase Alam Akhirat yang akan menentukan apakah dia masuk Syurga atau Neraka.

Manusia harus dihormati baik dari segi fisiknya (memakai jilbab atau menutup aurat, dihormati diri dan keluarganya, dll) maupun dari segi mental/jiwanya (Diajari ilmu pengetahuan ex:Agama, pengetahuan alam, dll). Ketika sudah matipun harus tetap dijaga kehormatannya, sebagai orang muslim maka dari segi kerohanian wajib kita untuk menyolatinya dengan sholat jenazah dan secara fisik wajib bagi kita untuk memandikannya (kecuali mati syahid tidak dimandikan. Jika mati perang maka biarkan apa adanya dengan pakaian-pakaiannya hny disholati saja, dibiarkan sj agar darahnya mujahid itu menjadi saksi dialam setelah dunia ini dan masuk syurga tanpa hisab sedikitpun).

Islam tidak mengenal Pembakaran Mayat atau Kremasi. Mayat seorang muslim harus dikubur dengan tanah.
Dalam surah Thaha :55 Allah berfirman:
"Dari bumi (tanah) itulah Kami menjadikan kamu dan kepadanya Kami akan mengembalikan kamu dan daripadanya Kami akan mengeluarkan kamu pada kali yang lain".

Rasulullah s.a.w juga mengajarkan umatnya mengubur muslim yang meninggal. Kemudian ajaran Islam memerintahkan penghormatan bani Adam baik semasa hidup atau setelah mati. Dalam al-Qur;an dikatakan "Dan AKu telah memuliakan bani Adam" (al-Isra' :70). Ini menunjukkan bahwa jasad bani Adam yang meninggal harus tidak boleh dihancurkan jasadnya atau dibakar, karena bertentangan dengan gagasan penghormatan ini. Dalam sebuah hadist riwayat Jabir: "Suatu hari kami menghadiri jenazah bersama Rasulullah s.a.w. lalu beliau duduk di tepi kuburan, kami pun duduk bersama beliau, tiba-tiba penggali kubur mengeluarkan tulang dari galiannya dan ingin mematahkannya namun dilarang oleh Rasulullah "Jangan kau patahkan tulang itu, karena mematahkan tulang orang yang telah mati sama dengan mematahkannya pada waktu hidup. Sisipkanlah di samping kuburan itu". (H.R. Malik, Ibnu Majah, Abu Dawud dll.). Bila kita dilarang menyakiti atau melukai manusia semasa hidup, demikian juga setelah ia meninggal. Membakarnya tentu lebih menyakitkan dibanding dengan sekedar melukai. Andaikan seorang muslim berwasiat agar ketika meninggal dikremasi, wasiatnya batal dan tidak boleh dilaksanakan.


Untuk mengetahui hukum Islam dalam tata cara penguburan, mari kita sama-sama menelusuri sejarah Nenek Moyang kita yaitu Nabi Adam-Siti Hawa beserta anak-anaknya.


SEJARAH HABIL dan QABIEL

Tatacara hidup suami isteri Adam dan Hawa di bumi mulai tertib dan sempurna tatkala Hawa bersedia untuk melahirkan anak-anaknya yang akan menjadi benih pertama bagi umat manusia di dunia ini.

Siti Hawa melahirkan kembar dua pasang. Pertama lahirlah pasangan Qabiel dan adik perempuannya yang diberi nama “Iqlima”, kemudian menyusul pasangan kembar kedua Habiel dan adik perempuannya yang diberi nama “Lubuda”.
Kedua orang tua, Nabi Adam dan Siti Hawa, menerima kelahiran keempat putera puterinya itu dengan senang dan gembira, walaupun Hawa telah menderita apa yang lumrahnya dideritai oleh setiap ibu yang melahirkan bayinya. Mereka mengharapkan dari keempat anak pertamanya ini akan menurunkan anak cucu yang akan berkembang biak untuk mengisi bumi Allah dan menguasai sesuai dengan amanat yang telah dibebankan keatas bahunya.

Di bawah naungan ayah ibunya yang penuh cinta dan kasih sayang maka membesarlah keempat-empat anak itu dengan cepatnya melalui masa kanak-kanak dan menginjak masa remaja.Yang perempuan sesuai dengan qudrat dan fitrahnya menolong ibunya mengurus rumahtangga dan mengurus hal-hal yang menjadi tugas wanita, sedang yang laki-laki menempuhi jalannya sendiri mencari nafkah untuk memenuhi keperluan hidupnya. Qabiel berusaha dalam bidang pertanian sedangkan Habiel dibidang perternakan.

Penghidupan sehari-hari keluarga Adam dan Hawa berjalan tertib sempurna diliputi rasa kasih sayang saling cinta menyintai hormat menghormati masing-masing meletakkan dirinya dalam kedudukkan yang wajar si ayah terhadap isterinya dan putera-puterinya, si isteri terhadap suami dan anak-anaknya. Demikianlah pula pergaulan di antara keempat bersaudara berlaku dalam harmoni damai dan tenang saling bantu membantu hormat menghormati dan bergotong-royong.


Keempat Anak Adam Memasuki Alam Remaja.

Keempat putera-puteri Adam mencapai usia remaja dan mamasuki alam akil baligh di mana nafsu berahi dan syahwat serta hajat kepada hubungan kelamin makin hari makin nyata dan nampak pada gaya dan sikap mereka hal mana menjadi pemikiran kedua orang tuanya dengan cara bagaimana menyalurkan nasfu berahi dan syahwat itu agar terjaga kemurnian keturunan dan menghindari hubungan kelamin yang bebas di antara putera-puterinya.

Kepada Nabi Adam Allah memberi ilham dan petunjuk agar kedua puteranya dikahwinkan dengan puterinya.Qabiel dikahwinkan dengan adik habiel yang bernama Lubuda dan Habiel dengan adik Qabiel yang bernama Iqlima. (Untuk berkawin silang yang bukan lahir kembarnya, dan menurut ilmu kedokteran ternyata untuk menghindari terjadinya penyakit, kelainan, dll. Itulah mengapa Islam tidak boleh mengawini dari saudara kita yang dekat, sedang sewaktu Nabi Adam tidak ada pilihan lagi karena waktu itu cuma ada 2 pasangan yang lahir kembar, maka diharuskan nikah yang bukan lahir diwaktu yang sama – dikawin silangkan – ilmu kedokteran sudah membuktikan keindahan wajah Islam ini)

Cara yang telah diilhami oleh Allah s.w.t. kepada Nabi Adam telah disampaikan kepada kedua puteranya sebagai keputusan si ayah yang harus dipatuhi dan segera dilaksanakan untuk menjaga dan mengekalkan suasana damai dan tenang yang meliputi keluarga dan rumahtangga mereka. Akan tetapi dengan tanpa diduga dan disangka rancangan yang diputuskan itu ditolak mentah-mentah oleh Qabiel dan menyatakan bahawa ia tidak mau mengawini Lubuda, adik Habiel dengan mengemukakan alasan bahawa Lubuda adalah buruk dan tidak secantik adiknya sendiri Iqlima. Ia berpendapat bahawa ia lebih patut mempersunting adiknya sendiri Iqlima sebagai isteri dan sekali-kali tidak rela menyerahkannya untuk dikawinkan oleh Habiel. Dan memang demikianlah kecantikan dan keelokan paras wanita selalu menjadi fitnah dan rebutan lelaki yang kadang-kadang menjurus kepada pertentangan dan permusuhan yang sampai mengakibatkan hilangnya nyawa dan timbulnya rasa dendam dan dengki diantara sesama keluarga dan sesama suku.

Karena Qabiel tetap berkeras kepala tidak mau menerima keputusan ayahnya dan meminta supaya dikawinkan dengan adik kembarnya sendiri Iqlima maka Nabi Adam seraya menghindari penggunaan kekerasan atau paksaan yang dapat menimbulkan perpecahan di antara saudara serta mengganggu suasana damai yang meliputi keluarga beliau secara bijaksana mengusulkan agar menyerahkan masalah perjodohan itu kepada Tuhan untuk menentukannya. Caranya ialah bahwa masing-masing dari Qabiel dan Habiel harus menyerahkan qurban kepada Tuhan dengan catatan bahawa barangsiapa di antara kedua saudara itu diterima qurbannya ialah yang berhak menentukan pilihan jodohnya.

Qabiel dan Habiel menerima baik jalan penyelesaian yang ditawarkan oleh ayahnya. Habiel keluar dan kembali membawa peliharaannya sedangkan Qabiel datang dengan sekarung gandum yang dipilih dari hasil cocok tanamnya yang rusak dan busuk kemudian diletakkan kedua qurban itu. Kambing Habiel dan gandum Qabiel diatas sebuah bukit lalu pergilah keduanya menyaksikan dari jauh apa yang akan terjadi atas dua jenis qurban itu.

Kemudian dengan disaksikan oleh seluruh anggota keluarga Adam yang menanti dengan hati berdebar apa yang akan terjadi di atas bukit dimana kedua qurban itu diletakkan, terlihatlah api besar yang turun dari langit menyambar kambing binatang qurbannya Habiel yang seketika itu musnah termakan oleh api sedang karung gandum kepunyaan Qabiel tidak tersentuh sedikit pun oleh api dan tetap tinggal utuh.

Maka dengan demikian keluarlah Habiel sebagai pemenang dalam pertaruhan itu karena qurbannya kambing telah diterima oleh Allah sehingga dialah yang mendapat keutamaan untuk memilih siapakah di antara kedua gadis saudaranya itu yang akan dipersuntingkan menjadi isterinya.


Pembunuhan Pertama Dalam Sejarah Manusia.

Dengan telah jatuhnya keputusan dari langit yang menerima qurban Habiel dan menolak qurban Qabiel maka pudarlah harapan Qabiel untuk mempersuntingkan Iqlima. Ia tidak puas dengan keputusan itu namun tidak ada jalan untuk menolaknya. Ia menyerah dan menerimanya dengan rasa kesal dan marah sambil menaruh dendam terhadap Habiel yang akan dibunuhnya di kala ketiadaan ayahnya.

Ketika Adam hendak berpergian dan meninggalkan rumah beliau mengamanahkan rumahtangga dan keluarga kepada Qabiel. Ia berpesan kepadanya agar menjaga baik-baik ibu dan saudara-saudaranya selama ketiadaannya. Ia berpesan pula agar kerukunan keluarga dan ketenangan rumahtangga terpelihara baik-baik jangan sampai terjadi hal-hal yang mengeruhkan suasana atau merusakkan hubungan kekeluargaan yang sudah akrab dan intim.
Qabiel menerima pesanan dan amanat ayahnya dengan kesanggupan akan berusaha sekuat tenaga menyelenggarakan amanat ayahnya dengan sebaik-baiknya dan sesempurna berpergiannya akan mendapat segala sesuatu dalam keadaan baik dan menyenangkan. Demikianlah kata-kata dan janji yang keluar dari mulut Qabiel namun dalam hatinya ia berkata bahawa ia telah diberi kesempatan yang baik untuk melaksanakan niat jahatnya dan melepaskan rasa dendamnya dan dengkinya terhadap Habiel saudaranya.

Tidak lama setelah Adam meninggalkan keluarganya datanglah Qabiel menemui Habiel di tempat peternakannya. Berkata ia kepada Habiel: ”Aku datang ke mari untuk membunuhmu. Masanya telah tiba untuk aku lenyapkan engkau dari atas bumi ini.”
“Apa salahku?” tanya Habiel. Dengan asalan apakah engkau hendak membunuhku?”
Qabiel berkata: ”Ialah karena qurbanmu diterima oleh Allah sedangkan qurbanku ditolak yang berarti bahawa engkau akan mengawini adikku Iqlima yang cantik dan molek itu dan aku harus mengawini adikmu yang buruk dan tidak mempunyai gaya yang menarik itu.”
Habiel berkata: ”Adakah berdosa aku bahwa Allah telah menerima qurbanku dan menolak qurbanmu? Tidakkah engkau telah bersetuju cara penyelesaian yang diusulkan oleh ayah sebagaimana telah kami laksanakan?Janganlah tergesa-gesa wahai saudaraku, mempertaruhkan hawa nasfu dan ajakan syaitan! Kawalah perasaanmu dan fikirlah masak-masak akan akibat perbuatanmu kelak! Ketahuilah bahwa Allah hanya menerima qurban dari orang-orang yang bertakwa yang menyerahkan dengan tulus ikhlas dari hati yang suci dan niat yang murni. Adakah mungkin sesekali bahwa qurban yang engkau serahkan itu engkau pilihkannya dari gandummu yang telah rusak dan busuk dan engkau berikan secara terpaksa bertentangan dengan kehendak hatimu, sehingga ditolak oleh Allah, berlainan dengan kambing yang aku serahkan sebagai korban yang sengaja aku pilihkan dari perternakanku yang paling sehat dan kucintai dan ku serahkannya dengan tulus ikhlas disertai permohonan diterimanya oleh Allah.

Renungkanlah, wahai saudaraku kata-kataku ini dan buangkanlah niat jahatmu yang telah dibisikkan kepadamu oleh Iblis itu, musuh yang telah menyebabkan turunnya ayah dan ibu dari syurga dan ketahuilah bahawa jika engkau tetap berkeras kepala hendak membunuhku, tidaklah akan aku angkat tanganku untuk membalasmu karena aku takut kepada Allah dan tidak akan melakukan sesuatu yang tidak diridhoinya. Aku hanya berserah diri kepada-Nya dan kepada apa yang akan ditakdirkan bagi diriku.”

Nasihat dan kata-kata mutiara Habiel itu didengar oleh Qabiel namun masuk telinga kanan keluar telinga kiri dan sekali-kali tidak sampai menyentuh lubuk hatinya yang penuh rasa dengki, dendam dan iri hati sehingga tidak ada tempat lagi bagi rasa damai, cinta dan kasih sayang kepada saudara sekandungnya. Qabiel yang dikendalikan oleh Iblis tidak diberinya kesempatan untuk menoleh kebelakang mempertimbangkan kembali tindakan jahat yang dirancangkan terhadap saudaranya, bahkan bila api dendam dan dengki didalam dadanya mulai akan padam dikipasinya kembali oleh Iblis agar tetap menyala-nyala dan ketika Qabiel bingung tidak tahu bagaimana ia harus membunuh Habiel saudaranya, menjelmalah Iblis dengan seekor burung yang dipukul kepalanya dengan batu sampai mati. Contoh yang diberikan oleh Iblis itu diterapkannya atas diri Habiel di kala ia tidur dengan nyenyaknya dan jatuhlah Habiel sebagai kurban keganasan saudara kandungnya sendiri dan sebagai kurban pembunuhan pertama dalam sejarah manusia


Penguburan Jenazah Habiel

Qabiel merasa gelisah dan bingung menghadapi mayat saudaranya. ia tidak tahu apa yang harus diperbuat dengan tubuh saudaranya yang semakin lama semakin busuk itu. Diletakkannyalah tubuh itu di sebuah peti yang dipikulnya seraya mondar-mandir oleh Qabiel dalam keadaan sedih melihat burung-burung sedang berterbangan hendak menyerbu tubuh jenazah Habiel yang sudah busuk itu.

kebingungan dan kesedihan Qabiel tidak berlangsung lama karena ditolong oleh suatu contoh yang diberikan oleh Tuhan kepadanya sebagaimana ia harus menguburkan jenazah saudaranya itu. Allah s.w.t. Yang Maha Pengasih lagi Maha Bijaksana, tidak rela melihat mayat hamba-Nya yang soleh dan tidak berdosa itu tersia-sia demikian rupa, maka dipertujukanlah kepada Qabiel, bagaimana seekor burung gagak menggali tanah dengan kaki dan paruhnya, lalu menyodokkan gagak lain yang sudah mati dalam pertarungan, ke dalam lubang yang telah digalinya, dan menutupi kembali dengan tanah. Melihat contoh dan pengajaran yang diberikan oleh burung gagak itu, termenunglah Qabiel sejenak lalu berkata pada dirinya sendiri: ”Alangkah bodohnya aku, tidakkah aku dapat berbuat seperti burung gagak itu dan mengikuti caranya menguburkan mayat saudaraku ini?”

Kemudian kembalilah Adam dari perjalanan jauhnya. Ia tidak melihat Habiel di antara putera-puterinya yang sedang berkumpul. Bertanyalah ia kepada Qabiel: ”Di manakah Habiel berada? Aku tidak melihatnya sejak aku pulang.”
Qabiel menjawab:”Entah, aku tidak tahu dia ke mana! Aku bukan hamba Habiel yang harus mengikutinya ke mana saja ia pergi.”

Melihat sikap yang angkuh dan jawaban yang kasar dari Qabiel, Adam dapat menerka bahwa telah terjadi sesuatu ke atas diri Habiel, puteranya yang soleh, bertakwa dan berbakti terhadap kedua orang tuanya itu. Pada akhirnya terbukti bahwa Habiel telah mati dibunuh oleh Qabiel sewaktu peninggalannya. Ia sangat sesal di atas perbuatan Qabiel yang kejam dan ganas itu di mana rasa persaudaraan, ikatan darah dan hubungan keluarga diketepikan sekedar untuk memenuhi hawa nafsu dan bisikan yang menyesatkan.
Menghadapi musibah itu, Nabi Adam hanya berpasrah kepada Allah menerimanya sebagai takdir dan kehendak-Nya seraya mohon dikaruniai kesabaran dan keteguhan iman baginya dan kesadaran bertaubat dan beristighfar bagi puteranya Qabiel.


Kisah Qabiel dan Habiel Dalam Al-Quran.

Al-Quran mengisahkan cerita kedua putera Nabi Adam ini dalam surah ”Al-Maaidah” ayat 27 sehingga ayat 31.


Pengajaran Dari Kisah Putera Nabi Adam A.S.:

Bahwasanya Allah s.w.t. hanya menerima qurban dari seseorang yang menyerahkannya dengan tulus dan ikhlas, tidak dicampuri dengan sifat riya, takabur atau ingin dipuji. Barang atau binatang yang diqurbankan harus yang masih baik dan sempurna dan dikeluarkannya dari harta dan penghasilan yang halal. Jika qurban itu berupa binatang sembelihan, harus yang sehat, tidak mengandungi penyakit atau pun cacat, dan jika berupa bahan makanan harus yang masih segar baik dan belum rusak atau busuk.

Bahwasanya penyelesaian jenazah manusia yang terbaik adalah dengan cara penguburan sebagaimana telah diajarkan oleh Allah kepada Qabiel. itulah cara paling sesuai dengan martabat manusia sebagai makhluk yang dimuliakan dan diberi kelebihan oleh Allah di atas makhluk-makhluk lainnya, menurut firman Allah dalam surah “Al-Isra” ayat 70 yang bererti ; “Dan sesungguhnya telah Kami muliakan anak-anak Adam. Kami angkut mereka di daratan dan di lautan. Kami beri mereka rezeki dari yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah Kami ciptakan.”



Ceritakanlah kepada mereka kisah kedua putera Adam (Habil dan Qabil) menurut
yang sebenarnya, ketika keduanya mempersembahkan korban, maka diterima salah
seorang dari mereka berdua (Habil) dan tidak diterima dari yang lain(Qabil). Ia
berkata (Qabil):"Aku pasti membunuhmu!". Berkata Habil:"Sesungguhnya Allah
hanya menerima (korban) dari orang-orang yang bertaqwa". (QS. 5:27)

Sungguh kalau kamu menggerakkan tanganmu kepadaku untuk membunuhku, aku
sekali-kali tidak akan menggerakkan tanganku kepadamu untuk membunuhmu.
Sesungguhnya aku takut kepada Allah, Tuhan seru sekalian alam". (QS. 5:28)

Sesungguhnya aku ingin agar kamu kembali dengan (membawa) dosa (membunuh) ku
dan dosamu sendiri, maka kamu akan menjadi penghuni nereka, dan yang demikian
itulah pembalasan bagi orang-orang yang zalim".
(QS. 5:29)

Maka hawa nafsu Qabil menjadikannya menganggap mudah membunuh saudaranya,
sebab itu dibunuhnyalah, maka jadilah ia seorang diantara orang-orang yang
merugi. (QS. 5:30)

Kemudian Allah menyuruh seekor burung gagak menggali-gali di bumi untuk
memperlihatkan kepadanya (Qabil) bagaimana dia seharusnya menguburkan mayat
saudaranya. Berkata Qabil:"Aduhai celaka aku, mengapa aku tidak mampu berbuat
seperti burung gagak ini lalu aku dapat menguburkan mayat saudaraku ini" Karena
itu jadilah dia seorang di antara orang-orang yang menyesal. (QS. 5:31)


Wassalam.

MamaAL said...

Terima kasih mas Dimas atas jawabannya yang memuaskan.Saya adalah wanita yang haus dengan ilmu ttg agama terutama Islam. Nanti kalau saya ada pertanyaan lain,mohon bantuannya mas Dimas lagi yah..
Trims.

DimasRangga said...

insya Allah semampu saya..thanks

Steve said...

Salam Pak Dimas,

Hampir 2 bln tidak posting, masih ingat saya ?
Bagaimana kabarnya pak ?
Wah, blog anda banyak penggemarnya ya....
Sukses selalu ya dgn Blognya..
Salam damai....

DimasRangga said...

Wah tentu saya masih ingat pak Steve..Kabar saya baik-baik aja pak Steve, saya juga waktu itu sempat idle lama karena bnyk kesibukan gak terduga, ok pak Steve thanks for everything

Anonymous said...

Iman timbul karena pendengaran, yaitu pendengaran akan Firman Allah.

Manusia banyak menghabiskan waktu membahas apa yang diyakini orang lain. Kenapa tidak memperdalam keyakinan sendiri? Ketika manusia mencoba mencari kebenaran Tuhan itu sendiri, tidak akan pernah menemuinya selama manusia itu sendiri memakai logika. Karena Tuhan bukanlah logika. Sepintar apapun manusia tidak akan pernah mengerti pikiranNya, selain didalam Dia.

Saya bersyukur ketika YESUS KRISTUS sendiri yang memilih saya, bukan saya yang memilih DIA.

Jadi saudara2 sekalian jangan habiskan waktumu berdebat dengan segala keintelektualan jawaban yg kita miliki, PERCUMA.

Anda2 mau kenal YESUS KRISTUS, langsung saja hubungi DIA, setiap waktu, setiap detik DIA ada utkmu dan utk saya dan jawaban yg kita cari pasti kita dapat.

Katanya Nama nabi ISA (YESUS KRISTUS) lbh byk disebut dibanding Nabi Muhammad sendiri di AL-Qurannya (benar ga ya....kaum muslimin, tlg dichek, betul apa tidak? at least utk menambah pengetahuan Anda sendiri).

Kalau di Alkitab, ga ada tuh disebut Nabi Muhammad.

Akhir kata, you wanna get the right answer, come to the RIGHT PERSON (mentioned aboves).

PS : secara tidak sengaja waktu browsing2, saya membaca "forum murtadin indonesia", apa tanggapan saudara Dimas ttg itu?

Hahahaha said...

Anonymous said...

Manusia banyak menghabiskan waktu membahas apa yang diyakini orang lain. Kenapa tidak memperdalam keyakinan sendiri? Ketika manusia mencoba mencari kebenaran Tuhan itu sendiri, tidak akan pernah menemuinya selama manusia itu sendiri memakai logika. Karena Tuhan bukanlah logika. Sepintar apapun manusia tidak akan pernah mengerti pikiranNya, selain didalam Dia.

Hahahaha said:
Justru kita harus menggunakan logika bila ingin meyakini sesuatu agar lebih mantap.

Anonymous said:
Anda2 mau kenal YESUS KRISTUS, langsung saja hubungi DIA, setiap waktu, setiap detik DIA ada utkmu dan utk saya dan jawaban yg kita cari pasti kita dapat.

Hahahaha said:
Ah, itu kan menurut kamu..kesannya maksa banget deh.Mau kenalan gimana, sudah keburu ilfil setelah membaca sejarah Kristen dan kitab anda.

Steve said...

Hahahaha said:
Ah, itu kan menurut kamu..kesannya maksa banget deh.Mau kenalan gimana, sudah keburu ilfil setelah membaca sejarah Kristen dan kitab anda.


I said :
Salam kenal sdr/i Hahahaha.
sudah Ilfil duluan ya ?
Tidak apa2 deh, yg penting niatnya.
Kalau ada yg mau ditanyakan seputar kekristenan, silahkan saja.
Mudah2an saya bisa membantu.
Salam damai.

rahma said...

Assalamu'alaikum..
setelah hampir 3 jam lamanya sy membaca dalam blog ini,jd kadang agak bosan membacanya,krena postingnya terlalu panjang..^_^
tp untung aja topiknya menarik..
dan pengetahuan tentang agama saya juga bertambah,terimakasih pd mas2 dan mba yg telah memposting blog ini..

sy setuju dengan usul mas yg diatas td..
kenapa blog ini ga dibuat kaya forum aja??
kan pengunjungnya sudah banyak.

syukron..

DimasRangga said...

Sebetulnya ini sudah saya jawab dipostingan diatas…tp mungkin karena bapak belum membacanya, baiklah saya tulis dan posting ulang dan sedikit saya tambahkan beberapa ulasan….

Anymous Said:
Iman timbul karena pendengaran, yaitu pendengaran akan Firman Allah.

Manusia banyak menghabiskan waktu membahas apa yang diyakini orang lain. Kenapa tidak memperdalam keyakinan sendiri? Ketika manusia mencoba mencari kebenaran Tuhan itu sendiri, tidak akan pernah menemuinya selama manusia itu sendiri memakai logika. Karena Tuhan bukanlah logika. Sepintar apapun manusia tidak akan pernah mengerti pikiranNya, selain didalam Dia.

Dhimas Said:

Betul Tuhan itu bukan logika, karena Tuhan bukan logika maka ia bukanlah bersifat fisik yang bisa dirasakan dengan pancaindera, dan bisa dinalar dengan akal fikiran, sebagaimana difirmankan Allah:

Berikut surat Surat alIkhlas :1-4

1. Katakanlah : “Dialah Allah, Yang Maha Esa”
2. Allah adalah Tuhan, yang bergantung kepada Nya segala sesuatu.
3. Dia tiada beranak dan tiada diperanakkan.
4. Dan tidak ada seorang pun / sesuatu pun yang setara dengan Dia

Jika Tuhan bersifat logika yang bapak katakan maka ia akan terlihat dan dapat dirasakan dengan pancaindera kita serta sama sifatnya dengan alam fisik dunia ini. Untuk mencari hakikat Tuhan yang sebenarnya tetaplah menggunakan logika seperti yang dilakukan Bapak para Nabi yaitu Nabi Ibrahim ketika mencari Tuhan yang sejati

KISAH PENCARIAN TUHAN NABI IBRAHIM

Disini sedikit kita gali tentang agama Nabi Ibrahim Alaihi Salam. Nabi Ibrahim Alaihi Salam adalah bapak dari Nabi Ismail dari istrinya yang kedua siti Hajar dan Nabi Ishaq dari istrinya yang pertama siti Sarah. Dimana Nabi Ishaq adalah bapak dari Nabi Ya'qub. Keluarga Nabi Ya'qub dan keturunannya ini dinamakan "Bani Israil" artinya yang suka berjalan malam-malam. Dan Nabi Ya'qub ini juga terkenal dengan nama Nabi Israil. Nabi Ibrahim AS ini hidup jauh sebelum Nabi Musa AS lahir di tanah Mesir.

Ibrahim AS ini anak Azar tukang membuat patung-patung yang menjadi sembahan mereka. Beliau dilahirkan ditengah-tengah masyarakat yang penuh dengan kemusyrikan dan kekufuran dibawah perintah raja Namrudz yang sangat sombong dan angkuh penyembah berhala.
Ketika masih mudah Ibrahim AS ini selalu mencari Tuhan melalui alam sekelilingnya. Salah satu cerita dalam Al Qur'an bagaimana Ibrahim AS mencari Tuhan-nya. "Ketika malam telah menjadi gelap, dia melihat sebuah bintang (lalu) lalu dia berkata: "Inikah Tuhanku?" Tetapi tatkala bintang itu tenggelam dia berkata: "Saya tidak suka kepada yang tenggelam". Kemudian Tatkala dia melihat bulan terbit dia berkata: "Inikah Tuhanku?" Tetapi setelah bulan itu terbenam dia berkata: "Sesungguhnya jika Tuhanku tidak memberi petunjuk kepadaku, pastilah aku termasuk orang-orang yang sesat". Kemudian tatkala dia melihat matahari terbit, dia berkata: "Inikah Tuhanku, inilah yang lebih besar", tetapi setelah matahari itu terbenam dia berkata: "Hai kaumku, sesungguhnya aku berlepas diri dari apa yang kamu persektukan". Sesungguhnya aku menghadapkan diriku kepada Tuhan yang menciptakan langit dan bumi dengan cenderung kepada agama yang benar, dan aku bukanlah termasuk orang-orang yang mempersekutukan Tuhan" (QS Al An'aam, 6: 76-79).

Dari hasil penelaahan, penglihatan, pemikiran, analisa dan kesimpulan yang diperoleh oleh Ibrajhim AS melalui alam sekelilingnya (BERPIKIR SECARA LOGIS/LOGIKA), akhirnya beliau sampai kepada satu kesimpulan yaitu sesungguhnya beliau menghadapkan dirinya kepada Tuhan yang menciptakan langit dan bumi dengan cenderung kepada agama yang benar dan dirinya tidak termasuk orang-orang yang suka mempersekutukan Tuhan (TIDAK MENYAMAKAN DENGAN MAKHLUK CIPTAAN-NYA).

Dimana dasar akidah Ibrahim AS ini sesuai dengan yang diajarkan dalam Islam yaitu menghadapkan diri kepada Tuhan yang menciptakan langit dan bumi dan tidak mempersekutukan Tuhan.

Dimana pengertian Islam ini adalah tunduk patuh, berserah diri kepada Tuhan yang menciptakan langit dan bumi.
Ibrahim AS menyeru kepada kaumnya, ayahnya dan keluarganya untuk menyembah kepada Allah dan tidak mempersekutukannya.


Iman itu timbul bukan dari pendengaran, tapi karena dari Hidayah Allah. Banyak orang yang mampu mendengar tapi tidak memahami, contohnya anak kecil mereka mampu mendengar tapi tidak bisa memahami maknanya. Begitu juga orang dewasa, mereka mendengar dan melihat diTV akan bahaya merokok tapi betapa banyak jutaan manusia yang menghabiskan uangnya untuk dibakar/rokok kepada kesia-siaan yang merugikan. Mereka mendengar dan melihat akan bahaya rokok dan mereka mengerti tapi tidak memahami.

Dalam AlQuran:

MEREKA TULI, BISU DAN BUTA, MAKA TIDAKLAH MEREKA AKAN KEMBALI ( KE JALAN YANG BENAR). (Al-Baqarah ayat 18)

Perkataan `mereka tuli' ialah tuli daripada mendengar kebaikan. `Bisu' daripada bercakap mengenai kebaikan. `Buta' daripada melihat kebenaran.

- “Tidaklah mereka akan kembali”. Ini karena mereka meninggalkan kebenaran setelah mengetahuinya.

Berlainan dengan mereka yang meninggalkan kebenaran dengan sebab karena kebodohan dan sesat.

Yaitu karena mereka tidak memahaminya

Sayid Qutub berkata: ''Sebenarnya telinga-telinga, lidah-lidah, mata-mata untuk menerima gema bunyi dan cahaya serta mengambil manfaat dengan hidayah. Tetapi mereka mensia-siakan telinga mereka. Justru itu mereka tuli.''

''Mereka mensia-siakan lidah mereka, karena itu mereka kelu dan bisu. Juga mereka mensia-siakan mata mereka, sehingga mereka buta.''

``Sudah tentu amat sukar bagi mereka kembali mendapat kebenaran dan kembali kepada hidayah. Sebenarnya tiada cahaya hidayah bagi mereka.''

Orang tuli dan bisu serta buta serta fisik tapi bisa menerima kebenaran Islam maka orang itu cuma tuli, buta dan bisu secara fisik saja tetapi hatinya terbuka menerima Hidayah dari Allah SWT.
Seperti fitrah seorang anak adalah iman kepada Allah Sang Penciptanya dan beriman terhadap seluruh keutamaan, membenci kekafiran, kedustaan dan penipuan. Dalam hatinya terdapat cahaya fitrah yang senantiasa menyuruh kepada kebaikan dan melarang dari kemungkaran, hanya saja hidayah Allah menambahi fitrahnya dengan cahaya diatas cahaya. Dasar landasan hal ini adalah sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam

“Artinya : Setiap anak dilahirkan diatas fitrahnya, ibu bapaknyalah yang menjadikan ia yahudi, nashrani atau majusi” [Muttafaqun Alaih]

DimasRangga said...

Anymous SAID:

Katanya Nama nabi ISA (YESUS KRISTUS) lbh byk disebut dibanding Nabi Muhammad sendiri di AL-Qurannya (benar ga ya....kaum muslimin, tlg dichek, betul apa tidak? at least utk menambah pengetahuan Anda sendiri).

Kalau di Alkitab, ga ada tuh disebut Nabi Muhammad.

Akhir kata, you wanna get the right answer, come to the RIGHT PERSON (mentioned aboves).

Dhimas SAID:

You wanna get the right answer, come to the RIGHT THING. Coba kita Tanya kepada AlQuran,.betul diAlQuran banyak disebut tentang nabi Isa, berikut isinya (Perhatikan, analisa, dan cermati dengan baik isi kata-katanya ya pak):

Surat Maryam 34
Itulah Isa putera Maryam, yang mengatakan perkataan yang benar, yang mereka berbantah-bantahan tentang kebenarannya.

Surat Maryam 35
Tidak layak bagi Allah mempunyai anak, Maha Suci Dia. Apabila Dia telah menetapkan sesuatu, maka Dia hanya berkata kepadanya: "Jadilah", maka jadilah ia.

AlMaidah 5:72

Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: "Sesungguhnya Allah ialah Al Masih putera Maryam", padahal Al Masih berkata: "Hai Bani Israil, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu". Sesungguhnya orang yang mempersekutukan Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolongpun.

AlMaidah 5:116

Dan ketika Allah berfirman: "Hai 'Isa putera Maryam, adakah kamu mengatakan kepada manusia: "Jadikanlah aku dan ibuku dua orang tuhan selain Allah ?". 'Isa menjawab: "Maha Suci Engkau, tidaklah patut bagiku mengatakan apa yang bukan hakku . Jika aku pernah mengatakan maka tentulah Engkau mengetahui apa yang ada pada diriku dan aku tidak mengetahui apa yang ada pada diri Engkau. Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui perkara yang ghaib-ghaib".

AlBaqarah:44 : “Mengapa kamu suruh orang lain kebaktian, sedang kamu melupakan diri mu sendiri, padahal kamu membaca Al Kitab ? Maka tidaklah kamu berpikir?”

AlIsraa:111 : “Dan katakanlah: "Segala puji bagi Allah Yang tidak mempunyai anak dan tidak mempunyai sekutu dalam kerajaan-Nya dan Dia bukan pula hina yang memerlukan penolong dan agungkanlah Dia dengan pengagungan yang sebesar-besarnya.“

AlKahfi:4 : “Dan untuk memperingatkan kepada orang-orang yang berkata: "Allah mengambil seorang anak."

AlKahfi:5 : “Mereka sekali-kali tidak mempunyai pengetahuan tentang hal itu, begitu pula nenek moyang mereka. Alangkah buruknya kata-kata yang keluar dari mulut mereka; mereka tidak mengatakan kecuali dusta.”

Maryam:88 : “Berkata Isa: "Sesungguhnya aku ini hamba Allah, Dia memberiku Al Kitab dan Dia menjadikan aku seorang nabi,”

Maryam:88 : “Dan mereka berkata: "Tuhan Yang Maha Pemurah mengambil anak".

Maryam:89 : “Sesungguhnya kamu telah mendatangkan sesuatu perkara yang sangat mungkar,”

Maryam:90 : “hampir-hampir langit pecah karena ucapan itu, dan bumi belah, dan gunung-gunung runtuh,”

Maryam:91: “karena mereka menda'wakan Allah Yang Maha Pemurah mempunyai anak.”

Maryam:92 : “Dan tidak layak bagi Tuhan Yang Maha Pemurah mengambil anak.”

AlFurqon:2 : “yang kepunyaan-Nya-lah kerajaan langit dan bumi, dan Dia tidak mempunyai anak, dan tidak ada sekutu bagiNya dalam kekuasaan, dan dia telah menciptakan segala sesuatu, dan Dia menetapkan ukuran-ukurannya dengan serapi-rapinya .”

Al Mukminuun:91 : “Allah sekali-kali tidak mempunyai anak, dan sekali-kali tidak ada tuhan beserta-Nya, kalau ada tuhan beserta-Nya, masing-masing tuhan itu akan membawa makhluk yang diciptakannya, dan sebagian dari tuhan-tuhan itu akan mengalahkan sebagian yang lain. Maha Suci Allah dari apa yang mereka sifatkan itu,“

AnNisa:171 : “Wahai Ahli Kitab, janganlah kamu melampaui batas dalam agamamu , dan janganlah kamu mengatakan terhadap Allah kecuali yang benar. Sesungguhnya Al Masih, 'Isa putera Maryam itu, adalah utusan Allah dan kalimat-Nya yang disampaikan-Nya kepada Maryam, dan roh dari-Nya . Maka berimanlah kamu kepada Allah dan rasul-rasul-Nya dan janganlah kamu mengatakan : " tiga", berhentilah . lebih baik bagimu. Sesungguhnya Allah Tuhan Yang Maha Esa, Maha Suci Allah dari mempunyai anak, segala yang di langit dan di bumi adalah kepunyaan-Nya. Cukuplah Allah menjadi Pemelihara.”

AlMaa’idah:72 : “Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: "Sesungguhnya Allah ialah Al Masih putera Maryam", padahal Al Masih berkata: "Hai Bani Israil, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu". Sesungguhnya orang yang mempersekutukan Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolongpun."

AlBaqarah:116 : “Mereka berkata: "Allah mempunyai anak". Maha Suci Allah, bahkan apa yang ada di langit dan di bumi adalah kepunyaan Allah; semua tunduk kepada-Nya.”

Yunus:68 “Mereka berkata: "Allah mempuyai anak". Maha Suci Allah; Dia-lah Yang Maha Kaya; kepunyaan-Nya apa yang ada di langit dan apa yang di bumi. Kamu tidak mempunyai hujjah tentang ini. Pantaskah kamu mengatakan terhadap Allah apa yang tidak kamu ketahui?”

AlMiadah:18 : “Orang-orang Yahudi dan Nasrani mengatakan: "Kami ini adalah anak-anak Allah dan kekasih-kekasih-Nya". Katakanlah: "Maka mengapa Allah menyiksa kamu karena dosa-dosamu?" , tetapi kamu adalah manusia diantara orang-orang yang diciptakan-Nya dan menyiksa siapa yang dikehendaki-Nya dan menyiksa siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Kepunyaan Allah-lah kerajaan antara keduanya. Dan kepada Allah-lah kembali .”



Anymous SAID:
Kalau di Alkitab, ga ada tuh disebut Nabi Muhammad.

Dhimas SAID:
Ada kok Pak, coba cermati dengan baik isi injil berikut ini:

Cobalah terima kebenaran hakiki itu…mari kita muliakan Yesus Kristus sebagai Utusan-Nya dan menjadi Juru penyelamat manusia diakhir jaman, Beliau akan turun dari syorga yang akan menyelamatkan umatnya dan menyembah hny kepada Allah yg tunggal saja…..dan mengakui Muhammad adl utusan-Nya sbgmn nabi Isa juga sebagai utusan-Nya.

“…Muhammad utusan Allah pasti akan datang sesudahku….” Injil BARNABAS (Ishaah: 163).

Kemudian baca lagi ayat lainnya dari Injil BARNABAS yakni ucapannya pada (Ishaah: 72):

“Waktu itu seorang murid bertanya kepada Al Masih: Wahai guru! Saat Muhammad datang apa tanda-tandanya hingga kami mengenalnya? Al Masih menjawab: Muhammad tidak akan datang pada masa kita, tetapi akan datang setelah seratus tahun kemudian ketika Injil diubah (direkayasa) dan orang-orang yang beriman kala itu jumlah mereka tidak sampai tiga puluh orang, maka ketika itu Allah subhanahu wa ta’ala akan mengutus penutup para Nabi dan Rasul-rasul yaitu Muhammad Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.”

Dalam Injil BARNABAS (Ishaah: 163):

“Waktu itu para murid bertanya kepada Al Masih: Wahai guru! Siapa yang akan datang sesudahmu? Al Masih menjawab dengan senang dan gembira: Muhammad utusan Allah pasti akan datang sesudahku bagaikan awan putih akan menaungi orang-orang yang beriman seluruhnya.”

Telah disebutkan berulang-ulang yang demikian itu dalam Injil BARNABAS sebanyak empat puluh lima ayat menyebutkan tentang MUHAMMAD.

DimasRangga said...

Anymous SAID:
PS : secara tidak sengaja waktu browsing2, saya membaca "forum murtadin indonesia", apa tanggapan saudara Dimas ttg itu?

Dhimas SAID:

Setelah kejadian 11 September yang menghancurkan gedung World Trade Center Amerika, sungguh luarbiasa yang terjadi yaitu berbondong-bondongnya orang Amerika dan Eropa yang masuk Islam. Apakah karena mereka setuju dengan terorisme? Ternyata tidak, setelah kejadian memilukan tersebut banyak orang Amerika dan Eropa yang mempelajari Islam dan mulai membuka Alquran dan menganalisa isinya. Ternyata pemahaman mereka sangat keliru (Islam bukan agama terrorism/kekerasan), Islam dalam pemikiran mereka identik dengan kekerasan/terorisme tetapi setelah menelaah justru Islam adalah agama cinta kasih, Penemuan Sifat Ke-Tuhan-an yang sejati, kebenaran sejati. Sungguh hikmah yang luar biasa akhirnya mereka justru memahami Islam lebih mendalam yang selama ini mereka tidak pahami, tidak mengerti dan hanya berasumsi dari kata orang saja yang notabene adalah benci dengan Islam. Banyak tokoh-tokoh besar dan artist yang masuk Islam seperti Napoleon Bonaparte, Michael Jackson, Mike Tyson, Cat Stevens/Yusuf Islam, dan masih terlalu banyak lagi untuk saya sebutkan satu persatu. Belum yang dari Indonesia seperti kasus masuknya biarawati Hj.Irene Handono ke agama Islam (Silakan masuk ke Website beliau), setelah menelaah isi kandungan surat AlIkhlas, dll. Ternyata Islam mengajarkan cinta kasih dan mengajarkan kebenaran KETUHANAN yang sejati.

Berikut cerita seorang tokoh yang masuk Islam.


Islamnya Napoleon Bonaparte

Siapa yang tidak mengenal Napoleon Bonaparte, seorang Jendral dan Kaisar Prancis yang tenar kelahiran Ajaccio, Corsica 1769. Namanya terdapat dalam urutan ke-34 dari Seratus Tokoh yang paling berpengaruh dalam sejarah yang ditulis oleh Michael H. Hart.

Sebagai seorang yang berkuasa dan berdaulat penuh terhadap negara Prancis sejak Agustus 1793, seharusnya ia merasa puas dengan segala apa yang telah diperolehnya itu.

Tapi rupanya kemegahan dunia belum bisa memuaskan batinnya, agama yang dianutnya waktu itu ternyata tidak bisa membuat Napoleon Bonaparte merasa tenang dan damai.

Akhirnya pada tanggal 02 Juli 1798, 23 tahun sebelum kematiannya ditahun 1821, Napoleon Bonaparte menyatakan ke-Islamannya dihadapan dunia Internasional.

Apa yang membuat Napoleon ini lebih memilih Islam daripada agama lamanya, Kristen ?

Berikut penuturannya sendiri yang pernah dimuat dimajalah Genuine Islam, edisi Oktober 1936 terbitan Singapura.

"I read the Bible; Moses was an able man, the Jews are villains, cowardly and cruel. Is there anything more horrible than the story of Lot and his daughters ?"

"The science which proves to us that the earth is not the centre of the celestial movements has struck a great blow at religion. Joshua stops the sun ! One shall see the stars falling into the sea... I say that of all the suns and planets,..."

"Saya membaca Bible; Musa adalah orang yang cakap, sedang orang Yahudi adalah bangsat, pengecut dan jahat. Adakah sesuatu yang lebih dahsyat daripada kisah Lut beserta kedua puterinya ?" (Lihat Kejadian 19:30-38)

"Sains telah menunjukkan bukti kepada kita, bahwa bumi bukanlah pusat tata surya, dan ini merupakan pukulan hebat terhadap agama Kristen. Yosua menghentikan matahari (Yosua 10: 12-13). Orang akan melihat bintang-bintang berjatuhan kedalam laut.... saya katakan, semua matahari dan planet-planet ...."

Selanjutnya Napoleon Bonaparte berkata :
"Religions are always based on miracles, on such things than nobody listens to like Trinity. Yesus called himself the son of God and he was a descendant of David. I prefer the religion of Muhammad. It has less ridiculous things than ours; the turks also call us idolaters."


"Agama-agama itu selalu didasarkan pada hal-hal yang ajaib, seperti halnya Trinitas yang sulit dipahami. Yesus memanggil dirinya sebagai anak Tuhan, padahal ia keturunan Daud. Saya lebih meyakini agama yang dibawa oleh Muhammad. Islam terhindar jauh dari kelucuan-kelucuan ritual seperti yang terdapat didalam agama kita (Kristen); Bangsa Turki juga menyebut kita sebagai orang-orang penyembah berhala dan dewa."

Selanjutnya :
"Surely, I have told you on different occations and I have intimated to you by various discourses that I am a Unitarian Musselman and I glorify the prophet Muhammad and that I love the Musselmans."


"Dengan penuh kepastian saya telah mengatakan kepada anda semua pada kesempatan yang berbeda, dan saya harus memperjelas lagi kepada anda disetiap ceramah, bahwa saya adalah seorang Muslim, dan saya memuliakan nabi Muhammad serta mencintai orang-orang Islam."

Akhirnya ia berkata :
"In the name of God the Merciful, the Compassionate. There is no god but God, He has no son and He reigns without a partner."


"Dengan nama Allah yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Tiada Tuhan selain Allah. Ia tidak beranak dan Ia mengatur segala makhlukNya tanpa pendamping."

Napoleon Bonaparte mengagumi AlQuran setelah membandingkan dengan kitab sucinya, Alkitab (Injil). Akhirnya ia menemukan keunggulan-keunggulan Al-Quran daripada Alkitab (Injil), juga semua cerita yang melatar belakanginya.


Referensi :
1. Memoirs of Napoleon Bonaparte by Louis Antoine Fauvelet de Bourrienne edited by R.W. Phipps. Vol. 1 (New York: Charles Scribner's Sons, 1889) p. 168-169.
http://chnm.gmu.edu/revolution/d/612/
2. 'Napoleon And Islam' by C. Cherfils. ISBN: 967-61-0898-7
http://www.shef.ac.uk/~ics/whatis/articles/napoleon.htm
3. Satanic Voices - Ancient and Modern by David M. Pidcock, (1992 ISBN: 1-81012-03-1), it states on page 61, that the then official French Newspaper, Le Moniteur, carried the accounts of his conversion to Islam, in 1798 C.E

DimasRangga said...

Rahma Said:

kenapa blog ini ga dibuat kaya forum aja??
kan pengunjungnya sudah banyak. syukron..

Dhimas Said:

Mungkin kedepan teman-teman seperjuangan bisa membuatkan forum komunitas perjuangan Islam (“Invitation to the Truth”) sebagai wahana untuk pencerahan umat terhadap kebenaran yang hakiki/sejati. Thanks.

Dewi Prasetyo said...

Assalammualaikum Wr.Wb

Hallo Om dimas! apa khabarnya nih? lama deh gak berkunjung ke blog ini, karena kesibukan sehari hari. bagaimana keadaan om dimas disana? semoga Allah selalu melindungi dan memberikan rezki serta kesehatan. Amien.

Kali ini ada pertanyaan yang saya juga lagi berusaha mencari jawabbannya. mudah-mudahan seperti biasa om dimas bisa menjawabnya yah.

1. Apakah Vampire dan sejenisnya itu benar-benar ada?

2. kalau memang mereka ada, mereka itu di golongan ke katagori yang mana? manusia, Jin, atau syaiton?

3. Dimana keberadaan mereka? apakah di Indonesia juga ada yang sejenis seperti itu?

Sebelumnya saya ucapkan terima kasih. Wassalammualaikum Wr.Wb

DimasRangga said...

Wa'alaikumussalam Wr. Wb.

Islam mengharamkan untuk mempercayai tahayul, Karena setelah mati roh manusia memasuki alam yang jauh berbeda dengan alam dunia ini, alam itu yaitu bernama alam kubur. Jadi setelah manusia mati dia tidak akan mungkin hidup lagi didunia ini, jika ada muslim yang mempercayainya (setelah mati lalu hidup lagi didunia ini) maka hukumnya haram/berdosa karena dia mempercayai TAHAYUL karena tidak ada dalil pendukungnya atau malah bertentangan dengan isi AlQuran maupun AlHadits. Karena setiap jiwa pasti akan mengalami kematian dan setelah kematian maka manusia memasuki dimensi alam kubur. Kita sebagai umat Islam untuk menjauhi hal-hal yang diharamkan oleh Allah untuk kita seperti mempercayai ramalan, tahayul, astrology, dll.

AlAnkabut:57
Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kemudian hanyalah kepada Kami kamu dikembalikan.

AlAnbiya:35
Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan . Dan hanya kepada Kamilah kamu dikembalikan.

Kecuali atas mukjizat Allah yang diberikan kepada orang-orang yang dipilihnya saja sebagai mukjizat dari-Nya sebagaimana yang telah diberikan kepada nabi Musa, nabi Isa dan Askahbul kahfi (kisah para pemuda yang beriman kepada Allah dan di”tidurkan” Allah beratus tahun lamanya, sebagaimana dikisahkan dalam AlQuran sbb:

Al Baqarah:73
Lalu Kami berfirman: "Pukullah mayat itu dengan sebahagian anggota sapi betina itu !" Demikianlah Allah menghidupkan kembali orang-orang yang telah mati, dam memperlihatkan padamu tanda-tanda kekuasaanNya agar kamu mengerti .

Ali Imran:49
Dan Rasul kepada Bani Israil : "Sesungguhnya aku telah datang kepadamu dengan membawa sesuatu tanda dari Tuhanmu, yaitu aku membuat untuk kamu dari tanah berbentuk burung; kemudian aku meniupnya, maka ia menjadi seekor burung dengan seizin Allah; dan aku menyembuhkan orang yang buta sejak dari lahirnya dan orang yang berpenyakit sopak; dan aku menghidupkan orang mati dengan seizin Allah; dan aku kabarkan kepadamu apa yang kamu makan dan apa yang kamu simpan di rumahmu. Sesungguhnya pada yang demikian itu adalah suatu tanda bagimu, jika kamu sungguh-sungguh beriman.

Al Baqarah:259
Atau apakah orang yang melalui suatu negeri yang telah roboh menutupi atapnya. Dia berkata: "Bagaimana Allah menghidupkan kembali negeri ini setelah hancur?" Maka Allah mematikan orang itu seratus tahun, kemudian menghidupkannya kembali. Allah bertanya: "Berapakah lamanya kamu tinggal di sini?" Ia menjawab: "Saya tinggal di sini sehari atau setengah hari." Allah berfirman: "Sebenarnya kamu telah tinggal di sini seratus tahun lamanya; lihatlah kepada makanan dan minumanmu yang belum lagi berubah; dan lihatlah kepada keledai kamu ; Kami akan menjadikan kamu tanda kekuasaan Kami bagi manusia; dan lihatlah kepada tulang belulang keledai itu, kemudian Kami menyusunnya kembali, kemudian Kami membalutnya dengan daging." Maka tatkala telah nyata kepadanya diapun berkata: "Saya yakin bahwa Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu."

Sejarah Vampir

Nama Dracula sering dikaitakan dengan sosok vampir yang selalu haus akan darah manusia. Sejarah mencatat, Dracula adalah seorang pangeran Wallachia (Rumania) bernama Vlad Tapes (1431-1476) yang gigih melawan serbuan kesultanan Ottonam atas wilayahnya. Ia sosok yang dibenci baik oleh musuhnya maupun oleh rakyatnya sendiri. Nama Dracula sendiri berarti anak laki-laki Dracul -anak laki-laki naga- (Drac = naga. ull=anak), nama ini disandingnya karena ayahnya (Vlad II) diangkat menjadi anggota Orde Naga oleh Kaisar Romawi. Organisasi ini dibentuk untuk mempertahankan kekaisaran romawi terhadap kesultanan Ottoman di Turki.

Selain itu Vlad Tepes juga memiliki sebutan yang menyeramkan Vlad The Impaler (Vlad si Penyula). Di sebut Penyula karena konon Vlad dikenal sebagai tokoh yang senang melakukan kekejaman terhadap orang-orang yang tak disukainya. Salah satu metode penyiksaan yang disukainya adalah dengan menyula (menusuk dari dubur hingga kepala) hidup-hidup musuh-musuhnya. Diperkirakan ia telah membunuh 40.000 hingga 100.000 orang dengan cara-cara yang kejam.

Kekejaman Vlad Tepes berakhir ketika ia tewas dalam sebuah penyerbuan orang-orang Turki di sebuah kota dekat Buchares. Kepalanya dipisahkan dari tubuhnya dan dibawa ke Konstantinopel sebagai persembahan kepada Sultan Turki. Tubuh tanpa kepalanya dikuburkan di Snagov sebuah pulau di Bucharest. Dari sinilah legenda vampir mulai hidup. Konon Vlad Tepes tidak benar-benar mati, ia menjadi mayat hidup, menjadi vampir dan menyebarkan wabah vampir kepada orang-orang yang digigitnya. Kisah ini menjadi legenda. Diceritakan dari generasi ke generasi di kalangan penduduk Balkan yang masih percaya pada TAHAYUL.

Legenda inilah diadopsi oleh Bram Stroker untuk novelnya yang berjudul Dracula (1897). Walau dalam novelnya tak menyebutkan nama Vlad Tepes, namun latar belakang Dracula dalam novelnya mengindikasikan bahwa Vlad Tepes-lah yang diadopsi oleh Stroker untuk menjadi tokoh utama dalam karyanya. Belum ratusan film Hollywood yang memproduksi film bertemakan vampire/drakula ini dan tak jarang yang menjadi the box office movie.

The Historian juga menjadi Best seller (novel) dengan semangat akademiknya, kesabaran dan bakat menulsinya yang laur biasa, Kostova berhasil menghasilkan karya yang penuh misteri sejarah dan ketegangan ini. Bukan tak mungkin novel ini bakal menjadi novel mengenai kesejarahan dan legenda dracula yang otoratif dan dikenang sepanjang masa setelah novel Dracula karya Bram Stroker.


Jenglot atau Bathara Karang

Cerita Vampir atau drakula ini mirip kejadian penipuan yang banyak terjadi di Indonesia, seperti kisah jenglot atau batara karang dan lalu bisa menjualnya sebagai barang antik atau barang kesaktian/jimat yang dapat mendatangkan kekebalan, rejeki, kesembuhan, dll. Padahal jenglot itu adalah hasil kreasi ciptaan manusia dari susunan hewan yang dikeringkan seperti kodok, rambut manusia, rangkaian elektronik yang bisa memancarkan cahaya dimatanya, bergetar, dll. semuanya adalah hasil rekayasa manusia dengan tujuan komersil atau keuntungan materi belaka. Dan sudah banyak orang yang berkecimpung dalam mafia ini akhirnya masuk kedalam bui, seperti seseorang yang mengaku memiliki keris yang bergetar dan memiliki aliran listrik serta jenglot yang hidup karena matanya bisa memancarkan cahaya dan dijual kepada seorang dokter seharga Rp 50 juta setelah terbongkar ternyata jenglot itu terbuat dari susunan binatang yang dikeringkan dipasangi sirkuit elektronik biar bisa bergetar dan matanya memancarkan cahaya dimatanya serta keris yang bisa bergetar.

Apa itu Bhatara Karang?

“Jenglot dan Batara Karang adalah makhluk kecil berwarna coklat menjijikkan, berkuku panjang, rambutnya panjang, tidak pernah bergerak karena badannya kering kerontang mirip daun kering.
Bentuknya seperti manusia, rambutnya tergerai panjang lepas melebihi badannya setinggi 10 cm. Jenglot itu dipercayai berasal dari manusia yang wafat ratusan tahun lalu. Karena menganut ilmu Bhatara Karang (ilmu kekebalan tubuh) tatkala mati ilmu itu tidak musnah. Akibatnya jasad tidak hancur sebagaimana lazimnya manusia, bahkan mengecil dan tetap utuh. Dikatakan rambut dan kukunya tetap tumbuh sampai sekarang.”

Ternyata semua ini hanyalah isu belaka yang dihembuskan oleh orang yang tidak bertanggung-jawab saja yang menginginkan keuntungan materiil, setelah diteliti ternyata jenglot tak kurang tak lebih adalah hasil rekayasa penipuan belaka (dibuat dengan cara menyusun dari binatang2 yang dikeringkan dan rangkaian elektronik)


Salah satu kisah kriminal yang melatarbelakangi adanaya Jenglot

indosiar.com, Medan - Beberapa waktu lalu di daerah Deli Serdang, Sumatera Utara, heboh oleh pemunculan mumi manusia kecil yang sering disebut Jenglot. Banyak warga yang kemudian datang kerumah pemilik jenglot, dengan kemungkinan bisa menyembuhkan penyakit. Namun ternyata terungkap bahwa kabar itu merupakan bagian dari skenario aksi penipuan.
Warga Desa Tiga Dusun Emban, Batangkuis Deli Serdang, Sumatera Utara, beberapa waktu lalu dihebohkan oleh berita adanya dua sosok mumi, manusia berukuran sangat kecil atau biasa disebut Jenglot. Kehadiran kedua Jenglot milik seorang warga desa bernama Adenan tersebut, sangat menarik perhatian warga. Mereka lalu berbondong-bondong datang ke rumah Adenan untuk melihat kedua sosok itu. Apalagi mereka mendapat kabar bahwa kedua jenglot itu dapat menyembuhkan berbagai penyakit.
Untuk menambah perhatian, Adenan memberi nama kedua anak itu masing-masing bernama Mula Koro dan Mulajadi. Adenan juga memasang pengumuman yang menyebutkan bahwa kedua makluk itu dapat menyembuhkan penyakit. Adenan juga menyiapkan sebuah baskom berisi air dan berbagai macam bunga, yang dipercaya dapat mendatangkan kesehatan. Tak lupa, sebuah kotak juga disiapkan untuk tempat uang bagi para pengunjung.
Namun, tidak semua warga percaya cerita tentang kedua jenglot tersebut. Mereka menilai cerita pemilik jenglot yang menyatakan bahwa makhluk miliknya dapat menyembuhkan penyakit dan mendatangkan rezeki, hanyalah hisapan jempol belaka. Cerita itu dihembuskan, agar warga datang memberi uang sehingga mendatangkan pemasukan bagi Adenan.
Setelah pernyataan kedua warga direspon oleh petugas Polsek Batangkuis, Deli Serdang, mereka lalu menyelidiki maksud dan tujuan dari pertunjukkan jenglot tersebut. Setelah menyelidiki, petugas menyimpulkan bahwa pertunjukkan Jenglot oleh Adenan, merupakan penipuan. Petugas menemukan bahwa kedua jenglot bukanlah mumi manusia melainkan dibuat dari katak yang dikeringkan.
Petugas juga menyimpulkan, Adenan berusaha mengambil keuntungan dibalik kemunculan makhluk misterius itu. Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya itu, Adenan beserta salah satu asistennya bernama Hasbulah, digelandang ke Mapolsek Batangkuis. Namun saat penyelidikan, petugas mengaku kesulitan untuk memastikan jenis penipuan yang dilakukan Adenan. Terlebih tidak ada warga yang lapor, karena telah ditipu oleh pertunjukan Adenan tersebut.
Walaupun demikian, petugas telah mempersiapkan pasal-pasal penipuan dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang memberatkan kepada Adenan dan asistennya. Apapun bentuk hukumannya yang akan diterima keduanya, tampaknya kepercayaan masyarakat desa terhadap hal-hal yang berbau mistis masih kental.
Kita berharap, informasi yang benar mengenai suatu yang hal dapat membuka mata masyarakat, agar tidak mudah termakan oleh isu-isu yang menyesatkan yang akan merugikan kita sendiri.(Idh)

MamaAL said...

Hi Mas Dimas,
Senang sekali membaca penjelasan dan uraian Mas Dimas untuk segala pertanyaan.
Sebagai pengagum blog ini, saya ingin mengajukan beberapa pertanyaan.Semoga Mas Dimas bisa menjawab.
1. Saya pernah membaca buku mengenai jin muslim.Apa tanggapan anda?Benarkah jin2 seperti itu ada?Apakah pengaruhnya dalam kehidupan ini?
2. Siapakah Nostradamus? Mengapa ramalan2nya banyak yang tepat? Darimanakah beliau tahu banyak hal yang akan terjadi dalam dunia ini bahkan untuk ratusan tahu kemudian?
Bagaimanakah dimata Islam?
3. Sekarang makin banyak orang2 yang ingin mempercantik diri dengan melakukan operasi plastik misalnya untuk mata,hidung,bibir bahkan, maaf,payudara. Apakah ada hukumnya dalam Islam? Diterimakah mereka di alam baka kelak?
4. Bagaimanakah dengan orang yang selama hidupnya selalu berbuat baik,beramal dan disukai karena kepribadiannya namun mereka bukan muslim karena sejak lahir tidak pernah mengenal ajaran Islam.Apakah mereka masuk neraka atau surga? Mengapa?

Maaf ya mas kalau pernah dibahas sebelumnya tapi saya benar2 penasaran dengan hal2 tsb.Terima kasih sebelumnya dan bravo untuk blog ini.

DimasRangga said...

1.Saya pernah membaca buku mengenai jin muslim. Apa tanggapan anda? Benarkah jin2 seperti itu ada?

JAWABAN:

Tanggapan saya pribadi Jin semacam itu ada (Jin Muslim) juga Jin Kafir, coba kita analisa dari sumber yang paling akurat yaitu AlQuran dan AlHadits:

Jin Yang masuk Islam (Jin Muslim):

AlAhqaaf:29
“Dan ketika Kami hadapkan serombongan jin kepadamu yang mendengarkan Al Qur'an, maka tatkala mereka menghadiri pembacaan lalu mereka berkata: "Diamlah kamu ". Ketika pembacaan telah selesai mereka kembali kepada kaumnya memberi peringatan.”

AlJin:1
“Katakanlah : "Telah diwahyukan kepadamu bahwasanya: telah mendengarkan sekumpulan jin, lalu mereka berkata: Sesungguhnya kami telah mendengarkan Al Qur'an yang mena'jubkan,”

AlJin:19
“Dan bahwasanya tatkala hamba Allah berdiri menyembah-Nya, hampir saja jin-jin itu desak mendesak mengerumuninya.”


Jin Kafir yang menyesatkan manusia:

Al An’aam:100
“Dan mereka menjadikan jin itu sekutu bagi Allah, padahal Allah-lah yang menciptakan jin-jin itu, dan mereka membohong : "Bahwasanya Allah mempunyai anak laki-laki dan perempuan", tanpa ilmu pengetahuan. Maha Suci Allah dan Maha Tinggi dari sifat-sifat yang mereka berikan.”

Al An’aam:112
“Dan demikianlah Kami jadikan bagi tiap-tiap nabi itu musuh, yaitu syaitan-syaitan manusia dan jin, sebahagian mereka membisikkan kepada sebahagian yang lain perkataan-perkataan yang indah-indah untuk menipu. Jikalau Tuhanmu menghendaki, niscaya mereka tidak mengerjakannya, maka tinggalkanlah mereka dan apa yang mereka ada-adakan.”

Al An’aam:128
“Dan hari diwaktu Allah menghimpunkan mereka semuanya : "Hai golongan jin, sesungguhnya kamu telah banyak menyesatkan manusia", lalu berkatalah kawan-kawan meraka dari golongan manusia: "Ya Tuhan kami, sesungguhnya sebahagian daripada kami telah dapat kesenangan dari sebahagian dan kami telah sampai kepada waktu yang telah Engkau tentukan bagi kami". Allah berfirman: "Neraka itulah tempat diam kamu, sedang kamu kekal di dalamnya, kecuali kalau Allah menghendaki ". Sesungguhnya Tuhanmu Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui.”

Al An’aam:130
“Hai golongan jin dan manusia, apakah belum datang kepadamu rasul-rasul dari golongan kamu sendiri, yang menyampaikan kepadamu ayat-ayatKu dan memberi peringatan kepadamu terhadap pertemuanmu dengan hari ini? Mereka berkata: "Kami menjadi saksi atas diri kami sendiri", kehidupan dunia telah menipu mereka, dan mereka menjadi saksi atas diri mereka sendiri, bahwa mereka adalah orang-orang yang kafir.”

Al’Araf:179
“Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami dan mereka mempunyai mata tidak dipergunakannya untuk melihat , dan mereka mempunyai telinga tidak dipergunakannya untuk mendengar . Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai.”

AlKahfi:50
“Dan ketika Kami berfirman kepada para malaikat: "Sujudlah kamu kepada Adam , maka sujudlah mereka kecuali Iblis. Dia adalah dari golongan jin, maka ia mendurhakai perintah Tuhannya. Patutkah kamu mengambil dia dan turanan-turunannya sebagai pemimpin selain daripada-Ku, sedang mereka adalah musuhmu? Amat buruklah iblis itu sebagai pengganti bagi orang-orang yang zalim.”

Fushshilat:29
“Dan orang-orang kafir berkata: "Ya Rabb kami perlihatkanlah kepada kami dua jenis orang yang telah menyesatkan kami sebagian dari jinn dan manusia agar kami letakkan keduanya di bawah telapak kaki kami supaya kedua jenis itu menjadi orang-orang yang hina".”

DimasRangga said...

Orang Musrik yang menjadikan Jin sebagai bala bantuan sekutu untuk Ilmu Sihir ,Ilmu tenung, dan ilmu peramalan

AlJin:6
“Dan bahwasanya ada beberapa orang laki-laki di antara manusia meminta perlindungan kepada beberapa laki-laki di antara jin, maka jin-jin itu menambah bagi mereka dosa dan kesalahan.” (Ingat banyak masyarakat yang minta pesugihan kepada penunggu laut selatan yaitu Nyi Roro Kidul- kemungkinan besar makhluk misterius ini adalah dari golongan Jin Wallahu’alam bishowab)

AlJin:8
“dan sesungguhnya kami telah mencoba mengetahui langit, maka kami mendapatinya penuh dengan penjagaan yang kuat dan panah-panah api,” (Jin yang suka mencuri berita dari langit yang kemudian disampaikan kepada sekutunya yaitu tukang ramal)

AlJin:9
“dan sesungguhnya kami dahulu dapat menduduki beberapa tempat di langit itu untuk mendengar-dengarkan . Tetapi sekarang barangsiapa yang mendengar-dengarkan tentu akan menjumpai panah api yang mengintai .”


JIN-Godaan Syetan dalam AlHadits:

"Sesungguhnya syetan itu berjalan dalam tubuh Bani Adam melalui pembuluh darah". (HR Al Bukhari dan Muslim Jus 2 halaman 349)

Beliau shalat wajib, lalu beliau menggabungkan tangan beliau (mencekik). Tatkala selesai shalat, mereka bertanya, “Wahai Rasulullah, apakah terjadi sesuatu dalam shalat tadi?” Beliau menjawab, “Tidak, hanya saja setan hendak lewat di hadapanku, maka aku mencekiknya hingga aku dapati dinginnya lidahnya di atas tanganku. Demi Allah, seandainya saudaraku Sulaiman tidak mendahuluiku dalam penguasaan terhadap setan niscaya aku akan mengikat setan tersebut di salah satu tiang masjid hingga dapat dipermainkan oleh anak-anak penduduk Madinah. Siapa di antara kalian yang mampu agar jangan ada seorang pun yang menghalangi antara dia dengan kiblatnya (dengan lewat di hadapannya, pent.) maka hendaklah ia lakukan.” (HR. Ad-Daraquthni 140, Ahmad 5/104-105, dan Ath-Thabarani dalam Al-Kabir. Berkata Al-Imam Al-Albani rahimahullahu, “Sanadnya shahih dengan syarat Muslim. Lafadz hadits ini dari Ad-Daraquthni. Dan tambahan:
dikeluarkan oleh Ahmad dengan sanad yang hasan dari Abu Sa’id Al-Khudri radhiyallahu ‘anhu.” (Ashlu Shifah Shalatin Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, 1/124)

DimasRangga said...

Sebelum bicara masalah Jin ini saya akan menceriterakan pengalaman saya pribadi (Dian Umbara, ST) tentang Jin ini. Begini ceritanya:


Pengalaman Pribadi diganggu oleh JIN

Sebetulnya pengalaman ini adalah pengalaman yang sangat mengerikan bagi saya pribadi, ini terjadi sewaktu saya masih kecil. Pagi itu saya diajak oleh paman saya berburu burung didaerah persawahan yang luas didesa saya (didaerah Jawa Tengah), Paman membawa senapan angin sedang saya membawa ketapel, setelah berburu burung usai tengah hari saya pulang dan melewati jalan desa yang sepi yaitu hutan bambu. Paman saya berjalan didepan sedang saya berjalan mengikutinya dari belakang. Sewaktu melewati hutan bambu saya ingin sekali me-reload batu untuk ketapel saya karena batu sudah habis. Sayapun akhirnya mencari batu disekitar hutan bambu itu, sedang pamanpun terus berjalan meninggalkan saya. Nah inilah kejadian mengerikan ini berawal, ketika saya sedang mencari batu tiba-tiba terdengar suara menggelegar yang sangat keras sekali, suara terbahak-bahak keras sekali bukan didepan, dibelakang, dikiri atau dikanan saya tapi didekat telinga saya. Kalau seandainya suara itu berasal dari orang atau sumber suara lainnya pasti suara itu memiliki spot sumber suara dan pasti saya melihatnya karena walaupun hutan bambu tapi bambu itu batangnya kecil dan jaraknya tidak rapat-rapat sehingga saya pasti bisa mendeteksi sumber suara ini, tapi ini tidak! Suara keras terbahak-bahak ini didekat telinga saya, sangat keras sekali!

Melihat kondisi yang abnormal ini, saya sebagai anak kecil sendirian dihutan bambu dan diganggu suara luarbiasa aneh, siang hari, saya pun gemetar luar biasa dan tak kuasa untuk melarikan diri. Begitu saya lari kencang karena saking takutnya didepan tahu-tahu ada bambu dari atas turun (merunduk) kebawah seolah-olah dari pucuknya ditunggangi makhluk yang sangat besar tapi tidak ada keliatan satu makhlukpun (suara tertawa masih terdengar), bambu yang merunduk didepan tentu saja menghalangi lari saya, saya pun menerobosnya walaupun dengan badan merunduk (anak kecil). Lari saya sangat kencang sekali dan saya langsung lari kerumah mbah saya, pas masuk kerumah mbah disitu ada mbah sedang makan. Saya ingat sekali waktu itu, dengkul saya bergetar (gemetar) keras, dan langsung curhat keembah bahwa saya tadi dihutan bambu diganggu setan, mbah langsung bicara kesaya “Masa siang-siang ada setan!” Melihat expresi mbah yang tidak percaya, sebagai anak kecil yang butuh tempat curhat, perhatian dan bertanya tidak ditanggapi (karena mbah tidak mempercayai adanya gangguan jin disiang hari) sayapun bertambah panik dan akhirnya langsung lari kerumah saya, melewati jalan yang ramai orang.

Begitulah kisah hidup gangguan Jin yang pernah saya alami dan tidak akan pernah terlupakan seumur hidup saya. Setelah saya menginjak remaja dan dewasa, saya tanya kepada Bapak saya ternyata dari bapak saya dan bapaknya bapak saya (Mbah) pernah mengalami kejadian serupa ditempat yang sama, bahkan mereka melihatnya secara fisik dimalam hari yaitu kata mereka Jin itu berbentuk seperti kera tinggi besar (bukan binatang karena mereka sangat paham mana binatang dan yang bukan) penduduk desa menamakan spesies jin ini dengan nama Gogor (orang menamakannya genderuwo).

DimasRangga said...

Alam JIN

Sepanjang sejarahnya manusia selalu tertarik akan hal-hal supernatural dan alam gaib. Keberadaan dunia yang parallel dengan dunia nyata ini selalu saja menarik perhatian banyak orang. Islam menerangkan tentang dunia gaib ini termasuk dunia jin. Penjelasan Islam tentang jin memberikan kita banyak jawaban terhadap misteri-misteri di dunia modern ini.


Keberadaan jin.

Jin adalah mahluk yang diturunkan tuhan ke dunia dengan penuh kebebasan, ia hidup berdampingan dengan kehidupan manusia. Dalam bahasa Arab jin berasal dari kata kerja ‘Janna’ yang berarti bersembunyi atau menutupi. Sesuai dengan namanya maka jin secara fisik tidak dapat dilihat oleh manusia. Karena tidak kelihatan maka sebahagian orang tidak percaya akan keberadaan jin ini. Akan tetapi, dampak dari sepak terjang jin terhadap dunia yang kita huni ini sudah cukup untuk menjadi bukti bagi kaum modernis yang menolak keberadaan salah satu mahluk ciptaan tuhan ini.
Asal muasal jin dapat di lacak dari Al-Quran.

(QS 15:26-27)

26. “Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia (Adam) dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk.”

27. “Dan Kami telah menciptakan jin sebelum (Adam) dari lidah api yang tidak berasap. “

Berdasarkan ayat diatas dapat diketahui bahwa jin diciptakan sebelum manusia.

Karena diciptakan dari api, sifat dan perilaku jin cenderung panas dan pemberontak (karena kesombongan merasa diciptakan lebih baik dari sekedar tanah). Karenanya ketika disuruh untuk menyembah kepada Adam, Mbah atau dedengkotnya jin (Iblis) menolak mentah-mentah.
Sebagaimana mahluk ciptaan yang lain, jin juga diciptakan untuk beribadah kepada Allah.

(QS 51:56)56. “Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku.”

Jin bisa jadi muslim dan non-muslim. Setan adalah sifat buruk sedang pelakunya bisa dari golongan Jin dan Manusia. Pemimpin/mbah buyut Jin kafir ini juga disebut sebagai iblis (yang tidak mau menyembah kepada nabi Adam as)

Ada pula jin kafir yang masuk Islam, sebagaimana yang terjadi pada masa nabi Muhammad (SAW) para jin ini masuk Islam karena terpesona mendengar bacaan Al-Quran. Tuhan memerintahkan nabi untuk memberitahu umat tentang kejadian tersebut dalam ayat berikut ini:

(QS 72:1-2)

1. Katakanlah (hai Muhammad): "Telah diwahyukan kepadamu bahwasanya: telah mendengarkan sekumpulan jin (akan Al Quran), lalu mereka berkata: Sesungguhnya kami telah mendengarkan Al Quran yang menakjubkan,

2. (yang) memberi petunjuk kapada jalan yang benar, lalu kami beriman kepadanya. Dan kami sekali-kali tidak akan mempersekutukan seseorangpun dengan Tuhan kami.

Di dalam banyak hal dunia jin sama dengan dunia kita. Mereka makan, minum, kawin, mempunyai anak dan mati. Jika masuk Islam juga terikat pada rukun Iman dan rukun Islam. Akan tetapi umur jin jauh lebih panjang dari umur manusia. Seperti kita mereka akan dihadapkan pula pada Yang Maha Kuasa, dihisab atas amal perbuatan sehingga ditentukan apakah mereka masuk surga atau neraka.

«Oldest ‹Older   1 – 200 of 474   Newer› Newest»